Anda di halaman 1dari 24

Bekasi, ….

Juni 2010

No. 016/DIR_DF/VI/10

Kepada Yth.
Direktur Keuangan
Di Tempat

Perihal : Penawaran Perjanjian Kerjasama untuk Financial Advisor,


Appraisal, Audit dan Study Kelayakan.

Dengan hormat,
Sehubungan dengan persaingan di bidang perbankan yang semakin ketat, dimana masing
masing bank dituntut untuk lebih memberikan pelayanan yang professional,
mengutamakan prinsip kehati-hatian/prudent, maka kami dari “Surplus Konsultindo”
yang bernaung dibawah PT.Dewi Falindo ingin mengajukan penawaran kerjasama dalam
hal Financial Advisor, Appraisal jaminan, Audit perusahaan dan Study kelayakan
proyek.

Maksud dan tujuan kerjasama yang kami harapkan adalah agar hasil dari jasa yang kami
berikan dapat menjadi referensi bank dalam mengambil keputusan apakah proyek dari
calon debitur layak untuk dibiayai atau tidak, sehingga kelak apabila sudah realisasi
debitur tersebut lancar dan tidak bermasalah.

Dengan pengalaman yang kami miliki, kami yakin bahwa kerjasama ini akan
menghasilkan output yang baik bagi bank dan calon debitur, tanpa harus
mengesampingkan factor 5 ( lima ) C, Character, Capacity, Capital, Condition dan
Collateral.
Untuk lebih jelasnya kami lampirkan Company Profil Surplus Konsultindo.

Demikian kami sampaikan, besar harapan kami untuk dapat terwujudnya kerjasama ini,
atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT.DEWI FALINDO
SURPLUS KONSULTINDO

Sardi Prasetia MBA


Direktur Utama
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$

SURPLUS KONSULTINDO

PENAWARAN KERJASAMA UNTUK :

 PEMBUATAN PROPOSAL PINJAMAN KE BANK


 PEMBUATAN STUDY KELAYAKAN KE BANK
 APPRAISAL JAMINAN
 FINANCIAL ADVISOR
 JASA AUDIT PERUSAHAAN
 PENYUSUNAN LAPORAN PAJAK
 PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN

PT.DEWI FALINDO
Jl.Legenda Raya No.06, Kota Legenda ( Depan Grand Wisata ) Bekasi Timur 17310
Telp.02182605584, Fax.021.82606041

$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
COMPANY PROFIL
“SURPLUS KONSULTINDO”
PT.DEWI FALINDO

Surplus Konsultindo adalah suatau perusahaan yang bergerak di bidang Jasa


Konsultan Keuangan, Akuntansi, dan Pajak, dibawah naungan PT.Dewi Falindo,
dimana kami sudah menjalankan usaha lebih dari 5 tahun, dan telah mempunyai
reputasi yang baik , dimana kami sudah mempunyai beberapa klien perusahaan
perusahaan baik Nasional maupun Multinasional, dan selama ini respon dari
klien kami memuaskan.( daftar client terlampir).

ASPEK MANAJEMEN

Sebagaimana umumnya organisasi dibentuk untuk melaksanaan tugas-tugas


yang dirancang dalam pencapaian tujuan tertentu yang telah ditetapkan /
direncanakan sebelumnya, dimana dalam operasionalnya harus
mempertimbangkan prinsip prinsip dasar management modern dan Sumber
daya yang ada sangat professional di bidangnya, dari berbagai background
pendidikan, khususnya, Perpajakan, Keuangan dan Audit serta mempunyai
komitmen dan dedikasi yang baik .

RUANG LINGKUP KERJA

 Membantu proposal pinjaman ke bank


 Membuat Study Kelayakan perusahaan
 Appraisal Independent
 Membantu mengatur cashflow perusahaan
 Menyampaikan saran dan pendapat atas masalah keuangan
 Memberikan solusi apabila perusahaan mengalami defisit
 Membantu membuat laporan perpajakan
 Menyampaikan saran dan pendapat atas masalah perpajakan
 Memberikan jasa audit perusahaan melalui Akuntan Publik yang
bonafid dan terdaftar di BPK - RI
 Membuat proposal ke bank :

Untuk perusahaan perusahaan yang masih baru / pemula dan perusahaan kecil
dan menengah terkadang pada saat memerlukan modal kerja kurang tertarik ke
perbankan karena dianggapnya terlalu prosedural dan sebagian belum begitu
memahami prosedure dan persyaratan yang diperlukan , untuk itu kami
membantu membuatkan proposalnya dan melakukan analisa apakah proyek
tersebut layak untuk diajukan pinjaman ke bank atau tidak. Disamping itu juga
melengkapi dokumen persyaratan serta memberikan pembinaan dan
pengawasan setelah dana dicairkan dari bank dan melakukan call report setiap 3
bulan sekali.

