Anda di halaman 1dari 1

PATOFISIOLOGI LUPUS NEFRITIS

SLE merupakan salah satu penyaki autoimun yang dapat disebabkan oleh beberapa
faktor, diantaranya faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor genetik yang dapat
mempengaruhi diantaranya sistem imun bawaan (STAT4, IRF5, IRAK1, TNFA1P3), Fungsi
limfosit (HLA-DR, PDCD1, PTPN22, BLK, BANK1), Klirens dari komplek imun dan sel
apoptosis (C1q, FCGR3A, CRP, iTGAM) dan mekanisme lain (C4A, C4B, C2, MECP2, PXK).
Sedangkan faktor lingkungan luar yang dapat menyebabkan SLE adalah sinar UV, jenis kelamin,
EBV, dan merokok.
Faktor-faktor tersebut dapat menimbulkan respon imun yang abnormal yaitu dengan
terbentuknya komplek imun autoantibodi Sel B, Sel T, Ag, dan sel DC. Komplek tersebut
menyebabkan respon inflamasi di bagian tubuh seperti wajah dan di organ tubuh seperti injal.
Respon ini dapat ditandai dengan adanya rash, nerfritis, atritis, leukopenia, dan karditis yang
semuanya merupakan gejala SLE. Apabila respon inflamasi tersebut terjadi di organ tubuh
seperti ginjal, maka akan menyebabkan abnormalitas pada setiap paramater klinik ginjal, yaitu
menyerupai pada kondisi pasien gagal ginjal. Pada kondisi inilah yang dinamakan Lupus Nefritis