Anda di halaman 1dari 9

SEMINAR

IDENTIFIKASI ENDAPAN TSUNAMI PANGANDARAN


2006 MENGGUNAKAN METODE ANALISIS
GRANULOMETRI DI DESA CIKEMBULAN DAN DESA
BAGOLO, KABUPATEN PANGANDARAN, PROVINSI
JAWA BARAT

Oleh :
FEBY RAMDANI
131.10.1041

JURUSAN TEKNIK GEOLOGI


FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL
INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA
2017
HALAMAN PENGESAHAN

IDENTIFIKASI ENDAPAN TSUNAMI PANGANDARAN


TAHUN 2006 MENNGUNAKAN METODE ANALISIS
UKURAN BUTIR DI DESA CIKEMBULAN DAN DESA
KARAPYAK, KABUPATEN PANGANDARAN,
PROVINSI JAWABARAT

Menyetujui Penyusun
Dosen Pembimbing

Arie Noor Rakhman, S.T.,M.T. Feby Ramdani


NIK. 08.0576.648.E 131.10.1041

Mengetahui
Ketua Jurusan Teknik Geologi

Arie Noor Rakhman S.T.,M.T.


NIK 08.0576.648.E

ii
LEMBAR PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya,


bahwa naskah Seminar ini merupakan hasil karya asli penulis
dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun oleh siapapun juga.
Semua bentuk kutipan telah saya sebutkan sumbernya dalam teks.
Apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya ini tidak benar,
maka naskah Seminar ini dinyatakan batal sebagai salah satu syarat akademik.

Mahasiswa yang menyatakan

Feby Ramdani
131.10.1041

iii
PRAKATA

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan karunia-
Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan naskah seminar ini yang berjudul
Identifikasi Endapan Tsunami Pangandran Tahun 2006 Menggunakan Metode
Analisis Ukuran Butir di Desa Cikembulan dan Desa Karapyak Kabupaten
Pangandaran, Provinsi Jawa Barat .
Pada kesempatan ini penyusun mengucapkan terimakasih bagi semua pihak
yang telah membantu dalam pelaksanaan penyusunan seminar ini, antara lain kepada:

1. Orang tua penulis yang selalu memberi dukungan dan masukan.


2. Arie Noor Rakhman., S.T., M.T. selaku Dosen pembimbing yang selalu
memberikan masukan dan bimbingan dalam pengerjaan seminar ini.
3. Fivry Wellda Maulana., S.T., M.T. selaku Dosen wali yang selalu memberikan
motivasi dan semangat dalam pengerjaan naskah seminar ini.
4. Rekan rekan Teknik Geologi GAIA khususnya temen temen angkatan
2013 yang senantiasa menyemangati dan mendukung dalam penelitian seminar
ini.
5. Kakak kakak Pramuka Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta
(PRAMISTA) atas dukungannya.
6. Semua pihak yang telah membantu penyusun dalam menyelesaikan penelitian ini
dari segi moril maupun materil.
Harapan penyusun, naskah seminar ini dapat memenuhi kriteria penyusunan
seminar serta memberikan informasi dan masukan bagi para pembaca. Penyusun juga
menyadari akan keterbatasan dan kekurangan pada naskah ini, oleh karena itu
penyusun berharap adanya masukan dari semua pihak yang sifatnya membangun
demi hasil yang lebih baik sehingga di dalam pembuatan naskah yang akan datang
akan jauh lebih baik. Semoga naskah seminar ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Yogyakarta,18 Januari 2017

Penyusun

iv
INTISARI

Secara administratif lokasi peneli tian berada di 2 daerah yang berbeda yang
pertama di daerah Pamugaran, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten
Pangandaran, secara astronomis terletak pada koordinat 07 40 57,91 LS dan 108
36 57,08 BT. Pada daerah penelitian yang kedua berada di daerah Karapyak Desa
Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, dengan astronomis terletak
pada koordinat 07 41 34,36 LS dan 108 45 17,72 BT. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui karakteristik endapan tsunami Pangandaran tahun 2006
pada 2 tempat yang berbeda.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengambil data
primer yang berada di lapanagan tentang kondisi geologi lokal daerah penelitian.
Serta data sekunder yaitu mencari informasi tentang penelitian terdahulu yang
berkaitan dengan judul seminar yang meliputi analisis granulometri serta
karakteristik endapan tsunami. Serta melakukan analisis di laboratorium mengenai
granulometri, mikrofauna dan mineral berat.
Daerah penelitian merupadan daerah dataran luas dengan elevasi 8 mdpl dan
daerah pinggiran sawah dengan elevasi 7 mdpl. Karakteristik endapan tsunami daerah
penelitian dicirikan oleh kenampakan secara megaskopis memiliki 3 pola
penghalusan ukuran butir ke arah atas. Ini berarti ketika tsunami terjadi terdapat
setidaknya 3 gelombang. Distribusi ukuran butir endapan tsunami adalah pasir halus.
Sortasi endapan tsunami pada kedua tempat penelitian adalah very well sorted.
Skewness yaitu Platykurtic pada kedua tempat. Endapan tsunami berada di atas tanah
pra tsunami yang dibatasi oleh bidang erosional. Terdapat berbagai jenis mineral
berat yang terkandung dalam endapan tsunami di kedua tempat. Mikrofauna yang
ditemukan di kedua tempat memiliki jenis yang sama yaitu foraminifera bentonik dan
plangtonik.

