Anda di halaman 1dari 30

Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Bab 6 Dinamika Rotasi dan


Kesetimbangan Benda
Tegar

A. Torsi
atau
Mome
n
Gaya
B. Mo
men
Inersi
a
C. Anal
ogi
Huku
Dinamika Rotasi dan m Ke
Keseimbangan Benda Tegar
Dalam bab ini akan diperkenalkan tentang Dinamika Rotasi dan Keseimbangan
Benda Tegar. Dilanjutkan dengan aplikasi dari Dinamika Rotasi dan
Kesetimbangan Benda Tegar. Melalui materi dan contoh soal yang disediakan
ananda akan menemukan nilai-nilai karakter yang dapat ananda gunakan dalam
kehidupan. Selain itu, untuk mempermudah ananda dalam memperoleh konsep
fisika, ananda dapat melakukan praktikum dengan LK dan mengerjakan soal-
soal latihan yang sudah disediakan.
Selamat belajar..... !

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Bagi Guru
1. Sebelum menggunakan bahan ajar ini, guru diharapkan dapat membagi siswa menjadi
beberapa kelompok, minimal dalam satu kelompok terdiri dari 4 orang.

2. Guru mengarahkan siswa bekerja sama di dalam kelompoknya untuk mengerjakan


Lembar Kerja (LK) yang terdapat dalam bahan ajar ini.

3. Sebelum melakukan praktikum, guru terlebih dahulu menyiapkan alat dan bahan yang
terdapat didalam bahan ajar untuk mempermudah siswa dalam melaksanakan praktikum.

4. Hasil evaluasi dapat dikoreksi dengan cara mencocokkannya dengan lembar respon

Bagi Siswa
Bacalah petunjuk belajar berikut dengan cermat untuk mempermudah
ananda menggunakan bahan ajar ini !

1. Berdoalah dengan khusyuk setiap akan memulai pembelajaran.


2. Jangan lupa membaca KI, KD, dan tujuan pembelajaran dari materi ini.
3. Bacalah referensi lain yang berhubungan dengan materi dalam bahan ajar ini untuk
menambah wawasan ananda.
4. Pahamilah peta konsep yang telah disajikan.
5. Pelajari setiap materi yang diberikan bila perlu garis bawahi hal hal yang menurut
ananda penting.
6. Pahami contoh soal yang ada, kemudian kerjakan uji kompetensi yang talah
disediakan.
7. Temukanlah nilai nilai karakter yang terdapat pada materi dinamika rotasi dan
keseimbangan benda tegar.
8. Terapkanlah nilai-nilai karakter yang telah ananda dapatkan pada materi ini dalam
kehidupan sehari-hari
9. Bacalah
doa terlebih dahulu supaya panduan
apa yang yang
akan kita terdapat
pelajari pada Lembar
lebih mudah Kerja
kita terima (LK), dan
dan menjadi mulailah
berkah bagi kehidupan
mengerjakannya dengan teman sekelompok ananda.

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Pe
ta
K
on
se
p

Untuk mempermudah mempelajari bab ini, silahkan ananda perhatikan


peta konsep berikut !

KOMPETENSI
7 INTI

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2 Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,


ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
proaktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia

KI 3 Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural


dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.

KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

A. Kompetensi Dasar:

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas


alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya.
Indikator:
1.1.1 Menambah keimanan dengan menyadari karakteristik benda titik dan benda
tegar.
1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik benda titik dan benda tegar,
fluida, gas dan gejala gelombang.
Indikator:
1.2.1 Menambah keimanan dengan menyadari kebesaran Tuhan yang telah mengatur
karakteristik benda titik.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat;
tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli
lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam
melakukan percobaan dan berdiskusi.
2.1.1 Menunjukkan sikap jujur, rasa ingin tahu, teliti, tanggung jawab, kerjasama,
sopan santun dan percaya diri.
2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.
2.2.1 Menghargai hasil kerja individu dan kelompok dalam melaksanakan percobaan
dan melaporkan hasil percobaan.
3.6 Menerapkan konsep torsi, momen inersia, titik berat dan momentum sudut pada benda
tegar (statis dan dinamis) dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator:
3.6.1 Menjelaskan konsep torsi dan momen inersia dengan benar.
3.6.2 Menerapkan dinamika rotasi benda tegar dalam penyelesaian masalah kehidupan
sehari-hari dengan benar.
3.6.3 Menggunakan hukum kekekalan energi dalam pemecahan masalah dinamika
rotasi.
3.6.4 Menentukan hukum kekekalan momentum sudut pada gerak rotasi.
3.6.5 Menerapkan konsep keseimbangan partikel dalam pemecahan masalah
3.6.6 Menerapkan konsep keseimbangan benda tegar untuk penyelesaian masalah
dalam kehidupan sehari-hari.
3.6.7 Menentukan titik berat benda beraturan.
3.6.8 Menentukan titik berat benda tidak beraturan.
3.6.9 Menerapkan titik berat dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari.
4.6 Merencanakan dan melaksanakan percobaan titik berat dan keseimbangan benda tegar.
Indikator:
4.6.1 Merencanakan dan melaksanakan percobaan menentukan karakteristik benda
titik menggunakan papan gaya
4.6.2 Merencanakan dan melaksanakan percobaan menentukan karakteristik sebuah
7
batang menggunakan papan gaya

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

4.6.3 Merencanakan dan melaksanakan percobaan menentukan titik berat benda yang
tidak beraturan

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar dan mengkomunukasikan dalam


kegiatan pembelajaran diharapkan peserta didik dapat :
1.1.1.1 Menambah keimanan dengan menyadari karakteristik benda titik dan benda tegar.

1.2.1.1 Menambah keimanan dengan menyadari kebesaran Tuhan yang telah mengatur
karakteristik benda titik.
2.1.1.1 Menunjukkan sikap jujur, rasa ingin tahu, teliti, tanggung jawab, kerjasama, sopan
santun dan percaya diri.
2.2.1.1 Menghargai hasil kerja individu dan kelompok dalam melaksanakan percobaan dan
melaporkan hasil percobaan.
3.6.1.1 Menjelaskan konsep torsi dan momen inersia dengan benar.
3.6.1.2 Menerapkan dinamika rotasi benda tegar dalam penyelesaian masalah kehidupan
sehari-hari dengan benar.
3.6.1.3 Menjelaskan hubungan antara momen gaya dengan percepatan sudut.
3.6.1.4 Menentukan hukum kekekalan momentum sudut pada gerak rotasi.
3.6.1.5 Menerapkan konsep keseimbangan partikel dalam pemecahan masalah.
3.6.1.6 Menerapkan konsep keseimbangan benda tegar untuk penyelesaian masalah dalam
kehidupan sehari-hari.
3.6.1.7 Menentukan titik berat benda beraturan.
3.6.1.8 Menentukan titik berat benda tidak beraturan.
3.6.1.9 Menerapkan titik berat dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari.
4.6.1.1 Merencanakan dan melaksanakan percobaan menentukan karakteristik benda titik
menggunakan papan gaya.
4.6.2.1 Merencanakan dan melaksanakan percobaan menentukan karakteristik sebuah batang
menggunakan papan gaya.
4.6.3.1 Merencanakan dan melaksanakan percobaan menentukan titik berat benda yang tidak
beraturan.

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Gerak benda ada berbagai jenis ada gerak lurus, getaran dan ada lagi gerak
melingkar atau gerak rotasi. Contoh benda yang bergerak rotasi adalah orang
yang membuka pintu, gerak rotasi bumi, gerak roda dan seperti gambar di atas
seseorang yang melepas ban mobil. Bagaimana sebuah benda dapat berotasi,
besaran apakah yang mempengaruhi, bagaimana percepatan, energi dan
momentumnya? Semua pertanyaan inilah yang dapat kalian pelajari pada bab ini.

