Anda di halaman 1dari 20

INJEKSI KB DEPO 3 BULAN

No. Dokumen :
No. Revisi :

Tanggal Terbit :
SOP
Halaman :

UPTD
Puskesmas SAFRITA,SKM
Langsa Baro NIP.19730813
1993 012001
1.Pengertian injeksi KB depo 3 bulan adalah pemberian suntikan obat dengan

cara memasukkan obat kedalam otot menggunakan spuit injeksi

dilakukan pada otot pangkal lengan atau otot paha bagian luar.
2. Tujuan Untuk mencegah terjadinya kehamilan

3.kebijakan SK Kepala puskesmas

4. Referensi Buku pedoman sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan

keluarga berencana tahun 2012


5.Prosedur 1) alat
a) bak instrumen steril
b) alat tulis
2) bahan
a) spuit injeksi
b) kapas alkohol
c) depo progesterone
6.langkah 1. petugas mencuci tangan.
2. petugas menyiapkan alat alat dan bahan dalam bak
langkah
instrumen steril
3. petugas memberi tahu maksud tindakan kepada pasien
4. petugas melakukan aspirasi obat sesuai dosis dengan spuit

injeksi
5. petugas mengatur posisi pasien
6. petugas memilih area penusukan yang bebas dari lesi dan

peradangan
7. petugas membersihkan area penusukan menggunakan kapas

alkohol
8. petugas membuka tutup jarum
9. petugas menusukkan jarum ke daerah penusukkan dengan

sudut 90 derajat, kira- kira sampai jaringan otot


10. petugas melakukan aspirasi spuit
11. petugas mengobservasi ada tidak darah dalam spuit
12. jika ada darah tarik kembali jarum dari kulit
13. petugas menekan tempat penusukan dengan kapas
Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro
Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
alkohol
14. petugas mengganti penusukan ke tempat lain
15. jika tidak ada darah,masukkan obat perlahan lahan

hingga habis
16. petugas mencabut jarum
17. petugas menekan tempat penusukkan dengan kapas

alkohol
18. petugas memberi tahu kepada pasien bahwa tindakan

sudah selesai
19. petugas membuang sampah medis pada tempatnya
20. petugas mencatat tindakan dalam rekam medis
21. petugas merapikan alat dan bahan
22. petugas mencuci tangan
7. Bagan alir Cuci tangan Menyiapkan alat & Memberi tahu
bahan dalam bak maksud kepada
iinstrument steril pasien

Mengatur Melakukan
posisi pasien aspirasi obat
sesuai dosis

Memilih area Membersihkan


penusukan area penusukan

Menusukkan
jarum Membuka
tutup jarum

Ada darah dalam


spuit
Tarik kembali Menekan
ya jarum tempat
penusukan
dengan alkohol
tidak
Menekan tempat
Masukan obat Mencabut penusukan
perlahan jarum dengan alkohol
hingga habis

Membuang
sampah medis Memberitah
u pasien

Mencatat
dalam rekam
Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro
medis
Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
Merapikan alat
dan bahan

Cuci tangan

8. Hal yang Observasi pasien antara 5 menit sampai dengan 15 menit terhadap

harus reaksi obat

diperhatikan
9.Unit terkait a. ruang kartu
b. ruang KB

10.Dokumen
a. rekam medis
terkait b. catatan tindakan
11. Rekaman

histori No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai di

perlukan

KONTRASEPSI KB KONDOM

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
No. Dokumen :
No. Revisi :

Tanggal Terbit :
SOP
Halaman :

UPTD
Puskesmas SAFRITA,SKM
Langsa Baro NIP.19730813
1993 012001
1.Pengertian KB Kondom adalah kontrasepsi yang merupakan selubung karet yang
dapat terbuat dari berbagai bahan diantaranya lateks (karet) plastik(vinil)
atau bahan alami (produksi hewani) yang di pasang pada penis saat
berhubungan seksual.
2. Tujuan Untuk mencegah terjadinya kehamilan

