Anda di halaman 1dari 11

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK

LIFE REVIEW PADA LANSIA


Untuk memenuhi tugas mata kuliah Keperawatan Gerontik
Dosen pengampu : Ani Kuswati, S.Kep., Ns., M.H.

Disusun Oleh :
1. Alif Rizqi Saputra ( P1337420214065 )

2. Arina Khoirum Milatina ( P1337420214062 )

3. Dwi Heni Cahyaningsih ( P1337420214030 )

4. Dini Indah R ( P1337420214098 )

5. Eka Puji Lestari ( P1337420214027 )

6. Lizzatul Munajah A ( P1337420214080 )

7. Nur Elisa ( P1337420214012 )

8. Unik Nurocmah ( P1337420214115 )

KELOMPOK 2
KELAS : IIIC

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN PURWOKERTO
2016

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Terapi life review adalah suatu terapi yang dilakukan pada lansia
yang menekankan pada masa lalu lansia. Terapi ini memiliki dampak
positif pada lansia. Terapi life review dapat mengurangi tanda-
tanda terjadinya depresi, meningkatkan harga diri dan
meningkatkan kualitas hidup seorang lansia. Oleh karena
itu, kelompok kami akan melakukan terapi aktivitas
kelompok life review pada kelompok lansia di kelurahan
Mersi RT 03/05, diharapkan dengan terapi ini dapat
meningkatkan harga diri pada lansia dan akan berdampak
pada interaksi yang maksimal dan komunikasi yang efektif
antar sesama lansia di kelurahan Mersi RT 03/05.
B. Topik
Terapi aktivitas kelompok life review.
C. Tujuan
1. Umum
Tujuan dari terapi aktivitas kelompok ini adalah untuk
meningkatkan harga diri klien dan menambah rasa
keakraban antar klien.
2. Khusus
a. Klien mampu meningkatkan komunikasi dengan
sesama klien
b. Klien dapat saling tolong-menolong dalam kegiatan
sehari-hari
c. Klien dapat menghabiskan waktu bersama-sama.
D. Karakteristik Pasien
1. Lansia yang berusia 60 sampai 65 tahun
2. Lansia yang berada di kelurahan Mersi RT 03/05, Purwokerto Timur
3. Kemungkinan dilakukan terapi aktivitas kelompok pada lansia tersebut.
E. Metode TAK
1. Dinamika kelompok
2. Diskusi dan tanya jawab

F. Alat
1. Botol
2. Kertas manila berisi pertanyaan
3. Dadu
G. Setting
1. Ruangan nyaman dan tenang
2. Dibentuk menjadi 1 kelompok yang berjumlah 4 orang
3. Terapis dan klien duduk bersama dalam lingkaran.

Denah TAK

Simbol Keterangan

Leader

Observer

Peserta TAK

Fasilitator

H. Pengorganisasian
1. Susunan organisasi
a. Leader : Arina Khoirum Milatina
b. Fasilitator 1 : Lizatul Munajah
c. Fasilitator 2 : Nur Elisa
d. Observer : Unik Nurocmah
2. Tugas
a. Leader
Tugas :
1) Memimpin jalannya terapi aktivitas kelompok
2) Merencanakan, mengontrol, dan mengatur jalannya terapi
b. Fasilitator
Tugas :
1) Ikut serta dalam kegiatan kelompok
2) Memberikan stimulus dan motivator pada anggota kelompok
untuk aktif mengikuti jalannya terapi.
c. Observer
Tugas :
1) Mencatat serta mengamati respon klien (dicatat pada format yang
tersedia)
2) Mengawasi jalannya aktivitas kelompok dari mulai persiapan,
proses, hingga penutupan.
I. Langkah Kegiatan
1. Pra Orientasi
a. Persiapan alat : Botol, kertas manila berisi pertanyaan dan
dadu
b. Persiapan klien : Memilih klien sesuai kriteria, klien
diberitahu untuk mengikuti kegiatan TAK
pada hari dan jam yang sudah ditentukan.
c. Persiapan tempat : Sediakan 1 ruangan yang tenang dan
nyaman. Posisi duduk membentuk
lingkaran di lantai.
2. Orientasi
a. Salam
Salam dari terapis kepada klien.
b. Evaluasi atau Validasi
Menanyakan perasan klien saat ini.
c. Kontrak
1) Waktu : 30 menit
2) Tempat : Aula Prodi DIII Keperawatan Purwokerto
3) Topik : Terapi aktivitas kelompok life review.
d. Tujuan aktivitas
Tujuan dari terapi aktivitas kelompok ini adalah
untuk meningkatkan harga diri klien dan menambah
rasa keakraban antar klien.
e. Aturan main :
1) Setiap peserta harus mengikuti permainan dari awal sampai
dengan akhir
2) Bila ingin ke kamar kecil harus seizin pemimpin TAK.
3. Kerja
a. Terapis meminta masing-masing klien memperkenalkan diri secara
berurutan searah jarum jam dimulai dari terapis, meliputi
menyebutkan : nama lengkap dan nama panggilan.
b. Terapis menjelaskan langkah berikutnya yaitu :
Botol akan diputar, lalu klien yang tertunjuk ujung botol akan
diberi kesempatan untuk mengocok dadu. Nomor dadu yang keluar
merupakan nomor pertanyaan pada kertas manila yang akan
diajukan pada klien.
c. Ulangi langkah (b) sampai semua klien mendapatkan giliran.
d. Terapis memberikan pujian untuk setiap keberhasilan klien dengan
mengajak klien lain bertepuk tangan.
4. Terminasi
a. Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK
b. Terapis memberikan pujian atas keberhasilan kelompok
c. Terapis memberikan kesempatan kepada klien untuk bertanya
apabila belum mengerti.
J. Penutup
1. Penyampaian hasil observasi kegiatan terapi aktivitas kelompok life
review oleh observer
2. Salam penutup.
LEMBAR OBSERVASI TIM
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK LIFE REVIEW

