Anda di halaman 1dari 6

MATERI SENI BUDAYA KELAS XI IPS

SEMESTER 2

1) Keunikan gagasan dalam karya seni kriya mancanegara


2) Keunikan teknik dalam karya seni kriya mancanegara
3) Cara dan contoh mengapresiasi keunikan gagasan dalam
karya seni kriya mancanegara
4) Cara dan contoh mengapresiasi teknik dalam karya seni
kriya mancanegara
5) Konsep dan definisi teknik dalam perancangan seni
kriya mancanegara
6) Konsep dan definisi corak dalam perancangan seni
kriya mancanegara
7) Konsep teknik dan corak karya seni kriya mancanegara
8) Pembuatan karya seni kriya dengan teknik dan corak
mancanegara
9) Konsep pameran karya seni kriya
10) Cara menyiapkan karya seni kriya untuk dipamerkan
11) Konsep pameran dan cara penataan karya sesuai
konsep pameran
12) Gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan
mancanegara
13) Bahan dalam karya seni rupa terapan mancanegara
14) Keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa
terapan mancanegara
15) Gambar teknik
16) Konsep fungsi dan corak dalam seni rupa terapan
A. Perancangan karya seni rupa terapan
B. Pembuatan karya seni rupa terapan
C. Cara mempersiapkan karya seni rupa untuk pameran

17) Konsep pameran seni rupa


18) Cara menata karya seni rupa sesuai konsep pameran
19) Makna dan Peranan musik nontradisional Nusantara
20) Nilai yang terkandung dalam musik nontradisional
Nusantara
21) Berkarya Seni Musik Paduan Suara dan Vokal Grup
22) Menggelar pertunjukan seni tari nontra-disional
Nusantara
tari kreasi bentuk tunggal Nusantara

23) Makna simbol/filosofi teater non tradisional dalam


24) Konteks kehidupan budaya masyarakat.
25) Peranan teater non tradisional dalam konteks
kehidupan budaya masyarakat
26) Sikap apresiatif terhadap kualitas estetis teater non
Tradisional Nusantara

27) Pesan moral

(Kearifan local):
1.Nilai luhur
2.Religius
3.Kejujuran
4.Perjuangan

28) Teknik olah tubuh, ikiran dan suara

0LAH TUBUH: Gerakan tubuh Yang berirama.

OLAH PIKIR: Ungkapan pikiran Melalui imajinasi

OLAH SUARA Ekspresi bunyi


Melalui bunyi

29) Rancangan teater Kreatif yaitu yang digali dan


disesuaikan dengan daerah masing-masing

30) Prinsi-prinsip kerja sama dalam berteater, yaitu


1.Disiplin
2.Tanggung jawab
3.Kekompa-kan
4.Tujuan yang
Sama
31) Persiapan pertunjukan teater tradisional, yaitu
Perencanaan pertunjukan teater
Tradisional daerah setempat
o Pengama-tan/ kaji ilmu
o Pemilihan tema
o Penulisan naskah
o Pemilihan pemain
o Latihan intensif
o Bentuk pementasan
o Publikasi
o Akomodasi / alat-alat
o Pertunju-kan produksi

32) Mengadakan pergelaran teater,yaitu melaksanakan sesuai


rencana masing-masing
Penciptaan Karya Seni Kriya Secara Umum

Menciptakan karya seni kriya secara umum baik karya seni


kriya Nusantara atau mancanegara pada dasarnya adalah
sama. Persamaan tersebut antara lain bahwa, pembuatan seni
kriya adalah sebagai berikut.

Menghasilkan benda-benda yang bernilai seni dengan


bentuk indah.

Memiliki fungsi guna atau pakai atau memiliki kegunaan


praktis.

Diciptakan untuk kepentingan orang lain, yakni


dibutuhkan dan disenangi masyarakat.

Model dengan komposisi harmonis.

Dapat dikerjakan secara perseorangan atau massal


menghasilkan benda yang sama dalam jumlah banyak
(reproduksi).

