Anda di halaman 1dari 40

Enterprise Resourse Planning

Proposal Pengajuan Implementasi ERP

pada PT Carrefour Indonesia

Tim Implementasi:

Andrew Hutama Indrajaya 09110310099

Irwan Susanto 09110310104

Maria Harniasih Utami 09110310057

Herland Raco 09110310077


Erlin Kasandra 09110310009

Bryan Davidson 09110310061

Samuel Julius 09110310103

Universitas Multimedia Nusantara

Serpong Tangerang

2011

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Sebagai industri yang bergerak dalam bidang retail yang menyediakan berbagai kebutuhan
masyarakat (pelanggan) dimulai dari kebutuhan rutin rumah tangga hingga barang elektronik
bahkan gadget, maka kebutuhan akan sistem yang terintegrasi sangat penting bagi PT
Carrefour Indonesia.

Integrasi sistem dengan cara melakukan implemtasi sistem baru yang biasa disebut sebagai
Implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dan otomatis mengganti sistem
yang lama yang dilakukan di PT Carrefour Indonesia utamanya bertujuan untuk
meningkatkan efesiensi dan efektifitas dalam melakukan pekerjaan dengan demikian
membantu meringankan kerja karyawan dan menghasilkan laporan yang akurat untuk
management atas (top management).

Menilik pada core bisnis dari PT Carrefour Indonesia yaitu sebagai perantara (distribusi
langsung) antara produsen dan konsumen yang berbentuk seperti halnya pasar modern.
Otomatis kebutuhan akan ruang penyimpanan data barang (logistik) merupakan suatu
kebutuhan yang tidak dapat ditawar lagi, terlebih PT Carrefour Indonesia menangani ribuan
jenis barang dari berbagai vendor (pemasok) dengan jumlah yang tidak sedikit baik dalam
negeri maupun luar negeri. Kepastian akan jumlah barang yang keluar dan jumlah barang
yang masuk dengan berbagai macam jenis dan varian yang berbeda dan memiliki kode yang
berbeda (unik) menjadi suatu hal mutlak yang harus dipikirkan bagaimana agar semuanya
dapat terkontrol dengan baik dan menghemat sumber daya.

Disamping itu kebutuhan akan pengelolaan keuangan perusahaan yaitu guna memberikan
laporan yang akurat tentang harga beli dari supplier, harga jual ke customer, sehingga dapat
mengetahui dengan pasti berapa laba atau rugi yang diperoleh perusahaan di tahun berjalan.

Saat ini, berdasarkan peninjauan tim kami di beberapa gerai PT Carrefour Indonesia di
wilayah Jakarta dan Tangerang, kami menemukan cukup banyak celah yang dapat
menyebabkan ketidakseimbangan laporan utamanya dalam penyajian laporan keluar dan
masuk barang yaitu dimulai dari proses penerimaan barang hingga barang keluar di gerai
untuk dijual.

Berikut beberapa permasalahan yang kami temukan:

1. Laporan barang masuk dan barang keluar yang tidak sesuai (terlalu banyak form
yang digunakan, proses terlalu panjang),

2. Belum adanya penanganan yang tepat untuk barang yang rusak dan harus
dilakukan retur ke vendor,

3. Sering terjadinya salah input (faktor human error) terutama untuk barang dengan
jenis yang sama, brand yang sama namun berbeda variant. Seperti pasta gigi, sabun, dan
lain sebagainya,

4. Quality kontrol yang belum berjalan secara maksimal dikarenakan sumber daya
(karyawan) yang ada sudah terlalu disibukkan dengan proses cross check barang,

5. Belum adanya sistem update jika ada barang baru yang masuk (pengkodean
manual),

6. Sering terjadi kelalaian dalam pemantauan barang yang kurang stok (stok habis),

7. Terlambatnya penyajian Laporan Keuangan dan kurang akurat,

8. Sering terjadinya selisih antara faktur yang diterima dari vendor dengan jumlah
barang yang ada (ketidaktepatan pencatatan retur barang),

9. Belum adanya cara yang tepat guna mengukur kinerja karyawan,

10. Karyawan tidak dapat dengan mudah mengetahui hak dan kewajibannya dengan
pasti, misalnya pengajuan hak untuk cuti, kewajiban dan penalty saat tidak masuk kerja,
dan beberapa permasalahan lainnya.

2. Pemecahan Masalah (Solusi)

Bisnis Proses Sesudah Implementasi ERP


Sistem yang dimplementasikan ERP

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya dimana Carrefour merupakan perantara (distributor


langsung) antara produsen dan konsumen dalam penyediaan kebutuhan barang konsumen,
maka sistem yang sangat penting untuk diimplementasi ialah Logistik, Finance, dan
Human Resource.

