Anda di halaman 1dari 7

BAB III

PEMBAHASAN ALAT

A. Elektrokardiograf (EKG)

Gambar 2.2 : ECG MAC 500

Name of Device Electrocardiograph


Merk / Type MAC 500
Made In America
Spesifikasi Voltage range : 100 to 240 V
Oprating voltage range : 90 to 264 V ; 49 to 65 Hz
Rated current : 0.12 to 0.3 A
Rated battery voltage 12 V
Capacity : 1.2 Ah
Battery charge : 6 hours
Case dimensions : weight 290 mm, height 80 mm, depth 200 mm
Weight : 2.2 kg

1. Pengertian Elektrokardiograf

Elektrokardiograf (EKG) atau electrocardiograph (ECG)


Merupakan suatu pemeriksaan untuk mengetahui aktivitas kelistrikan jantung
pasien yang kemudian akan ditampilkan dalam bentuk gelombang ECG adalah
tes medis untuk mendeteksi kelainan jantung dengan mengukur aktivitas listrik
yang dihasilkan oleh jantung, sebagaimana jantung berkontraksi. EKG dapat
membantu mendiagnosis berbagai kondisi kesehatan seperti aritmia jantung,

11
pembesaran jantung, peradangan jantung (perikarditis atau miokarditis),
dan penyakit jantung koroner.

Gambar 2.3 : Probe untuk ECG

2. Prinsip Dasar Electrocardiograph

Pada prinsipnya alat ini bekerja dengan menyadap kondisi tubuh pasien
melalui sensor dan elektrode. Sensor dan elektroda tersebut berfungsi untuk
mengirim data dari pasien, lalu diolah oleh main prosesor (mikrokontroller) dan
ditampilkan berupa gambar (grafik pulsa).
Alat Electrocardiograph ini sepenuhnya sudah menggunakan system digital,
sehingga semua proses pengolahan sinyal dilakukan oleh mikroprosessor dan
ditampilkan pada monitor. Namun sebelumnya sinyal sadapan tersebut akan
dikuatkan terlebih dahulu oleh rangkaian pre-amplifier, sehingga sinyal outputnya
menjadi lebih besar.

3. Prinsip Kerja Electrocardiograph

Electrocardiograph bekerja dengan prinsip mengukur perbedaan potensial


listrik. Seperti yang sudah disebutkan di atas, tubuh manusia menghasilkan listrik
walaupun dengan jumlah yang sangat kecil. Apabila ada listrik, maka pasti ada
perbedaan potensial atau tegangan listrik. Tegangan listrik ini dapat
menggambarkan atau mengilustrasikan keadaan denyut jantung manusia.

4. Blok Diagram

12
Gambar 2.4 : Blok Diagram

Cara Kerja:
Input sinyal berasal dan pasien melalui elektroda yang disambungkan
kerangkaian multiplexer, kita atur lead selektor, kemudian dikuatkan menjadi I
mV oleh pre Amp yang biasanya digunakan untuk kalibrasi, selanjutnya sinyal 1
mV difilter guna menghilangkan noise atau gangguan dari frekuensi lain, setelah
sinyal difilter bersih 1 mV dikuatkan dalam level Volt oleh Main Amp mencapai
400x dan penguatan dapat diatur melalui sensitifiti, selanjutnya sinyal yang telah
dikuatkan diproses oleh galvano meter dan stylus, galvano meter ini akan bergerak
mengikuti amplitude dan irama denyut jantung hingga tergambar di kertas ECG
yang kesemuanya itu disupply oleh blok power supply.

5. Bagian bagian Alat


CONTROL PANEL
Untuk memilih pengaturan pada alat ECG yang terdiri dari beberapa
tombol :

MAIN POWER = Sebagai saklar ON/OFF


RUN/STOP = Untuk menjalankan/menstop hasil tampilan
ECG

13
SPEED = Untuk mengatur kecepatan hasil pengukuran
ECG
MODE = Untuk memilih pengaturan setting pada alat
ECG
FREEZE = Untuk melihat hasil pengukuran ECG pada
display dalam keadaan diam
KEYPAD = Untuk memasukan data input angka pada
alat ECG.

DISPLAY
Untuk menampilkan mode pada ecg,serta denyut jantung dan grafik
sinyal listik jantung.

ELECTRODA
Untuk mendeteksi sinyal kelistrikan jantung yang terbagi atas :
Limb Elektroda : terdiri dari 4 buah, diletakan pada pergelangan
tangan dan kaki.
Chest Elektroda : terdiri dari 6 buah, diletakan pada daerah tulang
rusuk dada.

