Anda di halaman 1dari 3

Tujuan sedasi untuk pasien anak-anak adalah : (1) memfasilitasi perawatan yang

berkualitas,(2) meminimalisasi sikap mengganggu yang ekstrim, (3) untuk


meningkatkan respon psikologi yang positif terhadap perawatan, (4) meningkatkan
kesejahteraan dan keamanan pasien, dan (5) mengembalikan pasien ke kondisi
fisiologi yang aman.

Hal yang perlu diperhatiikan saat melakukan sedasi : (1) praktisi harus memiliki
pengetahuan menyeluruh mengenai agen yang akan digunakan dan telah
terlatih secara formal, (2)direncanakan secara hati-hati dan didokumentsikan,
(3)infomed consent harus jelas , (4)lingkungan aman dan nyaman, (5)tersedia
layanan emergensi.
Terdapat lima teknik sedasi, yaitu : (1) nitrous oxide dan Oksigen, (2)sedasi oral,
(3)sedasi intramuscular, (4) sedasi submusklar, dan (5) kombinasi metode dan
agen.

Agen yang biasa dipakai yaitu gas, antihistamin, benzodiazepines,


benzodiazepines antagonis, sedative hypnotics, narkotik, dan narkotik antagonis.

Antihistamin

Hidroxyzine

Dosis : Oral 1-2 mg/kg; IM 1.1 mg/kg

Efek samping : berpotensi nekrosis jaringan dan hemolisis,


ngantuk,mulut kering, dan hipersensitif

prometazine

Dosis : Oral 0.5-1.1 mg/kg maks 25 mg

Efek samping : mulut kering, penglihatan buram, hipotensi ringan

Kontraindikasi : anak dengan asma

diphehidramine

Dosis : Oral, IM, IV 1.0-1.5 mg/kg maks 50 mg

Efek samping : koordinasi terganggu,

Benzodiazepin

Diazepam

Dosis : Oral 0.2-0.5 mg/kg maks 10 mg

Efek samping : ataxia

Midazolam

Dosis : Oral 0.25-10 mg/kg maks 20 mg

Efek samping : pemberian 75%-90% amnesia hingga 4 jam

Benzodiazepin Antagonis: Flumazenil

Diberikan secara incremental, yaitu pada 15 detik pertama, kemudian 45 detik,


kemudian dengan interval 60 detik dengan masing-masing penambahan 0,2 mg
hingga 1 mg.

Sedative Hipnotics
Barbiturates

Memproduksi depresi CNS semua level mild sedation anastesi


general dan deep coma

Efek samping sedikit

Chloral hydrate

Dosis : Rekomendasi 25-50 mg/kg maks 1 g (disesuaikan dengan


masing-masing individu)

Efek samping : iritasi mukosa lambung, ngantuk, mual muntah

Kontraindikasi : pasien dengan penyakit jantung

Narkotik

Meperidine

Dosis : Oral, SC, IM 1.0-2.2 mg/kg maks 100 mg

Kontraindikasi : Pasien dengan masalah metabolisme

Fetanyl

Dosis : 0.002-0.004 mg/kg

Efek samping : kaku otot, apnea

Kontraindikasi : pasien <2th

Narkotik Antagonis

Naloxone

Dosis : IV, SC, IM dosis inisial 0.01mg/kg 0.1mg/kg (maks 20 mg) tiap
2-3menit

Efek samping : mual, muntah, berkeringat, hipotensi, hipertensi,


edema pulmonari (jarang ditemukan pada pasien anak)