 Membuat Study Kelayakan :

Untuk menentukan apakah proposal pinjaman disetujui atau tidak oleh bank,
kami juga dapat membantu membuatkan Study Kelayakan suatu proyek, apakah
proyek tersebut layak atau tidak untuk dibiayai serta prospek kedepan usaha
tersebut. Dalam melakukan analisa kami juga mempertimbangkan faktor-faktor
kondisi Internal perusahaan dan ekternal perusahaan. Metode yang kami
lakukan dengan cara melakukan surve /on the spot langsung ke proyek yang
akan dibiayai dengan melihat langsung dan surve di sekitarnya , pesaingnya,
pangsa pasarnya dan apakah usaha/proyek tersebut rentan terhadap kebijakan
pemerintah , sumber pengembalian pinjaman darimana dan prospek
bisnis/usaha ke depan, semua itu menjadi faktor penentu dan referensi kami
dalam mengambil keputusan apakah pijaman tersebut layak untuk dibiayai.

 Apprasial Independent :

Tujuan penilaian adalah dalam rangka untuk kepentingan bank dengan dasar
nilai pasar dari assets yang dinilai pada tanggal penilaian , dan oleh karenanya
tidak direkomendasikan untuk penggunaan lainnya.

Laporan penilaian ini disusun dan dikeluarkan berdasarkan beberapa asumsi


atas semua dokumen , pernyataan dan keterangan baik lisan maupun tulisan,
berikut dokumen dalam bentuk fotocopy yang diberikan oleh pihak pemberi tugas
kepada kami untuk tujuan pekerjaan penilaian ini adalah benar, akurat dan
lengkap. Oleh sebab itu kami tidak bertanggungjawab jika data/informasi yang
diberikan kepada kami tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, sehingga hasil
penilaian yang kami hasilkan menjadi tidak akurat dan oleh karenanya harus
dilakukan penilaian ulang.
Dalam melakukan penugasan ini, kami tidak melakukan penyelidikan yang
berkaitan dengan hak atau status hokum kepemilikan dan hal-hal terkait lainnya
atas assets tersebut didukung oleh dokumen kepemilikan yang sah , bebas dari
sengketa dan atau hipotik. Untuk lebih rincinya dapat dilihat dihalaman khusus
mengenai appraisal.

 Membantu mengatur cashflow perusahaan dan menyampaikan saran


dan pendapat atas masalah keuangan :

Dalam mengelola suatu keuangan perusahaan, cashflow sangat menentukan


dalam lancarnya suatu usaha perusahaan, maka diperlukan pengaturan
cashflow agar tidak sampai terjadi Defisit, artinya harus menjaga cashflow agar
tetap surplus dan membuat budget/anggaran. Semua sektor usaha di atas
semua tergantung terhadap BBM, baik langsung maupun tidak langsung dan
semua terkena dampak krisi global.

Di tengah kondisi yang tidak menguntungkan ini, maka kami dari “Surplus
Konsultindo” berusaha untuk membantu memebrikan solusi / memecahkan
masalah-masalah keuangan serta memberikan advis ke perusahaan dalam
rangka untuk membuat bisnis plan Perusahaan.

 Membantu membuat Laporan Perpajakan :

Membayar pajak adalah suatu kewajiban bagi semua perusahaan, untuk itu perlu
dilaporkan secara benar dan tepat atas semua item item /post post neraca baik
pendapatan dan biaya , untuk itu kami dapat membantu menyusun bentuk
laporan perpajakan suatu perusahaan agar tidak sampai terkena sanksi dari
departemen pajak. Penyusunan laporan pajak ini tentunya sudah kami sesuaikan
dengan peraturan peraturan perpajakan yang terbaru.