Mekanika memiliki tiga cabang, yaitu kinematika, dinamika, dan


statika. Pada semester satu, Anda mempelajari tentang dinamika
translasi, yang disebabkan oleh resultan gaya tak nol yang bekerja pada
suatu benda. Dalam bab ini Anda akan mempelajari tentang dinamika
rotasi, yang disebabkan oleh resultan torsi tak nol yang bekerja pada
suatu benda. Torsi adalah ukuran kecenderungan sebuah gaya untuk
memutar suatu benda terhadap titik poros tertentu. Tampaknya ada
analogi antara dinamika translasi dan dinamika rotasi. Gaya analog
dengan torsi. Ukuran kelembaman benda pada gerak translasi, yaitu
7
massa benda, analog dengan ukuran kelembaman benda pada gerak

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

rotasi, yaitu momen inersia. Percepatan linear pada gerak translasi analog
dengan percepatan sudut pada gerak rotasi.
Sebelumnya, untuk masalah dinamika translasi tertentu,
penyelesaian dengan menggunakan hukum kekekalan energi mekanik
jauh lebih mudah dan sederhana dibandingkan dengan penyelesaian
menggunakan hukum-hukum Newton. Begitu juga pada gerak rotasi,
untuk menyelesaikan masalah dinamika rotasi seperti gerak
menggelinding, jauh lebih mudah diselesaikan dengan hukum kekekalan
energi mekanik dibandingkan hukum-hukum Newton. Selain itu, pada
dinamika translasi ada hukum kekekalan momentum linear, sedangkan
pada dinamika rotasi dikenal dengan hukum kekekalan momentum sudut.

6.1 Torsi atau Momen Gaya

A Apakah Torsi itu ?

Tahukah kalian apa itu torsi? Pernahkah kalian mendengar istilah torsi? Apa sih torsi
itu? Bagaimana cara kerjanya? Apa saja yang mempengaruhinya?
Ketika kita membuka dan menutup pintu rumah kita, dorongan tangan kita
menimbulkan gerak rotasi pintu terhadap engselnya. Sekarang mari kita tinjau sebuah pintu.
Apabila kita mendorong pintu tersebut, maka pintu
akan berputar sesuai dengan arah dorongan gaya
yang diberikan. Gaya dorong yang menyebabkan
pintu berputar selalu berjarak tertentu dari poros
putaran. Apabila kita beri gaya dorong tepat di poros,
pasti pintu itu tidak
akan berputar. Jarak
poros putaran dengan Gambar 6.1
letak gaya
dinamakan lengan
momen.

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Jadi, bisa dikatakan perkalian gaya dan lengan momen ini yang menyebabkan benda berputar.
Besaran ini dinamakan torsi atau momen gaya.
Torsi dirumuskan:
=r F sin (6.1)

Keterangan :
= torsi atau momen gaya (Nm)

r = lengan momen (m)

F = gaya (N)

lengan torsi dari sebuah gaya didefenisikan sebagai panjang garis yang ditarik dari titik poros
rotasi sampai memotong tegak lurus garis kerja gaya. Jika dari Persamaan (6.1)

r sin = l maka dapat kita tulis

=l F . (6.2)

Keterangan :
= torsi atau momen gaya (Nm)

l = lengan torsi (m)

F = gaya (N)

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

B. Arah torsi dengan aturan putaran tangan kanan

Putar keempat jari yang dirapatkan dari arah


kepala vektor gaya F menuju
ke arah poros rotasi melalui
sudut terkecil, maka arah ibu
jari yang menunjuk
menyatakan arah torsi. Jika
arah putaran keempat jari
berlawanan arah dengan arah jarum jam, torsi bertanda
positif (+). Jika arah putaran keempat jari searah dengan Gambar 6.2 Aturan Putaran
7 jam, torsi bertanda negatif (-).
arah jarum Tangan Kanan

