Anda di halaman 1dari 5

SUMPAH KARATE , KATA 1 DAN KATA 2

NAMA : FERNANDA YUDHA WICAKSANA


NIM : 13601244003
PRODI/KELAS : PJKR D

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2016
SUMPAH KARATE

Karate sebagai salah satu olahraga seni beladiri memiliki tanggung jawab dalam membentuk
jiwa pemberani dan disiplin bagi para karatekanya. Namun, keberanian dan ketegasan sikap
haruslah diiringi dengan jiwa kemanusiaan. Sesuai dengan sumpah karate yang
menyelaraskan kekuatan jasmani, kesucian rohani serta keakraban hubungan antar manusia.
Sehingga, keseimbangan nilai-nilai karate dapat tertanam dalam sikap sehari-hari.

Dibagi menjadi dua yaiti Sumpah Karate Umum/ FORKI dan Sumpah Karate Tradisional/
FKTI :

A. SUMPAH KARATE UMUM/ FORKI


1. SANGGUP MEMELIHARA KEPRIBADIAN
Jinkaku Kansei Ni Tsutomoru Koto
2. SANGGUP PATUH PADA KEJUJURAN
Makato No Michi OMamoru Koto
3. SANGGUP MEMPERTINGGI PRESTASI
Doryoku No Sheisin O Yashinau Koto
4. SANGGUP MENJAGA SOPAN SANTUN
Reigi O Omonzuru Koto
5. SANGGUP MENGUASAI DIRI
Kekki No Yu O Imashimuru Koto

B. SUMPAH KARATE TRADISIONAL/ FKTI


DOJO - KUN SUMPAH KARATE-DO TRADISIONAL
(DECLARATION OF TRADITIONAL KARATE-DO)
1. JINKAKU KANSEI NI TSUTOMURU KOTO
Sanggup menyempurnakan kepribadian
able to perfecting our attitude
2. MAKOTO NO MICHI O MAMORU KOTO
Sanggup patuh pada jalan yang benar
able to follow the right's way
3. DOR YOKU NO SEISHIN O YASHINAU KOTO
Sanggup meningkatkan daya juang
able to grade up the spirit
4. REIGI O OMONZURU KOTO
Sanggup menjaga sopan santun
able to keep the politeness
5. KEKKI NO YUU O IMASHIMURU KOTO
Sanggup mengendalikan diri
GERAKAN KATA 1 DAN KATA 2

Karate adalah seni beladiri yang berasal dari daratan cina yang akhirnya berkembang dan
populer di Jepang. Seni beladiri karate dibawa oleh "Okinawa" semula disebut "Tote" yang
berarti "tangan china". Waktu karate masuk ke Jepang, nasionalisme Jepang pada saat itu
sedang tinggi-tingginya, sehingga Sensei Gichin Funakoshi mengubah kanji Okinawa (Tote:
Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi karate (Tangan Kosong) agar lebih mudah
diterima oleh masyarakat Jepang.

Teknik Karate terbagi menjadi tiga bagian utama : Kihon (teknik dasar), Kata(jurus) dan
Kumite (pertarungan). Murid tingkat lanjut juga diajarkan untuk menggunakan senjata seperti
tongkat (bo) dan ruyung (nunchaku).

Kata (:) secara harfiah berarti bentuk atau pola. Kata dalam karate tidak hanya
merupakan latihan fisik atau aerobik biasa. Tapi juga mengandung pelajaran tentang prinsip
bertarung. Setiap Kata memiliki ritme gerakan dan pernapasan yang berbeda.

Berikut ini adalah gerakan kata dalam aliran "Sotokan" yang di Indonesia masuk dalam
organisai bernama "INKAI" atau Institut Karatedo Indonesia. Gerakan Kata dibagi
menjadi 5, yaitu Heian Shodan (kata 1), Heian Nidan (kata2), Heian Sandan (kata3), Heian
Yondan (kata 4), dan Heian Godan (kata 5).
Heian Shodan (kata 1) :
Heian Nidan (kata2):