Rentan Kegiatan
No Kegiatan
Ya Tidak
1. Kegiatan terapi aktivitas kelompok dimulai tepat
waktu
2. Leader membuka kegiatan terapi aktivitas
kelompok
3. Leader memberikan salam pembuka
4. Leader memperkenalkan diri dan rekan-rekannya
5. Leader menjelaskan tujuan, prosedur, dan aturan
kegiatan
6. Leader melakukan kontrak waktu
7. Leader memimpin kegiatan terapi aktivitas
kelompok dengan baik
8. Fasilitator memberikan informasi kepada peserta
agar lebih aktif dalam kegiatan
9. Fasilitator sebagai role play pada kegiatan terapi
aktivitas kelompok
10. Tim memberikan apresiasi atau pujian pada peserta
11. Kegiatan yang dilakukan tidak menyimpang dari
kegiatan terapi aktivitas kelompok
LEMBAR OBSERVASI PESERTA
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK LIFE REVIEW

Keaktifan
Menyebutkan Menjawab
peserta dalam
Kooperatif identitas pertanyaan Keterangan
No Nama Peserta mengikuti
dengan benar dengan baik
kegiatan
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
1. Ny.D

2. Ny.E

3. Tn.A

4. Ny.D

SKENARIO TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK LIFE REVIEW

A. Fase Orientasi
Leader : Assalamualaikum wr.wb. Selamat pagi mbah-mbah?
Klien : Pagi.....
Leader : Bagaimana perasaan mbah-mbah hari ini?
Klien : Baik mba....(sambil menganggukkan kepala).
Leader : Perkenalkan mbah-mbah, kami mahasiswa dari Prodi DIII
Keperawatan Purwokerto. Saya Arina Khoirum Milatina,
saya bertugas memimpin jalannya kegiatan terapi aktifitas
kelompok ini. Disini saya ditemani oleh teman-teman
saya. Silahkan teman-teman untuk memperkenalkan diri.
Fasilitator 1 : Perkenalkan nama saya Lizatul Munajah, saya disini
sebagai fasilitator 1 yang bertugas membantu mbah-mbah
dalam kegiatan ini. Selanjutnya sebelah saya silahkan.
Fasilitator 2 : Perkenalkan nama saya Nur Elisa, saya disini sebagai
fasilitator 2. Tugas saya sama seperti mba Liza yaitu untuk
membantu mbah-mbah dalam kegiatan ini.
Observer : Perkenalkan mbah, nama saya Unik Nurocmah, saya
sebagai observer yang akan mengamati jalannya kegiatan
ini dan nantinya akan memberikan kesimpulan mengenai
kegiatan ini.
Leader : Nah disini kita semua berkumpul untuk melakukan
kegiatan terapi aktivitas kelompok life review. Kegiatan
ini adalah kegiatan untuk mengenang masa lalu mbah-
mbah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan harga diri
dan menambah rasa keakraban dengan orang lain
disekitar kita, ya mbah. Nah, pertama-tama nanti mbah-
mbah memperkenalkan diri terlebih dahulu dengan
menyebutkan nama. Setelah itu mbah-mbah akan
diberikan papan nama seperti yang kita pakai ini ya mbah,
agar kita lebih mudah dalam mengingat nama orang-orang
yang ada disini ya mbah. Selanjutnya, ini ada botol ya
mbah. Kemudian botol ini akan ditaruh ditengah-tengah
lalu nanti akan diputar, setelah botolnya berhenti berputar
orang yang tertunjuk ujung botol akan diberi kesempatan
untuk mengocok dadu. Lalu nomor dadu yang keluar
merupakan nomor pertanyaan yang terdapat pada belakang
kertas manila. Selanjutnya pertanyaan yang telah terpilih
akan dibacakan lalu mbah-mbah dipersilahkan untuk
menjawabnya. Bagaimana, apa mbah-mbah sudah
mengerti?
Klien : Iya mengerti...
Leader : Setelah itu, permainan akan diulangi lagi dari awal seperti
tadi sampai semua mendapatkan giliran. Setiap orang akan
mendapatkan giliran dua pertanyaan. Ada satu hal lagi,
jumlah pertanyaannya kan ada delapan tapi nomer
dadunya hanya sampai enam, jadi nanti jika tinggal tersisa
pertanyaan nomer tujuh dan delapan, mbah akan
mengocok dadu seperti biasa, jika yang keluar angka
ganjil, maka mbah mendapat nomer 7, sedangkan bila
yang keluar angka genap, maka mbah mendapatkan
pertanyaan nomer 8. Apakah mbah-mbah sudah mengerti?
Klien : Belum mengerti mba...
Leader : Baiklah kalau mbah-mbah belum mengerti, mba Liza dan
mba Elis akan mencontohkannya. Silahkan mba Liza dan
mba Elis.
Fasilitator memperagakan cara bermain.
Leader : Nah mbah, kan sudah dicontohkan oleh mba Liza dan mba
Elis, apa mbah-mbah sudah mengerti?
Klien : Sudah mengerti mba..
Leader : Sebelum kita mulai, apakah ada yang ingin ditanyakan?
Klien : Tidak ada..
Leader : Baik kalu tidak ada, dalam kegiatan ini ada dua peraturan
ya mbah, yang pertama mbah diharapkan mengikuti
kegiatan dari awal sampai dengan akhir dan yang kedua
bila mbah ingin ke kamar kecil harus seizin pemimpin
kegiatan yaitu saya ya mbah. Untuk waktunya nanti
sekitar 30 menit. Apakah mbah-mbah sudah siap?
Klien : Siaaaap.....