Kata kunci: endapan tsunami, granulometri, Pangandaran 2006

v
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL............................................................................................... i
HALAMAN PENGESAHAN................................................................................. ii
HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN ILMIAH.......................... iii
PRAKATA.............................................................................................................. iv
INTISARI................................................................................................................ v
DAFTAR ISI........................................................................................................... vi
DAFTAR GAMBAR .............................................................................................. viii
DAFTAR TABEL................................................................................................... ix

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1


1.1 Latar Belakang......................................................................................... 1
1.2 Maksud dan Tujuan Seminar ................................................................... 2
1.3 Batasan Masalah ...................................................................................... 3
1.4 Tinjauan Pustaka...................................................................................... 3
BAB II METODE PENGUMPULAN DATA........................................................ 9
2.1 Teknik Pengumpulan Data ...................................................................... 9
2.1.1 Data Primer ................................................................................... 10
2.1.2 Data Sekunder .............................................................................. 14
2.2 Teknik Pengolahan Data.......................................................................... 15
2.2.1 Analisis Granulometri.................................................................... 16
2.2.2 Analisis Mikrofauna ..................................................................... 22
BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ........................................ 23
3.1 Hasil Penelitian........................................................................................ 23
3.1.1 Kondisi Geologi Lokas Daerah Penelitian .................................. 23
III.1.2. Hasil Analisis Laboratorium ................................................... 26
3.3.2. Pembahasan ......................................................................................... 33

vi
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ................................................................ 36

4.1 Kesimpulan .............................................................................................. 36

4.2 Saran ........................................................................................................ 37

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

vii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Pembuatan parit uji........................................................................... 12


Gambar 2.2 Deskripsi megaskopis lapisan endapan tsunami daerah Pamugaran. 13
Gambar 2.3. Deskripsi megaskopis lapisan endapan tsunami daerah Karapyak .. 14
Gambar 2.4. Proses pengayakan sempel ............................................................... 16
Gambar 2.5. Proses pengeringan sempel .............................................................. 17
Gambar 2.6. Proses penimbangan sempel setiap meshnya ................................... 18
Gambar 2.7. Diagram hubungan antara nilai mean ukuran butir, kecepatan
aliran dan struktur sedimen yang terbentuk ayapan tanah ............... 19
Gambar 2.8. Diagram klasifikasi flow regime beserta karakteristiknya ............... 20
Gambar 2.9. Proses pengerinkgan sempel mikrofauna......................................... 21
Gambar 2.10. Persiapan Alat Analisis Mikrofauna .............................................. 21
Gambar 2.11. Analisisarapya mikrofauna menggunakan mikroskop binokuler... 22
Gambar 3.1. Pantaii K Pamugaran ....................................................................... 24
Gambar 3.2. Loktaasi pengamatan daerah Pamugaran ......................................... 24
Gambar 3.3 Pantai Karapyak ............................................................................... 25
Gambar 3.4. Peta geologi regional (tanpa skala) dan lokasi pengamatan............. 26
Gambar 3.5. Kurva histogram endapan tsunami daerah Pamugaran .................... 27
Gambar 3.6. Kurva histogram endapan tsunami daerah Karapyak....................... 29
Gambar 3.7. Stictogongylus .................................................................................. 31
Gambar 3.8. Elphidium tongaense ........................................................................ 31
Gambar 3.9. Trochaminma xishaenensis .............................................................. 32
Gambar 3.10. Bolivina variabilis .......................................................................... 32
Gambar 3.11. Marginulinopsis tenius................................................................... 32

viii
DAFTAR TABEL

Tabel 1.1. Klasifikasi Folk dan Ward (1957)........................................................ 19


Tabel 1.2.Skala Edden-Wenworth (1992) untuk menentukan besar butir
sedimen, termasuk didalamnya konversi ke mm .............................. 15
Tabel 3.1. Hasil analisis granulometri endapan tsunami Pangandaran tahun
2006, Daerah Pamugaran...................................................................... 27
Tabel 3.2. Hasil analisis granulometri endapan tsunami Pangandaran tahun
2006, Daerah Karapyak ........................................................................ 29

ix