3.kebijakan

4. Referensi Buku pedoman pencatatan dan pelaporan pelayanan keluarga

berencana tahun 2012


5.Prosedur Alat :

a. kondom
b. alat tulis
6.langkah 1. Klien datang dan mengambil nomor antrian.
2. klien mendaftar di loket
langkah
3. petugas ruang KB memanggil klien sesuai urutan.
4. Petugas ruangan KB memberikan pelayanan sesuai dengan
kebutuhan klien
5. Petugas ruang KB melakukan anamnesa pada klien
6. Petugas memberikan konseling pada klien untuk memilih
pelayanan KB apa yang di kehendaki,jika klien setuju maka
pelayanan di lanjutkan.jika pasien tidak setuju maka dilakukan
konseling ulang.
7. Petugas lakukan pemeriksaan fisik dan penunjang ( jika
diperlukan )
8. Petugas menyerahkan kondom pada klien
9. Petugas memberikan nasehat tentang cara penggunaan kondom
dan jika ada alergi dalam pemakaian kondom segera kepetugas
kesehataan
10. Memasukkan data klien ke register kohort KB

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
peserta pendaftaran anamnesa
7. Bagan alir

Memberika
n konseling

tidak
setuju Konseling
ulang
ya

Pemeriksaan fisik &


penunjang (jika di
perlukan)

Di lakukan
pelayanan KB

Pencatatan di
register kohort KB

Selesai

9.Unit terkait 1. Ruang kartu


2. Ruang KB
10.Dokumen Rekam medis

terkait Catatan medis


11. Rekaman

histori No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai di

perlukan

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
KONTRASEPSI KB PIL

No. Dokumen :
No. Revisi :

Tanggal Terbit :
SOP
Halaman :

UPTD
Puskesmas SAFRITA,SKM
Langsa Baro NIP.19730813
1993 012001
1.Pengertian Memberikan asuhan kebidanan pada pasien dengan kontrasepsi pil

secara efektif dan efisien menurunkan fertilitas dan mengurangi

keluhan pada aseptor kb pil.


2. Tujuan Untuk mencegah terjadi kehamilan

3.kebijakan Surat keputusan kepala UPTD

4. Referensi
a. Buku pedoman sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan
keluarga berencana 2012
5.Prosedur

6.langkah 1. Klien datang dan mengambil nomor antrian.


2. klien mendaftar di loket
langkah
3. petugas ruang KB memanggil klien sesuai urutan.
4. Petugas ruangan KB memberikan pelayanan sesuai dengan

kebutuhan klien
5. Petugas ruang KB melakukan anamnesa pada klien
6. Petugas memberikan konseling pada klien untuk memilih

pelayanan KB apa yang di kehendaki,jika klien setuju maka

pelayanan di lanjutkan.jika pasien tidak setuju maka

dilakukan konseling ulang.


7. Petugas lakukan pemeriksaan fisik dan penunjang ( jika

diperlukan )
8. Petugas menyerahkan pil pada klien
9. Petugas memberikan nasehat tentang cara penggunaan Pil

dan jika ada alergi dalam pemakaian pil segera kepetugas

kesehataan
10. Memasukkan data klien ke register kohort KB

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
peserta pendaftaran anamnesa
7. Bagan alir

Memberika
n konseling

tidak
setuju Konseling
ulang
ya

Pemeriksaan fisik &


penunjang (jika di
perlukan)

Di lakukan
pelayanan KB

Pencatatan di
SELESAI
register kohort KB

9.Unit terkait 1. Ruang kartu


2. Ruang KB
10.Dokumen Rekam medis

terkait Catatan medis


11. Rekaman

histori No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai di

perlukan

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
PEMASANGAN ALAT
KONTRASEPSI KB IMPLANT
No. Dokumen :
No. Revisi :

Tanggal Terbit :
SOP
Halaman :