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

n nnz z

6.2 Momen Inersia

A. Apakah Momen Inersia itu ?

Masih ingat permainan gasing kalian di waktu kecil? Atau mungkin masih ada yang
memainkannya walaupun sudah SMA?
Gasing ini berputar pada porosnya, gasing
ini akan terus menerus dan tidak berhenti berputar
jika tidak ada gaya lain yang mempengaruhinya.
Nah, kemampuan gasing mempertahankan
kecepatan sudutnya inilah dinamakan momen
inersia (momen kelembaman) dan dilambangkan
dengan I. Jadi momen inersia pada gerak rotasi
analog dengan massa m pada gerak translasi, Gambar 6.3 Gasing
maka fungsi momen inersia sama dengan fungsi
massa.
Jika massa m pada gerak translasi menyatakan ukuran kemampuan benda untuk
mempertahankan kecepatan linearnya, maka momen inersia benda pada gerak rotasi
menyatakan ukuran kemampuan benda untuk mempertahankan kecepatan sudutnya. Momen
inersia didefenisikan sebagai hasl kali massa partikel (m) dengan kuadrat jarak tegak lurus
partikel dari titik rotasi (r2). Momen inersia partikel dapat dicari dengan rumus:
I =mr ... (6.3)

Keterangan :
I = Momen inersia (kg m2)

7 m = massa benda ( kg)

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

r = kuadrat jarak tegak lurus partikel dari titik rotasi (m2)

Tahukah Anda

Sebuah benda tegar disusun oleh banyak partikel terpisah yang massanya masing-
masing m1, m2, m3, . Untuk menentukan momen inersia dari benda-benda tersebut terhadap
suatu poros tertentu, mula-mula kita harus mengalikan massa tiap-tiap partikel dengan
kuadrat jaraknya dari poros (r12, r22, r32,), kemudian dijumlahkan, atau kita tulis
I = miri =m r + mr + mr
i ..(6.4)

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

B. Momen Inersia benda tegar yang massanya terdistribusi


kontinyu

Jika suatu benda tegar tidak dapat ditampilkan sebagai kumpulan partikel-partikel
melainkan merupakan distribusi massa yang kontinyu, maka penjumlahan dengan tanda

sigma ( pada Persamaan (6.4) harus diganti dengan integral ( . Kita bayangkan

membagi benda atas berbagai elemen massa kecil dm yang berjarak r dari poros rotasi
sehingga momen inersia I dapat dinyatakan oleh :
I = r dm ....
7
(6.5)

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Untuk benda satu dimensi, massa per satuan panjang (diberi lambang adalah

konstan dan berlaku:


dm M
= =
dx L ..(6.6)

atau
M
dm= dx= dx
L

dengan M dan L adalah massa total dan panjang total benda tegar.

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Tabel 6.1 Momen Inersia berbagai benda yang umum dikenal

Sumber : BSE

6.3 Analogi Hukum II Newton tentang Gerak


Translasi dan Gerak Rotasi

F
Anda telah mengetahui bahwa gaya menyebabkan suatu benda bergerak translasi

dengan percepatan linear a . Anda juga mengetahui bahwa torsi menyebabkan suatu

benda berotasi terhadap suatu poros tertentu. Karena torsi analog dengan gaya F dan

percepatan sudut analog dengan percepatan linear a, maka hukum II Newton untuk

gerak rotasi adalah


=I .

(6.7)
Keterangan :
= Torsi (mN)

I = Momen inersia (kg m2)


7
= Percepatan sudut ( rad/s2)

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Tabel 6.2 Analogi Hukum II Newton tentang Gerak Translasi dan Gerak Rotasi

Sumber : BSE

Pemecahan
7 Masalah Dinamika Rotasi dengan Hukum Kekekalan Energi

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

1. Energi Kinetik Rotasi


Anda telah mengetahui bahwa benda bermassa m yang bergerak translasi dengan

1
mv
kecepatan v memiliki energi kinetik 2 . Walaupun benda tidak bergerak

translasi, tetapi jika benda tersebut berotasi (berputar) terhadap suatu poros, maka
benda tersebut memiliki energi kinetik yang disebut energi kinetik rotasi. Energi
kinetik rotasi dapat kita turunkan dari energi kinetik translasi
1
EK= mv
2

Karena r , maka

1 1 1
EK = m ( r )2= mr = (m r 2)
2 2 2

Anda telah mengenal mr sebagai momen inersia I, maka

1
EKrotasi= I
2 . (6.8)

Tampak bahwa EK rotasi analog dengan EK translasi sebab massa m analog dengan
momen inersia I, dan kecepatan sudut analog dengan kecepatan linear v.

