Anda di halaman 1dari 23

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS (KANDUNGAN)

PADA NY. DIRUANG MAWAR

Dosen Pembimbing : SITI PATONAH, M.Kes

OLEH :

1. RENDI UTOMO
2. LULUIL MAKNUN
3. FATIYA MURSIDHA Y
4. YENI RISKI RAHMAWATI
5. NURUL DWI MEIHARDI
6. LAELI BARIKAH
7. SINDY AMELIA DEWI
8. AGUSTIN WAHYU ASRI N.

AKADEMI KESEHATAN RAJEKWESI BOJONEGORO


PROGRAM D-III KEPERAWATAN
2016

AKADEMI KESEHATAN RAJEKWESI BOJONEGORO


PROGRAM D-III KEPERAWATAN
JL.KH. Rosyid KM 5 Ngumpakdalem Dander Bojonegoro

FORMAT PENGKAJIAN MATERNITAS (KANDUNGAN)


Nama Mahasiswa :
NIM :
Tingkat :3
Tanggal Praktek :
Ruangan : mawar Tanggal Pengkajian : 28-11-2016

I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny.R Nama Suami : Tn. T
No. Reg : Umur : 40 Tahun
Umur : 37 Tahun Suku : Jawa
Suku : Jawa Bangsa : Indonesia
Bangsa : Indonesia Pendidikan : SMP
Pendidikan : SMP Pekerjaan : Petani
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga Alamat : Bojonegoro
Alamat : pacul bojonegoro Agama : Islam
Agama : Islam Status : Menikah
Status : Menikah Penghasilan : 1.000.000
Penghasilan : 500.000 Golongan Darah :B
Gol. Darah :O
Diagnosa Medis : G3P2A0H38 SC indikasi CPD

II. RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


Klien mengatakan sebelumnya pernah di lakukan SC pada anak pertama 14 tahun
yang lalu dengan jenis kelamin laki-laki dengan berat 3200gr dan panjang
48cm.Dan anak kedua 8th yang lalu dengan jenis kelamin perempuan dengan
berat 3500 gram dengan panjang 49cm.

III. RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

Pasien datang dengan membawa rujukan dari puskesmas dengan


G3P2A0H38.HPHT lupa,HPL 6-07-2013(USG).Kemudian di rumah sakit
dilakukan tindakan SC dengan indikasi CPD pada tanggal 18 Juni 2013 pukul
12.00WIB.Bayi lahir dengan jenis kelamin perempuan dengan berat 2800
gram,panjang 48cm.

IV. KELUHAN UTAMA


Klien mengatakan nyeri pada luka operasi

V. RIWAYAT PSIKOSOSIAL
Psiko : emosi pasien stabil
Sosial : px mempunyai hubungan yang baik dengan keluarga dan tetangganya

VI. RIWAYAT KESEHATAN KELUARGA (GENOGRAM)

KETERANGAN
: Laki laki
: Perempuan
: Keturunan
: Pasien

VII. POLA POLA FUNGSI KESEHATAN


1. Pola persepsi dan tata laksana hidup sehat
Wawancara : Klien mengatakan akan memberikan ASI pada anaknya. Klien
tidak mengkonsumsi alkohol.

2. Pola nutrisi dan metabolisme


Wawancara : Klien mengatakan tidak mempunyai maknan pantangan. Klien
mengatakan mengalami penambahan BB 10kg selama kehamilan.
Observasi : Antropometri: Sebelum hamil
BB:60Kg TB:155cm
- Selama hamil
BB:70Kg TB :155cm
Biochemical:
- Hb:9,7 gr/dl
Clinical Sign:
- Klien tampak pucat.
- Rambvut tidak mudah di cabut.
- Kulit tidak bersisik.
Diet:
- Frekuensi makan 3x
- Diet yang diberikan tinggi protein.
- Porsi habis.

