Anda di halaman 1dari 8

A.

OVERVIEW

Tata Motors adalah perusahaan salah satu perusahaan mobil yang terbesar di India. Tata Motors
merupakan anak perusahaan dari Tata Grup yang memiliki sekitar 90 anak perusahaan di 7
segmen bisnis. Sejarah Tata Motors dimulai tahun 1945 dimana Tata Engineering dan
Locomotive Company membuat kereta api.Pada Tahun 1954, perusahaan mulai membangun
kendaraan umum. Pada tahun 1985 Tata Motors memproduksi Hydraulic excavators
berkolaborasi dengan perusahaan Jepang Hitachi. Pada Tahun 1986 Tata Motors mendesain alat
kendaraan umum dan memproduksi 407 unit pick up dan diikuti dengan memproduksi 608 unit
truck. Pada tahun 2003 Tata Engineering berganti nama menjadi Tata Motor Limited Tata Motors
berusaha untuk bekerjasama dengan perusahaan lain untuk membuat mobil. Pada tahun 2012,
Tata Motors berhasil mencapai peringkat 3 sebagai perusahaan manufaktur ketiga dalam tingkat
pendapatan. Pada tahun 2013-2014, pendapatan Tata Motors turun menjadi peringkat ke 5.

Tata Motor memiliki produk dan brand name pada berbagai segmen pasar, baik pada pasar low-
cost maupun pada pasar higg-end yang berkualitas premium. Pada lini low-cost, salah satu
produk Tata Motors adalah Nano mobil, Nano mobil dibuat untuk merebut pangsa pasar
kendaraan bermotor pribadi di India yang sebagain besar masih menggunakan kendaraan roda
dua. Pada segementasi pasar high-end salah satu produk Tata Motors adalah Land Rover dan
Jaguar.

Tata Motors juga melakukan kerjasama dengan perusahaan lain untuk meningkatkan pendapatan.
Tata Motors bekerja sama dengan perusahaan mobil besar lainnya seperti Daimler-Benz
(Mercedes-Benz), Koreas Daewoo Commercial Vehicle Co.Ltd, dan berbagai produser mobil
lainnya. Selain itu, Tata Motors juga melakukan pembelian brand name mobil terkenal asal
Inggris, yaitu Land Rover dan Jaguar.

B. EKSTERNAL ENVIROMENT
1. Porters 5 Forces
a. Substitusi
Medium, karena barang substitusi dari mobil sudah tersedia, baik sepeda motor maupun
menggunakan transportasi umum. Untuk menggunakan barang substitusi seperti sepada
motor maupun kendaraan umum juga lebih mudah digunakan.
b. Buyer
Medium, karena produk yang diciptakan setiap produsen memiliki karakteristik yang
unik. Customer mobil juga bukan yang price sensitive karena harga kos untuk mobil yang
relative lebih mahal dibandingkan dengan motor atau menggunakan kendaraan umum.
c. Supplier
Medium karena untuk pindah ke supplier lain dibutuhkan biaya tambahan, seperti biaya
kualitas. Namun komponen yang mobil jumlahnya komples, sehingga ketergantungan
terhadap 1 produsen tidak akan terjadi.
d. New Entrant
low karena membutuhkan skala ekonomi yang besar untuk memasuki industry mobil.
Dalam produksi mobil juga membutuhkan pengalaman-pengalaman karena komponen
yang digunakan sangat banyak. Dalam menciptakan mobil juga dibutuhkan kemampuan
dan ilmu yang cukup tinggi.
e. Rivals
Medium karena potensi pertumbuhan mobil akan semakin meningkat, sementara jumlah
produsen mobil internasional relative tetap. Para produsen mobil memiliki kekuatan yang
berbeda beda dalam penciptaan produk dan penetrasi pasar.

2. Exteral Environment (Pestel Analysis)

Pestel analysis menilai lingkungan eksternal perusahaan melalui 6 cara pendekatan analisis
yaitu melalui analisis political, economic, social, technological, environment, dan legal.

a. Political
Tata Motor adalah perusahaan manufaktur india yang bergerak dalam bidang pembuatan
mobil. Tata Motor beroperasi di beberapa Negara di Eropa, Asia, Afrika, Timur Tengah
dan Australia, menjadikannya perusahaan yang bergerak global dan mempunya pangsa
pasar internasional. Untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan di pasar
internasional, Tata Motor haruslah memberi perhatian pada sector politik, hukum dan
regulasi pada Negara tempatnya beroperasi. Tata Motor harus memperhatikan isu-isu
politik yang terjadi di masing-masing Negara dan merespon dengan tepat setiap
perubahan politik yang terjadi di masing-masing Negara.

