Anda di halaman 1dari 67

PEMBUATAN WEBSITE PERPUSTAKAAN DI

PUSAT STUDI BIOFARMAKA IPB

GUNAWAN EKO WICAHYO

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER


PROGRAM DIPLOMA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2013

PERNYATAAN MENGENAI LAPORAN TUGAS AKHIR DAN


SUMBER INFORMASI
Dengan ini saya menyatakan bahwa Tugas Akhir berjudul Pembuatan
Website Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB adalah benar karya saya
dengan arahan pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada
perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya
yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam
teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir laporan ini.
Dengan ini saya melimpahkan hak cipta dari karya tulis saya kepada Institut
Pertanian Bogor.
Bogor, Agustus 2013

Gunawan Eko Wicahyo


NIM J3D210135

ABSTRAK
GUNAWAN EKO WICAHYO. Pembuatan Website Perpustakaan di Pusat Studi
Biofarmaka IPB. Dibimbing oleh SONY HARTONO WIJAYA.
Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang sangat penting.
Pusat Studi Biofarmaka IPB memiliki sebuah perpustakaan yang cukup lengkap
sebagai sumber informasi. Belum tersedianya website perpustakaan membuat
kebutuhan pengguna perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB menjadi
terbatasi oleh waktu dan tempat. Pembuatan Website Perpustakaan di Pusat Studi
Biofarmaka IPB merupakan solusi pemenuhan kebutuhan pengguna perpustakaan
di Pusat Studi Biofarmaka. Dengan menggunakan basis data proses pengelolaan
data akan lebih mudah. Metode yang digunakan dalam pembuatan website
perpustakaan ini adalah metode prototype dan metode pengujiannya
menggunakan black-box. Proses pembuatan website perpustakaan di Pusat Studi
Biofarmaka menggunakan PHP sebagai bahasa pemograman, HTML dan CSS
untuk desain tampilan serta sistem manajemen basis data menggunakan MySQL.
Dengan adanya pembuatan website perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka ini
menjadikan pengguna lebih mudah dalam mengakses informasi.
Kata kunci: Perpustakaan, Website, Metode Prototype, Metode Black-box.

ABSTRACT
GUNAWAN EKO WICAHYO. Makings Website Library at Biopharmaca
Research Center IPB. Under direction of SONY HARTONO WIJAYA.
Library is one of information source that most important. Biopharmaca
Research Center IPB has one library which is fleged enough as source of
information. Available of website library yet, makes its user requirement become
bounded by the time and place. Makings Website Library at Biopharmaca
Research Center IPB is a accomplishment solution of bibliographic user needed at
Biopharmaca Research Center. By using database, data management process will
a lot easier. Method that using in makings this website library is prototype method
and its examination method using black boxs method. Makings website library at
Biopharmaca Research Center process is using PHP as programming language,
HTML and CSS for interfaces design also databse management system using
MySQL. By the makings website library at Biopharmaca Research Center this
make user a lot easier in access information.
Keywords: Library, Website, Prototype Method, Black-box Method.

RINGKASAN
GUNAWAN EKO WICAHYO. Pembuatan Website Perpustakaan di Pusat Studi
Biofarmaka IPB. Dibimbing oleh SONY HARTONO WIJAYA.
Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB menjadi salah satu sumber
informasi bagi semua penggunanya. Pengelolaan perpustakaan yang masih
bersifat manual membuat manajemen buku di perpustakaan tersebut menjadi
kurang efektif dan efisien. Dengan adanya website akan memudahkan pengguna
dalam mengakses dan mencari data buku perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka
IPB, selain itu staff dapat mengelola data buku dengan mudah. Mengingat
kebutuhan pengguna perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka tidak dapat dibatasi
oleh waktu maupun tempat, Pembuatan Website Perpustakaan di Pusat Studi
Biofarmaka IPB dapat menjadi solusi untuk pemenuhan kebutuhan pengguna.
Dalam pembuatan website perpustakaan ini metode yang digunakan adalah
metode prototype, yaitu metode yang dapat dikembangkan secara terus menerus.
Adapun metode pengujiannya yaitu dengan menggunakan black-box. Pada
pengujian prototype pertama terdapat perubahan kebutuhan sehingga dibuat
prototype kedua. Pengujian hanya dilakukan sampai pada prototype kedua, karena
setelah melakukan pengujian pada prototype kedua kebutuhan pelanggan
(pembimbing lapang) sudah terpenuhi.
Pembuatan Website Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB ini dapat
menjadi sumber informasi yang up to date bagi pengguna perpustakaan di Pusat
Sudi Biofarmaka IPB.
Kata kunci: Perpustakaan, Website, Metode Prototype, Metode Black-box

PEMBUATAN WEBSITE PERPUSTAKAAN DI


PUSAT STUDI BIOFARMAKA IPB

GUNAWAN EKO WICAHYO

Laporan Tugas Akhir


Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar
Ahli Madya pada
Program Diploma Keahlian Teknik Komputer

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER


PROGRAM DIPLOMA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2013

PRAKATA

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala
rahmat, karunia dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan
yang berjudul Pembuatan Website Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada orang tua atas segala doa dan
dukungan yang telah diberikan. Kepada bapak Sony Hartono Wijaya, S.Kom,
M.Kom sebagai dosen pembimbing yang telah memberikan banyak saran, kepada
ibu Titis Arifiana sebagai pembimbing lapangan dan seluruh staff Pusat Studi
Biofarmaka IPB, serta kepada Muhammad Irfan Nurhuda dan Hikmatia Rega
selaku rekan kerja. Disamping itu penulis mengucapkan terima kasih kepada
seluruh teman-teman mahasiswa Teknik Komputer angkatan 47 dan semua pihak
yang terlibat dalam pembuatan laporan ini sehingga laporan ini dapat diselesaikan
dengan baik.

Bogor, Juni 2013


Gunawan Eko Wicahyo

DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL

viii

DAFTAR GAMBAR

viii

DAFTAR LAMPIRAN

ix

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Bidang Kajian
1.2 Batasan Masalah
1.3 Tujuan

1
1
1
1

METODE KAJIAN
2.1 Waktu dan Tempat PKL
2.2 Metode Kajian
2.3 Tinjauan Pustaka
2.3.1 Model Pembuatan Perangkat Lunak
2.3.2 Basis Data
2.3.3 Database Management System (DBMS)
2.3.4 Data Flow Diagram (DFD)
2.3.5 Entity Relationship Diagram (ERD)
2.3.6 Cascading Style Sheet (CSS)
2.3.7 Pengujian Black-box
2.3.8 JavaScript

2
2
2
2
2
3
4
4
5
5
5
6

KEADAAN UMUM PUSAT STUDI BIOFARMAKA IPB


3.1 Sejarah Singkat
3.2 Kegiatan
3.3 Struktur Organisasi
3.4 Visi dan Misi
3.4.1 Visi
3.4.2 Misi
3.5 Target Sasaran

6
6
7
7
7
7
7
8

PEMBUATAN WEBSITE PERPUSTAKAAN DI PUSAT STUDI


BIOFARMAKA IPB
4.1 Prototype Pertama
4.1.1 Komunikasi
4.1.2 Perencanaan
4.1.3 Pemodelan
4.1.4 Pembentukan Prototype
4.1.5 Pengiriman & Umpan Balik
4.2 Prototype Kedua
4.2.1 Komunikasi
4.2.2 Perencanaan
4.2.3 Pemodelan
4.2.4 Pembentukan Prototype
4.2.5 Pengiriman & Umpan Balik

vi

8
8
9
14
14
20
23
25
25
28
28
30
32

SIMPULAN DAN SARAN


5.1 Simpulan
5.2 Saran

33
33
34

DAFTAR PUSTAKA

34

LAMPIRAN

35

vii

DAFTAR TABEL
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

Notasi Dasar DFD


Notasi Dasar ERD
Kebutuhan Fungsional Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB
Otoritas Pengguna Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB
Deskripsi Tabel Users
Deskripsi Tabel tbl_buku
Deskripsi Tabel tbl_kategori
Deskripsi Tabel tbl_berita
Deskripsi Tabel tbl_info
Deskripsi Tabel Fasilitas
Deskripsi Tabel FAQ
Deskripsi Tabel counter
Deskripsi Tabel survey
Deskripsi Tabel survey_polling
Deskripsi Tabel komentar
Perancangan Masukan Admin
Perancangan Masukan Pengguna Umum
Deskripsi Implementasi Masukan Website
Deskripsi Implementasi Keluaran Website
Pengujian Black-Box Prototype Pertama
Analisis Kebutuhan Fungsional Prototype Kedua
Deskripsi Implementasi Masukan Prototype Kedua
Deskripsi Implementasi Keluaran Prototype Kedua
Pengujian Prototype Kedua

