Anda di halaman 1dari 26

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 3

LAPORAN OBSERVASI
TANAH MERAH RESORT AND GALLERY

Oleh :

I Made Arya Adhi Juna Harta 1504205049


Gusti Ayu Putu Niriana 1504205050
Huriyah Nur Hasanah 1504205051
Komang Ayu Krisna Widyastuti 1504205052
Idelfonsa Serinarti 1504205053
Ni Putu Debby Krisnandi 1504205054
Vially Casimiro B.F. E Brito 1504205056
Hasan Shiddiq Mustafa 1504205057
Putu Dian Kusuma Dewi 1504205058
I Made Bagus Baskara Adi Putra 1504205059
I Made Dananjaya 1504205060
I Gusti Putu Bagus Kris Prabawa 1504205061

Fakultas Teknik
Universitas Udayana
Jimbaran
2017
Kata Pengantar

Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat serta
hidayah-Nya terutama nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga penulis dapat
menyelesaikan paper mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur 3.
Paper ini merupakan salah satu tugas mata kuliah Studio Perancangan
Arsitektur 3 di program studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana.
Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada I
Ketut Mudra, ST,MT selaku dosen pembimbing mata kuliah Studio Perancangan
Arsitektur 3 dan kepada segenap pihak yang telah memberikan bimbingan serta
arahan selama penulisan paper ini.
Akhirnya penulis menyadari bahwa banyak terdapat kekurangan-kekurangan
dalam penulisan paper ini, maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran
yang konstruktif dari para pembaca demi kesempurnaan paper ini.

Jimbaran, 9 Februari 2017

Penulis

ii
Daftar Isi

Cover .................................................................................................................. i
Kata Pengantar ................................................................................................... ii
Daftar Isi ............................................................................................................. iii
Laporan Observasi Tanah Merah Resort and Gallery ........................................ iv
Profil Resort ....................................................................................................... v
Bab I Pendahuluan .............................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang ............................................................................................. 2
1.2 Rumusan Masalah ........................................................................................ 2
1.3 Tujuan Penulisan .......................................................................................... 2
1.4 Manfaat Penulisan ........................................................................................ 2
1.5 Metode Penelitian ......................................................................................... 2
Bab II Rincian Kegiatan ..................................................................................... 4
2.1 Jenis Kegiatan .............................................................................................. 4
2.2 Tempat dan Pelaksanaan .............................................................................. 4
2.3 Pelaku Kegiatan ........................................................................................... 4
2.4 Persiapan dan Pelaksanaan Kegiatan ........................................................... 4
2.5 Tinjauan Objek ............................................................................................. 5
Bab III Data dan Pembahasan ............................................................................ 7
3.1 Peta Lokasi ................................................................................................... 7
3.2 Arsitek .......................................................................................................... 7
3.3 Data Fisik ..................................................................................................... 8
3.4 Data Non Fisik ............................................................................................. 20
Bab IV Simpulan dan Saran ............................................................................... 21
4.1 Simpulan ...................................................................................................... 21
4.2 Saran ............................................................................................................. 22

iii
Laporan Observasi Tanah Merah Resort and Gallery

Villa adalah rumah hunian yang biasanya berbentuk rumah milik


perorangan yang letaknya jauh dari keramaian, sehingga sangat nyaman untuk
menenangkan diri. Villa juga biasa dibangun pada tempat yang masih alami.

Pada kali ini kami diberikan kesempatan untuk mengobservasi villa dengan
lahan bertransis di Bali untuk mendukung penyelesaian tugas Studio Perancangan
Arsitektur 3. Hal ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari desain, fasilitas
serta akomodasi villa pada lahan bertransis. Ruang lingkup bangunan yang kami
dapat dari hasil observasi meliputi desain bangunan, penempatan massa bangunan
pada lahan bertransis dan cara pemanfaatan lahan untuk bangunan. Data dari hasil
observasi ini juga akan kami gunakan sebagai pedoman pada tugas Studio
Perancangan Arsitektur 3 selanjutnya yaitu merancang resort villa pada lahan
bertransis.

iv
PROFIL RESORT

Tanah Merah Resort & Gallery adalah sebuah resort yang terletak di jalan
melayang, Ubud, Bali dan berdiri diatas lahan seluas 1,5 hektar dengan luas
bangunan sekitar 68-90 m2. Pemandangannya pun terbilang indah dengan view
menghadap tebing dan juga terdengar suara sungai mengalir yang merupakan
pemandangan asli alam yang menarik untuk dilihat.