Desain Sistem sebelum menggunakan ERP dengan sesudah


menggunakan ERP

1. Lingkup Logistik

Sebelum menggunakan ERP, barang yang dikirimkan dari supplier langsung ke


masing-masing toko Carrefour tanpa persetujuan dari kantor pusat sehingga banyak
celah yang dapat dimanfaatkan oleh karyawan tertentu untuk memperoleh
keuntungan pribadi.

Sesudah menggunakan ERP, segala urusan logistik harus melalui persetujuan dari
kantor pusat, semua kegiatan logistik terpusat pada Distribusi Center (DC), jadi
semua barang dari Supplier dikirim ke DC, dari DC baru didistribusikan ke tiap-tiap
supermarket Carrefour sesuai dengan kebutuhan masing-masing supermarket.

Gambar 2: Bagian Logistik sebelum menggunakan ERP


Gambar 3: Bagian Logistik sebelum menggunakan ERP

1. Lingkup Keuangan (Finance)

Gambar 4: Financial accounting sebelum ERP


Penjelasan Desain Sistem lama

Logistic memberikan detail serta biaya barang yang diperlukan oleh logistic ke
Admininistrasi Pembukuan yang kemudian nantinya akan diolah kembali oleh
Admininistrasi Pembukuan.

Admininistrasi Pembukuan mengolah data yang berupa detail barang, harga barang
perunit dah total biaya yang dibutuhkan oleh logistic untuk dijadikan sebuah laporan
logistic yang nantinya akan diteruskan kebagian accounting.

Accounting menerima laporan dari Admininistrasi Pembukuan yang berupa laporan


logistic. Accounting juga meminta laporan dari Admininistrasi Pembukuan atas laporan
dari Human resource semua laporan atau data tersebut di proses hingga menjadi hasil
dalam bentuk laporan-laporan yang lebih compleks. Accounting juga wajib memberikan
laporan yang compleks tersebut kepada top management agar top management dapat
menganalisis hasil laporan keuangan dan memberikan persetujuan tentang budget yang
akan dikeluarkan. Setelah semua selesai maka laporan pun dijadikan hardcopy untuk
disimpan oleh perusahaan.

Admininistrasi Pembukuan memberikan tanggapan balik kepada human resource atas


permintaan persetujuan payroll dari human resource setelah itu Admininistrasi
Pembukuan memberikan laporan yang diberikan oleh human resource kepada Accounting
agar disatukan dengan laporan dari bagian atau bidang lainnya.

Human Resource meminta persetujuan payroll kepada Admininistrasi Pembukuan atas


laporan yang dimilikinya tentang biaya merecruitment outsource maupun untuk
menetapkan biaya gaji karyawan dan tunjangan.

Top Management memberikan hasil dari analisis laporan keuangan serta memberikan
persetujuan kepada accounting untuk menetapkan serta mengeluarkan biaya budget yang
diperlukan.

Kesimpulannya pada sistem ini perusahaan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk
sampai ke hasil akhir yang dikarenakan proses yang sangat panjang dan belum adanya
saling terintegrasi satu sama lain sehingga banyaknya proses yang dilakukan berulang
kali. Dalam sistem ini masih banyak terjadinya overload dan over budgeting. Laporan
ataupun data juga dengan mudah dapat hilang ataupun rusak karena semua data maupun
laporan semuanya tersimpan dalam bentuk hardcopy.

Gambar 5: Financial accounting sesudah ERP

Penjelasan Desain Sistem Baru (dengan ERP)

Logistic menginput data yang berupa barang serta harga barang perunitnya maupun harga
barang yang diperlukan oleh logistic. Semua data-data tersebut diinput dan disimpan
didalam server / database.

Human resource bertugas merecruitment outsource serta menetapkan biaya gaji karyawan
dan tunjangan. Semua biaya yang di perlukan dan dikeluarkan oleh Human Resource
harus meminta persetujuan payroll terlebih dahulu dari ADM setelah itu baru di input dan
di simpan di dalam sever / database.

Accounting mempunyai tugas membuat laporan keuangannya dan menentukan badget


yang diperlukan. Accounting mengambil data yang bersumber dari logitic dan human
resource didalam server untuk diolah menjadi laporan-laporan dalam bentuk jurnal,buku
besar maupun neraca saldo. Setelah semua laporan tersebut jadi lalu diinput kembali
kedalam sistem yang akan di simpan didalam server sehingga kapan pun accounting
ataupun top management ingin melihat atau meminta laporan keuangan maka dengan
cepat dan mudah di dapat dan dilihat.

Setelah semua laporan selesai dibuat oleh accounting maka laporan dinput kembali
kedalam server atau database sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan atau diminta oleh top
management maka accounting dapat langsung menjadikannya dalam bentuk hardcopy
dengan waktu yang cepat.

