Anda di halaman 1dari 14

PEDOMAN

&
STRATEGI
BELAJAR

DI EDIT OLEH FAIZAL


CARA BELAJAR EFEKTIF
Langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui

diri sendiri
kemampuan belajar anda
proces yang berhasil anda gunakan, dan dibutuhkan
minat, dan pengetahuan atas mata pelajaran anda inginkan
Anda mungkin belajar fisika dengan mudah tetapi tidak bisa belajar tenis, atau sebaliknya. Belajar
apapun, adalah proces untuk mencapai tahap-tahap tertentu.
Empat langkah untuk belajar.
Mulai dengan cetak halaman ini dan jawab pertanyan-pertanyaannya. Lalu
rencanakan strategi anda dari jawaban-jawabanmu, dan dengan "Pedoman Belajar"
yang lain.

Mulai dengan Apakah pengalaman anda tentang cara belajar? Apakah anda
masa lalu
What was your experience about how you learn? Did you

senang membaca? memecahkan masalah? menghafalkan?


bercerita? menterjemah? berpidato?
mengetahui cara menringkas?
tanya dirimu sendiri tentang apa yang kamu pelajari?
meninjau kembali?
punya akses ke informasi dari banyak sumber?
menyukai ketenangan atau kelompok belajar?
memerlukan beberapa waktu belajar singkat atau satu yang
panjang?

Apa kebiasaan belajar anda? Bagaimana tersusunnya? Yang mana


terbaik? terburuk?

Bagaimana anda berkomunikasi dengan apa yang anda ketahui


belajar paling baik? Melalui ujian tertulis, naskah, atau wawancara?

Teruskan ke Berminatkah anda?


masa sekarang Berapa banyak waktu saya ingin gunakan untuk belajar?
Apa yang bersaing dengan perhatian saya?

Apakah keadaannya benar untuk meraih sukses?


Apa yang bisa saya kontrol, dan apa yang di luar kontrol saya?
Bisakah saya merubah kondisi ini menjadi sukses?
Apa yang mempengaruhi pembaktian anda terhadap pelajaran ini?

Apakah saya punya rencana? Apakah rencanaku


mempertimbangkan pengalaman dan gaya belajar anda?

Pertimbangkan Apa judulnya?


proses, Apa kunci kata yang menyolok?
Apakah saya mengerti?
persoalan
utama Apakah yang telah saya ketahui?
Apakah saya mengetahui pelajaran sejenis lainnya?

Sumber-sumber dan informasi yang mana bisa membantu saya?


Apakah saya mengandalkan satu sumber saja (contoh, buku)?
Apakah saya perlu mencari sumber-sumber yang lain?

Sewaktu saya belajar, apakah saya tanya diri sendiri jika saya
mengerti?
Sebaiknya saya mempercepat atau memperlambat?
Jika saya tidak mengerti, apakah saya tanya kenapa?

Apakah saya berhenti dan meringkas?


Apakah saya berhenti dan bertanya jika ini logis?
Apakah saya berhenti dan mengevaluasi (setuju/tidak setuju)?

Apakah saya membutuhkan waktu untuk berpikir dan kembali lagi?


Apakah saya perlu mendiskusi dengan "pelajar-pelajar" lain untuk
proces informasin lebih lanjut?
Apakah saya perlu mencari "para ahli", guruku atau pustakawan
atau ahliawan?

Buat Apakah kerjaan saya benar?


review Apakah bisa saya kerjakan lebih baik?
Apakah rencana saya serupa dengan "diri sendiri"?

Apakah saya memilih kondisi yang benar?


Apakah saya meneruskannya; apakah saya disipline pada diri
sendiri?

Apakah anda sukses?


Apakah anda merayakan kesuksesan anda?
PENGATURAN JADUAL
Pedoman:
Perhatikan waktumu.
Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu.
Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia.
Ketahuilah kapan kamu produktif.
Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat membantu untuk:
Membuat daftar "Kerjaan". Tulislah hal-hal yang harus kamu kerjakan, kemudian putuskan
apa yang dikerjakan sekarang, apa yang dikerjakan nanti, apa yang dikerjakan orang lain,
dan apa yang bisa ditunda dulu pengerjaannya.

