Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

PENGERTIAN NARKOBA DAN ZAT-


ZAT YANG TERKANDUNG DI
DALAMNYA

Nama : adam firjie mahary


Nis : 14607
Kelas : x mipa 5
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH


Narkoba merupakan hal yang memiliki daya perusak
terhadap sendi-sendi kehidupan, sehingga menyita perhatian
banyak kalangan. Lebih-lebih ketika sekian banyak penelitian
menyatakan bahwa korban narkoba saat ini telah merambah ke
segenap lapisan masyarakat mulai dari anak yang baru
dilahirkan hingga orang tua, mulai dari rakyat jelata sampai
konglomeratnya. Bahkan, tidak sedikit dari anak sekolah dasar
hingga perguruan tinggi, yang ikut menjadi korban
keganasannya. Yang sangat memprihatinkan lagi, bahwa perilaku
orang tua sudah biasa mempengaruhi sejak si kecil masih berada
dalam kandungan. Bila waktu hamil sang ibu terbiasa
menyalahgunakan narkoba, maka resiko si kecil berkembang
menjadi pecandu narkoba pun juga besar.
Penyebaran narkoba saat ini sudah mewabah dalam
masyarakat. Penyebarannya tidak lagi mengenal status ekonomi
sosial serta usia. Kita hendaknya mewaspadai masalah ini dan
saling membantu jika ada yang kecanduan, karena hanya
dengan dukungan orang disekelilingnya dapat sembuh. Korban
dari narkoba tidak lagi mengenal batasan umur dan status sosial
ekonomi. Tua, muda bahkan anak yang baru menginjak remaja
sudah banyak yang terjerat atau menjadi pemakai narkoba.
Kebanyakan pencandu terdiri dari kaum remaja, baik mereka di
kota maupun di desa yang berasal dari keluarga miskin ataupun
kaya, berpendidikan tinggi ataupun biasa-biasa saja.
Minuman beralkohol mengandung kadar yang dapat
memabukan bagi setiap manusia yang mengkonsumsinya
sehingga dapat mengakibatkan tergangunya fungsi otak sebagai
sumber pengendali akal pikiran manusia. Selain itu psikotropika
merupakan zat atau obat, baik alamiah maupun sintesis bukan
narkotika, yang berhasiat psikoaktiv melalui pengaruh selektif
pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas
pada aktifitas mental dan perilaku. Sedangkan zat adiktif lainnya
merupakan zat-zat atau obat yang dapat menimbulkan
ketergantungan.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apakah narkoba itu?
2. Apakah zat-zat yang terkandung dalam narkoba?

1
C. TUJUAN PENULISAN
Adapun tujuan penyusunan makalah ini yaitu sebagai berikut:
1. Untuk lebih mengetahui narkoba lebih mendalam agar tidak
terjerumus ke dalam penyalahgunaannya.
2. Menambah wawasan kami sebagai pelajar
BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN NARKOBA
Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan
Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan
dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup,
maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau
perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan
ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman
atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang
dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran,
hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan
(Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis
Narkotika adalah :
Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing,
jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman
ganja, dan damar ganja.
Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta
campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung
bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun
sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui
pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan
perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang
No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax,
Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat,
Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD
(Lycergic Alis Diethylamide), dsb.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan
alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai

2
sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat
mengganggu sistim syaraf pusat, seperti:
Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan
pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek
yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang
beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap.
Contoh: lem/perekat, aceton, ether, dsb.
Ada dua jenis NARKOBA berdasarkan bahan antara lain
NARKOBA dengan bahan alamiah dan NARKOBA dengan bahan
buatan. NARKOBA dengan bahan alamiah, contohnya ganja,
candu cocaina, jamur, kaktus, tembakau, pinang, dan pinang
sirih. Sementara NARKOBA dengan bahan buatan, seperti
amphetamin, kodein, lem, dan lain sebagainya.
NARKOBA juga dibagi berdasarkan efek kerja. Ada 3 efek
NARKOBA yaitu merangsang, menurunkan, dan mengacaukan
sistem syaraf pusat. Opium, Morfein, dan Kodein adalah
NARKOBA yang berefek merangsang sistem syaraf pusat. Kafein,
kokain, ecstasy, dan tembakau merupakan contoh NARKOBA
yang dapat menurunkan sistem syaraf pusat. Sedangkan contoh
NARKOBA yang mengacaukan sistem syaraf pusat antara lain
meskalin dan ganja.
Cara menggunakan NARKOBA pun bermacam-macam. Ada
yang lewat oral atau mulut, seperti alkohol, ecstasy dan
sedativa. Ada yang dimasukkan dengan cara menyuntikkan
seperti heroin dan morfin. Cara lain dengan menaruhkannya di
bagian tubuh yang terluka. Kodein, heroin atau putaw, dan
morfin adalah contoh NARKOBA yang dapat dikonsumsi dengan
menaruhnya di tempat luka. Kemudian, ada yang dengan cara
menghirup seperti kokain, ganja, dan methampetamin atau
yang lebih dikenal dengan shabu-shabu.
Tak hanya jenis, efek, dan cara menggunakannya yang
beragam. Bentuk NARKOBA pun bermacam-macam. Saat ini,
NARKOBA banyak ditemukan dalam bentuk bubuk, pasta, pil,
kristal, gas, bahkan kertas. Heroin bisa ditemukan dalam bentuk
bubuk dan pasta. Begitu juga dengan kodein. NARKOBA lainnya
yang bisa ditemukan dalam bentuk bubuk antara lain morfin dan
methampetamin. Sementara methampetamin dan amphetamin
juga bisa ditemukan dalam bentuk kristal. Ecstasy dan sedativa