Sebelum Sesudah

Dalam Laporan
keuangan masih banyak Dapat meminimalisir kesalahan
memiliki kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan

Membuang banyak
waktu karena masih Waktu yang digunakan lebih
secara manual (proses efisien karena sudah
dalam membuat laporan terkomputerisasi.(proses membuat
lebih panjang) laporan lebih singkat)

Sering terjadinya Dapat diminimalisirkan over


Over Cost cost

Kesimpulannya financial accounting lebih efisien waktu dalam proses membuat laporan
karena financial accounting tinggal mengambil data dari server yang bersumber dari
bidangnya masing-masing seperti dari logistic maupun dari human resource dengan
persetujuan dari payroll terlebih dahulu. Serta semua laporan sudah terintegrasi satu sama
lainnya sehingga dapat mengurangi adanya overload maupun over budgeting. Laporan
ataupun data juga tidak mudah hilang ataupun rusak karena semua data maupun laporan
semuanya tersimpan rapi di dalam sistem yang berupa server atau database. Data atau
laporan dapat rusak ketika server / database yang digunakan sebagai media penyimpanan
mengalami kerusakan yang fatal.

Secara jelasnya perubahan apa yang terjadi sebelum menggunakan ERP dan sesudah ERP
dapat dilihat pada table dibawah:
1. Lingkup Human Resource

HR sebelum HR menggunakan
menggunakan ERP ERP baru

1. Payroll masi manual dan Payroll secar otomatis dan


memerlukan waktu lama tepat

1. Kinerja tidak dapat Kinerja Terpantau dengan


dipantau secara objektifitas baik

1. Kesehjateraan kurang Kesehjateraan didapat lebih


terpantau/terkontrol secara cepat dan lebih mudah untuk
maksimal para karyawan

BAB II

PEMBAHASAN

1. Struktur Organisasi
1. Project Manager

Cakupan wilayah kerja Project Manager adalah sebagai berikut:

Mengarahkan semua anggota team untuk tidak keluar lajur dari tugasnya masing dan
menghubungkan seua informasi yang diberi oleh setiap anggota teamnya.

Memberikan arahan pada setiap anggota team jika ada yang terjadi kebingungan dalam
mencari bahannya ataupun mencari pengertian suatu pekerjaannya.

Menentukan setiap keputusan yang diambil oleh anggota teamnya dan menetukan
schedule dan lama pengerjaan projek juga.

Membantu pekerjaan FI untuk menetukan unit barang yang diambil dan harga yang
efficient untuk perusahaan yang terkait.

TIMELINE
KEGIATAN ALIAS DURASI PREDESOR

Lap.keuangan A 3

Kerja Lapangan B 4

Requirement def C 2 A,B

System Design D 3 C

Database Design E 4 C

System Develop F 4 E,F

Network Design G 3 E

System Testing H 1 F,G

Network Testing I 1 F,G

System Operation J 3 H,I

System Maintaining K 8 J

1. Bagian Logistik

Ruang lingkup tanggung jawab bagian logistic adalah sebagai berikut:


1. Melakukan observasi langsung pada tempat yang tepat untuk mendapatkan data
yang lengkap juga informasi yang diperlukan agar tidak melakukan kesalahan dalam
mendevelope program yang akan diintegrasikan. Dan di dapat data sebagai berikut:

1. kantor pusat menerima permintaan barang dari store secara alert / otomatis
, lalu kantor pusat terhubung dengan suplier yang mempunyai aplikasi yg sama dengan
carrefour untuk memudahkan transaksi . setelah itu suplier mengirim barang ke DC dan
mensinkronisasikan barang yg ada dengan yg ada di list permintaan agar tidak adanya
overload ataupun kekurangan quantiti.

2. Melakukan koordinasi dengan para vendor yang menyupply barang dan


mensosisalisasikan system yang baru pada vendor yang ada selama ini agar ikut
terintegrasi dan dimajukan.

2. Bagian Keuangan (Finance)

Ruang lingkup tanggung jawab bagian keuangan adalah sebagai berikut:

Membuat Budgeted Cost dengan fungsi sebagai berikut:

1. Pengendalian biaya pada proyek, rencana konstruksi dan perkiraan arus kas yang
terkait dapat memberikan referensi dasar untuk pemantauan proyek berikutnya dan
kontrol.

2. Melihat jadwal, kemajuan pada kegiatan individu dan pencapaian penyelesaian


tonggak dapat dibandingkan dengan jadwal proyek.

3. Memantau kemajuan kegiatan.

Perkiraan biaya akhir atau rinci memberikan dasar untuk penilaian kinerja keuangan selama
proyek berlangsung. Sejauh biaya dalam perkiraan biaya terperinci, maka proyek ini
diperkirakan berada di bawah kontrol keuangan. Overload biaya khususnya dalam
pengembangan project akan memungkinkan menjadi masalah dan memberikan indikasi tentang
apa masalah yang sedang dihadapi.

