Anda di halaman 1dari 23

PELAKSANAANPENDOKUMENTASIANASUHAN

KEPERAWATANBERDASARKANFAKTORMOTIVASI
DANSUPERVISIPIMPINANDIRSUD
DR.MOEWARDISURAKARTA

ProgramStudi
MagisterIlmuKesehatanMasyarakat
Konsentrasi
AdministrasiRumahSakit

Oleh
Mulyati
NIM:E4A002029

PROGRAMPASCASARJANA
UNIVERSITASDIPONEGORO
SEMARANG
2005

1
PROGRAMSTUDIILMUKESEHATANMASYARAKAT
KONSENTRASIADMINISTRASIRUMAHSAKIT
UNIVERSITASDIPONEGOROSEMARANG,2006

ABSTRAK

Mulyati(E4A002029)

PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN


BERDASARKAN FAKTOR MOTIVASI DAN SUPERVISI PIMPINAN DI RSUD
DR.MOEWARDISURAKARTA
+68hl+5tabel+4gbr+5lampiran

Dalam memberikan pelayanan kesehatan khususnya asuhan keperawatan,


perawat dituntut untuk memberikan pelayanan yang professional. Apabila
asuhankeperawatandilaksanakansesuaidenganstandarasuhankeperawatan,
akan dapat memberikan jaminan kualitas serta mengurangi keluhankeluhan
klien di RSUD Dr.Moewardi Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui karakteristik individu, motivasi perawat, dan supervisi pimpinan
dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat
inapRSUDDr.Moewardisurakarta.

Jenis penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional . Lokasi


penelitian diRSUDDr.MoewardiSurakartadenganjumlahresponden3orang
kepalabangsaldan6orangperawatpelaksana.Sumberdataprimerdiperoleh
melalui wawancara mendalam dandata skunder diambil dari dokumen rekam
medis.

Analisiswawancaramendalamuntukmendeskripsikanhasilpenelitian.Analisis
ini digunakan untuk memperoleh gambaran faktorfaktor jawaban perawat
pelaksanadankepalabangsalyangmeliputivariabelmotivasifinansialdannonfinansial,
supervisisertapendokumentasianasuhankeperawatan.

Hasilwawancaradengan9respondensemuanyamenyatakanbahwainsentiffinansial
dirasa masih kurang mencukupi. Untuk insentif non finansial dari 9 responden
menyatakan bahwa insentif non finansial berupa penghargaan, penilaian kerja,
penerimaan sesama perawat, dan penerimaan pimpinan sudah sesuai dengan yang
diharapak perawat. Sedangkan insentif non finansial berupa kenaikan pangkat,
keamanan, kenyamanan lingkungan kerja, dan tersedianya sarana dan prasarana
kurangsesuaidenganyangdiharapkan.

Perihal supervisi pimpinan berupa pengarahan, bimbingan, observasi, dan evaluasi


belumdilaksanakansecararutin.

Adapunhasilpenelitianterhadapkelengkapanpendokumentasianasuhankeperawatan
yang diambildari dokumen rekam medisrawatinap di RSUD Dr.MoewardiSurakarta
menunjukkanbahwauntukpengkajiannilaitidaklengkap71,14%,kuranglengkap21,43
%,danlengkap7,14%.Diagnosiskeperawatannilaikuranglengkap57,14%,lengkap
43,86 %, dan tidak lengkap 0 %. Dalam menentukan tujuan dan kriteria hasil nilai
lengkap50%,kuranglengkap50%,dantidaklengkap0%.Tindakankeperawatannilai
lengkap 50 %, kurang lengkap 50 %, dan tidak lengkap 0 %. Pelaksanaan tindakan
keperawatannilailengkap50%,kuranglengkap50%,dantidaklengkap0%.Evaluasi
nilaikuranglengkap78,57%,lengkap14,29%,dantidaklengkap7,14%.Tandatangan