Membuat jadwal harian/mingguan. Catat janji temu, kelas dan pertemuan pada buku/tabel
kronologis. Selalu mengetahui jadwal selama sehari, dan selalu pergi tidur dengan
mengetahui kamu sudah siap untuk menyambut besok.

Merencanakan jadwal yang lebih panjang. Gunakan jadwal bulanan sehingga kamu selalu
bisa merencanakan kegiatanmu lebih dulu. Jadwal ini juga bisa mengingatkanmu untuk
membuat waktu luangmu dengan lebih nyaman.

Rencana Jadual Belajar Efektif:


Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan hiburan.
Prioritaskan tugas-tugas.
Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum kelas.
Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah kelas. Ingatlah bahwa
kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24 jam tanpa review.
Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar.
Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar.
Rencanakan juga "deadline".
Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari.
Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan.
Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri!
CARA MENGHADAPI STRESS
Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres:
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan,
kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan
tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya
sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau
kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.

Jika anda merasa stres mengaruhi pelajaran anda,


langkah pertama adalah mencari bantuan melalui pusat koseling di sekolah anda.

Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan
kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan. Apa yang dapat anda lakukan untuk
mengatur stres anda? Strategi-strategi apa yang ada?

Perhatikan lingkunga sekitar anda Belajarlah cara terbaik untuk


Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar merelaksasikan diri anda
dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti
tersebut. efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah
untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-
pikiran yang menggangu.

Jauhkan diri anda dari situasi-situasi Tentukan tujuan yang realistis bagi diri
yang menekan anda sendiri
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang
biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari. terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat
mengurangi beban yang berlebihan.

Jangan mempermasalahkan hal-hal Jangan membebani diri anda secara


yang sepele berlebihan
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja
benar-benar penting dan biarkan yang lainnya anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya,
mengikuti. atau tangani secara selektif dengan memperhatikan
beberapa prioritas.

Secara selektif ubahlah cara anda Ubahlah cara pandang anda


bereaksi Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri
pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap stress.
terhadap hal ini.

Hindari reaksi yang berlebihan; Lakukan sesuatu untuk orang lain


Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda
sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika sendiri.
cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus
mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa
harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
Tidur secukupnya Hindari stress
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress. Dengan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging,
tennis ataupun berkebun.

Hindari pengobatan diri sendiri atau Tingkatkan ketahanan diri anda


menghindar Yang harus digarisbawahi dari manajemen stress
Alkohol dan obat-obatan dapat menyembunyikan adalah ?Saya membuat diri saya sendiri sedih?.
stres. Namun tidak dapat membantu memecahkan
masalah.

Cobalah untuk ?memanfaatkan? stress


Jika anda tidak dapat melawan apa yang mengganggu anda, dan anda tidak dapat menghindar
darinya, berjalanlah seiring dengannya dan cobalah untuk memanfaatkannya secara produktif.

Cobalah untuk menjadi seseorang yang positif

Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik
daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. ?Stress
sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak
terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang
memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan
dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat
menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.? All Stress Up, St. Paul Pioneer
Press Dispatch, hal 8B, Senin, 30 November 1998.

Yang terpenting, jika stress menempatkan anda dalam keadaan


yang tidak teratasi atau mengganggu kegiatan sekolah anda,
kehidupan sosial ataupun kehidupan kerja, carilah bantuan ahli
di pusat konseling sekolah anda.
MOTIVASI BELAJAR

Waktu masih remaja, kita mempunyai kemampuan untuk belajar dan melihat kelalaian masa lalu.
Ketika kita mulai mengikuti ajaran-ajaran keluarga, sekolah, dan lingkungan, motivasi kita di awal
tahun berganti dari tujuan kita ke menyenangkan orang lain, dan sering kali keinginan kita untuk
belajar penderitaan.
Bagaimana anda bisa motivasi diri sendiri?
Dengan latihan ini, coba untuk
mengakui rasa penemuan anda
bertanggung jawab pada pelajaranmu
menerima resiko dari belajar dengan kepercayaan, kemampuan, dan otonomi
mengakui bahwa "kegagalan" adalah sukses:
belajar dari kegagalan alalah dengan jalan yang sama belajar apa
merayakan prestasi anda jika dapat mencapai tujuan anda
Latihan ini terdiri dari tujuh halaman atau langkah sebagai berikut: (dalam bahasa Inggris)
Mulai dengan Definisi