B. Fase Kerja
Leader : Nah, kalau sudah siap, mari kita langsung saja mulai
permainannya. Sebelumnya, seperti yang sudah saya
jelaskan tadi, sekarang mbah memperkenalkan diri
masing-masing terlebih dahulu. Setelah itu, mbah-mbah
akan diberikan papan nama. Silahkan dimulai dari
sebelah kanan saya terlebih dahulu.
Klien memperkenalkan diri masing-masing
Leader : Disini sudah saya sediakan papan nama seperti yang saya
dan teman-teman pakai. Sudah ditulis dengan nama
mbah-mbah, silahkan untuk dipakai ya mbah. Tujuannya
untuk memudahkan dalam mengenal orang-orang disini.
Tapi sebelumnya apakah mbah-mbah ada yang mau izin
ke kamar mandi terlebih dahulu?
Klien : Tidakk..
Leader : Baiklah, mari kita mulai permainannya. Seperti yang
sudah saya jelaskan tadi botol akan terlebih dahulu
diputar. Saya putar ya botolnya.
Botol berputar.
Leader : Ya ujung botolnya menghadap mbah.......ya. Sekarang
silahkan mbah untuk melempar dadu.
Dadu dilempar.
Leader : Ya yang keluar adalah nomor.. sekarang saya akan
mengambil kertas pertanyaan nomor ...
Leader membacakan pertanyaan. Kemudian klien menjawab
pertanyaan yang dibacakan leader.
Leader : Bagus sekali mbah....beri tepuk tangan untuk mbah...
Permainan ini diulang sampai semua peserta mendapatkan giliran
masing-masing dua pertanyaan.
C. Fase terminasi
Evaluasi
Leader : Nah, semua sudah dapat pertanyaan dan sudah
menjawabnyakan?
Klien : Sudah...
Leader : Sekarang bagaimana perasaan mbah-mbah
setelah mengikuti terapi aktivitas kelompok life review
tadi?
Semua klien mengutarakan perasaannnya
Leader : Coba sebutkan kegiatan apa saja yang kita lakukan untuk
pertemuan hari ini?
Klien : Memperkenalkan diri, putar botol, melempar dadu dan
menjawab pertanyaan tentang masa lalu.
Leader : Bagus sekali ya. Mbah-mbah masih ingat dengan kegiatan
yang telah kita lakukan tadi. Tepuk tangan untuk kita
semua. Sebelumnya apakah ada yang ditanyakan?
Klien : Tidak..
Leader : Baiklah, sekarang saya serahkan kepada observer, untuk
membacakan hasil observasinya
Observer membacakan hasil observasinya
Leader : Terimakasih kepada observer atas hasil observasinya yang
telah disampaikan. Baiklah mbah-mbah karena waktunya
sudah habis, kita akhiri kegiatan terapi aktivitas kelompok
ini. Sebelumnya terima kasih kepada mbah-mbah yang
telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Saya dan teman
teman minta maaf apabila ada tutur kata dan perilaku yang
kurang berkenan. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat
bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih sekali lagi atas
waktunya. Dengan ini saya selaku leader menutup
kegiatan terapi aktivitas kelompok life review ini.
Wassalamualakum wr.wb.
Semua klien meninggalkan ruangan.