LEAD WIRES
Kabel penghubung yang dipasangkan pada elektroda yang akan
ditampilkan pada display. Terdiri dari :
Limb lead wires : 4 kabel, dihubungkan pada Limb Elektroda
Chest lead wires : 6 kabel, dihubungkan pada Chest Elektroda.

GEL
Sebagai media penghantar/ konduktor antara elektroda dan kulit.

CHARGE BATTERY
Sebagai sumber energi listrik tambahan

CONNECTOR
Untuk penghubung antara alat ke patient monitor

PRINTER ROLL
Untuk mencetak kertas ECG

KERTAS EKG
Sebagai media cetak hasil pengukuran sinyal listrik jantung

6. SOP Elektrokardiograf
1) PERSIAPAN
a. Tempatkan alat pada ruangan pemeriksaan/tindakan
b. Lepaskan penutup debu
c. Siapkan aksesoris alat

14
d. Hubungkan probe ke alat
e. Periksa kondisi kertas rekaman, ganti bila perlu
f. Periksa hubungan alat dengan terminal pembumian (grounding)

2) PEMANASAN
a. Hubungkan alat dengan catu daya
b. Hidupkan alat dengan menekan tombol ON/OFF ke posisi ON

3) PELAKSANAAN
a. Perhatikan protap pelayanan
b. Atur posisi pasien
c. Hubungkan pasien kabel/probe ke obyek
d. (pasien) dan pastikan bahwa pasien kabel
sudah terhubung dengan baik dan benar pada pasien
e. Lakukan monitoring terhadap kondisi pasien
f. Lakukan tindakan print paper terhadap hasil pemeriksaan

4) PENGEMASAN/PENYIMPANAN
a. Lepaskan probe kabel dari pasien
b. Matikan alat dengan menekan tombol ON/OFF ke posisi OFF
c. Lepaskan hubungan alat dari catu daya dan terminal pembumian
d. Bersihkan alat dan accessories (jika masih ada jelly)
e. Simpan kabel lead/patient cable pada tempatnya
f. Pasang penutup debu
g. Kembalikan/simpan alat pada posisi semula
h. Catat beban kerja alat, dalam jumlah pasien/bulan

7. Pemeliharaan
No. Kegiatan pemeliharaan Periode
3.1 Cek dan bersihkan seluruh bagian alat 1 bulan
3.2 Cek dan bersihkan tombol/switch, 3 bulan
perbaiki bila perlu
3.3 Cek baterai, lampu indikator, fungsi 1 bulan
alarm,konektor
3.5 Cek kondisi elektrode, bersihkan bila 1 bulan
perlu
3.6 Cek step response dengan menekan 1 bulan
tombol 1 Mv
3.7 Cek kecepatan kertas dan ketajaman
rekaman
3.8 Lakukan pelumasan pada roda gigi 3 bulan
motor dan roll kertas perekam
3.9 Lakukan pengukuran arus bocor
3.10 Lakukan pengukuran tahanan kabel
pembumian alat
3.11 Lakukan uji kinerja alat
15
8. Alat Kalibrasi Fluke Prosim 3

Gambar 2.5 : Fluke Prosim 3

Vital Signs Simulator Pro Sim 3 ini dapat melakukan Preventive


Maintenance (PM) secara cepat dan mudah hanya dalam 5 menit. ProSim 3
memiliki delapan fungsi sekaligus yaitu dapat mengukur: ECG (termasuk fetal
ECG/IUP dan arrhythmia), BP, PERF, PACE, TEMP, CO, FE/MA.

16
Simulator ini dapat mengkalibrasi ECG, Central Monitor, Vital Signs
Monitor, dsb. Parameter yang diukur di antaranya adalah BPM 30, 60, 80, 100,
120, 160, 240,

Kecepatan Kertas 25, 50, 100 ms

9. SOP Kalibrasi ECG

Siapkan peralatan kerja


a. Tool set elektronik
b. Multimeter
c. Simulator ECG
d. Leakage current meter
e. Pasang patient cable dan kertas perekam pada alat
f. Pasang Lead ECG pada Simulator ECG Prosim 3
g. Hidupkan Simulator ECG
h. Lakukan Pengambilan data kalibrasi nya settingan 30, 60, 80, 100, 120,
160,240 BPM
i. Dan kecepatan kertas nya 25, 50, 100 ms
j. Setelah selesai melakukan kalibrasi bereskan dan simpan alat pada tempatnya
kembali

10.Hasil Kalibrasi

Gambar 2.6 : Hasil kalibrasi menggunakan phantom ECG Fluke Prosim 3

Sensitifitas : 10mm/mV
HR : 80 Bpm
Kecepatan Kertas : 25mm/s

17