2. Energi kinetik benda yang menggelinding


Jika suatu benda tegar bergerak translasi dalam suatu
ruang sambil berotasi, disebut gerak menggelinding,
Poros
maka total energinya adalah jumlah energi kinetik
v
translasi dan rotasinya. Energi kinetik translasi dihitung
berdasarkan anggapan bahwa benda adalah suatu partikel
yang kelajuan linearnya sama dengan kelajuan pusat
massa.
Gambar 6.4 Benda Bergerak Menggelinding
Energi kinetik rotasi dihitung berdasarkan anggapan
bahwa benda tegar berotasi terhadap poros yang melalui
pusat massa. Dengan demikian, energi kinetik benda yang menggelinding diformulasikan
sebagai berikut:
7

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

1 1
EK =EK translasi + EK rotasi= mv + I
2 2 .. (6.9)

Keterangan :
m = massa benda (kg)
v = kecepatan pusat massa (m/s)
I = momen inersia terhadap poros melalui pusat massa (kg m)
= kecepatan sudut terhadap poros (rad/s)

Karakter
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak. Semakin besar

kecepatan benda, semakin besar energinya. Artinya setiap kita memiliki potensi dalam diri

kita masing-masing, yang mana potensi itu bisa kita maksimalkan dengan terus bergerak

dalam hal ini bekerja keras, tekun, rajin dan terus menggali potensi kita dengan belajar.

6.4 Hukum Kekekalan Momentum Sudut


A. Apakah Momentum Sudut itu ?

Anda telah mengenal besaran momentum linear yang dinyatakan oleh p = mv. Pada
gerak rotasi, yang analog dengan momentum linear adalah momentum sudut. Massa analog
dengan momen inersia, kecepatan linear analog dengan kecepatan sudut, maka momentum
sudut L sama dengan hasil kali momen inersia I dengan kecepatan sudut , maka
L=I ...

(6.10)
Seperti momentum linear, momentum sudut juga
merupakan besaran vektor. Arah momentum sudut L dari L
suatu benda yang berputar diberikan oleh aturan tangan
kanan: Putar keempat jari yang dirapatkan sesuai dengan
arah gerak rotasi, maka arah tunjuk ibu jari menyatakan
arah vector momentum sudut. (Gambar 6.5)
Gambar 6.5 Aturan
7 Tangan Kanan

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Jika lengan torsi terhadap poros r dan kecepatan


linear v benda diberikan, maka momentum sudut L dapat
dihitung sebagai berikut:
v
I =mr dan

, sehingga
r

2 v
L=I =(m r )
r

L=mrv

(6.11)

B. Kaitan antara Momentum Sudut dengan Torsi

dp
Gaya F adalah turunan fungsi momentum linear p terhadap waktu, atau ditulis dt .

Dari persamaan ini akan diturunkan kaitan antara momentum sudut L dengan momen gaya

dp d (mv)
F= =
dt dt

Kecepatan linear v = r, sehingga


d( mr)
F=
dt

Dengan mengalikan kedua ruas persamaan dengan r, kita peroleh


2
d (m r )
rF=
dt

Anda telah mengenal rF sebagai momen gaya, dan mr sebagai momen inersia,
sehingga
d(I)
=
dt
7
I adalah momentum sudut L, sehingga

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

dL
=
dt

(6.12)
Persamaan (6.12) menyatakan kaitan antara momentum sudut L dengan momen gaya.
Momen gaya adalah turunan dari fungsi momentum sudut terhadap waktu. Pernyataan ini
merupakan pernyataan yang lebih umum dari hukum II Newton untuk gerak rotasi.

C. Formulasi Hukum Kekekalan Momentum Sudut pada Gerak Rotasi

Hukum kekekalan momentum linear menyatakan: jika pada suatu sistem tidak bekerja
resultan gaya luar (F = 0) , maka momentum linear sistem adalah kekal (tetap besarnya).
Pada gerak rotasi pun Anda akan menjumpai hukum kekekalan momentum sudut.

