Anda di halaman 1dari 7

LABORATORIUM JALAN DAN ASPAL

JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. Poros Malino Km. 7, Borongloe Gowa 92171
Telepon (0411) 586200, 584200 Faximile (0411) 585188

ANGKA KORELASI STABILITAS

TEBAL BENDA UJI


ANGKA KORELASI
(mm)
200-213 25.4 5.56
214-225 27.0 5.0
226-237 28.6 4.55
238-250 30.2 4.17
251-264 31.8 3.85
265-276 33.3 3.57
277-289 34.9 3.33
290-301 36.5 3.03
302-316 38.1 2.78
317-328 39.7 2.50
329-340 41.3 2.27
341-353 42.9 2.08
354-367 44.4 1.92
368-379 46.0 1.79
380-392 47.6 1.67
393-405 49.2 1.56
406-420 50.8 1.47
421-431 52.4 1.39
432-443 54.0 1.32
444-456 55.6 1.25
457-470 57.2 1.19
471-482 58.7 1.14
483-495 60.3 1.09
496-508 61.9 1.04
509-522 63.5 1.0
523-535 64.0 0.96
536-546 65.1 0.93
547-559 66.7 0.89
560-573 68.3 0.86
574-585 71.4 0.83
586-598 73.0 0.81
599-610 74.6 0.78
611-625 76.2 0.76

Tabel 01. Batas-Batas Gradasi Menerus Agregat Campuran

KELOMPOK IX
SULISTIAWATI SAPUTRI / D111 13 317
LABORATORIUM JALAN DAN ASPAL
JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. Poros Malino Km. 7, Borongloe Gowa 92171
Telepon (0411) 586200, 584200 Faximile (0411) 585188

Nomor
I II III IV V VI VII VIII IX X XI
Campuran
Gradasi / Kasa Kasa Rapa Rapa Rapa Rapa Rapa
Rapat Rapat Rapat Rapat
Tekstur r r t t t t t
Tebal
20- 25- 25- 40- 50- 20- 40-
Padat 20-40 40-50 40-65 40-50
40 50 50 65 75 40 65
(mm)
Ukuran
% Berat yang lolos saringan
Saringan
1.0"
- - - - 100 - - - -
(25.4 mm)

100
3/4"
100

100

100
90-
- - - - - - -
(19.1 mm)

72-90
1/2"
100

100

100

100

100

100
75-

80-

80-
- - - -
(12.7 mm)
60-80

70-90

60-80

65-85

56-78

74-92
3/8"
100

100
75-

80-

- - -
(9.52 mm)
No. 4
35-55 35-55 55-75 50-70 48-65 52-70 54-72 62-80 45-65 38-60 48-70
(4.76 mm)
No. 8
20-35 20-35 35-50 35-50 35-50 40-56 42-58 44-60 34-54 27-47 35-53
(2.38 mm)
No. 30
10-20 10-22 18-29 18-29 19-30 24-36 26-38 28-40 20-35 13-28 15-30
(0.59 mm)
No. 50
6-16 6-16 13-23 13-23 13-23 16-26 18-28 20-30 16-26 9-20 10-20
(0.279 mm)
No. 100
4-12 4-12 8-16 8-16 7-15 10-18 12-30 12-20 10-18 - -
(0.149mm)
No. 200
2-8 2-8 4-10 4-10 1-8 6-12 6-12 6-12 5-10 4-8 4-9
(0.074mm)
Sumber : SNI 1990
No. campuran I, III, IV, VII, VIII, IX, X, dan XI digunakan untuk lapis
permukaan
No. campuran II digunakan untuk lapisan permukaan perata (leveling) dan
lapis antara (binder)
No. campuran V digunakan untuk lapis permukaan dan lapis antara
permukaan dan lapis antara

KELOMPOK IX
SULISTIAWATI SAPUTRI / D111 13 317
LABORATORIUM JALAN DAN ASPAL
JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. Poros Malino Km. 7, Borongloe Gowa 92171
Telepon (0411) 586200, 584200 Faximile (0411) 585188

Tabel 02. Persyaratan Aspal Keras

Spesifikasi
Metode
No. Jenis Pemeriksaan Pen.60 Pen. 80 Satuan
Pemeriksaan
Min Max Min Max
Penetrasi (100 gr , SNI 06-2456-
1 60 79 80 99 0.1 mm
25C, detik) 1991
SNI 06-2434-
2 Titik Lembek 48 58 46 54 C
1991
SNI 06-2433-
3 Titik Nyala 200 - 225 - C
1991
SNI 06-2440- % berat
4 Kehilangan Berat - 0.8 - 0.6
1991 semula
Penetrasi Setelah SNI 06-2456-
5 54 - 50 - 0.1 mm
Kehilangan Berat 1991
SNI 06-2441-
6 BeratJenis 1 - 1 - gr/cm
1991
Sumber : (Petunjuk pelaksanaan lapis aspal beton (LASTON) untuk jalan raya ,SNI
1737-1989 Direktorat Jenderal Bina Marga ,Jakarta)
*)Berdasarkan Thin Film Oven Test (AASHTO T44-97)

Tabel 03. Persyaratan Campuran Lapis Beton Aspal

KELOMPOK IX
SULISTIAWATI SAPUTRI / D111 13 317
LABORATORIUM JALAN DAN ASPAL
JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. Poros Malino Km. 7, Borongloe Gowa 92171
Telepon (0411) 586200, 584200 Faximile (0411) 585188

