Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI
MEMBANGUN GENERASI KREATIF

Disusun Oleh

R A C H M A W A T I
NUPTK.1445750651210032

Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan
Tingkat Nasional 2016

SD Islam Bunga Bangsa Samarinda
Provinsi Kalimantan Timur
2016

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF i
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI

MEMBANGUN GENERASI KREATIF

OLEH

RACHMAWATI

PUSTAKAWAN

SEKOLAH ISLAM BUNGA BANGSA SAMARINDA

SAMARINDA, 03 November 2016

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF i
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

HALAMAN PERNYATAAN DAN PENGESAHAN

Yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan bahwa pen elitian pembelajaran

berjudul :

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI

MEMBANGUN GENERASI KREATIF

Merupakan benar-benar tulisan asli dari Rachmawati, dan belum pernah diikutkan

didalam lomba tulisan dan penelitian apapun.

Samarinda, 03 November 2016

Disahkan Oleh,
Kepala Sekolah SD Islam Bunga Bangsa

Yeny Duwi Seviawati, ST.
NIK. 009.06.1.075

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF ii
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

Bio Data Penulis

N a m a : Rachmawati, A.Md.
Tempat tanggal lahir : Ujung Pandang, 13 Januari 1972
Agama : Islam
Status : Menikah
Jabatan (TMT*) : Kanit Perpustakaan Sekolah Islam Bunga Bangsa
Status Kepegawaian : Pegawai Tetap Yayasan
Masa Kerja (TMT*) : 02 Nopember 2009 (6 Tahun, 7 Bulan)
N.U.P.T.K : 1445750651210032
N.P.W.P : 679736587722000
No. Telepon : 085250446084 / 085753849084
Instansi : Sekolah Islam Bunga Bangsa, Samarinda
Alamat Instansi : Jl. DI. Panjaitan No.51 Samarinda
Alamat Rumah : Jl. Joyo Mulyo Gang. Atthoriq No.60
Kelurahan Lempake, Samarinda
Nomor Telephone : 0541 - 7003615 - 085250446084
Alamat Email : rachm4wat@yahoo.co.id
perpusbb@gmail.com
Website yang dikelola
- Website Perpustakaan : http://www.perpusbb.blogspot.com/
- Website Pribadi : http://www.rachm4wati.blogspot.com/

Prestasi Yang Pernah Diraih : Juara Harapan I, Pustakawan Berprestasi
Tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Tahun 2013
Prestasi Perpustakaan yang dikelola :
1. Juara Harapan 3 Tingkat Nasional Lomba Budaya Mutu Sekolah Kategori
Pengelolaan Perpustakaan oleh Kemendtrian Pendidikan dan Kebudayaan
2. Nilai B untuk Akrteditasi Perpustakaan oleh Perpustakaan Nasional
Republik Indonesia

Pengalaman Menjadi Nara Sumber
1. Diklat Peningkatan Kapasitas Kepala Sekolah Dalam Pengembangan
Perpustakaan Sekolah Tingkat SD Se-KalTim oleh Dinas Pendidikan Provinsi
Kalimantan Timur dan Buku Etam “Komunitas Pecinta buku dan Perpustakaan
Tahun 2012
2. Konferensi Perpustakaan Digital se-Kaltim dan Kaltara Oleh Badan
Perpustakaan Propinsi Kalimantan Timur, dengan judul materi "Membangun
Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi" Tahun 2014

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF iii
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

Riwayat Pendidikan Formal
♥ Sekolah Dasar Muhammadiyah Ujung pandang - Lulus
♠ Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 - Lulus
♥ Sekolah Teknologi Menengah Pembangunan (Elektronika Komunikasi)–Lulus
♠ Lembaga Pendidikan Sekretaris Colorado Samarinda setingkat D1 - Lulus
♥ Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Setingkat D3 – Lulus

Riwayat Pekerjaan
 April 1993 – Juli 1995 : PT. Dharma Trieka Sejahtera, Staff Administrasi
Personalia
 Juli 1995 – Agustus 1998 : PT. Samarinda Paratama Gemilang Enterprise Staff
Administrasi Marketing dan Rental Heavy Equipment,
 Agustus 1998 – Februari 1999 : PT. Samarinda Pratama Gemilang Ent.
Sebagai Sekretaris Direksi
 01 Maret 1999 - Nopember 2009 : Tenaga Honorer sebagai guru SBK dan TIK
Pada Sekolah Menengah Pertama Emmy Saelan Ujung Pandang
 Nopember 2009 - sekarang Sebagai Kepala Unit Perpustakaan Bunga Bangsa
Islamic School Samarinda.

Sertifikat Pelatihan
1. Sertifikat Kursus Komputer
2. Sertifikat seminar Peranan Public Relation Dalam Customer Service Sertifikat
Of Attendance seminar Secretary Part In a Company
3. Surat Tanda Tamat Pelatihan Manajemen Bisinis Oleh Dirjen Perdagangan
Dalam negeri
4. Sertifikat seminar “Menuju Pendidikan Inspiratif Melalui Buku” Oleh Badan
Perpustakaan Propinsi Kalimantan Timur dan Buku Etam (Komunitas pecinta
buku dan Perpustakaan)
5. Setifikat seminar Pendidikan “Melejitkan Potensi Anak melalui pendidikan
berbasis Multiple Intelegences” oleh Munif Chatib.
6. Sertifikat Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-4 oleh Badan
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
7. Sertifikat seminar “Pembangunan Karakter dalam Revolusi pelayann Publik
(Character Building In The Public Service Revolution) oleh Badan
Perpustakaan Propinsi Kalimantan Timur dan Radio Heart Line
8. Sertifikat Konferensi Perputakaan Digital Kalimantan (KPDK) ke-1 oleh Badan
Perpustakaan Propinsi Kalimantan Timur
9. Sertifikat Pelatihan “Konservasi dan Preservasi Bahan Pustaka” oleh
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan UPT. Perpustakaan Universitas
Mulawarman.