2
dannamaperawatnilailengkap71,43%,kuranglengkap21,43%,dantidaklengkap
7,43 %. Sedangkan untuk catatan keperawatan nilai tidak lengkap 42,86 %, kurang
lengkap35,71%,danlengkap21,43%.Resumekeperawatannilaitidaklengkap78,57
%,kuranglengkap21,43%,danlengkap0%.Untukcatatanpulangataumeninggal
dunianilaitidaklengkap78,57%,kuranglengkap21,43%,danlengkap0%.
Kesimpulan, insentif finansial masih dirasa kurang mencukupi, insentif non finansial
berupakenaikan pangkat, keamanandan kenyamanan lingkungankerja, tersedianya
saranadanprasaranamasihkurangsesuaiharapanperawat,supervisipimpinanbelum
efektif.Danpelaksanaanpendokumentasianasuhankeperawatandiruangrawatinap
RSUD Dr.Moewardi Surakarta yang terdiri dari 10 kajian masih dilaksanakan kurang
lengkap.

Saran. RSUD Dr.Moewardi Surakarta khususnya Manajemen Keperawatan supaya


mengefektifkansupervisipimpinan,meningkatkaninsentiffinansialsecarakeseluruhan
dankesesuaianinsentifnonfinansialdengankenyataanyangada.

Daftarbacaan25(19812003)

3
POSTGRADUATEPROGRAM
PUBLICHEALTHADMINISTRATION
UNIVERSITYOFDIPONEGORO
Thesis,February2006

ABSTRACT

Mulyati(E4A002029)

DOCUMENTATIONIMPLEMENTATIONOFNURSINGPROCESSBASEDON
MOTIVATION AND SUPERVISION BY THE LEADER OF RSUD
DR.MOEWARDISURAKARTA
x+68pages,5tables,4pictures,5appendix

Nurses are forced to give the professional treatment especially in nursing


process. When nursing process is appropriate as the standard, it will give
guarantee of quality and also to reduce costumers complaints in RSUD
Dr.Mowardi Surakarta. The purpose of this research is to know how was the
individualcharacteristic,nursesmotivation,andtheleaderssupervisionwithall
thedocumentationequipmentofnursingprocessinwardsofRSUDDr.Moewardi
Surakarta.

Observational research is by cross sectional approaching. The research was


located in RSUD Dr.Moewardi Surakarta with total respondents are 3 wards
leaders and 6 implementer nurses. Source of primary data is taken from the
interviewandthesecondarydataistakenbythedocumentsofmedicalreport.

Analysisofinterviewistodescribetheresultofresearch.Itisusedforobtaining
factorsofresponses,whichweregivenbytheimplementernursesandthewards
leaders. It consists of financial and nonfinancial motivation variables,
supervision,andalsonursingprocessdocumentation.

Resultsoftheinterviewwith9respondentsshowthatfinancialintensifydonot
suffice enough. 9 respondents said that for nonfinancial intensify by giving
award; job estimation, nurses and leader acceptances are appropriate as the
nursesexpectation.Whileinnonfinancialintensifybydegreeincreasing,safety
andjobenvironmentcomfort,andalsoinfrastructuresarenotappropriateasthe
expectation.

Havingtodowithleaderssupervisionbyinstruction,guidance,observation,and
evaluationarenotroutineyet.

Results.Theresultstowardcomprehensiveofnursingprocessdocumentation
thatweretakenbymedicalrecordsdocumentationinRSUDDr.Moewardishow
thatforincompleteinvestigationscoreare71,14%,lesscompleteare21,43%,
andcompleteare7,14%.Incompletediagnoseare57,14%,completeare43,86
%,andincompleteis0%.Scoringdiagnoseswhichislesscomplete57,14%,
complete 43,86 %,and not complete0 %. In determine thepurpose andthe
criteriaresultsthatthecompletescoreare50%,lesscompleteare50%,andno

4
oneincomplete.Innursingaction,completescoreare50%,lesscompleteare
50 %, and 0 % incomplete. The implementation of nursing action, which is
completeis50%,lesscompleteis50%,andnooneincomplete.Theevaluation
scoringforlesscompleteare78,57%,completeare14,29%,andincomplete
are7,43%.Signaturesandthenameofthenursesthatcompleteare71,43%,
lesscompleteare21,43%,andincompleteare7,43%.Whileinnursingnote
scoring,whichincompleteare42,86%,lesscompleteare35,71%,andcomplete
are 21,43 %. Nursing resume scoring, which incomplete are 78,57 %, less
complete are 21,43 %, and 0 % complete. In returning home note or for the
death,whichincompleteare78,57%,lesscompleteare21,43%,andcomplete
is0%.

