Anda di halaman 1dari 12

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat-
Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Pembuatan makalah ini dapat
mengenal lebih dalam lagi tentang Konsep Pengajaran. Kami juga mengucapkan terima kasih
kepada pihak-pihak yang telah membantu kami demi lancarnya penulisan makalah ini.

Sebagai penulis kami menyadari bahwa dalam pembuatan dan penyusunan makalah ini
masih jauh dari sempurna, sehingga kami mengharapkan masukan dan saran yang sifatnya
membangun untuk kesempurnaan penyusunan tugas serupa di kemudian hari.

Denpasar, Oktober 2016

Penulis
DAFTAR ISI

Table of Contents
Type chapter title (level 1) 1
Type chapter title (level 2) 2
Type chapter title (level 3) 3
Type chapter title (level 1) 4
Type chapter title (level 2) 5
Type chapter title (level 3) 6
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pengajaran adalah pemilihan kaedah atau strategi untuk menyusun maklumat,
aktiviti, pendekatan dan media untuk membantu siswa mencapai objektif yang telah
ditetapkan. Pengajaran berintikan interaksi antara guru dengan siswa. Dalam interaksi
tersebut guru melakukan kegiatan yang disebut mengajar, sedangkan siswa melakukan
kegiatan yang disebut belajar. Oleh karena itu interaksi guru dengan siswa dalam
pengajaran ini disebut juga proses belajar mengajar.
Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah membentuk manusia susila yang cakap dan
warga Negara yang demokratis, serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan
masyarakat dan tanah air.

Sistem pengajaran adalah suatu kombinasi terorganisasi yang meliputi unsur-unsur


manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang berinteraksi untuk
mencapai suatu tujuan. Sistem pengajaran senantiasa ditandai oleh organisasi dan
interaksi antar komponen untuk mendidik siswa.
Teknik penyajian / penyampaian adalah suatu cara atau metode yang digunakan
oleh guru atau pengajar untuk mencapai tujuan dari pembelajaran. Metode adalah cara
yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas
sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
B. Rumusan Masalah
1. Apa definisi dari pengajaran ?
2. Apa saja tujuan dari pendidikan dan pengajaran ?
3. Apa saja sistem dalam pengajaran ?
4. Apa saja macam-macam teknik penyajian / penyampaian ?
C. Tujuan
1. Menjelaskan definisi dari pengajaran.
2. Menjelaskan tujuan dari pendidikan dan pengajaran.
3. Menjelaskan sistem dalam pengajaran.
4. Menjelaskan macam-macam teknik penyajian / penyampaian.
D. Manfaat
Adapun manfaat dari makalah ini adalah memberikan penjelasan mengenai konsep
pengajaran sehingga makalah ini dapat dijadikan referensi baik pada mahasiswa itu
sendiri maupun masyarakat pada umumnya.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Definisi Pengajaran
Pengajaran adalah pemilihan kaedah atau strategi untuk menyusun maklumat,
aktiviti, pendekatan dan media untuk membantu siswa mencapai objektif yang telah
ditetapkan.
Pengajaran merupakan cara yang digunakan atau metode yang digunakan dalam
pendidikan untuk mengupayakan tercapainya kemandirian serta kematangan mental dari
individu lain sehingga dapat survive dalam kompetisi kehidupannya.
Menurut Jones A. Majid (2005), pengajaran adalah suatu cara bagaimana
mempersiapkan pengalaman belajar bagi peserta didik. Dengan kata lain pengajaran
adalah suatu proses yang dilakukan oleh para guru dalam membimbing, membantu, dan
mengarahkan peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar.
Menurut Tardif (1987), pengajaran adalah memberi arti instruction secara lebih
rinci yaitu a preplanned, goal directed educational proces designed tofacilitate learning.
artinya adalah sebuah proses kependidikan yang sebelumnya direncanakan dan diarahkan
untuk mencapai tujuan serta dirancang untuk mempermudah belajar.
Dari berbagai definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa pengajaran adalah aktivitas
nyata mengajarkan (transfer knowledge) pengetahuan, teknologi dan ketrampilan serta
meningkat kecerdasan dan pengendalian emosinya sehingga seseorang mampu survive di
dalam kehidupannya.