Untuk resultan torsi luar sama dengan nol ( =0 , maka Persamaan (6.12) kita

peroleh
dL
= =0,maka L=konstan
dt .. (6.13)

Atau dengan kata lain, momentum sudut sistem adalah kekal (tidak berubah). Hukum
kekekalan momentum sudut berbunyi : jika tidak ada resultan momen gaya luar yang

bekerja pada system ( =0 , maka momentum sudut system adalah kekal (tetap

besarnya).

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

7 6.5 Titik Berat

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

A. Keseimbangan Benda Tegar

Suatu benda tegar disebut seimbang statis jika benda tegar ini tidak bergerak translasi
dan juga tidak bergerak rotasi. Syarat keseimbangan statis benda tegar :
Suatu benda tegar berada dalam keseimbangan statis bila mula-mula benda dalam
keadaan diam dan resultan gaya pada benda sama dengan nol, serta torsi terhadap titik
sembarang yang dipilih sebagai poros sama dengan nol.
Secara matematis, syarat keseimbangan benda tegar yang terletak pada suatu bidang
datar (misal bidang XY) dinyatakan sebagai berikut:

1) Resultan gaya harus nol Fx=0


F=0 ...

(6.14)
Fy=0
2) Resultan torsi harus nol
=0 ..
B.
(6.15)
Titik Berat

Pada gambar di samping dapat dilihat walaupun


burung hanya disangga di paruhnya saja dan
dengan ujung jari, tapi burung tersebut dapat
seimbang. Mengapa bisa demikian? Nah, benda
dapat berada dalam keseimbangan jika diletakkan
pas pada titik beratnya. Apa sih titik berat itu?
Gambar 6.6 Contoh Titik Berat

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Salah satu gaya yang bekerja pada setiap benda yang terletak di permukaan bumi
adalah gaya gravitasi. Gaya gravitasi yang bekerja pada suatu benda di sebut gaya berat (w).
Sebuah benda kita anggap terdiri dari partikel-
partikel. Partikel-partikel itu diwakili oleh titik
hitam. Tanda panah yang berwarna biru
menunjukkan arah gaya gravitasi yang bekerja
pada tiap-tiap partikel. Seandainya benda kita bagi
menjadi potongan-potongan yang sangat kecil,
Gambar 6.7 Partikel-Partikel Benda
maka satu potongan kecil itu = satu partikel.

Apabila benda berada pada tempat di mana nilai percepatan gravitasi (g) sama, maka gaya
berat untuk setiap partikel bernilai sama. Arah gaya berat setiap partikel juga sejajar menuju
ke permukaan bumi. Resultan gaya berat pada benda bekerja melalui satu titik tunggal, yang
disebut titik berat. Seperti pada gambar berikut

Gambar 6.8 Titik Berat Sebuah Benda

Titik berat dapat dinyatakan sebagai titik dimana resultan gaya gravitasi partikel-
partikel terkonsentrasi pada titik tunggal di atas. Oleh karena itu, resultan torsi garis gaya
grafitasi partikel-partikel pada titik beratnya haruslah nol. Koordinat dari titik berat sistem
adalah,
w x +w x +w x + wixi
XG= =
w+w + w wi
(6.16)
w y +w y + w y + wiyi
YG= =
w + w + w wi
(6.17) 7

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Bentuk benda simetris, sehingga pusat massa dengan mudah ditentukan. Pusat massa
untuk benda di atas tepat berada di tengah-tengah. Jika bentuk benda tidak simetris atau tidak
beraturan, maka pusat massa benda bisa ditentukan menggunakan persamaan (persamaan
untuk menentukan pusat massa benda ada di pokok bahasan pusat massa). Jika benda berada
pada tempat yang memiliki nilai percepatan gravitasi (g) yang sama, maka gaya gravitasi bisa
dianggap bekerja pada pusat massa benda itu. Untuk kasus seperti ini, titik berat benda
berada pada pusat massa benda. Koordinat pusat massa sistem adalah,
m x +m x + m x + mixi
XG= = ...
m +m +m mi
(6.18)
m y +m y +m y + miyi
YG= =
m+ m+ m mi
(6.19)