3
transkuiliser adalah contoh NARKOBA yang biasa dikemas dalam
bentuk pil. Sedangkan NARKOBA dalam bentuk gas adalah
oxycodon dan dalam bentuk kertas dikenal dengan LSD.

B. ZAT-ZAT YANG TERKANDUNG DI DALAM NARKOBA


Zat Adiktif merupakan zat atau bahan kimia yang bisa
membanjiri sel saraf di otak khususnya "Reward Circuit"atau
jalur kesenangan dengan dopamine, yaitu zat kimia yang
mengatur sifat senang, perhatian, kesadaran dan fungsi lainnya.
Sebagai kunci untuk hidup, otak sudah diatur untuk
memastikan orang mengulangi kegiatan yang menyenangkan.
Dorongan yang berlebih dari sensasi yang menyenangkan,
mengajarkan otak untuk mengulang kegiatan yang mengarah
kepada pendambaan yang sering diluar control dan seiring waktu
gambaran dari ketagihan oleh otak dimunculkan dalam bentuk
fisik berupa penilaan, mempelajarinya, ingatan dan perasaan
dari hati.
Zat Adiktif dapat mempengarui otak dalam berbagai cara :
Stimulant ( membuat orang merasa lebih energik).
Depressant (Membawa rasa relaksasi ).
Hallucinogens ( Mengubah cara seseorang mengalami
pengalaman secara nyata).
Zat Adiktif bisa legal atau illegal, nah yang tergolong legal :
Caffeine, contohnya : kopi, teh, soda, dan minuman untuk
olahraga, dan kopi yang memiliki kira-kira 2 kali lebih banyak
kafein diantara lainnya, nah jika berlebih maka akan
menyebabkan kesulitan tidur, peningkatan denyut jantung,
sakit kepala , gelisah dan mual.
Nikotin , contohnya : rokok, cerutu, potongan nikotin , kopi
dan nikotin merupakan stimulant, yang meningkatkan
dopamine dan adrenaline. Adrenalin berlebih akan
meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, dan
mengarah ke tingginya gula darah.
Alkohol, contohnya : Wine ( anggur), bir, ( beer), Liquor)
alcohol adalah jenis yang termasuk Depressant yang
mempengaruhi sistem saraf yang mengarah pada relaksasi,
kantuk, koma, dan kematian.
Inhalants, contohnya : erosol, solvents ( bahan untuk
pembersih), gas nitrat, produk ini mulai dari cat thinner, hair
spray ke tangki propane, inhalasi yang tinggi sama dengan

4
alcohol, bahkan 1 kali penggunaan inhalasi dapat membunuh
atau menyebabkan gagal jantung.
Beberapa Zat Adiktif yang khusus tersedia atau digabung
dengan resep obat :
Amphetamine, contohnya speed, crystal meth, merupakan
tergolong stimulant yang meningkatkan kewaspadaan dan
konsentrasi, tujuannya untuk pengobatan, namun banyak
oknum yang mensalahgunakan dalam dosis berlebih untuk
pecandu.
Sedative-hypnotic, atau obat-obat hipotik, contohnya
Benzodiazepines Xanax, Valium, barbiturates, Seconol,
phenobarbital. Benzodiazepines juga tergolong Depressants
karena dapat menurunkan aktivitas otak. Ini merupakan resep
obat untuk insomnia, gelisah, dan serangan gejala bipolar dan
depresi. Bahkan sebagian keci dari obat tidur, digunakan
untuk obat mati rasa, bisa menyebabkan koma, gejala
pernapasan atau kematian.
Opioids, contohnya: Heroin, morfin, oxycodone, kodein dan
obat bius lainnya, nah bahan campuran obat ini untuk
penghilang rasa sakit, dan berbahaya bila disalahgunakan,
karena akan menyebabkan kecanduan dan rusaknya otak dan
tubuh kita.
Berikut yang tergolong Zat Adiktif yang Ilegal :
Cannabis, contohnya : Mariyuana, ganja. Pengaruhnya dapat
membuat si pemakai relaks dan jika penggunaan lebih maka
akan menimbulan perasaan bahagia rohani dan jasmani, dan
halusinasi, pengunaan jangka panjang dapat membuat
kecanduan dan merusak saraf.
Cocain, contohnya : kokain, crack-cocain, membuat si
pemakai merasa bahagia jasmani, rohani, meningkatkan
kinerja tubuh, sebelum menuju gejolak depresi dan paranoia,
penggunaan bisa dengan dihisap, dihirup, dibakar dan
disuntik. Zat ini bisa menyebabkan kerusakan otak, tubuh dan
kecanduan.
Hallucinogens, contohnya, LSD, Ecstasy, zat ini bisa
mengubah perasaan, perubahaan waktu, warna, suara dan
pikiran mereka sendiri, dan pemakai tetap akan menyebabkan
kerusakan pada otak, sistem saraf, dan prilaku emosi yang
tidak terkontrol.

