Anda di halaman 1dari 12

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, atas kehadirat Allah Swt, yang telah senantiasa melimpahkan


Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga kita semua dalam keadaan sehat walafiat. Penulis
juga panjatkan kehadiran Allah Swt, karena hanya dengan keridoan-Nya laporan Bra
ini dapat terselesaikan.
Laporan ini merupakan salah satu tugas mata kuliah Lingeri . Selanjutnya penulis
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu Tuti sebagai dosen
pembimbing mata kuliah Lingeri dan kepada seluruh pihak yang telah memberikan
bimbingan serta arahan selama pembuatan bra ini.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari laporan ini, baik dari
materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan
pengalaman penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis
harapkan.

Padang, November 2016

Penulis

Daftar isi

2
Kata pengantar..................................................................................................ii
Daftar isi...........................................................................................................iii

BAB I Pendahuluan
A. Latar belakang......................................................................................4
B. Tujuan laporan......................................................................................4
C. Manfaat laporan....................................................................................4

BAB II Pembuatan Bra


A. Teori Singkat.........................................................................................5
B. Persiapan Kerja.....................................................................................5
C. Keselamatan Kerja................................................................................6
D. Desain Bra............................................................................................6
E. Pembuatan Pola....................................................................................7
F. Rancangan Bahan.................................................................................11
G. Rancangan Harga..................................................................................12
H. Rancangan Kerja...................................................................................12
I. Rancangan Waktu.................................................................................12
J. Proses Pembuatan Bra..........................................................................13
K. Evaluasi.................................................................................................14

BAB III Penutup


A. Kesimpulan...........................................................................................15
B. Saran ....................................................................................................15

3
BAB I
Pendahuluan

A. Latar Belakang
Lingeri adalah pakaian yang dipakai pada bagian dalam. Lingeri dan underwear
umumnya dimaksudkan untuk pakaian dalam wanita, sedangkan under clothing
dimakdsudkan untuk pakaian dalam pria.
Lingeri secara khusus merupakan pakaian yang langsung melekat di badan, yang
berfungsi untuk melindungi dan mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan menunjang
bentuk penampilan sehingga bentuk badan tampak terpelihara.
Lengeri terdiri dari bra, kamisol, longtorso, korset, gaun tidur, rok dalam, gurita,
piyama, celana dalam, pakaian renang, dan lain-lain.
Dalam mata kuliah lingeri mempelajari semua jenis lingeri tersebut secara umum.
Namun, secara khusus akan hanya mempelajari tiga jenis lingeri yaitu bra, kamisol, dan
gaun tidur. Pembuatan dari jenis lingeri tersebut telah selesai sehinga laporan dari
pembuatan lingeri tersebut ditutupi dengan adanya laporan untuk hasil yang lebih
sempurna.

B. Tujuan Laporan
Tujuan pembuatan laporan ini adalah untuk
1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah lingeri yang terdiri dari laporan pembuatan
bra.
2. Untuk mengetahui cara pembuatan pola bra.
3. Untuk mengetahui teknik pembuatan bra.
4. Untuk mengetahui langkah kerja pembuatan bra.

C. Manfaat Laporan
Manfaat laporan lingeri ini adalah untuk mengetahui dan memahami lebih lanjut cara
dan teknik pembuatan lingeri, yang terdiri dari mengambil ukuran, pembuatan pola,
memotong bahan, menjahit, hingga penyelesaiannya. Manfaat lainnya adalah untuk
mengetahui dan memahami langkah kerja yang benar dalam pembuatan lingeri serta
dapat menganalisis kesalahan yang terjadi.

BAB II
Pembuatan Bra

A. Teori Singkat

4
Bra merupakan pakaian dalam yang digunakan wanita untuk menahan payudara agar
terlihat bagus. Bentuk cup dari bra yaitu full cup, cup dan 1/3 cup. Memilih ukuran cup bra
disesuaikan dengan bentuk payudara sipemakai. Pola bra dibuat berdasarkan pola dasar yang
dipecah sesuai dengan model. Panjang bra pada umumnya 9 cm diatas pinggang dan juga
ada yang panjang sampai pinggang.

Kemudian penyelesaian bra yaitu memasangkan tali dengan gespernya, penyelesaian


pinggir dengan elsatik renda dan pemasangan kancing kait. Teknik pemasangan semua
komponen ini akan lebih bagus dengan setikan zig zag atau memakai mesin otomatis dan
mesin serbaguna.

