Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMK Negeri Bali Mandara


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XI/Genap
Program : TKJ, TGB, TKR
Pokok Bahasan : Program Linear
Alokasi Waktu : 4 JP (4 x 45 menit)

I. STANDAR KOMPETENSI
12. Menyelesaikan masalah program linear.

II. KOMPETENSI DASAR


12.1 Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear.

III. INDIKATOR
12.1.1 Menentukan daerah penyelesaian pertidaksamaan linear (satu variabel dan dua variabel).
12.1.2 Menentukan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linear dua variabel.

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN


1. Siswa mampu menentukan daerah penyelesaian pertidaksamaan linear (satu variabel dan
dua variabel) (karakter: teliti, pantang menyerah, rasa ingin tahu, kreatif, kerja keras,
tanggung jawab).
2. Siswa mampu menentukan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linear dua variabel
(karakter: teliti, pantang menyerah, rasa ingin tahu, kreatif, kerja keras, tanggung
jawab).

V. URAIAN MATERI

a) Pertidaksamaan Linier Satu Variabel

Bentuk umum dari pertidaksamaan linier satu variabel diberikan sebagai berikut:

1. ax + b > 0
2. ax + b 0
3. ax + b < 0
4. ax + b 0
dengan a 0, a, b R

Ada 2 langkah untuk menentukan penyelesaikan pertidaksamaan linier satu variabel yaitu;

1. Mencari terlebih dahulu penyelesaian persamaan yang di peroleh dari pertidaksamaan


dengan mengganti tanda ketidaksamaan dengan tanda =.

2. Menyatakan kedalam pertidaksamaan yang equivalen.

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut.


Contoh Soal

Tentukan Himpunan Penyelesaian dari pertidaksamaan

dengan x variabel himpunan bilangan cacah.


Penyelesaian:
Cara I

Dengan memandang tanda > dengan = diperoleh persamaan

.
Terlebih dahulu kita selesaikan persamaan tersebut,

Sehingga diperoleh . Selanjutnya pilih satu bilangan cacah yang kurang dari 1 atau
lebih dari 1.

Jika x diganti 0 maka

Jika x diganti 2 maka

Karena nilai x yang memenuhi adalah lebih besar dari 1, maka himpunan penyelesaian dari

adalah {2, 3, 4, ...} atau HP

Cara II

(kedua ruas ditambah 5)

(kedua ruas ditambah )

(kedua ruas ditambah3)

(kedua ruas dibagi 3)


atau
Karena x anggota bilangan cacah maka himpunan penyelesaiannya adalah {2, 3, 4,...} dan

HP .
Dalam menyelesaikan suatu pertidaksamaan pertidaksamaan linier satu peubah dapat juga
menggunakan garis bilangan.

Contoh Soal
Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan-pertidaksamaan berikut dan
gambarkan hasilnya pada garis bilangan!

a. 4x + 3 < 2x 5 dengan
b. -8 < 2x-4 2 dengan

Jawab:
a. 4x + 3 < 2x 5
4x 2x< -5 3
2x< -8
x< -4

-6 -5 -4 -3 -2 -1 0

Jadi himpunan penyelesaiannya adalah {x| x< -4, x R}.

b. -8 < 2x-4 2
-8 + 4 < 2x 2 + 4
-4 < 2x 6
-2 <x 3

-4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4

Jadi himpunan penyelesaiannya adalah {x| -2 <x 3, x R}.

b) Pertidaksamaan Linier Dua Variabel


Himpunan penyelesaian suatu persamaan linier dua peubah merupakan pasangan bilangan
(x,y) yang memenuhi pertidaksamaan tersebut. Himpunan pertidaksamaan tersebut dapat di
tentukan dengan menggunakan metode grafik dan uji titik.
Bentuk umum dari pertidaksamaan linier dua peubah adalah sebagai berikut:

dengan,
a = koefisien dari x, a 0
b = koefisien dari y, b 0
c = konstanta

Dalam menyelesaikan pertidaksamaan dua peubah ini yang perlu diperhatikan adalah
1. Pandanglah tanda ketidaksamaan >, <, , atau dengan tanda = .
2. Tentukan titik potong koordinat cartesius dari persamaan linear dua variabel dengan kedua
sumbu.
Titik potong dengan sumbu x, jika y = 0 diapit titik (x,0)

Titik potong dengan sumbu y, jika x = 0 diapit titik (0,y)