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF iv
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

10. Sertifikat Workshop Pembuatan Website Sekolah oleh UPTD Tekkom dan
Infodik Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur.
11. Sertifikat Pelatihan Advokasi dan Mobilisasi Sosial Perpustakaan Oleh Badan
Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur dan CCIF, Perpuseru Indonesia
12. Sertifikat Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah oleh UPT. Perpustakaan
universitas Mulawarman, Tahun 2013
13. Sertifikat Supervisi Jaringan Kerjasama Katalog Induk Nasional (KIN) dan
Bibliografi Nasional Indonesia (BNI) oleh Direktorat Deposit Bahan Pustaka,
Perpustakaan Nasional, Tahun 2013
14. Sertifikat RAKOR Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kalimantan Timur oleh
Pengurus Daerah IPI Kalimantan timur di Badan Perpustakaan Provinsi
Kalimantan Timur, Tahun 2014
15. Konferensi Perpustakaan Digital Kaltim Kaltara, Oktober 2014 Oleh Badan
Perpustakaan Propinsi Kalimantan Timur
16. Sertifikat Penyuluhan Pelestarian Bahan Pustaka Oleh Perpustakaan Nasional
Jakarta Tahun 2014.
17. Piagam English Language Training, 26-30 Juni 2015, Oleh Yayasan Bunga
Bangsa
18. Sertifikat Temu Konsultasi Pustakawan 21-22 September 2015, oleh Badan
Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur
19. Sertifikat diklat Pola 110 Jam Oleh PD IPI bekerjasama dengan Badan
Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur 19-29 Oktober 2015
20. Pelatihan Tenaga Pengajar Pustakawan oleh Perpustakaan Nasional Tahun
2015
21. Piagam Penghargaan Budaya Mutu Sekolah Dasar Swasta Kategori
Pengelolaan Perpustakaan, o6 November 2015, oleh Direktorat Pembinaan
Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan dasar dan Menengah,
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 02 s.d 06 November
2015, di Padang Sumatera Barat.
22. Piagam Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan Nilai B,
masa berlaku 20 September 2016 s/d 20 September 2019

Karya Tulis
1. Menulis Artikel Pada Majalah Pustaka Pariwara Badan Perpustakaan Provinsi
Kalimantan Timur.
2. Gores Gurau Es Pernyata diterbitkan oleh Pustaka Spirit Jakarta Tahun 2014
3. Perpustakaanku Kini dan Nanti Oleh Perpustakaan Bunga Bangsa Samarinda
tahun 2013
4. Go Blog dengan Blogspot Oleh Perpustakaan Bunga Bangsa Samarinda
tahun 2013
5. Permainan Kwartet dan Monopoli Dokcil SD Islam Bunga Bangsa
6. Aqil Baligh diterbitkan Oleh Mujahid Press, Bandung Tahun 2012
7. Buku Tahunan SD Islam Bunga Bangsa

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF v
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

8. Editor dan Layout Buku Karya Siswa Sekolahku Awal Imajinasiku SD Islam
Bunga Bangsa Edisi 1 s/d Edisi 6
9. Buku Elektronik Permainan Kwartet dan Monopoli yang diikutkan lomba pada
Dokcil Mahir Gizi Caravan Dancow, Sehat dimulai dari sekolahmu " Tahun
2012
10. News Letter Perpustakaan Bunga Bangsa yang terbit setiap bulan

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF vi
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang selalu memberi tenaga
dan kemampuan kepada penulis untuk dapat menyelesaikan penelitian Calisme
R&B ini meskipun dalam waktu yang sangat singkat disela-sela waktu
menjalankan aktifitas pustakawan yang sangat padat.

Terimakasih kepada pihak Yayasan Bunga Bangsa yang telah menfasilitasi
penulis dengan semua ketersediaan material dan sarana prasarana. Terimakasih
pula kepada Suami tercinta Agus Susanto serta anak-anak penulis: Alma Fadilla
Putri dan Khofid Fathur Rohman; yang selalu mendukung dan mendoakan penulis
dalam menyelesaikan penelitian ini, juga kepada siswa-siswi SD Islam Bunga
Bangsa yang selalu menjadi inspirasi bagi penulis. Terimakasih pada bapak
Ibunda Utari yang selalu mendoakan dan mendukung apapun yang dilakukan
penulis demi pengembangan diri. Juga kepada bapak Kepala Sekolah SD Islam
Bunga Bangsa Bapak H. Supriyadi yang selalu mengingatkan penulis untuk selalu
mengembangkan diri dan memperluas wawasan keilmuan dan kemampuan
pedagogis.

Karya Tulis berjudul MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN
GENERASI KREATIF ditulis Berdasarkan pengalaman pribadi penulis terhadap
tantangan sebagai pustakawan untuk membiasakan siswa(i) dapat lebih mencintai
buku dan gemar membaca dan menulis.

Sekolahku Awal Imajinasiku yang merupakan karya nyata kegiatan
gemar menulis dan membaca yang sudah diterbitkan hingga 6 buku dari enam
lulusan SD Islam Bunga Bangsa dan Inspirasi Putih Biru untuk Siswa SMP Islam
Bunga Bangsa, yang dicanangkan penulis sebagai salah satu program kerja
perpustakaan untuk meningkatkan minat baca dan menulis pada siswa(i)
utamanya siswa (i) di Lingkup Sekolah Islam Bunga Bangsa,

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF vii
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

Mulai dari Proses Mengumpulkan mereka pada satu masa disaat yang
bersamaan mereka wajib menuangkan ide kreatif mereka dalam tulisan berbentuk
Puisi, Cerpen, Pantun dan gambar. Sebagai bukti keorisinalan karya mereka
sendiri, hingga mengedit dan menyusunnya menjadi sebuah buku, yang nantinya
akan dibagikan ke mereka saat kelulusan sebagai wujud hasil karya nyata mereka
dan sebagai kenangan saat mereka lulus nanti. Secara tanpa mereka sadari siswa
sudah dalam proses gemar menulis dan menuangkan apa saja yang ada dalam
fikiran mereka dalam bentuk ide yang kreatif.

