Anda di halaman 1dari 1

PINTU NERAKA

Permainan ini adalah permainan yang sering kami mainkan di waktu kami masih kecil, tujuan
kami memilih permainan ini karena kami ingin kembali ke masa kanak-kanak dimana tidak ada
masalah dan hanya main dan main saja.

Berikut tata cara permainannya ;


Peserta di permainan ini tidak terbatas dan hanya ada 1 orang yang menjadi penjaga pintu neraka
yaitu orang yang kalah dalam hom-pim-pah
Pemainan ini dimainkan menggunakan bola kasti atau kantong palstik yang di isi dengan sekam
padi/serbuk kayu/kain bekas/sampah plastik.
Permainan ini dimainkan dengan membentuk lapangan seperti gambar dibawah ini

1 2

Symbol merupakan posisi pemain yang menang dan symbol adalah


posisi sang penjaga pintu neraka
Sang penjaga neraka memegang bola kasti dan melemparkannya ke atas
setinggi-tinggi mungkin ( jika lemparan di rasa kurang tinggi oleh pemain
yang menang boleh di lakukan lemparan ulang)
Tugas pemain yang menang adalah melewati penjaga neraka yang ada di
tengah-tengah saat ia melemparkan bola kasti keatas, pemain yang menang
tidak boleh lewat dari garis pinggir untuk melewati sang penjaga neraka
Jika pemain yang berada di posisi 1 sudah melewati garis batas, ia tidak boleh
lagi masuk ke posisi 1 melainkan ia harus berlari ke posisi 2, begitu juga
sebaliknya
Tugas sang penjaga neraka ialah melempari pemain yang melewati dia, jika
dalam lemparan ketiga pemain yang menang tidak juga lewat maka sang
penjaga neraka bebas untuk melempari siapa saja walaupun pemain yang
menang tidak keluar dari posisi awal
Jika dalam lemparan pertama, kedua dan ketiga ada pemain yang lewat
maka lemparan dimulai dari hitungan awal
Pemain yang berlari dan sudah sampai dari posisi 1 ke posisi 2 atau
sebaliknya tidak boleh untuk di lempari
Jika pemain yang menang terkena lemparan sang penjaga neraka maka yang
terkena lemparan harus menjadi penjaga neraka
Lemparan tidak boleh terkena kepala, daerah yang boleh dilempari ialah
dari leher sampai telapak kaki kecuali alat kelamin, jika terkena maka
lemparan dianggap tidak sah
Sang penjaga neraka juga tidak boleh melempar dengan kencang karena
dapat menimbulkan cidera
Pemain yang menang atau yang berhasil masuk kesurga ialah pemain yang
paling banyak melewati sang penjaga neraka