3. Gambarkan grafiknya berupa garis yang menghubungkan titik (x,0) dengan titik (0,y). Jika
pertidaksamaan memuat > atau <, gambarkanlah grafik tersebut dengan garis putus-putus
sedangkan jika pertidaksamaannya memuat dan maka gambarkanlah grafik tersebut
dengan garis mulus.
4. Gunakanlah sebuah titik uji untuk menguji daerah penyelesaian pertidaksamaan.
5. Berikanlah arsiran pada daerah yang memenuhi himpunan penyelesaian pertidaksamaan.
Contoh Soal
1. Gambarlah daerah himpunan penyelesaian pertidaksamaan 3x + 4y 12, x, y R
Jawab:
3x + 4y 12, ganti tanda ketidaksamaan sehingga diperoleh garis
3x + 4y =12.
Titik potong dengan sumbu x, y = 0

3x + 4(0) = 12 3x = 12 x = 4, sehingga titik potongnya di titik (4,0)


Titik potong dengan sumbu y, x = 0

3(0) + 4y = 12 3x = 12 y = 3, sehingga titik potongnya di titik (0,3)


Titik potong dengan sumbu koordinat di (4, 0)
dan (0, 3). Diperoleh grafik dari persamaan 3x + 4y =12 sebagai berikut;
y

3 (0,3)

1
(4,0)
x
0
1 2 3 4
3x+4y=12

Ambil titik uji


y (0, 0) untuk mendapatkan daerah penyelesaian daripertidaksamaan 3x + 4y 12 ,
diperoleh 3(0) + 4(0) 12
0 12 (Benar)
Dengan demikian, titik (0, 0) memenuhi pertidaksamaan3x + 4y 12
3 (0,3)
Himpunan penyelesaian pertidaksamaan tersebut adalah daerah di bawah garis batas (daerah
2
yang diarsir).

1
(4,0)
x
0
1 2 3 4
3x+4y=12
Ambil titik uji (0, 0) dan masukkan ke pertidaksamaan 3x + 4y 12untuk mendapatkan daerah
penyelesaian daripertidaksamaan. Sehingga himpunan penyelesaiannya adalah daerah yang
diarsir.

2. Gambarlah daerah himpunan penyelesaian pertidaksamaan

x, y
3. R.
Jawab:

(kedua ruas dibagi 4)

(kedua ruas dikalikan -1)

(memandang pertidaksamaan sebagai persamaan)


Titik potong pada sumbu x dengan mengganti nilai y=0

Jadi titik potong nya (4,0)


Titik potong pada sumbu y dengan mengganti nilai x=0

Jadi titik potongnya (0,-4)


Titik potong dengan sumbu koordinat di (4, 0)

dan (0, -4). Diperoleh grafik dari persamaan sebagai berikut;

y
0 4 x

-4

Ambil titik uji (0, 0) dan masukkan ke pertidaksamaan untuk


mendapatkan daerah penyelesaian daripertidaksamaan. Sehingga himpunan penyelesaiannya
adalah daerah yang diarsir namun garis putus-putus pada grafik tidak termasuk himpunan
penyelesaiannya.

VI. SUMBER PEMBELAJARAN


Buku Paket
Lembar kerja siswa (LKS)
Referensi lainnya yang berkaitan dengan materi

VII. METODE PEMBELAJARAN


1. Model : Discovery Learning
2. Pendekatan : Saintific
3. Metode : Tanya jawab, diskusi, dan pemberian tugas
4. Kegiatan Pembelajaran :
Pertemuan I
Waktu
Langkah-langkah Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
(Menit)
Pendahuluan 1. Menceritakan suatu kejadian sehari 1. Siswa mencermati dan 10
-hari yang menggambarkan mecoba memahami kejadian
pengaplikasian sistem yang diberikan dan
pertidaksamaan linier (satu mengaitkannya dengan
variabel dan dua variabel). pengetahuan awal mereka.
2. Siswa mencermati tujuan
2. Mengajak siswa mencermati tujuan pembelajaran.
pembelajaran dan memotivasi
siswa akan pentingnya materi
sistem pertidaksamaan linear (satu
variabel dan dua variabel).
Kegiatan inti
Eksplorasi 1. Mengajak siswa membentuk 1 Membentuk beberapa
beberapa kelompok untuk kelompok. Kemudian mulai
memahami konsep sistem memahami konsep sistem
pertidaksamaan linear (satu pertidaksamaan linear (satu 10
variabel dan dua variabel) variabel dan dua variabel)
dengan membaca materi pada buku dengan membaca materi.
paket.
2. Mengajak siswa untuk berdiskusi 2 Siswa mencermati dan
dengan kelompoknya mengenai menganalisis permasalahan
cara menyelesaikan sistem pada soal serta bersama-sama
pertidaksamaan linear (satu dalam kelompok mencari
variabel dan dua variabel). solusi dari permasalahan.
Serta berdiskusi dengan guru
jika mengalami kendala.
3 Kelompok mendiskusikan
Elaborasi 3. Mengajak kelompok untuk permasalahan yang diberikan 20

