Anda di halaman 1dari 14

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan :
SMK Negeri 1 Painan
Kelas/Semester X/I :
Mata Pelajaran :
Korespondensi
Topik :
Tata Cara Menerima Panggilan
Telephone
Jumlah Pertemuan : 4 X 5 Jp

A.Kompetensi Inti ( KI )
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli,
santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai,
responsif dan proaktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan factual, konseptual, dan
prosedural dalam pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab phenomena dan kejadian dalam
bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung

B.Kompetensi Dasar
1.1 : 1.1. Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan
dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan
yang menciptakannya.
1.2. Penerapan penggunaan panca indera sebagai alat komunikasi
secara efektif dan efisien berdasarkan nilai-nilai agama yang
dianut.
1.3. Meyakini bahwa bekerja adalah salah satu bentuk pengamalan
perintah Tuhan yang harus dilakukan secara sungguh-sungguh.
2.1 : 2.1. Memiliki motivasi internal dan menunjukkan rasa ingin tahu
dalam pembelajaran menyiapkan, menggunakan otomasi
perkantoran.
2.2. Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggung jawab,
peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong) dalam
melakukan pembelajaran sebagai bagian dari sikap ilmiah.
2.3. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam pembelajaran
sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap kerja.
2.4. Memiliki sikap proaktif dalam melakukan kegiatan perkantoran.
3.1 : 3.1.Menjelaskan tentang keterampilan mendengar informasi yang
diterima.
3.2.Menjelaskan tentang keterampilan memahami informasi yang
diterima.
3.3.Menyebutkan spelling abjad.
3.4.Menguraikan telepon manner.
3.5.Mencatat da menyampaikan pesan melalui LPT.
3.1.Menggunakan SLI/SLJJ berkaitan dengan perbedaan waktu.
4.1 : 4.1. Menerapkan keterampilan komunikasi lisan melalui telepon.
4.1. Mempraktekkan mencatat dan menyampaikan pesan melalui LPT.

C.Tujuan Pembelajaran
Selama proses pembelajaran:
1. Mengaktifkan peserta didik dalam proses pembelajaran
2. Meningkatkan rasa saling menghargai di antara peserta didik
3. Memupuk partisipasi aktif dalam kelompok
4. Memupuk kerjasama dalam menyelesaikan masalah
5. Memupuk kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu

Setelah proses pembelajaran peserta didik dapat:


1. Menjelaskan tentang keterampilan mendengar informasi yang
diterima.
2. Menjelaskan tentang keterampilan memahami informasi yang
diterima.
3. Menyebutkan spelling abjad.
4. Menguraikan telepon manner.
5. Mencatat da menyampaikan pesan melalui LPT.
6. Menggunakan SLI/SLJJ berkaitan dengan perbedaan waktu.
7. Menerapkan keterampilan komunikasi lisan melalui telepon.
8. Mempraktekkan mencatat dan menyampaikan pesan melalui LPT.

D. Materi Pembelajaran
1. Keterampilan mendengar dan memahami informasi yang diterima
Sebagai seorang sekretaris ketika menerima telepon, maka harus
memiliki keterampilan mendengar dan memahami informasi yang diterima
dari si penelpon. Jangan sampai salah tanggap atau pengertian dalam
mendengar dan memahami informasi yang diterima dari si penelpon,
karena itu akan menimbulkan kesalahpahaman dalam penyampaian pesan
nantinya.
Bila perlu ulangilah kembali kata-kata atau kalimat-kalimat penting
dengan mengejanya. Nomor dan nama, alamat serta isi pesan mesti
dikonfirmasi ulang kepada si penelpon bila si penelpon meninggalkan
pesan. Hal ini bertujuan agar informasi yang disampaikan nantinya adalah
informasi yang benar dan tidak salah.

