Anda di halaman 1dari 7

R.A.

Supriyono Silabi Sistem Pengendalian Manajemen 1


_____________________________________________________________________

PROGRAM MSI DAN DOKTOR

SILABUS
MATA KULIAH: SEMINAR SISTEM PENGENDALIAN (SSP) ATAU CONTROL
SYSTEMS SEMINAR (MCS)

1. DOSEN:
1. PROF. DR. R.A. SUPRIYONO, SU., AK.,CA., CMA.
Alamat Kantor: Gedung Fak. Ekonomika dan Bisnis UGM S-109. HP
08170825269. Telp. (0274) 548510-15 Pes. 184. Email: supriyonora@gmail.com

2. FUAD RACHMAN, Ph.D., MSC., AK., CA., CMA.


Alamat Kantor: Gedung Fak. Ekonomika dan Bisnis UGM .... HP: ... Telp. ...
Email: ....

2. Deskripsi dan Tujuan:

Deskripsi. Mata kuliah ini adalah kelanjutan dari mata kuliah SPM yang pada
umumnya sudah diperoleh oleh para mahasiswa pada saat menempuh program studi S1
Akuntansi atau diperoleh dalam matrikulasi pada program studi S2 Akuntansi. Oleh
karena itu asumsi dasar yang digunakan dalam kuliah ini para mahasiswa sudah
memahami dengan baik mata kuliah SPM di program studi S1 Akuntansi.
Sekedar untuk mengingat kembali, pada mata kuliah SPM di program S1
(matrikulasi) umumnya menggunakan buku Anthony, Robert N. and Govindarajan V.
(2007), Management Control System, McGraw-Hill Irwin, Twelfth Edition. Buku ini
membahas sistem pengendalian manajemen (SPM) sebagai sistem yang digunakan
oleh manajemen untuk mempengaruhi para anggota organisasinya melaksanakan strategi-
strategi organisasi guna mencapai tujuan-tujuan organisasi secara efektif, efisien, dan
ekonomis (3E). Secara lebih spesifik, buku ini membahas: (1) lingkup SPM, (2)
lingkungan SPM, dan (3) proses SPM. Lingkup SPM membahas kedudukan SPM dalam
sistem perencanaan dan pengendalian manajemen (SPPM) dan perbedaan serta hubungan
dengan elemen SPPM lainnya yaitu sistem perumusan strategi (proses penentuan goals,
strategi-strategi, dan kebijakan) dan sistem pengendalian operasional (sistem yang
digunakan untuk melaksanaan tugas-tugas atau operasi secara efisien dan efektif).
Lingkungan SPM membahas segala sesuatu yang berasal dari luar organisasi yang
mempengaruhi organisasi khususnya dalam pembentukan pusat-pusat pertanggung-
jawaban yang mencakup pusat beban, pusat pendapatan, pusat laba, dan pusat investasi.
Proses SPM membahas bagaimana pusat-pusat pertanggungjawaban dalam suatu
organisasi menggunakan informasi formal yang mengalir di dalamnya yang mencakup
R.A. Supriyono Silabi Sistem Pengendalian Manajemen 2
_____________________________________________________________________
pemrograman (perencanaan strategic), penganggaran, pelaksanaan dan pelaporan, serta
analisis dan penilaian kinerja. Buku SPM ini lebih menitikberatkan pengukuran kinerja
manajemen berbasis pada dimensi kinerja keuangan (meskipun dijelaskan sedikit bahwa
ukuran kinerja yang digunakan dalam SPM mencakup keuangan dan nonkeuangan dan
oleh karena itu sedikit dibahas mengenai balanced scorecards (BSC). BSC dibahas dalam
kuliah SPM karena SPM yang hanya menekankan pengukuran kinerja keuangan saja
mengandung banyak kelemahan dan ketidak cukupan. BSC adalah sistem manajemen
untuk alat pengukuran kinerja yang menekankan pada keseimbangan antara berbagai
ukuran-ukuran strategis yang berlainan namun saling berhubungan secara terintegrasi
untuk mencapai keselarasan tujuan sehingga mendorong karyawan bertindak demi
kepentingan terbaik organisasi.
Dalam kuliah ini, dianggap para mahasiswa pada saat kuliah di program studi S1
juga sudah sudah memahami dasar-dasar BSC terutama yang bersumber dari buku Robert
S. Kaplan dan David P. Norton dengan judul The Balanced Scorecard: Translating
Strategy into Action (1996). Dalam buku tersebut Kaplan dan Norton menjelaskan bahwa
para manajer dapat menggunakan BSC sebagai alat yang revolusioner untuk
memobilisasi para karyawannya mencapai misi perusahaan. BSC tidak hanya mrupakan
sistem pengukuran, namun merupakan sistem manajemen yang dapat menyalurkan
energi, kemampuan, dan pengetahuan tertentu yang dimiliki manusia melalui organisasi