Conclusion.Thefinancialintensifydonotsufficeenough,nonfinancialintensify
asdegreeincreasing,safetyandjobenvironmentcomfort;infrastructuresarestill
lessappropriateasthenursesexpectation.Anddocumentationimplementations
ofnursingprocessinRSUDDr.MoewardiSurakartathatconsistof10pointsare
lesscomplete.

Suggestion. RSUD Dr.Moewardi Surakarta should increase the effectively of


leaders supervision especially in nursing management, increase the entire
financialintensifyandtheappropriateofnonfinancialintensifywiththereality.

Bibliographylist25(19812003)

5
6
7
8
BABI

PENDAHULUAN

A. LatarBelakang

Pelayanan kesehatan merupakan suatu sistem yang komponen

komponennyasalingberhubungan,berkaitan,dansalingmempengaruhidalam

mencapai suatu tujuan termasuk pelayanan keperawatan untuk meningkatkan

derajat kesehatan masyarakat.1 Pelayanan kesehatan di rumah sakit tidak

mungkin terlaksana tanpa adanya pelayanan keperawatan. Sebagai bagian

integraldariprosespenyembuhanpenyakitdanpemulihankesehatan,pelayanan

keperawatansangatdiperlukan.Halinijugatercantumdalampasal32ayat2UU

RI no.23 tahun 1992 tentang Kesehatan, yaitu : Penyembuhan Penyakit dan

PemulihanKesehatandilakukandenganpengobatandanatauperawatan.Dari

dasar tersebut bahwa pelayanan keperawatan memegang peranan penting di

dalampenyembuhanpenyakitdanpemulihankesehatan.

Untuk memberikan pelayanan kepada pasien secara komprehensif

diperlukan pelayanan keperawatan dengan asuhan keperawatan secara

berkesinambungan, yaitu melalui lima tahapan proses yang konsisten sesuai

dengan perkembangan profesi keperawatan. Tahapan asuhan keperawatan

tersebut meliputi pengkajian data, diagnose keperawatan, tujuan dan kriteria

hasil,rencana tindakan keparawatan, pelaksanaan tindakan keperawatan,

evaluasi hasil tindakankeperawatan,tandatangandannamaterangperawat,

9
catatankeperawatan,resumekeperawatansertacatatanpulangataumeninggal

dunia.

Perawat dalam melaksanakan pelayanan kesehatan di rumah sakit

merupakanfiguryangterusmenerusselama24jammemantauperkembangan

pasien secara biopsikososiokultural dan spiritual. Dengan demikian perawat

menjadiujungtombakmutupelayananrumahsakit.2

Mutu pelayanan keperawatan yang merupakan hasil kegiatan asuhan

keperawatanadalahterjaminnyapenerapanstandarasuhankeperawatanyang

dilakukanolehperawat,yangmanakeseluruhanprosestersebutharustertuang

dalam dokumen rekam medis. Apabila ada salah satu proses asuhan

keperawatan tidak dilaksanakan dengan baik, maka mutu pelayanan

keperawatan menjadi kurang baik pula, sehingga menimbulkan keluhan

keluhanbaikdaripasienmaupunkeluargapasien.

Supervisimerupakansalahsatucarayangtepatuntukmencapaitujuan

pelayanan rumah sakit khususnya pelayanan keperawatan.3 Supervisi pada

dasarnyatidakmencarisiapayangsalah,tetapimemberipetunjuk,bimbingan

danpengarahansupayaperawatdapatmenyelesaikantugassecaraefektifdan

efisien.Pimpinandiharapkandapatmenjalinhubunganinterpersonalyangerat

denganparastafagartujuansupervisiyangmeliputi:meningkatkanmotivasi,

kreatifitas dan kemampuan para perawat pelaksana dapat tercapai. Sehingga

peningkatankualitaspelayanankeperawatanakandapatterwujud.4

Dalam rangkameningkatkanmutupelayanankeperawatan, RSUDDr.

Moewardi Surakarta telah menyediakan buku Standar Asuhan Keperawatan

danPedomanPelayananKeperawatansebagaipegangansemuaperawatyang

menjalankantugasdiruangrawatinapRSUDDr.MoewardiSurakarta.

