Anda di halaman 1dari 2

1.

SOP Perngoprasian Gardu Induk

1.1 Pengoprassian Saat Kondisi Normal

Kondisi normal yaitu : Kondisidimana semua peralatan utama, peralatan


bantu dan peralatan pendukung dapat dioperasikan sesui fungsinya.
Prosedur pengoprasian saat kondisi normal :
1. Serah terima tugas dengan cara :
Operator pengganti dating 30menit lebih awal dari jam dinas.
Operator yang diganti membri penjelasan tentang kondisi
akhir peralatan instalasi kepada operator pengganti.
Menandatangani acara serah terima.
2. Memonitoring peralatan dengan mengisi lock shot ataupun chek list
sesuai prosedur yang berlaku
3. Laporan acara periodic kepada distributor tentang pembebanan
instalasi dan kondisi peralatan GI.
4. Melakukan pengaturan OLTC
Bila dioperasikan secara otomatis, maka operator memonitor
tegangan nominal 20KV sesuai kesepakatan / atas perintah
APD
Bila dioperasikan secara manual maka operator harus
mengatur posisi tap sehingga tegangan sisi sekunder sesuai
dengan perintah APD
1.2 Pengoprasian Saat Kondisi Gangguan
Kondisi gangguan adalah : suatu kondisi berbahaya status atau fungsi
peralatan karena pengaruh alam atau peralatan itu sendiri, sbg kondisi
berubah menjadi tidak semestinya.
Prosedur pengoprasian saat kondisi gangguan.
1. Mereet alarm yang berbunyi.
2. Mengamati lalu mencatat indifikasi yang muncul.
3. Mengamati dan mencatat rele yang bekerja.
4. Catat jam kejadian gangguann.
5. Reset indikasi dan juga reset rele.
6. Melakuan SOP GI yang berlaku.
7. Melaporkan gangguan ini kepada Direktur +++++, Direktur APD,
Piket UPT dan Manager UPT, kepala GI.
8. Catat imstruksi dari ==== kemudian lakukan dengan benar dan hati-
hati.
1.3 Pengoprasian Saat Kondisi Darurat.
Kondisi darurat adalah: kondisi saat ada bahaya mendadak terhadap
instalasi GI seperti huru hara, kebakaran bencana alam dll yang dapat
membahayakan jiwa manusia dan kerusakan instalasi.
Prosedur pengoprasian saat kondisi darurat yaitu: operator dapat
membebaskan peralatan dari tegangan tanpa minta izin terlebih dahulu
kepada Dispatcher. Namun setelah melakukan bembebasan tersebut
operator harus segera melapor kepada dispatcher.
1.4 Pengoprasian Saat Kondisi Pemeliharaan
Kondisi pemeliharaan adalah: suatu kondisi dimana ada kegiatan
pemeliharaan yang dilakukan untuk mempertahankan perfoma peralatan.
Pengoprasian saat kondisi pemeliharaan yairu:
1. Pembebasan tegangan dengan cara:
a. Meminta izin/persetujuan pelaksanaan pemeliharaan peralatan
dan koordinasi dengan dispatcher region
b. Meneliti urutan manufer pada buku prosedur pelaksanaan
pemilihan peralatan.
c. Melakukan manufer pembebanan tegangan sesuai SOP.
d. Melaporkan kembali kepada dispatcher setelah melakukan
manufer pembebanan.
e. Merubah switch 43 RL ke posisi local.
f. Memeriksa tegangan pada panel control.
g. Memasukkan PMS ground dimana sebelumnya telah
berkoordinasi dengan GI lawan.
h. Memasang tagging di panel bersama pengawas manufer.
i. Menandatangani formulir 4, tentang pembebasan tegangan.
j. Mengikuti serah terima pembebasan tegangan antara pengawas
pekerjaan dengan disertai formulir 5 yaitu tentang pernyataan
bebas tegangan.
2. Pemberian tegangan dengan cara:
a. Mengikuti serah terima pekerjaan selesai antar pengawas bekerja
dan pengawas manufer dengan di sertai formulir 6 yaitu dengan
pernyataan selesai.
b. Melepas taging bersama pengawas manufer.
c. Melepas PMS ground dimana sebelumnya telah berkoordinasi
dengan GI lawan.
d. Mmerubah switch 43R/L keposisi remote
e. Melaksanakan manufer pemberian tegangan sesuai dengan
perintah dipastcer berdasar SOP yang berlaku
f. Menandatangani formulir 7 yaitu tentang manufer pemberian
tegangan
1.5 Prosedur Operator GI Bila Black Out
a. Memastikan bahwa penunjuk kv meter pada panel penghantar dan busbar
menunjuk nol lalu melaksanakan tugas sesuai wewenang.
b. Operator melaksanakan persiapan penerimaan tegangan denngan
tindakan sebai berikut:
Membuka semua PMT 150kv (bila belum terbuka)
Catat dan reset semua indicator riley yang trip
Segera laporkan indicator riley yang muncul dan PMT 150kv
yang trip dan kondisi peralatan GI pada saat gangguan kepada
dispatcher RJTB.

Anda mungkin juga menyukai