Tanah Merah Resort & Gallery berdiri pada tahun 1996. Pemilik resort ini
bernama Bapak Peter Bloch. konsep-konsep yang yang digunakan bernuansa lokal
Indonesia. Tujuan pemilihan konsep ini agar menjaga kelestarian gaya lokal dan
menciptakan hunian yang memanjakan dengan konsep tradisional di lingkungan
pedesaan serta suasana yang mendukung untuk bersantai diantara iklim tropis yang
indah dan damai.

Pemilik mempekerjakan arsitek lokal dan pengrajin lokal dalam


membangun Tanah Merah Resort & Gallery dengan menggunakan material-
material tradisional dan modern, penggabungan ini menjadi harmoni yang sangat
indah pada setiap bangunan-bangunannya. Desain hotel mengikuti kontur tanah
untuk mempertahankan kondisilingkungan sealami mungkin. Pohon-pohon di
sepanjang jalan memberikan keteduhan dan taman yang sangat ramah apalagi udara
yang sangat sejuk memberikan kenyamanan yang tak ternilai.

Fasilitas-fasilitas yang tersedia di tempat ini lumayan banyak diantaranya ;


dua bali villa, empat kolam berenang ( 2 private dan 2 umum), villa bojog
(swimming pool), dua restaurant, cotages 4 kamar dengan desain full kayu, terdapat
museum, toko, dan galeri. Semuanya menyediakan macam-macam seni dan
kerajinan khas Bali. Pahatan-pahatan, lukisan, patung, dan alat-alat khas Tersedia
banyak villa dengan berbagai tipe dan nama, Setiap villa memiliki desain unik dan
Pemandangan yang dapat dinikmati dari jendela maupun teras pun sangat indah dan
damai. Setiap kamarnya memiliki telepon dan kulkas. Kamar mandinya modern
dengan shower maupun bath tub.

v
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Pulau Bali adalah salah satu pulau di Indonesia yang terkenal akan keindahan
alam dan budayanya. Keindahan alam yang murni serta kebudayaannya yang unik
membuat Pulau Bali menjadi salah satu tujuan wisata Nasional bahkan
Internasional. Oleh karena itu, objek wisata menjadi mata pencaharian utama bagi
masyarakat Bali.
Seiring dengan semakin banyaknya wisatawan lokal maupun mancanegara
yang berwisata ke Bali, hotel maupun resort yang berfungsi sebagai hunian
sementara pun semakin banyak didirikan. Mulai dari hotel kelas melati hingga hotel
bintang lima muncul dengan keunikan dan daya tariknya masing-masing. Selain
berfungsi sebagai hunian sementara, hotel atau resort kini mulai menjadi daya tarik
wisata dikarenakan keunikan yang dimiliki hotel yang ada di Bali, baik dari segi
fasilitasnya, pemandangan, suasana, bahkan dari segi arsitekturalnya.
Begitu banyaknya hotel yang didirikan di Bali, mulai dari hotel diperkotaan
dengan fasilitasnya, hingga hotel di pegunungan maupun pantai dengan
pemandangan alaminya. Sehingga hal tersebut membuat ketersedian lahan untuk
membangun hotel atau resort semakin sedikit. Melihat persoalan tersebut, kini
lahan-lahan bertransis yang memiliki pontensi lebih dari segi keindahan alamnya
mulai dijadikan pilihan sebagai tempat untuk membangun hotel atau resort. Salah
satu hotel atau resort yang dibangun di lahan bertransis yaitu Tanah Merah Resort.
Pada kesempatan kali ini kami mengamati dan mengobservasi hotel atau resort
yang terletak di lahan miring atau bertransis. Hotel yang kami jadikan sebagai
bahan observasi yaitu Tanah Merah Resort yang berlokasi di Jalan Melayang,
Pejeng Kaja, Ubud, Gianyar.

1
1.2 RUMUSAN MASALAH
1.2.1 Potensi apa saja yang ada pada site bertransis dan cara
pemanfaatannya ?
1.2.2 Fasilitas apa saja yang dibutuhkan dalam sebuah resort ?

1.3 TUJUAN PENULISAN


1.3.1 Untuk mengetahui potensi apa saja yang ada pada site bertransis dan
cara pemanfaatannya.
1.3.2 Untuk mengetahui fasilitas apa saja yang dibutuhkan dalam sebuah
resort atau hotel.