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Penerapan Konsep Titik Berat dalam Kehidupan Sehari-hari


1) Permainan Yudo
Dalam bela diri yudo, idenya adalah menarik baju
lawan Ananda sehingga titi beratnya tidak lagi ditumpu
oleh kakinya. Berat dan gaya normalnya tidak lagi
segaris kerja. Tetapi, ketika Ananda menarik, maka
lawan Ananda akan berusaha menggerakkan kakinya ke
7
depan untuk mempertahankan keseimbangannya. Jika

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Ananda mampu memberhentikan gerakannya, dia tidak


dapat lagi mempertahankan keseimbangannya, dan
dengan mudah dapat Ananda banting sehingga dia jatuh
ke tanah karena beratnya sendiri (torsi putar beratnya
terhadap kakinya sebagai poros), bukan karena
kekuatan bantingan Anda.

2) Permainan Akrobat
Ide pada permainan akrobat adalah bagaimana mengatur titik berat gabungan mereka
segaris dengan titik tumpu pada lantai (titik poros). Ini menyebabkan berat total w yang
bekerja pada titik berat tidak memiliki lengan momen (lengan momen = 0), sehingga

=0 Gambar 6.9 Permainan Yudo


menghasilkan torsi sama dengan nol ( . Sistem akan seimbang jika =0 .
Untuk mendapatkan keseimbangan,
Akibatnya sistem seimbang dan para pemain permainan akrobat harus membuat titik berat
mereka segaris dengan titik tumpu. Dalam
akrobat tidak mengalami torsi putar terhadap
hal ini dibutuhkan kerjasama dengan pemain
Gambar 6.10 titik poros yang dapat menyebabkan mereka lainnya. Demikian juga dalam kehidupan
Permainan Akrobat sehari-hari, kita perlu menjaga keseimbangan
jatuh ke lantai.
kehidupan dengan saling menghargai.
3) Desain Mobil
Kita bandingkan
antara desain
mobil truk dengan mobil balap formula. Kita katakan
bahwa mobil balap lebih stabil daripada truk. Ini karena
mobil balap memiliki titik berat yang lebih rendah dan
alas yang lebih lebar. Desain seperti ini menyebabkan
mobil balap sukar terguling sewaktu menempuh belokan dengan kelajuan tinggi (sesuai
spesifikasinya). Bandingkan dengan truk atau bus tingkat yang mudah terguling jika
menempuh belokan dengan kelajuan tinggi.

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

(a) Mobil Balap (b) Truk

Tahukah Anda

Menara pisa adalah salah satu


keajaiban dunia. Menara pisa ini
dibangun miring, tapi kok ga jatuh ya?
Ternyata ada hubungannya dengan
titik pusat massa lho! Letak titik pusat
massa menara Pisa masih berada di
dalam alasnya sehingga menara tetap
dalam keadaan stabil.

Sumber : BSE

Jawablah pertanyaan ini dengan sungguh-sungguh dan teliti!!!!

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar


Bahan Ajar Fisika Bermuatan Nilai-nilai Karakter Kelas XI

Daftar
pustaka
Kanginan,M. 2004.Fisika untuk SMA Kelas XI Jilid 2B.Jakarta:Erlangga.

Kanginan, M. 2006. Fisika Untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.

Handayani,Sri dkk. 2009.Fisika untuk SMA/MA Kelas XI(BSE).Jakarta: Pusat Perbukuan,


Departemen Pendidikan Nasional.

Nurachmandani,Setya. 2009.Fisika 2 untuk SMA/MA Kelas XI(BSE).Jakarta: Pusat


Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Purwoko dan Fendi. 2010. Fisika 2 SMA Kelas XI. Bogor: Yudisthira.

Dinamika Rotasi dan Keseimbangan benda Tegar