Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN KEGIATAN

KAJI BANDING KE PUSKESMAS MANTRIJERON


KOTA YOGYAKARTA

A. Latar Belakang
Tuntutan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman dan
bermutu menjadi satu upaya FKTP untuk berlomba dalam memperoleh
pengakuan bagi kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan. Untuk dapat
meningkatkan kinerja puskesmas maka petugas puskesmas dapat belajar dari
pengelolaan dan pelaksanaan upaya kesehatan puskesmas lain melalui kegiatan
kaji banding. . Kegiatan kaji banding dapat memberikan perbandingan melalui
kinerja satu puskesmas dengan puskesmas lainnya.

B. Tujuan
Tujuan Umum
Kegiatan Kaji Banding tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja puskesmas
yang ada di daerah asal dengan melihat puskesmas lain yaitu puskesmas
MantriJeron Kota Yogyakarta sebagai pembanding.

Tujuan Khusus
- Menggali dan membandingkan proses pelayanan klinis, pelaksanaan kegiatan
UKM, inovasi, pencapaian kinerja serta sistem manajemen puskesmas.
- Melakukan kaji banding proses dan kegiatan pelayanan UKM di puskesmas.
- Mengadopsi serta mengadaptasi nilai-nilai keunggulan yang didapatkan dari
hasil kaji banding.

C. Cara Melaksanakan Kegiatan Kaji Banding


- Pengamatan
- Diskusi
- Wawancara
- Ppenggandaan Dokumen.
D. Sasaran
- Kepala Puskesmas,
- Semua penanggungjawab Admen, UKM dan UKP

E. Mekanisme kegiatan
Kaji Banding Di Puskesmas Mantrijeron Di Kota Yogyakarta

Hari/tanggal : Selasa - Rabu/ 12 -13 Oktober 2016


Agenda Acara :
- Persiapan Keberangkatan
- Perjalanan Lhokseumawe - Medan
- Medan Yogyakarta
- Hotel (perencanaan dan persiapan kunjungan ke
Puskesmas Mantrijeron)
Jumlah Partisipan : 15 orang
Peserta dari Dinas Kesehatan Aceh Utara terdiri dari :
1. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara
2. Staf Yankes Dinkes Acut
3. Pendamping Admen
4. Pendamping UKM
5. Pendamping UKP
6. Ka Pkm Dewantara
7. Ka Pkm Muara Batu
8. Ka Pkm Baktiya
9. Ka. Pkm Nibong
10. Ka Pkm Syamtalira aron
11. Ka. Pkm Langkahan
12. Ka.Pkm Lhokbringin
13. Ka. Pkm Tanah Luas
14. Ka. Pkm Lhoksukon
15. Ka. Pkm Sawang
Hari/tanggal : Kamis/14 Oktober 2016
Waktu : 08.30 WIB 17.00 WIB
Agenda Acara : - Tim Dinas Kesehatan Aceh Utara menuju puskesmas
Mantri Jeron Kota Yagyakarta
-Tim Dinas Kesehatan Menuju PSC Kota Yogyakarta