4
5
12
13
15
16
16
16
16
16
17
17
17
17
17
18
18
20
21
24
27
30
31
32

DAFTAR GAMBAR
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16

viii

Paradigma Prototype
Struktur Organisasi Pusat Studi Biofarmaka IPB
Diagram Konteks
DFD Level 1
Perancangan Konseptual Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka
IPB
Perancangan Logis Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB
Perancangan Antarmuka Form Login
Perancangan Antarmuka
Implementasi Antarmuka Form Login Admin
Implementasi Antarmuka Halaman Admin
Implementasi Antarmuka Halaman Pengguna Umum
DFD Level 1 Prototype Kedua
Perancangan Konseptual Prototype Kedua
Perancangan Logis Prototype Kedua
Implementasi Antarmuka Halaman Admin Prototype Kedua
Implementasi Antarmuka Pengguna Umum Prototype Kedua

3
7
10
11
14
15
19
19
22
22
23
27
29
29
31
32

DAFTAR LAMPIRAN
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37

Form Tambah Berita


Form Ubah Berita
Form Tambah Buku
Form Ubah Buku
Form Tambah Fasilitas
Form Ubah Fasilitas
Form Tambah FAQ
Form Ubah FAQ
Form Ubah Info
Form Isi Komentar
Form isi Polling
Implementasi Tabel users
Implementasi Tabel tbl_buku
Implementasi Tabel tbl_kategori
Implementasi Tabel tbl_berita
Implementasi Tabel tbl_info
Implementasi Tabel fasilitas
Implementasi Tabel faq
Implementasi Tabel counter
Implementasi Tabel survey
Implementasi Tabel survey_polling
Implementasi Tabel komentar
Implementasi Masukan Tambah Berita
Implementasi Masukan Ubah Berita
Implementasi Masukan Tambah Buku
Implementasi Masukan Ubah Buku
Implementasi Masukan Tambah Fasilitas
Implementasi Masukan Ubah Fasilitas
Implementasi Masukan Tambah FAQ
Implementasi Masukan Ubah FAQ
Implementasi Masukan Ubah Info
Implementasi Keluaran Data Berita
Implementasi Keluaran Data Buku
Implementasi Keluaran Data Fasilitas
Implementasi Keluaran Data FAQ
Implementasi Keluaran Data Info
Digram Konteks Prototype Kedua

36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
41
41
42
42
42
42
42
42
42
43
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50

ix

1
1.1

PENDAHULUAN

Latar Belakang Bidang Kajian

Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka (PSB) IPB merupakan salah satu


sarana pemenuhan kebutuhan informasi di Pusat Studi Biofarmaka itu sendiri.
Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB menjadi terminal disimpannya data
artikel, data buku IPB, data bulletin, data jurnal, data makalah, data majalah, data
naskah, data prosiding, serta data seminar. Pengguna perpustakaan ini meliputi
berbagai kalangan mulai dari staff dan peneliti di Pusat Studi Biofarmaka IPB,
serta pengunjung umum, baik dari dalam maupun luar negeri.
Kebutuhan pengguna perpustakaan disini tentunya tidak bisa dibatasi, baik
dari segi tempat maupun waktu. Apalagi di era yang serba komputasi ini, semua
kegiatan sudah dilakukan secara online. Hal ini memungkinkan penyerbaran
informasi yang praktis dan cepat. Pembuatan data buku secara manual
menggunakan aplikasi Microsoft Office Excel saja tidak cukup dijadikan sebagai
sumber informasi di Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka. Mengingat akan
kebutuhan penggunanya yang tidak bisa dibatasi oleh waktu dan tempat,
pengaksesan terminal data secara online diharapkan dapat memudahkan pengguna
untuk mendapatkan informasi kapanpun dan dimanapun. Oleh karena itu,
dibuatlah Website Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB.

1.2

Batasan Masalah

Permasalahan yang dibatasi dalam pembuatan website Perpustakaan di


Pusat Studi Biofarmaka ini, diantaranya:
1
melakukan pencarian dan menampilkan data buku,
2
menyediakan form contact agar pengunjung dapat memberikan kritik dan
saran,
3
menyediakan link download as PDF & Microsoft Office Excel untuk data
buku.

1.3

Tujuan

Tujuan dari pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah pembuatan


Website Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka untuk :
1
membuat terminal disimpannya koleksi bukubuku dari Perpustakaan Pusat
Studi Biofarmaka,
2
memudahkan staff, peneliti, dan pengunjung Pusat Studi Biofarmaka IPB
dalam mencari informasi yang dibutuhkan, baik itu untuk mencari data
artikel, buku, buku IPB, bulletin, jurnal, majalah, makalah, naskah,
prosiding maupun seminar,
3
memudahkan staff, peneliti, dan pengunjung yang ingin melihat data buku
dalam bentuk cetakan dengan fasilitas download as PDF & Microsoft Office
Excel.

2
4

memudahkan staff perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka untuk


menambah, mengedit, bahkan menghapus data koleksi buku-buku.

METODE KAJIAN

2.1

Waktu dan Tempat PKL

PKL dilaksanakan selama 40 hari kerja. Terhitung mulai tanggal 1 februari


2013 sampai dengan 1 April 2013, dengan waktu pelaksanaan kerja setiap hari
senin sampai jumat. Kegiatan PKL dilaksanakan di Pusat Studi Biofarmaka IPB
yang bertempat di Kampus IPB, Jalan Taman Kencana No. 3, Bogor.

2.2

Metode Kajian

Pembuatan website Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka ini


menggunakan metode prototyping. Dengan metode ini pengembang dan
pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem. Model
dengan menggunakan metode prototyping terdiri dari lima tahapan, diantaranya
tahap komunikasi, tahap perencanaan secara cepat, tahap pemodelan perancangan
secara cepat, tahap pembentukan prototype, dan tahap pengiriman & umpan balik.

2.3

Tinjauan Pustaka

2.3.1 Model Pembuatan Perangkat Lunak


Pelanggan seringkali lebih mementingkan kebutuhan akan perangkat lunak
secara umum kepada pengembang tanpa memikirkan fungsi-fungsi dan fitur-fitur
dari perangkat lunak itu sendiri. Di sisi lain pengembang tidak tahu pasti efesiensi
algoritma yang akan digunakan dalam pengembangan perangkat lunak atau juga
merasa tidak pasti akan kemampuan perangkat lunak untuk beradaptasi dengan
sistem operasi yang akan digunakan (Pressman 2012).
Merujuk kasus ketidakpahaman pelanggan dengan sistem yang dibuat oleh
pengembang, maka digunakanlah model prototype dalam pembuatan Website
Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB.

Gambar 1 Paradigma Prototype


Penjelasan dari metode prototyping adalah sebagai berikut :
1
Komunikasi
Pada tahap ini pengembang melakukan sebuah interaksi dengan pelanggan.
Pengembang melakukan analisis kebutuhan pelanggan dan melakukan identifikasi
otoritas pengguna.
2
Perencanaan
Setelah mengumpulkan informasi kebutuhan pelanggan pada tahap komunikasi,
pengembang melakukan perencanaan dengan membuat konsep yang akan
diterapkan pada sistem.
3
Pemodelan
Tahap ini merupakan tahap perancangan secara cepat (quick
(quick design
design) yang
dilakukan oleh pengembang.Perancangan yang dibuat meliputi peracangan fisik
dan logic.
4
Pembentukan Prototype
Dalam tahap ini prototyping yang sudah disepakati diterjemahkan ke dalam
bahasa pemrograman yang sesuai.
5
Pengiriman & Umpan Balik
Setelah prototype dibuat, tahap selanjutnya dikirimkan kepada pelanggan untuk
kemudian dilakukan testing dan evaluasi terhadap prototype tersebut.