B. Persiapan Kerja
Sebelum memulai semua pekerjaan dalam pembuatan bra sebaiknya dilakukan persiapan
seperti menggunakan baju kerja, menyiapkan tempat kerja yang nyaman dan aman, serta
menyediakan alat dan bahan yang akan digunakan dalam pembuatan bra.
Alat dan bahan yang dibutuhkan.
Pola Alat
- Cm dan skala
- Pensil 2 B dan pensil merah
biru
- Rol pola
- Gunting kertas
Bahan
- Kertas roti / kertas kacang
- lem
Menjahit bra Alat
- Gunting kain
- Rader dan karbon
- Mesin biasa
- Mesin serbaguna
Bahan
- Kain utama
- Furing
- Borkat
- Gesper bra
- Tali bra
- Kait bra
- Renda elastis
- Benang

C. Keselamatan Kerja
a. Pastikan menggunakan baju kerja.
b. Pastikan pengambilan ukuran benar dan pas badan, agar pola tepat dan hasilnya
bagus.

5
c. Tempatkan alat kerja secara benar dan dekat dengan jangkuan.
d. Hati-hati menggunting bahan, harus tepat pada batas kampuh.
e. Pastikan terlebih dahulu keadaan mesin agar dapat dipakai.
f. Periksa hasilnya, apakah sudah tepat.

D. Desain Bra

Desain Bra

E. Pembuatan Pola
1. Mengambil Ukuran
a Lingkar badan, diukur sekeliling badan terbesar dan diberi kelonggaran 4 cm
b Lingkar pinggang, diukur sekeliling badan terkecil.
c Lebar muka, diukur 5 cm dibawah tekuk leher dari garis kerung lengan kanan ke
kerung lengan kiri pada bagian muka
d Lebar punggung, diukur 9 cm dibawah ruas tulang leher belakang dari garis
kerung lengan kanan ke kerung lengan kiri pada bagian belakang.
e Panjang punggung, diukur dari ruas tulang leher belakang hingga garis pinggang.
f Panjang bahu, diukur dari tulang leher hingga ujung bahu.

2. Daftar Ukuran

6
Istilah ukuran Ukuran (cm)
Lingkar badan 88
Lingkar pinggang 75
Lebar muka 32
Lingkar punggung 34
Panjang punggung 36
Panjang bahu 11,5

3. Membuat Pola dan pemecahannya


Langkah membuat pola bra
a. Siapkan alat dan bahan
b. Siapkan pola dasar yang telah fit
c. Ciplak pola dasar dan salurkan (gabungkan) kupnat sisinya ke kupnat pinggang
(gambar 1)
d. Pola yang sudah disalurkan kupnatnya, sisisnya dikurangi 2,5 cm pada kerung
lengan dan 1,3 cm pada pinggang (gambar 2)
e. Buat bentuk pola dengan mengikuti petunjuk pola dan untuk pola belakang juga
dikurangi 2 cm bagian atas dan 1.3 cm pada bagian pinggang (gambar 3)
f. Gunting atau ciplak pola dan tutup kupnat belakang. Pada pola muka bertanda
kup dan tambahkan besar kupnat 1 cm ke kiri dan ke kanan (gambar 4)
g. Beri tanda pada bra pola pada cap (gambar 5) bentuk garis horizontal
h. Buat kup kiri dan kanan masing-masing 1.25 cm (gambar 5)
i. Tutup kupnat atas dan bawah bra (gambar 6)
j. Pola bra dan bagian-bagiannya

Gambar pola dasar yang telah fit

7
Gambar langkah pembuatan pola bra
4. Pola Ukuran Sebenarnya

8
F. Rancangan Bahan

Skala 1:4

9
Bidang kain 115 cm
Bahan Banyak
Bahan utama (strech) 25 cm x 115 cm
Furing strech 25 cm x 115 cm
Borkat 25 cm x 115 cm
Kesper 2 pasang
Kancing Kait bra 1 pasang
Elastis renda 1m
Tali bra 1m
Benang 1 buah
G. Rancangan Harga

No Bahan Banyak Harga/satuan Jumlah


1 Bahan utama (strech) 25 cm 45.000/m 11.500
2 Furing strech 25 cm 18.000/m 4.500
3 Borkat 25 cm 25.000/m 6.500
4 Kesper 2 pasang 1.000/psg 2.000
5 Kancing Kait bra 1 pasang 3.000/psg 3.000
6 Elastis renda 1m 12.000/m 12.000
7 Tali bra 1m 15.000/m 15.000
8 Benang 1 buah 1.500/buah 1.500
9 Total 56.000
Harga jual = total harga + upah
= Rp 49.250 + Rp 50.000
= Rp 106.000
Jadi, harga jual adalah Rp. 110.000