1.4 MANFAAT PENULISAN


1.4.1 Bagi penulis :
Penulis dapat memahami dan mengetahui bagaimana potensi dan
cara pemanfaatan bangunan pada site bertransis dengan cara
observasi langsung.
Penulis dapat memahami dan mengetahui masalah apa saja yang
ada pada site bertransis dan cara penanggulangannya.
1.4.2 Bagi pembaca :
Pembaca dapat mengetahui informasi tentang potensi hotel dan
cara memanfaatkannya pada site bertransis.
Pembaca dapat mengetahui informasi tentang fasilitas resort atau
hotel pada site bertransis.

1.5 METODE PENELITIAN


1.5.1 Jenis Penelitian :
Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian deskriptif
kualitatif, yaitu dengan menggunakan metode studi pustaka dengan
mengkaji dan membandingkan sumber-sumber yang relevan.

2
1.5.2 Teknik Pengumpulan Data :
Observasi
Penulis melakukan observasi langsung ke tempat guna mendapatkan
data nyata dengan akurat dan lebih memahami menggunakan objek
nyata.
Wawancara
Penulis mencari informasi secara detail melalui wawancara dengan
pemilik maupun narasumber yang mengetahui system utilitas serta
pemanfaatan potensi dan fasilitas pada resort atau hoel.

3
BAB II
RINCIAN KEGIATAN

2.1 JENIS KEGIATAN


Jenis Kegiatan yang dilakukan untuk mata kuliah Studio Perancangan
Arsitektur 3 adalah observasi atau survey lokasi terhadap villa pada site bertransisi.

2.2 TEMPAT DAN PELAKSANAAN


Kegiatan dilaksanakan di Tanah Merah Resort and Gallery yang terletak di JL.
Melayang, Ubud, Gianyar, Bali dan dilaksanakan selama sehari pada tanggal 6
Februari 2017 pukul 10.00 dan selesai pada pukul 12.00.

2.3 PELAKU KEGIATAN


2.3.1 Pelaku kegiatan pada observasi ini, yaitu:
Dosen koordinator mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur 3 selaku
pemberi tugas pengarah mengenai data-data yang akan diperlukan
melalui observasi ini.
Mahasiswa selaku peserta didik dan pelaksana kegiatan.
Narasumber yang menjadi sumber data pada kegiatan wawancara selama
kegiatan observasi berlangsung.

2.4 PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN KEGIATAN


Beberapa hal yang dipersiapkan dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan
berupa:
2.4.1 Rencana dan Persiapan Kegiatan
Kuliah pemberian materi terkait tugas satu resort villa pada site
bertransisi.
Evaluasi mengenai materi resort villa pada site bertransisi.
Pembentukan kelompok yang sudah ditentukan oleh tim pengajar untuk
keperluan observasi.

4
Memberi waktu untuk observasi dan penugasan makalah dimulai pada
hari Kamis tanggal 2 Februari 2017 hingga hari Senin tanggal 13
Februari 2017.
Objek yang diobservasi ada dua objek yang terletak di Gianyar pada
tanggal 6 Februari 2017 dan di Kerobokan pada tanggal 9 Februari
2017.
Mempersiapkan pertanyaan sebelum melakukan observasi.
Mendokumentasikan objek observasi baik berupa view, kamar, maupun
fasilitas dari objek yang diobservasi.
Membuat surat ijin atau pengantar kepada objek yang akan diobservasi
guna mempermudah proses observasi.
2.4.2 Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan yang akan melaksanakan observasi di Tanah Merah
Resort and Gallery terdiri dari satu klaster yang beranggotakan 12 orang
mahasiswa.
2.4.3 Kesulitan dan Hambatan
Akses jalan dan lokasi observasi yang cukup jauh.
Rancangan yang tidak dimiliki oleh villa serta data yang diperlukan
tidak sepenuhnya didapatkan karena informasi yang tidak diketahui
oleh narasumber yang kurang memiliki pengetahuan cukup lengkap
mengenai sejarah villa tersebut.

