Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA (latar belakang)

Kardinan, A & Rahmat, F. 2004. Meniran Penambah Daya Tahan Tubuh Alami.
Jakarta: Agro Media Pustaka.
Widowati, W. 2008. Potensi Antioksidan sebagai Antidiabetes. Jurnal Kedokteran
Maranatha. 7 (2): 1-11
Sulistianingsih & Lucky. V. 2014. Sensitivitas antibiotik terhadap bakteri yang
diisolasi dari ulkus diabetika di rsud abepura. Papua : Jurusan Biologi
FMIPA Universitas Cenderawasih
Sovia,L. 2006. Senyawa Flavonoida, Fenilpropanoida, dan Alkaloida[Karya
Ilmiah]. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas
Sumatera Utara : Medan.
Trianasari Vevi. 2015. Fraksinasi Senyawa Flavonoid Pada Buah Sawo
(Manilkara zapota L.).
Diabetes Media Center. January 2011. http://www.
who.int/mediacentre/factsheets/fs312/en/ index.html, World Health
Organization (WHO) , diakses tanggal 19 Maret 2011.
Mangunwardoyo Wibowo.2009. Ekstraksi Dan Identifikasi Senyawa Antimikroba
Herba Meniran (Phyllanthus Niruri L.) . JURNAL ILMU
KEFARMASIAN INDONESIA, September 2009, Hal. 57-63

DAFTAR PUSTAKA (BAB 2)

Wahyuningsih Harti Kusni. 2010. Pengaruh Pemberian Ekstrak Herba Meniran


(Phyllanthus Niruri L.) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Darah
Tikus Putih Jantan Hiperurisemia. Surakarta : Universitas Sebelas Maret.

Kardinan Agus, Kusuma FR.2004. Meniran Penambah Daya Tahan Tubuh Alami.
Jakarta: Agromedia Pustaka,; 6-18.

Kahono Judo Yustanto. 2010. Pengaruh Ekstrak Herba Meniran (Phyllantus


niruri L.) terhadap Kadar Trigliserida Darah Tikus Putih (Rattus
norvegicus). Surakarta : Universitas Sebelas Maret.

Santika Nugrahani Septhi .2012. Ekstrak Akar, Batang, Dan Daun Herba
Meniran Dalam Menurunkan Kadar Glukosa Darah. semarang:
universitas negri semarang .http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas.

Batari Ratna. 2007. Identifikasi Senyawa Flavonoid Pada Sayuran Indigenous


Jawa Barat. Bogor : Institut Pertanian Bogor
Trianasari V. 2015. Fraksinasi Senyawa Flavonoid Pada Buah Sawo (Manilkara
Zapota L.) . Kediri : Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata .

Sjahid Landyyun Rahmawan. 2008. Isolasi Dan Identifikasi Flavonoid Dari Daun
Dewandaru (Eugenia Uniflora L.). Surakarta : Universitas
Muhammadiyah Surakarta

Sovia,L. 2006. Senyawa Flavonoida, Fenilpropanoida, dan Alkaloida[Karya


Ilmiah]. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas
Sumatera Utara : Medan.

Warsa, Usman Chatib. 2010. Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran Edisi Revisi.
Staf Pengajar Bagian Mikrobiologi FKUI. Jakarta : PT Binarupa Aksara

Fukuyama H. 2014.Validation of sputum Gram stain for treatment of community-


acquired pneumonia and healthcare-associated pneumonia: a prospective
observational study. Department of Respiratory Medicine, Okinawa
Chubu Hospital, 281 Miyazato, Uruma, Okinawa, Japan

FKUB, Tim Mikrobiologi. 2003. Bakteriologi Medik. Malang: Bayumedia.

Elliott, Tom., dkk. 2013. Mikrobiologi Kedokteran & Infeksi Edisi 4. Jakarta:
Kedokteran EGC.

Entjang, dr. Indan. 2003. Mikrobiologi & Parasitologi untuk Akademi


Keperawatan. Bandung: PT Cita Aditya Bakti.

Astiyandani, P.G .2010. Uji klinis in vivo pengaruh konsumsi daluman (Cycllea
barbata) terhadap penurunan kadar gula darah pada tikus wistar jantan
dengan diabetes mellitus tipe2. IPTEKMA.. 1-4-2.

Dewi, A. (2007). Hubungan aspekaspek perawatan Kaki Diabetis dengan


kejadian Ulkus. Yogykarta : Program Studi S1 Kedokteran Fakultas
Kedokteran Universitas MuhammadiyahYogyakarta.

Watkins, P.J. (2003). ABC of Diabetes Fifth Edition. London: BMJ Publishing
Group.

Handayani luh T .2016 . Studi Meta Analisis Perawatan Luka Kaki Diabetes
Dengan Modern Dressing. the indonesian journal of health science, vol 6,
no. 2, juni 2016 149.