3. Pola aktivitas kerja / latihan


Wawancara : Klien mengatakan belum bisa duduk.
Observasi : ADL
Makan/minum : 2
Berpakainan :2
Mandi :2
Toiletting :3
Mobilisasi :2
Berpindah :2

4. Pola Eliminasi
Wawancara : Sebelum SC klien BAB 1-2x sehari.
- Setelah post SC hr 1 klien belum BAB
Observasi : Tidak teraba masa
- Bising usus (+)

- Klien terpasang kateter.


- Jumlah urin 600 cc.
- Warna kuning keruh

5. Pola Tidur dan Istirahat


Wawancara : Klien mengatakan biasa tidur 7 jam sehari.
Kadang-kadang tidur siang
Observasi : Tidak terdapat kantung mata

6. Pola sensori dan kognitif


Wawancara : Klien mengatakan nyeri
Observasi : Persepsi Nyeri
P: luka operasi
Q: Nyeri seperti ditusuk tusuk.
R: Abdomen bawah
S:5
T: Menetap

7. Pola persepsi diri


Wawancara : Klien mengatakan selama hamil tidak mengalami gangguan
sebagai ibu dan sebagai istri.

8. Pola reproduksi dan sosial


Wawancara : Klien mengatakn selama hamil tidak mengalami gangguan
seksual .
Kehamilan tidak mengakibatkan perubahan sebagai seorang istri

9. Pola penanggulangan stress


Tidak ada penanganan stres karena px dalam psikologis yang baik

10. Pola tata nilai kepercayaan dan spiritual


Wawancara : Klien mengatakan bahwa Allah yang memberikan
kesembuhan.

11. Pola kebersihan diri


Wawancara : klien mengatakan sangat menjaga kebersihan dirinya.
mandi,sikat gigi,shampoan,mengganti pakaian

VIII. PEMERIKSAAN FISIK


1. Kepala
Inspeksi : simetris, tidak ada lesi, tidak ada bekas luka.
2. Leher
Inspeksi : tidak ada lesi, tidak ada pembengkakan.
Palpasi : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid.
3. Mata
Inspeksi : Konjungtiva anemi,tidak ada gangguan pengelihatan.
Palpasi : tidak ada nyeri tekan.
4. Telinga
Inspeksi : simetris, tidak ada kelainan, tidak ada cairan yang
keluar.
Palpasi : tidak ada nyeri tekan.

5. Hidung
Inspeksi : simetris, tidak ada kelainan.
Palpasi : tidak ada nyeri tekan.

6. Dada
a. Paru-paru
inspeksi : tidakadalesi,simetrisantarakanandankiri.
Palpasi : tidak ada nyeri tekan.
Perkusi : resonan.
Auskultasi : bunyi nafas vesikuler.
b.Jantung
inspeksi : tidakadalesi,ictus cordis tidak terlihat.
Palpasi : terabanadi apical.
Perkusi : tidak ada pembesaran pada jantung
auskultasi : suarajantunglup-dup (S1 dan S2) teratur.
6. Abdomen
Inspeksi : bentuksimetris, ada luka operasi melintang dengan
panjang 10cm.
Palpasi : tidak ada nyeri otot dan tidak nyeri tekan.
Perkusi : timpani
Auskultasi : bisingusus normal 10x per menit.

7. Genetalia
Terpasangkateter, warna urine kuning kemerahan,jumlah 600cc.- Terdapat
lochea rubbra berwarna merah dengan jumlah satu pembalut penuh.
8. Anus
Tidak ada perdarahan dan tidak ada hemoroid.
9. Punggung
tidak ada nyeri.
10. Muskuloskeletal
inspeksi : tidak ada deformitas dan tidak ada fraktur pada muskuloskeletal
klien.
11. Integumen
inspeksi : tidak ada lesi, kulit bersih, turgor, kulit normal.