Proses pelaksanaan

1. Tim Dinas Kesehatan Aceh Utara saat tiba di PKM Mantrijeron disambut oleh
Kepala Puskesmas Mantri Jeron Kota Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan di
ruang pertemuan yang representative yaitu nyaman, bersih dan sudah dilengkapi
dengan saund dan Dokumen dari tiga pokja yaitu Admen, UKM dan UKP.
Acara diawali dengan sepatah duapatah patah kata dari kepala Dinas Kesehatan
Aceh Utara yang menyampaikan ucapakan terimakasih atas sambutan seerta
diterima dengan baik untuk dapat melakukan kegiatan kaji banding di puskesas
mantrijeron. Harapannya dengan kegiatan kaji banding ini dapat membeikan
masukan serta informasi mengenai kiat dalam pelayanan kesehatan tingkat
puskesmas yang lebih baik. Komitmen bersama merupakan kunci dalam proses
akreditasi. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan serta arahan dari
kepala Puskesmas Mantri Jeron Kota Yogyakarta yang juga merasa senang
mendapat kunjungan dari tim kesehatan Aceh Utara.
2. Presentasi Kepala Puskesmas MantriJeron tentang proses persiapan akreditasi
puskesmas sampai puskesmas dapat terakreditasi dengan katagori Paripurna
Untuk menuju akreditasi paripurna tentunya membutuhkan kerja keras,
semangat dan komitmen bersama dalam menjalankan tugas dan
tanggungjawabnya. Baik dari tingkat paling bawah hingga yang tertingggi.
Adapun proses persiapan serta pelaksanaan kegiatan untuk terakreditasi
paripurna yaitu dimulai pada bulan Oktober 2014 dengan melakukan kegiatan
pelatihan akreditasi, pada bulan Nopember 2014 Dinas Kesehatan Kota
Yogyakarta melakaukan sosialisasi akreditasi puskesmas Mantrijeron yang
dilanjutkan dengan penunjukan puskesmas untuk akreditasi pada Januari 2015,
Pada bulan yang sama puskesmas Mantrijeron melakukan penggalangan
komitmen serta pembentukan tim akreditasi puskesmas. Bulan Februari 2015
puskesmas mantrijeron mengajukan permohonan pendampingan kepada Dinas
Kesehatan Kota Yogyakarta dan puskesmas melanjutkan dengan Self
Aassesment I. Pada bulan Januari hingga Mai 2016 dilanjutkan dengan
penyusunan dokumen dan self assesment II yang dilanjutkan dengan
implementasi. Pada bulan September 2015 kemudian dilanjutkan dengan
melakukan audit Internal. Pada bulan Oktober 2015 dilakukan Pra survey dari
Dinas Kesehatan kota yogyakarta, selanjutnya pada bulan November tinjauan
Manajemen yang dilanjutkan dengan pengajuan rekomendasi survey ke Dinas
Kesehatan kota yogyakarta. Kegiatan dilanjutkan dengan dengan pelaksanaan
survey akreditasi pada bulan Desember 2015. Setelah selesai presentasi dari
Kepala Puskesmas Mantrijeron diskusi dan Tanya jawab.Kegiatan dilanjutkan
dengan penyerahan cendera mata oleh Kepala Dinas Kesehatan aAeh Utara
kepada kepala puskesmas Mantrijeron dan buah tangan dari kepala puskesmas
yang ikut pada acara tersebut.

Hari/tanggal : Jumat/14 Oktober 2016


Waktu : 08.30 WIB 12.00 WIB
Agenda Acara :
- Eavaluasi kegiatan Pelaksanaan Kaji Banding
- laporan serta persiapan presentasi kelompok saat
kembali ke daerah
Refressing (Keliling Kota yogyakarta.

Hari/tanggal : Sabtu/ 15 Oktober 2016


Agenda Acara : Perjalanan dari Yogyakarta - Transit Bandung
Bandung - Medan- Lhokseumawe

Lhoksukon, 18 Oktober 2016

Sri Afrianti, S.Psi


(Pendamping UKM)
Instrument kaji banding
1. Gambaran Umum Puskesmas
2. Sistem manajemen mutu puskesmas
3. Dokumen apa saja yang ada di manajemen mutu
4. Bagaimana sistem pengelolaan kegiatan masing-masing program mulai dari
SDM, pedoman, kegiatan dll
5. Bagaiamana pencapaian masing-masing program
6. Khusus untuk UGD dan PONED
- Bgm sistem pembagian petugas
- Bgm sistem pemeliharaan sarana dan prasarana
- Kasus apa saja yang sering ditangani
- Contoh uraian tugas
- SDM yang ada
- Bagaiman sistem pengolahan limbah
- Bagaimana sistem rujukan seperti alur MOU dengan pihak terkait
- Bagaiman pengaturan jasa pelayanan
- Kendala apa saja yg dihadapi dalam memberikan pelayanan UGD dan PONED
- Bagaiamana sistem pengembangan kemampuan SDM dalam memberikan pelayanan