Latasir Lataston Laston


Sifat-SifatCampuran
Kls A & B WC Base WC BC Base
1.2 untuk LL > 1.000.000 ESA
Penyerapan Kadar Aspal Max. 2.0
1.7 untuk LL < 1.000.000 ESA
Jumlah Tumbukan - 50 75 112

LL > 1 jt Min. - 4.9


ESA Max. Tidak - 5.9
> 0.5 ESA digunakan
Rongga dalam Min. untuk LL berat 4.0 3.9
&
campuran (%)
< 1 jt ESA Max. 6.0 4.9

LL < 0.5 jt Min. 3.0 3.0


ESA Max. 6.0 5.0

Rongga dalam agregat (VMA)


Min. 20 18 17 15 14 13
%
LL > 1 jt
Min. 65 65 63 60
ESA Tidak
> 0.5 ESA digunakan
Rongga Terisi Min.
& untuk LL berat 68
Aspal (%)
< 1 jt ESA Max.
LL < 0.5 jt
Min. 75 73
ESA
Rongga dalam agregat (VMA)
Min. 20 18 17 15 14 13
%
Min. 200 800 800
Stabilitas Marshall (kg)
Max. 850 - -
Min. 2 2 2
Kelelehan (mm)
Max. 3 - -
Marshall Quetiont (kg/mm) Min.
Sumber :Departement Permukiman dan Prasarana Wilayah Spesifikasi Umum, Bab
V, April 2001

Tabel 04. Spesifikasi Pemeriksaan Agregat

KELOMPOK IX
SULISTIAWATI SAPUTRI / D111 13 317
LABORATORIUM JALAN DAN ASPAL
JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
No. Kampus II FT-UH Jl. Poros Malino Km. 7, Borongloe Gowa 92171
Pemeriksaan Spesifikasi
Telepon (0411) 586200, 584200 Faximile (0411) 585188
Minimum Maksimum Satuan
1 Berat Jenis
- Chipping 2.5 - -
- Pasir 2.5 - -
- Debu Batu 2.5 - -
2 Penyerapan Air
- Chipping - 3 %
- Pasir - 3 %
- Debu Batu - 3 %
3 Indeks Kepipihan - 25 %
4 Indeks Kelonjongan - 25 %
5 Indeks Kepipihan dan
- 10 %
Indeks Kelonjongan
6 Keausan Agregat - 40 %
7 Kelekatan Agregat
95 - %
Terhadap Aspal
8 Kadar Lumpur Pasir 50 - %
9 Kekuatan Agregat
10 30 %
Terhadap Tumbukan
Sumber :Bina Marga

Tabel 05. SpesifikasiPemeriksaanAspal

PENETRAS PENETRASI
SATUAN
NO PEMERIKSAAN I 60 80
MIN MAX MIN MAX

KELOMPOK IX
SULISTIAWATI SAPUTRI / D111 13 317
LABORATORIUM JALAN DAN ASPAL
JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. Poros Malino Km. 7, Borongloe Gowa 92171
Telepon (0411) 586200, 584200 Faximile (0411) 585188

1 Penetrasi Aspal
a. Sebelum Kehilangan
69 79 80 99 0.1 mm
Berat
b. Setelah Kehilangan Berat 50 - 75 - % semula

2 Penurunan Berat Aspal - 0.8 - 0.6 % Berat

3 Berat Jenis Aspal 1 - 1 - gr/cc

4 Titik Lembek Aspal 48 58 46 54 C

5 Titik Nyala Aspal 200 - 225 - C


*) Bina Marga

Tabel 06. Spesifikasi Lapisan Perkerasan AC

Jenis Lapisan Perkerasan


No Sifat-Sifat Marshall
(AC)
1 VIM (%) 3.5 - 5

2 VFB/VFWA (%) Min. 65

3 Marshall Stability (kg) Min. 800

4 Flow (mm) 2-4

5 Marshall Quotient (kg/mm) Min. 200

6 VMA (%) Min. 15


*) Bina Marga

DAFTAR PUSTAKA

American Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO)

American Society for Testing Materials (ASTM) C 29 71

KELOMPOK IX
SULISTIAWATI SAPUTRI / D111 13 317
LABORATORIUM JALAN DAN ASPAL
JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. Poros Malino Km. 7, Borongloe Gowa 92171
Telepon (0411) 586200, 584200 Faximile (0411) 585188

Atkins, H.N. (1983). Highway Materials, Soils and Concretes. Reston Publishing

Asphalt Institute, Mix Design Methods for Asphalt Concrete an Other Hot Mix
Types, Manual Series No. 29 (MS-2), May 1984 Edition 1.

Buku Penuntun Praktikum Laboratorium Rekayasa Transportasi Jurusan Sipil


Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Makassar.

British Standard Institution (BSI). BS 812: Part 3: 1975; UDC [625.7.07:620.1]:


620.17:531

Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah Spesifikasi Umum, Bab V, April


2001.

Collist, L. Dan Fox, R.A. (1985). AGGREGATES : Sand, Gravel and Crushed Rock
Aggregates for Construction Purposes. The Geological Society. London

Petunjuk Pelaksanaan Lapis Aspal Beton (LASTON) Untuk Jalan Raya. SNI 1737-
1989. Direktorat Jenderal Bina Marga. Jakarta

Spesifikasi Umum (Buku Tiga) Direktorat Jenderal Bina Marga Departemen


Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Stephen Brown, Prof. :Sheel Bitumen Hand Book, Shell Bitumen. UK

Sukiman, S. Perkerasan Lentur Jalan Raya. Nova, 1999.

KELOMPOK IX
SULISTIAWATI SAPUTRI / D111 13 317