Anda di halaman 1dari 2

Biografi Antony van Leeuwenhoek - Penemu Sel

Dikenal dunia sebagai penemu dari sel, Menurut berdasarkan


biografi dan profilnya, Antony van Leeuwenhoek lahir pada tahun 1632 di
Delft, Negeri Belanda. Dia berasal dari famili kalangan tengah dan hampir
sepanjang hidupnya jadi pegawai kotapraja dalam posisi yang tidak begitu
penting. Penemuan Leeuwenhoek yang besar tak lain akibat hobinya
memicing-micingkan mata lewat kaca mikroskop. Pada saat itu, tentu
saja, orang tidak bisa begitu saja lari ke toko dan beli mikroskop, karena
itu Leeuwenhoek membikinnya sendiri. Dia samasekali bukan penggosok
lensa profesional dan belum pernah dapat didikan khusus di bidang itu.
Meski begitu, keahlian yang dikembangkan amat luar biasa, jauh
melampaui kebiasaan para profesional pada saat itu.
Kendati perangkat mikroskop sudah ditemukan orang sebelum
Leeuwenhoek lahir, dia tidak menggunakannya. Sebaliknya, dengan
cermat dan tepat dia menggosok lensa berukuran kecil. Leeuwenhoek
mampu menghasilkan mikroskop yang punya daya kekuatan pengamatan
yang jauh lebih baik dari mikroskop yang sudah ada. Salah satu dari lensa
yang masih ada punya kapasitas membesarkan sekitar 270 kali, bahkan
ada pertanda dia berhasil membuat lebih sempurna dari itu.
Leeuwenhoek punya kesabaran yang amat sangat dan pengamat
yang tekun, punya penglihatan tajam serta rasa ingin tahu yang tak
terhingga. Dengan lensa yang teramat kecil itu dia meneliti pelbagai
macam benda, mulai rambut hingga sperma anjing, dari titik hujan hingga
serangga kecil. Juga serat, bagian kulit dan macam-macam benda lainnya.
Dia membuat catatan yang teliti dan membuat gambar sketsa terperinci
dari tiap apa saja yang diamatinya.

Leeuwenhoek melakukan banyak penemuan penting. Dialah orang


pertama yang menjabarkan spermatozoa (1677), dan merupakan salah
seorang yang mula-mula menjabarkan darah merah dan darah putih. Dia
menentang teori tentang generasi spontan bentuk sederhana dari
kehidupan dan memaparkan banyak bukti-bukti yang berlawanan dengan
itu. Dia mampu menunjukkan, misalnya, bahwa hewan kecil pemakan
darah tak bersayap berkembang biak dalam cara serupa dengan insekta
bersayap.