Anda di halaman 1dari 16

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)

Tahun Pelajaran 2016/2017


Nama Sekolah : SMK Kesehatan Terpadu Khatulistiwa Parigi
Mata pelajaran : Fisika KKM MATA PELAJARAN = 70
Kelas/Semester : X / 1 dan 2

KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK

KKM PADA SEMESTER GASAL


1 1. Mengukur besaran 65 1.1 Menguasai 70 Besaran pokok dan besaran turunan dibandingkan 70
dan menerapkan konsep besaran Satuan besaran pokok diterapkan dalam Sistem 70
satuannya dan satuannya Internasional
1.2 Menggunakan 70 Instrumen disiapkan secara tepat serta pengukuran 70
alat ukur yang dilakukan dengan benar berkaitan dengan besaran pokok
tepat untuk panjang, massa, waktu, dengan mempertimbangkan aspek
mengukur suatu ketepatan (akurasi), kesalahan matematis yang
besaran fisis memerlukan kalibrasi, ketelitian (presisi) dan kepekaan
(sensitivitas) 70
Nilai yang ditunjukkan alat ukur dibaca secara tepat,
serta hasil pengukuran ditulis sesuai aturan penulisan
angka penting disertai ketidakpastiannya (batas ketelitian 70
alat) dengan tepat. 70
Angka penting didefinisikan dan diterapkan dalam
pengukuran. 70
Pengertian tentang kesalahan sistematik dan acak 70
dijelaskan serta diberikan contohnya
Kesalahan sistematik dihitung dalam pengukuran
Data hasil pengukuran diolah dan disajikan dalam
bentuk grafik dan dibuat kesimpulan tentang besaran fisis
KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK
yang diukur berdasarkan hasil yang telah disajikan dalam
bentuk grafik

2 2. 65 2.1 Menguasai 70 Konsep gerak dianalisis 70


Menerapkan hukum konsep gerak dan Dibuat pola hubungan antara jarak dan perpindahan 70
gerak dan gaya gaya Antara kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat 70
dibedakan
2.2 Menguasai 70 Hukum I, II, III Newton dibuktikan melalui percobaan 70
hukum Newton dan contoh kasus di dalam kehidupan sehari-hari
Perpaduan gaya-gaya dideskripsikan dengan cara 70
membuat skema
Penjumlahan gaya-gaya dihitung melalui persamaan
matematis 70
Konsep berat sebagai pengaruh dari medan gravitasi 70
bumi dianalisis
Melalui diagram fenomena aksi reaksi dianalisis 70
Hukum-hukum Kepller untuk gerak planet dianalisis 70
berdasarkan hukum Newton
2.3 Menghitung gerak 70 Arti fisis dari GLB, GLBB didemontrasikan 70
lurus Besaran-besaran FISIKA dalam GLB dan GLBB 70
disintesis dalam bentuk persamaan dan digunakan dalam
pemecahan masalah
2.4 Menghitung gerak 70 Gerak melingkar beraturan dirumuskan secara 70
melingkar kuantitatif. 70
Pengertian percepatan Sentripetal dideskripsikan dan
diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari 70
Contoh gerak melingkar beraturan dan berubah
beraturan dideskripsikan kan dalam kehidupan sehari-
KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK
hari 70
Perumusan kuantitatif gerak melingkar berubah
beraturan disintesis
2.5 Menghitung gaya 70 Adanya gaya gesekan yang terjadi di antara dua 70
gesek permukaan dibuktikan melalui percobaan dengan tingkat
kekasaran permukaan yang berbeda
Percobaan gerak benda pada bidang miring di bawah 70
pengaruh gaya gesekan dirancang
Besarnya gaya gesek dirumuskan dan diterapkan 70
dalam kehidupan sehari-hari
3 3. 65 3.1 Menguasai 70 Gerak translasi dan gerak rotasi dirumuskan secara 70
Menerapkan gerak konsep gerak kuantitatif 70
translasi, rotasi, dan translasi dan Pengaruh torsi diformulasikan pada kasus pengaruh
keseimbangan benda rotasi. torsi pada benda dalam kaitannya dengan gerak rotasi 70
tegar benda tersebut
Dibuat analogi hukum II Newton tentang gerak
translasi dan gerak rotasi
3.2. Menguasai 70 Momen inersia untuk berbagai bentuk benda tegar 70
konsep diformulasikan
keseimbangan Hukum kekekalan momentum sudut pada gerak 70
benda tegar. rotasi diformulasikan dan diterapkan
3.3. Menghitung 70 Dinamika rotasi benda tegar dianalisis untuk 70
gerak translasi berbagai kondisi 70
dan rotasi Gerak menggelinding tanpa slip dianalisis
3.4. Menghitung 70 Jenis-jenis keseimbangan benda tegar dideskripsikan 70
keseimbangan Berbagai bentuk susunan benda tegar dirumuskan 70
benda tegar. keseimbangannya
KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK
KKM PADA SEMESTER GENAP
4 4. 65 4.1 Menguasai 70 Konsep usaha sebagai hasil kali gaya dan 65
Menerapkan konsep konsep perpindahan dibuktikan melalui persamaan matematis
usaha/daya dan energi usaha/daya dan Usaha yang dilakukan sama dengan perubahan 65
energi energi kinetik pada benda dihitung dengan menggunakan
rumus
Energi potensial gravitasi dan energi potensial listrik 65
dibandingkan secara kuantitatif

4.2. Menguasai 70 Hukum kekekalan energi mekanik pada gerak benda 65


hukum kekekalan di bawah medan gaya konservatif dirumuskan secara
energi matematis 65
Penerapan konservasi energi diuraikan secara kuantitatif
dan kualitataif
4.3. Menghitung 70 usaha, energi dan daya disintisis ke dalam persamaan 65
usaha/daya dan matematis
energi usaha, energi dan daya dihitung ke dalam 65
persamaan matematis
5 5. 65 5.1. Mengenali jenis 70 Pengertian tumbukan tak lenting, lenting sebagian, 65
Menerapkan konsep tumbukan dan lenting sempurna dideskripsikan
impuls dan momentum Jenis-jenis tumbukan (tidak lenting, lenting sebagian, 65
dan lenting sempurna) diidentifikasi contoh-contohnya
5.2. Menguasai 70 Konsep impuls dan momentum dan hubungannya 65
konsep impuls diformulasikan dalam persamaan matematis
dan hukum Hukum kekekalan momentum diformulasikan dalam 65
kekekalan persamaan matematis
momentum Arti fisis impuls dan momentum didemontrasikan
65
KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK
5.3. Menerapkan 70 Hukum kekekalan momentum anguler diterapkan 65
hubungan impuls dalam berbagai kondisi
dan momentum Hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum 65
dalam diintegrasikan untuk berbagai peristiwa tumbukan
perhitungan Prinsip kekekalan momentum diterapkan untuk
menyelesaikan masalah yang menyangkut interaksi gaya- 65
gaya internal
6 6. 65 6. 1 Menguasai 70 Konsep rapat massa, berat jenis dideskripsikan dan 65
Menginterpretasikan konsep dirumuskan kedalam bentuk persamaan matematis
sifat mekanik bahan elastisitas bahan Rumusan matematis dari konsep rapat massa dan 65
berat jenis diaplikasikan dalam perhitungan masalah
FISIKA sehari-hari 65
Konsep tegangan dan regangan dideskripsikan dan
dirumuskan kedalam bentuk persamaan matematis 65
Definisi elestisitas dideskripsikan dan dirumuskan
persamaan matematisnya
6. 2 Menguasai 70 Hukum Hooke tentang elastisitas bahan dianalisis 65
hukum Hooke dan dibuktikan melalui percobaan
Konstanta pegas ditentukan dari data percobaan 65
Konstanta pegas untuk susunan pegas seri, pararlel 65
dan gabungan dianalisis dan dihitung dengan
menggunakan rumusan matematika
6. 3 Menentukan 70 Konsep modulus elastisitas dianalisis dan 65
kekuatan bahan dirumuskan persamaan matematisnya
Kekuatan bahan dianalisis berdasarkan modulus 65
elastisitasnya
Parigi, Juli 2016
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. Hairuddin Komi, MM Abdul Basit Pateda, S.Pd


KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)
Tahun Pelajaran 2009/2010
Nama Sekolah : SMK Negeri 2 Karanganyar
Mata pelajaran : Fisika KKM MATA PELAJARAN = 65
Kelas/Semester : XI / 3 dan 4

STANDAR KKM KOMPETENSI KKM KKM


NO. INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) SK DASAR (KD) KD INDKT

KKM PADA SEMESTER GASAL


1 7. 65 7.1. Menguasai 65 Sifat termometrik bahan diidentifikasi 65
Menerapkan konsep konsep suhu dan Macam-macam skala termometer diidentifikasi 65
suhu dan kalor kalor 65
Peristiwa perpindahan kalor cara konduksi, konveksi,
radiasi dibandingkan
Faktor-faktor yang mempengaruhi pada peristiwa 65
perpindahan kalor diidentifikasi
Cara mengurangi perpindahan kalor didemontrasikan 65

7.2 Menguasai 65 Pengaruh kalor terhadap suhu dan wujud benda 65


pengaruh kalor dibuktikan 65
terhadap zat Asas black diformalasikan secara kuantitatif 65
Peristiwa perubahan wujud dan karakteristiknya
dijelaskan dengan mengemukakan contoh dalam 65
kehidupan sehari-hari 65
Perubahan wujud dianalisis secara kuantitatif
Pemuaian panjang, luas, dan volum pada berbagai
zat dijelaskan secara kuantitatif

7.3 Mengukur suhu 65 Termometer digunakan untuk mengukur suhu 65


dan kalor berbagai benda 65
STANDAR KKM KOMPETENSI KKM KKM
NO. INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) SK DASAR (KD) KD INDKT
Kalorimeter digunakan dalam menentukan besarnya
kalor yang lepas atau diterima.

7.4 Menghitung kalor 65 Kalor jenis dan kapasitas kalor dirumuskan dan 65
diterapkan dalam perhitungan
Hukum kekekalan energi digunakan dalam 65
perhitungan kalor
2 8. 65 8.1 Menguasai 65 Konsep tekanan dan tekanan hidrostatis 65
Menerapkan konsep hukum fluida diformulasikan 65
Fluida statis Hukum Pascal diidentifikasi dan diformulasikan
dalam bentuk persamaan matematis 65
Hukum Archimedes diidentifikasi dan diformulasikan 65
Konsep tegangan permukaan diidentifikasi 65
Hukum Stokes diidentifikasi dan diformulasikan
8.2 Menguasai 65 Persamaan kontinuitas diidentifikasi dan dirumuskan 65
hukum fluida Hukum Bernoulli diidentifikasi dan dirumuskan 65
dinamis Hukum Bernoulli aplikasikan dalam kehidupan 65
sehari-hari
8.3 Menghitung 65 Hukum Pascal diterapkan dalam masalah FISIKA 65
fluida statis sehari-hari 65
Hukum Archimedes diterapkan dalam masalah
FISIKA sehari-hari
8.4 Menghitung 65 Persamaan kontinuitas diterapkan dalam masalah 65
fluida dinamis FISIKA sehari-hari
Hukum Bernoulli diterapkan dalam masalah FISIKA 65
sehari-hari
STANDAR KKM KOMPETENSI KKM KKM
NO. INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) SK DASAR (KD) KD INDKT
3 9. 9. 1 Menguasai Gerak translasi dan gerak rotasi dirumuskan secara
Menerapkan hukum 65 hukum 65 kuantitatif
Termodinamika termodinamika Pengaruh torsi diformulasikan pada kasus pengaruh
torsi pada benda dalam kaitannya dengan gerak rotasi
benda tersebut
Dibuat analogi hukum II Newton tentang gerak
translasi dan gerak rotasi
9. 2 Menggunakan Momen inersia untuk berbagai bentuk benda tegar
hukum 65 diformulasikan
Termodinamika Hukum kekekalan momentum sudut pada gerak
dalam rotasi diformulasikan dan diterapkan
perhitungan
KKM PADA SEMESTER GENAP
4 10. 65 10.1 Menguasai 65 Karakteristik gelombang transversal dan longitudinal 65
Menerapkan hukum getaran, ditemukan melalui percobaan
getaran, gelombang, gelombang, dan Gejala Interferensi, difraksi, refraksi, refleksi, 65
dan bunyi bunyi dispersi, polarisasi gelombang ditunjukkan melalui
percobaan 65
Perambatan gelombang melalui suatu medium
ditunjukkan melalui percobaan 65
Efek Doppler dirumuskan dari percobaan
10.2 Membedakan 65 Pengertian frekuensi dan periode suatu getaran 65
getaran, dideskripsikan melalui percobaan
gelombang, dan Arti fisis gelombang sebagai energi dideskripsikan 65
bunyi
10.3 Menghitung 65 Frekuensi dan periode getaran pegas dihitung 65
getaran, dengan menggunakan rumus frekuensi
gelombang, dan Frekuesi dan periode ayunan bandul sederhana 65
bunyi dihitung dengan menggunakan rumus frekuensi
STANDAR KKM KOMPETENSI KKM KKM
NO. INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) SK DASAR (KD) KD INDKT
Kecepatan getaran harmonik dihitung dengan 65
menggunakan hukum kekekalan energi mekanik
Kecepatan rambat gelombang bunyi dihitung dengan 65
menggunakan rumusan efek Doppler
5 11. 65 11.1 Menguasai 65 Induksi magnetik disekitar kawat berarus listrik 65
Menerapkan konsep konsep (hukum Biot Savart) dibuktikan dan dirumuskan
magnet dan kemagnetan Hukum Ampere dibuktikan dan dirumuskan 65
elektromagnetik
Hukum Biot Savart dan hukum Ampere diaplikasikan 65
untuk menentukan kuat medan magnet pada berbagai
bentuk kawat berarus listrik
Gaya magnetik (Lorentz) pada kawat berarus yang 65
berada dalam medan magnet atau partikel bermuatan
yang bergerak dalam medan magnet dirumuskan
11.2 Menguasai 65 Jenis-jenis gelombang elektromagnetik dikelompokan 65
hukum magnet dalam spektrum
dan Karakteristik khusus masing-masing gelombang 65
elektromagnet elektromagnetik di dalam spektrum dideskripsikan
11.3 Menggunakan 65 Penggunaan magnet pada peralatan listrik(loud 65
magnet speaker, relay, bel listrik) ditunjukkan dan dideskripsikan
Gaya Lorentz diaplikasikan pada persoalan FISIKA 65
sehari-hari
11.4 Menggunakan 65 Contoh dan penerapan masing-masing gelombang 65
elektormagnet elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari dijelaskan
Panjang gelombang masing-masing komponen 65
cahaya Natrium ditentukan dengan menggunakan difraksi
cahaya oleh kisi difraksi

Parigi, Juli 2016


Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. Hairuddin Komi, MM Abdul Basit Pateda, S.Pd

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)


Tahun Pelajaran 2009/2010
Nama Sekolah : SMK Negeri 2 Karanganyar.
Mata pelajaran : Fisika KKM MATA PELAJARAN = 65
Kelas/Semester : XII / 5 dan 6

KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK

KKM PADA SEMESTER GASAL


KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK
1 12. 65 12. 1 Membedakan 65 cermin datar, cekung, dan cembung diidentifikasi sifat 65
Menerapkan konsep konsep cermin dan fungsinya
optik dan lensa Hukum pemantulan dibuktikan melalui percobaan 65
Pemantulan cahaya pada cermin datar, cekung dan 65
cembung diidentifikasi dan digambarkan pola
pembentukan bayangannya 65
Lensa cekung, dan cembung diidentifikasi sifat dan 65
fungsinya 65
Hukum Snellius dalam pembiasan dibuktikan melalui
percobaan
Pembiasan cahaya pada lensa cekung dan cembung
diidentifikasi dan digambarkan pola pembentukan
bayangannya

12.2 Menggunakan 65 Jarak dan tinggi bayangan hasil pemantulan cermin 65


hukum cekung dihitung dengan menggunakan hukum
pemantulan dan pemantulan 65
pembiasan Jarak dan tinggi bayangan hasil pemantulan cermin
cahaya cembung dihitung dengan menggunakan hukum
pemantulan 65
Jarak dan tinggi bayangan hasil pembiasan lensa
cekung dihitung dengan menggunakan hukum 65
pemantulan
Jarak dan tinggi bayangan hasil pembiasan lensa
cembung dihitung dengan menggunakan hukum
pemantulan
KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK
12.3 Menggunakan 65 Pemanfaatan lensa sebagai lup dideskripsikan fungsi 65
cermin dan lensa dan sifatnya 65
Pemanfaatan lensa dalam kamera dianalisis susunan 65
dan fungs 65
Pemanfaatan lensa dalam mikroskop dianalisis
susunan dan fungsi
Pemanfaatan cermin dan lensa dalam teleskop dan
proyektor dianalisis susunan dan fungsi