untuk mencapai tujuan-tujuan strategik jangka panjang. Dalam buku tersebut Kaplan dan
Norton menunjukkan bagaiman para eksekutif senior dalam berbagai industri misalnya
perbankan, perminyakan, suransi, dan pengecer menggunakan BSC untuk pedoman
kinerja masa kini dan kinerja masa depan yang ditergetkan. Kedua penulis ini
menunjukkan bagaimana menggunakan empat kelompok ukuran-ukuran kinerja yaitu
kinerja keuangan, pengetahuan pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran
(inovasi) dan pertumbuhan untuk mengkaitkan inisiatif-inisiatif individual,
organisasional, dan lintas departemental serta mengidentifikasikan keseluruhan proses
baru untuk mempertemukan tujuan-tujuan pelanggan dan pemegang saham (stakeholders
= para pemangku kepentingan). Kedua penulis ini juga mengungkapkan bagaimana
menggunakan BSC sebagai sistem pembelajaran yang sangat baik (robust) untuk
pengujian, pengarahan umpan-balik, dan pembaharuan strategi organisasi. Pada akhirnya,
diharapkan para manajer perusahaan diharapkan dapat membangun BSCnya sendiri. BSC
menyediakan sistem manajemen bagi perusahaan untuk berinvestasi jangka panjang
dalam: pelanggan, sumber daya insani, dan pengembangan produk baru; tidak hanya
memompa laba jangka pendek dari atas. BSC mengubah cara pengelolaan dan
pengukuran bisnis anda.
Pada mata kuliah SSP pada program studi S2 Akuntansi ini pembahasannya
menekankan pada: (1) bagaimana BSC berkembang dalam lingkungan bisnis yang baru,
dan (2) bagaimana menyususn BSC dari tahap-ke-tahap sehingga dapat dikembangkan
BSC menjadi sistem manajemen kinerja sebagai pemenang. Oleh karena itu buku yang
digunakan dalam kuliah ini adalah buku: (1) Kaplan, Robert S., & Norton, David P., The
Strategy-Focused Organization: How Balanced Scorecard Companies Thrive in the
New Business Environment (2001) (KN2), (2) Niven, Paul R. Balanced Scorecard
Step-By-Step: Maximizing Performance and Maintaining Results (2002) (N).
Tujuan. Tujuan pokok mata kuliah ini adalah agar mahasiswa: (1) memiliki
wawasan yang lebih baik dan luas dan memahami konsep-konsep SP yang berbasis pada
R.A. Supriyono Silabi Sistem Pengendalian Manajemen 3
_____________________________________________________________________
BSC, (2) memiliki kemampuan kontekstual untuk melaksanakan penelitian dalam bidang
SP pada umumnya dan yang berbasis pada BSC pada khususnya. Metode penelitian SPM
dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu: (1) perkriptif, (2) diskripstif. Riset preskriptif
lebih menekankan bagaimana SPM secara normatif harus dirumuskan. Riset ini
dilakukan dengan mempelajari kasus-kasus SPM dalam organisasi sehingga dapat dibuat
keputusan bagaimana secara normatif SPM dirumuskan. Tahap-tahap pembuatan
keputusan ini biasanya mencakup: (1) mempelajari latar belakang masalah, (2)
mengidentifikasikan masalah, (3) mengidentifikasikan alternatif-alternatif untuk solusi
masalah, (4) mempertimbangkan informasi keuangan (manfaat dan biaya) serta
nonkeuangan masing-masing alternatif, (5) pembuatan keputusan solusi masalah. Tipe
riset ini cocok diberikan pada program studi magister akuntansi (manajemen). Riset
deskriptif menekankan pada penggunaan metode induktif-deduktif untuk menjawab
masalah-masalah SPM organisasi. Tahap-tahap riset ini biasanya mencakup: (1) Latar
Belakang Masalah, (2) Perkembangan Teori, (3) Perumusan Masalah, (4) Hasil-hasil
Riset Sebelumnya, (5) Pengembangan Hipotesis, (6) Metode Riset, (7) Analisis dan
Evaluasi, dan (8) Kesimpulan, Rekomendasi, dan Keterbatasan (Kelemahan) Riset. Tipe
riset ini cocok diberikan pada program studi magister sain. Sehingga dalam kuliah ini
lebih menekankan pada metode yang kedua yaitu riset deskriptif. Oleh karena itu, setelah
membahas konsep-konsep sistem pengendalian manajemen berbasis pada BSC, dalam
kuliah ini akan dibahas artikel-artikel riset SPM dan penyusunan proposal riset-riset
SPM. Pada akhir perkuliahan mahasiswa secara individual diwajibkan menyusun
proposal penelitian di bidang sistem pengendalian.