 Memberikan Jasa Akuntan Publik :

Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh


Institut Akuntan Publik Indonesia. Standart tersebut mengharuskan kami
merencanakan dan melaksanakan audit agar memeperoleh keyakinan memadai
bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. Suatu audit meliputi
pemeriksaan , atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah
dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas
prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh
manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara
keseluruhan. Kami yakin bahwa audit kami memebrikan dasar memadai untuk
menyatakan pendapat.
SYSTEM & PROSEDURE

Untuk menciptakan interaksi antar unit-unit kerja yang ada dalam satu
organisasi perusahaan sehingga diperoleh suatu hubungan yang harmonis
antar unit kerja dan antar personel yang terlibat dalam organisasi tersebut,
diperlukan system dan prosedur dimana dalam penyusunan system dan
prosedur tesebut harus dapat mencerminkan tugas dan tanggung jawab semua
personel yang ada dalam organisasi, disamping itu system dan prosedur yang
ditetapkan harus membuat batasan otoritas yang sangat jelas dari masing
masing pejabat yang ada dalam hierarki organisasi, sehingga dalam
pengambilan keputusan dan pertanggungjawabannya tidak terjadi
ketidakjelasan.

Dalam penyusunan system dan prosedur suatu organisasi juga sangat penting
dalam menentukan alat ukur (parameter) yang digunakan untuk mengukur
gagal dan berhasilnya satu unit kerja dalam menjalankan system dan
prusedure tersebut, sehingga dalam aspek penilaian kinerja (Performance)
masing masing unit kerja dapat secara jelas diketahui oleh masing masing
orang siapa yang gagal dan siapa yang berhasil, sehingga penilaiannyapun
menjadi obyektif, yang ahirnya dapat terhindar dari “ like and dislike” yang akan
merusak mentalitas manusia yang melaksanakan system dan prosedure
tersebut.

LATAR BELAKANG BERDIRINYA JASA KONSULTAN KEUANGAN,


ACCOUNTING DAN PAJAK :

Setelah krisis ekonomi tahun 1997 dan kebijakan pemerintah mencabut subsidi
BBM sampai dengan 100% pada tahun 2005, sehingga terjadi kenaikan harga
BBM yang cukup signifikan , yang efeknya sangat berpengaruh terhadap
berbagai aspek , terutama sektor riil dan penurunan daya beli masyarakat.
Memang tak bisa dipungkiri bahwa semua sektor industri hampir sebagian besar
memproduksi barang-barang konsumen menggunakan BBM, dimana dengan
kenaikan BBM, maka biaya produksi akan meningkat dan sehingga Harga Pokok
Produksinya tinggi, tentunya hasil produk yang dijual ke masyarakat akan
menjadi tinggi, disamping itu, badai krisis global yang melanda negara adidaya
amerika pada akhir tahun 2008 , sangat mempengaruhi perekonomian dan
sektor usaha di Indonesia.
Namun demikian banyak perusahaan-perusahaan yang justru menjadi kreatif
dan mempunyai banyak inovasi dengan keadaan sekarang ini, karena masing-
masing ingin tetap survive dan dapat melewati masa masa yang benar-benar
menjadi penentu, apakah perusahaan akan tutup atau berlanjut.

Berdasarkan data dat yang kami himpun, bahwa data perusahaan-perusahaan


yang ada sekarang ini dapat dikelompokan menjadi :

 Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa ( Jasa Transportasi, Jasa


Konsultan, Jasa Perbankan/Leasing, Jasa Konstruksi, Jasa Bengkel &
Cucian Mobil/Motor )
 Perusahaan yang bergerak di bidang Industri ( Industri Besar/ Pabrik-
Pabrik, Home Industri, Industri Otomotif)
 Perusahaan yang bergerak di Bidang Agrobisnis (Buah-buahan, kelapa
sawit, dll )
 Perusahaan yang bergerak di Bidang Tambang ( Batubara, Minyak, Gas,
dll )
 Perusahaan yang bergerak di bidang Kehutanan ( Pabrik Kayu Lapis.
Karet, Jati , Dll )
 Perusahaan yang bergerak di Bidang Retail (Supermarket,Hipermarket
dan Toko )
 Perusahaan yang bergerak di Bidang Perairan& Perikanan ( Tambak
Ikan/Udang )

Semua sektor usaha di atas semua tergantung terhadap BBM, baik langsung
maupun tidak langsung dan semua terkena dampak krisi global.

