Anda di halaman 1dari 3

Nama : Eko Fajar Setiawan

NIM : 15414035

Dosen : Johnny Patta

UJIAN AKHIR SEMESTER 2016/2017

PL 3141 PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN

1. Kasus Pembiayaan Pembangunan

Representasi kasus pembiayaan dalam soal ini, adalah pembiayaan penuntasan


gizi buruk oleh bantuan operasional kesehatan (BOK), khususnya di Kota Bandung
sebagai wilayah studi. Bantuan Operasional Kesehatan dalam menuntaskan gizi buruk
bayi s.d. balita, biasa dikenal dengan BOK PMT (Pemberian Makanan Tambahan)-
Pemulihan dan Penyuluhan / P2. BOK PMT P2 ini berasal dari dana APBD Kota
Bandung, yang dialokasikan kepada tiap-tiap UPT Puskesmas di kecamatan-kecamatan
Kota Bandung melalui wewenang tugas pembantuan. BOK PMT P2 diberikan kepada
bayi s.d. balita bergizi buruk dalam bentuk barang/produk makanan olahan maupun
pabrikan. BOK PMT P2 dialokasikan ke 30 UPT Puskesmas, sebesar 200, 2 juta yang
hanya menyediakan kepada 5 jiwa bayi s.d. balita saja/ UPT Puskesmas di Kota Bandung
sehingga masih diperlukan sumber pembiayaan lain untuk menuntaskan gizi buruk

2. Hubungan Kasus dengan Teori Pilihan Konsumen


Dalam bahasan Consumer Choice Theory, hubungan nya terletak dalam Income
substitution effects, welfare maximization, equity. Representasi kasus BOK PMT Pemulihan
dan Penyuluhan di atas, adalah bentuk alokasi anggaran APBD Kota Bandung di Bdang
Kesehatan, dan diperoleh dari uang pembayaran pajak/ (Tax Payer) untuk masyarakat sasaran
(Bayi dan Balita Gizi Buruk). Maka, Income Substitution Effects dapat ditunjukkan dengan
bermacam-macam bentuk alokasi anggaran pembangunan yang didanai oleh APBD, salah satu
nya BOK ini.
Dalam BOK Kota Bandung, dampak substitusi pendapatan dari pembayar pajak (Tax
Payer) akan mengoptimalkan pendapatan pajak negara sehingga memengaruhi penganggaran
terhadap BOK dari APBD. Semakin banyak pembayar pajak, maka alokasi yang dianggarkan
untuk BOK akan lebih banyak pula, masyarakat sasaran yang akan mendapatkan bantuan
sehingga terciptalah bentuk welfare maximization. Adapun azaz yang dibawa dalam representasi
kasus tersebut, yakni equity. Dengan equity ini, seluruh lapisan masyarakat dapat menerima
upaya BOK denga maksimal.

3. Hubungan dengan Skema Barang dan Jasa


Gambar 3.1. Skema Barang dan Jasa

Sumber : Dokumen Penulis, 2016

Dalam bahasan Skema Barang dan Jasa, representasi kasus ini terletak pada skema barang dan
jasa public / umum (Public Goods and Services). Skema barang dan jasa ini, mengasumsikan
bahwa setiap orang berhak mengkonsumsi kebutuhan ini (Non Rivalrous Consumption) dan
orang yang mengkonsumsi kebutuhan barang dan jasa ini tidak dapat dikecualikan, kecuali
mahal. (Non Excludable Ownership).
Jika melihat pada kasus di atas, kebutuhan gizi manusia yang baik dan seimbang adalah hak
semua manusia di seluruh Indonesia bahkan dunia, karena hak ini merupakan hak dan pelayanan
dasar yakni kebutuhan kesehatan sehingga sudah jelas, bahwa kebutuhan akan gizi yang baik
adalah barang dan jasa publik.
Hal tersebut didasarkan atas

4. Hubungan dengan Fungsi Ekonomi dari Pemerintahan


Dalam bahasan The economic function of Government, Representasi kasus BOK PMT
Pemulihan dan Penyuluhan di atas, adalah bentuk alokasi anggaran APBD Kota Bandung dalam
bidang kesehatan, yang diperoleh dari Pembayar Pajak (Tax Payer) Untuk seluruh masyarakat
sasaran setempat sehingga hubungan nya terletak pada Income Redistribution.
Pada awalnya, Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) PMT pemulihan dan penyuluhan
dalam menuntaskan gizi buruk. Alokasi Bantuan Operasional Kesehatan diperoleh dari Anggaran
Pendapatan Belandja Daerah (APBD) Kota Bandung untuk membantu memberikan jaminan
kepada warga masyarakat sasaran

5. Hubungan dengan Pemerintah dan Distribusi Pendapatan


Dalam bahasan Government and The Distribution Of Income, representasi kasus ini terletak pada
Redistribution as a public goods. Menurut Browning and Browning, Redistribution As a Public
Goods diasumsikan

6. Hubungan dengan jenis


7. Hubungan dengan Pembangunan Kesejahteraan
8. Presentasi Teman yang Paling Menarik
Presentasi teman yang paling menarik, adalah presentasi milik Saudara Arya Tri Chandra
(15414034) dimana saudara Arya memaparkan topik bagaimana kebijakan kesehatan Amerika
Serikat berlangsung dengan konten pembiayaan yang lengkap dan desain tampilan / animasi pada
Presentasi beliau juga cocok dengan topik yang dibawakan.

9. Presentasi Teman yang Paling Tidak Menarik