Anda di halaman 1dari 25

Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 1

SEKOLAH TOEFL HANDBOOK

Jangan biarkan keterbatasan membuatmu tidak mampu


berbuat lebih dari yang orang lain pikirkan..

STRUCTURE
Week 1
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 2

Ingat dan laksanakan selalu


6 Kewajiban Siswa Sekolah TOEFL
1. Siswa WAJIB mendownload dan mengerjakan Handbook Mingguan. Tidak boleh minta
handbook dengan siswa yang lain.

2. Siswa WAJIB merespon Questions of the Day yang diberikan di Facebook Group
setiap 2 hari sekali. Questions of the Day juga dapat diaksses di blog sdsafadg.com dibagian
QOTD.

3. Siswa WAJIB mengikuti Temu Online setiap hari Minggu pukul 20.00 22.00 WIB di
Facebook Group masing-masing. Bila siswa berhalangan hadir, inbox mentor Budi Waluyo.

4. Siswa WAJIB menge-like atau komen postingan yang disebar saat Temu Online sebagai
indikasi kehadirannya.

5. Siswa WAJIB menge-like atau komen setiap kali ada postingan informasi yang disebar di
Grup FB agar keaktifan grup terjaga.

6. Siswa WAJIB menjaga handbook dan materi lainnya yang dibagikan di Sekolah TOEFL.
Tidak membagi atau menggunakannya untuk kepentingan yang lain.

Kontak Mentor Assistant (MA)


Jika punya pertanyaan seputar materi yang dipelajari, silahkan kirim pesan
WhatsApp ke salah satu kontak MA dibawah ini.
Mohon, perkenalkan diri dan gunakan Bahasa yang santun dalam bertanya ke MA.
Para MA ini sukarela membantu proses pembelajaran anda, tanpa dibayar.
Usahakan memberitahu MA bila pertanyaannya sudah terjawab.
Hindari mengetes kemampuan MA untuk hal-hal yang merendahkan/ negatif.

1. Rahma : +62 821 3599 8523 7. Retty : +62 87887002181


2. Ratih : +62 856 5884 7567 8. Selvi : +62 812 9818 2289
3. Henny : +62 813 6325 7395 9. Nida : +62 857 3078 0781
4. Rini : +62 812 8818 7820 10. Yusup : +62 856 2425 9906
5. Diah : +62 857 2951 17868. 11. Vicky : +62 857 3184 4126
6. Ariesta : +62 856 5520 3030
Tanya Mentor ke sosmed:

@Line: @zux2328h | Instagram: @sdsafadg | Twitter: 01_budi


Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 3

* Bukan Untuk Gaya-Gayaan *

Sewaktu pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan S2 di University of Manchester tahun 2012, saya
sempat memberikan sebuah workshop bersama seorang dosen saya S1 dulu. Kami sama-sama masih
fresh, saya baru pulang dari Inggris dan beliau baru menyelesaikan studinya di Amerika.

Dalam kesempatan itu, ada satu hal yang beliau ceritakan dan masih saya ingat sampai sekarang. Beliau
bilang," Saya itu pernah ditanya, mam ke Amerika pakai beasiswa ya? Dibiayai semua ya? Wah, enak
sekali mam. Bisa jalan-jalan gratis ke negara orang. Saya mau sekali kalau seperti itu, mam".

Dosen saya itu langsung menanggapi," Kamu pikir beasiswa itu untuk jalan-jalan? Senang-senang?
(Beasiswa) Itu duit orang, tau nggak? Dan jumlahnya tidak sedikit. Mereka memberikan kepercayaan
kepada orang yang dibiayainya. Masa, uang dan kepercayaan orang digunakan untuk kesenangan
pribadi sih".

Cerita dari dosen saya ini ingin mengingatkan pada teman-teman yang sedang berjuang meraih
beasiswa untuk studi ke luar negeri bahwa meraih beasiswa itu bukan untuk gaya-gayaan; jalan-jalan,
pamer foto, dan lain sebagainya. Ada tanggung jawab yang besar dibaliknya. Jumlah uang beasiswa itu
tidak sedikit. Kalau digunakan untuk menyekolahkan anak-anak di Indonesia, bisa ratusan atau mungkin
ribuan yang bisa sekolah dengan uang itu. Tapi, mereka putuskan untuk diberikan kepada kita. Tentu,
mereka berharap kita bisa memberikan manfaat yang lebih besar pada lebih banyak lagi orang lain yang
tidak bisa dicapai oleh uang beasiswa yang kita dapatkan.