b. Economic
Tata Motor beroperasi lebih dari 5 Negara yang berbeda yang menjadikan Tata Motor
belajar dan beradaptasi pada masing-masing Negara. Mereka memiliki sumberdaya dan
pengalaman yang berbeda dari Negara yang satu dengan yang lainnya sehingga apabila
terdapat perubahan yang terjadi pada pasar yang satu dapat sebagai pembelajaran dan
pengalaman untuk melakukan adaptasi pada pasar yang lainnya.
c. Social
Factor social yang dapat diperhatikan dalam lingkungan eksternal perusahaan misalnya,
melakukan analisis pada pertumbuhan populasi, distribusi umur, jenjang karir, dan
keamanan. Misalnya dengan memperhatikan jenjang karir yang ada di suatu lingkungan
masyarakat, jejang karir menunjukan rata-rata pendapatan atau daya beli pada suatu
masyarakat yang dapat menggambarkan daya beli pada masyarakat di lingkungan
tersebut. Mengatahui daya beli suatu masyarakat maka Tata Motor dapat mengestimasi
penjulan yang akan terjadi.
d. Technology
Tehnologi adalah hal yang terus berkembang terus menerus. Tata Motor juga
memperhatikan dan merespon perubahan technology yang terjadi. Hal ini dapat dapat
dilihat , dimana Tata Motor memperkerjakan 1.400 ilmuwan dan insinyur, Tata Motors
membentuk tim Penelitian dan Pengembangan, serta membentuk Tata Technologies
Limite
e. Environtment
Tata Motor selaku perusahaan persahaan besar juga emperhatikan keadaan lingkungan,
hal ini dapat terlihat dari kerjasama yang dilakukan Tata Motor dengan Motor
Development International (MDI). Kedua perusahaan tersebut melakukan perjanjian
untuk melakukan kerjasama dalam pembuatan mobil ramah lingkungan
f. Legal
Kerjasama-kerjasama yang dilakukan Tata Motor dengan beberapa perusahaan akan
membawa dampak hukum yang berlaku bagi Tata Motor. Perjanjian yang dilakukan
tersebut haruslah berdasarkan hukum yang berlaku. Selain perjanjian operasi bisnis yang
dilakukan Tata Motor haruslah sesuai dengan undang-undangan dan peraturan di
masing-masing Negara tempat Tata Motor beroperasi, dimana undang-undang dan
peraturan tersebut pastilah berbeda di setiap negaranya.
C. INTERNAL ENVIROMENT
1. Company Resources
a. Tangible Resources
- Financial Resources
Tata Motor adalah anak perusahaan dari Tata Group yang menjadi group terbesar
di India. Tata Motor memiliki sumber daya financial yang kuat, yang juga di
dukung oleh induk perusahaan.
- Technological Assets
Tata Motor merupakan perusahaan yang sudah lama bergerak dalam bidang
otomotif. Tata motor juga banyak memiliki kerjasama dengan perusahaan lain
sehingga memiliki transfer teknologi
b. Intangible Resources
- Human assets and intellectual capital.
Tata motor memiliki
- Brands
Tata Motor memiliki brand yang berhasil diciptakan berkat Akusisi dan Joint
Venture, seperti brand Land Rover dan Jaguar.
- Relationship
Tata Motor memiliki banyak sekali kerjasama dengan perusahaan lain di berbagai
negara, baik dalam bentuk akuisisi maupun dalam bentuk joint venture.
Kerjasama tersebut memberikan dampak keuntungan bagi Tata Motor. Tata Motor
memiliki jaringan yang lebih luas di berbagai Negara.
- Company Culture
Tata Motor memiliki budaya organisasi yang terbuka, dimana Tata Motor dapat
dengan cepat menerima manfaat dari kerjasama seperti akusisi dan joint venture
2. Capabilities

Tata Motor mampu menciptakan inovasi produk yang murah bersama dengan perusahaan
rekanan

3. Competitive Advantages
Budaya Organisasi yang flexible dalam kerjasama seperti Akusisi dan Joint Venture

4. SWOT Analysis
a. Strength
Tata Motor Merupakan perusahaan di India yang didirikan pada tahun 1945. Tata Motor
memiliki RnD yang kuat, dibuktikan dengan produk-produk yang inovatif serta berhasil
memenangkan beberapa penghargaan dunia. Tata Motor juga memiliki Financial yang
kuat sehingga mampu untuk melakukan akuisisi kepada perusahaan lainnya. Financial
yang kuat Tata Motor di dukung oleh Holding Company Tata Group yang memiliki
diversifikasi usaha. Selain itu Tata Motor berusaha untuk menjadi perusahaan yang ramah
lingkungan, dibuktikan dengan ikutnya Tata Motor dalam pembangunan mobil ramah
lingkungan di Luxemburg.
b. Weakness
Tata Motor adalah perusahaan keluarga. Sebagai perusahaan keluarga, dimungkinkan
adanya ketidakprofesionalan atau msalah keluarga yang dapat mengganggu jalannya
operasi perusahaan. Masalah selanjutnya adalah masalah iklan dari perusahaan. Tata
Motors kurang memberikan iklan agar mobil Nano yang dibuatnya tidak dipandang
sebelah mata. Tata Motor juga terlalu melakukan cost efficiency yang mengakibatkan Tata
Motor dalam memproduksi Nano mobil mengurangi fitur fitur yang sebenarnya bernilai
tambah bagi customer, seperti air bag, AC, sarana hiburan.
c. Opportunities
Tata Motor memiliki peluang pangsa pasar yang masih sangat luas. Di India dan di China
mobil belum dimiliki oleh banyak orang, hanya 1,2% atau 12 mobil per 1.000 orang di
India dan di China hanya 5,6% atau 56 mobil per 1000 orang. Kepemilikan mobil yang
sangat rendah dapat dimanfaatkan Tata Moto untuk menjual produknya. Pada tahun
2008, Tata Motor juga melakukan pembelian merk Land Rover dan Jaguar. Pembelian
tersebut juga memiliki peluang untuk meningkatkan teknologi dari Tata Motor dengan
adanya transfer Teknologi. Tata Motor juga mampu menciptakan mobil low-cost. Mobil
low-cost akan dapat dijual di berbagai Negara, baik Negara maju maupun Negara
berkembang dengan pendapatan penduduknya yang relative rendah. Akuisisi dan Joint
Venture yang dilakukan oleh Tata Motor akan menjadi peluang di masa mendatang
karena hal tersebut baru terasa manfaatnya di masa depan.
d. Threat
Tata Motor menciptakan mobil yang murah sebagai produk untuk penetrasi pasar. Seiring
dengan berkembangnya teknologi, maka pesaing akan lebih mudah untuk menciptakan
mobil yang lebih murah.
Selain mobil yang dibuat oleh Tata Motor dinilai terlalu murah hingga menyebabkan Tata
mengurangi fitur yang ada di dalam produk Nano mobil. Tata Motor dinilai mengurangi
aspek keselamatan dan kenyamanan dari produknya. Akibat dikuranginya fitur fitur
tersebut, psikologi pasar membuat orang orang menilai bahwa produk Nano Mobil hanya
untuk orang miskin.
Nano mobil juga akan dihadapkan masalah hukum di masa depan dengan adanya mobil
yang murah. Nano mobil yang harganya murah sekitar $2.500 akan memicu ledakan
jumlah mobil murah yang mengakibatkan peningkatan penggunaan bahan bakar minyak.
Peningkatan tersebut akan dapat memicu adanya kebijakan baru dari pemerintah.
Jika Tata Motor akan melakukan ekspansi bisnis, maka ancaman yang dihadapi adalah
semakin tingginya tingkat persaingan yang akan dihadapi oleh Tata Motor.

D. SCOPE STRATEGIES AND STRATEGIC ALLIANCES


Strategic Alliances adalah hubungan perjanjian formal yang dilakukan dua atau lebih
perusahaan terpisah, untuk mencapai tujuan yang disepakati bersama untuk melakukan bisnis
tertentu yang dibutuhkan masing-masing organisasi. Melalui aliansi perusahaan dapat berbagi
sumberdaya, resiko dan pendanaan. Strategi aliansi dapat berupa joint venture, akuisisi, dan
merger. Tata Motor melakukan strategic alliances berupa kerjasama melalui joint venture dan
akuisisi. Dengan melakukan kerjasama melalui joint venture dan akuisisi dapat memberikan
manfaat bisnis bagi perusahaan. Misalnya, perusahaan dapat memperluas jangkuan bisnis, dapat
membagi sumberdaya, membagi resiko bisnis, dan lain sebagainya. Beberapa strategies alliance
yang pernah dilakukan Tata Motor adalah sebagai berikut:

1. Akuisisi

Tata Motor melakukan akuisis terhadap beberapa perusahaan, baik akuisisi horizontal
maupun akuisisi vetikal. Manfaat akuisisi sebagai berikut.

a. Meningkatkan segmen pasar

Persaingan produk berbagai macam merk semakin meningkat sehingga Tata Motor ingin
memperluas cakupan pasar dalam waktu yang singkat dapat dilakukan akusisi untuk
memperoleh segmen pasar dari perusahaan yang diakuisisi.

b. Melindungi pasar

Dengan cara mengakuisis perusahaan yang sejenis sehingga dapat mengurangi


persaingan di pasar dan target tempat pemasaran dapat tercapai. Tata Motor juga
melakukan akuisis terhadap perusahaan yang tidak sejenis untuk melakukan efisiensi,
yang dapat meminimalisisr biaya yang akan dikeluarkan perusahaan karena membeli dari
divisi perusahaan sendiri

c. Memperkuat bisnis utama

Dengan melakukan akuisisi, maka Tata Motor dapat memperkuat bisnis utama karena
melalui akusisi, maka kerjasama dengan perusahaan yang diakuisisi dapat mengatasi
masalah masalah yang dihadapi perusahaan.
Akuisisi yang berhasil dilakukan oleh Tata Motor sebagai berikut.

2004: Tata Motor melakukan akuisis dengan Daewoo Commercial, perusahaan


pembuat truk terbesar ke dua di Korea Selatan, kerjasama ini menghasilkan beberapa
produk baru di pasar Korea dan juga mengekspor beberapa produknya dipasar
Internasional.
2005: Tata Motor mengakuisis 21% saham Hispano Carrocera produsen bus terkenal
di Spanyol dan membeli seluruh sisa sahamnya pada tahun 2009.
2008: Tata Motor membeli brand dari perusahaan ternama Inggris, yaitu Land Rover
dan Jaguar.
2009: Tata Motor membeli 73 % saham Hippo Carrocera dan mendapat 50,3 % bunga
dari Miljo Grenland?Innovasjon, Norwegia
2009: Tata Motor melakukan perjanjian dengan Motor Development International
(MDI) dari Luxembourg, untuk mebuat mobil ramah lingkungan.
2. Joint Venture

Melalui Joint venture, maka Tata Motor akan dapat memanfaatkan skala ekonomi dan
memanfatkan spesialisasi namun tetap memiliki eksistensi dan kebebasan masing masing.
Melalui Joint Venture, maka sumber keuangan akan semakin besar. Kredibilitas Joint Venture
juga lebih diakui dari pada perseorangan dan lebih memungkinkan beroperasi secara global
dan dapat meminimalisir resiko.

1994: Tata Motor melakukan Joint Venture dengan Daimler-Bens bekerjasama untuk
mengahasilkan mobil Mercedes-Benz di India
2006: Tata Motor melakukan joint venture dengan perbandingan saham 51:49 dengan
Brasil, kerjasama ini memproduksi badan bus, dan pabrik berlokasi di Dharwad.
2006: Tata Motors mengadakan joint venture dengan Perusahaan Thonburi Automotive
Assembly Plant Company dari Thailand untuk memproduksi dan memasarkan kendaraan
pickup di Thailand, dan hasil produksinya dijual dipasaran pada tahun 2008

INTERNATIONAL STRATEGY
International Strategy adalah strategi persaingan yang dilakukan di dua atau lebih Negara
secara bersamaan. International Strategi mempunyai tiga pendekatan utama yaitu,
multidomestik strategis, global strategis dan transnational strategies. Dari ketiga pensekatan
strategi tersebut Tata Motor menggunakan pendekatan global strategies.
Global strategi merupakan strategi yang digunakan untuk menjaga kualitas produk,
sehingga produk tersebut sengaja dibuat berdasarkan standar yang di tentukan agar dapat
digunakan di berbagai Negara secara sekaligus dan bersamaan. Core Competence dari Tata
Motor adalah menyediakan produk produk mobil dengan harga yang relative murah . Hal ini
dapat didukung melalui produk-produk yang dihasilkan hampir sama di setiap Negara. Dimana
produk-produk yang dihasilkan Tata Motor berupa kendaraan bermotor tanpa spesifikasi khusus
di setiap Negara. Strategi Global akan mampu menekan biaya pembuatan mobil karena produk
yang dihasilkan memiliki karakteristik yang sama sehingga dapat menekan skala ekonominya.
Melalui Strategi global, maka Tata Motor juga akan dapat melakukan sharing teknologi dan
informasi yang akhirnya dapat menghemat proses produksi dari perusahaan.
Namun pada 1 merk mobil, Tata Motor motor harus melakukan strategi yang berbeda,
yaitu pada mobil Nano. Tata motor harus melakukan Customisasi di setiap beberapa Negara,
misalnya di Amerika Serikat.

KESIMPULAN

Berdasarkan analsisi yang telah dilakukan, dan sejalan dengan strategi yang dijalankan oleh Tata
Motor melakuan pendekatan Global Strategy untuk melakukan ekspansi bisnis secara
internasional. Global strategy juga sejalan dengan strategi Tata Motor untuk menciptakan mobil
yang murah di setiap kelasnya. Namun tantangan yang dihadapi Tata Motor adalah, Tata Motor
harus tetap berinovasi agar dapat menciptakan mobil yang murah. Selain itu, Tata Motor juga
harus memberikan fitur tambahan agar mobil yang diciptakan memiliki nilai lebih di mata para
customernya.