Kebiasaan baik di lingkungan penulis untuk terus menerus belajar dan mau
mencari informasi perihal meningkatkan minat menulis dan membaca pada anak
melalui media massa, searching di google dan lainnya sehingga ide kreatif dan
inofatif ini dapat penulis terapkan.

Berharap Semoga MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN
GENERASI KREATIF yang diterapkan penulis, dapat diduplikasi dan
diaplikasikan oleh para pustakawan dimanapun yang ingin meningkatkan minat
baca dan menulis pada siswa-siswa mereka disekolah.

Samarinda, 03 November 2016

Penulis,

Rachmawati
NIK. 009.10.1.008

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF viii
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

DAFTAR ISI

Halaman Judul .................................................................................................... i
Halaman Pernyataan dan Pengesahan................................................................ ii
Bio Data Penulis ................................................................................................. iii
Kata Pengantar .................................................................................................. vii
Daftar Isi ........................................................................................................... ix
Daftar Pustaka ................................................................................................... x
Daftar Gambar ................................................................................................... xi

I PENGANTAR................................................................................................ 1
II MASALAH .................................................................................................. 5
1. RUMUSAN MASALAH ......................................................................... 5
2. RUANG LINGKUP ................................................................................ 5
III PEMBAHASAN DAN SOLUSI ................................................................... 6
A. Membaca dan Membuat Ringkasan alternatif pendekatan untuk
meningkatkan minat baca dan menulis di Perpustakaan ....................... 6
B. Buku Sekolahku Awal Imajinasiku wujud nyata program membaca dan
Membuat resensi buku .......................................................................... 8
C. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN Kegiatan Membaca dan
Membuat Resensi Buku ........................................................................ 8
Penerapan Metode Ulat Buku Untuk Kelas 1 dan 2 .............................. 8
Membuat Resensi Buku Untuk kelas 3-6 SD dan 7-9 SMP .................. 9
D. Pelaksanaan Membaca dan Membuat Resensi ..................................... 10
E. Hasil Yang Diperoleh ............................................................................. 10
F. Tujuan dan Manfaat ............................................................................... 11
1. Bagi Peserta Didik ............................................................................ 11
2. Bagi Tenaga Pendidik/guru ............................................................. 12
3. Bagi Sekolah ................................................................................... 13
4. Bagi Pustakawan dan Perpustakaan .............................................. 13
5. Bagi Pemerintah ............................................................................. 13

BAB III SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan ........................................................................................... 14
B. Saran ................................................................................................ 15

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF ix
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Handayani, Sri. 2013. Bahan Ajar Pengelolaan Pembelajaran Tematik Terpadu.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Rokhma, J. 2006. Pengembangan Taman Edukatif Berbasis Permainan Untuk
Permainan di TK dan SD. Jurnal Dinamika Pendidikan. Volume 2 (1) : 45-52

Bunanta, Murti. 2004. "Buku, Mendongeng dan Minat Membaca". Jakarta:
Penerbit Tangga.

Tedjo, Tony. "Menulis Seni Mengungkapkan Hati", dalam
http://www.sabda.org/pelitaku /node/225. diakses pada tanggal 13 Mei 2015, pukul
09.45 WITA

Mujiati, A,Md Posted on Januari 25, 2008 by Rifai , Kediri, 25 Januari 2008.
Peranan Perpustakaan Sekolah Terhadap Mutu Pendidikan di Sekolah,

http://d3ipiiantasari.blogspot.com/2008/06/potensi-perpustakaan-dalam-
menghadapi budaya baca.html, diakses pada tanggal 15 Mei 2015, pukul 12.15
WITA

Yuliana Ayuningtyas, 2013. Menanamkan Gemar Membaca Sejak Dini,
http://www.academia.edu/6745816/Menanamkan_Gemar_Membaca_Sejak_Dini
diakses pada tanggal 03 Juni 2015 pukul 20.30 WITA

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF x
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

DAFTAR GAMBAR

1. Gambar-gambar proses mengumpulkan siswa(i) untuk membuat karangan
mereka di ruang perpustakaan
2. Gambar-gambar buku “Sekolahku Awal Imajinasiku” Edisi 1-6 yang telah
diterbitkan dalam bentuk Buku

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF xi
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

Gambar

1. Suasana Saat anak dikumpulkan di ruang perpustakaan untuk membuat
karangan dalam bentuk puisi, cerpen dan pantun, yang membuktikan karya
ini bukan hasil jiplakan atau karya orang lain.

2. Gambar Sampul Buku Sekolahku Awal Imajinasiku mulai Edisi Perdana
Hingga Edisi kelima

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF xii
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

I. PENGANTAR

Banyak orang beranggapan kalau menulis itu adalah kegiatan yang
sulit. Namun sebagian lainnya mungkin memiliki anggapan bahwa menulis
merupakan kegiatan yang sangat mudah. Segala sesuatu bila belum kita
coba dan biasakan memang akan nampak sulit, tetapi bila kita paham dan
mengetahui caranya tentu akan terasa lebih mudah. Semua itu memerlukan
proses tersendiri.

Salah satu cara agar anak memiliki keterampilan menulis adalah
dengan membiasakan mereka sejak dini untuk membaca. Karena apa?
Berbagai tulisan yang telah mereka baca secara tidak sadar akan terekam
dibawah alam sadarnya. Keterampilan menulis harus sejalan dengan
keterampilan membaca. Itu sebabnya anak yang sudah terbiasa membaca
akan menambah perbendaharaan katanya sehingga akan lebih mudah untuk
merangkai kata-kata dibandingkan dengan anak yang tidak gemar membaca.
Manfaat yang kita peroleh bila terbiasa melakukan ini adalah hal yang luar
biasa. Anak akan terbiasa menuangkan pikirannya ke dalam kertas,
mengorganisasikan pemikirannya, dan menyatakan perasaannya tentang
apa yang dialami dalam bentuk tulisan.