5
Phencyclidine ( PCP), contohnya : Angel dust, ketamin , zat ini
menyebabkan mati rasa, dan penggunaan hanya untuk
hewan, pemakai zat ini bisa mengubah sifat seseorang
menjadi keras, pemarah, bunuh diri dan kontraksi otot dan
retak tulang.

6
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dari materi di atas dapat disimpulkan bahwa narkoba
sangat berbahaya baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.
Narkoba akan berbahaya apabila disalahgunakan. Pada awalnya,
narkoba pertama kali dikenal oleh bangsa Mesir sejak 2.700 SM,
mereka menggunakannya sebagai obat. Seperti yang kita
ketahui bersama bahwa obat merupakan benda kimia yang
dapat menyembuhkan suatu penyakit. Namun, kadang-kadang
bisa menjadi racun apabila tidak digunakan semestinya.
Kalangan remaja sangat rentan untuk terjerumus ke dalamnya
sehingga butuh pendidikan usia dini dari orang tua maupun dari
sekolah tempatnya menuntut ilmu. Banyak sekali jenis-jenis
narkoba baik dalam bentuk tablet, serbuk, maupun berupa daun.
Contoh Narkoba yang sering didengar yaitu seperti Shabu-Shabu,
ganja, kokain, heroin, ekstasi, dan amphetamine.

B. SARAN DAN PENUTUP


Demikianlah makalah yang telah kami susun dan paparkan
mengenai Narkoba, tentunya masih terdapat banyak kesalahan
dan kekurangan yang berasal dari kami. Maklum karena kami
masih dalam proses pembelajaran.
Kami tetap senantiasa menerima masukan-masukan dari
anda sekalian terutama anda yang telah membaca sekaligus
mempelajari makalah ini. Tentunya masukan yang kami
harapkan adalah masukan-masukan yang sifatnya konstruktif
atau yang sifatnya membangun agar kami dapat memperbaiki
dan lebih menyempurnakan tugas-tugas makalah kami lainnya di
lain waktu.
Semoga makalah ini dapat memberikan mamfaat bagi kita
semua, bagi kami sebagai penulis pada khususnya dan anda
semua serta masyarakat pada umumnya.

7
DAFTAR PUSTAKA

Salahuddin, Ridwan. 2015. Pengertian Narkoba Beserta


Penjelasannya.
http://semuainformasi007.blogspot.co.id/2015/03/pengertian-
narkoba-beserta-penjelasannya.html, diakses 07 Februari
2017.

Fatmasari, Amelia Rena. dkk 2010. Bahan Kimia dalam Narkoba.


http://chemistrygeneration.blogspot.co.id/2010/05/bahan-
kimia-dalam-narkoba.html, diakses 07 Februari 2017.

Ramadana, Yusuf. 2012. Narkoba Dan Miras.


https://yusuframadana.wordpress.com/2012/12/15/8/, diakses
07 Februari 2017.

8
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi


Maha Penyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas
kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah penjas tentang Pengertian Narkoba dan Zat-Zat yang
Terkandung di Dalamnya.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan
mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat
memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami
menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang
telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya
bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat
maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka
kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami
dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat
memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Takalar, Februari 2017

Penyusun

9
ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ......................................................................... i


KATA PENGANTAR ....................................................................... ii
DAFTAR ISI................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................ 1
A. LATAR BELAKANG MASALAH........................................ 1
B. RUMUSAN MASALAH.................................................... 1
C. TUJUAN PENULISAN...................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN NARKOBA ............................................... 2
B. ZAT-ZAT YANG TERKANDUNG DI DALAM NARKOBA ..... 3
BAB III .........................................................................PENUTUP
6
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................ 7

iii
10