Anda di halaman 1dari 2

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Pada struktur aktiva, Bumi memiliki aktiva tetap yang lebih besar dari aktiva
lancar, PTBA memiliki aktiva lancar yang lebih besar dari aktiva tetap,
sedangkan Antam memiliki aktiva lancar dan aktiva tetap yang berimbang.
Pada struktur kewajiban, Bumi memiliki hutang yang lebih besar dari modal
ekuitas, PTBA memiliki modal ekuitas yang lebih besar dari hutang,
sedangkan Antam memiliki hutang dan modal ekuitas yang berimbang.

Struktur aktiva Bumi berada paling dekat dengan struktur rata-rata industri
tambang Indonesia, sedangkan pada struktur kewajiban, yang paling
mendekati adalah Antam. Rasio likuiditas yang paling dekat dengan rata-rata
industri tambang adalah Bumi. Sedangkan rasio solvabilitas yang paling
mendekati adalah Antam. Untuk rasio profitabilitas yaitu ROE yang paling
mendekati adalah PTBA dan ROA yang paling mendekati adalah Antam.

Kinerja perusahaan dari sudut pandang likuiditas yang paling baik adalah
PTBA dengan rata-rata current rasio mencapai 4,00. Solvabilitas tertinggi
adalah Bumi dengan rata-rata porsi hutang terhadap total aktiva mencapai
90%. Sedangkan dari sisi profitabilitas terbagi menjadi dua, yaitu
pengembalian terhadap total aktiva terbaik adalah PTBA dengan rata-rata
ROA sebesar 13,7% dan pengembalian terbaik terhadap modal ekuitas
adalah Antam dengan rata-rata ROE sebesar 0,24.

V1

4.2 Saran

Bumi dapat meningkatkan posisi likuiditas dengan meningkatkan aktiva


lancar atau mengurangi kewajiban lancar . Hutang Bumi berisiko karena
porsinya terlalu besar. PTBA dan Antam dapat meningkatkan aktiva tetapnya
untuk kelangsungan usahanya dalam jangka panjang. Hutang dan modal
ekuitas Antam berimbang sehingga memberikan jumlah pengembalian dan
risiko pengembalian yang menengah. Sedangkan pada PTBA, hutang dapat
diperoleh atau diperbanyak jika keberhasilan operasi saat ini dapat
ditingkatkan.

Struktur neraca rata-rata industri tambang Indonesia merupakan gabungan


struktur neraca perusahaan tambang batubara dan mineral sehingga kurang
ideal untuk digunakan sebagai acuan pembanding. Akan lebih baik jika
struktur neraca Bumi dan PTBA yang merupakan perusahaan tambang
batubara dibandingkan dengan struktur neraca rata-rata industri tambang
batubara. Sedangkan struktur neraca Antam sebagai perusahaan tambang
mineral dapat dibandingkan dengan struktur neraca rata-rata industri tambang
mineral.

V2