Anda di halaman 1dari 3

AUTOCAD

Pengertian AutoCAD
AutoCAD merupakan sebuah program yang biasa digunakan untuk tujuan tertentu
dalam menggambar serta merancang dengan bantuan komputer dalam
pembentukan model serta ukuran dua dan tiga dimensi atau lebih dikenali sebagai
Computer-aided drafting and design program (CAD). Program ini dapat digunakan
dalam semua bidang kerja terutama sekali dalam bidang-bidang yang memerlukan
keterampilan khusus seperti bidang Mekanikal Engineering, Sipil, Arsitektur, Desain
Grafik, dan semua bidang yang berkaitan dengan penggunaan CAD.

AutoCAD adalah salah satu dari perangkat lunak CAD yang


terbanyak digunakan oleh Dunia Usaha/Dunia Industri maupun
perorangan. Hal ini disebabkan karena perangkat lunak ini menawarkan
berbagai kemudahan dalam menggambar, baik gambar 2 dimensi
maupun 3 dimensi secara akurat dan memiliki sekian banyak fasilitas
untuk mempercepat proses menggambar. Selain itu karena AutoCAD
adalah perangkat lunak CAD yang pertama dan yang dapat dijalankan
pada PC (Personal Computer). AutoCAD telah dijadikan standar
perangkat lunak untuk IBM PC, sehingga hardware-hardware
penunjangnya (Plotter, Digitiser dan lain-lain) selalu menyediakan driver
untuk AutoCAD. Dan sekarang telah banyak dibuat perangkat lunak
pembantunya (Third Party Software), yang menjadikan fungsi AutoCAD
lebih spesifik dengan bidang teknik tertentu.
Salah satu perusahaan pembuat perangkat lunak pembantu AutoCAD
yang selalu mengikuti perkembangan AutoCAD adalah SOFTDESK,
produknya antara lain adalah perangkat lunak pembantu AutoCAD untuk
pembuatan gambar Arsitektur dalam modul Arsitektural, Konstruksi
Dalam Modul Struktural, dan Modul Civil Survey untuk pembuatan peta
kontur. Perangkat-perangkat lunak tersebut dijalankan didalam AutoCAD
dan masih banyak lagi Third Party Software yang telah beredar
dipasaran.

Sistem koordinat yang digunakan dalam AutoCAD yaitu:


a. koordinat Absolut atau koordinat Cartesian
b. koordinat Cartesian Relatif
c. koordinat Polar Relatif
Ketiga sistem koordinat ini dapat digunakan semuanya pada proses
penggambaran dan pengeditan gambar. Pemilihan sistem koordinat
tergantung pada kondisi objek yang harus digambar atau objek
yang harus di edit.

a. Koordinat Absolut / koordinat Cartesian.


Sistem koordinat abosolut teridiri dari X = axis Y = ordinat,
penulisan koordinatnya dipisahkan oleh tanda koma (X,Y), letak
suatu titik dinyatakan oleh suatu koordinat, misalnya titik A pada
koordinat 5,8 dan titik B pada koordinat 12,14 bila titik A dan titik
B di hubungkan maka akan terbentuk satu garis lurus, untuk
lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini.

b. Koordinat Cartesian Relatif


Bila titik A dan titik B di atas dinyatakan dengan koordinat
Cartesian Relatif maka titik A = 5,8 dan B = @7,6. Untuk titik
yang pertama (A) selalu dinyatakan dalam koordinat absolut,
sedangkan titik berikutnya (B) dihitung X dan Y nya dari titik A
dinyatakan dengan tanda @ (relatif dari titik yang pertama). Titik
B = @7,6 dibaca: titik B terletak 7 unit pada sumbu X positif, dan
6 Unit pada sumbu Y positif dari titik A, lebih jelasnya lihat
gambar di bawah ini.

c. Koordinat Polar Relatif


Bila titik A dan titik B di atas dinyatakan dengan koordinat polar
relatif maka titik A=6,8 dan B=@9<35 untuk itu titik yang pertama (A) selalu
dinyatakan dalam koordinat absolut, sedangkan titik berikutnya (B) merupakan
panjang dan sudut. Titik B = @9<35 dibaca: titik B mempunyai jarak 9 unit dengan
sudut 35 derajat dari titik A, untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini:
1. Koordinat Cartesius Absoulut. yaitu Koordinat dimana posisi 0,0 tetap berada tetap di kondisi
default AutoCad.metode input untuk menggunakan system koordinat ini adalah dengan cara
menonaktifkan dnamic input kemudian masukan koordinat X,Y pada commond Windows tanpa
menggunakan tanda "@" di bagian depan

2. Koordinat Cartesius Relatif. yaitu koordinat dimana titik 0,0 selalu beruba-ubah pada posisi nilai
terakhir dimasukan atau input, baik melalui keyboard entry maupun klik pada worksheet (Lembar
Kerja) untuk menggunakan system koordinat ini adalah dengan cara mengaktifkan dynamic input
(lihat Gambar) sehingga secara otomatis koordinat yang akan di input akan ditambahkan tanda "@" di
bagian depan yang menandakan bahwa koordinat yang dimasukan adalah koordinat kartesius relatif.
jika dynamic input tidak diaktifkan maka tanda "@" harus diketik secara manual dalam
Commandwindows

3. Angular. yaitu koordinat yang memasukan nilai kemiringan dimana kondisi 0 bearada sejajar
dengan sumbu x ke kanan. rumus untuk memasukan system ini adalah @P<A
dimana
P = panjang atau jarak yang diinginkan
A= sudut kemiringan yang diinginkan