Keberadaan perpustakaan sekarang ini menjadi begitu penting dengan
dikeluarkannya Undang-undang no 43 tahun 2007 tentang perpustakaan.
Undang-undang yang menjadi payung hukum bagi segala aktifitas kinerja
perpustakaan dan seluruh elemen pendukung kegiatannya, meliputi
pustakawan, gedung, koleksi, dan pemustaka. Sebagaimana diamanatkan
oleh undang-undang no 43 tahun 2007 dalam pasal 3 dikatakan bahwa
perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian,
informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan
bangsa. Maka bertolak dari fungsi perpustakaan tersebut tentunya sebuah
tantangan bagi pengelola perpustakaan untuk menciptakan sebuah
perpustakaan yang bisa menjadi tempat menggali ilmu sekaligus tempat
rekreasi yang menyenangkan sehingga terwujud masyrakat pembaca dan
pembelajar sepanjang hayat.

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 1
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

Bapak Anies menegaskan, kewajiban yang rutin dijalankan di sekolah
juga harus dijalankan di rumah. Orang tua harus menyempatkan waktu 20
menit untuk mengobrol dengan anak-anak, karena tanpa disadari kebiasaan
tersebut membuat anak berani tampil dan mau berinteraksi dengan
lingkungan sekitar. Pendiri Indonesia Mengajar mengungkapkan, sebelum
pelajaran dimulai, pada ajaran baru, anak diberi kesempatan untuk membaca
buku salama 15 menit. Buku bacaan yang boleh baca daapt dipilih sendiri
sesuai minat anak. Jika buku yang dibutuhkan tidak ada diperpustakaan
sekolah anak diperbolehkan membawa buku dari rumah, dan siap dibacakan
dalam kelas setelah mendapat izin dari guru. Apakah buku itu layak dibaca
atau tidak. Mendikbud Anies juga menuturkan, saat ini negara memiliki 53
juta anak, yang akan menjadi penerus bangsa. Jika anak memiliki minat
membaca tinggi. Pengelaman dari banyak studi menyimpulkan anak banyak
membaca akan terbiasa tentu dengan sendirinya mencintai bacaan.
Kebiasaan gemar membaca dapa mengubah keadaan bangsa. Sebab saat
ini, Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rendah minat
membaca. "Anak yang gemar membaca tentu memiliki budi pekerti yang
baik," ujarnya. ([FAT/N-6] Suara Pembaharuan, Edisi Juli 2015)

Menjadi sebuah tantangan besar pustakawan selaku pengelolan
perpustakaan harus mampu mencari trik ampuh agar siswa(i) dapat
membiasakan diri dengan menulis dan membaca. Apa betul kegiatan
membaca dapat membantu seseorang untuk kreatif?. Jordan E. Ayan
menjelaskan bahwa membaca dapat memicu kreativitas. Buku mengajak kita
membayangkan dunia beserta isinya, lengkap dengan segala kejadian,
lokasi, dan karakter. Bayangan yang terkumpul dalam tiap buku yang
melekat dalam pikiran, membangun sebuah bentang ide dan perasaan yang
menjadi dasar dari ide kreatif (Hernowo 2003: 37). Padahal salah satu faktor
yang mendorong agar anak minat menulis ialah kebiasaan membacanya.

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 2
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

Sudahkah minat baca anak kita tinggi? Ini merupakan pertanyaan yang
sedikit ironis karena pada kenyatannya, minat baca anak-anak Indonesia
sangatlah rendah. Banyak fakta menunjukkan bahwa anak-anak kita lebih
suka bermain video game daripada duduk berlama-lama untuk membaca
sebuah buku. Murti Bunanta menganjurkan, sedari kecil, anak-anak perlu
didekatkan pada bacaan. Penelitian Prof. Benyamin Bloom mengungkapkan,
saat berusia empat tahun, anak berada dalam periode suka meniru
perbuatan orang tuanya tanpa terkecuali. Jadi dapat diharapkan, jika
seorang guru sebagai orang tua kedua disekolah suka membaca, anak juga
akan melakukan hal yang sama. Sebagai contoh, jika sejak kecil anak sudah
dibiasakan dengan bacaan (sastra), mereka akan didekatkan dengan
kehidupan manusia (Bunanta 2004: 85). Dengan membaca karya sastra
seperti cerpen, puisi, dll., mereka akan belajar banyak hal dan memuliakan
perasaan (Kartono 2001: 116).

Boleh dikatakan, membaca dan menulis bak dua sisi mata uang yang
tidak dapat dipisahkan. Dengan membaca, wawasan anak akan semakin
berkembang. Negara yang terencana dan tersistematis membangun negara
dan bangsanya melalui gerakan pendidikan massal dengan sikap ilmiah,
rasional, kritis, dan rajin membaca apa saja dan di mana saja, tegas
Suryopratomo, pemimpin redaksi/penanggung jawab harian "Kompas" dalam
pernyataannya yang dikutip dalam Matabaca edisi Juli 2004.

Pada kegiatan membaca kemudian menuliskan resensi buku yang
dibaca, siswa mempelajari hal-hal baru dan unik yang terkadang tak dijumpai
dalam kehidupan sehari-harinya, kehidupan dari belahan dunia yang lain
melalui ensiklopedi pengetahuan dan lain sebagainya. Tujuannya agar
secara perlahan terbentuk rasa senang karena banyak hal-hal baru yang
diperoleh. berlanjut lagi keinginan untuk membaca buku yang lainnya
sehingga lama kelamaan siswa akan terbiasa dan pada akhirnya gemar akan
membaca, karena dari membaca banyak ilmu yang diperoleh.

