Anda di halaman 1dari 10

Instrument Pada CO2 Stripper

1. Differential Pressure Tranmitter


DP transmitter adalah salah satu jenis peralatan instrument yang paling banyak digunakan
sebagai alat ukur dalam industri, karena transmitter model ini bisa difungsikan dalam banyak
aplikasi seperti untuk mengukur tekanan positip, untuk mengukur tekanan vakum, untuk
mengukur perbedaan tekanan, untuk mengukur ketinggian permukaan isi tangki (Level) dan
untuk pengukuran laju alir (Flow).
Sesuai dengan namanya, prinsif kerja differential pressure transmitter (transmitter
perbedaan tekanan) yaitu mengukur tekanan pada dua titik, membandingkan besarnya kedua
tekanan tersebut lalu menghasilkan output, teknik pengukuran yang banyak digunakan
differential pressure transmitter adalah technology strain gauge, kapasitansi dan vibrating
wire atau mechanical resonansi. Output dari sensor secara elektronik dikonversi ke sinyal
standar 4-20 mA untuk kemudian dikirimkan ke perangkat monitor atau alat kontrol yang
terletak di lokasi aman seperti di ruang kontrol ( control room). Lihat gambar dibawah ini
menunjukkan interkoneksi dari differential pressure transmitter ke peranti monitor di ruang
control, gambar hubungan signal seperti inilah yang disebut Instrument Loop Drawing atau
disingkat ILD.

Differential pressure transmitter secara umum terbagi atas dua bagian yaitu bagian sensor
atau diapraghma dan bagian elektronik yaitu bagian yang memproses signal dan
mengeluarkan output. Bagian sensor adalah bagian yang kontak langsung dengan proses yang
di ukur, koneksi antara transmitter dengan proses yang diukur kebanyakan menggunakan
tubing yaitu pipa dengan ukuran tertentu yang dapat di bengkokkan sesuai dengan kebutuhan.
Selain dengan menggunakan tubing ada juga differential pressure transmitter yang desainnya
menggunakan pipa kapiler dan diaprahma pada ujungnya, pipa kapiler ini sudah dipasang
dari pabriknya dan diisi dengan cairan tertentu agar tekanan bisa sampai ke sensor, cairan
yang dipakai untuk mengisi pipa kapiler biasanya silikon, glycol, atau glycerine. Karena

pengisian cairan kedalam pipa kapiler itu dilakukan dipabrik berdasarkan perhitungan teknis,
maka antara transmitter dan pipa kapiler tidak bisa dipisahkan, demikian pula kebocoran
yang mungkin terjadi pada diapragma harus dihindari, kalau tidak maka transmitter tidak
akan

bisa

digunakan.

Gambar dibawah ini memperlihatkan contoh transmitter yang menggunakan pipa kapiler (B)
dengan transmitter yang harus dipasang dengan menggunakan tubing (A).

Bagian sensor selalu memiliki dua sisi yang berlawanan yang disebut sisi tekanan tinggi
yang ditandai dengan label H ( High) dan sisi tekanan rendah yang dtandai dengan label L
( Low), dalam pemakaiannya tidak berarti sisi H harus dihubungkan ke bagian proses yang
memiliki tekanan tinggi, demikian pula kedua nya tidak berarti harus disambungkan ke
bagian proses, tetapi bisa saja salah satu sisinya dibiarkan terbuka ke atmosphere.
Level Transmitter Type DP (Differential Pressure)
Level merupakan suatu besaran yang sangat penting di oil refinery. Perhitungan level
dilakukan pada colom-colom proses dan pada tangki. Metode pengukuran level juga
bervariasi, seperti differential pressure, displacement, capacitance,ultrasonic, radar, radiation.
Untuk pengukuran colom proses biasanya digunakan metode differential pressure dan
displacement. Differential pressure digunakan untuk pengukuran actual yang dikirim ke
control room serta displacement digunakan untuk pengukuran dilapangan sebagai
pembanding dari pengukuran yang lain.
Alat ukur ini memanfaatkan Prinsip kerjanya pendeteksian perbedaan tekanan medium
dalam tank dimana perbedaan tekanan tersebut dipengaruhi oleh ketinggian tangki dan

spesifik

gravity

suatu

medium

yang

diukur

dalam

tanki dengan

metode

cell

membran/diafragma dengan memanfaatkan sensor kapasitif. Cell membran terdiri atas sensor
keramik dengan subtrat dan 2 diafragma Diafragma secaralangsung mengukur pressure
produk/liquid/yang atau dihubungkan secara kapiler. oli silicon, oli mineral, diisikan kedalam
subrat. Pressure luar ke difragma menyebabkan kapasitansi antara diafragma dan subtart
berubah. Nilai perubahan antara hasil tekanan di diafragma1 dan 2 menyebabkan perubahan
jarak antara 2 plat kapasitor dalam sensor kapasitor dan menyebabkan perubahan nilai
kapasitansi pada alat tersebutdan menghasilkan nilai tertentu yang dikonversi oleh transmitter
menjadi sinyal pengukuran 4~20mA
Ada satu lagi sistem level transmitter yang cocok untuk digunakan pada bejana yang berisi
fluida compressible seperti uap air misalnya. Pada sistem ini sisi high pressure
transmitter diisi dengan air sesuai dengan gambar di bawah ini. Tekanan yang terbaca
pada high pressure transmitter akan dijaga konstan dengan jalan menjaga ketinggian air pada
kolom transmitter di nilai tertentu. Jika terjadi penurunan ketinggian air pada bejana, nilai
tekanan pada low pressure transmitter akan turun, yang menyebabkan pembacaan DP
transmitter menurun. Nilai inilah yang menunjukkan pada sistem kontrol bahwa level air di
dalam bejana turun.

Flow Transmitter DP type

Fungsi lain daripada differential pressure transmitter adalah sebagai peranti untuk
pengukuran laju alir (Flow) ,untuk keperluan pengukuran laju alir ini dibutuhkan peranti lain
yang gunanya untuk menciptakan adanya perbedaan tekanan pada pipa yang akan diukur,
jenis alat yang dapat menimbulkan perbedaan tekanan ini disebut sensor adapun jenisnya
yaitu berupa plat orifice, pipa pitot,dan pipa ventury , konversi dari besaran tekanan ke
besaran

flow

yaitu

dengan

memenuhi

formula

berikut

F=

C adalah konstata tetap hasil perhitungan ketika sensor dibikin.di pabriknya. C adalah hasil
perbandingan antara besanya perbedaan tekanan maksimum versus besarnya flow maksimum
yang dapat terukur oleh sensor, hasil kali konstanta C dengan perbedaan tekanan yang diukur
oleh transmitter kemudian diinterpretasikan sebagai Flow, Berikut ini adalah contoh
pemasangan differential pressure transmitter untuk pengukuran Flow.

Pengukuran tekanan diferensial sebagian besar digunakan dalam aplikasi domestik dan
industri. Hal ini sering dasar pengukuran lain seperti aliran, tingkat, kepadatan, viskositas dan
bahkan suhu.
Pengukuran tingkat DP Flow adalah salah satu aplikasi yang paling umum untuk
pemancar tekanan diferensial. Dengan mengukur perbedaan tekanan fluida sementara cairan
mengalir melalui pipa adalah mungkin untuk menghitung laju aliran.
meter aliran tekanan diferensial memiliki primer dan elemen sekunder. Secara umum, unsur
utama dirancang untuk menghasilkan perbedaan tekanan sebagai aliran meningkat. Ada
berbagai jenis unsur utama, yang paling umum adalah pelat orifice, venturi, aliran nosel dan
pitot tube.

Unsur sekunder dari flow meter adalah pemancar tekanan diferensial. Hal ini dirancang
untuk mengukur tekanan diferensial yang dihasilkan oleh elemen utama seakurat mungkin.
Secara khusus adalah penting bahwa pengukuran tekanan diferensial tidak terpengaruh oleh
perubahan tekanan fluida, suhu atau properti lainnya seperti suhu lingkungan.
Sebuah dp transmitter yang baik akan memastikan bahwa tekanan diferensial diukur
secara akurat independen dari parameter perubahan lainnya dan terpercaya akan mengirimkan
sinyal untuk mewakili tekanan diferensial. Dalam kasus pemancar aliran dp sinyal output
juga dapat mencakup ekstraksi akar kuadrat. Meskipun umum hari ini untuk fungsi ini harus
dilakukan kami di komputer aliran sistem Dc.
Sinyal output dari dan industri pemancar DP cenderung 4-20mA, tetapi juga dapat
mencakup komunikasi digital seperti HART, Profibusm Fieldbus, Modbus 485 RTU atau
salah satu dari banyak protokol komunikasi lainnya. Tujuannya menjadi untuk memberikan
sinyal listrik untuk transmisi ke instrumen remote control proses.

Pemancar tekanan diferensial industri terbuat dari dua housings Tekanan elemen
penginderaan ditempatkan di bagian bawah, dan elektronik yang bertempat di bagian atas. Ini
akan memiliki dua port tekanan ditandai sebagai "Tinggi" dan "Low". Hal ini tidak wajib
bahwa port tinggi akan selalu pada tekanan tinggi dan pelabuhan rendah selalu pada tekanan
rendah. pelabelan ini memiliki hubungannya dengan efek dari port pada sinyal output. Titik
ini diperjelas pada

2) Elektronik Satuan: Sinyal listrik yang dihasilkan di ruang bawah oleh sensor adalah di
kisaran mili-volt saja.
Sinyal ini harus diperkuat untuk 0-5V atau 0-10V rentang atau akan dikonversi ke 4-20mA
untuk penularan ke instrumen terpencil. perumahan atas ini adalah bagian Transmitter dari
DP Transmitter yang merumahkan Unit Elektronik. Lihat Gambar-7 untuk klarifikasi lebih
lanjut.
3) 2-Wire Transmitter 4-20mA sekarang:
Sebuah DC arus keluaran yang dihasilkan yang berbanding lurus dengan berbagai tekanan
dari Transmitter Differential Pressure. Kisaran yang lebih rendah adalah 4mA, dan kisaran
atas adalah 20mA. arus keluaran dikontrol ini tidak terpengaruh oleh fluktuasi beban variasi
impedansi dan tegangan suplai. Output 4-20mA ini ditumpangkan dengan komunikasi digital
dari protokol HART FSK

Control Valve Masonelian Camplex Rotary Type


Control Valve type rotary terbagi atas dua macam yaitu
1. Butterfly
2. ball

FV1017 merupakn control valve berbentuk cakram yang berputar di jalur aliran untuk
mengatur laju airan. Porosnya ini berpusat pada sumbu pipa. Piringan cakram menarik bagian
yang sempit pada pipa saluran. Lubang ini meminimalkan keausan dan mengurangi gesekan.
Pengendalian katup pada posisi tertutup bisa menyulitkan aliran karena diperlukan torsi untuk
keluaran untuk menarik keluar dari dudukannya

Pada contro valve ini terdapat piston yang berfungsi sebagai actuator. Aktuator memberikan
kekuatan pendorong yang mengontrol posisi katup. Sehingga dapat melakukan hal-hal
berikut
1. Menahan posisi ketika melawan kekuatan aliran air tersebut.
2. Dapat menutup aliran dengan menggunakan kekuatan yang cukup.
3. Mengoprasikan gerakan pada kecepatan yang diinginkan
Selain itu ditambahkan positioner pada control valve. Positioner digunakan untuk informasi
pada posisi umpan balik dan memastikan bahwa katup berada dalam posisi yang benar.
Kinerja positioner tergantung pada keakuratan umpan balik posisi dan keterkaitan
penggunaan. Untuk aplikasi control kritis, keterkaitan perlu lebih akurat dan kuat. Kontrol
tekanan umumnya 3 sampai 15 psi, tapi positioner dapat beroprasi sampai dengan 100 psi
yang memberikan kekuatan yang lebih besar.

CO2 stripper

Tujuan dari Main CO2 removal adalah untuk menyerap CO2 yang terbentuk dari primary dan
secondary reformer serta hasil konversi di shift converter. CO2 merupakan produk samping (side
product) dari pabrik ammonia dan digunakan sebagai bahan baku pabrik urea. Kemurnian produk
CO2 pada seksi ini adalah 99,9 %vol. Unit ini merupakan unit kedua dari proses activated MDEA
(Methyl Diethanol Amine) pada PT. Pupuk Iskandar Muda. Peralatan utama main CO2 removal
terdiri dari CO2 absorber (61-101-E) dan CO2 Stripper (61-102-E).
Gas umpan dialirkan ke absorber dan dikontakkan langsung dengan larutan activated MDEA
(Methyl Diethanol Amine) dengan konsentrasi 40 % (wt). Gas dengan temperatur 70 oC masuk
ke absorber melalui inlet sparger dan mengalir ke atas melalui packed bed. Larutan lean dari atas
tower mengalir ke bawah melalui packed bed dan terjadi kontak antara gas dengan lean solution
sehingga CO2 dapat terserap ke larutan. Gas sintesa yang bebas dari CO 2 keluar dari bagian atas
tower dengan temperatur 48 oC masuk ke bagian unit synthesa loop dengan komposisi CO2 yang
terikut adalah 0,1 %vol.CO2 dalam aliran gas di serap secara proses fisis dan kimia. Larutan
aMDEA kemudian diregenerasi pada tekanan rendah dan temperatur tinggi di stripper.
Larutan aMDEA yang kaya akan CO2 masuk ke striper untuk melucuti gas CO2
yang terikut bersama aMDEA. CO2 yang telah terlucuti mengalir ke atas
melalui bagian direct contact cooler yang dilengkapi tray untuk didinginkan

menggunakan air yang disirkulasikan dari pompa, sehingga temperatur CO 2


di bagian atas stripper menjadi 40oC. Fungsi tray di direct contact cooler
adalah untuk memperluas area kontak antara dua fluida sehingga didapatkan
hasil yang optimum. Larutan aMDEA keluar dari bagian bawah striper dan
akan dikembalikan ke absorber untuk digunakan kembali sebagai absorben.

1 - Sebagai pelarut kaya mengalir turun stripper itu, H2S diserap dan CO2 dilepaskan dari
MDEA melalui kontak berlawanan dengan stripping uap naik ke atas. Sebagian besar penari
telanjang menggunakan nampan daripada kemasan untuk menghubungi pelarut dengan uap.
2 - The steam stripping dihasilkan dalam reboiler, umumnya dengan menggunakan media 1 Sebagai pelarut kaya mengalir turun stripper itu, H2S diserap dan CO2 dilepaskan dari
MDEA melalui kontak berlawanan dengan stripping uap naik ke atas. Sebagian besar penari
telanjang menggunakan nampan daripada kemasan untuk menghubungi pelarut dengan uap.
2 - The steam stripping dihasilkan dalam reboiler, umumnya dengan menggunakan media uap
tekanan atau memanaskan minyak sebagai masukan panas.
3 - The uap pengupasan memasok panas reaksi untuk membalikkan reaksi (6) dan (7), dan
membawa H2S dan CO2 overhead ke kondensor dimana uap terkondensasi sebagai sungai
didinginkan untuk 100-120 F. Air dan / atau pendingin udara dapat digunakan dalam
layanan ini.

4 - Air kental dihapus oleh drum refluks dan kembali ke menara sebagai refluks oleh pompa
refluks. H2S dan CO2, bersama dengan sejumlah kecil air terkondensasi, keluar drum dan
mendaur ulang kembali ke pabrik belerang untuk menjadi bagian dari feed gas asam.
5 - Pelarut regenerasi dari bagian bawah stripper dipompa kembali ke bagian pengontakan.
Proses Claus Modifikasi dengan gas buang Cleanup digunakan ketika recovery sulfur yang
sangat tinggi diperlukan, seperti untuk tanaman belerang di kilang minyak dalam peraturan
AS US EPA biasanya memerlukan bahwa limbah incinerated dari tanaman kilang belerang
berisi tidak lebih dari 250 PPM SO2 di oksigen bebas, basis kering. Hal ini biasanya
berkaitan dengan pemulihan sulfur keseluruhan 99,8-99,9%. Jika perlu, pemulihan masih
lebih tinggi yang mungkin menggunakan formulasi pelarut khusus dan fitur desain lainnya,
sehingga limbah TGCU mengandung sesedikit 10 PPM belerang. Jika pemulihan lebih
rendah diperbolehkan oleh peraturan, namun, B Proses Adsorpsi Dingin adalah biaya-efektif
pilihan yang lebih untuk rentang menengah 97,5-99,5% sulfur sembuh