UPTD
Puskesmas SAFRITA,SKM
Langsa Baro NIP.19730813
1993 012001
1.Pengertian Suatu alat kontrasepsi di bawah kulit, lengan kiri bagian atas yang
mengandung horman untuk mencegah kehamilan selama 3 tahun
2. Tujuan Untuk mencegah terjadinya kehamilan

3.kebijakan

4. Referensi Buku pedoman sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan


keluarga berencana.
5.Prosedur Alat :

a. Bak instrumen steril


b. Alat tulis
Bahan :
a. Kapas alkohol
b. Obat injeksi (lidocaine)
c. Spuit injeksi
d. Kasa steril
e. Com betadine
f. Sarung tangan
g. Bisturi
h. Duk steril (implant)
i. Plaster
j. Kapsul implant

6.langkah 1. petugas mencuci tangan.


2. petugas menyiapkan alat alat dan bahan dalam bak
langkah
instrument steril.
3. petugas memberitahukan maksud dan tujuan pemasanagan

implant pada pasien (infomed consent).


4. petugas memakai sarung tangan
5. petugas melakukan aspirasi obat lidocaine dengan spuit

injeksi
Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro
Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
6. petugas mengatur posisi pasien
7. petugas memasang duk steril
8. petugas memilih daerah lengan penusukan yang akan di

masukan alat kontrasepsi implant.


9. petugas memasukan injeksi lidocaine di bawah kulit
10. petugas memasukan kapsul impalnt ke dalam kulit
11.petugas mengobservasi bagian lengan yang sudah di masukan

kapsul impalnt
12.petugas mengkompres kasa betadine di bagian yang sudah di

pasang kapsul impalant


13. petugas memberikan konseling
14. petugas mencuci tangan
Cuci tangan Menyiapkan alat & Memberitahu
7. Bagan alir bahan dalam bak maksud kepada
instrument steril pasien

Melakukan aspirasi Petugas


obat lidocaine memakai
sarung tangan

Mengatur Memilih
Memasang
posisi pasien area
duk steril
penusukan

Memasukkan Memasukan
injeksi kapsul implant
lidocaine

setuju
tidak
Observasi

ya
Kompres
kasa
betadine

konseling Cuci tangan

9.Unit terkait 1. Ruang kartu


2. Ruang KB

10.Dokumen Rekam medis

terkait Catatan medis

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
11. Rekaman

histori No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai di

perlukan

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
PEMASANGAN KONTRASEPSI
KB IUD
No. Dokumen :
No. Revisi :

Tanggal Terbit :
SOP
Halaman :

UPTD
Puskesmas SAFRITA,SKM
Langsa Baro NIP.19730813
1993 012001
1.Pengertian Alat kontrasepsi non hormonal jangka panjang yang di sisipkan di

dalam rahim dan terbuat dari bahan semacam plastik / tembaga

dan bentuknya bermacam macam


2. Tujuan Untuk mencegah terjadinya kehamilan

3.kebijakan SK Kepala puskesmas

4. Referensi Buku pedoman sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan

keluarga berencana tahun 2012


5.Prosedur Alat :

1. alat tulis/ informed consent

bahan :

a. bak instrumens steril


b. spekulum
c. tenakulum
d. sonde uterus
e. handscoon
f. kasa
g. gunteng benang
h. kapas lysol
i. betadine
j. com kecil (betadine)
k. larutan clorin
l. tempat sampah kering/basah
6.langkah 2. persiapan petugas:
a. Menyambut pasien dengan sopan dan ramah
langkah
b. Anamnesa /petugas menjelaskan pelaksanaan pemasangan

iud(informed consent)
c. Petugas mencuci tangan
d. Petugas menyiapkan alat-alat dan bahan
e. Siapkan iud masukkan alat ke dalam inserter dalam keadaan

steril
f. Memakai sarung tangan steril

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
g. Lakukan vt untuk melihat dimana posisi mulut rahim
h. Pasang spekulum
i. Bersihkan servik dengan kapas antiseptik 2-3 kalidengan