2.3.2 Basis Data


Database diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data yang saling
berhubungan (relation),
), disusun menurut aturan tertentu secara logis, sehingga
menghasilkan informasi (Yuhefizard 2008
2008).
Basis data (Database
Database)) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam
komputer secara sistematik, sehingga dapat digunakan oleh suatu program
komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
tersebut Database

4
merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena
merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user
(Yasin 2012).

2.3.3 Database Management System (DBMS)


Sistem manajemen database (database management system - DBMS)
adalah suatu aplikasi perangkat lunak yang menyimpan struktur database data itu
sendiri, hubungan antardata didalam database, maupun formulir dan laporan yang
berhubungan dengan database (McLeod dan Schell 2007).

2.3.4 Data Flow Diagram (DFD)


Diagram arus data (DFD) adalah tampilan grafik suatu sistem yang
menggunakan empat bentuk untuk menggambarkan bagaimana data mengalir
melalui proses-proses yang saling berhubungan (McLeod dan Schell 2007).
Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu network yang menggambarkan
sebuah sistem automat/komputerisasi, manualisasi, atau gabungan dari keduanya,
yang penggambarannya disusun dalam bentuk kumpulan komponen sistem yang
saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya (Sutabri 2012).
Penggunaan data flow diagram tidak mencerminkan penekanan pada data,
namun lebih menekankan pada segi proses. DFD dinotasikan dalam sebuah
simbol. Notasi dasar DFD dapat dilihat pada Tabel 1.

No

Tabel 1 Notasi Dasar DFD


Simbol
Nama

External Entity

Proses

Data Flow

Data Store

Keterangan
Digunakan untuk
menggambarkan
asal atau tujuan
data.
Digunakan untuk
proses
pengolahan atau
transformasi data.
Digunakan untuk
menggambarkan
aliran data yang
berjalan.
Digunakan untuk
menggambarkan
data flow yang
sudah disimpan
atau diarsipkan.

5
2.3.5 Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah suatu rancangan atau bentuk
hubungan suatu kegiatan di dalam sistem yang berkaitan langsung dan
mempunyai fungsi di dalam proses tersebut. ERD merupakan suatu model untuk
menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar
data yang mempunyai hubungan antar relasi (Yasin 2012). Notasi dasar entity
relationship diagram dapat dilihat pada Tabel 2.
Tabel 2 Notasi Dasar ERD
No

Simbol

Nama

Entitas

Relationship/hubungan

Atribut

Garis penghubung

2.3.6 Cascading Style Sheet (CSS)


CSS atau yang memiliki kepanjangan Cascading Style Sheet merupakan
suatu bahasa pemrograman web yang digunakan untuk mengendalikan dan
membangun berbagai komponen dalam web (Saputra et al. 2012).
CSS merupakan salah satu bahasa style web yang sekarang sedang populer
dipakai pada berbagai aplikasi web. CSS dibuat untuk membuat style pada web
lebih bervariasi dan mudah digunakan (Wismakarma 2011).

2.3.7 Pengujian Black-box


Pengujian kotak hitam (black-box), juga disebut pengujian perilaku,
berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak. Artinya, teknik pengujian
kotak hitam memungkinkan untuk membuat beberapa kumpulan kondisi masukan

6
yang sepenuhnya akan melakukan semua kebutuhan fungsional untuk program
(Pressman 2012).

2.3.8 JavaScript
JavaScript merupakan sebuah bahasa pemrograman yang membungkinkan
untuk meningkatkan aplikasi web statis dengan menyediakan konten dinamis,
personalisasi, dan konten interaktif. JavaScript merupakan sebuah interpretasi
bahasa pemrograman melebihi dari bahasa yang dikompilasikan (Wilton dan
McPeak 2010).

KEADAAN UMUM PUSAT STUDI BIOFARMAKA IPB


3.1

Sejarah Singkat

Biopharmaca didefinisikan sebagai tumbuhan, hewan, dan mikroba yang


memiliki sifat potensial sebagai obat, makanan kesehatan, makanan fungsional,
dan nutraceutical untuk manusia, hewan, dan tanaman. Institut Pertanian Bogor
(IPB) dengan kompetensi inti sebagai pendidikan terkemuka dan lembaga
penelitian dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi
mengantisipasi tuntutan dan perubahan dalam penggunaan biopharmaca. Dalam
konteks ini, IPB mendirikan Biopharmaca Research Center pada tahun 1998
dengan SK Rektor Nomor 118/K13/HK/OT/1998 dan diperbaharui kembali pada
tahun 2005 dengan SK Rektor Nomor 061/K13/OT/2005.
Pusat Studi Biofarmaka (PSB)-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada
Masyarakat (LPPM)-Institut Pertanian Bogor (IPB) meluncurkan Laboratorium
Pusat Studi Biofarmaka (LPSB) terakreditasi ISO 17025. ISO 17025 mengatur
semua aspek dan elemen yang menjadi jaminan kualitas suatu organisasi
pengembang jasa laboratorium uji/kalibrasi maupun manufaktur. Menurut ISO
(International Organization for Standardisation), akreditasi adalah pengakuan
formal terhadap laboratorium penguji/kalibrasi yang mempunyai kompetensi
untuk melakukan pengujian/kalibrasi tertentu yang tertuang dalam peraturan ISO
17025:2005. Akreditasi ini sangat mendukung peningkatan daya saing produk
laboratorium di pasar Internasional serta memberikan pelayanan kepada
masyarakat luas dalam jasa pengujian. Penambahan dan perkembangan produk
biofarmaka harus mendapat jaminan kualitas khasiat dan keamanannya sehingga
menjadi produk biofarmaka terstandar. Maka dari itu perlu disadari pentingnya
laboratorium yang terakreditasi untuk menunjang pelayanan prima untuk kegiatan
riset dan jasa analisis biofarmaka.

7
3.2

Kegiatan

Kegiatan Pusat Studi Biofarmaka adalah melaksanakan penelitian,


pembuatan, pengembangan
embangan Tanaman Obat dan Produksi Obat Tradisional serta
mempromosikan hasil pembuatan, penelitian dan pengembangannya dalam
program jaminan mutu kesehatan.

3.3

Struktur Organisasi

Struktur organisasi Pusat Studi Biofarmaka IPB dapat dilihat pada Gambar 2.
2

Gambar 2 Struktur Organisasi Pusat Studi Biofarmaka IPB


3.4

Visi dan Misi

3.4.1 Visi
Pusat Studi Biofarmaka IPB mempunyai visi untuk
ntuk menjadi pusat penelitian
terkemuka di daerah biopharmaca melalui optimalisasi nilai tambah sumber daya
alam baik di tingkat nasional maupun internasional.

3.4.2 Misi

Misi dari Pusat Studi Biofarmaka IPB adalah sebagai berikut:


Untuk merakit, untuk bersinergi, dan untuk meningkatkan kerjasama dan
jaringan antara sumber daya manusia dalam unit di IPB serta IPB luar dalam
mewujudkan peningkatan nilai keanekaragaman hayati yang memiliki
prospek biopharmaca.
biopharmaca
Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berdasarkan
penelitian lanjutan dengan output ilmu pengetahuan dan teknologi, potensi,

8
dan produk biopharmaca yang memenuhi persyaratan paten dan kekayaan
intelektual hak-berorientasi, yang dapat mendukung mandiri bangsa.
Untuk mendukung pengembangan kapasitas melalui layanan pendidikan,
pelatihan, dan masyarakat.