IX. PENGKAJIAN PREOPERASI

1. Subyektif
a. Gangguan menstruasi :
Menarche pertama : lupa
Lama Haid : 28 hari
Siklus Haid : teratur
Jumlah darah haid : sedang
HPHT : lupa
HPL : 6-07-2013(USG)

b. Fluor Albus : tidak mengalami gangguan keputihan (fluor albus)

c. Riwayat penggunaan KB :
- Alat KB yang digunakan adalah suntik di bidan selama 1th.
- Klien mengeluh berat badan naik.
- Alat kontrasepsi yang digunakan selanjutnya IUD.

d. Riwayat persalinan dahulu :

Usia Jenis
No Penolong Keterangan
Anak Persalinan
1 14 th(laki-laki) SC Dokter Indikasi : CPD
2 8th(perempuan) SC Dokter Indikasi : CPD
e. Riwayat persalinan sekarang
- Persalinan dengan SC dengan penolong dokter
- SC dilakukan pada pukul 12.00WIB
- Dengan jenis kelamin perempuan dengan berat 2800gr,dengan panjang
48cm,bayi normal.

2. Obyektif
a. Pemeriksaan laboratorium : -

b. Pemeriksaan radiologi :-
X. PENGKAJIAN POST OPERASI

1. Subyektif

Px mengtakan nyeri di luka oprasi

2. Obyektif

P: luka operasi
Q: Nyeri seperti ditusuk tusuk.
R: Abdomen bawah
S:5
T: Menetap klien tampak lebih relaks
ANALISIS DATA

Nama Pasien : Ny. R


Umur : 37
No. Register :198326

NO. DATA KEMUNGKINAN MASALAH TTD


SUBJEKTIF & OBJEKTIF PENYEBAB
1 Kli DS Luka operasi Nyeri akut
px mengatakan nyeri pada daerah
operasi.
DO:
P: luka operasi
Q: Nyeri seperti ditusuk
tusuk.
R: Abdomen bawah
S:5

T: Menetap
2 DS Port de entry kuman Resiko tinggi
Kli px mengatakan terasa panas infeksi
pada daerah operasi.
D DO
DAda luka operasi pada abdomen
bawah,panjang 10cm,tidak ada
pus
- S :36C

3 Kli DS Kelemahan Hambatan


px px mengatakan belum bisa mobilitas fisik
berdiri.
DO

Makan/minum : 2
Berpakainan : 2
Mandi :2
Toiletting :3
Mobilisasi :2
Berpindah :2
DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN / PRIORITAS

Nama : Ny. R
Umur : 37
No. Registrasi :198326

NO. TANGGAL DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Nyeri akut berhubungan dengan luka operasi

2. Re Resiko tinggi infeksi berhubungan dengan port de entry kuman.

3. Re Resiko tinggi infeksi berhubungan dengan port de entry kuman.


RENCANA KEPERAWATAN

Nama Pasien :Ny. R


Umur : 37
No. Reg :198326

NO TUJUAN INTERVENSI RASIONAL TTD


DX
1. Setelah dilakukan Lakukan Setiap skala nyeri
tindakan keperawatan pengkajian nyeri. memiliki
selama 2x24 jam nyeri managemen yang
dapat teratasi dengan berbeda.
kriteria : Lakukan Mengalihkan
managemen perhatian klien
Wajah klien terhadap nyeri.
nyeri.
tampak Antisipasi nyeri
rileks. akibat luka post
Monitoring
Skala nyeri 2 operasi
keadaan insisi
luka post operasi Mobilitas dapat
merangsang
Ajarkan peristaltik usus
sehingga
mobilitas yang
mempercepat flatus
memungkinkan
tiap 2 jam sekali

2. Setelah dilakukan Kaji adanya Daapt mengetahiu


tindakan keperawatan tanda infeksi. tindakan keperwatan
selama 2x24 jam Pntau suhu tubuh selanjutnya.
Infeksi tidak terjadi klien. Peningkatan suhu tubuh
dengan criteria: Berikan klien diit merupakan salah satu
Menunjukan tidak tinggi protein. tanda infeksi.
ada tanda infeksi. - Kolaborasi Dapat mempercepat
Suhu tubuh pasien dengan tim ahli penyembuhan luka.
dalam keadaan gizi Pasien mendapatkan diit
normal, tidak yang sesuai
demam.