Milikilah mental seorang scholar sebelum menjadi seorang scholar. Sembari berusaha meraih beasiswa,
bangun mental dan karakter seorang penerima beasiswa. Yang bagaimana maksudnya? Mulai berpikir
tentang bagaimana bisa memberi manfaat untuk orang lain. Sadari bahwa harus memberikan timbal balik
atas beasiswa yang sudah didapat; bukan kepada pihak beasiswanya, tetapi pada orang lain. Boleh
punya keinginan untuk mengunjungi sebuah tempat, tetapi menyadari bahwa itu hanya sekedar bonus
saja atas keberadaan diri di negara lain.

Karakter seorang penerima beasiswa itu lebih mengutamakan ilmu dan kebermanfaatan untuk orang lain.
Tidak mudah putus asa karena studi di luar negeri tantangannya bukan hanya tentang bahasa, tetapi
juga budaya dan sistem pendidikan yang berbeda. Punya visi, selalu melakukan refleksi diri. Menjaga
kejujuran dan komitmen. Tekun dan pekerja keras dalam berkarya, bukan kebanyakkan bicara tanpa
fakta. Yang terpenting adalah tidak membiarkan keterbatasan yang ada membatasi ruang geraknya.
Selalu ada jalan kalau terus mencari.

Mental dan karakter seorang scholar ini dibangunnya bukan saat sudah mendapatkan beasiswa nanti,
melainkan dari sekarang. Kalau kalian lihat penerima beasiswa, tiap-tiap dari mereka mempunyai
karakter tersendiri, berbeda, tapi terlihat kalau karakternya bukan karakter yang ecek-ecek. Kalau kalian
gali cerita bagaimana mereka bisa mendapatkan beasiswa, pasti ada satu kesamaan, yaitu perjuangan
yang menuntut ketekunan dan kerja keras.

Jadi, dapat beasiswa itu bukan untuk gaya-gayaan. Buang jauh-jauh pikiran ini. Hindari menentukan
negara tempat studi hanya karena ada tempat wisata yang ingin dikunjungi, namun mengabaikan tujuan
dari studinya. Derajat seseorang ditinggikan Tuhan ketika niatnya untuk menuntut ilmu. Setelah dapat
beasiswa, kita tidak otomatis menjadi manusia yang luar biasa, kecuali berusaha keras untuk berkarya.

Kalau ilmu dan kebermanfaatan yang dikedepankan, Tuhan mungkin akan menjalankan kita lebih dari
yang kita inginkan.
---- Budi Waluyo
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 4

W
eek 1
Skill 1, 2, 3, 4, dan 5

Skill 1: Pastikan kalimat memiliki Subject dan Verb

Kalimat dalam bahasa Inggris benar bila memiliki minimal Subject dan Verbs.
Subject umumnya terletak di awal kalimat dan berfungsi sebagai benda (noun),
artinya bisa disentuh, tetapi ada juga benda abstrak berupa nama, misalnya
football, basketball, dan lain-lain. Benda abstrak tidak bisa disentuh tetapi bisa
digunakan sebagai subject.
Subjects dalam bahasa Inggris:
I | You | They | We | She | He | It |
Nama orang, gedung, dan lain sebagainya yang berfungsi sebagai benda (noun)
bisa menjadi subject, misal Andi, the old building, a game, dan seterusnya.
Verbs berfungsi sebagai predikat dalam kalimat bahasa Inggris.
Verbs bisa berbentuk:
Verb 1 | Verb 2 | Verb 3 | Verb-ing |
Bila verb tidak ada di dalam kalimat, tobe bisa digunakan sebagai pengganti verb
dengan syarat tobe bertemu dengan salah satu dari bentuk kata berikut:

1. Bertemu kata sifat. Tobe + adjective. Contoh: She is beautiful.


2. Bertemu kata benda. Tobe + noun. Contoh: He is a teacher.
3. Bertemu kata kerja Verb-ing. Tobe + Verb-Ing. Contoh: she is reading a novel now.
4. Bertemu kata kerja bentuk III. Tobe + Verb III. Contoh: The car was repaired by my
father last night.

Jenis-jenis Tobe:

Present Perfect Past


Subjects
Tense Tense Tense
I Am Been Was
You Are Been Were
They Are Been Were
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 5

We Are Been Were


She Is Been Was
He Is Been Was
It Is Been Was

Bila Subject berbentuk benda, perhatikan apakah benda tersebut Plural (jamak)
atau Singular (tunggal).
Benda yang lebih dari satu (Plural noun) mengikuti tobe you, they, dan we,
sedangkan benda berjumlah satu (Singular noun) mengikuti tobe she, he, dan it.
Contoh: The old buildings were burned last week. Tobe dari the buildings
mengikuti tobe dari you, they, dan we. Kenapa menggunakan were bukan are?
Karena keterangan waktu yang digunakan bentuk lampau, yaitu last week.
Benda yang plural ditunjukkan dengan +s diakhir kata, misal buildings, books,
three cars, two pens, dan lain-lain.
Beberapa benda plural tanpa ditambah S tetapi berubah bentuk, misal one man,
two men, one mouse, two mice.

Bila satu kalimat tidak memiliki subject atau verb, atau tidak memiliki
keduanya, maka kalimat itu salah.

Jenis pertanyaan yang muncul berkaitan dengan skil 1:

1. Kalimat tidak memiliki subject.


Contoh:

............ was backed up for miles on the freeway.


(A) Yesterday
(B) In the morning
(C) Traffic
(D) Cars

Dalam kalimat diatas, ada kata tobe was + Verb III (backed), ini bisa dikatakan Verb.
Selanjutnya, cari subject dari kalimat ini. Ingat daftar subjects dalam bahasa Inggris
sebelumnya. Kalimat ini tidak memiliki subject. Maka, agar kalimat ini sempurna,
dibutuhkan Subject.
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 6

Subject harus berupa benda. Yesterday dan in the morning adalah keterangan waktu,
bukan benda, berarti bukan jawaban yang benar. Traffic dan cars adalah benda, mereka
bisa disentuh, bisa menjadi jawaban. Perhatikan tobe yang ada di kalimat, lihat apakah
to be berbentuk jamak (Plural) atau tunggal (singular). Was adalah tobe untuk benda
tunggal, artinya C. Traffic jawaban yang benar.

2. Kalimat tidak memiliki Verb.

Contoh:

Engineers for work on the new space program.


(A) necessary
(B) are needed
(C) hopefully
(D) next month

Engineers adalah subjects. Setelah kata engineer tidak ada verb. Maka, kalimat ini
membutuhkan Verb. Lihat dipilihan, mana yang memiliki Verb. Hopefully adalah
adverb, next month adalah keterangan waktu, dan necessary adalah kata sifat. Jadi,
jawaban yang benar adalah B. are needed.

3. Kalimat memiliki Subject dan Verb tetapi tidak sempurna.

Contoh:

The boy . going to the movies with a friend.


(A) he is
(B) he always was
(C) is relaxing
(D) will be

The boy berfungsi sebagai subject dan going sebagai Verb, tetapi verb-ing selalu di awali
oleh tobe agar sempurna berfungsi sebagai verb. Maka, kalimat ini membutuhkan tobe.

Pilihan A salah, karena kalau dipilih akan ada dua subject yaitu he dan the boy.
Pilihan B salah, karena kalau dipilih akan ada dua subject yaitu he dan the boy.
Pilihan C salah, karena kalau dipilih akan ada dua kata kerja yaitu relaxing dan going.
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 7

Pilihan D benar, karena will be adalah to be, tanpa menggangu subject dan verb yang
ada di kalimat.

Kerjakan Exercise 1 dibawah ini.

Exercise 1

Petunjuk: Tentukan Subject dan Verb didalam kalimat-kalimat dibawah ini.


Kemudian, tentukan apakah kalimat tersebut secara Grammar: Benar (B) atau
Salah (S).

Contoh:

1. Last week went fishing for trout at the nearby mountain lake.

Subject = Tidak ada. Verb = Went. Kalimat: Salah

2. A Schedule of the days events can be obtained at the front desk.

Answer:
3. A job on the day shift or the night shift at the plant available.

Answer:
4. The new computer program has provides a variety of helpful applications.

Answer:
5. The box can be opened only with a special screwdriver.

Answer:
6. The assigned text for history class it contains more than twenty chapters.

Answer:
7. The papers in the wastebasket should be emptied into trash can outside.

Answer:
8. Departure before dawn on a boat in the middle of the harbor.

Answer:
9. Yesterday found an interesting article on pollution.
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 8

Answer:
10. The new machine is processes 50 percent more than the previous machine.

Answer:

------- ------- ------- -------- ------- --------- -------- -------- -------- -------- -------- -------- ---

Skill 2: Objects of Prepositions

Jangan lupakan konsep di skil sebelumnya: Kalimat dalam bahasa Inggris benar
bila memiliki minimal subject dan verb.
Di skil sebelumnya Subject (S) dan Verb (V) umumnya muncul di awal kalimat
dimana sangat mudah menemukan yang mana S dan V, serta S selalu muncul
sebelum V.
Di skil 2 akan dijelaskan tentang Objects of Prepositions yang bisa 'menyulitkan'
kita dalam mencari yang mana subject.
Object of prepositions merupakan kata benda (noun), kata ganti (pronoun),
gerund (Verb-ing), atau klausa kata benda (noun clause) yang muncul setelah
kata depan (preposition).
Contoh prepositions:

Aboard, about, above, across, after, against, along, amid, among, anti, around, as, at,
before, behind, below, beneath, beside, besides, between, beyond, but, by, concerning,
considering, despite, down, during, except, excepting, excluding, following, for, from, in,
inside, into, like, minus, near, of, off, on, onto, opposite, outside, over, past, per, plus,
regarding, round, save, since, than, through, to, toward, towards, under, underneath,
unlike, until, up, upon, versus, via, with, within, without.

Ada banyak jenis prepositions, tetapi tidak perlu dihafal. Cukup diingat saja,
biasanya akan paham sendiri setelah banyak mengerjakan soal.
Yang perlu diingat, setelah kata prepositions ini adalah object of prepositions,
bukan subject dan yang lainnya.
Hati-hati kalau ada prepositions muncul di awal kalimat karena itu bukan subject
dan subjectnya bisa jadi setelah object of prepositions.

Contoh:
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 9

1. After his exam, Tom will take a trip by boat.

After adalah preposition, berarti his exam yang muncul setelahnya adalah object of
preposition. Tom adalah subject dan take adalah verb (biasanya dianggap will take
sebagai verb). By adalah preposition yang lain dan boat merupakan object of preposition
dari by.

2. With his friend . found the movie theater.


(A) Has
(B) He
(C) Later
(D) When

With adalah preposition, maka his friend adalah object of preposition. Found
merupakan sebuah kata kerja (Verb). Berarti yang kurang dari kalimat ini adalah
Subject. Cari dipilihan mana yang bisa menjadi subject.

Pilihan A, has merupakankata kerja. Pilihan B, He merupakan subject.

Pilihan C, later merupakan kata keterangan waktu. Pilihan D, when merupakan kata
keterangan waktu.

Jadi, jawaban yang benar adalah (B) He.

Kerjakan Exercise 2 dibawah ini.

Exercise 2

Petunjuk: Tentukan Subject, Verb dan Prepositional Phrase yang muncul


sebelum kata kerja didalam kalimat-kalimat dibawah ini. Kemudian, tentukan
apakah kalimat tersebut secara Grammar: Benar (B) atau Salah (S).

Contoh:

1. The interviews by radio broadcasters were carried live by the station.

Subject = interviews. Verb = were carried. Prepositional Phrase = by radio broadcasters.


Kalimat = Benar
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 10

2. In the last possible moment before take off took his seat in the airplane.

Answer:

3. At the neighborhood flower shop, flowers in quantities of a dozen or a half dozen can
be delivered for free.

Answer:

4. The progressive reading methods at this school are given credit for the improved test
scores.

Answer:

5. For the last three years at various hospitals in the county has been practicing
medicine.

Answer:

6. In the past a career in politics was not confirmed acceptable in some circles.

Answer:

7. Shopping in the downtown area of the city it has improved a lot in recent years.

Answer:

8. At the building site the carpenters with the most experience were given the most
intricate work.

Answer:

9. For the fever and headache took two aspirin tablets.

Answer:

10. The report with complete documentation was delivered at the conference.

Answer:
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 11

------- ------- ------- -------- ------- --------- -------- -------- -------- -------- -------- -------- ---

Skill 3: Hati-hati dengan appositive

Selain object of prepositions, hal lain yang bisa membingungkan atau


menyulitkan kita dalam mencari Subject dalam kalimat adalah appositive.
Appositive adalah sebuah kata benda yang diletakkan setelah kata benda lainnya
dan memiliki arti yang sama.
Dengan kata lain, appositive menjelaskan atau menyediakan informasi tambahan
tentang noun yang mendahului atau setelahnya.
Contoh:

Sally, the best student in the class, got an A on the exam.

Sally adalah subject. The best student in the class merupakan appositive, dimana
menjelaskan tentang Sally, dan got yang berfungsi sebagai Verb.

Agar tidak bingung membedakan mana subject dan appositive, ingat dua
tipe posisi appositive dalam kalimat berikut ini.

1. Appositive muncul ditengah kalimat.

Susunannya: Subject , .. Appositive . , . Verb..

Contoh:

, George, is attending the lecture.

(A) Right now

(B) Happily

(C) Because of the time

(D) My friend
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 12

Perhatikan tanda koma (,) sebelum kata George. Itu mengindikasikan kalau dalam
kalimat ada appositive. George disana terletak ditengah, artinya berupa appositive. Is
attending adalah kata kerja. Jadi, kalimat ini membutuhkan subject.

Pilihan A, right now merupakan keterangan waktu. Pilihan B, happily adalah


keterangan pola.

Pilihan B, because of the time menjelaskan sebab. Pilihan D merupakan sebuah Subject.

Jadi, pilihan yang benar adalah D.

2. Appositive muncul di awal kalimat.

Susunannya: Appositive.., .. Subject .. and .. Verb ..

Contoh:

.., Sarah rarely misses her basketball shots.


(A) An excellent basketball player
(B) An excellent basketball player is
(C) Sarah is an excellent basketball player
(D) Her excellent basketball play

Perhatikan tanda koma (,) sebelum kata Sarah, itu menunjukkan dalam kalimat ada
appositive. Artinya, sebelum kata Sarah adalah appositive, Sarah berfungsi sebagai
subject, dan misses sebagai verb.

Appositive dalam kalimat seperti ini bisa juga dilihat dari tidak terpisahnya antara
Subject dan Verb seperti kalimat di contoh diatas.

Jadi, jawaban yang diperlukan dalam kalimat ini adalah sebuah appositive, bukan
subject atau pun verb karena subject dan verb sudah ada.

Pilihan A merupakan appositive karena tidak ada subject dan verb di dalamnya.

Pilihan B bukan appositive karena ada tobe 'is'.

Pilihan C bukan appositive karena ada subject dan tobe.


Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 13

Pilihan D bisa menjadi appositive, tetapi tidak bisa menjelaskan Sarah.

Jawaban yang benar adalah (A) An excellent basketball player.

Kerjakan Exercise 3 dibawah ini.

Exercise 3

Petunjuk: Tentukan Subject, Verb dan Appositive didalam kalimat-kalimat


dibawah ini. Kemudian, tentukan apakah kalimat tersebut secara Grammar:
Benar (B) atau Salah (S).

Contoh:

1. The son of the previous owner, the new owner is undertaking some fairly broad
changes in management policy.

Subject = (the new) Owner. Verb = is undertaking. Appositive = The son of the previous
owner. Kalimat = Benar. Ini appositive tipe kedua.

2. Last semester, a friend, graduated cumdlaude from the university.

Answer:

3. Valentines Day, February 14, is a special holiday for sweethearts.

Answer:

4. At long last, the chief executive officer, has decided to step down.

Answer:

5. Tonights supper, leftovers from last night, did not taste any better tonight than last
night.

Answer:

6. The only entrance to the closet, the door was kept locked at all times.
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 14

Answer:

7. In the cold winter, a wall heating unit, would not turn on.

Answer:

8. The new tile pattern, yellow flowers on a white background, really brightens up the
room.

Answer:

9. The high-powered computer the most powerful machine of its type, was finally
readied for use.

Answer:

10. A longtime friend and confidant, the psychologist was often invited over Sunday
dinner.

Answer:

------- ------- ------- -------- ------- --------- -------- -------- -------- -------- -------- -------- ---

Skill 4: Hati-hati dengan Present Participle

Present participle adalah bentuk -ing dari kata kerja (Verb), misal talking,
playing, dan lain-lain.
Present participle bukanlah verb, tetapi kata sifat.
Dalam kalimat, berhati-hati dengan keberadaan present participle karena bisa
membingungkan kita dalam mencari verb yang sebenarnya.
Present participle menjadi bagian dari verb bila di dahului oleh tobe.

Perhatikan dua Fungsi Present Participle dibawah ini.

1. Berfungsi sebagai Verb (Kata Kerja).

Present Participle berfungsi sebagai verb ketika verb-ing ditemani oleh to be.
Dalam kasus ini, kalimat akan sama seperti continuous tense.
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 15

Contoh Present Participle yang berfungsi sebagai verb sebenarnya:

The man is talking to his friend.

Kata 'talking' dalam kalimat ini bukan present participle yang berfungsi sebagai
adjective, melainkan verb yang sebenarnya karena didahului oleh tobe 'is'.

2. Berfungsi sebagai Adjective (kata sifat).

Present participle berfungsi sebagai adjective atau kata sifat ketika hanya verb-ing
saja yang muncul, tanpa ada to be di depan verb-ing ini.

Contoh Present Participle yang berfungsi sebagai kata sifat:

The man talking to his friends has a beard.