Mengumpulkan karya siswa yang telah dibuat, mengedit dan
menyusunnya menjadi sebuah buku merupakan satu tantangan besar yang

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 3
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

penulis lakukan mengingat kosa kata yang digunakan siswa bukan kalimat
baku, melainkan kalimat bahasa keseharian yang dituangkan kedalam
bentuk tulisan. Kemudian diubah menjadi kalimat sempurna yang bertujuan
agar kelak pembaca dapat memahami isi cerita tersebut.

Mendesain buku dengan tampilan menarik disertai dengan data
lengkap tiap siswa ditambah foto pribadi mereka yang penulis shoot diruang
perpustakaan menambah keseruan dan merupakan kenangan yang tak
terlupakan bagi mereka yang menjadi ciri khas buku Sekolahku Awal
Imajinasiku ini. Penulis berharap dengan membuat buku sebagai media
hasil karya imajinasi mereka akan meningkatkan pemahaman siswa
bagaimana menulis yang baik dan benar karena tanpa mereka sadari telah
terjadi pembelajaran tips menulis yang baik yang tanpa terasa belajar,
sekaligus pembelajaran yang lebih bermakna karena siswa mencari dan
mendapatkan imajinasinya dengan cara yang menyenangkan.

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 4
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

II. MASALAH

1. RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang diatas penulis dapat merumuskan rumusan
masalah sebagai berikut: Bagaimana cara yang tepat membimbing dan
mengajarkan anak untuk lebih gemar akan buku bacaan dan menulis buku
yang sudah dibacanya melalui Kegiatan MEMBACA DAN MEMBUAT
RESENSI BUKU Bagaimana dampak pembuatan buku cerita “Sekolahku
Awal Imajinasiku” pada siswa(i) SD Islam Bunga Bangsa Samarinda?

2. RUANG LINGKUP
Kegiatan MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI BUKU dalam
program kerja perpustakaan merupakan kegiatan yang secara terus
menerus dijalankan dikalangan siswa untuk menumbuh kembangkan minat
baca dan menulis yang dimaksudkan agar kelak siswa dapat menuangkan
berbagai ide kreatif mereka kedalam bentuk tulisan baik itu pantun, sajak
maupun cerita pendek.
Yang dibahas dalam karya tulis ini adalah perpustakaan sebagai
media meningkatkan minat baca dan menulis siswa dan menfasilitasi
pengguna perpustakaan pada khususnya siswa(i) serta mewujudkan karya
tulis mereka dalam bentuk buku cerita yang dicetak pada Percetakan buku,
baik yang berada di Samarinda (Rausyan Art dan Pustaka Spirit) serta
Mujahid Press Bandung. dan di share-kan kepada Publik melalui media
website Perpustakaan Bunga Bangsa, bahwa dari Kegiatan MEMBACA
DAN MEMBUAT RESENSI BUKU mereka dapat menghasilkan karya
dalam bentuk buku yang takkan mereka lupakan sepanjang hayat saat
mengenyam pendidikan di bangku sekolah.

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 5
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

III. PEMBAHASAN DAN SOLUSI

1. MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI BUKU UNTUK MENINGKATKAN
MINAT BACA DAN MENULIS SISWA
Banyak orang beranggapan kalau menulis itu adalah kegiatan yang
sulit. Namun sebagian lainnya mungkin memiliki anggapan bahwa menulis
merupakan kegiatan yang sangat mudah. Segala sesuatu bila belum kita coba
dan biasakan memang akan nampak sulit, tetapi bila kita paham dan
mengetahui caranya tentu akan terasa lebih mudah. Semua itu memerlukan
proses tersendiri.
Tidak hanya wartawan atau penulis buku saja yang berkutat dengan
kegiatan tulis menulis. Ketika anak mulai usia SD saja sudah harus terbiasa
dengan kegiatan tulis menulis, misalnya untuk membuat paper atau laporan.
Ketika sudah memasuki masa kuliah, tentunya harus siap dengan skripsi dan
tesis. Begitu pula dengan dunia kerja, sebagian besar pekerjaan di kantor
adalah tentang tulis menulis. Maka tidak ada salahnya bila kita mulai
membiasakan anak untuk menulis agar mereka kreatif dan terampil menulis.
Salah satu cara agar anak memiliki keterampilan menulis adalah
dengan membiasakan mereka sejak dini untuk membaca. Karena apa?
Berbagai tulisan yang telah mereka baca secara tidak sadar akan terekam
dibawah alam sadarnya. Keterampilan menulis harus sejalan dengan
keterampilan membaca. Itu sebabnya anak yang sudah terbiasa membaca
akan menambah perbendaharaan katanya sehingga akan lebih mudah untuk
merangkai kata-kata dibandingkan dengan anak yang tidak gemar membaca.
Manfaat yang kita peroleh bila terbiasa melakukan ini adalah hal yang luar
biasa. Anak akan terbiasa menuangkan pikirannya ke dalam kertas,
mengorganisasikan pemikirannya, dan menyatakan perasaannya tentang apa
yang dialami dalam bentuk tulisan.
Penelitian Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi ini akan memberikan
alternatif pendekatan untuk meningkatkan minat baca dan menulis, pada
peserta didik yang saat ini sudah tergerus dengan era teknologi gadget.
Dengan menfasilitasi mereka dalam menulis dan membantu mereka