1.StandarAsuhanKeperawatanterdiridari:

a. StandarI :Falsafahkeperawatan

10
b. StandarII :Tujuanasuhankeperawatan

c. StandarIII :Pengkajiankeperawatan

d. StandarIV :Diagnosekeperawatan

e. StandarV :Perencanaankeperawatan

f. StandarVI :Intervensikeperawatan

Daripemenuhankebutuhanoksigensampaipadapemenuhankebutuhan

rehabilitasi yang mengacu pada buku Standar Asuhan

Keperawatan.5

2.PedomanPelayananKeperawatanyangmemuat:

a. BABI : Ketentuandasarpelayanankeperawatan

b. BABII : OrganisasiBidangKeperawatan

c. BABIII : OrganisasiFungsionalBidangKeperawatan

d. BABIV : AsuhanKeperawatan

e. BABV : Penyiapan bimbingan, pembinaan dan pengembangan

tenagakeperawatan.

f. BABVI : Manajemenlogistikkeperawatan

g. BABVII : Pendidikankeperawatanberjenjang/berlanjut.6

NamundiRSDMdalamhalmutupelayanankeperawatanmasihdijumpai

adanya keluhan keluhan perawat akan kurangnya motivasi kerjadan

supervisipimpinan, sehingga perawatseakanakanhanyamenjalankan

tugasrutinsaja.

Untukmengatasimasalahtersebut,manajementelahmelakukanupaya

upayaberupa:

a. Mengikutsertakanpendidikandanlatihanuntukparakepala

bangsaldanperawatpelaksanasecarabergantian.

b. Memberikan jasa

pelayanantentunyasesuaibanyaknyaatausedikitnyapasien.

11
c. Memberikan hadiah

kepada perawat yang berprestasi yang diwujudkan uang dan

bingkisan.

d. Memberikan bonus

kepada bangsal yang mendokumentasikan asuhan keperawatan

secaralengkap.

e. Memberikan

penghargaanberupasertifikatkepadaperawatteladan.

Meskipunsudahdilakukanupayaupayatersebutdiatasternyatamasih

ditemukan penerapan pendokumentasian asuhan keperawatan yang

tidaklengkap.

Padahaldokumenasuhankeperawatanadalahsebagaialatkomunikasi

perawatmaupuntimkesehatanyanglain,sebagaidokumenlegal,alat

penelitian,datastatistik,dansaranapendidikansertaauditnursing.

Hasil pra survei pada 14 bangsal rawat inap RSUD Dr.Moewardi

Surakarta didapatkan hasil penerapan asuhan keperawatan yang tidak

lengkapterutamapadaaspekpendokumentasiannya.

12
13
1

Tabel1.
DataDokumenRekamMedisAsuhanKeperawatandiRuangRawatInap
RSUDDr.MoewardiSurakartaTahun2002.

Ruang Peng Diag Rencana Pelak Evalu TTD& Rata


Kajian Kep. Tjn& Tinda sana Asi Nama 2
Krit.Hsl. kan an Perwt
(%) (%) (%) (%) (%) (%) (%) (%)
ICU 66 73 60 76 76 76 90 63
ICCU 63 70 63 60 63 43 65 48
RGB 60 56 56 49 59 20 36 48
PICU/ 76 76 76 76 73 64 49 70
NICU
KBRT 63 56 66 63 63 25 65 57
CDN 56 63 60 60 56 22 62 54
1
CDN 70 73 66 70 70 30 70 64
2
CDN 66 66 63 63 70 30 60 60
3
MWR 66 63 63 70 68 20 74 61
1
MWR 46 53 53 50 40 0 20 37
2
MWR 64 60 60 60 60 38 46 55
3
MLTI 76 70 70 70 78 28 61 65
1
MLTI 70 66 70 70 60 20 73 61
2
MLTI 60 56 56 50 56 10 58 49
3
1

Tabel2.
DataDokumenRekamMedisAsuhanKeperawatandiRuangRawatInap
RSUDDr.MoewardiSurakartaTahun2003.

Ruang Peng Diag Rencana Pelak Evalu TTD& Rata2


kajian Kep. Tjn& Tinda Sana Asi Nama
Krit.Hsl kan an Prwt.
(%) (%) (%) (%) (%) (%) (%) (%)
ICU 88 87 87 94 94 90 92 90,28
ICCU 75 75 75 75 75 55 65 70,71
RGB 78 79 79 79 76 0 77 66,85
PICU/ 82 81 81 81 88 84 92 84,14
NICU
KBRT 91 81 89 91 91 25 88 91,44
CDN 76 76 76 76 82 0 82 66,85
1
CDN 74 63 75 75 85 3 87 67,42
2
CDN 76 74 76 76 80 3 60 63,57
3
MWR 81 81 81 81 81 0 74 68,42
1
MWR 82 82 82 82 82 0 85 70,71
2
MWR 79 79 79 79 79 0 77 67,42
3
MLTI 89 89 89 89 89 28 81 79,14
1
MLTI 74 72 73 73 73 2 73 62,85
2
80 82 81 80 80 4 78 69,28

Daridatatersebutdiatastampakjelasbahwaprosespendokumentasian

asuhan keperawatan belum dilaksanakan secara benar. Dari data sementara

yangpenulisdapatkanmenunjukkanbahwaratarataperawattidakmelakukan

evaluasi hasil tindakan keperawatan. Berarti asuhan keperawatan

berkesinambunganbelumterwujuddenganbaik.

Secara umum kinerja perawat dipengaruhi oleh motivasi, kemampuan,

situasi/lingkungan,dankurangefektitifnyasupervisipimpinan.
1

Menurut Sriwerdati dalam Pengantar Manajemen Keperawatan,

manjelaskanbahwakerangkakerjayangmenunjangpraktekkeperawatandan

merupakankeyakinandasardaritimkeperawatandiantaranyaadalah:

a. Setiap individu

memilikikarakteristiklatarbelakang,motivasi,minatdancarauntuk

pencapaiankelompok.

b. Pengetahuan dan

ketrampilan sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan yang

profesional.

c. Fungsi

pengendaliandankoordinasiamatpentingdalampencapaiantujuan.7

Darihasilprasurveimelaluiwawancaradenganbeberapaperawatyang

bertugas di ruang rawat inap RSUD Dr.Moewardi Surakarta pada tanggal 31

Maret 2004, didapatkan beberapa alasan kenapa perawat tidak menulis

dokumenasuhankeperawatansecaralengkapadalahdisebabkan:

1. Kurangnyamotivasiperawatterhadappenulisandokumenasuhan

keperawatan.

2. Penulisandokumenasuhankeperawatandirasasangatmenyita

waktudanmenghambatpelayanankepadapasien.

3. Kurangefektifnyasupervisipimpinan,diantaranya:

a. Keterlibatan

pimpinandalampendokumentasianasuhankeperawatan

b. Kontrol kepada

stafkhususnyapendokumentasianasuhankeperawatan
1

c. Tidak adanya

umpanbalik

d. Diskusi untuk

perbaikandantindaklanjutpermasalahan.

e. Bimbingan dan

pengarahankhususnyapendokumentasianasuhankeperawatan.

Sebagai data penunjang permasalahan tersebut didapatkan hasil

penelitian Adriani pada tahun 1997 bahwa pendokumentasian asuhan

keperawatandiruangrawatinapRSUDDr.MoewardiSurakartadengankatagori

kurang:31,96%;cukup:56,70%;sedang:11,34%danbaik:0%.8

B.RumusanMasalah

1.WalaupunManajemensudahmembuatPedomanPelayananKeperawatan

danStandarAsuhanKeperawatan,namunmasihdiketemukandokumen

rekammedisyangtidaklengkap.

2. Manajemensudahmelakukanupayaupayaberupa:

a. Mengikutsertakanpendidikan danlatihanuntuk parakepalabangsal

danperawatpelaksanasecarabergantian.

b. Memberikanjasapelayanan

c. Memberikanhadiahkepadaperawatyangberprestasi.

d. Memberikanbonuskepadabangsalyangmendokumentasikanasuhan

keperawatansecaralengkap

e. MemberikanpenghargaanberupasertifikatkepadaperawatTeladan,

namunpendokumentasianasuhankeperawatanmasihbelumbaik.
1

3. Adanyadatadatatentangketidaklengkapandokumenasuhan

keperawatan.