2.5 TINJAUAN OBJEK


2.5.1 Objek yang diamati adalah sebuah resort villa yang dibangun pada site
bertransisi lengkap dengan fasilitas, utilitas serta sirkulasi. Spesifikasi objek
yang diamati adalah sebagai berikut:
1. Nama objek : Tanah Merah Resort and Gallery
2. Fungsi : Penginapan
3. Pemilik : Petter Block
4. Lokasi : JL. Melayang, Ubud, Gianyar, Bali
5. Arsitek : Agung Yana
6. Awal pengerjaan : 1996

5
7. Luas tanah : 1,5 hektar
8. Luas Bangunan : 68-90 m2
9. Jumlah kamar : 18 kamar
10. Fasilitas : - Lobby and Front Office
- Restaurants
- Museum
- Kolam Renang
- Toko Souvenir
- The Gallery
- Tanah Merah Photo Gallery

6
BAB III

DATA DAN PEMBAHASAN

3.1 PETA LOKASI

Hasil dari observasi yang kami lakukan di Tanah Merah Resort & gallery
yang berlokasi di Jalan Melayang, Pejeng Kaja, Ubud, Gianyar. Tanah Merah
Resort & gallery merupakan satu dari sekian banyak resort dan hotel yang
beroperasi di kawasan Ubud, berjarak sekitar 25 KM dari pusat kota Denpasar,
ditempuh dalam waktu 55 menit menggunakan kendaraan.

3.2 ARSITEK

Perancang Tanah Merah Resort


dan Gallery adalah bapak Peter
Block sendiri dengan Bapak Agung
Yana sebagai orang yang membuat
gambar kerja Tanah Merah Resort
& gallery. Bapak Peter Bloch adalah
seorang warga negara denmark yang kini menetap di Bali dan bapak Agung Yana
merupakan alumnus SMAN 2 Denpasar dan Universitas Udayana. Beliau yang

7
mengerjakan gambar rancangan untuk mendapatkan ijin pembangunan Tanah
Merah Resort and Gallery.

3.3 DATA FISIK


Tanah Merah
Bali Resort and Gallery,
berlokasi di Jalan
Melayang, Pejeng Kaja,
Ubud, Gianyar, Bali.
Berdiri diatas lahan
bertransis diatas Sungai
Petanu yang luasnya
1,5 hektar dengan
beberapa fasilitas di
dalamnya, diantaranya : sebuah tempat parkir, sebuah lobby, sebuah toko/artshop,
sebuah gallery, 18 buah kamar dengan 5 tipe kamar yang berbeda, dan 2 buah
restoran yaitu restoran khusus untuk breakfast dan restoran untuk lunch dan dinner.
Dalam
pembangunannya
material yang dipilih
adalah material lokal.
Salah satu
keistimewaan dari
resort ini adalah
menawarkan villa-
villa yang dihiasi
dengan barang-
barang antik asli yang
di dapat dari seluruh Indonesia. Luas bangunan villa berkisar antara 68-90 m2 .
Terdapat juga fasilitas empat kolam renang, dua diantaranya adalah kolam renang
privat dan 2 lainnya adalah kolam renang untuk umum.

8
Resort yang dirancang oleh arsitek Agung Yana ini menawarkan sajian
panorama alam yang amat indah. Dari villa, pengunjung bisa menikmati
pemandangan hutan hujan tropis dan Sungai Petanu di bawah site Resort ini. Tanah
Merah Bali Resort and Gallery berdiri sekitar tahun 1996, dengan pemilik orang
asing yang bernama Petter Block.

3.3.1 Parkir
Fasilitas parkir resort sudah cukup memadai. Terdapat tiga tempat parkir,
sebuah tempat parkir untuk pegawai, dua parkir lainnya untuk para tamu.
Parkir pegawai dan satu parkir tamu terletak langsung di depan lobby, kedua
parkir saling bersebrangan, di tempat parkir juga terdapat drop area yang
berfungsi untuk menurunkan tamu langsung menuju lobby. Drop Area cukup
luas dan berada diantara tempat parkir.

Sementara parkir tamu yang lainnya terletak dibelakang lobby, dan


memiliki akses langsung ke lobby.

3.3.2 Lobby dan Front Office


Lobby tidak terlalu luas dengan ukuran 10 m x 6 m. Terdapat sebuah meja
front office dan tiga buah tempat duduk. Lobby berdampingan dengan kantor.
Bangunan ini menggunakan pintu gebyog pada bagian kantornya sehingga
nuansa tradisional bali terasa di lobby ini. Akses menuju ke lobby dari tempat

9
parkir sangat mudah karena ketiga tempat parkir letaknya berdekatan dengan
lobby.

3.3.3 Toko Souvenir


Sebelum meninggalkan villa
para tamu dapat membeli souvenir
yang berupa barang-barang etnik
Indonesia, karena di resort ini
terdapat sebuah shop/ toko yang
menjual berbagai barang antik
yang serupa dengan yang dipakai
untuk mendekorasi villa. Shop terletak bersebrangan dengan lobby. Bagian
luar bangunan shop terlihat memakai warna yang senada dengan lobby dan
pintu masuknya memakai pintu gebyog,
sedangkan bagian dalam toko
menggunakan cat dinding warna merah
dan lantai keramik yang berwarna putih.

10
3.3.4 Gallery
Di resort ini terdapat pula gallery yang memamerkan barang- barang antik
dari nusantara. Gallery terdiri dari dua lantai, lantai pertama bernuansa lebih
gelap dari lantai dua, pada bagian lantai menggunakan keramik berwarna
gelap, dinding menggunakan warna jingga. Pada lantai pertama barang-
barang yang di pamerkan adalah lukisan-lukisan, barang pecah belah, dan
patung. Lantai dua terkesan lebih terang dari lantai pertama, menggunakan
lantai keramik yang berwarna krem agak merah muda, cat pada dinding tetap
berwarna jingga. Barang yang di pamerkan di lantai dua adalah kain etnik
dari nusantara, terdapat juga kerajinan keramik dan beberapa topeng.
Ruangan gallery cukup tertutup sehingga pencahayaan yang digunakan
adalah pencahayaan buatan.

11
3.3.5 Villa
Villa Bojog
Kesan tradisional sangat terasa pada bagian
luar, karena terdapat pintu yang terbuat dari
kayu dan dihiasi ukiran-ukiran tradisional.
Namun pada saat memasuki areal dalam
ruangan kesan unik bercampur tradisional
yang akan terasa. Unik karena terdapat
furniture yang berwarna-warni dan satu
tempat duduk berbentuk singa, ditambah
dengan dekorasi monyet sesuai dengan nama
vilanya (bojog). Kesan tradisional
ditimbulkan oleh atap eksposed kayu dan pintu menuju kamar mandi yang
dihiasi ukiran tradisional. Dilengkapi
dengan fasilitas kolam renang pribadi yang

12
langsung menghadap ke lembah sehingga tamu yang
berenang dapat melihat panorama alam tukad petanu,
sebuah kamar mandi, Sebuah bar kulkas, broadband
internet, telepon, televisi satelit.

Mads Lange Villa


Type villa Mads Lange ini
berpanorama lembah yang
indah,dikombinasika dengan
pemandangan sungai di
bagian bawahnya. Area luar
villa ini terdapat kolam
renang,whirlpool dan
pooldeck yang hanya
digunakan untuk pengunjung kamar Mads Lange. Bagian luar tersebut
menciptakan suasana yang bali yang tenang dan alami dikarenakan
penggunaan material dan hiasan berupa patung, dan pengunjung dapat
menikmati suasana hutan di area pool tersebut.
Konsep bangunan Mads
Lange di Tanah Merah Resort
ini terdapat unsur bali yang
bercampur dengan design
jawa dari penggunaan
material dan furniture di
ruangan tersebut. Bagian teras
cukup sederhana, pemberian
pintu ukiran bercorak binatang. Area kamar memiliki kesan bali yang tidak
terlalu mencolok sedangkan suasana jawa kuno terlihat dalam ruang
tersebut dilihat dari penggunaan lantai,atap ekspose,furniture,hiasan.
Terlihat keunikan dalam ruang ini terdapat hiasan berupa pajangan foto-foto

13
seorang tokoh dan tak kalah indahnya pemberian vocalpoint dibagian
tengah berwarna merah muda sehingga memberi kesan menghidupkan
ruangan.
Kamar mandi terletak di sebelah
kiri kamar ini memiliki konsep
bali dengan penggunaan batu alam
full di dalamnya serta tak jauh
beda dengan konsep kamar tidur,
didalam kamar mandi ini pun
diberikan pajangan berupa foto-
foto. Maksimum hunian di Mads
Lange Tanah Merah Resort ini adalah dua orang, dua orang dewasa atau
satu orang dewasa dan satu anak.

Studio Villa
Bangunan yang
bertype studio ini
terletak pada bagian
atas museum, sehingga
mendapatkan suasana
yang tenang dan indah
dengan dapat melihat
view seluruh Tanah
Merah Resort secara langsung. Pada villa satu ini bersifat VIP dengan
fasilitas lengkap berupa meruang tamu,ruang tv,kamar mandi dan pantry
kecil. Konsep design dalam ruang ini adalah natural dikarenakan dengan
penggunaan materian serta furniture. Penggunaan plafond kayu memberi
kesan nyaman didukung juga dengan penggunaan kursi rotan pada ruang
tamu dan kasur dengan kayu muda menambah kesan yang nyaman dan asri.

14
Kamar mandi
memiliki konsep yang
naturalis tidak jauh
beda dengan ruang
tidur, dapat dilihat dari
penggunaan materian
diseluruh kamar mandi
dengan menggunakan
batu alam, sehingga menambah suasana bali. Maksimal pengunjung untuk
villa bertype studio ini adalah 2 orang, yaitu dua orag dewasa atau satu orang
dewasa dan satu orang anak.

Villa Bintang
Bangunan ini terdapat sebuah
kamar tidur, sebuah kamar mandi,
dan sebuah ruang keluarga. Pada
bangunan ini menggunakan
furniture berbahan dasar kayu
dengan ukiran sehingga
menimbulkan kesan klasik pada
ruang tersebut. Elemen atas diekspose sehingga rangka kap kayu terlihat
dapat memperkuat kesan klasik pada bangunan tersebut. Pencahayaan pada
ruanggan ini menafaatkan pencahayaan
alami dan buatan. Sirkulasi udara pada villa
ini menggunakan sirkulasi udara buatan
dan alami.

Fasilitas pada ruang keluarga, dimana


jendela ruangan ini menawarkan view
yang mengarah langsung ke panorama
sungai. Fasilitas yang disediakan pada

15
kamar mandi juga cukup lengkap terdapat shower, bathtub, washtafel dan
kloset. Maksimum hunian di cottage villa : dua orang dewasa.

Cottage Vila

Bangunan ini lebih memunculkan rasa


nyaman pada ruangan dengan
menggunakan furniture yang sebagian
besar berbahan dasar kayu. Pintu pada
ruangan ini menggunakan kayu yang diukir
sehingga semakin memperkuat unsur kayu
pada villa ini. villa ini lebih memanfaatkan pencahayaan alami pada pagi
dan siang hari. Sirkulasi udara pada villa ini menggunakan sirkulasi udara
buatan dan alami. Bangunan ini terdapat sebuah kamar tidur dan sebuah
kamar mandi,. Elemen atas diekspose sehingga rangka kap kayu terlihat
dapat memperkuat kesan klasik pada bangunan tersebut. Maksimum hunian
di cottage villa : dua orang dewasa. Fasilitas yang disediakan cukup
lengkap.

3.3.6 Kolam Renang


Kolam Renang 1

Kolam renang ini terletak di pertengahan Tanah Merah Resort,akan tetapi


kolam ini bersifat umum untuk pengunjung villa. Pemandang dari kolam

16
renang ini memiliki view yang paling menarik karena dapat langsung
melihat lembah dan tebing yang indah. Ukuran kolam renang ini cukup
besar. Di bagian kiri terdapat sebuah restoran sehingga memudahkan
pengunjung untuk menuju restaurant. Fasilitas di kolam renang ini terdapat
pooldeck serta gazebo untuk bersantai.

Kolam Renang 2

Konsep kolam renang ini memberi suasana bali yang tercipta sehingga
memberi kesan yang natural alami dapat dilihat dari penggunaan material
dan furniture. Pemandangan dari kolam ini dapat langsung melihat villa-
villa dibagian bawah terdapat. Ukuran kolam renang ini tidak terlalu besar.
Sifat kolam renang ini bersifat umum untuk pengunjung villa. Fasilitas pada
kolam renang ini terdapat pooldeck dan tempat untuk bersantai.

17
3.3.7 Material dan Bahan
Tanah Merah Resort memiliki konsep bangunan etnik jawa yang
dipadukan dengan unsur natural bali, untuk itu penggunaan material
didominasikan dengan material alami. Bagian elemen bawah bangunan
banyak menggunakan materian batu alam untuk menujukan kesan yang
alami. Bagian elemen samping bengunan tetap menggunakan tembok yang
difinishing oleh cat, selain itu banyak dipadukan dengan batu alam agar
memberi kesan yang lebih natural.