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 6
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

mewujudkan karyanya dalam bentuk buku dan disebarkan melalui internet
dalam bentuk buku elektronik, akan membawa siswa secara tidak langsung
untuk membaca buku karya mereka melalui gadget dan memperlihatkan hasil
karya mereka ke rekan mereka yang lainnya. Buku karya mereka kelak akan
mampu menyampaikan pesan moral dan sikap terpuji terhadap sesama teman
yaitu ketekunan, memanfaatkan waktu luang dengan membaca, dan melatih
kreatifitas siswa dalam hal menulis
Dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai media informasi
pembelajaran, guru akan mampu mempersiapkan dirinya secara materi
pengetahuan sebelum mengajar. Untuk mendapatkan pengetahuan berkaitan
materi yang akan diajarkan didepan kelas sehingga dapat meningkatkan rasa
percaya diri guru sebelum mengajar. Dengan memberikan alternatif
pembelajaran di perpustakaan, guru akan dapat memberi suasana belajar
yang lain dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat alternatif
belajar selain di ruang kelas.
Dengan Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi, guru akan lebih
mudah memberi pemahaman kepada siswa bagaimana cara belajar yang baik
dan benar dengan teknik dibaca, ditulis dengan meringkas hal-hal penting
dalam pembelajaran sehingga nantinya siswa lebih mudah mengingat materi
yang sudah diajarkan disekolah. Secaratak langsung siswa diajarkan untuk
mencari jawaban dari permasalahan yang mereka hadapi dalam belajar.
Dengan adanya Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi pustakawan
dituntut untuk lebih kreatif memfasilitasi pengguna perpustakaan dalam
menyalurkan bakat menulis yang mereka miliki dan mempromosikan hasil
karya mereka melalui media teknologi informasi.
Dengan bertambahnya kreatifitas yang dimiliki oleh siswa, guru dan
pustakawan akan memunculkan ide-ide kreatif bagi yang lainnya untuk
melahirkan inovasi-inovasi lainnya dalam Kegiatan Membaca dan Membuat
Resensi Menggunakan sumber belajar yang dekat dengan siswa menuntut
pustakawan untuk lebih kreatif dalam mengelola perpustakaan dan
mengembangkan minat membaca dan menulis siswa

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 7
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

2. BUKU SEKOLAHKU AWAL IMAJINASIKU WUJUD NYATA PROGRAM
MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI BUKU
Pembuatan buku Sekolahku Awal Imajinasiku merupakan salah satu
wujud nyata dari Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi di perpustakaan.
Salah satu tujuannya untuk membangkitkan minat baca dikalangan siswa
diera teknologi informasi melalui gadget. Dengan menfasilitasi mereka dalam
menulis dan membantu mereka mewujudkan karyanya dalam bentuk buku
dan disebarkan melalui internet dalam bentuk e-book, akan membawa siswa
secara tidak langsung untuk membaca buku karya mereka melalui gadget dan
memperlihatkan hasil karya mereka ke rekan mereka yang lainnya.
Buku karya mereka kelak akan mampu menyampaikan pesan moral
dan sikap terpuji terhadap sesama teman yaitu ketekunan, memanfaatkan
waktu luang dengan membaca, dan melatih kreatifitas siswa dalam hal
menulis.
Media Informasi digunakan salah satu tujuannya adalah untuk
menarik perhatian dan minat membaca siswa melalui gadget. Dengan
menggunakan media tersebut akan dapat menumbuhkan motivasi siswa.
Media informasi dapat dijadikan salah satu sumber belajar yang dapat
digunakan untuk memperluas wawasan siswa. Penggunaan media Informasi
yang tepat akan menjadi penunjang kegiatan positif Siswa.

3. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN KEGIATAN MEMBACA DAN
MEMBUAT RESENSI BUKU
Salah satu Program kerja perpustakaan yang berkaitan dengan
Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi yang telah dilaksanakan sejak akhir
tahun 2009 (dapat dilihat pada Lampiran 1.3), yaitu suatu kegiatan Membaca
Buku Cerita Sesuai Pengelompokkan Kelas

Penerapan Metode Ulat Buku : Kelompok A Kelas 1 dan 2 :
Membaca dan menulis judul buku, pengarang, penerbit dan tokoh yang
digemari (dalam bentuk Ulat Buku), diawal pertemuan Siswa diajak
mewarnai wajah ulat buku sesuai warna yang dikehendaki dan untuk

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 8
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

selanjutnya siswa mengisi badan ulat buku setiap kali jam membaca
dilaksanakan. Langkah-langkah pengisisan badan ulat buku sebagai berikut :
 Siswa memilih sebuah buku cerita yang ada di Perpustakaan sesuai loker
pengelompokan kelas
 Siswa menulis nama, kelas serta tanggal buku yang dibaca
 Siswa membaca buku yang dipilih kemudian menuliskan Judul Buku,
Pengarang/Penulis cerita,
 Tokoh yang digemari serta Penerbit buku cerita
 Hasil Ringkasan siswa dikumpulkan ke wali kelas untuk ditempelkan di
mading ulat buku
 Jika siswa sudah mencapai target bacaan sebanyak 30 buku cerita/30
badan ulat buku maka wali kelas akan melaporkan hasil kerja siswa dan
perpustakaan akan memberikan piagam
Berikut contoh model Ulat Buku Ulat Buku yang ditempelkan di Mading Kelas

Membuat Resensi Buku, Kelompok B Kelas 3, 4, 5, dan 6
Membaca dan menulis judul buku, pengarang, penerbit, tokoh
yang digemari serta meringkas buku yang sudah dibaca di
lembar Resume Of Reading yang sudah disediakan. Tujuannya
agar dalam merangkum cerita tidak terjadi pengulangan
rangkuman dengan judul yang sama dan orang tua siswa/guru
dapat melihat dan membantu siswa untuk terus memotivasi agar rangkuman
bisa mencapai target 30 buku bacaan untuk mendapatkan reward berupa
piagam prestasi atas usahanya Membuat resensi buku yang dbaca.
Bagi siswa yang berhasil menyelesaikan target bacaan pada satu semester,
perpustakaan akan memberi piagam perhargaan atas prestasi yang telah
diraih (hal ini sudah berjalan pada tahun 2009 (Daftar Gambar 4).
Dukungan dan kebijakan civitas sekolah kepada perpustakaan sekolah sangat
dibutuhkan. Dengan mendukung program kerja yang telah dibuat oleh

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 9
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

pustakawan dan membantu dalam pengaplikasian di lapangan, dan
menghimbau kepada guru untuk memotivasi siswa dalam melengkapi
informasi dan pengetahuannya demi menunjang proses pendidikan serta daya
serap terhadap mata pelajaran. Jika Siswa sudah mempunyai motivasi tinggi
untuk gemar membaca, tinggal menunggu waktu saja agar dapat berkarya
dan berprestasi.