Di tengah kondisi yang tidak menguntungkan ini, maka kami dari “Surplus
Konsultindo” berusaha untuk membantu memecahkan masalah-masalah
keuangan serta memberikan advis ke perusahaan dalam rangka untuk membuat
bisnis plan Perusahaan, strategi menghadapi krisis, disamping itu juga
membantu membuatkan study kelayakan suatu proyek, membantu dalam
pengurusan perpajakan , membantu membuatkan proposal ke bank, dan jasa
Audit .

Sedikit kami sampaikan bahwa pada prinsipnya, semua perusahaan


menginginkan Surplus, untuk dapat dilihat rangkuman dibawah ini :
CASH MANAGEMENT :

Setiap Perusahaan akan selalu berusaha untuk :

“ MENINGKATKAN PROFIT”

Dengan cara :

1 Efisiensi
2 Efektivitas

Agar perusahaan bisa tetap beroperasi / exist, maka :

“ Harus berusaha menjaga Cash flow tetap surplus “

Cash flow terdiri dari :

Cash In :

1) Sales/Penjualan
2) A/R / Account Receivable/ Piutang
3) I/R / Interest Receivable/Pendapatan Bunga
4) Loan / Pinjaman
5) Other / Lain-lain

Cash Out :

1) Expenses
2) Purchase
3) A/P / Account Payble/ Hutang
4) A/P / Interset Payble / Biaya Bunga
5) Other / Lain-lain
Bagaimana agar bisa surplus, lihat skema berikut ini :

CASH FLOW

Cash In :

Sales
Meningkatkan
Penjualan
A/R ( Account Receivable )
Meningkatkan Pend.
Bunga bank
I/R ( Interest Receivable )

Mengambil Pinjaman/
Loan

Other Menjual assets yang


Tdk produktif, meman
Faatkan dana yg idle

Cash Out :

Expense Efisiensi

Purchase

A/P ( Account Payble ) Memperpanjang umur


Hutang

I/P ( Interest Payble )

Other

Balance :
LAIN- LAIN DAN DAFTAR KLIEN :

JASA APPRAISAL :

Tujuan penilaian adalah dalam rangka untuk kepentingan bank dengan dasar
nilai pasar dari assets yang dinilai pada tanggal penilaian , dan oleh karenanya
tidak direkomendasikan untuk penggunaan lainnya.

Definisi definisi :

NILAI PASAR :

Nilai Pasar adalah sebagai estimasi jumlah uang pada tanggal penilaian yang
dapat diperoleh dari transaksi jual beli atau hasil penukaran suatu assets , antara
pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual dalam
suatu transaksi bebas ikatan, yang penawarannya dilakukan secara layak , dan
kedua belah pihak masing masing mengetahui , bertindak hati hati dan tanpa
paksaan.

NILAI JUAL PAKSA :

Nilai jual paksa adalah sejumlah uang yang mungkin diterima dari penjualan
suatu property dalam jangka waktu yang relative pendek untuk dapat memenuhi
jangka waktu pemasaran dalam definisi nilai pasar. Pada beberapa situasi nilai
jual paksa dapat melibatkan penjual yang tidak berminat menjual dan pembeli
yang membeli dengan mengetahui situasi yang tidak menguntungkan penjual.
Istilah nilai likuidasi seringkali digunakan dan memiliki arti sama dengan nilai
jual paksa.

METODE PENILAIAN :

Pendekatan Data Pasar ( Market Data Approach )

Untuk penilaian tanah kami menggunakan Pendekatan Data Pasar ( Market Data
Approach ). Dengan metode ini nilai tanah didapatkan dengan cara
membandingkan beberapa transaksi jual beli tanah yang terletak tidak jauhdari
tanah yang dinilai. Dengan memperkecil jumlah pembanding yang ada, maka
akhirnya dapat ditarik kesimpulan. Hal ini dilakukan dengan menyesuaikan
perbedaan-perbedaan diantara tanah yang dinilai dengan penjualan yang
sebenarnya dan catatan catatan harga tanah yang dapat dipakai sebagai dasar
perbandingan. Perbandingan ini juga menyangkut faktor-faktor lokasi , luas,
bentuk dan surat surat tanah serta kegunaannya, berdasarkan unsure waktu dan
peruntukannya.

Pendekatan Biaya ( Cost Approach )

Untuk penilaian bangunan serta sarana pelengkap kami menggunakan


pendekatan biaya ( Cost Approach ) dapat diuraikan sebagai berikut :

 Biaya Reproduksi Baru merupakan estimasi biaya untuk mereproduksi


suatu property baru yang sama /identik dengan property yang dinilai,
berdasarkan harga pasaran setempat pada tanggal penilaian , dengan
mempertimbangkan :

Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan suatu property meliputi


biaya perencanaan dan pengawasan , biaya pengadaan unit atau
material, biaya pondasi, biaya konstruksi atau instalasi, termasuk semua
biaya pengeluaran standard yang berkaitan dengan angkutan , asuransi,
bea masuk, pajak dan biaya bunga selama masa konstruksi, tetapi tidak
termasuk akibat penundaan waktu dan biaya lembur.

 Jumlah Penyusutan yang terbukti dari kondisi yang terlihat ( observed


condition ) dan kegunaan pada waktu ini dan dikemudian hari
dibandingkan dengan unit unit baru yang sama . Penyusutan yang
diperhatikan adalah kerusakan fisik, serta kemunduran fungsional dan
ekonomis :

 Kerusakan Fisik ( Physical Deterioration ) :


Aus karena pemakaian , lapuk, kering, retak-retak, kerusakan
structural ;Diperhatikan kondisi fisik yang dilihat.

 Kemunduran Fungsional ( Functional Obsolescence ) ;


Perencanaan yang kurang/tidak memadai, ketidakmampuan atau
kelebihan kemampuan karena besarnya , macam, umur dan
sebagainya.

 Kemunduran Ekonomis ( Economic Obsolescence ) ;


Faktor-faktor luar yang mempengaruhi seperti perubahan social,
peraturan terutama pemerintah dan peraturan tata kota yang
membatasi.

 Besar, peranan serta kegunaan dari property tersebut (Extent, Character


and Utility Of Property )
Laporan Penilaian ini terdiri atas :

 Surat pernyataan yang mengidentifikasikan asets dan merinci hasil dari


pemeriksaan kami.
 Pernyataan
 Resume penilaian yang menunjukkan rincian nilai pasar dan nilai jual
paksa dari tanah, bangunan serta sarana pelengkap.
 Asumsi serta syarat-syarat pembatasan
 Penilaian tanah
 Penilaian Bangunan
 Penilaian Sarana Pelengkap
 Foto-foto Assets
 Gambar Situasi Tanah, Bangunan dan Peta Situasi

KESIMPULAN NILAI

Laporan penilaian ini disusun dan dikeluarkan berdasarkan beberapa asumsi


atas semua dokumen , pernyataan dan keterangan baik lisan maupun tulisan,
berikut dokumen dalam bentuk fotocopy yang diberikan oleh pihak pemberi tugas
kepada kami untuk tujuan pekerjaan penilaian ini adalah benar, akurat dan
lengkap. Oleh sebab itu kami tidak bertanggungjawab jika data/informasi yang
diberikan kepada kami tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, sehingga hasil
penilaian yang kami hasilkan menjadi tidak akurat dan oleh karenanya harus
dilakukan penilaian ulang.

Dalam melakukan penugasan ini, kami tidak melakukan penyelidikan yang


berkaitan dengan hak atau status hokum kepemilikan dan hal-hal terkait lainnya
atas assets tersebut didukung oleh dokumen kepemilikan yang sah , bebas dari
sengketa dan atau hipotik.

Laporan ini harus dibaca secara menyeluruh , bersifat rahasia dan hanya
disampaikan kepada pihak Pemberi Tugas atau pihak lain yang telah mendapat
izin tertulis dari pihak Pemberi Tugas.

Kami menegaskan bahwa kami tidak menarik keuntungan dalam bentuk


apapun, baik sekarang maupun dimasa yang akan dating atas property yang
dinilai atau dari pendapat nilai yang dikeluarkan.

Dalam melakukan penugasan ini, kami tidak melakukan penyelidikan yang


berkaitan dengan hak atau status hokum kepemilikan dan hal –hal terkait lainnya
atas assets tersebut.
Kami beranggapan semua assets yang termasuk dalam penilaian ini didukung
oleh dokumen kepemilikan yang syah, bebas dari sengketa dan atau hipotik.

Petugas Appraisal kami sudah terdaftar dalam MAPPI, yaitu :

Baihaki : No. MAPPI 88-S-00120


Suratman : No. MAPPI 88-S-00121

Klien kami adalah sebagai berikut :

1. PT.Fisheris Abadi
2. PT.Javara Global
3. PT. Reload Bintang
4. Retail /perorangan

AKUNTAN PUBLIK

Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh


Institut Akuntan Publik Indonesia. Standart tersebut mengharuskan kami
merencanakan dan melaksanakan audit agar memeperoleh keyakinan memadai
bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. Suatu audit meliputi
pemeriksaan , atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah
dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas
prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh
manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara
keseluruhan. Kami yakin bahwa audit kami memebrikan dasar memadai untuk
menyatakan pendapat.

Khusus untuk Akuntan Publik, kami melakbekerja sama dengan Kantor Akuntan
Publik/ KAP Mucharam and Amron / MAS. KAP kami sudah terdaftar dalam BPK
– RI dan terdaftar sebagai auditor bank. Beberapa klien sebagai berikut :

1. PT.Asabri
2. PT.Bina Putera
3. PT.Artha Pasific International
4. PT.Perkebunan Nusantara XIII
5. BNI 46 Cabang

Demikian Company Profil Surplus Konsultindo yang dapat kami sampaikan,


Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
CONTOH SURAT MOU ( Memo Of Understanding untuk Financial Advisor )

Jakarta,…
No….

Kepada Yth.
PT…………………………

Perihal : Surat Penawaran sebagai Financial Advisor

Bersama ini kami bermaksud mengajukan Surat Penawaran sebagai Financial


Advisor dalam rangka mendapatkan fasilitas Pendanaan ( selanjutnya disebut
“Fasilitas Pendanaan”) kepada PT………..( “Perseroan” ) sebesar Rp…………. Yang
akan digunakan untuk…………………… atau mengurus dokumen dan aspek
perpajakan sampai dengan selesai atau melakukan audit terhadap laporan keuangan
perusahaan. ( Tergantung kebutuhan perusahaan yang menggunakan jasa kami )

Ruang Lingkup Penugasan

1) Mendampingi dan /atau membantu Perseroan dalam


mempersiapkan data-data /dokumen dalam rangka mengajukan
fasilitas Pendanaan , termasuk dan tidak terbatas pada data-
data /dokumen keuangan , kontrak –kontrak penting antara
perseroan dan pihak ketiga serta dokumen hukum Perseroan:
2) Melaksanakan dan atau membantu Perseroan dalam melakukan
negosiasi dengan pihak bank sebagai calon kreditur , termasuk dan
tidak terbatas dalam memberikan penjelasan menyangkut hal-hal
yang berkaitan dengan pemberian fasilitas pendanaan ini.
3) Membantu perseroan dan pihak bank untuk menentukan jenis
fasilitas pendanaan yang tepat disesuaikan dengan kondisi
keuangan perseroan dan arus kas perseroan pada masa yang akan
dating, antara lain berupa kredit bilateral, penerbitan surat hutang
atau instrument terkait lainnya dengan persetujuan bersama antara
pihak bank dan perseroan.
4) Membantu perseroan dalam membuat dokumen-dokumen yang
diminta bank .
5) Melakukan review secara mendalam atas laporan keuangan
perseroan , Aktiva Tetap, Perjanjian Kredit beserta perjanjian
lainnya yang terkait dengan pemberian Fasilitas Pendanaan ini
6) Mengkaji secara cermat dan mendalam terhadap perencanaan
bisnis perseroan (business plan ) yang meliputi perencanaan
Jangka Pendek ,menengah dan jangka panjang yang tercermin
dalam proyeksi keuangan Perseroan.
7) Membantu dan memberikan masukan masukan atas masalah –
masalah keuangan lainnya dan mengurus perpajakan atau
melakukan audit secara keseluruhan terhadap laporan keuangan
perusahaan ( sesuai kebutuhan perusahaan ).