2. Motivasi sendiri (English)


3. Motivasi dari luar (English)
4. Proyek deskripsi (English)
5. Penasehat (English)
6. Perkembangan (English)
7. Kesimpualan/Evaluasi (English)
Selamat Belajar!
BERFIKIR YANG CERDIK

"Meskipun anda bukanlah seorang jenius, anda dapat mengunakan strategi yang
sama seperti yang digunakan Aristotle dan Einstein untuk memanfaatkan kreatifitas
berpikir anda dan mengatur masa depan anda lebih baik."
Kedelapan statregi berikut ini dapat mendorong cara berpikir anda lebih produktif daripada reproduktif
untuk memecahkan masalah-masalah. "Strategi-strategi ini pada umumnya ditemui pada gaya berpikir
bagi orang-orang yang jenius dan kreatif di ilmu pengetahuan, kesenian, dan industri-industri sepajang
sejarah."

1. Lihatlah persoalan anda dengan berbagai cara yang berbeda dan cari perspektif baru yang
belum pernah dipakai oleh orang lain (atau belum diterbitkan!)
Leonardo da Vinci percaya bahwa untuk menambah pengetahuan tentang suatu masalah
dimulai dengan mempelajari cara menyusun ulang masalah tersebut dengan berbagai cara
yang berbeda. Ia merasa bahwa pertama kali melihat masalah itu terlalu prubasangka.
Seringkali, masalah itu dapat disusun ulang dan menjadi suatu masalah yang baru.

2. Bayangkan!
Ketika Einstein memikirkan suatu masalah, ia selalu menemukan bahwa perlu untuk
merumuskan persoalannya dalam berbagai cara yang berbeda-beda yang masuk akal,
termasuk menggunakan diagram-diagram. Ia membayangkan solusi-solusinya dan yakin
bahwa kata-kata dan angka-angka tidak memegang peran penting dalam proses berpikirnya.

3. Hasilkan! Karakteristik anak jenius yang membedakan adalah produktivitas.


Thomas Edison memegang 1.093 paten. Dia memberikan jaminan produktivitas dengan
memberikan ide-ide pada diri sendiri dan asistennya. Dalam studi dari 2.036 ilmuwan
sepanjang sejarah, Dekan Keith Simonton, dari University of California di Davis,
menemukan bahwa ilmuwan-ilmuwan yang dihormati tidak hanya menciptakan banyak
karya-karya terkenal, tapi banyak yang buruk. Mereka tidak takut gagal, atau membuat
kesalahan besar untuk meraih hasil yang hebat.

4. Buat kombinasi-kombinasi baru. Kombinasikan, and kombinasikan ulang, ide-ide, bayangan-


bayangan, and pikiran-pikiran ke dalam kombinasi yang berbeda, tidak peduli akan keanehan
atau ketidakwajaran.
Keturunan hukum-hukum yang menjadi dasar ilmu genetika modern berasal dari pendeta
Austria, Grego Mendel, yang mengkombinasikan matematika dan biologi untuk
menciptakan ilmu pengetahuan baru.

5. Bentuklah hubungan-hubungan; buatlah hubungan antara peroalan-persoalan yang berbeda


Da Vinci menemukan hubungan antara suara bel dan sebuah batu yang jatuh ke dalam air.
Hal ini memungkinkan Da Vinci untuk membuat hubungan bahwa suara mengalir melalui
gelombang-gelombang. Samuel Morse menciptakan stasiun-stasiun penghubung untuk
tanda-tanda telegraf ketika memperhatikan stasiun-stasiun penghubung untuk kuda-kuda.
6. Berpikir secara berlawanan.
Ahli ilmu fisika Niels Bohr percaya bahwa jika andamemegang pertentangan secara
bersamaan, kemudian anda menyingkirkan pikiran anda dan akal anda bergerak menuju
tingkatan yang baru. Kemampuannya untuk membayangkan secara bersamaan mengenai
suatu partikel dan suatu gelombang mengarah pada konsepsinya tentang prinsip saling
melengkapi. Dengan menyingkirkan pikiran (logis) dapat memungkinkan akal anda untuk
menciptakan sesuatu yang baru.