Berdasarkan data tersebut di atas dapat dirumuskan masalah sebagai

berikut : Bahwa di RSUD Dr.Moewardi Surakarta terdapat fenomena

dalam pelayanan keperawatan khususnya tentang pendokumentasian

asuhankeperawatan.

PertanyaanPenelitian

Apakah faktor motivasi perawat dan supervisi pimpinan berhubungan

dengankelengkapanpendokumentasianasuhankeperawatandiRuangRawat

InapRSUDDr.MoewardiSurakarta?

C.TujuanPenelitian

TujuanUmum

Untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu dan motivasi

perawatdengankelengkapanpendokumentasianasuhankeperawatandiRuang

RawatInapRSUDDr.MoewardiSurakarta.

TujuanKhusus

a. Menggambarkan motivasi perawat dalam penerapan pendokumentasian

asuhankeperawatandiRuangRawatInapRSUDDr.MoewardiSurakarta.
1

b. Menggambarkan supervisi kaitannya dengan pelaksanaan

pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD

Dr.MoewardiSurakarta.

c. Menggambarkankelengkapanpendokumentasianasuhankeperawatandi

RuangRawatInapRSUDDr.MoewardiSurakarta.

d. Mengetahui hubungan motivasi perawat dengan kelengkapan

pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD

Dr.MoewardiSurakarta.

e. Mengetahui hubungan supervisi pimpinan dengan kelengkapan

pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD

Dr.MoewardiSurakarta.

f. Mengetahui hubungan motivasi perawat dan supervisi pimpinan dengan

kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat

InapRSUDDr.MoewardiSurakarta.

D.ManfaatPenelitian

1. BagiRSUDDr.MoewardiSurakarta.

Untuk meningkatkan kualitas Manajemen Ruang Rawat Inap di RSUD

Dr.MoewardiSurakarta.

2. BagiInstitusiPendidikan
2

Memberikansumbanganpenelitianilmiahyangdiharapkanbagipeneliti

lainuntukmenelitilebihjauhtentangManajemenRuangRawatInap.

3. BagiPeneliti

Memberikan kontribusi pengetahuan dan memperluas wawasan

mengenaiilmuilmuManajemenRuangRawatInapsecarapraktis.

E.KeaslianPenelitian.

Penelitian tentang Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan

Keperawatan Berdasarkan Faktor Motivasi Dan Supervisi pimpinan Di RSUD

Dr.MoewardiSurakartabelumpernahdilakukan,yangpernahdilakukanadalah:

1. Rita Benya Adriani (1997) Analisis Kepuasan Pasien

TerhadapAsuhanKeperawatanDiRuangRawatInapRSUDDr.Moewardi

Surakarta,yangmenitikberatkanpadaAsuhanKeperawatandanStadar

Keperawatan.

2. MurtiWandrati(1999)FaktorfaktorYangBerhubungan

DenganKinerjaPerawatBagianRawatInapDiRSTelogorejoSemarang,

yangmenitikberatkanpadaFaktorfaktorKinerjaPerawat.

3. Aan Suwoto (1999) Analisis Demand Konsumen

SebagaiDasarUpayaPeningkatanMutuAsuhanKeperawatanDiRuang

Rawat Inap RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta, yang menitikberatkan pada

Peningkatan Kualitas Proses Keperawatan mulai progran yang

dilaksanakansecarakesinambungansampaitahun2020.

4. Istanto(2002)FaktorFaktorYangBerpengaruhDengan

Pelaksanaan Standar Asuhan Keperawatan Yang Dilaksanakan Oleh

PelaksanaPerawatDiRuangRawatInapRSUDAmbarawaTahun2001,
2

yang menitikberatkan pada pelayanan asuhan keperawatan oleh

pelaksanaperawatdiruangrawatinapRSUDAmbarawa.

F.RuangLingkup

1. Ruanglingkupwaktu

2. Kurunwaktupenelitianmaksimal1(satu)bulan.

3. RuanglingkuptempatRuangRawatInapdanUnitRekamMedis

4. TempatpenelitianRSUDDr.MoewardiSurakarta.

5. RuanglingkupmateriDokumenRekamMedis

6. ManajemenKeperawatandalamlingkupManajemenRumahSakit
22
1