3.3.8 Restaurant (restoran)

Restoran pada villa tanah merah


ini berada ditengah taman yang
menawarkan keindahan panorama
suasana ubud. Restoran pada villa
ini menyediakan fasilitas seperti
kitchen, sitting area yang memiliki
orientasi view kearah kolam dan
taman. Restaurant di Tanah Merah Art Resort menawarkan masakan Eropa
lezat dan khas Asia yang disiapkan oleh koki berbakat. Menikmati makan
siang dan makan malam dengan santai pemandangan lembah sungai.
Menikmati sarapan lezat dengan
pemandangan indah jurang subur
penuh dengan burung eksotis dan
kupu-kupu.

18
3.4 DATA NON FISIK
Owner : Petter Blanch
Jumlah Pegawai
Satpam : 2 orang
Engineering : 2 orang
Pegawai Resort keseluruhan : 23 Orang
Struktur Pemilik
Owner General Manager Operational Manager Enginerring
Pegawai
Jumlah Tamu yang Menginap
Dalam 1 kamar dapat menampung hanya 2 orang dengan jumlah kamar
18, dan 6 kamar sedang dalam proses pembangunan. Jadi total kamar
keseluruhan adalah 24 kamar.
Sirkulasi Tamu
Drop Area lobby Receptionist store gallery tangga Room
Restourant & Swimming Pool
Proses Penerimaan Barang Tamu
Drop Area Front Office Tangga Room
Proses Tamu Check in Check out
Parking Area Drop Area Lobby & Front Office Store Tangga
Room Restourant & Swimming Pool Gallery Room Tangga
Lobby & Front Office Drop Area Parking Area

19
BAB IV

SIMPULAN DAN SARAN

4.1 SIMPULAN
Tanah Merah Resort & Gallery yang berlokasi di JL. Melayang, Ubud, Bali
merupakan salah satu contoh bangunan dengan site bertransis di daerah
pegunungan. Resot ini juga merupakan contoh bangunan yang menggunakan sistem
massa bangunan banyak bukan massa bangunan satu titik, rata-rata bangunan di
resort ini hanya satu lantai tetapi terdapat juga beberapa bangunan 2 lantai seperti
pada gallery dan beberapa bangunan lainnya. Konsep bangunan pada resort ini yaitu
arsitektur tradisional Bali yang dikolaborasikan dengan arsitektur Nusantara. Dari
segi material dan bahan yang digunakan, resort ini lebih menonjolkan material
alami berupa kayu dan alang-alang sebagai bahan penutup atap sehingga dapat
minciptakan suasana yang alami dan terkesan natural. Konstruksi pada resort ini
juga memiliki kelebihan yaitu menggunakan konstruksi pondasi tiang pancang,
pondasi menerus dan terdapat juga konstruksi setengah melayang (panggung). Pada
bagian dinding atau elemen samping banguna menggunakan bahan kayu sehingga
dapat menimbulkan kesan alami pada bangunan tetapi terdapat juga beberapa
bangunan yang menggunakan dinding batu bata yang difinising halus dengan cat
selain itu bukaan seperti jendela dibuat lebih besar sehingga dapat memanfaatkan
view yang terdapat diluar dari banguan. Pada bagian atap atau elemen atas dari
bangunan ini sebagian besar menggunakan rangka atap kayu yang diekspose
sehingga terkesan alami. Dari segi fasilitas yang ditawarkan sudah sangat lengkap
yaitu terdapat gallery, restaurant, kolam renang, kantor, lobby, toko, dll. Dari segi
akses menuju ke lokasi sudah sangat baik karena sudah terbangun infranstruktur
yang memadai sehingga mudah diakses dengan kendaraan bermotor. Keunikan dan
daya tarik utama yang ditawarkan dari resort ini yaitu view hutan perbukitan hijau
yang sejuk dengan aliran sungai, gallery atau museum barang-barang antik, dan
banguan yang menggunakan design arsitektur Bali dan arsitektur Nusantara.

20
4.2 SARAN

Sebaiknya mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah dari furniture dan


dekorasi hiasan seperti lukisan, guci, dan barang-barang antik di dalam ruangan,
sehingga ruangan tidak terkesan ramai dan ruangan menjadi lebih elegan. Pada area
lobby sebaiknya fasilitas penunjang lebih diperhatikan sehingga pengunjung
merasa lebih nyaman baik pada saat melakukan check in ataupun check out dari
villa.

21