7. Berpikir secara metafor.


Aristotle menganggap metafora sebagai tanda yang jenius, dan percaya bahwa individual
yang memiliki kapasitas untuk menerima persamaan antara dua keberadaan yang berbeda
dan menghubungkannya adalah individual yang punya bakat kusus.

8. Persiapkan diri anda untuk menghadapi kesempatan.


Bilamana kita mencoba sesuatu dan gagal, kita akhirnya mengerjakan sesuatu yang lain.
Hal ini adalah prinsip pertama dari kekreatifan. Kegagalan dapat menjadi produktif hanya
jika kita tidak terfokus pada satu hal sebagai suatu hasil yang tidak produktif. Sebaliknya,
menganalisa proses, komponen-kompnen dan bagaimana anda dapat mengubahnya untuk
memperoleh hasil yang lain. Jangan bertanya, ?Mengapa saya gagal?? melainkan ?Apa
yang telah saya lakukan??

Diadaptasi dengan seijin: Michalko, Michael, Thinking Like a Genius: Eight strategies used by the super creative, from
Aristotle and Leonardo to Einstein and Edison (New Horizons for Learning) seperti yang dilihat dari
http://www.newhorizons.org/wwart_michalko1.html, (June 15, 1999) Artikel ini pertama kali diterbitkan di THE FUTURIST, May 1998