1. Bagian Human Resource Deparment (HRD)

Cakupan kerja Human Resource Department (HRD) dalam project ialah:

1. Melakukan recruitment untuk pekerja lepas saat implementasi (implementasi sistem)


yaitu dengan melakukan kerjasama dengan perusahaan outsourcing penyedia tenaga kerja
teknik,

2. Menghitung budget biaya gaji (upah) karyawan baik karyawan tetap maupun karyawan
lepas selama proyek implementasi ERP,

3. Membantu Projek Manager dalam hal memantau kinerja karyawan agar sesuai dengan
time line proyek yang telah ditetapkan oleh Project Manager,

Berikut rincian estimasi biaya sesuai dengan kebutuhan proyek:

1. Biaya gaji karyawan lepas (outsoursing):

1. Membantu kerja tehnik, implementasi pada jaringan (network)

10 orang x Rp. 80.000 x 56 hari kerja = Rp. 44.800.000

2. Membantu kerja logistic, implementasi software

1. rang x Rp. 100.000 x 15 hari kerja = Rp. 15.000.000

2. Biaya gaji dan tunjangan karwan tetap dengan estimasi lama proyek selama enam (6)
bulan dan dua (2) minggu, perincian sebagai berikut:
(perhitungan setiap bulan)

1. Project Manager Proyek Rp. 30.000.000,-

2. Finance Manager Proyek Rp. 25.000.000,-

3. HRD Manager Rp. 25.000.000,-

4. Technical Manager Rp. 15.000.000,-

1. Tehnik OS Rp. 5.000.000,-

2. Tehnik (Database) Rp. 5.000.000,-

5. Logistic Rp. 6.000.000,-

1. Bagian Tehnik

2. Technical Team Leader

Banyak perusahaan yang sudah menggunakan system yang terintegrasi unuk keperluan
bisnisnya. System yang terintegrasi tersebut salah satunya yang banyak di pakai oleh perusahaan
besar adalah ERP. Sebuah perusahaan menggunakan ERP dengan alasan kemudahan untuk
mengakses informasi dan untuk mengintegrasikan informasi yang ada di perusahaan tersebut.
System yang terintegrasi sangat dibutuhkan oleh perusahaan besar yang memiliki pelanggan,
supplier yang banyak.

Target dan sasaran

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan karyawan dalam hal informasi maka perlu membuat
system yang terintegrasi dalam setiap department dan tiap cabang agar informasi yang
dibutuhkan itu tersedia. Maka disini kami menawarkan ERP sebagai solusinya, ERP akan
mengintegrasikan setiap department dan cabang perusahaan, dan akan menyediakan data yang
dibutuhkan oleh konsumen. Adapun beberapa keuntungan menggunakan system ERP adalah :

Akses Informasi yang lebih cepat dan mudah

Dengan digunakannya sistem ERP yang terintegrasi, kerja team dalam


proses pencarian informasi menjadi lebih mudah dan cepat sehingga
waktu kerja menjadi lebih efficient.

Menurunkan tingkat kesalahan

Proses data yang terpusat menjadikan entry data dilakukan oleh masing-
masing yang bersangkutan sehingga menghindari entry data yang
berulang-ulang. Hal ini pada akhirnya menurunkan tingkat kesalahan.

Standarisasi Pekerjaan

Penggunaan sistem ERP membuat proses pekerjaan menjadi lebih


terstruktur dan standar sehingga kualitas pekerjaan tidak tergantung
kepada pribadi user.

Optimalisasi biaya karyawan

Dengan menurunnya tingkat kesalahan dan meningkatnya kualitas pekerjaan dan informasi
yang dihasilkan oleh perusahaan, maka pekerjaan tiap team menjadi lebih berkualitas.
Perubahan dari pekerjaan klerikal menjadi pekerjaan analisa informasi untuk pengambilan
keputusan.

1. Security Administrator
Satu hal yang perlu diingat bahwa tidak ada jaringan yang anti sadap atau tidak ada jaringan
komputer yang benar-benar aman. Sifat dari jaringan adalah melakukan komunikasi. Setiap
komunikasi dapat jatuh ke tangan orang lain dan disalahgunakan. Sistem keamanan membantu
mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika
jaringan berhasil ditembus. Selain itu, pastikan bahwa user dalam jaringan memiliki pengetahuan
yang cukup mengenai keamanan dan pastikan bahwa mereka menerima dan memahami rencana
keamanan yang Anda buat. Jika mereka tidak memahami hal tersebut, maka mereka akan
menciptakan lubang (hole) keamanan pada jaringan Anda.

Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan :

Tembok pengamanan(firewall), baik secara fisik maupun maya, yang ditaruh


diantara piranti dan layanan jaringan yang digunakan dan orang-orang yang akan berbuat
jahat.

Rencana pengamanan, yang akan diimplementasikan bersama dengan user


lainnya, untuk menjaga agar sistem tidak bisa ditembus dari luar.

Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.

1. Confidentiality Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak
yang memiliki wewenang.

2. Integrity Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang
memiliki wewenang.

3. Availability Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki


wewenang ketika dibutuhkan.

4. Authentication Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi


dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.
5. Nonrepudiation Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun penerima informasi
tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.

Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :

a. Interruption

Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai
oleh yang berwenang. Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau
saluran jaringan.

b. Interception

Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud
bisa berupa orang, program, atau sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap
data dalam suatu jaringan.

c. Modification

Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset.
Contohnya adalah perubahan nilai pada file data, modifikasi program sehingga berjalan
dengan tidak semestinya, dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.

d. Fabrication

Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem.

Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang lain.

` Ada beberapa prinsip yang perlu dihindari dalam menangani masalah keamanan:

diam dan semua akan baik-baik saja


sembunyi dan mereka tidak akan dapat menemukan anda

teknologi yang digunakan kompleks/rumit, artinya aman

Fitur yang harus diperhatikan supaya jaringan Tetap Aman :

security police

keamanan secara fisik

keamanan BIOS

Password attack

Malicious code

Sniffer

Scanner

Spoofing

DoS

Tugas Dan Tanggung Jawab Administrator Jaringan

Melakukan pengelolaan & monitoring terhadap jaringan komputer meliputi pembuatan


design, instalasi dan konfigurasi perangkat-perangkat jaringan komputer untuk mendukung
operasional keamanan komputer

Melakukan pemeliharaan, backup konfigurasi perangkat-perangkat jaringan komputer


dan perangkat keamanan serta menyiapkan mekanisme recovery untuk meminimalisir down
time apabila terjadkeamanan terjadi kerusakan atau masalah
Memonitor kinerja dan ketersediaan jaringan komputer untuk memastikan user dapat
mengakses aplikasi melalui jaringan komputer

Mendukung operasional DRC dari sisi network untuk memastikan user dapat mengakses
DRC melalui network dan keamanan sistem dapat terjaga selama beroperasi di DRC

Melakukan monitoring terhadap kontrak-kontrak terkait dengan perangkat network dan


penyedia layanan network untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan

Mendokumentasikan konfigurasi network sistem serta setiap perubahannya untuk


memudahkan

pemeliharaan dan pengembangan network

Mengelola trouble-shooting terhadap permasalahan yang berkenaan dengan jaringan


komputer dan keamanan sistem agar jaringan komputer dapat terus live dan digunakan

Melakukan kajian dan riset terhadap teknologi terkini di bidang network serta
merekomendasikan improvement di perusahaan untuk mendukung operasional yang lebih
baik

Membuat report yang diperlukan untuk memberikan informasi lengkap mengenai


kegiatan network

Kebutuhan Untuk Membangun Jaringan

1. IP Address

2. Server

3. Switch

4. Router

5. Cable
Serial

Stight

cross

1. RJ45

2. Printer

Design Jaringan Yang Akan DiBangun

Jaringan Untuk Tiap


Toko
Jaringan untuk pusat

1. Sistem Administrator dan Database Administrator Carefour

Sistem Administrator

Mengoperasikan system computer dan jaringan di carefour. Memberikan solusi terhadap


troubleshooting software maupun hardware, dalam kata lain menjadi Help Desk Support bagi
Carefour yang mendiagnosa setiap permasalahan-permasalahan yang terjadi dan
memecahkannya. Berperan juga dalam admin dalam akses semua computer yang telah di
integrasikan oleh Network Administrator.

Database Administrator Carefour

Merencanakan, Mendesign, Mengimplementasi, Analisis maupun juga Mengevaluasi Database


dalam Carefour. Db admin Carefour juga mengerjakan maintainence Database. Menyajikan
Query data sesuai permintaan department-department yang ada dalam carefour. Kemudian Db
admin carefour berperan dalam repairing data yang mungkin sudah out of date ataupun missing.
Bertanggung jawab terhadap security database. Memberikan controlling privileges dan
permission terhadap akses data oleh user.

Database Server

Server basis data adalah sebuah program komputer yang menyediakan layanan pengelolaan basis
data dan melayani komputer atau program aplikasi basis data yang menggunakan model
klien/server. Database server carefour dibutuhkan untuk menyimpan semua item-item data
penjualan maupun data organisasi.

Untuk level operational, data dalam database carefour nantinya diperuntukan untuk transaksi
oleh kasir

Untuk level middle, data dalam database carefour diperuntukan untuk membuat report-report
mulai dari tranksaksi maupun SDA.

Untuk level highest, data dalam database carefour diperuntukan untuk query yang ingin dilihat
oleh Manajer, bersifat laporan saja.

Aplikasi ERP

Dibutuhkan aplikasi ERP untuk kebutuhan interface data dan user dalam transaksi. SA
merekomendasikan penggunaan outsourcing, dengan aplikasi dibuat menggunakan jasa Analyst
System Consultant and Team.