Periode Penugasan :

Periode Pelaksanaan penugasan diperkirakan selama 6 (enam ) bulan terhitung


sejak persetujuan dan penandatanganan surat penugasan ini dilaksanakan dan
dapat diperpanjang apabila selama kurun waktu tersebut ,pelaksanaan
Pemberian Fasilitas Pendanaan ini belum selesai.

Biaya Penugasan :

Berkenaan dengan penugasan ini, Perseroan akan membayar jasa penugasan


kepada PT………….. dengan dasar sebagai berikut :

1) Advisory fee sebesar ….% dari jumlah pendanaan yang disetujui


bank. Advisory fee tersebut dibayarkan selambat lambatnya 5
(lima) hari kerja setelah ditandatanganinya surat persetujuan kredit
antara perseroan dan bank dimana fasilitas pendanaan tersebut
dapat dicairkan oleh perseroan.
2) Advisory Fee sebesar Rp…………( untuk pengurusan pajak atau
sebagai Advisor Keuangan. )
3) Imbalan jasa tersebut adalah imbalan jasa bersih yang diterima
PT………… dan tidak termasuk pengenaan segala pajak yang
berlaku ,biaya-biaya penunjukan profesi penunjang dalam rangka
pemberian fasilitas pendanaan yang dipersyaratkan oleh pihak
bank(apabila ada ) , serta biaya lainnya yang wajar ( out of pocket
Expenses ) yang dikeluarkan oleh PT……….. dalam rangka
pelaksanaan pemberian fasilitas pendanaan ini termasuk dan tidak
terbatas pada biaya transportasi, akomodasi, fotocopy, dan biaya
biaya terkait lainnya.

Apabila bapak dapat menyetujui makna dan isi Surat Penawaran ini , kami
meminta bapak membubuhkan tanda tangan, tanggal, dan mengembalikan
salinan atas surat yang telah ditandatangani tersebut, dan selanjutnya surat
penawaran ini menjadi tanda perikatan di antara PT……..dan perseroan
berkenan dengan penugasan PT………sebagai Financial & Taxes Advisor.

Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT.DEWI FALINDO
“SURPLUS KONSULTINDO”

DISETUJUI DAN DITERIMA UNTUK DAN ATAS NAMA


PT………………

NAMA :
JABATAN :
TANGGAL :

Apabila anda ingin menggunakan jasa kami Telp ke 021


82605584, 02193165622 atau sms ke : 081398605671,
Email : sardi.prasetia@dewifalindo.com

----------0000-----------
CONTOH SURAT MOU ( Memo Of Understanding untuk Appraisal, Study
Kelayakan dan Audit )

PERJANJIAN KERJASAMA
Memo Of Understanding )

Pada hari ini ………, tanggal…….2010, telah dibuat dan ditandatangani


Kesepakatan Bersama oleh dan antara :

Nama : PT.Dewi Falindo


Alamat : Jl. Legenda Raya No.6 , Kota Legenda Grand Wisata, Bekasi
Timur

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama : ……………………………
Alamat : ……………………………

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA

Selanjutnya Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara bersama-sama sepakat


untuk melakukan kerjasama dalam hal :

Pasal 1
Ruang Lingkup Penugasan

8) Pihak Pertama akan melaksanakan tugas untuk :


i. Melakukan Appraisal jaminan calon debitur sesuai
penunjukan dan setelah menerima surat tugas dari pihak
kedua.
ii. Membuat dan melakukan Study Kelayakan terhadap usaha
calon debitur sesuai penunjukan dan setelah menerima
surat tugas dari pihak kedua.
iii. Melakukan Audit terhadap perusahaan yang akan menjadi
calon debitur sesuai penunjukan dan setelah menerima surat
tugas dari pihak kedua.
9) Membuat laporan hasil appraisal jaminan, membuat laporan study
kelayakan, dan membuat laporan pemeriksaan /audit atas calon
debitur kepada pihak kedua tanpa dipengaruhi oleh pihak
manapun dan bersifat independent.