3. Setelaah dilakukan Kaji ADL klien Mengetahiu tingkat


tindakan keperawatan Latih klien ADL klien.
selama 2x24 jam ADL mobilisasi sedini Untuk mencegah
klien terpenuhi kriteria: mungkin. adanyakekakuan.
- Klien dapat Batasi aktifitas Menghemat energi
mandiri dalam yang berlebihan. Memudahkan klien
memenuhi Libatkan memenuhi aktivitas
kebutuhan kreluarga dalam
sehari-hari. memenuhi
kebutuhan klien.
LEMBAR PELAKSANAAN

Nama Pasien : Ny. R


Umur : 37 tahun
No. Register : 198326

NO HARI/TGL JAM IMPLEMENTASI RESPON TTD


PASIEN
18 juni 2016 - Mengkaji karakteristik nyeri Px Kooperatif
10.00 : H:
WIB P: luka operasi
Q: Nyeri seperti ditusuk tusuk.
R: Abdomen bawah
S:5
T: Menetap klien tampak lebih relaks

- Mengajarkan managemen nyeri(distraksi dan


relaksasi)
10.15 H: pasien memahami dan mampu
WIB melakukannya. Px Kooperatif

- Memposisikan klien miring kiri.


H: Klien tampak lebih relaks
10.30
WIB
- Melibatkan keluarga untuk mengompres Px Kooperatif
11.00 hangat pada bagian punggung.
H : Klien mengatakan lebih nyaman
Px Kooperatif
2 12.00 - Mengukur suhu tubuh klien Px kooperatif
H: S:36,4C
10.00 - Mengkaji keadaan luka Px kooperatif
H: Panjang luka 10cm,luka operasi
melintang,tidak ada pus.
11.00 - Melibatkan keluarga dalam pemberian
makanan tinggi protein. Px kooperatif
H: Klien makan telur 1butir.
07.00 - Memberikan antibiotik(ampicilin 1 amp)
H: Ampicilin masuk melalui IV cateter Px kooperatif

3 08.00 - Mengkaji ADL klien Px kooperatif


H:
Makan/minum : 2
Berpakainan : 2
Mandi :2
Toiletting :3
Mobilisasi :2
Berpindah :2

- Melatih klien miring kanan kiri Px kooperatif


H: Klien miring ke kanan
10.00
- Mengukur TTV Px kooperatif
H:
12.00 TD:140/80 mmHg
N :80x/menit
RR:20x/menit
S :36,4C

- Melibatkan keluarga dalam memenuhi Px kooperatif


kebutuha klien.
H: Keluarga membantu klien untuk
12.30 makan.
14.15 - Mengajarkan klien untuk distraksi Px kooperatif
relaksasi
H: Klien tampak lebih relaks.

- Mengkaji skala nyeri Px koopeeatif


14.15
H: Skala nyeri 5

- Melibatkan keluarga untuk menciptakan Px kooperatif


16.00 suasana tenang
H: Klien merasa lebih nyaman.

- Melibatkan keluarga untuk mengompres Px kooperatif


15.00 hangat pada daerah sekitar nyeri dan
punggung.
H: Klien mengatakan lebih nyaman
ketika diberikan kompres hangat.