2. Spelling abjad
3. Telepon manner
Hal-hal penting yang diperhatikan dan dilaksanakan pada waktu
bertelepon :
a. Jangan membiarkan telepon berdering terlalu lama, maksimal 3 kali
berdering.
b. Bersikap wajar dan ramah dalam berbicara, seakan-akan berbicara
berhadapan muka. Latihlah membiasaskan diri tersenyum waktu
menelepon, hal ini akan menimbulkan kesan ramah dan ingin
membantu. Tersenyumlah karena tersenyum dapat mempengaruhi suara
kita.
c. Bersikap bijaksana dalam menanggapi telepon. Siapapun yang
menelpon patut dilayani dengan sebaik-baiknya.
d. Jangan menganggap bahwa panggilan telepon merupakan gangguan
kepada pekerjaan. Usahakan menerima telepon dengan semangat
meskipun pekerjaan menumpuk.
e. Suara jangan terlalu keras dan diperhatikan volume suara, ucapan
dengan kata yang jelas, lancar dan kecepatan normal.
f. Bicara di telepon tidak boleh sambil makan atau berdecak.
g. Bicaralah seperlunya sesuai dengan maksud pembicaraan.
h. Jika penelpon terdengar tidak ramah, tanggapilah dengan cara
profesional. Tetaplah tenang kendalikan diri, berbicaralah dengan sabar,
bijaksana namun tegas.
i. Jawablah pertanyaan penelpon dengan jelas, singkat dan tepat.

Langkah-langkah menerima telepon dalam Bahasa Indonesia:


a. Telepon harus segera dijawab dan jangan dibiarkan berdering lebih dari
3 kali.
b. Angkat telepon dengan tangan yang bukan digunakan untuk menulis.
c. Tangan lainnya mengambil alat tulis dan block note.
d. Hindari mengawali jawaban dengan menggunakan kata Hallo
e. Memberi salam dan menyebutkan nama/identitas perusahaan,
f. Dengarkan pembicaraan dari penelpon, bila penelpon minta bicara
dengan atasan, maka akan ada beberapa kasus:
Atasan Anda tidak bersedia menerima panggilan telepon karena ada
tamu penting.

Mintalah identitas kepada si penelepon (nama dan perusahaan).


Mintalah waktu kepada si penelepon bahwa anda akan menguhubungi
atasan.
Apabila atasan tidak bersedia menerima maka katakan secara
diplomatis pada si penelepon, bahwa atasan anda sedang keluar atau
lainnya, seperti contoh Maaf Bapak/Ibu.sedang keluar ruangan atau
sedang on line atau sedang menerima tamu penting

Bila atasan Anda tidak ada ditempat

Maka katakan bahwa atasan tidak ada ditempat, contoh Maaf,


Bapak/Ibu........sedang mengadakan perjalanan dinas ke Bandung
selama 3 hari dan baru kembali lusa. Apakah ada pesan yang ingin
ditinggalkan?

Langkah-langkah menerima telepon dalam Bahasa Inggris:

Pada dasarnya langkah-langkah menerima telepon dalam Bahasa


Inggris sama dengan Bahasa Indonesia, yakni penerimaan telepon
dilakukan secara ramah dan jelas. Perbedaannya hanya terletak pada
mengucapan kata-kata dalam Bahasa Inggris saja. Permasalahan yang
sering dihadapi dalam menangani telepon biasanya Pimpinan sedang tidak
ditempat. pimpinan sedang sibuk, atau pimpinan tidak berkenan menerima
telepon dengan alasan tertentu.
Berikut ini contoh dialog dalam Bahasa Inggris ketika menangani
telepon jika pimpinan sedang rapat :

Receptionist : Digital Electronics. Good afternoon.


Caller : Can I speak to Mr. Burton, please?
Receptionist : Im sorry, Mr. Button is in a meeting now. Can I take a
message?
Caller : No, its all right. What time will he be free?
Receptionist : At 3 oclock.
Caller : Could You tell him I called its Mr. Ress from
Electronic City Company.
Receptionist : Certainly.
Caller : Thank You very much. Goodbye.
Receptionist : Goodbye.

Berikut contoh dialog dalam Bahasa Inggris ketika menangani


telepon jika pimpinan tidak ada di tempat:

Secretary : The Bank of Scotland. Good morning.