Kata 'talking' dalam kalimat ini adalah present participle yang berfungsi sebagai kata
sifat karena tidak ada tobe yang mendahului, hanya verb-ing: talking saja. Dalam
kalimat ini, the man merupakan subject, talking adalah present participle, dan has
berfungsi sebagai verb.

Contoh soal:

The child .. playing in the yard is my son.


(A) now
(B) is
(C) he
(D) was

Kata 'the child' adalah subject dalam kalimat ini. Terdapat kata playing dan tobe 'is'.
Artinya, is adalah predikat dalam kalimat ini atau yang berfungsi menggantikan verb.
Jadi, kalimat ini sudah memiliki subject dan verb, lengkap. Berarti pilihan yang ada
subject dan verb bukan jawaban, seperti di (B), (C), dan (D).

Jawaban yang benar adalah (A) Now. Kalimat ini hanya membutuhkan pelengkap yang
bukan subject dan verb. Kata Playing dalam kalimat ini merupakan present participle,
tidak ada tobe di depannya.
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 16

Kerjakan Exercise 4 dibawah ini.

Exercise 4

Petunjuk: Tentukan Subject, Verb dan Present Participle didalam kalimat-


kalimat dibawah ini. Untuk Present Participle tentukan juga apakah berfungsi
sebagai Verb atau Adjective dalam kalimat. Kemudian, tentukan apakah kalimat
tersebut secara Grammar: Benar (B) atau Salah (S).

Contoh:

1. The companies offering the lowest process will have the most customers.

Subject = Companies. Verb = Will have. Present Participle = Offering berfungsi sebagai
kata sifat (adjective). Kalimat = Benar.

2. Those travelers are completing their trip on Delta should report to Gate Three.

Answer:
3. The artisans were demonstrating various handicrafts at booths throughout the fair.

Answer:
4. The fraternities are giving the wildest parties attract the most pledges.

Anaswer:
5. The first team winning four games is awarded the championship.

Answer:
6. The speaker was trying to make his point was often interrupted vociferously.

Answer:
7. The fruits were rotting because of the moisture in the crates carrying them to market.

Answer:
8. Any students desiring official transcripts should complete the appropriate form.

Answer:
9. The advertisement were announcing the half-day sale received a lot attention.
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 17

Answer:
10. The spices flavoring the meal were quite distinctive.

Answer:

------- ------- ------- -------- ------- --------- -------- -------- -------- -------- -------- -------- ---

Skill 5: Hati-hati dengan Past Participle

Past participle adalah bentuk Verb 3 tanpa didahului tobe atau bentuk perfect
tense (has/have/had).
Sama seperti present participle sebelumnya, past participle bukanlah verb,
melainkan kata sifat, namun dalam bentuk verb 3.
Past participle menjadi kata verb sebenarnya bila di dahului oleh tobe atau
bentuk perfect tense (has/have/had).
Verb 3 ada dua jenis: regular verbs dan irregular verbs.
Regular verbs bisa diketahui dengan melihat akhiran kata yang memiliki -ed.
Misal, decide - decided, plant - planted.
Irregular verbs sulit untuk diketahui karena bentuk verb 1, 2, dan 3 berbeda.
Perlu dihafal agar bisa berhati-hati dengan bentuk irregular verbs. Misal, buy -
bought, know - known.

Perhatikan dua Fungsi Past Participle dibawah ini.

1. Berfungsi sebagai verb.

Past Participle berfungsi sebagai verb ketika verb 3 dalam kalimat di dahului oleh to be
atau bentuk perfect tense. Dlama kondisi ini, akan terjadi bentuk passive form dimana
tobe + verb 3 atau bentuk perfect tense dimana has/have/had + verb 3.

Contoh Past Participles yang berfungsi sebagai verb:

1. The family has purchased a television

Dalam kalimat ini, the family adalah subject dan has purchased merupakan verb. Kata
'purchased' berfungsi sebagai verb sebenarnya karena didahului bentuk perfect tense,
yaitu has.
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 18

2. The poem was written by Paul.

Dalam kalimat ini, the poem adalah subject dan was written merupakan verb. Kata
'written' berfungsi sebagai verb sebenarnya karena didahului tobe, yaitu was.

2. Berfungsi sebagai adjective (kata sifat).

Past Participle berfungsi sebagai adjective ketika verb 3 dalam kalimat tidak di dahului
oleh to be atau bentuk perfect tense.

Contoh Past Participles yang berfungsi sebagai kata sifat:

1. The television purchased yesterday was expensive.

Dalam kalimat ini, the television merupakan subject. Kemudian, perlu berhati-hati
dalam menentukan apakah kata purchased merupakan verb sebenarnya atau adjective.

Ingat, verb 2 dari kata purchase adalah purchased sama dengan bentuk ketiganya. Kalau
kata yang dimaksud adalah verb 2, maka tidak perlu didahului tobe atau perfect tense.

Cara termudah adalah dengan melihat apakah ada kata kerja lain dikalimat ini. Ada
tobe 'was' yang bisa berfungsi sebagai pengganti verb. Ini berarti kalimat ini sudah
memiliki subject dan verb.

Berarti kata purchased adalah past participle yang berfungsi sebagai kata sifat tanpa
didahului oleh tobe atau perfect tense.

2. The poem written by Paul appeared in the magazine.

Dalam kalimat ini, the poem adalah subject. Kata written disini merupakan bentuk
ketiga dari write. Tanpa didahului tobe dan perfect tense, kata written bisa dipastikan
berfungsi sebagai past participle. Kata appeared merupakan bentuk kedua dari appear
yang berfungsi sebagai verb.

Kalimat ini memiliki subject 'the poem', verb 'appeared', dan past participle 'written'.

Contoh soal:

The packages . mailed at the post office will arrive Monday


Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 19

(A) have

(B) were

(C) them

(D) just

Kata 'The packages' adalah subject. Kata 'mailed' merupakan past participle karena ada
verb sebenarnya 'will arrive'. Artinya, kalimat ini sudah lengkap, memiliki subject dan
verb. Pilihan yang ada subject dan verb bukan pilihan yang benar, seperti di (A) dan (B).
Pilihan (C) them adalah object.

Jawaban yang benar adalah (D) just, sebagai pelengkap saja.

Kerjakan Exercise 5 dibawah ini.

Exercise 5

Petunjuk: Tentukan Subject, Verb dan Past Participle didalam kalimat-kalimat


dibawah ini. Untuk Past Participle tentukan juga apakah berfungsi sebagai Verb
atau Adjective dalam kalimat. Kemudian, tentukan apakah kalimat tersebut
secara Grammar: Benar (B) atau Salah (S).

Contoh:

1. The money was offered by the client was not accepted.

Subject = Money. Verb = was offered dan was not accepted. Past Participle = offered
berfungsi sebagai verb. Kalimat salah.

2. The car listed in the advertisement had already stalled.

Answer:

3. The chapters were taught by the professor this morning will be on next weeks exam.

Answer:
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 20

4. The loaves of bread were baked in a brick oven at a low temperature for many hours.

Answer:

5. The ports were reached by the sailors were under the control of a foreign nation.

Answer:

6. Those suspected in the string of robberies were arrested by the police.

Answer:

7. The pizza is served in this restaurant is the tastiest in the country.

Answer:

8. The courses are listed on the second page of the brochure have several prerequisites.

Answer:

9. All the tenants were invited to the Independence Day barbeque at the apartment
complex.

Answer:

10. Any bills paid by the first of the month will be credited to your accounts by the next
day.

Answer:
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 21

Latihan
Kerjakan 2 latihan dibawah ini dengan baik. Latihan latihan ini untuk menguji
apakah siswa sudah memahami skill 1 5 dengan baik.

Exercise (Skills 1 5)

Petunjuk: Tentukan Subject dan Verb didalam kalimat-kalimat dibawah ini.


Kemudian, tentukan apakah kalimat tersebut secara Grammar: Benar (B) atau
Salah (S).

1. For three weeks at the beginning of the semester students with fewer than the
maximum number of units can add additional courses.

Answer:

2. On her lunch hour went to a nearby department store to purchase a wedding gift.

Answer:

3. The r trees were grown for the holiday season were harvested in November.

Answer:

4. In the grove the overripe oranges were falling on the ground.

Answer:

5. The papers being delivered at 4:00 will contain the announcement of the presidents
resignation.

Answer:

6. A specialty shop with various blends from around the world in the shopping mall.

Answer:

7. The portraits exhibited in the Houston Museum last month are now on display in
Dallas.

Answer:
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 22

8. With a sudden jerk of his hand threw the ball across the eld to one of the other
players.

Answer:

9. Construction of the housing development it will be underway by the rst of the month.

Answer:

10. Those applicants returning their completed forms at the earliest date have the highest
priority.

Answer:

------- ------- ------- -------- ------- --------- -------- -------- -------- -------- -------- -------- ---

TOEFL Exercise (Skills 1 -5)


Petunjuk: Lingkari atau silang jawaban yang benar dari pertanyaan
pertanyaan dibawah ini dengan benar. Semua soal meliputi skills 1 sampai 5
secara acak. Ini tipe soal TOEFL yang sebenarnya.

1. The North Plate River _____ from Wyoming into Nebraska.


(A) It flowed
(B) Flows
(C) Flowing
(D)With flowing water

2. _____ Biloxi received its name from a Sioux word meaning first people.
(A) The city of
(B) Located in
(C) It is in
(D)The tour included

3. A pride of lions ____ up to forty lions, including one to three males, several females,
and cubs.
(A) can contain
(B) it contains
(C) contain
(D)containing

4. _____ tea plant are small and white.


(A) The
(B) On the
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 23

(C) Having owers the


(D)The owers of the

5. The tetracyclines, _____ antibiotics, are used to treat infections.


(A) are a family of
(B) being a family
(C) a family of
(D) their family is

6. Any possible academic assistance from taking stimulants _____ marginal at best.
(A) it is
(B) there is
(C) is
(D)as

7. Henry Adams, born in Boston, _____ famous as a historian and novelist.


(A) became
(B) and became
(C) he was
(D)and he became

8. The major cause _____ the pull of the Moon on the Earth.
(A) the ocean tides are
(B) of ocean tides is
(C) of the tides in the ocean
(D)the oceans tides

9. Still a novelty in the late nineteenth century, _____ limited to the rich.
(A) was
(B) was photography
(C) it was photography
(D)photography was

10. A computerized map of the freeways using information gathered by sensors embedded
in the pavement _____ on a local cable channel during rush hours.
(A) airs
(B) airing
(C) air
(D)to air
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 24

Tugas Baca esai (TBE) 1

Petunjuk:

Baca esai dibawah ini


Komentari isi esai dalam Bahasa Inggris. Minimal sebanyak 2 kalimat dalam Bahasa
Inggris.
Komentar diberikan lewat status di social media masing-masing siswa.
Komentar dapat berupa update status atau pun video singkat.
Tag salah satu social media:

Line ID: @zux2328h | Twitter @01_budi dan @SekolahToefl |


Instagram: sdsafadg dan Sekolah_TOEFL
#learnforthefuture #ST

Giving Young People an Alternative to College

Nearly 40 percent of American workers hold a bachelors degree. College graduates are found in
virtually every profession: 15 percent of mail carriers have a four-year degree, as do one in five clerical
and sales workers and 83,000 bartenders.

Getting a bachelors degree is what going to college means to most Americans and is so ingrained in our
culture that students who do not march along are often admonished, questioned and considered or
consider themselves failures.

Yet, the decades-long march to college-for-everyone-at-18 has actually closed off options for teenagers
and 20-somethings, rather than opened up opportunities.

As recently as the 1970s, a teenager had a number of options after graduating from high school: get a
good-paying job right away, enlist in the military, find an apprenticeship in a trade or go to college.

Today, a teenager really has only two of those options: the military or college. Less than 1 percent of
Americans serve in the military, so most go to college right after high school. Yet only 52 percent of
young people have either a two- or four-year degree or an industry certificate by the time they reach
their mid-20s.

As I traveled the country the last two years talking to employers of all sizes and in all sectors of the
economy for my new book, There Is Life After College, what I heard most is the worry they have about
filling so-called middle-skill positions in advanced manufacturing, health care and information
technology.

Nearly half of the American work force has these jobs today, but many of them are baby boomers who
will soon be retiring. Its expected that as many as 25 million of all new job openings in the next decade
will be for middle-skills jobs.
Handbook ini hanya untuk siswa Sekolah TOEFL 25

What we need are job-training institutions on par with academic institutions as prestigious and rigorous
as the Ivy League to attract students interested in pursuing skilled jobs critical for the economy that
dont necessarily require a four-year college degree.

The modern version of what an apprenticeship could look like for American students interested in
alternatives to college is on display at The Apprentice School in Newport News, Va., where students
choose from one of more than 20 occupational areas and are guaranteed a job with the military
contractor that operates Newport News Shipbuilding.

The school is just as selective as Harvard. It receives more than 4,000 applications each year for 230
spots, and significant numbers of its graduates go on to earn bachelors or masters degrees.

We need more such schools and pathways post-high school that serve a greater array of industries as
well as students who dont want to travel the one route we offer them now.
Jeffrey J. Selingo is author of There Is Life After College: What Parents and Students Should Know About
Navigating School to Prepare for the Jobs of Tomorrow (William Morrow/HarperCollins), from which this article
is adapted.

----- End of Week 1 -----

Mohon, handbook ini tidak diberikan


atau dishare kepada siapapun.

References: Deborah Philips, the New York Times, dan beberapa sumber lain.