3. Tujuan Pembelajaran

Dengan mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat:


a. Menunjukkan kemampuannya untuk berkomunikasi: (1) secara tertulis, (2)
secara lisan. (TP1)
b. Menunjukkan kemampuannya untuk bekerja dalam suatu tim dengan: (1)
menghormati diversitas, (2) memberikan kontribusi pada tim. (TP2)
c. Memahami dan memikirkan etika profesi dengan menunjukkan kemampuan
mengidentifikasikan: (1) standar moral yang seharusnya digunakan, (2) isu
etika dalam lingkungan bisnis, (3) situasi bisnis ditinjau dari berbagai standar
moral. (TP3)
d. Menunjukkan kemampuannya berpikir kritis. (TP4)
e. Menunjukkan kemampuannya menganalisis dan mengevaluasi informasi. (TP5)

4. Metode Pengajaran:

Untuk mencapai tujuan mata kuliah dan tujuan pembelajaran tersebut di atas
digunakan metode pengajaran dalam mata kuliah ini adalah SCL (students center
learning) yaitu kombinasi dari belajar mandiri dan temu kelas. Untuk mencapai tujuan
kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerja dalam tim, dan kemampuan berpikir
kritis (TP1, TP2, dan TP4), mahasiswa dikelompokkan ke dalam beberapa tim untuk
menyusun Ringkasan Materi Kuliah (RMK) secara tertulis dan mendiskusikannya dalam
temu kelas. Jumlah mahasiswa dalam satu kelompok dan jumlah kelompok dalam kelas
R.A. Supriyono Silabi Sistem Pengendalian Manajemen 4
_____________________________________________________________________
ini tergantung pada jumlah mahasiswa dalam kelas ini. Kemungkinan mahasiswa
dikelompokkan ke dalam 6 atau 12 kelompok, dengan anggota setiap kelompok antara 2
sampai 3 orang. Setiap kali kuliah akan ditunjuk satu kelompok sebagai penyaji RMK,
satu kelompok sebagai pembahas utama RMK, dan kelompok lainnya sebagai pembahas
umum. Nilai diskusi ditentukan untuk masing-masing mahasiswa secara individual,
sedangkan nilai RMK ditentukan menurut kelompok. semua mahasiswa harus aktif
bertanya, atau memberi komentar, atau memberikan sumbangan gagasan atau saran-saran
atas topik yang dibahas. Untuk membahas pemahaman dan pemikiran mengenai etika
profesi (TP4) dibahas nilai-nilai etika pada setiap topik. Untuk meningkatkan
kemampuan berpikir kritis dan kemampuan menganalisis dan mengevaluasi informasi
akuntansi manajemen (TP5) dalam klas ini ujian tengah semester (UTS), dan ujian akhir
semester (UAS).

Dengan demikian, dalam kuliah ini mahasiswa diwajibkan: (1) sebelum masuk
kelas, membaca bahan kuliah dan menyusun Ringkasan Materi Kuliah (RMK), (2)
membawa bahan kuliah setiap kali kuliah, (3) masuk kelas sesaat sebelum kuliah dimulai,
pada dasarnya tidak ada toleransi terhadap keterlambatan atas kedatangan mahasiswa, (4)
mendiskusikan RMK, (5) menjawab pertanyaan lisan dari dosennya atau rekannya setiap
kali kuliah, (6) hadir minimal 75% dari kuliah yang diselenggarakan, (7) menyusun
proposal penelitian.

5. Buku dan Alat yang Digunakan

1. Kaplan, Robert S., & Norton, David P., Translating Strategy into Action: The
Balanced Scorecard, Boston, Massachusetts: Harvard Business School Press
(1996). (KN1).
2. Kaplan, Robert S., & Norton, David P., The Strategy-Focused Organization:
How Balanced Scorecard Companies Thrive in the New Business Environment,
Boston, Massachusetts: Harvard Business Publishing Corporation (2001). (KN2).
3. Niven, Paul R. Balanced Scorecard Step-By-Step: Maximizing Performance
and Maintaining Results. New York: John Wiley & Sons, Inc. (2002). (N).
4. Artikel-artikel riset dalam jurnal-jurnal ilmiah (sesuai judul KAR yang dibahas
dan PRS yang Saudara tulis). (AR).

