Anda di halaman 1dari 2

Ekspresi Gen dan Sintesis Protein

Ekspresi gen di dalam sel memerlukan dua proses, transkripsi dan translasi. DNA
mengalami transkiripsi untuk menghasilkan asam ribonukleat (RNA). Dihasilkan
tiga bentuk utama RNA dari transkripsi DNA dan kemudian ketiganya berpartisipasi
dalam proses translasi (proses protein). RNA messenger (mRNA) membawa
informasi genetik dari inti ke sitoplasma, tempat translasi berlangsung pada
ribosom, struktur yang mengandung kompleks protein-RNA ribosomal (rRNA). RNA
transfer (tRNA) membawa asam amino ke ribosom, tempat asam amino tersebut
disatukan dalam ikatan peptida untuk membentuk protein. Selama translasi, urutan
basa pada mRNA dibaca tiga-tiga (setiap set yang terdiri dari tiga basa terdapat
sebuah kodon). Urutan kodon pada mRNA menentukan urutan asam amino pada
protein.

Struktur Asam Nukleat (GAMBAR)

Unit monomerik asam nukleat adalah nukleotida. Setiap nukleotida mengandung


sebuah basa nitrogen heterosiklik, sebuah gula dan sebuah fofsfat. DNA
mengandung basa purin adenin (A) dan guanin (G) serta basa pirimidin sitosin (C)
dan timin (T). RNA mengandung urasil (U) menggantikan timin. Pada DNA, gula
adalah deoksiribosa, sedangkan pada RNA, gula adalah ribosa.

Struktur DNA

Penentuan Struktur DNA


Pada awal abad ke-20, basa-basa DNA berhasil diidentifikasi sebagai purin
adenin (A) dan guanine (G), serta pirimidin sitosin (C) dan timin (T). Gula
ternyata adalah deoksiribosa, suatu turunan ribosa, yang tidak memiliki
sebuah gugus hidroksil pada karbon 2.
Untai DNA adalah Antiparalel
Watson dan Crick menyimpulkan bahwa dua untai DNA yang saling
melengkapi berjalan dalam arah yang berlawanan. Pada satu untai, oksigen
dari setiap cincin gula adalah di atas karbon, sehingga karbon -5 di atas
karbon-3. Untai ini dikatakan berjalan dalam arah 5 ke 3. Pada untai yang
lain, oksigen dari setiap cincin adalah di bawah karbon, sehingga karbon-3 di
atas karbon-5. Untai ini dikatakan berjalan dalam arah 3 ke 5 jadi, untai
adalah antiparalel, yaitu untai berjalan dalam arah yang berlawanan .

Struktur RNA

RNA serupa dengan DNA yaitu bahwa RNA terdiri dari nukleotida yang dihubungkan
oleh ikatan fosfodiester-3 ke fosfodiester-5. RNA mengandung basa purin adenin
dan guanin serta basa pirimidin

Struktur RNA
RNA serupa dengan DNA yaitu bahwa RNA terdiri dari nuleotida yang dihubungkan
oleh ikatan fosfodiester-3 ke fosfodester-5. RNA mengandung basa purin adenin
dan guanin serta basa pirimidin sitosin. Namun, basa pirimidin yang lain adalah
urasil bukan timin. Timin memiliki sebuah gugus metil di posisi 5; urasil tidak selain
itu, kedua basa ini identik.

Struktur mRNA

Pada eukariot, RNA messenger (mRNA) ditranskripsi sebagai transkrip primer


panjang dari region DNA yang mengkode protein. Transkrip primer mengalami
proses untuk membentuk Mrna di dalam inti. mRNA berpindah melalui pori-pori inti
ke dalam sitoplasma, tempat mRNA mengarahkan penyisipan ( insersi ) urutan
asam aminoke dalam rantai polipeptida.

Struktur rRNA

Ribosom adalah struktur subsel tempat berlangsungnya sintesis protein. Pada


prokariot dan didalam sitoplasma serta mitokondria sel, eukariotik dijumpai jenis
ribosom yang berbeda.

Struktur tRNA

Selama sintesis protein, molekul tRNA membawa asam amino keribosom dan
memastikan bahwa asam amino tersebut bergabung dengan posisi yang tepat pada
rantai polipeptida yang sedang tumbuh. Oleh karena itu, sel memiliki paling sedikit
20 molekul tRNA yang berbeda, satu untuk masing-masing asam amino yang
digunakan dalam sintesis protein. Banyak asam amino memiliki lebih dari satu
tRNA.

Anda mungkin juga menyukai