3.5

Target Sasaran

Target dan sasaran dari Pusat Studi Biofarmaka diantaranya:


Untuk mengeksplorasi dan menyelidiki bioprospecting sumber daya alam
dan pengembangan produk biofarmaka dipatenkan berasal dari kearifan
lokal.
Untuk memperoleh hak kekayaan intelektual dari produk biofarmaka yang
dikembangkan berdasarkan prioritas penyakit.
Untuk mendapatkan prosedur operasi standar dalam budidaya dan
manufaktur produk biofarmaka yang secara nasional dan diakui secara
internasional. Untuk mendapatkan petunjuk standar untuk produk
biofarmaka, dan juga untuk mendapatkan peta potensi biofarmaka nasional.
Untuk mengkomersilkan hasil BRC melalui bagi hasil atau lisensi produk
dengan skala kecil untuk besar industri biofarmaka.
Untuk merumuskan kebijakan pembangunan biofarmaka di tingkat nasional
melalui kerja sama dengan pemangku kepentingan.

2
3

4
5

PEMBUATAN WEBSITE PERPUSTAKAAN DI PUSAT


STUDI BIOFARMAKA IPB

Pembuatan website Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB


menggunakan metode prototype. Dalam pembuatannya website ini mengalami dua
kali iterasi/dua kali siklus prototype. Langkah-langkah pembuatan website
perpustakaan ini, yaitu:
1
Komunikasi
2
Perencanaan
3
Pemodelan
4
Pembentukan Prototype
5
Pengiriman & Umpan Balik

4.1

Prototype Pertama

Pada prototype pertama dilakukan tahapan-tahapan mengikuti prototype


paradigm dimulai dari tahapan yang paling awal. Tahapan tersebut diantaranya :

9
4.1.1 Komunikasi
Pada tahap ini dilakukan wawancara kepada pelanggan, sebagai tahap awal
untuk mendapatkan informasi kebutuhan. Dengan hal ini dapat diidentifikasikan
kebutuhan pelanggan berdasarkan informasi yang sesuai. Wawancara dilakukan
secara langsung kepada pembimbing lapang.

Analisis Kebutuhan

Analisis kebutuhan bertujuan untuk mengidentifikasi informasi yang sesuai


dengan kebutuhan pelanggan (pembimbing lapang). Website yang dibuat
disesuaikan dengan kebutuhannya. Tahapan ini meliputi pengelolaan data,
menampilkan data, diagram konteks dan DFD Level 1.
a.1

Pengelolaan Data

Pengelolaan data berfungsi untuk memanipulasi data yang digunakan oleh


admin pada Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB. Adapun data yang
dapat dikelola, diantaranya:
Pengelolaan data berita.
1
2
Pengelolaan data fasilitas.
3
Pengelolaan data buku.
4
Pengelolaan data FAQ.
5
Pengelolaan data info.
a.2

Menampilkan Data

Tahap menampilkan data merupakan tahapan dimana pengguna dapat


melihat informasi yang terdapat dalam konten Website Perpustakaan Pusat Studi
Biofarmaka IPB. Adapun informasi yang ditampilkan, diantaranya:
Menampilkan data berita.
1
2
Menampilkan data fasilitas.
3
Menapilkan data buku.
4
Menampilkan data FAQ.
5
Menampilkan data info.
a.3

Diagram Konteks

Diagram konteks menggambarkan proses secara umum atau global dari


keselruhan sistem pada website yang dibuat. Diagram konteks dapat dilihat pada
Gambar 3.

10

Gambar 3 Diagram Konteks


a.4

DFD Level 1

Proses-proses yang terjadi pada diagram konteks diuraikan pada DFD Level
1 pembuatan Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB. Gambar DFD
Level 1 dapat dilihat pada Gambar 4.

11

Gambar 4 DFD Level 1

12
b

Analisis Kebuthan Fungsional

Tahap ini merupakan tahap pendeskripsian dari fungsi-fungsi yang telah


didapat dari wawancara dengan pelanggan. Deskripsi megenai kebutuhan
fungsional Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB dapat dilihat pada
Tabel 3. Penamaan kode fungsional dapat dinyatakan sebagai berikut:
WPPSB-XXX adalah kode yang digunakan untuk mendeskripsikan
kebutuhan fungsional.
WPPSB-XXX-X adalah kode yang digunakan untuk mendeskripsikan
kebutuhan subfungsional.
Tabel 3 Kebutuhan Fungsional Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka
IPB
Kode
Nama Fungsi
Deskripsi
Fungsional
WPPSB-001
Login
Memproses hak akses sebagai
admin, jika sukses dalam
login
maka
dapat
memanipulasi data.
WPPSB-002
Manipulasi Data Berita
Fungsi ini digunakan untuk
pengelolaan data berita.
WPPSB-002-1 Tambah Data Berita
Fungsi ini digunakan untuk
menambah data berita.
WPPSB-002-2 Ubah Data Berita
Fungsi ini digunakan untuk
mengubah data berita.
WPPSB-002-3 Hapus Data berita
Fungsi ini digunakan untuk
menghapus data berita.
WPPSB-003
Manipulasi Data Buku
Fungsi ini digunakan untuk
pengelolaan data buku.
WPPSB-003-1 Tambah Data Buku
Fungsi ini digunakan untuk
menambah data buku.
WPPSB-003-2 Ubah Data Buku
Fungsi ini digunakan untuk
mengubah data buku.
WPPSB-003-3 Hapus Data Buku
Fungsi ini digunakan untuk
menghapus data buku.
WPPSB-004
Manipulasi Data Fasilitas
Fungsi ini digunakan untuk
pengelolaan data fasilitas.
WPPSB-004-1 Tambah Data Fasilitas
Fungsi ini digunakan untuk
menambah data fasilitas.
WPPSB-004-2 Ubah Data Fasilitas
Fungsi ini digunakan untuk
mengubah data fasilitas.
WPPSB-004-3 Hapus Data Fasilitas
Fungsi ini digunakan untuk
menghapus dat fasilitas.
WPPSB-005
Manipulasi Data FAQ
Fungsi ini digunakan untuk
pengelolaan data FAQ.
WPPSB-005-1 Tambah Data FAQ
Fungsi ini dugunakan untuk
menambah data FAQ.
WPPSB-005-2 Ubah Data FAQ
Fungsi ini digunakan untuk

13

WPPSB-005-3

Hapus Data FAQ

WPPSB-006

Manipulasi Data Info

WPPSB-006-1

Ubah Data Info

WPPSB-006-2

Hapus Data Info

WPPSB-007

Logout

mengubah data FAQ.


Fungsi ini digunakan untuk
menghapus data FAQ.
Fungsi ini digunakan untuk
pengelolaan data info.
Fungsi ini digunakan untuk
mengubah data info.
Fungsi ini digunakan untuk
menghapus data info.
Keluar dari hak akses sebagai
admin dalam memanipulasi
data.

Otoritas Pengguna

Pengguna dari Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB adalah


pengguna akhir (end user). Sedangkan untuk hak akses hanya dimiliki oleh admin
saja sebagai orang yang memanipulasi data. Otoritas pengguna dari website
perpsutakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB dapat dilihat pada Tabel 4.
Tabel 4 Otoritas Pengguna Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB
Kategori
Hak Akses
Kebutuhan Pengguna
Pengguna
WPPSB-001
Login
WPPSB-002
Manipulasi Data Berita
WPPSB-002-1
Tambah Data Berita
WPPSB-002-2
Ubah Data Berita
WPPSB-002-3
Hapus Data berita
WPPSB-003
Manipulasi Data Buku
WPPSB-003-1
Tambah Data Buku
WPPSB-003-2
Ubah Data Buku
Admin
WPPSB-003-3
Hapus Data Buku
WPPSB-004
Manipulasi Data Fasilitas
WPPSB-004-1
Tambah Data Fasilitas
WPPSB-004-2
Ubah Data Fasilitas
WPPSB-004-3
Hapus Data Fasilitas
WPPSB-005
Manipulasi Data FAQ
WPPSB-005-1
Tambah Data FAQ
WPPSB-005-2
Ubah Data FAQ
WPPSB-005-3
Hapus Data FAQ

14
4.1.2 Perencanaan
Pada tahap perencanaan pembuatan Website Perpustakaan Pusat Studi
Biofarmaka IPB dibuat konsep-konsep untuk tahap digunakan pada tahap
selanjutnya. Konsep yang digunakan berupa ide-ide.

