Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang membutuhkan energi untuk
mengerjakannya, seperti berjalan, menari, mengasuh cucu, dan lain sebagainya.
Sedangkan olah raga merupakan aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur serta
melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan bertujuan untuk meningkatkan kebugaran
jasmani. Aktivitas fisik berkaitan erat dengan tekanan darah. Aktivitas fisik juga
bertujuan untuk menurunkan tekanan darah melalui beberapa mekanisme seperti
perubahan neurohumoral, adaptasi struktur pembuluh darah, serta penurunan katekolamin
dan tahanan perifer total.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan
tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik pada lanjut usia 60-80 tahun di PSTW
usada mulia 05 dan yayasan panti jompo pusaka 41 cengkareng wilayah jakarta barat.
Desain penelitian ini adalah analisis lanjut dengan pendekatan cross sectional.
Populasi penelitian ini adalah lansia di di PSTW usada mulia 05 dan yayasan panti jompo
pusaka 41 cengkareng wilayah jakarta barat dengan sampel sebanyak 145 responden
menggunakan teknik random sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner.
Analisis data yang digunakan distribusi frekuensi dan uji chi square.
Hasil penelitian hubungan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah diastolik
(TDD) menunjukan nilai p=0.015 atau p>0.05 yang artinya ada hubungan yang bermakna
antara aktivitas fisik dengan tekanan darah diastolik (TDD).

Kata Kunci : aktivitas fisik, tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolic, lansia

Program Fisioterapi STIKes Binawan vii