memecahkan permasalahan pada dan menuliskan hasil


soal. Berkeliling mengarahkan dan diskusinya pada buku catatan.
memberikan motivasi berupa Serta berdiskusi dengan guru
pertanyaan-pertanyaan pancingan jika mengalami kendala.
kepada siswa, serta memfasilitasi
siswa yang mengalami
permasalahan pada saat diskusi. 4 Perwakilan kelompok
4. Guru memberikan kesempatan mempersentasikan hasil kerja
kepada beberapa perwakilan kelompok, sedangkan
kelompok lainnya 20
kelompok untuk
mempersentasikan hasil diskusi memberikan tanggapan.
dan memberikan kesempatan
kepada kelompok lain untuk
memberikan tanggapan. 5 Siswa mengecek kembali
5. Guru mengajak siswa untuk hasil diskusi sambil
Konfirmasi 10
mengecek kembali informasi yang menyimak pemaparan dari
diperoleh dari membaca maupun guru.
hasil diskusi, dan meluruskan
materi yang melenceng dari
konsep matematika.
6. Guru memberikan kesempatan 6 Siswa bertanya dan
kepada siswa yang belum paham mencermati pemaparan dari
10
untuk bertanya dan memotivasi guru.
mereka.
Penutup 1. Membimbing siswa untuk 1. Menyusun kesimpulan dari
menyimpulkan materi yang telah pembelajaran yang telah 10
dipelajari. dilakukan dan bertanya
seperlunya.
2. Memberikan tes evaluasi 2. Siswa menyelesaikan tes
secara mandiri
3. Memberikan PR serta mengulas 3. Mencermati guru dan
secara singkat materi yang akan bertanya seperlunya.
dibahas pada pertemuan
berikutnya.
Total Waktu 90

Pertemuan II
Waktu
Langkah-langkah Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
(Menit)
Pendahuluan 1. Menceritakan suatu kejadian 1. Siswa mencermati dan 10
sehari-hari yang menggambarkan mecoba memahami kejadian
pengaplikasian penyelesaian sistem yang diberikan dan
pertidaksamaan linier dua variabel. mengaitkannya dengan
pengetahuan awal mereka.
2. Mengajak siswa mencermati tujuan 2. Siswa mencermati tujuan
pembelajaran dan memotivasi pembelajaran.
siswa akan pentingnya materi
sistem pertidaksamaan linear dua
variabel.
Kegiatan inti
Eksplorasi 1. Mengajak siswa membentuk 1. Membentuk beberapa 10
beberapa kelompok untuk kelompok. Kemudian mulai
memahami konsep penyelesaian memahami konsep sistem
sistem pertidaksamaan linear dua pertidaksamaan linear dua
variabel dengan membaca materi variabel dengan membaca
pada buku paket. materi.
2. Mengajak siswa untuk berdiskusi 2. Siswa mencermati dan
dengan kelompoknya mengenai menganalisis permasalahan 10
cara menyelesaikan sistem pada soal serta bersama-sama
pertidaksamaan linear dua variabel. dalam kelompok mencari
solusi dari permasalahan. Serta
berdiskusi dengan guru jika
mengalami kendala.
3. Mengajak kelompok untuk 3. Kelompok mendiskusikan
Elaborasi memecahkan permasalahan pada permasalahan yang diberikan
soal. Berkeliling mengarahkan dan dan menuliskan hasil 20

memberikan motivasi berupa diskusinya pada buku catatan.