Keterlibatan implementasi ERP dari Database Administrator

Database Server SPARC Enterprise M9000 Server


Overview

Up to 64 high-density SPARC VII+ processors increase performance

100% SPARC/Solaris binary compatibility for unmatched investment protection

Mission-critical RAS capabilities ensure uptime even with failed components

Comes with advanced virtualization capabilities at no additional cost

Mix and match several generations of processors in a single system for increased
performance

Add capacity without forklift upgrades for extended system life

Key Applications

ERP, SCM, and CRM deployments

BIDW databases, datamart, decision support systems

Collaboration
Applications requiring large shared memory

System and network management

Penentuan OS yang akan digunakan oleh OS Administrator

1. OS yang akan digunakan adalah : Microsoft Windows XP

Microsoft Windows XP merupakan salah satu sistem operasi komputer yang paling
banyak digunakan. Mungkin faktor penggunaan yang sangat mudah dan dengan tampilan
interface yang cantik. Microsoft Windows XP merupakan generasi perkembangan dari versi-
versi windows sebelumnya dengan lebih banyak penambahan fasilitas-fasilitas dan fitur-fitur
baru.

Penggunaan dari Microsoft Windows XP sendiri tidak jauh beda dengan penggunaan windows
versi sebelumnya, akan tetapi hanya ada perbedaan sedikit letak fitur serta penambahan fitur-fitur
baru. Dalam Windows XP pengaturan dan koneksi khususnya untuk jaringan lebih gampang dan
mudah serta fasilitas untuk pendeteksian peripheral komponenkomponen tambahan yang
diikutsertakan dalam komputer sudah semakin lengkap. Sebagai contoh pendeteksian perangkat
yang menggunakan Universal Serial Bus (USB) lebih gampang tanpa menginstal driver dari
perangkat tersebut.

Spesifikasi dari OS Microsoft Windows XP

Dirilis 25 Oktober 2001.

Versi Windows paling sempurnadibandingkandenganversi-versisebelumnya,


setidaknyasampai Windows Vista dirilis.
Menggunakan kernel NT 5.1 yang terkenaldengankestabilannya

Prosesor 300 MHz (rec), 233 MHz (req)

RAM 128 MB (rec), 64 MB (req)

HD space 1,5 GB

Super VGA (800 x 600)

CD-ROM

Keunggulan dari OS Microsoft Windows XP

User friendly dibandingkandengansistemoperasi yang lain

Instalasisoftwaremasihmudahdibandingkandenganinstalasi di sistemoperasi yang lain

Banyak software berbasis Windows

Dukungan driver yang lebihbanyak

Microsoft Windows XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.

Aplikasi yang dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain
melalui internet.

Dengan menggunakan Remote Assistence kita dapat memonitor kerusakan komputer


yang terjadi pada komputer lain dari jarak jauh melalui internet.

Memiliki sistem keamanan yang dapat digunakan untuk melindungi folder-folder khusus
agar dapat digunakan oleh pemiliknya sendiri.

Windows XP dapat digunakan untuk berbagi aplikasi secara real time ke seluruh dunia.
Banyak software yang kompatibel.

Banyak software yang stabil berjalan di operating sistem ini.

Tidak akan ada masalah atau konflik antara software dan hardware.

Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang
lain.

Banyaknya software Windows XP yang harus disiapkan :

Sesuai dengan banyaknya komputer/PC yaitu 130 PC, dimana setiap 1 software XP yang asli
hanya dapat diinstall pada maksimal 3 PC. Dengan demikian maka Software Windows XP yang
dibutuhkan yaitu sebanyak 130 : 3 = 44 Software Windows XP.

Penggunaan antivirus untuk OS Windows XP

Penggunaan antivirus diklasifikasikan menjadi 2 yaitu :

1. Untuk PC Pusat ( 2 PC) menggunakan antivirus (yg no 1 d dunia).

2. Untuk PC biasa (kasir) menggunakan antivirus AVG

Kesimpulan

Dengan meninjau beberapa aspek dalam keunggulan dan spesifikasi dari Microsoft Windows XP,
maka kami memutuskan untuk menggunakannya dalam penerapan ERP pada Carefour. Dengan
menggunakan OS Windows XP maka dapat memaksimalkan kinerja sistem yang dijalankan
dalam software dari ERP yang telah diinstall.
ESTIMASI ANGGARAN