6. Sistem Penilaian

a. Evaluasi Kinerja Mahasiswa:


Pembahas dan Partisipan 20% (pembahas ditentukan acak)
Penyaji RMK dan KAR 20% (penyaji ditentukan acak)
Penulisan Proposal Tesis Pribadi 20% (dikumpulkan saat ujian final)
Ujian Mid 20%
Ujian Final 20%
Jumlah 100%

b. Nilai: A (100% - 91%), A- (90% - 81%), B+ (80%-76%), B (75%-71%), B- (70%-


66%), C+ (65%-61%), C (60%-56%), D (55%-46%), E (<= 45%)
R.A. Supriyono Silabi Sistem Pengendalian Manajemen 5
_____________________________________________________________________

7. Proposasal Penelitian

Proposal Riset SPM (PRS): (1) merupakan usulan riset yang akan dilakukan oleh
mahasiswa, (2) tebal makalah untuk bab 1 (satu) 25-30 halaman kuarto sedangkan untuk
bab 2 dan 3 tergantung topik yang dibahas (tidak termasuk gambar, tabel, dan daftar
pustaka) diketik dengan font Time New Romans 12 spasi dobel, (3) dikumpulkan paling
lambat pada saat ujian final. Sistematika proposal: (1) Intisari, (2) Latar Belakang
Masalah, (2) Perkembangan Teori, (3) Perumusan Masalah, (4) Hasil Riset Sebelumnya,
(5) Pengembangan Hipotesis, (6) Metode Riset, (7) Analisis dan Evaluasi, dan (8)
Kesimpulan, Rekomendasi, dan Keterbatasan (Kelemahan) Riset, (9) Daftar Referensi,
(9) Lampiran (Gambar dan Tabel).

5. Topik dan Jadwal Perkuliahan

No. Topik Sumber Aktivitas


1 Silabi dan Penjelasannya Silabi Diskusi,
Pembentukan
Kelompok
2 a. Creating the the Strategy-Focused Organization. KN2: 1, 2. RMK 1,
How Mobil Become a Strategy-Focused Diskusi 1
Organization
b. Building Strategy Map. Building Strategy Map KN2: 3,4. RMK 2,
in Private Sector Company Diskusi 2
3 a. Strategy Scorecards in Nonprofit, Government, KN2: 5,6. RMK 3,
and Health Care Organizations. Creating Diskusi 3
Business Unit Strategy.
b. Creating Synergies Through Shared Services. KN2: 7, 8 RMK 4,
Creating Strategic Awareness Diskusi 4
4 a. Defining Personal and Team Objectives. The KN2: 9, RMK 5,
Balanced Payback. Planning and Budgeting. 10, 11. Diskusi 5
b. Feedback and Learning. Mobilization. KN2: 12, RMK 6,
Avoiding the Pitfalls. 13, 14. Diskusi 6
5 a. Performance measurement and the need for a N 1,2. RMK 7,
BSC. BSC as an enduring management tool. Diskusi 7
b. Getting started. Mission, values, vision, and N 3,4. RMK 8,
strategy. Diskusi 8
6 a.Developing performance object-ives and N 5, 6. RMK 9,
measures. Finalizing measures and developing Diskusi 9
cause and effect linkages.
b.Setting target and prioritizing initiatives. N 7, 8. RMK 10,
Cascading the BSC to build organizational Diskusi 10
alignment.
7 a. Using the BSC to strategically allocate resources. N 9,10, RMK 11,
Linking reward to performance the BSC and 11. Diskusi 11
R.A. Supriyono Silabi Sistem Pengendalian Manajemen 6
_____________________________________________________________________
compensation. Reporting BSC results.
b. Maintaining the BSC. Balanced Scorecards N 12, 13, RMK 12,
in the Public and Not-for-Profit Sectors. 14. Diskusi 12
Concluding Thoughts on Balanced Scorecard
Success.

UJIAN MID
8 a. AR 1 KAR 1,
Diskusi 13
b. AR 2 KAR 2,
Diskusi 14
9 a. AR 3 KAR 3,
Diskusi 15
b. AR 4 KAR 4,
Diskusi 16
10 a. AR 5 KAR 5,
Diskusi 17

b. AR 6 KAR 6,
Diskusi 18
11 a. AR 7 KAR 7,
Diskusi 19

b. AR 8 KAR 8,
Diskusi 20
12 a. AR 9 KAR 9,
Diskusi 21

b. AR 10 KAR 10,
Diskusi 22
13 a. AR 11 KAR 11,
Diskusi 23

b. AR 12 KAR 12,
Diskusi 24
14 a. AR 13 KAR 11,
Diskusi 23

b. AR 14 KAR 12,
Diskusi 24
UJIAN FINAL & PENGUMPULAN PRS

Catatan: Silabi ini bersifat tentatif, implementasinya dapat disesuaikan dengan situasi,
kondisi, dan lingkungan kelas.
R.A. Supriyono Silabi Sistem Pengendalian Manajemen 7
_____________________________________________________________________