cara mengusapkan kapas dari arah dalam keluar


j. Menjepit servik dengan tenakulum secara hati hati
k. Masukan sonde uterus secara perlahan untuk mengukur

panjang uterus
l. Sesuai tabung inserter dengan ukuran rahim tanpa

menyentuh bagian yang steril


m. Masukan tabung inserter secara hati hati sampai batas

biru yang telah ukur, sambil pegang dan tahan tenakulum

dan pendorong dengan satu tangan


n. Lepaskan lengan iud dengan menarik keluar tabung secara

perlahan, mendorong pendorong sampai terasa cover T

terlepas.setelah terlepas keluarkan tabung dan inserter

secara bersamaan
o. Keluarkan sebagian tabung dengan gunting benang IUD 3-4

cm
p. Keluarkan seluruh tabung dan inserter
q. Lepaskan tenakulum dengan hati-hati
r. Lihat adakah perdarahan bekas jepitan tenakulum jika ada

usapkan betadine
s. Keluarkan spekulum dengan hati-hati
t. Semua alat redam di larutan klorin selama 10 menit
u. Lepas sarung tangan, masukkan ke dalam larutan klorin,

cuci tangan dengan air mengalir


v. Jelaskan pada pasien hal-hal yang akan di alami selama

pasca pemasangan IUD

7. Bagan alir Menyambut Anamnesa Petugas


pasien (informed Mencuci
consent) tangan

Lakukan VT Siapkan Menyia


dimana posisi IUD pkan
rahimDokumen ini milik UPTD
masukkan alat&
PKM Langsa Baro
Dilarang memperbanyak tanpa izin dari
dlmKepala UPTD Puskesmas
bahan Langsa Baro
Membersihkan Menjepit Masukkan
Pasang servik degan servik sonde
speculu kapas dengan uterus
m antiseptik tenakulum
Lepaskan Masukkan Sesuai
lengan IUD tabung inserter tabung
sampai batas inserter dgn
biru ukuran

setuju
Keluarkan Keluarkan
ya sebagian seluruh tabung
tabung & &inserter
gunting benang
tidak
Lihat apakah
Lepaskan ada darah Keluarka
tenakulu bekas jepitan n
m tenakulum

Lepaskan Semua alat


sarung rendam dalam
tangan larutan klorin

Tempat
sampah medis

Mencatat
dalam rekam
medis

Cuci tangan

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
8. Hal yang Observasi pasien antara 5 menit sampai dengan 15 menit terhadap

harus reaksi obat

diperhatikan
9.Unit terkait a. ruang kartu
b. ruang KB

10.Dokumen
a. rekam medis
terkait b. catatan tindakan
11. Rekaman

histori No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai di

perlukan

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
PECABUTAN KONTRASEPSI
KB IUD
No. Dokumen :
No. Revisi :

Tanggal Terbit :
SOP
Halaman :

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
UPTD
Puskesmas SAFRITA,SKM
Langsa Baro NIP.19730813
1993 012001
1.Pengertian Pencabutan alat kontrasepsi iud (dalam rahim ) di karna kan

masanya sudah habis.


2. Tujuan Masa kb nya sudah habis

3.kebijakan SK Kepala puskesmas

4. Referensi Buku pedoman sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan

keluarga berencana tahun 2012


5.Prosedur Alat :