Unit Detail
Project Cost Accounts

Security And Networking

Computer Cashier MPOS3 130 unit Rp8,700,000

Computer (PC) 20 unit Rp4,900,000

Printer Hp Deskjet D1660 20 unit Rp320,000

Ip Address 1 unit Rp4,700,000

Server 7 unit Rp10,800,000

Switch 35 unit Rp1,000,000

Router 15 unit Rp15,750,000

Cable Straight 30 Roll Rp891,000

Cable Serial 20 Roll Rp160,000

RJ 45 580 unit Rp20,000

Operating System

Os(Windows Xp) 45 unit Rp1,200,000

Antivirus(AVG Internet
Security) 6 unit Rp434,000

Antivirus(Bit Defender
Internet Security) 1 unit $69,95 (Rp629550)
Logistic

Hand scanner Barcode


Cashier 130 unit Rp1,250,000

Hand scanner Barcode


Inventory 30 unit Rp3,650,000

Scanner Check Price 24 unit 966.00(Rp11592000)

Software 1 unit Rp100,000,000

Global Positioning
System(GPS) 30 unit Rp685,000

Financial Accounting

Kertas A4 1 Rim Rp35,000

Alat Tulis 1 unit Rp30,000

Calculator 1 unit Rp161,910

Human Resource

1. Biaya Recruitment
Outsource

Network 10 Pekerja(56hari) Rp80,000

Logistic 10 Pekerja(15hari) Rp120,000

2. Gaji Karyawan+Tunjangan

Project Manager 6 M+2W Rp30,000,000

Financial Manager 6 M+2W Rp25,000,000

Human Resource
Development 6 M+2W Rp25,000,000

Logistic Supervisor 6 M+2W Rp6,000,000

Technical Manager 6 M+2W Rp10,000,000

Regular Technical 6 M+2W Rp5,000,000


Database and Systems

Databases Server 1 unit $285,333(Rp2,568,000,000)

Other Cost

3
Installation Service Pekerja(1minggu) Rp15,000,000

Maintainance Setiap Bulan Rp5,000,000

Budget Summary

Security And Networking

Computer Cashier MPOS3 Rp1,131,000,000

Computer (PC) 98,000,000

Printer Hp Deskjet D1660 6,400,000

Ip Address 4,700,000

Server 75,600,000

Switch 35,000,000

Router 236,250,000

Cable Straight 26,730,000

Cable Serial 3,200,000

RJ 45 11,600,000

Total Rp1,628,480,000

Operating System

Os(Windows Xp) Rp54,000,000

Antivirus(AVG Internet
Security) 2,604,000

Antivirus(Bit Defender
Internet Security) 629,550

Total Rp57,233,550
Logistic

Hand scanner Barcode


Cashier Rp162,500,000

Hand scanner Barcode


Inventory 109,500,000

Scanner Check Price 278,208,000

Software 100,000,000

Global Positioning
System(GPS) 20,550,000

Total Rp670,758,000

Financial Accounting

Kertas A4 Rp35,000

Alat Tulis 30,000

Calculator 161,910

Total Rp226,910

Human Resource

1. Biaya Recruitment
Outsource

Network Rp44,800,000

Logistic 18,000,000

2. Gaji+Tunjangan

Project Manager Rp195,000,000

Financial Accounting 162,500,000

Human Resource 162,500,000

Logistic 39,000,000

Technical Manager 65,000,000


Regular Technical 32,500,000

Total Rp719,300,000

Database And System

Databases Server Medium Rp2,568,000,000

Other Cost

Budget Summary

Installations service 15,000,000

Maintainance 5,000,000

Total Rp3,095,998,500

TOTAL BUDGET Rp3,095,998,500

Komputer cashier:

PAKET MPOS 3

PC atom

LCD Acer

Keyboard + mouse

Printer kasir GP 76

Scanner barcode auto multi laser 2020


Laci kasir Bahan Besi

Program POS sesuai requirement yang diperlukan usaha anda

Rp.8,700,000

Komputer(PC):

DELL Optiplex 390/790/990 MT/DT/SFF, Intel(R) Core i3 (TM) processor 2100 (Processor
3.1Ghz 3MB ), Intel H61 Express Chipset,

2GB Ram ( Up to 8GB2 Dual Channel DDR3 SDRAM at 1333Mhz 2 DIMMS, 500GB HDD
Serial ATA/100 (7200RPM ), 8 External USB 2.0 ports (2 in the front 6 in the back) and 2
Internal USB 2.0 ,

Optional PS2 dongle, 1 RJ-45, 1 VGA, 1 HDMI (optional DVI dongle) Front Panel Mic-in
Headphone out Back Panel Mic-in/Line-in, Line-out Optional Parallel/ Serial PCIe card (MT)
Optional Serial PCIe card (DT & SFF) Optional USB 3.0 PCIe card,

Dell USB Optical Mouse , USB Keyboard, DVDRW , Integrated Video, Intel HD Graphics
2000 (1HDMI & 1 VGA), Ethernet 10/100/1000 Base, Microsoft Windows(R) 7 Pro 32 Bit ,
LCD 17; Square/Wide Free Upgrade to 18.5; E1910H.