Michael Michalko adalah pengarang buku Thinkertoys (A Handbook of Business Creativity), ThinkPak (A Brainstorming
Card Set), dan Cracking Creativity: The Secrets of Creative Geniuses (Ten Speed Press, 1998).
MENGHINDARKAN KERAGUAN
Apakah keraguan Anda berkaitan dengan suatu proyek? Atau suatu kebiasaan?
Mengatasi Keraguan :
Mulailah dengan satu proyek percontohan.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan mendasar ini sebelum
Anda mengetahui kemajuan Anda :
Apa yang Anda ingin lakukan?
Apa tujuan akhir, sebagai hasil akhir?
Apakah itu jelas atau tidak
Apa langkah utama untuk mencapainya?
Jangan terlalu jelimet : berpikir yang sulit
Sejauh ini apa yang telah Anda lakukan?
Mengakui bahwa Anda sudah menempuh cara yang tepat, bahkan kalau itu sudah melalui
pemikiran.
Jalan yang panjang dimulai dengan langkah pertama.
Mengapa Anda mau melakukan ini?
Apa motivasi utama Anda?
Jangan libatkan diri Anda kalau motivasi Anda negatif.
Ini jujur dan suatu awal yang baik.
Bagaimanapun kalau motivasi Anda negatif, ulangi dan kerjakan kembali hingga positif.
Di mana hasil-hasil positif yang lain akan mengalir untuk mencapai tujuan Anda.
Pengidentifdikasian ini akan membantu?
Anda memperoleh keuntungan yang Anda mungkin hindari: Beranikan diri bermimpi!
Daftarkan apa yang berada di jalurmu
Apa kekuatan Anda untuk berubah?
Sumber apa yang berada di luar Anda yang Anda butuhkan?
Sumber bukanlah semua hal fisik (contoh : peralatan dan uang), termasuk waktu,
orang/profesional/orang tua, bahkan sikap
Apa yang aklan terjadi bila Anda tidak maju?
Itu tidak akan melukai, hanya sedikit mengejutkan...
Daftar pengembangan rencana Anda
Utama, langkah-langkah nyata
Suatu proyek mudah, seandainya dibangun secara bertahap;
Mulai dengan yang kecil;
Tambahkan satu demi satu kemudian yang lebih luas sebagaimana yang Anda capai dan
kembangkan.
Berapa lama yang dibutuhkan
Suatu jadwal akan membantu Anda mempertahankan diagram kemajuan dan memperkuat
adanya arah langkah Anda.
Berapa lama dalam hari, minggu, dst.
Anda abdikan diri Anda untuk bekerja.
Hal ini membantu Anda membangun suatu kebiasaan baru untuk bekerja, membangun
lingkungan kerja yang baik, dan jarak dengan hiburan (itu lebih mudah menikmati proyek Anda
apabila hiburan-hiburan dikesampingkan).
Anda akan memperoleh hadiah di setiap stasiun
dan juga apa yang akan Anda tolak sampai Anda tiba di setiap stasiun.
Buatlah laporan pada waktunya
Temukan teman terpercaya, atau ahli yang membantu mendorong atau memeriksa kemajuan
Anda.
Pengakuan terhadap:
Permulaan yang salah dan kesalahan-kesalahan sebagai belajar dari pengalaman.
Semua itu akan lebih penting daripada keberhasilan, dan memberikan arti pada pengalaman.
Hiburan-hiburan dan perangkap
Jangan menolak keberadaan mereka, tetapi menolak godaan mereka.
Emosi
membiarkan frustrasi apabila hal-hal tampaknya tidak membaik
membiarkan walaupun Anda ada masalah, tetapi Anda melakukan sesuatu tentang hal itu.
Khayalan
Bayangkan diri Anda berhasil.
Akhirnya: kalau keraguan adalah kebiasaan Anda, lupakan itu.
Konsentrasikan pada tugas dan proyek di tangan Anda, dan bangunlah dari sana!
PENYESUAIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Teknik-teknik penyesuaian pemecahan masalah merupakan gabungan antara logika dan daya
pikir, dan jika tidak tepat, akan menciptakan jalan keluar yang memuaskan.
Jika Anda tidak mengikuti proses pemecahan masalah secara lengkap, gunakan teknik-teknik apabila
Anda
Mempunyai sedikit waktu meneliti
Tidak membutuhkan analisis yang canggih
Dapat menerima resiko
Dapat membuat keputusan yang sebaliknya
Pertimbangan di dalam penyesuaian pengambilan keputusan :
Keputusan yang mengejutkan
Buatlah keputusan tambahan untuk mencapai suatu keputusan objektif dan menolak secara penuh
(total) keputusan yang Anda tidak dapat ubah.
Contoh: Sebelum mengatur pendingin udara, mencoba layar, bayangan, dan fentilator.
Kegiatan ini dapat memungkinkan tugas dilaksanakan. Kalau tidak, langkah ini akan masih
harus dibantu dengan pendinginan gedung dan peningkatan daya guna pendingin (air-
condition) kalau kemudian di-install.

Penyelidikan
Gunakan informasi yang tepat untuk menguji suatu hasil..
Penyelidikan adalah suatu pengubahan dengan strategi uji-coba kesalahan untuk mengendalikan resiko.
Perbedaan melempar dadu, membutuhkan suatu pemikiran yang padat menyangkut tujuan dan arah.
Gunakan teknik ini untuk bergerak hati-hati di dalam langkah kecil ke arah suatu penyelesaian.
Contoh: Dokter-dokter menolak kesepakatn tunggal, sebagai diagnosa yang tidak lengkap
terhadap suatu penyakit. Melalui kehati-hatian tetapi dengan penelitian yang tepat, mereka
dapat menentukan penyebab suatu penyakit dan penyembuhannya.

Pengaturan(pengendalian) dengan pengecualian


Bekerja berdasarkan hal-hal tersebut cara kritis untuk Anda, dan meninggalkan hal-hal lain yang tidak
kritis. Membuat strategi dan (membuat) pengutamaan.
Contoh: Anda pembimbing matematika untuk anak. Anda mengetahui bahwa keluarga
berada di dalam situasi yang sulit, tetapi Anda tidak memiliki keahlian untuk membantu.
Anda informasikan ahli dalam hal ini sebagai tindak lanjut mereka, tetapi lanjutkan dengan
memusatkan perhatian mendorong anak dengan pekerjaan rumah.

Membatasi
Meluasnya resiko penolakan keputusan yang mengekang Anda ke arah satu pilihan kalau Anda tidak
siap menyepakatinya.
Contoh: Kecerdikan investor tidak meletakkan telur-telur di dalam satu keranjang. Mereka
menyebarkan resiko secara seimbang ke beberapa wadah, ikatan, dan secara tunai.

Perasaan
Beberapa pilihan berdasarkan pengalaman Anda, nilai-nilai, dan emosi-emosi (perasaan hati Anda yang
baik)! Sementara sering kemungkinan untuk sampai ke kebenaran melalui intuisi, tidak membangunnya
secara istimewa.Hal itu dapat menghasilkan penilaian yang cepat dan keputusan yang gegabah.
Pertama gunakanlah logika, kemudian perasaan Anda untuk membuat keputusan terasa benar.

Penundaan
Kalau suatu keputusan segera tidak perlu dan ada waktu untuk membangun pilihan, lakukan secara
perlahan dan biarkan menunggu. Kadang-kadang tidak berbuat apa-apa adalah keputusan yang terbaik,
masalah berlalu , atau dapat diatasi.

Pelimpahan kepada yang lain


Kalau masalah dapat diselesaikan lebih baik oleh seseorang, kalau Anda benar-benar bukan berada
pada posisi pertama di dalam masalah itu (identifikasi penanggung jawab), atau sumber Anda (waktu,
uang, dsb) tidak akan memenuhi syarat.

Pandangan, kesempatan, dan pilihan


Konsentrasi terhadap masa depan untuk menemukan kesempatan dan pilihan yang tersembunyi.Dengan
pilihan, kita memutuskan yang terbaik. Tanpa itu, keputusan menjadi pilihan terpaksa. Dengan
menemukan kesempatan besok (masa depan) dan membangun pilihan, Anda akan membuat hasil,
pilihan yang berkualitas.

Rintangan terhadap pengambilan keputusan yang efektif

Tidak memutuskan
Menghindari keputusan terperangkap aspek-aspek resiko, ketakutan, dan kekhawatiran yang tidak
diinginkan.

Pegang teguh
Menolak menghadapi isu, pada akhirnya akan menemukan gangguan.

Reaksi berlebihan
Membiarkan suatu situasi di luar kontrol, membiarkan emosi yang mengontrol.

"Vacillating"
Menghilangkan keputusan; adalah kesepakatan setengah hati arah suatu kegiatan.

Setengah takaran
Melalui kekacauan. Kepastian keputusan ditemukan, bukan dengan menghindari kontroversi, tetapi
melalui penanganan masalah.
PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Kita memecahkan masalah dan membuat keputusan setiap hari dan sepanjang hari:
di rumah, ditempat kerja, di tempat bermain, bahkan di toko pangan.
Beberapa masalah dan keputusan sangat menantang,
dan membutuhkan sejumlah pemikiran, emosi, dan penelitian.Langkah-langkah pedoman ini dirancang
untuk membantu Anda untuk membuat keputusan yang baik.
Selamat beruntung!
keleluasaan
Prosedur ini tampak seperti kalau seseorang bergerak teratur langkah demi
langkah.Bukan hal ini yang dimaksud.Langkah-langkah ini memudahkan
mempersiapkan suatu struktur kerjaterhadap permasalahan . Semua ini tumpang
tindih, dan Anda boleh kembali pada langkah awal atau mengerjakannya secara
serentak, sejauh Anda pikir sebagai pemecahan yang terbaik.
Contoh Fleksibilitas (kelenturan):
Informasi terjadi di semua langkah berawal dari pengenalan masalah dan
penerapan pemecahannya.
Informasi baru dapat mendorong Anda untuk mendifinisikan kembali permasalahan.
Alternatif mungkin tidak dapat dikerjakan, dan Anda harus menemukan sesuatu yang lain.
Beberapa langkah mungkin digabungkan atau disederhanakan.

RUJUKAN:
www.studygs.net