1. alat tulis/ informed consent

bahan :

m. bak instrumens steril


n. spekulum
o. tenakulum
p. sonde uterus
q. handscoon
r. kasa
s. kapas lysol
t. betadine
u. com kecil (betadine)
v. larutan clorin
w. tempat sampah kering/basah
6.langkah 2. persiapan petugas:
a. Menyambut pasien dengan sopan dan ramah
langkah
b. Anamnesa /petugas menjelaskan pelaksanaan pencabutan

iud(informed consent)
c. Petugas mencuci tangan
d. Petugas menyiapkan alat-alat dan bahan
e. Memakai sarung tangan steril
f. Pasang spekulum
g. Bersihkan servik dengan kapas antiseptik 2-3 kali dengan

cara mengusapkan kapas dari arah dalam keluar


h. Masukan klem porsio lalu jepitkan benang iud tarik keluar

iud secara hati-hati sampai keluar semua


i. Lepaskan spekulum dengan hati-hati
j. Semua alat redam di larutan klorin selama 10 menit
k. Lepas sarung tangan, masukkan ke dalam larutan klorin,

cuci tangan dengan air mengalir


l. Jelaskan pada pasien hal-hal yang akan di alami sesudah

pencabutan IUD

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
7. Bagan alir
Menyambut Anamnesa Petugas
pasien (informed Mencuci
consent) tangan

Pasang Memakai Menyia


spekulum sarung pkan
tangan alat&
bahan

Membersihkan Masukan Lepaska


servik degan klem porsio n Lepaskan
kapas &jepit spekulu sarung
antiseptik benang iud m tangan

Tempat Semua alat


sampah medis rendam dalam
larutan klorin

Mencatat
dalam rekam
medis

Cuci tangan

8. Hal yang Observasi pasien antara 5 menit sampai dengan 15 menit terhadap

harus reaksi obat

diperhatikan
9.Unit terkait a. ruang kartu
b. ruang KB
10.Dokumen
a. rekam medis
terkait b. catatan tindakan
11. Rekaman

histori No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai di

perlukan

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
PECABUTAN KONTRASEPSI
KB IMPLANT
No. Dokumen :
No. Revisi :

Tanggal Terbit :
SOP
Halaman :

UPTD
Puskesmas SAFRITA,SKM
Langsa Baro NIP.19730813
1993 012001
Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro
Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
1.Pengertian Pencabutan alat kontrasepsi implant (di bawah kulit ) di karna kan

masanya sudah habis.


2. Tujuan Masa kb nya sudah habis

3.kebijakan SK Kepala puskesmas

4. Referensi Buku pedoman sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan

keluarga berencana tahun 2012


5.Prosedur Alat :

a.Bak instrumen steril

b.Alat tulis

Bahan :
a. Kapas alkohol
b. Obat injeksi (lidocaine)
c. Spuit injeksi
d. Kasa steril
e. Sarung tangan
f. Bisturi
g. Duk steril (implant)
h. Plaster

6.langkah 1. petugas mencuci tangan.


2. petugas menyiapkan alat alat dan bahan dalam bak
langkah
instrument steril.
3. petugas memberitahukan maksud dan tujuan pencabutan

implant pada pasien (infomed consent).


4. petugas memakai sarung tangan
5. petugas melakukan aspirasi obat lidocaine dengan spuit

injeksi
6. petugas mengatur posisi pasien
7. petugas memasang duk steril
8. petugas memasukan injeksi lidocaine di bawah kulit
9. petugas mencabut kapsul impalnt di dalam kulit
10.petugas mengkompres kasa betadine di bagian yang sudah di

cabut kapsul impalant


11. petugas memberikan konseling
12. petugas mencuci tangan
7. Bagan alir
Cuci tangan Menyiapkan Memberitahu
alat &bahan pada pada
dalam bak pasien
instrument

Melakukan Petugas
aspirasi injeksi memakai
obat lidocaine sarung tangan

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro
Mengatur Memakai duk Memasukan
posisi pasien steril injeksi obat
lidocain

Kompres kasa Mencabut kb


betadine implant

konseling Cuci tangan

8. Hal yang Observasi pasien antara 5 menit sampai dengan 15 menit terhadap

harus reaksi obat

diperhatikan
9.Unit terkait a. ruang kartu
b. ruang KB

10.Dokumen
a. rekam medis
terkait b. catatan tindakan
11. Rekaman

histori No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai di

perlukan

Dokumen ini milik UPTD PKM Langsa Baro


Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro