Anda di halaman 1dari 2

terarah sedangkan elektron dalam 2s1 terdapat pada orbitaltidak terarah.

Elektron
2s inilah yang akan membentuk ikatan.

2. Ikatan logam adalah ikatan yang disebabkan oleh tumpang tindih orbital valensi
dariatom-atom logam. Akibatnya elektron-elektron yang ada pada
orbitalnya dapatberpindah ke orbital valensi atom tetangganya.

3. Ikatan logam adalah ikatan antara inti positif unsur logam di dalam lautan
elektronyang dihasilkan oleh elektron valensi unsur logam yang bersangkutan.
Contoh : Ikatan logam pada logam NatriumNatrium memiliki konfigurasi elektron
1s2 2s2 2p6 3s1. Dan tiap atom Natrium tersentuh olehdelapan atom natrium yang
lainnya dan terjadi pembagian (sharing) antara atom tengah danorbital 3s di semua
delapan atom yang lain. Dan tiap atom yang delapan ini disentuh olehdelapan atom
natrium lainya secara terus menerus hingga diperoleh seluruh atom
dalambongkahan natrium. Semua orbital 3s dalam semua atom saling
tumpang tindih untukmemberikan orbital molekul dalam jumlah yang
sangat banyak yang memeperluaskeseluruhan tiap bagian logam.

Elektron dapat bergerak dengan leluasa diantara orbital-orbital molekul tersebut,


dankarena itu tiap elektron menjadi terlepas dari atom induknya. Logam terikat
bersamaanmelalui kekuatan daya tarik yang kuat antara inti positif dengan elektron
yang terdelokalisasi.

Gambar ikatan anatar ion ion Na+ dengan elektron terdelokalisasi

2.3.2 Klasifikasi Ikatan Logam

Berdasarkan golongannya ikatan logam dapat di klasifikasikan menjadi ikatan


logampada logam golongan utama dan ikatan logam pada logam golongan transisi .

1. Ikatan logam pada logam golongan utama Ikatan logam pada unsur golongan
utama relatif lebih lemah dibandingkan dengandengan unsur golongan transisi.
Contohnya kristal besi lebih kuat dibandingkan dengan kristal logam
magnesium.