4.1.3 Pemodelan
Pemodelan dilakukan dengan perancangan cepat (quick design). Pemodelan
dilakukan sebagai tahap pembentukan pra-implementasi. Tahap ini sangat
menentukan untuk tahap selanjutnya, karena pada tahap ini segala perancangan
yang dibutuhkan untuk pembuatan website dilakukan. Adapun perancangan cepat
(quick design) yang dibuat pada tahap pemodelan ini, diantaranya:

Perancangan Basis Data

Perancangan basis data digunakan untuk penyimpanan data pada sistem


yang dibuat. Semua data dan informasi yang ditampilkan pada website dipanggil
melalui basis data, termasuk data buku dari perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka
IPB. Perancangan basis data dibagi kedalam tiga bagian, antara lain perancangan
konseptual, perancangan logis dan perancangan fisik.
a.1

Perancangan Konseptual

Perancangan ini merupakan gambaran umum dari basis data yang dibangun
untuk mempermudah pada perancangan basis data secara logis. Perancangan
konseptual dapat dilihat pada Gambar 5.

Gambar 5 Perancangan Konseptual Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka


IPB

15
a.2

Perancangan Logis

Perancangan logis merupakan perancangan basis data yang menunjukkan


atribut dari entitas basis data serta menunjukkan relasi antar entitas. Perancangan
logis dapat dilihat pada Gambar 6.

Gambar 6 Perancangan Logis Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB


a.3

Perancangan Fisik

Tahapan ini merupakan representasi dari tahap perancangan logis basis data.
Perancangan fisik basis data ditunjukkan dengan tabel-tabel dari setiap entitas
beserta atributnya. Perancangan fisik basis data dari website ini diberi nama
library yang terdiri atas 11 tabel. Deskripsi masing-masing tabel pada
perancangan fisik dapat dilihat pada tabel-tabel berikut ini:
- Tabel users
Tabel 5 Deskripsi Tabel Users
No
Nama Field
Tipe
Panjang
1 username
varchar
50

Keterangan
Primary Key

16
2
3
4
5
6
7
-

varchar
varchar
varchar
varchar
varchar
varchar

50
100
50
20
20
20

Tabel tbl_buku
No
1
2
3
4
5
6
7
8

password
full_name
email
phone
level
id_session

Tabel 6 Deskripsi Tabel tbl_buku


Nama Field
Tipe
Panjang
id
int
11
id_buku
varchar
25
id_kategori
int
2
judul_buku
tinytext
edisi_tahun
varchar
60
pengarang
varchar
200
penerbit
varchar
150
stock
int
3

Keterangan
Primary Key

Tabel tbl_info
Tabel 9 Deskripsi Tabel tbl_info
No
Nama Field
Tipe
Panjang
1 id_info
int
11
2 info
text

Keterangan
Primary Key

Tabel tbl_berita
Tabel 8 Deskripsi Tabel tbl_berita
No
Nama Field
Tipe
Panjang
1 id_berita
int
11
2 judul_berita
varchar
150
3 isi_berita
text

Foreign Key

Tabel tbl_kategori
Tabel 7 Deskripsi Tabel tbl_kategori
No
Nama Field
Tipe
Panjang
1 id_kategori
int
2
2 nama_kategori
varchar
30

Keterangan
Primary Key

Keterangan
Primary Key

Tabel fasilitas
Tabel 10 Deskripsi Tabel Fasilitas
No
Nama Field
Tipe
Panjang
1 IdFasilitas
int
3
2 NamaFasilitas
varchar
30
3 Keterangan
text

Keterangan
Primary Key

17
-

Tabel faq
Tabel 11
No
Nama Field
1 Id
2 Judul
3 Isi

Deskripsi Tabel FAQ


Tipe
Panjang
int
2
varchar
70
text

Tabel counter
Tabel 12 Deskripsi Tabel counter
No
Nama Field
Tipe
Panjang
1 ip
varchar
20
2 tanggal
date
3 hits
int
10
4 online
varchar
250

text

Tabel 14 Deskripsi Tabel survey_polling


Nama Field
Tipe
Panjang
nomor
Int
11
id_question
Int
3
answer
tinytext
count
Int
6

Keterangan
Primary Key
Foreign Key

Tabel komentar
No
1
2
3
4
5

question

Keterangan
Primary
Key

Tabel survey_polling
No
1
2
3
4

Keterangan

Tabel survey
Tabel 13 Deskripsi Tabel survey
No
Nama Field
Tipe
Panjang
1 id_question
int
3

Keterangan
Primary Key

Tabel 15 Deskripsi Tabel komentar


Nama Field
Tipe
Panjang
id
int
2
nama
varchar
30
email
varchar
20
telepon
varchar
12
komentar
text

Keterangan
Primary Key

Perancangan Masukan

Perancangan masukan digunakan bagi pengguna website perpustakaan Pusat


Studi Biofarmaka IPB, baik itu admin maupun pengguna umum, dalam proses

18
memasukkan data. Perancangan masukan admin dapat dilihat pada Tabel 16,
sedangkan perancangan masukan pengguna umum dapat dilihat pada Tabel 17.

No
1

2
3
4
5
6
7
8
9
10

Tabel 16 Perancangan Masukan Admin


Perancangan
Deskripsi
Masukan
Form Login
Digunakan untuk verifikasi Login
(memasukkan username dan
password)
Form
tambah Digunakan untuk menambah data
berita
berita
Form ubah berita
Digunakan untuk mengubah data
berita
Form tambah buku Digunakan untuk menambah data
buku
Form ubah buku
Digunakan untuk mengubah data
buku
Form tambah
Digunakan untuk menambah data
fasilitas
fasilitas
Form
ubah Digunakan untuk mengubah data
fasilitas
fasilitas
Form tambah FAQ Digunakan untuk menambah data
FAQ
Form ubah FAQ
Digunakan untuk mengubah data
FAQ
Form ubah info
Digunakan untuk mengubah data
info

Tampilan
Gambar 7

Lampiran 5
Lampiran 6
Lampiran 7
Lampiran 8
Lampiran 9
Lampiran 10
Lampiran 11
Lampiran 12
Lampiran 13

Tabel 17 Perancangan Masukan Pengguna Umum


Perancangan
Deskripsi
Tampilan
No
Masukan
1 Form isi komentar Digunakan
untuk
mengisi Lampiran 14
komentar
2 Polling
Digunakan untuk mengisi polling Lampiran 15
pertanyaan

Perancangan Antarmuka Website Perustakaan Pusat Studi Biofarmaka


IPB
Tahapan ini merupakan tahapan untuk menunjukkan tampilan halaman
website baik kepada admin maupun pengguna umum. Perancangan antarmuka
disini berupa layout website. Sebelum memasuki halaman admin, pengelola data
(admin) diminta untuk melakukan verifikasi login terlebih dahulu. Verifikasi login
dilakukan untuk menjaga keamanan data Website Perpustakaan Pusat Studi
Biofarmaka IPB. Perancangan antarmuka form login admin dapat dilihat pada
Gambar 7.

19

Gambar 7 Perancangan Antarmuka Form Login


Halaman admin dapat digunakan oleh admin jika telah berhasil melakukan
verifikasi login yang diisikan pada form login. Perancangan antarmuka halaman
admin dibuat sama dengan halaman pengguna umum (end user). Hal ini bertujuan
untuk memudahkan admin dalam memanajemen data. Halaman admin terdiri dari
enam bagian panel, yaitu navigasi menu, banner, content left, main content,
content right, dan footer. Pada panel navigasi menu terdapat 7 menu utama yang
ditampilkan, yaitu home, facilities, books, catalogue, contact, FAQ dan logout.
Sedangkan pada halaman pengguna umum, panel navigasi menu hanya memiliki 6
menu utama saja tanpa ada menu logout. Adapun perancangan antarmuka
halaman admin dan halaman pengguna umum dapat dilihat pada Gambar 8.