B. Tujuan Pendidikan dan Pengajaran


Menurut UU No. 4 Tahun 1950 RI: Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah
membentuk manusia susila yang cakap dan warga Negara yang demokratis, serta
bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air.
Tujuan Pendidikan untuk mencari penghidupan Sebagian ibu bapak menyerahkan
anak-anaknya ke sekolah ialah supaya anak-anak mereka kelak dapat mencari
penghidupan sendiri, bahkan dapat pula menolong orang tuanya di kemudian hari. Tujuan
pendidikan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.
Sebagian guru-guru berpendapat, bahwa tujuan pendidikan ialah mengisi otak anak-
anak dengan macam-macam ilmu pengetahuan serta menghafal ilmu-ilmu itu sehafal-
hafalnya, supaya maju dalam ujian penghabisan, bahkan supaya mendapat nilai angka
yang tinggi dan nomor satu dalam ujian itu.
Tujuan pendidikan untuk kehidupan yang sempurna Menurut Herbert Spencer,
bahwa tujuan pendidikan ialah menyiapkan manusia untuk kehidupan yang sempurna.
Untuk menyiapkan kehidupan yang sempurna itu haruslah tabiat manusia dididik dengan
sempurna dari segala seginya: jasmani, budi pekerti, hati, perasaan, tangan dan lidah.
Tujuan pendidikan dan pengajaran dapat dibedakan dan disusun menurut hirarki
sebagai berikut:
1. Tujuan umum Tujuan pendidikan nasional Indonesia adalah manusia yang berjiwa
pancasila. Tujuan umum pendidikan berkenaan dengan keseluruhan peristiwa-
peristiwa pendidikan dan merupakan tujuan dari keseluruhan jenis kegiatan dan
waktu berlangsungnya peristiwa-peristiwa pendidikan. Tujuan pendidikan untuk
mencari penghidupan.
2. Tujuan Pendidikan menurut UU No. 4 Tahun 1950 RI: Tujuan pendidikan dan
pengajaran ialah membentuk manusia susila yang cakap dan warga Negara yang
demokratis.

C. Sistem Pengajaran
Sistem pengajaran adalah suatu kombinasi terorganisasi yang meliputi unsur-unsur
manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang berinteraksi untuk
mencapai suatu tujuan. Orang yang terlibat dalam sistem pembelajaran adalah siswa,
guru, dan tenaga lainnya. Material meliputi buku-buku, papan tulis, kapur, fotografi,
slide, film, audio, dan video tape.
Fasilitas dan perlengkapan terdiri atas ruangan kelas, perlengkapan audiovisual,
bahkan juga komputer. Prosedur meliputi jadwal dan metode penyampaian informasi,
penyediaan untuk praktek, belajar, pengetesan dan penentuan tingkat, dan sebagainya.
Sistem pengajaran senantiasa ditandai oleh organisasi dan interaksi antar komponen
untuk mendidik siswa.

Ciri-ciri sistem pengajaran


1. Rencana, penataan intensional orang, material dan prosedur yang merupakan unsur
sistem pengajaran sesuai dengan suatu rencana khusus, sehingga tidak mengambang .
2. Kesalingtergantungan (interdependent), unsur-unsur suatu sistem merupakan bagian
yang koheren dalam keseluruhan, masing-masing bagian bersifat esensial. Satu sama
lain saling memberikan sumbangan tertentu.
3. Tujuan, setiap sistem pengajaran memiliki tujuan tertentu. Ciri itu menjadi dasar
perbedaan antara sistem yang dibuat oleh manusia dan sistem-sistem alami (natural).
Sistem yang dibuat oleh manusia, seperti sistem transportasi, sistem komunikasi,
sistem pemerintahan, semuanya memiliki tujuan .
Fungsi guru dalam suatu sistem pengajaran ialah sebagai perancang dan sebagai
guru yang mengajar (unsur suatu sistem). Pelaksanaan fungsi pertama , guru bertugas
menyusun suatu sistem pengajaran, sedangkan pelaksanaannya mungkin digantikan atau
dilaksanakan oleh tenaga lain atau dengan media lainnya. Pelaksanaan fungsi kedua
adalah guru berfungsi mendesain sistem pengajaran, sedangkan dia sendiri langsung
bertindak sebagai pelaksana. Fungsi kedua itu memang wajar karena guru telah
menguasai bidang pengajaran. Disamping itu, guru telah berpengalaman dalam
hubungannya dengan para siswanya dan menguasai prinsip-prinsip dan teknik
pengajaran. Dalam hal itu, berarti guru mendesain dirinya sendiri dalam rangka sistem
belajar yang dikembangkannya.