pertanyaan-pertanyaan pancingan Serta berdiskusi dengan guru
kepada siswa, serta memfasilitasi jika mengalami kendala.
siswa yang mengalami
permasalahan pada saat diskusi. 4. Perwakilan kelompok
4. Guru memberikan kesempatan mempersentasikan hasil kerja
kepada beberapa perwakilan kelompok, sedangkan 20
kelompok untuk mempersentasikan kelompok lainnya memberikan
hasil diskusi dan memberikan tanggapan.
kesempatan kepada kelompok lain
untuk memberikan tanggapan.
5. Guru mengajak siswa untuk 5. Siswa mengecek kembali hasil
mengecek kembali informasi yang diskusi sambil menyimak
Konfirmasi diperoleh dari membaca maupun pemaparan dari guru. 10
hasil diskusi, dan meluruskan
materi yang melenceng dari
konsep matematika.
6. Guru memberikan kesempatan 6. Siswa bertanya dan
kepada siswa yang belum paham mencermati pemaparan dari
untuk bertanya dan memotivasi guru.
mereka.
Penutup 1. Membimbing siswa untuk 1. Menyusun kesimpulan dari
menyimpulkan materi yang telah pembelajaran yang telah 10
dipelajari. dilakukan dan bertanya
seperlunya.
2. Memberikan tes evaluasi 2. Siswa menyelesaikan tes
secara mandiri
3. Memberikan PR serta mengulas 3. Mencermati guru dan bertanya
secara singkat materi yang akan seperlunya.
dibahas pada pertemuan
berikutnya.
Total Waktu 90

VIII. PENILAIAN
A. Penilaian Proses
Afektif:
Dengan pengamatan langsung di kelas, guru mengamati aktivitas dan keaktifan
siswa dalam melakukan diskusi.
Dengan menilai keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan yang diajukan serta
keaktifan dalam diskusi bersama teman sebangku dalam memecahkan
permasalahan yang diberikan.
Penilaian ini dilakukan dengan lembar observasi selama proses pembelajaran
berlangsung, aspek yang dinilai adalah keantusiasan, keseriusan serta keaktifan siswa
selama berlangsungnya proses pembelajaran.
Contoh Lembar Pengamatan.
Keantusiasan, Keseriusan dan Keaktifan
No Nama Siswa
A B C D
1
2
3
4
Keterangan:
A. Untuk siswa yang sangat antusias, serius serta selalu aktif dalam proses
pembelajaran yang dilakukan dikelas.
B. Untuk siswa yang antusias, serius serta aktif dalam proses pembelajaran yang
dilakukan dikelas.
C. Untuk siswa yang cukup antusias, serius serta aktif dalam proses pembelajaran
yang dilakukan dikelas.
D. Untuk siswa yang kurang antusias, serius serta aktif dalam proses pembelajaran
yang dilakukan dikelas.
Kognitif:
Dengan menilai kemampuan siswa dalam menyampaikan idenya dalam
pembelajaran.
Kuis lisan (dilaksanakan saat tanya jawab).

B. Penilaian Produk
Teknik : Tes Evaluasi

Bentuk Instrumen : Uraian


Instrumen :

Penugasan Terstruktur:
1. Gambarlah grafik himpunan penyelesaian pertidaksamaan berikut ini.
a. x 1

2 y 0
b.
x 2y 4
c.
2. Tentukan himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear di bawah ini.
x 0; y 0; x y 4
a.
1 x 2; 1 y 3
b.
3. Diketahui grafik himpunan penyelesaian pertidaksamaan sebagai berikut. Tentukan sistem
pertidaksamaan yang dimaksud.
Kegiatan Mandiri tidak Terstruktur
1. Carilah 10 soal tentang pertidaksamaan linear (satu variabel dan dua variabel) pada internet,
kemudian jawablah pada buku tugas!

Menyetujui, Kubutambahan, Januari 2017


Wakasek Kurikulum Guru Mata Pelajaran

I Kadek Sembah Semadiartha,M.Pd. Ni Kadek Pipin Asri Udiyani, S.Pd.


NIP. - NIP. 19910914 201503 2 004

Mengetahui,
Kepala SMK Negeri Bali Mandara

Ida Bagus Pawanasuta, S.Pd.,M.Pd.


NIP. 19661121 199002 1 001
Kuis:

1. Pertidaksamaan berikut merupakan pertidaksamaan linear, kecuali....


a.
b.
c.
d.
e.

2. Perhatikan gambar berikut. Gambar tersebut menunjukkan himpunan penyelesaian dari sistem
pertidaksamaan linear dua variabel. Tentukan masing-masing sistem persamaan tersebut!

a.

b.