Anda di halaman 1dari 3

SISTOKEL DAN REKTOKEL

SISTOKEL adalah benjolan pada dinding depan vagina yang disebabkan oleh
kelemahan dinding belakang kandung kemih. Sistokel adalah kelainan yang mirip
hernia pada wanita yang terjadi jika dinding antara kandung kemih dan vagina
menjadi lemah, sehingga menyebabkan kandung kemih menonjol ke arah liang
vagina. Selain perasaan tidak nyaman, kelainan ini juga menimbulkan 2 masalah
dalam berkemih yaitu pertama kebocoran pipis (tidak mampu menahan pipis,
terutama saat bersin, batuk dll) yang kedua tidak mampu mengosongkan pipis
secara sempurna.

DERAJAT SISTOKEL:

I RINGAN- kandung kemih hanya menonjol sedikit ke liang vagina.

II SEDANG - penonjolan kandung kemih sudah melorot/turun sampai ke liang


vagina.

III BERAT- penonjolan kandung kemih sampai keluar dari liang vagina.

GAMBAR SISTOKEL:
REKTOKEL adalah benjolan pada dinding belakang vagina. Rektokel terjadi
jika lapisan jaringan ikat (fascia) yang memisahkan rektum dan vagina menjadi
lemah, sehingga dinding depan rektum menonjol ke dalam vagina. Sering
diakibatkan oleh proses persalinan (berulang-ulang). Biasanya rektokel terjadi di
usia menopause, ketika estrogen yang dalam hal ini berfungsi menjaga kekuatan
jaringan panggul kuat, jumlahnya menurun drastis.

Kehamilan dan persalinan merupakan penyebab tersering rektokel. Hal ini karena
otot serta penyangga vagina lainnya menjadi teregang dan lemah saat kehamilan
dan persalinan. Sehingga semakin banyak melahirkan, maka semakin besar risiko
terjadinya rektokel.

Sebab lain selain dari persalinan adalah semua aktifitas yang bisa meningkatkan
tekanan pada dasar panggul seperti: sembelit yang kronis, batuk kronis, sering
mengangkat beban berat dan kegemukan (obesitas)

GAMBAR REKTOKEL:
DAFTAR PUSTAKA

http://www.drdidispog.com/2009/11/rektokel.html

http://www.drdidispog.com/2009/12/kandung-kemih-turun-sistokel.html