2 - Mengukur suhu tubuh klien. Px kooperatif


H: S:36,2C
- Mengkaji keadaan balutan luka. Px kooperatif
18.00 H: Balutan luka bersih tidak merembes.
15.00 - Melibatkan keluarga untuk menjaga
kebersihan luka klien.
H: Keluarga menjaga kebersihan luka. Px kooperatif
16.00
- Memberikan makanan protein tinggi.
H: Klien makan ikan asin.
18.00 Px kooperatif

3 19.00 - Menaikan tempat tidur klien 45. Px kooperatif


H: Klien mengatakn lebih nyaman ketika
tempat tidur dinaikan 45.
Px kooperatif
18.00 - Mengukur TTV
H:
TD :130/80mmHg
N :76x/menit
S :36,2C
Px kooperatif
RR:20x/menit

- Melibatkan keluarga untuk memenuhi


14.30 kebutuhan.
H: Keluarga membantu klien untuk seka.
- Mengkaji skala nyeri. - Px kooperatif
H: Skala nyeri 4 -
21.30 Px kooperatif
- Melibatkan keluarga untuk memberikan
21.45
lingkungan yang tenang
H: Klien mengatakn lebih nyaman.
22.00 Px kooperatif
- Mengajarkan klien relaksasi - .
H: Klien tampak lebih relaks.
- Mengukur suhu tubuh klien. - Px kooperatif
H: S:36,4C
Px kooperatif
- Mengkaji keadaan balutan luka.
05.00 H: Keadaan balutan luka besih.
Px kooperatif
05.15 - Membersihkan daerah sekitar balutan
05.20 luka
H: Daerah sekitar luka dibersihkan
05.30 dengan air hangat. Px kooperatif

- Melibatkan keluarga untuk menjaga


kebersihan luka.
H: Keluarga menjaga kebersihan luka.
05.00 - Mengkaji ADL klien. Px kooperatif
H: Makan/minum : 2
Berpakainan : 2
Mandi :2
Toiletting :3
Mobilisasi :2
Berpindah :2
22.00 Px kooperatif
05.00
- Memposisikan klien tidur terlentang. Px kooperatif
H: Klien tidur terlentang.

06.00 - Mengukur TTV


H:
TD:120/70 mmHg
N:74X/menit Px kooperatif
S:36,2C
RR:20x/menit

- Melibatkan keluarga dalam memenuhi


kebutuhan klien.
H: Keluarga klien membantu klien dalam
mobilisasi.
LEMBAR PELAKSANAAN

Nama Pasien : Ny. R


Umur : 37 tahun
No. Register : 198326

NO HARI/TGL JAM IMPLEMENTASI RESPON TTD


PASIEN
1 19 Juni 2013 07.20 - Mengkaji skala nyeri Px Kooperatif
H: Skala nyri 3

- Mengajarkan teknik distraksi Px Kooperatif


07.30
relaksasi.
H: Klien tampak lebih relaks.
Px Kooperatif
- Melibatkan keluarga menciptakan
suasana tenang.
- H: Klien lebih nyaman.
2 07.30 - Mengkaji keadaan luka Px kooperatif
H: Luka bersih tidak ada pus

- Mengukur suhu klien Px kooperatif


11.30
H: Suhu klien 36,6C

- Memberikan injeksi Px kooperatif


10.00 antibiotik(ampicilin)1amp
H: Ampicilin masuk melalui IV
07.00 cateter

3 19 juni 2013 - Mengkaji skala nyeri. - Px kooperatif


H: Skala nyeri 3

- Mnganjurkan klien untuk Px kooperatif


relaksasi dan distraksi ketika
nyeri tiba.
H: Klien melakukan relaksasi
14.30 secara mandiri.
14.30
Px kooperatif
- Melibatkan keluarga untuk
14.45 kompres hangat pada daerah
sekitar nyeri
15.00 H: Klien mengatakan lebih
nyaman.
Px kooperatif
- Libatkan keluarga untuk
membatasi pengunjung agar klien
dapat istirahat.
H: Klien dapat istirahat.
4 - Mengkaji suhu klien. - Px kooperatif
H: S:36,6C