H. Rancangan Kerja
10
1. Menentukan model
2. Mengambil ukuran
3. Membuat pola dan pecah pola
4. Merancang bahan, harga, dan waktu
5. Meletakkan pola pada bahan
6. Menggunting pola
7. Memotong bahan
8. Menjahit
9. Pengepressan
10. Finishing

I. Rancangan Waktu
N Jenis Kegiatan Waktu
o
1 Menentukan model & menganalisis model 15 menit
2 Mengambil ukuran 7 menit
3 Membuat pola dan pecah pola sesuai model 45 menit
4 Merancang bahan, harga, dan waktu 45menit
5 Menggunting pola 7 menit
6 Meletakkan pola pada bahan 5 menit
7 Memotong bahan dan memberi tanda 25 menit
9 Menjahit bra 150 menit
10 Finishing 15 menit
11 Total Waktu 314 menit/ 5 jam 23`
J. Proses Pembuatan Bra
1. Memotong bahan
Pada pemotongan bahan bagian tengah muka berada pada lipatan kain, sedangkan
bagian lainnya terputus. Pada kap bra diberi tanda pertemuan pada A1 dan A2 (kap atas
dan kap bawah) agar pada saat proses menjahit tidak terjadi kesalahan seperti salah
menyatukan atau terbalik. Kampuh 0,75 cm. Susunlah sesuai dengan bagian-bagiannya
sehingga memudahkan pada proses menjahit.
2. Menjahit
a. siapkan tempat kerja, dan terlebih dahulu periksa setikan mesinnya.
b. Jelujurkan lapisan borkat dengan cup kiri dan kanan atas
c. Jelujurkan lapisan borkat dengan cup bawah
d. Satukan bagian atas dan bawah bra
e. Siapkan lapisannya
f. Satukan pas tengah muka dengan cup kanan dan kiri
g. Satukan dengan badan bagian belakang
h. Pasangkan bagian furing bagian depan.
3. Penyelesaian pembuatan Bra

11
Penyelesaian bra yaitu memasangkan pita tali lengan dengan kaspernya, penyelesaian
pinggir dengan elastic renda, dan pemasangan kancing kait yang semuanya dapat dibeli
dalam keadaan jadi. Teknik pemasangannya mudah dengan setikan zig-zag / memakai
mesin otomatis atau serbaguna.
Langkah kerja
a. Siapkan kaspik untuk menjalin panjang tali bra, siapkan sesuai dengan ukuran
yang ddiperlukian atau ditambah 5 cm
b. Siapkann elastis renda untuk atas badan belakang yang panjangnya 5-10%
(panjang bra atas- 10%) siapkan elastis renda untuk bagian bawah 5-10 %
(panjang bagian bawah- 10%)
c. Pasangkan kesper dan tali bra
d. Pasangkan elastis renda bagian atas kiri dan kanan dengan memeberikan pentul
dan kendorannya diratakan, lalu dijahit mesin dengan tusuk zigzag dengan
menarik regangan bahan dan renda sama
e. Pasangkan elastis, pentul dengan kekendoran bahan seperti ukrik 5 dan jahit mesin
dengan menarik regang bahan dan elastis sama menggunakan tusuk zig zag
f. Pasangkan kancing kait pada bagian tengah belakang kiri dan kanan dengan tusuk
zig zag
HASIL JADI BRA

Gambar hasil jadi bra tampak depan dan tampak belakang


K. Evaluasi
1. Sebelum menjahit elastis renda, ambilah bagian tengah dari renda dan bra terlebih
dahulu dengan cara membagi / mecari titik tengah keduanya
2. Setik zig zaglah dengan rapi bra tersebut
3. Letakkan tali bra dengan benar dan dan sama antara kiri dengan kanan, serta tidak
terbalik.

12
BAB V
Penutup

a. Kesimpulan
Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa teknik jahit dan bahan yang
digunakan pada masing-asing jenis busana berbeda-beda. Ketepatan pengambilan
ukuran juga sangat berpengaruh pada hasil jadi bra, agar bra terlihat pas di badan
pemakai. Pemilihan bahan disesuaikan dengan si pemakai dan teknik jahit yang
digunakan disesuaikan dengan kesempatan dari busana tersebut.

b. Saran
Dalam pembuatan bra kita mesti melakukan perencanaan yang matang, hingga
proses pembuatan yang melakukan teknik-teknik yang benar agar haril yang
didapatkan memuaskan.

13