Gambar 8 Perancangan Antarmuka

20
4.1.4 Pembentukan Prototype
Pembentukan prototype dilakukan dengan mengimplementasikan seluruh
kebutuhan pelanggan terhadap website yang akan dibuat. Pembuatan Website
Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka menggunakan HTML dan CSS untuk
impelmentasi desain website, MySQL sebagai sistem manajemen basis data
(SMBD), serta PHP dan Javascript sebagai bahasa pemrogramannya.

Implementasi Basis Data

Implementasi basis data dibuat berdasarkan pada perancangan basis data


sebelumnya. Website Perpusatakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB menggunakan
basis data yang diberi nama library. Pada basis data library terdapat 11 tabel.
Basis data yang dibuat diimplementasikan dengan menggunakan MySQL sebagai
SMBD. Implementasi basis data dapat dilihat pada lampiran-lampiran berikut ini:
Tabel users (Lampiran 16)
Tabel tbl_buku (Lampiran 17)
Tabel tbl_kategori (Lampiran 18)
Tabel tbl_berita (Lampiran 19)
Tabel tbl_info (Lampiran 20)
Tabel fasilitas (Lampiran 21)
Tabel faq (Lampiran 22)
Tabel counter (Lampiran 23)
Tabel survey (Lampiran 24)
Tabel survey_polling (Lampiran 25)
Tabel komentar (Lampiran 26)
b

Implementasi Masukan

Implementasi masukan Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB


dibuat berdasarkan hasil dari perancangan masukan. Implementasi masukan
digunakan untuk mengimplementasikan pemasukan data kedalam sitem.
Implementasi masukan Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB dapat
dilihat pada Tabel 18.
Tabel 18 Deskripsi Implementasi Masukan Website
No
Implementasi
Deskripsi
Tampilan
Masukan
1 Form Login
Admin
dapat
melakukan Gambar 9
verifikasi login dengan mengisi
username dan password.
2 Form Tambah Berita Admin dapat menambahkan Lampiran 27
berita baru.
3 Form Ubah Berita
Admin dapat mengubah berita.
Lampiran 28
4 Form Tambah Buku
Admin dapat menambah buku.
Lampiran 29
5 Form Ubah Buku
Admin dapat mengubah buku.
Lampiran 30

21
6

Form Tambah
Fasilitas
7 Form Ubah Fasilitas
8 Form Tambah FAQ
9 Form Ubah FAQ
`10 Form Ubah Info

Admin dapat menambah fasilitas

Lampiran 31

Admin dapat mengubah fasilitas


Admin dapat menambah FAQ
Admin dapat mengubah FAQ
Admin dapat mengubah info.

Lampiran 32
Lampiran 33
Lampiran 34
Lampiran 35

Perangkat Keras

Pembuatan Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB ini


menggunakan Laptop dengan spesifikasi perangkat keras sebagai berikut:
Processor : Processor intel Pentium 4, CPU P6000 1.87 GHz
RAM
: 4 GB
Harddisk
: 250 GB
Monitor
: resolusi 1366 x 768 pixel
d

Perangkat Lunak

Perangkat lunak yang digunakan dalam pembuatan Website Perpustakaan


Pusat Studi Biofarmaka IPB ini, diantaranya:
Sistem Operasi
: Windows 7 Ultimate
Web server
: Apache
SMBD
: MySQL
Text Editor
: Notepad++ version 5.9.8
Web Browser
: Google Chrome, Mozilla Firefox
Desain Antarmuka : Adobe Photoshop CS5
e

Implementasi Keluaran

Implementasi keluaran merupakan tahapan yang bertujuan untuk


menampilkan informasi yang telah dimasukkan dan diolah. Informasi yang
ditampilkan kepada pengguna umum merupakan hasil dari proses pemasukkan
data yang dilakukan oleh admin. Deskripsi implementasi keluaran dapat dilihat
pada Tabel 19.
Tabel 19 Deskripsi Implementasi Keluaran Website
No
Implementasi
Deskripsi
Tampilan
Keluaran
1 Data Berita
Info keluaran berita ditampilkan Lampiran 36
sesuai dengan pemasukan data oleh
admin.
2 Data Buku
Info keluaran buku ditampilkan Lampiran 37
sesuai dengan pemasukkan data
oleh admin.
4 Data Fasilitas
Info keluaran fasilitas ditampilkan Lampiran 38

22

Data FAQ

Data Info

sesuai dengan pemasukan data oleh


admin
Info keluaran FAQ ditampilkan Lampiran 339
sesuai dengan pemasukan data oleh
admin
Info info berita ditampilkan sesuai Lampiran 40
dengan pemasukan data oleh
admin.
admin

Implementasi Antarmuka Website Perpustakaan Pusat Studi


Biofarmaka IPB

Implementasi antarmuka dibuat berdasarkan pada layout yang sesuai dengan


perancangan antarmuka. Implementasi antarmuka dibuat menggunakan bahasa
pemrograman HTML dan CSS. Implementasi antarmuka untuk verifikasi login
admin dapat dilihat pada Gambar 9. Implementasi antarmuka halaman admin
dapat dilihat pada Gambar
ambar 10. Sedangkan implementasi antarmuka halaman
pengguna umum dapat dilihat pada Gambar 11.

Gambar 9 Implementasi Antarmuka Form Login Admin

Gambar 10 Implementasi Antarmuka Halaman Admin

23

Gambar 11 Implementasi Antarmuka Halaman Pengguna Umum

4.1.5 Pengiriman & Umpan Balik


Tahap ini merupakan tahapan terkahir dalam pembuatan Website
Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka. Pada tahap ini sistem yang sudah dibuat
kemudian diberikan kepada pembimbing lapang Pusat Studi Biofarmaka secara
langsung. Tujuannya yaitu untuk mengetahui apakah sistem yang dibuat sudah
sesuai dengan keinginan dan kebutuhan instansi atau belum.

Pengujian Prototype Pertama

Setelah Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB diserahkan


kepada pembimbing lapang, selanjutnya dilakukan pengujian sistem untuk

24
memastikan bahwa website perpustakaan berjalan sesuai dengan fungsinya.
Pengujian pada Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB dilakukan
dengan pengujian black-box. Tabel 20 menunjukkan pengujian black-box Website
Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB.
Tabel 20 Pengujian Black-Box Prototype Pertama
Hasil yang di
Pengujian
Skenario
Hasil Uji
harapkan
Login
Username atau
Muncul pesan
Berhasil
Password
required pada form
dikosongkan atau
inputan.
diisi salah satu.
Berhasil
Username diisi
Muncul pesan error.
dengan nilai yang
salah (atau
Berhasil
sebaliknya).
Username dan
Password diisi
benar.
Tambah data
Tidak memilih
Muncul pesan error.
Berhasil
Buku
kategori buku.
Judul buku tidak
Muncul pesan error.
Berhasil
diisi.
Muncul alert data
Berhasil
Semua inputan
berhasil
diisi.
ditambahkan.
Kategori buku tidak Muncul pesan error.
Berhasil
Ubah data
Buku
dipilih.
Berhasil
Pengubahan satu
Muncul alert
per satu pada judul, pengubahan berhasil.
kategori, edisi,
pengarang,
edisi/tahun,
Muncul alert
Berhasil
penerbit dan stock.
pengubahan berhasil.
Tidak melakukan
perubahan.
Tambah data
Nama fasilitas dan
Muncul pesan error.
Gagal
Fasilitas
deskripsi tidak diisi.
Nama fasilitas atau Muncul pesan error.
Gagal
deskripsi diisi salah
satu.
Nama fasilitas dan
Muncul alert data
Berhasil
deskripsi diisi
berhasil
keduanya.
ditambahkan.
Ubah data
Tidak melakukan
Muncul alert data
Berhasil
Fasilitas
pengubahan.
berhasil diubah.
Nama fasilitas atau Muncul alert data
Berhasil
deskripsi diubah.
berhasil diubah.
Nama fasilitas dan
Muncul alert data
Berhasil
deskripsi diubah
berhasil diubah.

25

Tambah data
FAQ

Ubah data FAQ

keduanya.
Judul dan isi tidak
diisi.
Judul atau isi diisi
salah satu.
Judul dan isi diisi
keduanya.
Tidak melakukan
pengubahan.
Judul atau isi
diubah.

Muncul pesan error.


Muncul pesan error.

Muncul alert data


berhasil
ditambahkan.
Muncul alerti data
berhasil diubah.
Muncul alert data
berhasil diubah.
Muncul alert data
Judul dan isi diubah berhasil diubah.
keduanya.

Gagal
Gagal
Berhasil

Berhasil
Berhasil
Berhasil

Evaluasi Prototype Pertama

Setelah dilakukan pengujian kepada pelanggan, ternyata ada konten-konten


yang tidak perlu ditampilkan menurut pelanggan. Dalam hal ini pelanggan
menginginkan pengurangan menu fasilitas dan menu FAQ. Oleh karena itu,
sistem yang dibuat selanjutnya masuk ke tahap prototype kedua.

4.2

Prototype Kedua

Setelah dilakukan evaluasi pada prototype pertama, pembimbing lapang


menginginkan adanya pengurangan menu fasilitas dan FAQ. Pengurangan menu
fasilitas dan menu FAQ membuat sistem mengalami proses prototype kedua.
Dalam prototype kedua ini tahapan yang mengalami perubahan saja yang dibahas.

4.2.1 Komunikasi
Pada prototype kedua dilakukan perubahan yang menyangkut data fasilitas
dan data FAQ. Data yang bersangkutan mengalami proses penghapusan tabel,
yakni tabel fasilitas dan tabel FAQ.

Analisis Kebutuhan

Perubahan pada prototype kedua analisis kebutuhan disesuaikan dengan


keinginan dari pelanggan, yaitu penghapusan menu fasilitas dan menu FAQ.
Perbaruan yang terjadi meliputi bagian Diagram Konteks dan DFD Level 1.

26
a.1

Pengelolaan Data

Pengelolaan data yang dibutuhkan pada prototype kedua ini mengalami


pengurangan data yang dikelola oleh admin. Pengelolaan data pada prototype
kedua, diantaranya:
1
Pengelolaan data berita.
2
Pengelolaan data buku.
3
Pengelolaan data info.
a.2

Menampilkan Data

Pada tahap ini data yang ditampilkan sesuai dengan keinginan pelanggan.
Data yang akan ditampilkan pada prototype kedua, diantaranya:
1
Menampilkan data berita.
2
Menampilkan data buku.
3
Menampilkan data info.
a.3

Diagram Konteks

Sesuai dengan keinginan pembimbing lapang, maka analisis kebutuhan pada


diagram konteks pun mengalami perubahan. Gambar digram konteks pada
prototype kedua dapat dilihat pada Lampiran 41.
a.4

DFD Level 1

Pengurangan proses-proses yang terjadi pada Diagram Konteks di prototype


kedua membuat DFD Level 1 pun ikut mengalami perubahan dalam pengurangan
uraian proses yang terjadi dari DFD Level 1. Gambar DFD Level 1 Prototype
Kedua dapat dilihat pada Gambar 12.

27

Gambar 12 DFD Level 1 Prototype Kedua


b

Analisis Kebuthan Fungsional

Analisis kebutuhan fungsional pada prototype kedua sama seperti pada


analisis kebutuhan fungsional sebelumnya. Hanya saja pada tahap ini kebutuhan
fungsional mengalami pengurangan. Analisis kebutuhan fungsional pada
prototype kedua dapat dilihat pada Tabel 21.
Tabel 21 Analisis Kebutuhan Fungsional Prototype Kedua
Kode
Nama Fungsi
Deskripsi
Fungsional
WPPSB-001
Login
Memproses hak akses sebagai
admin, jika sukses dalam login
maka dapat memanipulasi data.
WPPSB-002
Manipulasi Data Berita
Fungsi ini digunakan untuk
pengelolaan data berita.
WPPSB-002-1 Tambah Data Berita
Fungsi ini digunakan untuk
menambah data berita.
WPPSB-002-2 Ubah Data Berita
Fungsi ini digunakan untuk
mengubah data berita.

28
WPPSB-002-3 Hapus Data berita
WPPSB-003

Manipulasi Data Buku

WPPSB-003-1 Tambah Data Buku


WPPSB-003-2 Ubah Data Buku
WPPSB-003-3 Hapus Data Buku
WPPSB-006

Manipulasi Data Info

WPPSB-006-1 Ubah Data Info


WPPSB-006-2 Hapus Data Info
WPPSB-007

Logout

Fungsi ini digunakan untuk


menghapus data berita.
Fungsi ini digunakan untuk
pengelolaan data buku.
Fungsi ini digunakan untuk
menambah data buku.
Fungsi ini digunakan untuk
mengubah data buku.
Fungsi ini digunakan untuk
menghapus data buku.
Fungsi ini digunakan untuk
pengelolaan data info.
Fungsi ini digunakan untuk
mengubah data info.
Fungsi ini digunakan untuk
menghapus data info.
Keluar dari hak akses sebagai
admin dalam memanipulasi
data.

4.2.2 Perencanaan
Perencanaan untuk prototype kedua mengubah konsep dari pemodelan pada
prototype pertama. Titik konsep dari perencanaan pada prototype kedua adalah
pengurangan menu fasilitas dan menu FAQ untuk pemodelan.

4.2.3 Pemodelan
Pada tahap pemodelan, hanya akan dibahas perancangan yang mengalami
perubahan saja. Perubahan tersebut hanya meliputi perubahan pada perancangan
basis datanya saja.

Perancangan Basis Data

Perancangan basis data mengalami perubahan pada perancangan konseptual,


perancangan logis dan perancangan fisik.
a.1

Perancangan Konseptual

Perubahan basis data konseptual pada prototype kedua yaitu adanya


pengurangan entitas fasilitas dan FAQ. Perancangan konseptual pada prototype
kedua dapat dilihat pada Gambar 13.

29

Gambar 13 Perancangan Konseptual Prototype Kedua


a.2

Perancangan Logis

Perancangan logis mengalami perubahan seperti pada perancangan


konseptual. Pada perancangan logis ditampilkan atribut dari masing-masing
entitas beserta relasinya. Perancangan logis dapat dilihat pada Gambar 14.

Gambar 14 Perancangan Logis Prototype Kedua

30
a.3

Perancangan Fisik

Perancangan fisik pada prototype kedua tidak terjadi perubahan, hanya


terjadi pengurangan tabel fasilitas dan tabel faq. Sehingga pada perancangan fisik
prototype kedua jumlah tabel menjadi 9 tabel.

4.2.4 Pembentukan Prototype


Setelah membuat pemodelan, maka selanjutnya akan dibentuk prototype
kedua Webste Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka. Pada tahap ini
pengimplementasian masih menggunakan HTML dan CSS untuk impelmentasi
desain website, MySQL sebagai sistem manajemen basis data (SMBD), serta PHP
dan Javascript sebagai bahasa pemrogramannya.

Implementasi Basis Data

Implementasi basis data pada prototype kedua mengalami pengurangan


tabel fasilitas dan tabel FAQ. Setelah mengalami pengurangan, terdapat 9 tabel
pada basis data library. Berikut tabel yang terdapa pada basis data library:
Tabel users
Tabel tbl_buku
Tabel tbl_kategori
Tabel tbl_berita
Tabel tbl_info
Tabel counter
Tabel survey
Tabel survey_polling
Tabel komentar
b

Implementasi Masukan

Implementasi masukan pada prototype kedua dibuat berdasarkan hasil dari


perancangan masukan. Deskripsi implementasi masukan pada prototype kedua
dapat dilihat pada Tabel 22.
Tabel 22 Deskripsi Implementasi Masukan Prototype Kedua
Deskripsi
No Implementasi Masukan
1 Form Login
Admin dapat melakukan verifikasi login
dengan mengisi username dan password.
2 Form Tambah Berita
Admin dapat menambahkan berita baru.
3 Form Ubah Berita
Admin dapat mengubah berita.
4 Form Tambah Buku
Admin dapat menambah buku.
5 Form Ubah Buku
Admin dapat mengubah buku.
`6 Form Ubah Info
Admin dapat mengubah info.