Caller : May I speak to Mr.Hansen, please?
Secretary : Im sorry Mr. Hansen is attending the ceminar in
London now. Can I take a message?
Caller : Okay please tell him that Mr. Jack From Bank of Spain
want to invite him for business meeting next week.
Secretary : All right, I will tell your mesaage to Mr. Hansen. Any
other message?
Caller : No, Thanks.
Secretary : Okay , thank you for calling Us. Good morning.
Caller : Good moning.

4. Mencatat dan menyampaikan pesan melalui lembar pesan telepon


Apabila penelpon tidak dapat disambungkan dengan orang yang
dituju, maka penerima telepon harus :
a. Mencatat segala sesuatu yang diperlukan.
b. Memberi keterangan yang jelas dan lengkap.
c. Menanyakan kepada penelpon nama dan nomor teleponnya, hal ini
penting bila penerima telepon atau pimpinan ingin menelpon kembali
nanti.
d. Hindari kesalahan-kesalahan isi pesan dari si penelpon dengan cara
menyebutkan kembali isi pesan tersebut.
e. Sampaikan pesan tersebut kepada yang berhak menerimanya.

Berikut contoh lembar pesan telepon :


PT. SEKAR JAYA
JLN. WIJAYA NEGARA 17
JAKARTA TIMUR

Berita Telepon
Hari/tanggal :
Waktu :
Dari :
Perusahaan :
Alamat :
No. Telepon :
Untuk :
Pesan :

Jakarta,.................2014
Yang menerima telepon

(...................................)

Contoh Pengisian Lembar Pesan Telepon (LPT) dalam Bahasa Inggris:

Teknik menelepon :
a. Sebelum menelepon siapkan nomor telepon yang akan dihubungi,
jangan mengangkat telepon sebelum penelpon benar-benar yakin
nomor telepon yang dituju.
b. Sediakan buku catatan untuk mencatat hasil percakapan atau menulis
pokok-pokok pembicaraan.
c. Saat melakukan telepon. Angkat gagang telepon dan tekan nomor
telepon yang dituju.
d. Apabila terdengar nada sedang sibuk, maka tutup telepon beberapa
saat, kemudian dapat diulangi kembali nomor yang dituju.
e. Bila hubungan telah tersambung dan pihak yang dituju telah
mengangkat telepon, sebelum mengutarakan maksud dan tujuan,
pastikan bahwa yang dituju benar. Apabila sudah benar sebutkan
identitas diri atau kantor penelpon. Seperti Selamat pagi kami dari
PT. Cipta Karya, dapatkah berbicara dengan Bapak Joko ?
f. Ucapkan dengan jelas maksud dan tujuan penelpon.
g. Catatlah hal yang penting.
h. Berikan kesan sebagai penelpon yang ramah.
i. Apabila penelpon sudah yakin bahwa semua informasi telah diperoleh,
akhiri pembicaraan dengan ucapan salam dan terima kasih. Seperti
Terima kasih Buk Fina atas informasinya, selamat pagi.
j. Tutuplah atau letakkan gagang telepon dengan baik dan perlahan agar
tidak mempunyai kesan marah dengan membanting telepon.

5. Penggunaan SLI/SLJJ berkaitan dengan perbedaan waktu


SLI ( Sambungan Langsung Internasional), yaitu hubungan telepon
ke luar negeri. Contoh: dari Indonesia ke Singapura. Caranya: tekan 001
tekan kode negara tekan kode wilayah tekan nomor telepon yang
dituju. Sedangkan SLJJ ( Sambungan Langsung Jarak Jauh), yaitu
hubungan telepon jarak jauh. Caranya:
Putar atau tekan nomor 100.
Setelah operator menjawab, segera sebutkan nomor telepon Anda.
Sebutkan nama kantor Anda.
Sebutkan nama kota dan nomor telepon yang dituju.
Sebutkan jenis permintaan yang dikehendaki, biasa atau segera.
Etiket Bertelepon

