Anda di halaman 1dari 1

Diagnosis kerja,

Definisi suatu kesimpulan berupa hipotesis tentang kemungkinan penyakit yang ada
(diderita oleg) pasien disebut diagnosis kerja(working diagnosis) atau diagnosis
sementara (provisional diagnosis). Kerena baru dalam bentuk hipotesis, harus
dibuktkan kebenarannya perumusan diagnosis kerja merupakan puncak berpikir
medik sebab dari perumusan dan diagnosis kerja, dokter
merencanakan/memberikan terapi. Setiap diagnosis kerja haruslah diiringi dengan
diagnosis banding. Ada du acara membuktikan diagnosis kerja, yaitu dengan
instrument waktu dan terapi dan kedua dengan instrument data klinik tambahan.

Penetapan diagnosis adalah tugas paling penting bagi dokter terhadap pasiennya
apabila dicapai suatu perumusan diagnosis dokter dapat menganalisi kembali
mnegapa dan bagaimana gejala dan tanda tersebut dapat timbul pada pasien
tersebut sehingga dokter akan semakin mudah dalam meramal prognosisnya serta
semakin tepat dalam merancang terapi dan pemeriksaan lanjutan yang akan
dikerjakan. Namun tanpa disadari benar bahwa perumusan diagnosis kerja adalah
sekedar pernyataan probabilitas (hipotesis) dan Karena itu sering disebut sebagai
diagnosis sementara (provisional diagnosis). Diagnosis kerja bersifat sementara ,
bukannya suatu kepastian sampai didapatkan data yang spesifik atau respon
terhadap terapi. Perlu dipahami benar bahwa dalam bnyak kasus, terapi sudah
dimulai berdasarkan penemuan gejala dan tanda sebelum perumusan diagnosis
dibuat. manfaat dari diagnosis kerja bagi seorang dokter bermanfaat dalam
beberapa hal : 1. Perencanaan terapi. 2. Perencanaan diagnostik. 3. Dalam
berkomunikasi dengan pasien Karena setiap pasien ingin bahwa dokter sudah
mendapatkan penyakitnya.

Sumber
Bagaimana dokter berpikir, berkerja dan menampilkan diri oleh prof. Dr. dr.
daldiyono hardjodisastro

Anda mungkin juga menyukai