D. Macam-Macam Teknik Penyajian / Penyampaian


Teknik penyajian / penyampaian adalah suatu cara atau metode yang digunakan
oleh guru atau pengajar untuk mencapai tujuan dari pembelajaran. Metode adalah cara
yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas
sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Ada beberapa metode yang digunakan pengajar atau guru dalam teknik penyajian,
yaitu :
1. Metode Ceramah
Dalam metode ceramah proses belajar mengajar dilaksanakan oleh guru
umumnya di dominasi dengan cara ceramah yaitu dengan penyampaian materi
secara langsung yang disampaikan oleh guru.
2. Metode Tanya Jawab
Metode Tanya jawab adalah suatu cara mengelola pembelajaran dengan
menghasilkan pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan siswa memahami materi
tersebut. Metode tanya jawab akan menjadi efektif bila materi yang menjadi topic
bahasan menarik, menantang dan memiliki nilai aplikasi tinggi.
Pertanyaan yang diajukan bervariasi, meliputi pertanyaan tertutup ( pertanyaan
yang jawabannya hanya satu kemungkinan) dan pertanyaan terbuka (pertanyaan
dengan banyak kemungkinan jawaban), serta disajikan dengan cara menarik.
3. Metode Demonstrasi
Metode demonstrasi adalah cara pengelolaan pembelajaran dengan
memperagakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi, benda,
atau cara kerja suatu produk teknologi yang sedang dipelajari. Demontrasi dapat
dilakukan dengan menunjukkan benda baik yang sebenarnya, model, maupun
tiruannya dan disertai dengan penjelasan lisan.
Demonstrasi akan menjadi aktif jika dilakukan dengan baik oleh guru dan
selanjutnya dilakukan oleh siswa. Metoda ini dapat dilakukan untuk kegiatan
yang alatnya terbatas tetapi akan dilakukan terus-menerus dan berulang-ulang
oleh siswa.
4. Metode Diskusi
Metode diskusi adalah suatu cara mengelola pembelajaran dengan penyajian
materi melalui pemecahan masalah, atau analisis sistem produk teknologi yang
pemecahannya sangat terbuka. Suatu diskusi dinilai menunjang keaktifan siswa
bila diskusi itu melibatkan semua anggota diskusi dan menghasilkan suatu
pemecahan masalah.
Jika metode ini dikelola dengan baik, antusiasme siswa untuk terlibat dalam
forum ini sangat tinggi. Tata caranya adalah sebagai berikut: harus ada pimpinan
diskusi, topik yang menjadi bahan diskusi harus jelas dan menarik, peserta diskusi
dapat menerima dan memberi, dan suasana diskusi tanpa tekanan.
5. Metode Pemberian Tugas
Metode pemberian tugas adalah cara mengajar atau penyajian materi melalui
penugasan siswa untuk melakukan suatu pekerjaan. Pemberian tugas dapat secara
individual atau kelompok. Pemberian tugas untuk setiap siswa atau kelompok
dapat sama dan dapat pula berbeda.
Agar pemberian tugas dapat menunjang keberhasilan proses pembelajaran, maka :
a. Tugas harus bisa dikerjakan oleh siswa atau kelompok siswa,
b. Hasil dari kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan presentasi oleh siswa
dari satu kelompok dan ditanggapi oleh siswa dari kelompok yang lain
atau oleh guru yang bersangkutan, serta
c. Ada kesimpulan yang didapat di akhir kegiatan.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Pengajaran adalah pemilihan kaedah atau strategi untuk menyusun maklumat,
aktiviti, pendekatan dan media untuk membantu siswa mencapai objektif yang telah
ditetapkan. Pengajaran berintikan interaksi antara guru dengan siswa. Dalam interaksi
tersebut guru melakukan kegiatan yang disebut mengajar, sedangkan siswa melakukan
kegiatan yang disebut belajar. Oleh karena itu interaksi guru dengan siswa dalam
pengajaran ini disebut juga proses belajar mengajar.
Tujuan pendidikan dan pengajaran ialah membentuk manusia susila yang cakap dan
warga Negara yang demokratis, serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan
masyarakat dan tanah air. Sistem pengajaran ialah sebagai perancang dan sebagai guru
yang mengajar (unsur suatu sistem).
B. Saran
Semoga makalah ini dapat memberikan bayangan mengenai konsep pengajaran
dalam mata kuliah Pendidikan Dalam Keperawatan dan terdapat banyak refrensi lagi
yang membahas mengenai konsep pengajaran sehingga mahasiswa lebih mudah dalam
proses pembelajaran.
DAFTAR PUSTAKA

B.R. Hergenhahn & Matthew H. Olson. 2008. Theories Of Learning (Teori Belajar) edisi
VI Jakarta : Kencana
Aris, Baharuddin. 2002. Reka Bentuk Perisian Multimedia. Universiti Teknologo
Malaysia: Kuala Lumpur
Endang Soenaryo, Pengantar Teori Perencanaan Pendidikan Berdasarkan Pendidikan
Sistem, Adicita Karya Nusa, Yogyakarta, 2000.
PENDIDIKAN DALAM KEPERAWATAN
KONSEP PENGAJARAN

OLEH :
KELOMPOK 1
1. IGNP YOGADIPUTRA (13.321.1944)
2. LUH PUTU RISMA AGUSTINI (13.321.1946)
3. MADE ASRI PURWANTI (13.321.1950)
4. NI LUH ARI WINDASARI (13.321.1954)
5. NI LUH DESSY PRADNYA DEWI (13.321.1956)
6. NI LUH GEDE SITA PRAHITA DANI (13.321.1958)
7. NI PUTU SUKMA PRADNYAYANTHI (13.321.1970)
8. IGA DIAH SASMITHA DEWI (13.321.1979)

STIKES WIRA MEDIKA PPNI BALI


S1 KEPERAWATAN
2016