Dalam proses penciptaan seni kriya, seorang perupa atau


kreator atau pembuat sangat memperhatikan hal-hal sebagai
berikut.

Kreasi (kreativitas) dalam menciptakan karya dan


berhubungan langsung dengan bentuk karya yang dibuat.

Teknik atau cara yang digunakan dalam membuat karya,


terkait era dengan media (bahan) yang digunakan.

Corak atau gaya setiap bangsa atau negara memiliki corak


yang berbeda-beda sesuai dengan budaya bangsa.

Keunikan atau ciri khusus yang dimiliki setiap karya perlu


memperhatikan prinsip seni, komposisi, nilai seni, dan nilai
indah.
Keunikan Gagasan dan Teknik

Bila kita memperhatikan hasil karya seni kriya buatan negara


atau mancanegara, perlu kita kagumi dan hargai. Selanjutnya
gagasan dan teknik tersebut perlu kita pelajari dan kita
dapatkan mencoba untuk membuatnya.

[1]. Seni kriya keramik dari Cina yang sudah ada ribuan
tahun yang lalu merupakan gagasan dan karya cipta yang
tinggi. Sekarang sudah dapat dibuat berbagai bentuk atau
corak yang indah dengan diberi hiasan atau gambar dan glasur.
Guci Cina dapat digunakan untuk menyimpan, kecap hingga
tahan lama. Seni kriya keramik tersebut terkenal di seluruh
dunia, lalu berkembang di Eropa dengan desain yang bergaya
Yunani dan Roma Klasik, dengan desain modern, bentuk
nonfiguratif dengan komposisi harmonis. Seni kriya keramik
sekarang di sampaing seni terapan (fungsional), ada juga yang
sebagai seni murni (sebagai hasil ekspresi penciptanya).
Negara penghasil keramik semakin banyak, antara lain: Cina,
Taiwan, Korea, Jepang, Singapura, Perancis, Spanyol, Vietnam,
Timur Tengah dengan hiasan kaligrafi, India, dan Indonesia.

[2]. Seni batik (seni kriya dua dimensi), batik di


mancanegara memiliki gagasan dan teknik yang unik,
umumnya digunakan untuk bahan busana. Desain
mancanegara coraknya dinamis, berkembang terus seperti
corak modern. Tidak terikat oleh bentuk klasik atau alam.
Komposisinya tidak harus simetris atau keseimbangan yang
sama, tetapi condong lebih bebas atau asimetris. Warna yang
digunakan adalah warna-warna yang mencolok atau cerah.
Contohnya batik Malaysia, Singapur, Hongkong, Hawai, (USA),
Jepang, Perancis, Filipina, Korea, India, dan Taiwan. Teknik yang
digunakan dengan printing atau cetak mesin.
[3]. Seni kriya mainan anak-anak diciptakan menjadi
mainan anak yang menarik. Penghasil seni kriya mainan anak
mancanegara ini antara lain: Cina, Jepang, Taiwan, Hongkong,
USA, Perancis, India, Korea, Itali, benda unik antara lain:
boneka, dakocan, panada, boneka Jepang, mobil-mobilan,
pesawat, kapal, robot, keramik, dengan bahan dan teknik yang
unik.

[4]. Seni kriya berupa benda hiasan dan souvenir dengan


teknik cetak dapat menghasilkan benda dengan jumlah banyak,
dibuat dari bahan fiberglass, plastik, logam, keramik, dan gelas.
Hasilnya berupa benda bentuk: patung-patungan kecil, replika
(tiruan benda), vas bunga, hiasan dinding, pigura, hiasan pintu,
gantungan kunci, dan hiasan gantungan untuk ruangan atau
mobil. Banyak dihasilkan dari Singapura, Hongkong, Taiwan,
Jepang, Cina, Belanda, Perancis, Inggris, Amerika, Spanyol,
Mesir, dan Italia