2 13. 65 13. 1 Membedakan 65 Interaksi elektrostatik dua muatan listrik dibuktikan 65


Menginterpretasikan konsep listrik dengan percobaan
listrik statis dan statis dan Hukum Coulomb diformulasikan dan dibuktikan 65
dinamis dinamis dengan percobaan 65
Dicari pola hubungan antara hukum Coulomb dan 65
medan magnet
Konsep potensial dan energi potensial listrik 65
dideskripsikan dan dirumuskan persamaan matematisnya
Energi potensial listrik dirumuskan dan dianalsis 65
kaitannya dengan gaya/medan listrik dan potensial listrik
Beda energi potensial antara dua titik dalam medan 65
listrik ditentukan
Konsep arus listrik dan beda potensial dideskripsikan
dan dirumuskan persamaannya

13. 2 Menjelaskan 65 Cara kerja kapasitor keping sejajar diformulasikan 65


penerapan Rangkaian kapasitor dianalisis 65
listrik statis dan Pengaruh dielektrik terhadap kapasitansi kapasitor 65
KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK
dinamis pelat sejajar dijelaskan
Energi yang tersimpan di dalam kapasitor yang 65
bermuatan ditentukan

KKM PADA SEMESTER GENAP


3 14. 65 14.1 Menguasai 65 Rangkaian listrik arus searah disusun dengan 65
Menerapkan konsep hukum kelistrikan menggunakan komponen-komponen hambatan,
listrik arus searah arus searah penghantar, sumber arus searah, alat ukur listrik
Hukum Kirchhoff I pada rangakaian listrik arus searah 65
diidentifikasi dan dirumuskan persamaanya
Hukum Kirchhoff II pada rangakaian majemuk 65
digunakan untuk menghitung kuat arus, tegangan, dan
hambatan

14.2 Menguasai 65 Kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam 65


hubungan antara rangkaian tertutup dengan arus listrik searah dibuktikan
tegangan, dengan percobaan (Hk. Ohm) 65
hambatan, dan Kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam
arus rangkaian tertutup dirumuskan dan diaplikasikan dalam
perhitungan

14.3 menghitung daya 65 Daya dan energi listrik arus searah dirumuskan 65
dan energi listrik persamaan matematisnya
arus searah Besarnya energi dan daya listrik ditentukan dengan 65
menggunakan persamaan matematis
KK
STANDAR KOMPETENSI KKM KKM
NO. M INDIKATOR
KOMPETENSI (SK) DASAR (KD) KD INDKT
SK
4 15. 65 15.1 Menguasai 65 Karakteristik alat ukur dan besaran (arus, tegangan, 65
Menerapkan konsep hukum kelistrikan hambatan ) pada rangkaian yang dihubungkan sumber
listrik arus bolak-balik arus bolak-balik arus listrik bolak balik dibandingkan
Aplikasi dari rangkaian listrik bolak-balik 65
dideskripsikan

15.2. Menguasai 65 Nilai amplitude, frequensi dan fase tegangan AC 65


hubungan antara ditunjukkan oleh oscilloscope
tegangan, Hubungan nilai efektif dengan maksimum besaran 65
impedansi, dan sinusioda diuraikan
arus Besaran FISIKA dalam rangkaian seri dihitung 65
RLC ditentukan bila faktor-faktor yang berkaitan 65
dengan rangkaian diketahui
Rangkaian AC yang terdiri dari RLC dianalisis dengan 65
menggunakan diagram fasor
Peristiwa resonansi pada rangkaian RLC diindentifikasi 65
Frekuensi resonansi pada rangkaian RLC seri dan paralel 65
ditentukan secara eksperimen
15.3 Menghitung daya 65 Daya dan energi listrik arus bolak-balik dirumuskan 65
dan energi listrik kedalam bentuk formulasi matematik
arus bolak-balik Rumusan daya dan energi arus bolak-balik digunakan 65
dalam perhitungan masalah kelistrikan sehari-hari

Karanganyar, 21 Juli 2008


Mengetahui
Kepala Sekolah WKS I / Bidang Kurikulum Guru Mata Pelajaran
Drs. Wahyu Widodo, MT. Drs. Karmono Dwi Yono,S.Pd
NIP. 132118477 NIP. 132137650 NIP. 132201520