Printer:

printer deskjet D1660


Segel Belum Terbuka / Utuh

Fisik 100% BNIB

Mesin 100% BNIB

Official Warranty From HP

Garansi : Resmi 1 tahun HP Indonesia

Server:

SERVER Dell PowerEdge T310 Intel QUAD CORE XEON

Intel Quad Core Intel Xeon E3430 (2.4Ghz/1006Mhz FSB, 2x4MB L2 Cache) , Intel
Chipset, Memory 2GB DDR-2 ECC 2R ( Up to 8GB Max ),

Embedded Gigabit Ethernet Controller , Integrated 4 Channel Sata , Hdd 2 X 250GB 7.2K RPM
Sata II Non HotPlug , SAS Controler Raid 0/1 ,

Keyboard + Mouse Usb , Non OS , Embedded Ati RN50 With 16Mb Memory , DVDRW , Non
Monitor , 3 Year Warranty SADMG , Rapid Parts Exchange Service

Switch:

product Descriptions :
Model : WS-2950-24

Cisco Catalyst 2950 series switch with 24 10/ 100 Ethernet ports.

Accessory Kit

Cisco 2950 Series Accessory Kit ( Rack Mount Kit, Console & AC Cord)

Router:

Router Cisco 2811-16TS-NEW

Specification :

2811 with

AC PWR,2FE,4HWICs,2PVDMs,1NME,2AIMS,IPBASE,128F/512D

with HWIC-16A and 2 CAB-HD8-ASYNC Terminal Server Bundle

Operating System:

windows xp pro sp3:

1. Baru & segel

2. License type: OEM


3. Garansi aktivasi & registrasi online

Logistic:

Hand scan barcode:

Cashier:

Mode pemindaian otomatis User-diganti, kabel tunggal untuk hostFirmware update via
Flash ROMMudah untuk program menggunakan panduan pemrogramandesain Futuristik,

pasti menarik perhatian AndaPemindaian cepat kecepatan dan pemindaian lebih luas
lapanganCS1000 adalah auto-trigger, line laser bar code scanner tunggal yang dirancang
untuk decoding semua kode bar standar 1D. Dengan Negara-teknologi-seni pemindaian
tertanam di dalam, CS1000 memiliki jangkauan yang lebih luas lagi bekerja dan lapangan
scan dari scanner CCD khas. Standar fitur seperti Auto-memicu mode pemindaian yang
scanner akan secara otomatis dikonversi ke autoscanning modus waktu tempat pada
dudukannya pemindaian otomatis tanpa mengatur program lebih lanjut,

yang selanjutnya memberikan kabel diganti oleh pengguna secara manual pemrograman
host dan user friendly.

Gudang:

Intermec SR61TL Industrial Laser Scanner.

Ideal for inventory management, picking, shipping & receiving, cross docking, WIP and pallet
tracking

The Intermec SR61TL 1D laser handheld scanner meets the needs of rugged applications in
warehouse, distribution and industrial manufacturing, and also supports proof of delivery and
point of service applications.

Featuring high impact housing that is virtually impenetrable as well as a solid state design, the
SR61TL scanner exceeds industrial and military standards and can be counted on for use in harsh
environments where dust, moisture or extreme temperatures are constants and production uptime
is critical. If your enterprise requires data collection tools that are dependable then the SR61TL is
the product for you

GPS:

1. CPU : SiRF Atlas V 600 Mhz

2. Screen : 4.3 Touch TFT LCD Display

3. Memory RAM : 128MB

4. Flash ROM : 4GB

5. Operating System : Windows CE 6.0

6. GPS System : iGO MyWay 8 (support many others navigation system)

7. Video Support : ASF/AVI/MP4/3GP/WMV

8. Audio Support : MP3/WMA/WAV

9. Image Support : JPEG/BMP/GIF/PNG

10. Document Support : Word/Excel/PowerPoint/TXT/PDF

11. I/O Port : Mini USB 2.0 Connector


12. External Storage : Micro SD Card (support up to 16GB)

13. Built-In FM Transmitter

14. Battery: Li-Ion 950 mAh

15. Color : Brown

16. Warranty: 1 Year (one to one exchange)

17. Operation Temperature : -20? to 70?

Scanner Check Prices:

Anewtech AFL2D-12A-N270

12.1 1D/2D Barcode Scanner AFOLUX Panel PC with Intel AtomN270 1.6GHz Processor

Features

12.1 fanless system integrate with 50/37.5 (H/V) wide-angle, 1.3 mega-pixel 1D/2D barcode
engine

System memory up to 2 GB SDRAM

Built-in 802.11b/g Wireless LAN

Built-in Bluetooth module

Built-in two 1.5 W speakers


Built-in HSUPA module for mobile connection (Optional)

One compact flash slot

Financial:

Kertas A4 (800gram)

Alat tulis

Calculator Casio FX-115ES