Anda di halaman 1dari 4

RESISTIVITAS BATUAN

A. TUJUAN
Dengan melakukan percobaan ini diharapkan dapat diketahui:
1. Mengetahui nilai hambat jenis dari batuan
B. LANDASAN TEORI
Batuan adalah material yang mempunyai daya hantar listrik dan harga tahanan jenis
tertentu. Batuan yang sama belum tentu mempunyai tahanan jenis yang sama. Sebaliknya harga
tahanan jenis yang sama bisa dimiliki oleh batuan batuan berbeda, hal ini terjadi karena nilai
resistivitas atau tahanan jenis batuan memiliki rentang nilai yang bisa saling tumpang
tindih.
Sifat kelistrikan batuan adalah karakteristik dari batuan bila dialirkan arus listrik ke
dalamnya. Arus listrik ini dapat berasal dari alam itu sendiri akibat terjadinya ketidak
seimbangan ataupun arus listrik yang sengaja dimasukkan ke dalamnya.

Pada bagian batuan, atom-atom terikat secara ionik atau kovalen. Karena adanya
ikatan ini maka batuan mempunyai sifat menghantarkan arus listrik. Aliran arus listrik dalam
batuan atau mineral dapat digolongkan menjadi tiga macam yaitu konduksi secara elektronik,
konduksi secara elektrolitik dan konduksi secara dielektrik.
Resistansi atau tahanan listrik adalah ukuran kemampuan bahan untuk menentang arus
listrik. (R) merupakan ketahanan suatu konduktor penampang seragam, yang dapat dihitung
dengaan persamaan:
R=l/A
Dengan
R = resistansi (ohm, )
= resistivitas (ohm meter, m)
l = panjang penghantar (m)
A = diameter / luas penampang penghantar (m2)

C. ALAT DAN BAHAN


1. Berbagai jenis batuan
2. Alat pemotong
3. Multimeter digital
4. Sumber tegangan
5. Power suplay
6. Kabel penghubung
7. Jangka
8. sorong
9. Penjepit buaya

D. LANGKAH PERCOBAAN
Langkah pertama:
1. Memotong batu dengan menggunakan alat pemotong.
2. Mengukur panjang, lebar dan tinggi batu dengan menggunakan jangka sorong.
3. Menghitung luas penampang batu.
4. Merangkai alat seperti pada gambar.
5. Menghubungkan catu daya (power suplay) ke sumber tegangan
6. Mengamati nilai yang tertera Ampermeter.
Langkah kedua:
1. Memotong batu dengan menggunakan alat pemotong dengan mengusahakan bentuknya simetris.
2. Mengukur panjang serta luas penampang batuan dengan menggunakan jangka sorong.
3. Menyiapkan alat percobaan untuk dirangkai.
4. Merangkai alat seperti pada gambar seperti dibawah

5. Melakukan langkah 1-4 untuk jenis batuan yang berbeda.


6. Mengamati nilai hambatan yang tertera pada multimeter digital.
7. Melakukan Analisis Data.

E. DATA PENGAMATAN
No Batuan R() A(m2) L(m)
1 Batu beku 2,0 4,181x10-4 5,671x10-2
2 Batu sedimen 1,4 5,926x10-4 5,707x10-2

3 Batu beku 1,8 3,323x10-4 10,14x10-2

4 Batu marmer 3,5 4,364x10-4 6,065x10-2

5 Batu gamping merah 1.5 4,29x10-4 3,6x10-2

6 Batu sedimen 1.3 8,874x10-4 6,877x10-2

F. ANALISIS DATA
Dengan menggunakan rumus:

Batu beku
A= 4,181x10-4 m2
L= 5,671x10-2m
Rbatu = 2,0
= 0,01474 m
Batu sedimen
A= 5,926x10-4 m2
L= 5,707x10-2m
Rbatu = 1,4
= 0,014537 m
Batu beku
A= 3,323x10-4 m2
L= 10,14x10-2m
Rbatu = 1,8
= 0,05898m

Batu Marmer
A= 4,364x10-4 m2
L= 6,065x10-2m
Rbatu = 3,5
= 0,02518 m
Gamping Merah
A= 8,874x10-4m2
L= 6,877x10-2m
Rbatu = 1,5
= 0,019355 m
Batu sedimen
A= 4,29x10-4m2
L= 3,6x10-2m
Rbatu = 1,3
= 0.01549 m

G. PEMBAHASAN
Batuan adalah material yang mempunyai daya hantar listrik dan harga tahanan jenis tertentu.
Batuan yang sama belum tentu mempunyai tahanan jenis yang sama. Sebaliknya harga tahanan
jenis yang sama bisa dimiliki oleh batuan batuan berbeda Batuan mempunyai sifat-sifat
kelistrikan karena batuan merupakan suatu jenis materi. Sifat kelistrikan batuan adalah
karakteristik dan batuan bila dialirkan arus listrik ke dalamnya.
Pada eksperimen mengenai sifat listrik batuan, diperoleh nilai hambat jenis yang
bervariasi untuk jenis batuan yang berbeda.
Batu beku memiliki = 0,01474 m
Batu sedimen memiliki = 0,014537 m
Batu beku memiliki = 0,05898 m
Batu marmer memiliki = 0,02518 m
Batu sedimen memiliki = 0,019355 m
Batu gamping merah memiliki = 0.01549 m

H. KESIMPULAN
Dari praktikum yang telah diperoleh, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa :
1. Semakin panjang batu (L) maka hambatannya semakin besar.
2. Jenis batu yang berbeda juga di hasilkan nilai resistivitas yang berbeda pula.