- Mengkaji keadaan luka Px kooperatif


H: Luka bersih ,balutan tidak
18.00 merembes.
15.00
- Membersihkan daerah sekitar Px kooperatif
17.00 balutan
H: Derah sekitar luka dibersihka
17.30 dengan air hangat.
Px kooperatif
- Libatkan keluarga unuk
-
membrikan makanan tinggi -
protein -
H: Klien makan telur 1butir
5 - Mengkaji ADL klien - Px kooperatif
H:
Makan/minum : 0
Berpakainan : 2
Mandi :2
14.30 Toiletting :3
Mobilisasi :0
Berpindah :2

Px kooperatif
- Melibatkan keluarga dalam
memenuhi kebutuhan klien.
17.30 H: Keluarga membantu klien
dalam memenuhi kebutuhan.
Px kooperatif
18.00
- Menyarankan klien merubah
posisi secara bertahap(tidur-
duduk-tidur)
H: Klien melakukan secara
bertahap.
6 - Mengkaji skala nyeri - Px kooperatif
H: Skala nyeri 3

- Menganjurkan klien melakukan Px kooperatif


21.15 teknik relaksasi.
21.15 H: Klien mampu melakukan
teknik relaksasi mandiri.
21.30
- Melibatkan keluarga dalam Px kooperatif
menciptakan lingkungan yang
nyaman.
H: Klien dapat istirahat.
7 21.15 - Mengkaji keadaan luka. -
H: Keadaan balutan luka bersih. -
-
- Mengukur suhu tubuh klien. -
H: Suhu tubuh 36,4C Px kooperatif
- Melibatkan keluarga untuk
05.00 membersihkan daerah sekitar
05.00 Px kooperatif
luka.
H: Derah sekitar luka bersihkan
menggunakan air hangat.
05.15
- Melibatkan keluarga untuk
menjaga kebersihan luka.
H: Keluarga membantu menjaga
kebersihan klien. Px kooperatif
8 05.30 - Mengkaji ADL klien. - Px kooperatif
H:
Makan/minum : 2
Berpakainan : 2
Mandi :2
Toiletting :3
Mobilisasi :2
22.00 Berpindah :2

05.30 3 Px kooperatif
- Menganjurkan kklien
mobilisasi(tidur miring)
H: Klien tidur miring.
Px kooperatif
- Melibatkan keluarga untuk -
memenuhi kebutuhan klien.
-
H: Keluarga membantu
memenuhi kebutuhan klien.
CATATAN PERKEMBANGAN

Nama Pasien : Ny. R

Umur : 37 Tahun

No. Register :198326

Tgl&jam No. Evaluasi Paraf


Dx
19 Juni 1 S : Klien mengatakan masih nyeri.
2013 O : P: luka operasi
07.00 Q: Nyeri seperti ditusuk tusuk.
R: Abdomen bawah
S:4
T: Menetap
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
- Mengajarkan klien untuk distraksi relaksasi
- Mengkaji skala nyeri
- Melibatkan keluarga untuk menciptakan suasana tenang
- Melibatkan keluarga untuk mengompres hangat pada daerah sekitar nyeri
dan punggung.

2 S : Klien mengatakan nyeri pada daerah luka.


O : Luka operasi bersih,tidak ada pus,panjang 10 cm,S:36,2C
A :Masalah belum teratasi
P :Lanjutkan intervensi:
- Mengkaji keadaan luka.
- Mengukur suhu tubuh klien.
- Melibatkan keluarga untuk membersihkan daerah sekitar luka.
- Melibatkan keluarga untuk menjaga kebersihan luka.

3 S : Klien mengatakan ADL masih membutuhkan bantuan.


O : Makan/minum : 2
Berpakainan : 2
Mandi :2
Toiletting :3
Mobilisasi :2
Berpindah :2
A : Masalah belum teratasi.
P : Lanjutkan intervensi:
- Mengkaji ADL klien.
- Menganjurkan kklien mobilisasi(tidur miring)
- Melibatkan keluarga untuk memenuhi kebutuhan klien.
20 Juni 1 S :Klien mengatakan masih nyeri.
2013 O : P: luka operasi
Q: Nyeri seperti ditusuk tusuk.
R: Abdomen bawah
S:3
T: Ketika bergerak
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
- Mengajarkan klien untuk distraksi relaksasi
- Mengkaji skala nyeri
- Melibatkan keluarga untuk menciptakan suasana tenang
- Melibatkan keluarga untuk mengompres hangat pada daerah sekitar nyeri
dan punggung.