10) Pihak Pertama akan membuat akan mendampingi dan /atau


membantu Perseroan /perorangan calon debitur dalam
mempersiapkan data-data /dokumen dalam rangka point 1 dan 2. ,
termasuk dan tidak terbatas pada data-data /dokumen keuangan ,
kontrak –kontrak penting antara calon debitur dan pihak ketiga
serta dokumen hukum Perseroan.
11) Melaksanakan dan atau membantu Perseroan calon debitur dalam
melakukan negosiasi dengan pihak bank sebagai calon kreditur ,
termasuk dan tidak terbatas dalam memberikan penjelasan
menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan pemberian fasilitas
pendanaan ini.
12) Membantu perseroan calon debitur dan pihak bank untuk
menentukan jenis fasilitas pendanaan yang tepat disesuaikan
dengan kondisi keuangan perseroan dan arus kas perseroan pada
masa yang akan datang dengan persetujuan bersama antara pihak
bank dan perseroan/calon debitur.
13) Melakukan review secara mendalam atas laporan keuangan calon
debitur , Aktiva Tetap, Perjanjian Kredit beserta perjanjian lainnya
yang terkait dengan pemberian Fasilitas Pendanaan ini
14) Mengkaji secara cermat dan mendalam terhadap perencanaan
bisnis perseroan (business plan ) yang meliputi perencanaan
Jangka Pendek ,menengah dan jangka panjang yang tercermin
dalam proyeksi keuangan calon debitur.

Pasal 2
Periode Penugasan

Periode Pelaksanaan penugasan dimulai diperkirakan selama 1 (satu) Minggu


terhitung sejak persetujuan dan penandatanganan surat penugasan ini
dilaksanakan dan dapat diperpanjang apabila selama kurun waktu tersebut ada
hal-hal khusus yang perlu pendalaman lebih lanjut.
Pasal 3
Biaya Penugasan

Berkenaan dengan penugasan ini, Pihak kedua akan membayar jasa penugasan
kepada pihak pertama dengan dasar sebagai berikut :

4) Biaya appraisal sebesar Rp.8.000.000,- dibayarkan oleh calon


debitur setelah laporan hasil appraisal diterbitkan dan
diserahterimakan.
5) Biaya Study Kelayakan sebesar Rp.8.000.000,- dibayarkan oleh
calon debitur setelah laporan Study Kelayakan selesai dan
diserahterimakan.
6) Biaya Audit 1(satu) tahun laporan sebesar Rp.15.000.000,-
dibayarkan oleh calon debitur setelah laporan hasil
pemeriksaan/audit selesai dan diserahterimakan.
7) Biaya tersebut adalah biaya bersih yang diterima pihak pertama
dan tidak termasuk pengenaan segala pajak yang berlaku ,biaya-
biaya penunjukan profesi penunjang dalam rangka pemberian
fasilitas pendanaan yang dipersyaratkan oleh pihak bank (apabila
ada ) , serta biaya lainnya yang wajar ( out of pocket Expenses )
yang dikeluarkan oleh calon debitur dalam rangka pelaksanaan
pemberian fasilitas pendanaan ini termasuk dan tidak terbatas
pada biaya transportasi, akomodasi, fotocopy, dan biaya biaya
terkait lainnya.

Pasal 4
Lain lain

1. Setiap perselisihan diantara para Pihak sehubungan dengan Perjanjian ini


diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat oleh para Pihak.
2. Keseluruhan Perjanjian ini dan segala dan segala bagiannya merupakan
perikatan dan perjanjian di antara Para Pihak dan karenannya
menghapuskan segala negosiasi atau pemahaman secara lisan atua tertulis
sebelumnya.
3. Hal – hal yang tidak atau belum cukup diatur dalam Pejanjian ini diputuskan
oleh para Pihak secara musyawarah dan mufakat dan akan dibuatkan dalam
addendum atau amandemen tersendiri yang ditandatangani oleh para Pihak,
yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari
perjanjian ini.
Demikian surat perjanjian ini dibuat,ditandatangani dan dilaksanakan oleh Para
Pihak pada hari dan tanggal tersebut pada awal perjanjian ini, dan dibuat dalam
rangkap 2 (dua),bermaterai cukup dan masing-masing mempunyai kekuatan
hukum yang sama.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA


PT.Dewi Falindo
(Surplus Konsultindo)

Sardi Prasetia MBA ……………. ……..


Direktur Utama

Apabila anda ingin menggunakan jasa kami Telp ke 021


82605584, 02193165622 atau sms ke : 081398605671,
Email : sardi.prasetia@dewifalindo.com

Anda mungkin juga menyukai