4. PELAKSANAAN MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI
Pelaksanaan Kegiatam Membaca dan Membuat Resensi dapat dilakukan
kapan saja oleh siswa(i) Baik itu saat jam membaca di Perpustakaan Maupun
saat jam istirahat. Khusus Untuk pembuatan Buku Sekolahku Awal
Imajinasiku, pelaksanaannya dikegiatan class meeting semester 1 dimana
siswa kelas 6 yang akan lulus dikumpulkan di ruang perpustakaan, kemudian
mereka mengarang bebas, baik dalam bentuk puisi, pantun dan cerita pendek.
(Daftar Gambar 1)

5. HASIL YANG DIPEROLEH
Penilaian yang diterapkan pustakawan pada kegiatan Kegiatam Membaca
dan Membuat Resensi adalah penilaian otentik, yang memungkinkan
pustakawan melakukan pengamatan terhadap perubahan sikap, dan kreatifias
siswa. Hal pertama yang diamati adalah dengan mulai tertatanya
perbendaharaan kata dan teknik menulis siswa diusia Jenjang Kelas 6.
Dimana sejak kelas 1 hingga kelas 5 siswa sudah terlatih melalui program
Kegiatam Membaca dan Membuat Resensi sehingga siswa memiliki
keterampilan menulis. Dari berbagai tulisan yang telah mereka baca secara
tidak sadar akan terekam dibawah alam sadarnya. Keterampilan menulis
harus sejalan dengan keterampilan membaca. Itu sebabnya anak yang sudah
terbiasa membaca akan menambah perbendaharaan katanya sehingga akan
lebih mudah untuk merangkai kata-kata dibandingkan dengan anak yang tidak
gemar membaca. Manfaat yang kita peroleh bila terbiasa melakukan ini
adalah hal yang luar biasa. Anak akan terbiasa menuangkan pikirannya ke
dalam kertas, mengorganisasikan pemikirannya, dan menyatakan
perasaannya tentang apa yang dialami dalam bentuk tulisan.

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 10
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

Hal ini dapat dilihat dari buku “Sekolahku Awal Imajinasiku Edisi 1
hingga Edisi 6 yang telah diterbitkan dalam bentuk sebuah buku kumpulan
cerita, pantun dan puisi anak yang merupakan salah satu kebanggaan
Lulusan Bunga Bangsa, bahwa mereka pernah menghasilkan karya yang
dapat dibanggakan. (Daftar Gambar 2). Selain diterbitkan dalam bentuk
buku, karya mereka juga di publish dalam bentuk buku Elektronik.

6. TUJUAN DAN MANFAAT
TUJUAN
1. Mengetahui minat baca dan menulis siswa melalui Kegiatan Kegiatan
Membaca dan Membuat Resensi di Sekolah Islam Bunga Bangsa
khususnya pada SD Islam Bunga Bangsa.
2. Meningkatkan minat membaca dan menulis siswa dan menfasilitasi
siswa dengan membuatkan buku hasil karya mereka sendiri saat
mengenyam pendidikan di Sekolah Islam Bunga Bangsa khususnya
pada SD Islam Bunga Bangsa.

MANFAAT
Perpustakaan Sebagai Jantungnya sebuah sekolah dan melalui
Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi diharapkan dapat memberi manfaat
bagi peningkatan gemar membaca dan menulis disekolah.

A. BAGI PESERTA DIDIK/SISWA
Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi ini akan memberikan
alternatif pendekatan untuk meningkatkan minat baca dan menulis,
pada peserta didik yang saat ini sudah tergerus dengan era teknologi
gadget. Dengan menfasilitasi mereka dalam menulis dan membantu
mereka mewujudkan karyanya dalam bentuk buku dan disebarkan
melalui internet dalam bentuk buku elektronik, akan membawa siswa
secara tidak langsung untuk membaca buku karya mereka melalui
gadget dan memperlihatkan hasil karya mereka ke rekan mereka yang
lainnya.
Buku karya mereka kelak akan mampu menyampaikan pesan moral
dan sikap terpuji terhadap sesama teman yaitu ketekunan,

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 11
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

memanfaatkan waktu luang dengan membaca, dan melatih kreatifitas
siswa dalam hal menulis. Setiap anak mempunyai potensi untuk
menulis. Biarkan imajinasinya mereka tumpahkan dalam cerita yang
mereka ciptakan.

B. BAGI TENAGA PENDIDIK/GURU
Dengan Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi, guru akan lebih
mudah memberi pemahaman kepada siswa bagaimana cara belajar
yang baik dan benar dengan teknik dibaca, ditulis dengan meringkas
hal-hal penting dalam pembelajaran sehingga nantinya siswa lebih
mudah mengingat materi yang sudah diajarkan disekolah. Secara tak
langsung siswa diajarkan untuk mencari jawaban dari permasalahan
yang mereka hadapi dalam belajar.
Karya tulis yang penulis buat ini akan memberikan alternatif
pembelajaran selain diruang kelas kepada tenaga pendidik dan peserta
didik bahwa perpustakaan merupakan gudang informasi yang
diinginkan untuk mencari materi alternatif pembelajaran disekolah.
Melalui Program Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi tenaga
pendidik dapat menanamkan pada siswa bahwa sumber informasi
terbesar disekolah adalah perpustakaan sehingga guru dapat memberi
alternatif mencari materi pelajaran selain buku paket yang mereka
pegang. Dari hal tersebut guru secara tidak langsung mulai
membiasakan siswa untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai
gudang informasi ilmu pengetahuan
Dengan memberikan alternatif pembelajaran di perpustakaan,
guru akan dapat memberi suasana belajar yang lain dengan
memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat alternatif belajar selain di
ruang kelas. Kemalasan dan kekurang antusiasan siswa didalam kelas
akan dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan, karena perpustakaan
sebagai media alternatif belajar selain dikelas akan menghidupkan
suasana baru, membangun interaksi antara guru siswa dan
pustakawan yang lebih harmonis ketika melakukan pembelajaran di
Perpustakaan.