2 S : Klien mengatakan nyeri pada daerah luka.


O : Luka operasi bersih,tidak ada pus,panjang 10 cm,S:36,4C
A :Masalah belum teratasi
P :Lanjutkan intervensi:
- Mengkaji keadaan luka.
- Mengukur suhu tubuh klien.
- Melibatkan keluarga untuk membersihkan daerah sekitar luka.
- Melibatkan keluarga untuk menjaga kebersihan luka.

3 S : Klien mengatakan ADL masih membutuhkan bantuan.


O : Makan/minum : 0
Berpakainan : 2
Mandi :2
Toiletting :3
Mobilisasi :0
Berpindah :2
A : Masalah belum teratasi.
P: Lanjutkan intervensi:
- Mengkaji ADL klien.
- Menganjurkan kklien mobilisasi(tidur miring).
E VALU AS I
Nama Pasien : Ny. R
Umur : 37 Tahun
No. Register :198326

NO. DX EVALUASI
DX 1 S :Klien mengatakan sudah merasa mendingan daripada sebelumnya
O : P: luka operasi
Q: Nyeri berkurang
R: Abdomen bawah
S:2
T: Ketika bergerak
A : Masalah teratasi sebagian
P : Intervensi Dihentikan
- Mengajarkan klien untuk distraksi relaksasi
- Melibatkan keluarga untuk menciptakan suasana tenang
- Melibatkan keluarga untuk mengompres hangat pada daerah sekitar nyeri dan
punggung.

S : Klien mengatakan nyeri pada daerah luka berkurang


O : Luka operasi bersih,tidak ada pus,panjang 10 cm,S:36,4C
A :Masalah teratasi sebagian
DX 2 P : Intervensi Dihentikan
- Mengukur suhu tubuh klien.
- Melibatkan keluarga untuk membersihkan daerah sekitar luka.
- Melibatkan keluarga untuk menjaga kebersihan luka.

S : Klien mengatakan ADL masih membutuhkan bantuan.


O : Makan/minum : 0
Berpakainan : 1
Mandi :1
DX 3 Toiletting :1
Mobilisasi :0
Berpindah :0
A : Masalah Teratasi Sebagian

P : Intervensi Dihentikan
No. EVALUASI
DIAGNOSA
DX 1 S :Klien mengatakan sudah merasa mendingan daripada sebelumnya
O : P: luka operasi
Q: Nyeri berkurang
R: Abdomen bawah
S:2
T: Ketika bergerak
A : Masalah teratasi sebagian
P : Intervensi Dihentikan
- Mengajarkan klien untuk distraksi relaksasi
- Melibatkan keluarga untuk menciptakan suasana tenang
- Melibatkan keluarga untuk mengompres hangat pada daerah sekitar
nyeri dan punggung.

S : Klien mengatakan nyeri pada daerah luka berkurang


O : Luka operasi bersih,tidak ada pus,panjang 10 cm,S:36,4C
A :Masalah teratasi sebagian
DX 2 P : Intervensi Dihentikan
- Mengukur suhu tubuh klien.
- Melibatkan keluarga untuk membersihkan daerah sekitar luka.
- Melibatkan keluarga untuk menjaga kebersihan luka.

S : Klien mengatakan ADL masih membutuhkan bantuan.


O : Makan/minum : 0
Berpakainan : 1
Mandi :1
DX 3 Toiletting :1
Mobilisasi :0
Berpindah :0
A : Masalah Teratasi Sebagian
P : Intervensi Dihentikan