Hal terpenting dalam etiket bertelepon adalah suara yang jelas, tegas,
namun terkesan ramah, hangat dan bersahabat. Dengan suara yang merdu di
dengar, tidak jarang orang menjadi lebih betah dan senang berkomunikasi
dengan kita. Tidak salah jika kesan pertama dapat timbul dari cara pembicaraan
di telepon. Dengan hanya mendengar orang luar sering menyimpulkan pribadi
penerima telepon. Penampilan yang menarik tidak akan tampak dalam
hubungan bertelepon. Akan tetapi, kepribadian seseorang jelas tercermin
melalui bagaimana mereka menyampaikan sesuatu yang harus dikatakan.
Hal-hal yang harus dihindari sekretaris dalam komunikasi melalui
telepon adalah sebagai berikut:
a. Memakai bahasa informal, terutama kepada orang yang belum akrab atau
belum tahu siapa orang yang berbicara di telepon.

b. Berbicara dengan orang lain selagi berbicara di telepon.

c. Berbicara sambil makan sesuatu atau mengunyah permen.

d. Berbicara terlalu banyak basa-basi.

e. Berbicara dengan nada kasar atau membentak.

f. Berbicara dengan dana memerintah.

g. Penelpon dibiarkan menunggu terlalu lama, tanpa penjelasan, hanya bunyi


musik yang diperdengarkan.

h. Penelpon ditransfer berkali-kali atau ditransfer ke alamat yang salah.

i. Nada dan intonasi terkesan malas atau tak ramah.

E.Alokasi Waktu
4 x 5 Jam

F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Belajar melalui proses menemukan (discovery
learning)
2. Strategi : Mengamati langsung pada contoh komunikasi
3. Media : power point

G. Kegiatan Pembelajaran

PERTEMUAN 6

ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
1. Melakukan pembukaan dengan
salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran.
2. Memeriksa kehadiran peserta didik
sebagai sikap disiplin.
Pendahuluan 15 menit
3. Menyampaikan tujuan
pembelajaran yang akan di capai.
4. Melakukan apersepsi dengan
mengajukan pertanyaan untuk mengarahkan siswa ke
materi yang akan dipelajari.
Inti Mengamati 90 menit
Guru meminta siswa untuk mengamati (Observing)
gambar atau video seorang sekretaris yang sedang
melakukan komunikasi melalui telepon.
Guru menjelaskan mengenai keterampilan
mendengar dan memahami informasi yang diterima
dalam menangani panggilan telepon.
Menanya
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
bertanya keterampilan mendengar dan memahami
informasi yang diterima dalam menangani
panggilan telepon.
Eksperimen/explore
Guru meminta siswa untuk mempraktekkan cara
mengulangi pesan dengan spelling abjad.
Asosiasi
Menjelaskan keterampilan mendengar dan memahami
informasi yang diterima dalam menangani panggilan
telepon.
Komunikasi
Dengan tanya jawab guru mengarahkan semua
siswa pada kesimpulan mengenai keterampilan
mendengar dan memahami informasi yang diterima
dalam menangani panggilan telepon.
Guru memberikan tes kecil dan tugas/PR bagi
siswa untuk mencari dan membaca bahan pelajaran
selanjutnya.
Penutup 15 menit
Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan
ucapan salam.

PERTEMUAN 7

ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
1. Melakukan pembukaan dengan
salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran.
2. Memeriksa kehadiran peserta didik
sebagai sikap disiplin.
Pendahuluan 15 menit
3. Menyampaikan tujuan
pembelajaran yang akan di capai.
4. Melakukan apersepsi dengan
mengajukan pertanyaan untuk mengarahkan siswa ke
materi yang akan dipelajari.
Inti Mengamati 90 menit
Guru meminta siswa untuk mengamati (Observing)
gambar atau video seorang sekretaris yang sedang
melakukan komunikasi melalui telepon.
Guru menjelaskan mengenai telepon manner dan
cara mencatat dan menyampaikan pesan melalui
Lembar Pesan Telepon.
Menanya
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
bertanya mengenai telepon manner dan cara
mencatat dan menyampaikan pesan melalui
Lembar Pesan Telepon.
Eksperimen/explore
Guru meminta siswa untuk mempraktekkan telepon
manner dan cara mencatat dan menyampaikan
pesan melalui Lembar Pesan Telepon.
Asosiasi
Menjelaskan telepon manner dan cara mencatat dan
menyampaikan pesan melalui Lembar Pesan Telepon.
Komunikasi
Dengan tanya jawab guru mengarahkan semua
siswa pada kesimpulan mengenai telepon manner
dan cara mencatat dan menyampaikan pesan
melalui Lembar Pesan Telepon.
Guru memberikan tes kecil dan tugas/PR bagi
siswa untuk mencari dan membaca bahan pelajaran
selanjutnya.
Penutup 15 menit
Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan
ucapan salam.

PERTEMUAN 8
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
1. Melakukan pembukaan dengan
salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran.
2. Memeriksa kehadiran peserta didik
sebagai sikap disiplin.
Pendahuluan 15 menit
3. Menyampaikan tujuan
pembelajaran yang akan di capai.
4. Melakukan apersepsi dengan
mengajukan pertanyaan untuk mengarahkan siswa ke
materi yang akan dipelajari.
Inti Mengamati 90 menit
Guru meminta siswa untuk mengamati (Observing)
gambar atau video seorang sekretaris yang sedang
melakukan komunikasi melalui telepon melaui
SLJJ/SLI.
Guru menjelaskan penggunaan SLI/SLJJ berkaitan
dengan perbedaan waktu.
Menanya
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
bertanya mengenai hal yang berkaitan dengan
penggunaan SLI/SLJJ berkaitan dengan perbedaan
waktu.
Eksperimen/explore
Guru meminta siswa untuk mencobakan cara
penggunaan SLI/SLJJ berkaitan dengan perbedaan
waktu.
Asosiasi
Menjelaskan penggunaan SLI/SLJJ berkaitan dengan
perbedaan waktu.
Komunikasi
Dengan tanya jawab guru mengarahkan semua
siswa pada kesimpulan penggunaan SLI/SLJJ
berkaitan dengan perbedaan waktu.
Guru memberikan tes kecil dan tugas/PR bagi
siswa untuk mencari dan membaca bahan pelajaran
selanjutnya.
Penutup 15 menit
Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan
ucapan salam.

PERTEMUAN 9

ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan
berdoa untuk memulai pembelajaran.
2. Memeriksa kehadiran peserta didik
sebagai sikap disiplin.
Pendahuluan 3. Menyampaikan tujuan 15 menit
pembelajaran yang akan di capai.
4. Melakukan apersepsi dengan
mengajukan pertanyaan untuk mengarahkan siswa ke
materi yang akan dipelajari.
Inti Mengamati 90 menit
Guru meminta siswa untuk mengamati (Observing)
contoh cara melakukan komunikasi melalui
telepon.
Guru menjelaskan mengenai tata cara menerima
panggilan telepon yang baik dan hal apa saja yang
harus diperhatikan atau dilakukan dalam
berkomunikasi dengan menggunakan telepon.
Menanya
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
bertanya mengenai hal yang berkaitan dengan tata
cara menerima panggilan telepon.
Eksperimen/explore
Guru meminta siswa untuk mempraktekkan tata
cara menerima panggilan telepon dan mencatat
pesan telepon secara berpasangan ke depan kelas
dengan menggunakan intercom.
Asosiasi
Menjelaskan tata cara menerima panggilan telepon dan
mencatat pesan telepon.
Komunikasi
Dengan tanya jawab guru mengarahkan semua
siswa pada kesimpulan mengenai tata cara
menerima panggilan telepon dan mencatat pesan
telepon.
Guru memberikan tes kecil dan tugas/PR bagi
siswa untuk mencari dan membaca bahan pelajaran
selanjutnya.
Penutup 15 menit
Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan
ucapan salam.

H. Alat/Media/Sumber Pembelajaran :
1. Alat : Spidol, papan tulis
2. Media : telepon dan lembar pesan telepon
3. Sumber Belajar : Administrasi Perkantoran SMK

I. Penilaian Hasil Belajar


1. Proses
a. Teknik : Non tes
b. Bentuk : Pengamatan
c. Waktu : Selama proses pembelajaran
d. Instrumen : Skala sikap
(Instrumen dilampirkan pada bagian akhir RPP ini)

2. Hasil
a. Teknik : Tes
b. Bentuk : Tertulis dan Project work
c. Waktu : Pada kegiatan penutup
d. Instrumen : Soal (High Of Thinking)