31
c

Implementasi Keluaran

Pada tahapan ini data yang telah dikelola oleh sistem dapat ditampilkan
sesuai dengan pemasukan data. Implementasi keluaran pada prototype kedua
dapat dilihat pada Tabel 23.
No
1
2
3

Tabel 23 Deskripsi Implementasi Keluaran Prototype Kedua


Implementasi
Deskripsi
Keluaran
Data Berita
Info keluaran berita ditampilkan sesuai dengan
pemasukan data oleh admin.
Data Buku
Info keluaran buku ditampilkan sesuai dengan
pemasukkan data oleh admin.
Data Info
Info info berita ditampilkan sesuai dengan
pemasukan data oleh admin.

Implementasi Antarmuka Website Perpustakaan Pusat Studi


Biofarmaka IPB

Pada implementasi antarmuka perubahan hanya terdapat pada bagian panel


navigasi menu saja. Perubahan terjadi dengan adanya pengurangan navigasi menu
fasilitas dan menu FAQ. Implementasi antarmuka pada halaman admin dapat
dilihat pada Gambar 15. Sedangkan implementasi antarmuka halaman pengguna
umum dapat dilihat pada Gambar 16.

Gambar 15 Implementasi Antarmuka Halaman Admin Prototype Kedua

32

Gambar 16 Implementasi Antarmuka Pengguna Umum Prototype Kedua

4.2.5 Pengiriman & Umpan Balik


Tahap ini merupakan tahapan terakhir dari prototype kedua pembuatan
Website Perpustakaan Pusat Studi Biofarmaka IPB. Prototype yang telah dibuat
diserahkan kepada pembimbing lapang untuk dilakukan pengujian dan evaluasi.

Pengujian Prototype Kedua

Setelah pembentukan prototype kedua selesai, dilakukan kembali pengujian


terhadap sistem agar pelanggan dapat mengevaluasi kembali jika terjadi
ketidaksesuaian kebutuhan. Prototype kedua masih menggunakan pengujian
dengan black-box. Tabel pengujian prototype kedua dapat dilihat pada Tabel 24.

Pengujian
Login

Tabel 24 Pengujian Prototype Kedua


Hasil yang di
Skenario
harapkan
Username atau
Muncul pesan

Hasil Uji
Berhasil

33

Tambah data
Buku

Ubah data
Buku

Password
dikosongkan atau
diisi salah satu.
Username diisi
dengan nilai yang
salah (atau
sebaliknya).
Username dan
Password diisi
benar.
Tidak memilih
kategori buku.
Judul buku tidak
diisi.
Semua inputan
diisi.
Kategori buku tidak
dipilih.
Pengubahan satu
per satu pada judul,
kategori, edisi,
pengarang,
edisi/tahun,
penerbit dan stock.
Tidak melakukan
perubahan.

required pada form


inputan.
Berhasil
Muncul pesan error.
Berhasil

Muncul pesan error.

Berhasil

Muncul pesan error.


Muncul alert data
berhasil
ditambahkan.
Muncul pesan error.

Berhasil
Berhasil

Berhasil

Muncul alert
pengubahan berhasil.

Berhasil

Muncul alert
pengubahan berhasil.

Berhasil

Evaluasi Prototype Kedua

Setelah dilakukan pengujian dan evaluasi kembali pada prototype kedua.


Kebutuhan pelanggan (pembimbing lapang) sudah terpenuhi dan sesuai dengan
kebutuhan. Sehingga sistem yang dibuat hanya sampai pada prototype kedua.

SIMPULAN DAN SARAN


5.1

Simpulan

Pembuatan Website Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB bertujuan


untuk mengakses data buku dalam bentuk pencarian pada website. Website
Perpustakaan ini dapat melakukan beberapa fungsi sebagai berikut:
1
Melakukan pencarian data artikel, data buku, data buku IPB, data buletin,
data jurnal, data majalah, data makalah, data naskah, data prosiding, dan
data seminar.

34
2

Dapat menyediakan fasilitas manipulasi data (tambah, ubah, hapus) kepada


administrator.

5.2

Saran

Website Perpustakaan di Pusat Studi Biofarmaka IPB masih membutuhkan


pengembangan lebih lanjut. Saran-saran yang diperlukan untuk pengembangan
dan perbaikan website perpustakaan ini meliputi perbaikan pada pencarian data
pada halaman admin dan halaman pengguna umum, serta diharapkan dapat
membuat layanan sirkulasi secara online.

DAFTAR PUSTAKA
McLeod Jr. R, GP Schell. 2007. Sistem Informasi Manajemen Edisi kesembilan.
Yuliyanto Heri, penerjemah : Jakarta Indexs. Terjemahan dari :
Management information system, ninth edition. Pearson Prentice Hall, Inc.
Pressman RS. 2012. Rekayasa Perangkat Lunak Pendekatan Praktisi Edisi 7.
Yogyakarta: Andi.
Saputra A, Subagjo RT, Saluky. 2012. Membangun Apliakasi E-Library untuk
Panduan Skripsi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Sutabri T. 2012. Analisis Sistem Informasi. Jakarta: Andi.
Wismakarma K. 2011. Teknik Cepat Menguasai CSS3. Bekasi: Lokomedia.
Yasin V. 2012. Rekayasa Perangkat Lunak berorientasi Objek. Jakarta: Mitra
Wacana Media

LAMPIRAN

36

Lampiran 1 Form Tambah Berita

Lampiran 2 Form Ubah Berita

37

Lampiran 3 Form Tambah Buku

Lampiran 4 Form Ubah Buku

38

Lampiran 5 Form Tambah Fasilitas

Lampiran 6 Form Ubah Fasilitas

39

Lampiran 7 Form Tambah FAQ

Lampiran 8 Form Ubah FAQ

40

Lampiran 9 Form Ubah Info

Lampiran 10 Form Isi Komentar

41

Lampiran 11 Form isi Polling

Lampiran 12 Implementasi Tabel users

Lampiran 13 Implementasi Tabel tbl_buku

Lampiran 14 Implementasi Tabel tbl_kategori

42

Lampiran 15 Implemen
ntasi Tabel tbl_berita

Lampiran 16 Implementasi Tabel tbl_info

Lampiran 17 Implementasi Tabel fasilitas


f

Lampiran 18 Implementasi Tabel faq

Lampiran 19 Implementasi Tabel counter

Lampiran 20 Implementasi Tabel survey

Lampiran 21 Implementasi Tabel survey_polling

43

Lampiran 22 Implementasi Tabel komentar

Lampiran 23 Implementasi Masukan Tambah Berita

Lampiran 24 Implementasi Masukan Ubah Berita

44

Lampiran 25 Implementasi Masukan Tambah Buku

Lampiran 26 Implementasi Masukan Ubah Buku

45

Lampiran 27 Implementasi Masukan Tambah Fasilitas

Lampiran 28 Implementasi Masukan Ubah Fasilitas

46

Lampiran 29 Implementasi Masukan Tambah FAQ

Lampiran 30 Implementasi Masukan Ubah FAQ

47

Lampiran 31 Implementasi Masukan Ubah Info

Lampiran 32 Implementasi Keluaran Data Berita

48

Lampiran 33 Implementasi Keluaran Data Buku

Lampiran 34 Implementasi Keluaran Data Fasilitas


Fasi

49

Lampiran 35 Implementasi Keluaran Data FAQ

Lampiran 36 Implementasi Keluaran Data Info

50

Lampiran 37 Digram Konteks Prototype Kedua

RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Cianjur pada tanggal 22 Desember
1991, penulis merupakan anak pertama dari 3 bersaudara dari
pasangan Bapak Sudadi dan Ibu Eti Yuliati.
Penulis menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah
Atas di SMAN 1 Cilaku, lulus pada tahun 2010. Pada tahun
yang sama penulis diterima sebagai mahasiswa Program
Diploma Institut Pertanian Bogor melalui jalur Reguler pada
jurusan Teknik Komputer.