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 12
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

C. BAGI SEKOLAH
Sebagai media pembelajaran alternatif belajar yang menarik
selain diruang kelas, Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi di
Perpustakaan dapat dijadikan media untuk menciptakan bibit-bibit
penulis di tanah air khususnya di lingkup Sekolah Islam Bunga Bangsa.
Sekolahku Awal Imajinasiku sebagai bukti nyata Kegiatan Membaca
dan Membuat Resensi di Perpustakaan, yang melatih kemampuan
menulis siswa yang secara umum dan terus menerus sehinggadapat
meningkatkan mutu siswa didik dalam hal menulis, dan bukan tidak
mungkin akan melahirkan penulis berbakat kelak dikemudian hari.

D. BAGI PUSTAKAWAN DAN PERPUSTAKAAN
Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi akan menambah
pengetahuan bagi pustawakan sekolah bagaimana tips dan trik
menanamkan minat baca dan menulis pada siswa yang merupakan
salah satu faktor pendorong agar anak mempunyai minat menulis
adalah dengan kebiasaan membacanya.
Dengan Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi pustakawan dituntut
untuk lebih kreatif memfasilitasi pengguna perpustakaan dalam
menyalurkan bakat menulis yang mereka miliki dan mempromosikan
hasil karya mereka melalui media teknologi informasi.
Dengan bertambahnya kreatifitas yang dimiliki oleh siswa, guru dan
pustakawan akan memunculkan ide-ide kreatif bagi yang lainnya untuk
melahirkan inovasi-inovasi lain dalam Kegiatan Membaca dan Membuat
Resensi

E. BAGI PEMERINTAH
Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi secara tak
langsung Mendukung Program gerakan Wajib Membaca 15 Menit
Sehari sebelum pembelajaran dimulai, yang dicanangkan
Medikbud Bapak Anis Baswedan Untuk Menciptakan Generasi
Membaca dikalangan Pelajar Indonesia

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 13
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

BAB IV
SIMPULAN DAN SARAN

A. SIMPULAN

Pelaksanaan Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi sebagai salah satu
pendekatan untuk meningkatkan minat baca sangat perlu dijalankan oleh
Pustakawan disekolah dan tentunya dengan dukungan manajemen sekolah,
karena menanamkan minat baca sejak dini sangat berarti diera komunikasi
informasi seperti ini, yang mana secara pelan tapi saat siswa telah mengetahui
seni menulis, maka dengan sendirinya siswa akan lebih menyenangi bacaan
sama halnya dengan menyenangi permainan pada gadget

Fungsi Perpustakaan sebagai media untuk menyalurkan minat baca dan
menulis siswa sangat diperlukan agar kegemaran tersebut tidak hanya sebatas
gemar semata tapi diaplikasikan dalam bentuk nyata sebuah karya dalam bentuk
cetakan buku dan buku elektronik seperti buku “Sekolahku Awal Imajinasiku” yang
dapat diakses dimanapun dan kapanpun melalui media gadget sehiggga dapat
mereka banggakan. Untuk itu peran Pustakawan sangat penting agar program ini
dapat terus berjalan, sehingga membaca dan menulis sepanjang hayat dapat
terealisasi.

Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi bukan satu-satunya metode
menanamkan minat menulis dan membaca siswa, pustakawan melihat masih
banyak kemungkinan memanfaatkan keadaan dan kondisi sekolah sebagai
sarana dan sumber membaca yang bisa mereka ambil untuk dijadikan tempat
menyalurkan bakat menulis mereka yaitu di kelas. Untuk itu kolaborasi antara
Pustakawan dan Guru sangat diperlukan

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 14
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

B. SARAN

Dalam menjalankan Kegiatan Membaca dan Membuat Resensi ini dimana
tugas meningkatkan minat baca dan menulis siswa adalah peran semua pihak.
Maka dari itu Sudah saatnya pihak sekolah meletakkan pustakawannya pada
fungsi dan peran yang sesungguhnya. Dimana Peran yang sesungguhnya bagi
pustakawan adalah memberikan sumbangan pada misi dan tujuan sekolah
termasuk prosedur evaluasi dan mengembangkan serta melaksanakan misi dan
tujuan perpustakaan sekolah melalui program kerja yang sudah dibuatnya. Dalam
kerjasama dengan manajemen sekolah, maka pustakawan ikut dalam
pengembangan rencana dan implementasi kurikulum. Sangatlah penting serta
diupayakan agar pustakawan diterima setara dengan anggota tenaga profesional
dan dapat berpartisipasi dalam kelompok kerja dan ikut serta dalam semua
pertemuan dalam kedudukannya sebagai kepala unit atau bagian perpustakaan.

Jika pihak sekolah serius untuk membenahi perpustakaan demi
mendukung tercapainya visi dan misi sekolah dan meningkatkan minat bada dan
menulis siswa, maka urgensi kebutuhan pustakawan harus linier dengan
penempatan peran dan posisi yang sesuai dengan kompetensinya. Dengan
keputusan yang tepat yakinlah bahwa pustakawan sekolah bisa menjadi salah
satu aset sekolah dalam kegiatan belajar mengajar. Dan suatu saat nanti
kemajuan suatu sekolah akan ditentukan juga oleh perkembangan perpustakaan
dan peran pustakawan sekolahnya.(**)

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 15
Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan

Username :perpusbb@gmail.com
Password: BTRsGRp

MEMBACA DAN MEMBUAT RESENSI MEMBANGUN GENERASI KREATIF 16

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful