Anda di halaman 1dari 135

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ............................................................................................................................... i


MODUL 4
PERANCANAAN STRUKTUR ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA
4.1 Struktur Organisasi ........................................................................................ 2
4.1.1 Tipe Struktur Organisasi ......................................................................... 2
4.1.2 Langkah-langkah Penyusunan Struktur Organisasi ................................. 8
4.1.3 Struktur Organisasi pada Tiap Fase ........................................................ 9
4.2 Analisa Jabatan ............................................................................................ 31
4.2.1 Langkah-langkah Penyusunan Job Description ...................................... 33
4.2.2 Deskripsi Pekerjaan ............................................................................... 35
4.3 Perencanaan Jumlah Tenaga Kerja ............................................................. 67
4.3.1 Langkah-langkah Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kerja ..................... 67
4.3.2 Kebutuhan Tenaga Kerja ....................................................................... 87
4.4 Perancangan Skema Penggajian dan Kompensasi Tenaga Kerja ................ 91
4.4.1 Langkah-langkah Penentuan Gaji Karyawan ......................................... 93
4.5 Legal Aspect .............................................................................................. 110
4.5.1 Bentuk Usaha ........................................................................................ 110
4.5.2 Badan Hukum dan Perizinan Usaha ..................................................... 112
4.5.3 Anggaran ............................................................................................... 128
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... 131

i
MODUL 4
PERANCANAAN STRUKTUR ORGANISASI DAN
SUMBER DAYA MANUSIA

Pada modul ini akan dijabarkan mengenai struktur organisasi, analisis jabatan,
perencanaan jumlah tenaga kerja, dan kompensasi karyawan dari PT Twister Company.
Dalam pengerjaan modul ini, terdapat beberapa hal yang harus ditentukan seperti tipe struktur
organisasi, job specification dan job description, serta sistem penggajian karyawan.
Flowchart pengerjaan modul 4 dapat dilihat pada gambar berikut.

Start

Analisis SWOT,
stakeholder, kompetitor,
strategi pemasaran, visi
misi dan strategi (Modul 1)

Struktur organisasi
4.1 Penyusunan Struktur
fungsional, divisional,
Organisasi Perusahaan
atau matriks

Job specification dan


4.2 Analisis Jabatan
Job description

Analisis Supply
Demand (Modul 2)

Data jumlah
4.3 Perencanaan
tenaga kerja tiap
Kebutuhan Tenaga Kerja
departemen

4.4 Kompensasi Karyawan Sistem Penggajian

4.5 Legal Aspect

Finish

Gambar 4. 1 Flowchart Pengerjaan Modul 4


(Sumber: Maria Anityasari, 2011)

1
Pada gambar 4.1 dapat dilihat bahwa pengerjaan modul 4 diawali dengan
mengumpulkan data-data yaitu analisis SWOT, stakeholder, kompetitor, strategi pemasaran,
visi misi, dan strategi yang telah dijelaskan pada modul 1. Data-data tersebut digunakan untuk
pengerjaan sub bab 4.1 yakni penyusunan struktur organisasi perusahaan atau yang dikenal
dengan sebutan organigram perusahaan. Setelah tipe struktur organisasi perusahaan
ditentukan dan dibuat, struktur tersebut digunakan sebagai data untuk pengerjaan sub bab 4.2
analisis jabatan dan sub bab 4.3 perencanaan kebutuhan tenaga kerja. Hasil dari pengerjaan
sub bab 4.2 adalah terbentuknya job specification dan job description. Kedua hal tersebut
akan menjadi data input bagi sub bab 4.3 dan 4.4 yakni kompensasi karyawan. Selain output
dari sub bab 4.1 dan 4.2, pengerjaan sub bab 4.3 juga membutuhkan data analisis suplly
demand dari modul 2. Sub bab 4.3 menghasilkan data jumlah tenaga kerja tiap departemen
yang menjadi data input bagi sub bab 4.4. Sub bab tersebut akan menghasilkan sistem
penggajian yakni berupa jumlah gaji yang diberikan dan hal-hal lain yang terkait. Sub bab
terakhir yakni legal aspect yang berkaitan dengan bentuk badan perusahaan.

4.1 Struktur Organisasi


Pada sub bab ini akan dijelaskan mengenai tipe struktur organisasi dan langkah-
langkah penyusunan struktur organisasi pada PT Twister Company. Seperti yang telah
dijelaskan sebelumnya, penyusunan struktur organisasi dimulai dengan melihat kembali
karakteristik perusahaan yang dapat dilihat dari analisis SWOT, stakeholder, kompetitor,
strategi pemasaran, visi misi, dan strategi yang telah dijelaskan pada modul 1. Dari data-data
tersebutlah akan didapatkan tipe struktur organisasi yang akan dipilih.
4.1.1 Tipe Struktur Organisasi
Organisasi adalah sebuah kelompok yang terdiri dari dua atau lebih orang yang
bekerja bersama-sama dalam suatu bentuk yang ditetapkan untuk mencapai sejumlah tujuan..
Struktur organisasi merupakan pola hubungan antara berbagai komponen dan bagian
organisasi. Struktur organisasi merupakan kelanjutan dari pola organisasai.
Struktur organisasi merupakan perwujudan struktur organisasi secara formal dengan
cara menganalsis jabatan-jabatan apa saja yang diperlukan dalam mencapai tujuan yang
kemudian digunakan untuk menentukan kualifikasi ataupun jumlah orang yang dibutuhkan
untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut.
Struktur organisasi yang dibentuk didasarkan pada tiga komponen organisasi, yakni
interaksi kemanusiaan, kegiatan yang terarah ke tujuan, dan struktur.

2
Pada organisasi formal, struktur direncanakan dan digunakan sebagai usaha untuk
menetapkan pola hubungan antara berbagai komponen, sehingga tujuan dapat dicapai dengan
efektif. Sedangkan pada organisasi informal, struktur organisasi merupakan sistem yang tidak
direncanakan dan muncul secara spontan sebagai akibat dari interaksi antar pesera organisasi.
Struktur organisasi dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan dan strategi perusahaan.
Seiring berkembangnya perusahaan atau ketika adanya kebutuhan tertentu dapat diadakan
suatu perubahan struktur organisasi. Terdapat enam elemen kunci yang perlu diperhatikan
oleh manajer ketika hendak mendesain struktur, antara lain :
1. Kompleksitas, pertimbangan tingkat diferensiasi yang ada dalam organisasi, termasuk
tingkat spesialisasi atau tingkat pembagian kerja, jumlah tingkatan dalam hierarki
organisasi serta tingkat sejauh mana unit-unit organisasi tersebar secara geografis.
2. Spesialisasi pekerjaan. Pembagian tugas-tugas dalam organisasi ke dalam beberapa
pekerjaan tersendiri.
3. Departementalisasi. Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara
bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi, dan
pelanggan.
4. Rantai komando, merupakan garis wewenang yang tanpa putus membentang dari
puncak organisasi ke tingkat paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab
kepada siapa.
5. 5. Rentang kendali menunjukkan jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang
manajer secara efisien dan efektif.
6. Sentralisasi dan Desentralisasi. Sentralisasi menunjukkan sejauh manakah tingkat
pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi. Sedangkan
desentralisasi adalah lawan dari sentralisasi.
7. Formalisasi. Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan.
Pada sub subbab ini dijelaskan mengenai tipe struktur organisasi pada PT Twister
Company. Menurut Robbins dan Coulter (2007), struktur organisasi adalah kerangka kerja
formal organisasi yang dengan kerangka kerja itu tugas-tugas pekerjaan dapat dibagi-bagi,
dikelompokkan, dan dikoordinasikan. Secara umum terdapat beberapa jenis tipe struktur
organisasi yaitu fungsional, divisional, matriks, process based, dan hybrid. Berikut ini
merupakan penjelasan dari masing- masing tipe struktur organisasi.
1. Struktur Organisasi berdasarkan Fungsi (Fungsional)
Struktur organisasi ini menggabungkan semua orang yang terlibat dalam suatu
kegiatan atau beberapa kegiatan terkait menjadi satu bagian. Contohnya, sebuah

3
organisasi dibagi berdasarkan fungsi bila mempunyai bagian-bagian produksi,
pemasaran, dan penjualan secara terpisah.

Gambar 4. 2 Bentuk Struktur Organisasi Fungsional


(sumber: ilmumanajemenindustri.com)

Terdapat beberapa kekurangan dan kelebihan pada struktur organisasi fungsional


yakni sebagai berikut.
Meningkatkan spesialisasi kemampuan.
Mengurangi penggunaan sumber daya secara berlebihan dan mengoptimalkan
penggunaannya.
Meningkatkan pengembangan karir dalam departemen.
Memfasilitasi komunikasi dan performansi karena atasan membagikan keahlian
mereka kepada bawahan.
Adapun kekurangan yang dimiliki oleh struktur organisasi fungsional adalah
sebagai berikut.
Menekankan tugas yang rutin dan dalam periode jangka pendek.
Ketergantungan antar departemen menyebabkan kesulitan koordinasi dan
penjadwalan.
Mengaburkan akuntabilitas dari hasil keseluruhan.

2. Struktur Organisasi berdasarkan Divisi (Divisional)


Struktur ini mengumpulkan semua unit kerja yang terlibat dalam produksi dan
pemasaran dari sebuah produk atau kelompok produk yang terkait dan berhubungan
dengan tipe pelangganan tertentu.

Gambar 4. 3 Bentuk Struktur Organisasi Divisional


(sumber: ilmupengetahuanumum.com)
4
Terdapat beberapa kekurangan dan kelebihan pada struktur organisasi divisional
yakni sebagai berikut.
Lebih mudah dalam pengelolaannya karena memecah organisasi menjadi divisi yang
lebih kecil.
Memungkinkan pembuatan keputusan strategisyang lebih luas dan konsentrasi penuh
pada tugas-tugas.
Tempat latihan yang baik bagi para manajer strategi.
Manajer dapat memilih struktur (produk, geografis, dan pasar) yang paling sesuai
dengan divisinya.
Sesuai untuk lingkungan yang cepat berubah, tanggapan yang cepat pada perubahan
karena adanya koordinasi dan wewenang pada tingkat yang sesuai.
Adapun kekurangan yang dimiliki oleh struktur organisasi divisional adalah
sebagai berikut.
Memungkinkan berkembangnya persaingandisfungsional antar sumber daya
organisasi dankonflik antara tugas-tugas & prioritas-prioritas.
Kepentingan divisi mungkin ditempatkan di ataskepentingan organisasi secara
keseluruhan.
Kebijakan divisi tidak konsisten dengan kebijakandivisi lain maupun dengan
kebijakan organisasi.
Timbulnya masalah dalam alokasi sumber dayadan distribusi biaya-biaya perusahaan.
Adanya duplikasi sumber daya dan peralatanyang tidak perlu.

3. Struktur Organisasi Matriks


Pada organisasi ini, ada dua jenis struktur, yaitu bagian fungsional tetap secara
permanen, memiliki wewenang atas pelaksanaan standar profesional unit, dan tim-tim
proyek diciptakn sejauh dibutuhkan untuk menjalankan program-program khusus.

Gambar 4. 4 Bentuk Struktur Organisasi Matriks


(sumber: ilmumanajemen.com)

5
Terdapat beberapa kekurangan dan kelebihan pada struktur organisasi matriks
yakni sebagai berikut.
Memaksimalkan efisiensi penggunaan manajer fungsional.
Menstimulasi kerjasama antar disiplin danmempermudah kegiatan perusahaan yang
bermacam-macam dengan orientasi proyek
Menciptakan fleksibilitas dan membantu kreativitasdalam organisasi.
Mengembangkan ketrampilan karyawan, memperluas pandangan manajemen
menengah terhadap masalah stratejik organisasi.
Manajemen puncak dapat lebih berfokus padaperencanaan strategis.
Adapun kekurangan yang dimiliki oleh struktur organisasi matriks adalah
sebagai berikut.
Pertanggung jawaban ganda dapat menyebabkan kebingungan dan kebijakan yang
kontradiktif.
Sangat memerlukan koordinasi vertikal dan horizontal.
Memerlukan lebih banyak ketrampilan interpersonal.
Mendorong pertentangan kekuasaan dan lebih memungkinkan perdebatan daripada
kegiatan.
Adanya risiko timbulnya perasaan anarki.
Mahal untuk diimplementasikan.

4. Struktur Organisasi Process Based


Struktur organisasi process based mendesain struktur berdasar proses inti yang
dilakukan oleh organisasi. Tipe ini lebih menekankan pada relasi lateral dibanding relasi
vertikal. Struktur organisasi ini dicirikan dengan beberapa hal yakni struktur ini didesain
berdasar tiga hingga enam core process yang dimiliki oleh suatu unit/sub unit
organisasi; struktur tidak didasarkan pada fungsi ataupun output, tapi pada proses; fokus
pada tugas/aktivitas yang menciptakan value; tugas/aktivitas disimplifikasikan dengan
cara mengeliminasi tugas-tugas yang non-esensial dan mengurangi tangga hirarki;
dalam tipe ini, tim bersifat fundamental; tim yang bersifat otonom bertanggungjawab
untuk mendesain rencana dan mengeksekusinya hingga tuntas; serta anggota tim
memiliki multiple skills.

6
Gambar 4. 5 Bentuk Struktur Organisasi Process Based

Terdapat beberapa kekurangan dan kelebihan pada struktur organisasi process


based yakni sebagai berikut.
Menumbuhkan efisiensi dan speed dalam penyelesaian tugas/pekerjaan.
Mengurangi garis pemisah antar departemen.
Meningkatkan kemampuan untuk melihat total wok flow.
Mengembangkan keterlibatan karyawan.
Mengurangi cost karena less overhead structure.
Adapun kekurangan yang dimiliki oleh struktur organisasi process based adalah
sebagai berikut.
Membutuhkan ketrampilan baru untuk mengelola relasi lateral.
Membuka peluang untuk melakukan duplikasi sumber daya dan menciptakan role
ambiguity.
Membutuhkan perubahan command-and-control mindset.
Mungkin membutuhkan waktu lama untuk mengambil keputusan secara tim.
Berpeluang tidak efektif jika prosesnya salah diidentifikasi.

5. Struktur Organisasi Hybird


Struktur organisasi hybrid merupakan struktur organisasi yang memadukan
beberapa bentuk di atas. Ini didorong oleh kebutuhan tertentu perusahaan. Ini dapat
membuat organisasi lebih fleksibel dan dapat merespon perubahan secara cepat.

7
Gambar 4. 6 Bentuk Struktur Organisasi Hybird

Pada modul sebelumnya telah ditentukan bahwa PT Twister Company berada pada
posisi weaknesses opportunity sehingga strategi yang digunakan adalah turn around strategy.
Turn around strategy merupakan strategi yang digunakan dengan memperhatikan kelemahan
dan memanfaatkan peluang yang ada. Berdasarkan analisis SWOT, stakeholder, kompetitor,
strategi pemasaran dan strategi yang digunakan oleh PT Twister Company, maka dapat
ditentukan bahwa tipe struktur organisasi yang digunakan adalah struktur organisasi
fungsional. Disamping berdasarkan karakteristik perusahaan, struktur organisasi fungsional
digunakan karena PT Twister Company hanya memproduksi satu varian produk.

4.1.2 Langkah-langkah Penyusunan Struktur Organisasi


Penyusunan struktur organisasi dilakukan berdasarkan karakteristik perusahaan PT
Twister Company yaitu berdasarkan strategi yang digunakan oleh perusahaan, analisis
SWOT, stakeholder, analisis kompetitor, dan strategi pemasaran. Adapun langkah-langkah
yang digunakan untuk penyusunan struktur organisasi adalah sebagai berikut.
1. Melakukan identifikasi terhadap kondisi usaha yang didirikan
2. Membuat struktur organisasi ideal yang sesuai dengan karakteristik jenis usaha yang
didirikan, untuk beberapa tahun ke depan
3. Menentukan pertumbuhan struktur organisasi dengan memilih departemen yang
dibutuhkan pada tahun pertama dan seterusnya pada struktur organisasi ideal
4. Memberikan alasan yang mendasari pemilihan pertumbuhan struktur organisasi tersebut

8
4.1.3 Struktur Organisasi pada Tiap Fase
Pada sub sub bab ini akan dijelaskan mengenai struktur organisasi pada PT Twister
Company yang terdiri dari fase pre construction dan construction, fase operasi dan fase
development. Sebelumnya akan diberikan paparan visi dan misi Twister Company sebagai
berikut.
Visi
Menjadi perusahaan alat pencuci buah yang mengutamakan kualitas dan mutu serta kepuasan
konsumen.
Misi
1. Selalu mengutamakan kualitas dan mutu produk dengan melakukan kontrol produksi
secara berkala.
2. Memaksimalkan potensi sumber daya manusia agar dapat bekerja secara optimal.
3. Melakukan penjualan dan pelayanan kepada konsumen dengan baik.
4. Selalu melakukan inovasi terhadap produk sesuai keinginan konsumen.

4.1.3.1 Fase I (Pre Construction and Construction)


Pada fase pre construction dan constructio yaitu dimana pada fase awal berdirinya
perusahaan pada tahun 2016. Berikut ini merupakan struktur organisasi yang dimiliki oleh PT
Twister Company pada tahun 2016.

CEO

Production Sales & Research &


Planning Marketing Development
Manager Manager Manager

Gambar 4. 7 Struktur Organisasi PT Twister Company Fase I (2016)

Dari gambar 4.7 dapat dilihat bahwa pada struktur organisasi fase 1, jabatan
tertinggi perusahaan dipegang oleh CEO, kemudian pada struktur organisasi fase 1, jabatan
tertinggi perusahaan dipegang oleh CEO, kemudian di bawah CEO terdapat 3 departemen
yaitu production and planning department, sales and marketing department dan research and
development department. Penentuan struktur organisasi di atas dikarenakan perusahaan masih
baru dimana perusahaan berada pada kondisi start up. Fungsi/tugas dari tiap jabatan,
kesesuaian dengan visi dan misi, kesesuaian dengan analisa SWOT, kesesuaian dengan
strategi pemasaran, kesesuaian dengan analisa kompetitor, dan kesesuaian dengan analisa
stakeholder dapat dilihat pada Tabel 4.1.
9
Tabel 4. 1 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase I (2016)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas Analisa
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor
Stakeholder
Perusahaan
Sebagai koordinator, Memiliki visi berada pada posisi CEO merupakan
Terdapat banyak
komunikator, pemimpin dan misi yang weakness stakeholder
kompetitor sejenis
serta pengelola mengutamakan opportunities internal yang
Terdapat beberapa yang dapat menjadi
perusahaan, eksekutor, berbagai elemen sehingga bertugas untuk
strategi pemasaran ancaman
dan pengambil yang diperlukan memimpin
yang dapat diterapkan perusahaan,
keputusan berhubungan pemimpin yang perusahaan,
oleh perusahaan sehingga diperlukan
dengan perusah dapat mengambil sebagai
1 CEO CEO sehingga diperlukan pemimpin yang
aan, seorang keputusan dan penanggung jawab
pemimpin untuk dapat
CEO harus mampu melihat seluruh aktivitas
memutuskan strategi mempertahankan
mampu peluang yang ada perusahan dan
Bertanggung jawab atas yang sebaiknya eksistensi
mengomunikasi serta dapat memiliki pengaruh
kinerja departemen digunakan perusahaan agar
kan berbagai memanfaatkan besar terhadap
yang dibawahinya tidak kalah bersaing
departemen peluang tersebut berjalannya proses
dengan kompetitor
yang ada kemajuan bisnis perusahaan
perusahaan
Memiliki visi
misi yang
Perencanaan,
mengutamakan
Dengan Dengan perencanaan Dengan perancangan
kualitas serta
Bertanggung jawab melakukan produksi dan perencanaan produksi serta
mutu produk,
untuk merencanakan, perencanaan pengendalian kualitas produksi yang tepat kualitas produk
maka seorang
Production & mengendalikan dan proses dan target produk yang dan kualitas produk yang baik dapat
PPM harus
Planning PPM mengawasi seluruh produksi, dihasilkan maka yang dihasilkan dihasilkan melalui
mampu
Manager kegiatan yang perusahaan dapat perusahaan dapat maka perusahaan stakeholder
2 merencanakan
berhubungan dengan mengatasi menjalankan strategi dapat bersaing internal yaitu
proses produksi
rencana produksi kelemahan yang pemasaran dengan dengan kompetitor production dan
yang baik agar
dimiliki baik lainnya planning
menghasilkan
department
produk yang
berkualitas

10
Tabel 4. 1 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase I (2016) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas Analisa
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor
Stakeholder
Menentukan harga jual,
produk yang akan Dengan
Memiliki visi
launching melakukan
misi untuk Segala aktivitas yang Dengan banyaknya Departemen sales
forecast terhadap
Memonitor perolehan memuaskan dilakukan sales and kompetitor maka and marketing
demand produk
order serta merangkum konsumen, marketing dibutuhkan sales merupakan
serta melakukan
forecast seorang SMM department sangat and marketing stakeholder
analisa pasar
Sales & Memonitor jumlah stok harus mampu berpengaruh terhadap department yang internal yang dapat
maka perusahaan
3 Marketing SMM seluruh departemen memberikan strategi yang berperan untuk membantu dalam
dapat mengatasi
Manager Sales & Marketing harga jual yang digunakan dan menarik minat menganalisa pasar
kelemahan yang
Menganalisa dan sesuai baik membantu konsumen serta dan memiliki
dimiliki
mengembangkan dengan pasar menjalankan strategi melakukan promosi peranan penting
perusahaan dan
strategi marketing serta mampu pemasaran produk agar dapat dalam pemasaran
dapat
Melakukan evaluasi memasarkan perusahaan bersaing di pasar produk
memanfaatkan
kepuasan pelanggan dengan baik
peluang yang ada
dari hasil survey
Memiliki visi Dengan adanya Dengan banyaknya
Mencari tahu berbagai Sesuai dengan
misi untuk riset dan ide-ide kompetitor dengan R&D departement
informasi dan tren strategi pemasaran
selalu untuk produk yang sejenis merupakan
produk secara intensif perusahaan bahwa
melakukan pengembangan maka diperlukan stakeholder
pada tahun pertama
inovasi sesuai produk yang R&D departement internal yang
Research & Mengkoordinir dan dibutuhkan R&D
keinginan pasar, sesuai dengan untuk melakukan berperan untuk
4 Development RDM memonitor proses department untuk
seorang RDM keinginan benchmarking merancang dan
Manager perkembangan produk, membantu dalam
harus mampu konsumen dapat terhadap produk menciptakan
riset dasar, dan riset menciptakan produk
mengetahui membantu kompetitor sebagai produk yang
konsumen yang yang sesuai dengan
perkembangan perusahaan dalam acuan untuk sesuai dengan
dilakukan oleh unit-unit permintaan
produk serta memanfaatkan menciptakan produk permintaan pasar
yang bersangkutan konsumen
tren yang ada peluang yang ada yang lebih baik

11
Tabel 4. 1 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase I (2016) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas Analisa
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor
Stakeholder
Memiliki visi
misi
memaksimalkan
sumber daya
manusia,
Mengelola sumber daya
seorang RDM
manusia yang
juga harus
dibutuhkan untuk
mampu
menjalankan proses
mengelola
bisnis
sumber daya
manusia yang
ada agar dapat
memaksimalkan
potensinya

12
4.1.3.2 Fase II (Operasi)
Memasuki fase operasi untuk periode lima tahun kemudian yaitu pada tahun 2017-
2021, struktur organisasi yang dimiliki oleh PT Twister Company adalah sebagai berikut.

CEO

Treasurer Secretary

Production Sales & Research & Logistic & Supply


Human Resources
Planning Marketing Development Chain Management
Development Manager
Manager Manager Manager Manager

Sales & Research & Logistic &


Production
Marketing Development Supply Chain
Staff
Staff Staff Management
Staff
Planning &
Control Staff
Fase I Garis Instruktif

Fase II Garis Koordinatif

Gambar 4. 8 Struktur Organisasi PT Twister Company Fase II (2017-2021)

Dari gambar 4.8 dapat dilihat bahwa pada struktur organisasi fase 2 terdapat
beberapa penambahan beberapa departemen seperti logistic and supply chain departement
dan human resources development department. Di samping itu juga terdapat beberapa
stakeholder seperti sekretaris, bendahara dan staff pada setiap departemen. Pentuan struktur
organisasi tersebut disesuaikan dengan strategi pemasaran perusahaan dan kondisi perusahaan
yang mulai beroperasi. Penambahan jabatan sekretaris dan bendahara bertujuan untuk
membantu direktur dalam menjalankan tugasnya. Di samping itu, adanya penambahan logistic
and supply chain departement dikarenakan perusahaan membutuhkan perencanaan produksi,
kebutuhan raw material dan distribusi produk ke konsumen. Sedangkan penambahan human
resources development department bertujuan untuk mengelola sumber daya manusia yang
dimiliki oleh perusahaan. Fungsi/tugas dari tiap jabatan, kesesuaian dengan visi dan misi,
kesesuaian dengan analisa SWOT, kesesuaian dengan strategi pemasaran, kesesuaian dengan
analisa kompetitor, dan kesesuaian dengan analisa stakeholder dapat dilihat pada Tabel 4.2.

13
Tabel 4. 2 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase II (2017-2021)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Perusahaan
Memiliki visi berada pada posisi
Sebagai koordinator, dan misi yang weakness
Terdapat banyak CEO merupakan
komunikator, pemimpin mengutamakan opportunities
Terdapat beberapa kompetitor sejenis stakeholder internal
serta pengelola perusahaan, berbagai elemen sehingga
strategi pemasaran yang dapat menjadi yang bertugas untuk
eksekutor, dan pengambil yang diperlukan
yang dapat ancaman perusahaan, memimpin perusahaan,
keputusan berhubungan pemimpin yang
diterapkan oleh sehingga diperlukan sebagai penanggung
dengan perusaha dapat mengambil
1 CEO CEO perusahaan sehingga pemimpin yang dapat jawab seluruh aktivitas
an, seorang keputusan dan
diperlukan pemimpin mempertahankan perusahan dan
CEO harus mampu melihat
untuk memutuskan eksistensi perusahaan memiliki pengaruh
mampu peluang yang ada
Bertanggung jawab atas strategi yang agar tidak kalah besar terhadap
mengomunikasi serta dapat
kinerja , secretary, sebaiknya digunakan bersaing dengan berjalannya proses
kan berbagai memanfaatkan
treasurer, dan departemen kompetitor bisnis perusahaan
departemen peluang tersebut
yang dibawahinya
yang ada kemajuan
perusahaan
Sebagai sumber informasi Sekretaris Sekretaris merupakan
bagi pimpinan serta bersama dengan stakeholder internal
Sekretaris
bertanggung jawab untuk dibutuhkan untuk yang berperan sebagai
dibutuhkan untuk
mengatur aktivitas membantu CEO Membantu CEO sumber informasi bagi
membantu CEO
perusahaan mulai dari dalam mengambil dalam mengambil CEO dengan menjalin
dalam membuat
administrasi hingga human keputusan strategis keputusan yang hubungan antar
keputusan yang
2 Secretary SEC relation perusahaan untuk berhubungan dengan stakeholder internal
berhubungan dengan
Sebagai perantara antara meningkatkan strategi pemasaran maupun eksternal dan
strategi yang
pihak-pihak yang ingin strength serta yang akan digunakan sebagai pihak yang
digunakan untuk
berhubungan dengan meminimalkan perusahaan mengatur segala
menghadapi
pimpinan dan menjadi weakness yang bentuk pelaksanaan
kompetitor
mediator antara pimpinan dimiliki teknis seperti
dan bawahan perusahaaan pengaturan jadwal dll

14
Tabel 4. 2 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Bertanggung jawab untuk Semakin banyaknya
menerima seluruh dana dari Membantu dalam stategi pemasaran
berbagai sumber dan mengelola dan yang digunakan
berkewajiban untuk mengatur anggaran maka dana yang
Membantu untuk
menyimpan dana yang perusahaan secara dibutuhkan juga Treasurer merupakan
menentukan harga
diperoleh secara aman keselurahan agar semakin besar, maka stakeholder internal
jual produk dan
3 Treasurer TRE tidak terjadi dibutuhkan treasurer yang berperan sebagai
profit yang sesuai
masalah keuangan untuk mengatur pengelola keuangan
agar dapat bersaing
Bertanggung jawab untuk dalam perusahaan pengeluaran yang perusahaan
dengan kompetitor
mengatur dan mengelola seperti kekurangan berhubungan dengan
dana perusahaan modal dan lain aktivitas pemasaran
sebagainya seperti promosi dan
pemasaran produk
Bertanggung jawab untuk
merencanakan,
mengendalikan dan
Production & mengawasi seluruh kegiatan Memiliki visi
4 Planning PPM yang berhubungan dengan misi yang
Manager rencana produksi mengutamakan Dengan
Dengan Dengan
Bertanggung jawab atas kualitas serta perencanaan Perencanaan,
melakukan perencanaan
kinerja production staff dan mutu produk, produksi dan perancangan produksi
perencanaan proses produksi yang tepat
planning & control staff maka harus pengendalian serta kualitas produk
dan target dan kualitas produk
Mengatur jalannya produksi mampu kualitas produk yang yang baik dapat
produksi, yang dihasilkan
Production agar sesuai dengan merencanakan dihasilkan maka dihasilkan melalui
5 PPS1 perusahaan dapat maka perusahaan
Staff penjadwalan yang proses produksi perusahaan dapat stakeholder internal
mengatasi dapat bersaing
ditentukan dan kontrol menjalankan strategi yaitu production dan
kelemahan yang dengan kompetitor
yang baik agar pemasaran dengan planning department
Bertanggung jawab untuk dimiliki lainnya
menghasilkan baik
merencanakan dan
produk yang
Planning & penjadwalan yang
6 PPS2 berkualitas
Control Staff berhubungan dengan raw
material serta penjadwalan
produksi

15
Tabel 4. 2 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Bertanggung jawab untuk
melakukan pengendalian
kualitas sesuai dengan
prosedur
Menentukan harga jual,
produk yang akan launching
Memonitor perolehan order
serta merangkum forecast
Memonitor jumlah stok
seluruh departemen Sales &
Marketing
Sales & Memiliki visi Dengan
Menganalisa dan misi untuk melakukan forecast Segala aktivitas Dengan banyaknya
7 Marketing SMM
mengembangkan strategi memuaskan terhadap demand yang dilakukan sales kompetitor maka Departemen sales
Manager
marketing konsumen, produk serta and marketing dibutuhkan sales and and marketing
Melakukan evaluasi seorang SMM melakukan analisa department sangat marketing merupakan stakeholder
kepuasan pelanggan dari harus mampu pasar maka berpengaruh department yang internal yang dapat
hasil survey memberikan perusahaan dapat terhadap strategi berperan untuk membantu dalam
Bertanggung jawab atas harga jual yang mengatasi yang digunakan dan menarik minat menganalisa pasar dan
kinerja sales & marketing sesuai baik kelemahan yang membantu konsumen serta memiliki peranan
staff dengan pasar dimiliki perusahaan menjalankan strategi melakukan promosi penting dalam
Merancang strategi serta mampu dan dapat pemasaran produk agar dapat pemasaran produk
pemasaran, dari advertising, memasarkan memanfaatkan perusahaan bersaing di pasar
marketing dan branding dengan baik peluang yang ada
produk
Sales &
8 SMS1 Melakukan survey terhadap
Marketing Staff
kepuasan pelanggan
Mencatat perolehan order
dan jumlah stok serta
membuat forecast

16
Tabel 4. 2 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Mencari tahu berbagai
informasi dan tren produk
secara intensif
Memiliki visi Dengan banyaknya
Mengkoordinir dan Dengan adanya Sesuai dengan
misi untuk kompetitor dengan
Research & memonitor proses riset dan ide-ide strategi pemasaran
selalu produk yang sejenis
9 Development RDM perkembangan produk, riset untuk perusahaan bahwa R&D departement
melakukan maka diperlukan
Manager dasar, dan riset konsumen pengembangan pada tahun pertama merupakan stakeholder
inovasi sesuai R&D departement
yang dilakukan oleh unit- produk yang sesuai dibutuhkan R&D internal yang berperan
keinginan pasar, untuk melakukan
unit yang bersangkutan dengan keinginan department untuk untuk merancang dan
seorang RDM benchmarking
Bertanggung jawab atas konsumen dapat membantu dalam menciptakan produk
harus mampu terhadap produk
kinerja research & membantu menciptakan produk yang sesuai dengan
mengetahui kompetitor sebagai
development staff perusahaan dalam yang sesuai dengan permintaan pasar
perkembangan acuan untuk
memanfaatkan permintaan
Membantu manajer R&D produk serta menciptakan produk
peluang yang ada konsumen
Research & D untuk melakukan riset pasar tren yang ada yang lebih baik
10 evelopment RDS1 terhadap pengembangan
Staff produk baru dan melakukan
pelaksanaan teknisnya
Merencanakan dan Memiliki visi
mengkoordinasikan misi dapat
pengiriman barang dari melayani
Membantu
pemasok konsumen Dengan sistem
merancang sistem Merupakan
Menganalisa total dengan baik, distribusi produk
seefisien mungkin Dengan sistem stakeholder internal
kebutuhan barang dan harus mampu yang efisien dimana
yang berhubungan distribusi yang baik yang berperan sebagai
Logistic & mengatur penyediaan, melakukan pengiriman produk
dengan rantai maka perusahaan pihak yang merancang
Supply Chain pengadaan, pembelian dan distribusi yang tepat waktu dan
11 LSCMM pasok mulai dari dapat bersaing sistem rantai pasok
Management pengiriman barang baik untuk memuaskan
raw material dari dipasar dan tidak mulai dari raw
Manager konsumen dan konsumen maka
supplier sampai kalah bersaing material sampai ke
Menganalisa total agar distribusi strategi pemasaran
dengan aliran dengan kompetitor konsumen dalam
kebutuhan barang dan berjalan dengan perusahaan akan
produk jadi ke bentuk produk jadi
mengatur penyediaan, baik rantai berjalan dengan baik
konsumen
pengadaan, dan pengiriman pasok dari hulu
barang juga harus
bekerja baik

17
Tabel 4. 2 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Menerima dan memproses
permintaan barang dari
setiap tempat
Menyusun anggaran biaya
logistik dan menjaga agar
kegiatan operasional dapat
berjalan dengan efisien dan
efektif sesuai anggaran yang
telah dialokasikan
Melakukan pengaturan dan
pengadaan raw material
yang dibutuhkan dalam
Logistic &
proses produksi serta
Supply Chain
12 LSCMS1 bertugas untuk menerima
Management
informasi terkait jadwal
Staff
pemesanan raw material
atau komponen untuk
pembuatan produk
Merancang rekrutmen dan Memiliki visi
seleksi tenaga kerja misi
Human Resource &
Memberikan kompensasi memaksimalkan
Development
kepada pekerja sumber daya Membantu dalam Membantu menjaga
Department
Merancang pelatihan untuk manusia, Membantu menjaga performansi para
merupakan
Human para pekerja seorang HRDM menjaga performansi pekerja pekerja agar
stakeholder internal
Resources & juga harus performansi para sehingga tetap menghasilkan
13 HRDM Memberikan evaluasi yang berurusan
Development mampu pekerja agar tetap memproduksi produk sesuai
terhadap para pekerja dengan penilaian
Manager mengelola bekerja dengan produk dengan kriteria yang baik
kinerja, pelatihan dan
sumber daya potensi maksimal kualitas yang baik dan dapat bersaing
Bertanggung jawab atas rekrutmen seluruh
manusia yang bagi konsumen dengan kompetitor
kinerja human resources & pekerja yang ada di
ada agar dapat
development staff perusahaan
memaksimalkan
potensinya

18
Tabel 4. 2Tabel Jabatan PT Twister Company Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Security merupakan
stakeholder eksternal
karena termasuk
Menjaga keamanan pegawai tidak tetap,
14 Security O1
perusahaan bekerja untuk
menjaga keamanan
dan kondisi
perusahaan
Cleaning Service
merupakan
stakeholder eksternal
Cleaning Melakukan pembersihan karena termasuk
15 O2
Services gedung secara berkala. pegawai tidak tetap,
bekerja untuk
menjaga kebersihan
perusahaan

19
Selain penambahan beberapa derpatemen dan staff, terdapat perubahan fungsi
jabatan pada fase 1 dan fase 2. Berikut ini adalah tabel rekapitulasi perubahan fungsi jabatan
pada fase 1 dan fase 2 berserta alasan perubahan.
Tabel 4. 3 Tabel Rekapitulasi Alasan Perubahan Fungsi Fase I dan Fase II

Nama
No Kode Fungsi Jabatan Fase I Fungsi Jabatan Fase II Alasan
Jabatan
Bertanggung jawab Bertanggung jawab atas
atas kinerja kinerja , secretary,
1 CEO CEO
departemen yang treasurer, dan departemen Fase 1 merupakan
dibawahinya yang dibawahinya fase perencanaan
Bertanggung jawab atas konsep, sedangkan
Production & Tidak bertanggung
kinerja production staff pada fase 2 merupaka
2 Planning PPM jawab atas kinerja
dan planning & control fase produksi
Manager pihak manapun
staff sehingga dibutuhkan
Sales & Tidak bertanggung Bertanggung jawab atas perubahan fungsi
3 Marketing SMM jawab atas kinerja kinerja sales & marketing jabatan mengikut
Manager pihak manapun staff perkembangnya
Research & Tidak bertanggung Bertanggung jawab atas perusahaan
4 Development RDM jawab atas kinerja kinerja research &
Manager pihak manapun development staff

Seteleh dijelaskan tentang fungsi dan tugas masing-masing penambahan departemen


maupun staff, berikut ini merupakan alasan penambahan masing-masing departemen maupun
staff pada fase 2.
Tabel 4. 4 Tabel Alasan Penambahan Jabatan pada Fase II (2017-2021)
No Nama Jabatan Kode Alasan Penambahan
Butuh adanya kontrol administrasi dan kontrol untuk melakukan perizinan
1 Secretary SEC
maupun sertifikasi
Butuh adanya kontrol aliran kas yang keluar dan masuk agar laporan
2 Treasurer TRE
keuangan tetap seimbang
Production Pada fase 2 proses produksi sudah dimulai sehingga membutuhkan adanya
3 PPS1
Staff staf produksi untuk menjalankan produksi
Planning & Pada fase 2 proses produksi sudah dimulai sehingga membutuhkan staf
4 PPS2
Control Staff untuk mengatur dan mengontrol produksi agar berjalan dengan baik
Sales & Pada fase 2 ini produk telah launching dan didistribusikan pada
5 Marketing SMS1 konsumen, sehingga membutuhkan staf sales & marketing untuk
Staff membantu penjualan dan pemasaran produk
Research & Pada fase 2 produk telah launching, sehingga butuh adanya
6 Development RDS1 pengembangan maupun perbaikan dari produk serta melakukan penelitian
Staff agar produk tetap berada pada fase growth maupun mature
Logistic &
Supply Chain Pada fase 2 telah dimulai proses produksi, sehingga dibutuhkan LSCM
7 LSCMM
Management manager untuk mengatur sistem hulu ke hilir dari perusahaan
Manager
Logistic & Pada fase 2 ini proses produksi sudah dimulai, agar dapat berjalan dengan
Supply Chain lancar butuh adanya pengadaan bahan baku serta peralatan yang
8 LSCMS1
Management digunakan selama proses produksi berlangsung sehingga dibutuhkan
Staff adanya LSCM staff
Human
Semakin berkembangnya perusahaan diperlukan resource atau sumber
Resources
9 HRDM daya yang semakin banyak. Maka diperlukan manajemen sumber saya
Development
manusia melalui manajer pengembangan sumber daya manusia
Manager

20
4.1.3.3 Fase III (Development)
Pada fase 3 atau fase development yaitu pada tahun 2022-2025,tantangan perusahaan
akan lebih kompleks dari tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi eksternal
maupun internal perusahaan yang berubah dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, perusahaan
membutuhkan struktur organisasi yang lebih kompleks dari fase-fase sebelumnya. Berikut ini
merupakan struktur organisasi PT Twister Company pada tahun 2022-2025.

CEO

Secretary

Production Sales & Research & Logistic & Supply Human Resources &
Finance
Planning Marketing Development Chain Management Development
Manager
Manager Manager Manager Manager Manager

Production Research & Purchase & Human Finance


Sales Staff Development Procurement
Staff Resources & Staff
Staff Staff Development
Staff
Planning & Marketing
Control Staff Warehouse
Staff
Staff

Maintanance
Staff
Distribution
Staff
K3

Fase I Fase III Garis Instruktif

Fase II Outsourcing Garis Koordinatif

Gambar 4. 9 Struktur Organisasi PT Twister Company Fase III (2021-2025)

Dari gambar 4.9 dapat dilihat bahwa pada struktur organisasi fase 3 lebih kompleks
dibandingkan dengan fase sebelumnya.Terdapat penambahan departemen seperti finance
department. Disamping itu, terdapat penambahan beberapa staff seperti finance staff, human
resources & development staff, purchase & procurement staff, warehouse staff, distribution
staff, sales staff, marketing staff, maintenance staff, K3, security dan cleaning service.
Pentuan struktur organisasi diatas dikarenakan perusahaan yang sudah berkembang dan
dipengaruhi oleh kondisi eksternal dan internal perusahaan. Perubahan struktur organisasi
perusahaan tersebut dilakukan agar terjadi pemerataan beban kerja untuk setiap jabatan
sehingga perusahaan dapat berjalan dengan baik. Fungsi/tugas dari tiap jabatan, kesesuaian
dengan visi dan misi, kesesuaian dengan analisa SWOT, kesesuaian dengan strategi
pemasaran, kesesuaian dengan analisa kompetitor, dan kesesuaian dengan analisa stakeholder
dapat dilihat pada Tabel 4.5.
21
Tabel 4. 5 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase III (2022-2025)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Perusahaan
Sebagai koordinator, berada pada posisi
Terdapat banyak
komunikator, pemimpin Memiliki visi dan weakness CEO merupakan
Terdapat beberapa kompetitor sejenis
serta pengelola misi yang opportunities stakeholder internal
strategi pemasaran yang dapat menjadi
perusahaan, eksekutor, mengutamakan sehingga yang bertugas untuk
yang dapat ancaman
dan pengambil keputusan berbagai elemen diperlukan memimpin
diterapkan oleh perusahaan,
yang berhubungan pemimpin yang perusahaan, sebagai
perusahaan sehingga diperlukan
dengan perusahaan, dapat mengambil penanggung jawab
1 CEO CEO sehingga diperlukan pemimpin yang
seorang CEO harus keputusan dan seluruh aktivitas
pemimpin untuk dapat
Bertanggung jawab atas mampu mampu melihat perusahan dan
memutuskan mempertahankan
kinerja , secretary, mengomunikasikan peluang yang ada memiliki pengaruh
strategi yang eksistensi
treasurer, dan berbagai serta dapat besar terhadap
sebaiknya perusahaan agar
departemen yang departemen yang memanfaatkan berjalannya proses
digunakan tidak kalah bersaing
dibawahinya ada peluang tersebut bisnis perusahaan
dengan kompetitor
kemajuan
perusahaan
Sebagai sumber Sekretaris Sekretaris merupakan
informasi bagi pimpinan bersama dengan stakeholder internal
serta bertanggung jawab dibutuhkan untuk Sekretaris yang berperan
untuk mengatur aktivitas membantu CEO Membantu CEO dibutuhkan untuk sebagai sumber
perusahaan mulai dari dalam mengambil dalam mengambil membantu CEO informasi bagi CEO
administrasi hingga keputusan keputusan yang dalam membuat dengan menjalin
human relation strategis berhubungan keputusan yang hubungan antar
2 Secretary SEC
perusahaan untuk dengan strategi berhubungan stakeholder internal
Sebagai perantara antara meningkatkan pemasaran yang dengan strategi maupun eksternal dan
pihak-pihak yang ingin strength serta akan digunakan yang digunakan sebagai pihak yang
berhubungan dengan meminimalkan perusahaan untuk menghadapi mengatur segala
pimpinan dan menjadi weakness yang kompetitor bentuk pelaksanaan
mediator antara pimpinan dimiliki teknis seperti
dan bawahan perusahaaan pengaturan jadwal dll

22
Tabel 4. 5 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Bertanggung jawab untuk
merencanakan,
mengendalikan dan
mengawasi seluruh
Production & kegiatan yang
3 Planning PPM berhubungan dengan
Manager rencana produksi
Bertanggung jawab atas
kinerja production staff
dan planning & control
staff
Mengatur jalannya Memiliki visi misi
Production produksi agar sesuai yang Dengan
4 PPS1 Dengan Dengan
Staff dengan penjadwalan mengutamakan perencanaan Perencanaan,
melakukan perencanaan
yang ditentukan kualitas serta mutu produksi dan perancangan produksi
perencanaan produksi yang tepat
Bertanggung jawab untuk produk, maka harus pengendalian serta kualitas produk
proses dan target dan kualitas produk
merencanakan dan mampu kualitas produk yang baik dapat
produksi, yang dihasilkan
penjadwalan yang merencanakan yang dihasilkan dihasilkan melalui
perusahaan dapat maka perusahaan
berhubungan dengan raw proses produksi dan maka perusahaan stakeholder internal
mengatasi dapat bersaing
Planning & material serta kontrol yang baik dapat menjalankan yaitu production dan
5 PPS2 kelemahan yang dengan kompetitor
Control Staff penjadwalan produksi agar menghasilkan strategi pemasaran planning department
dimiliki lainnya
Bertanggung jawab untuk produk yang dengan baik
melakukan pengendalian berkualitas
kualitas sesuai dengan
prosedur
Bertanggung jawab dan
melakukan tindakan
perbaikan pada saat
peralatan atau fasilitas
Maintenance
6 PPS3 perusahaan mengalami
Staff
kerusakan dan
melakukan pemeliharaan
terhadap mesin-mesin
produksi

23
Tabel 4. 5 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Bertanggung jawab untuk
melaksanakan, Untuk memenuhi
merencanakan dan standar pasar dan
mengendalikan seluruh dapat bersaing Health & Safety
kegiatan yang Membantu Membantu dalam dengan kompetitor, Department
berhubungan dengan menjaga menjaga produk harus merupakan
human, safety dan keselamatan dan kepercayaan memenuhi stakeholder internal
7 K3 PPS4 environment kesehatan pekerja konsumen lewat kualifikasi dasar yang berurusan
dalam kontrol kesehatan yang ada. Dengan dengan hal kesehatan
memproduksi dan keselamatan adanya departemen dan keselamatan
Bertanggung jawab atas produk kerja para pekerja ini akan membantu kerja pada
kinerja health and safety pemberian manual perusahaan
management staff book bagi pengguna
produk

Menentukan harga jual,


produk yang akan
launching Dengan
melakukan
Segala aktivitas Dengan banyaknya
Memonitor perolehan Memiliki visi misi forecast terhadap Departemen sales
yang dilakukan kompetitor maka
order serta merangkum untuk memuaskan demand produk and marketing
sales and marketing dibutuhkan sales
forecast konsumen, seorang serta melakukan merupakan
department sangat and marketing
SMM harus mampu analisa pasar stakeholder internal
Sales & berpengaruh department yang
Memonitor jumlah stok memberikan harga maka perusahaan yang dapat membantu
8 Marketing SMM terhadap strategi berperan untuk
seluruh departemen Sales jual yang sesuai dapat mengatasi dalam menganalisa
Manager yang digunakan menarik minat
& Marketing baik dengan pasar kelemahan yang pasar dan memiliki
dan membantu konsumen serta
serta mampu dimiliki peranan penting
Menganalisa dan menjalankan melakukan promosi
memasarkan perusahaan dan dalam pemasaran
mengembangkan strategi strategi pemasaran produk agar dapat
dengan baik dapat produk
marketing perusahaan bersaing di pasar
memanfaatkan
Melakukan evaluasi peluang yang ada
kepuasan pelanggan dari
hasil survey

24
Tabel 4. 5 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Bertanggung jawab atas
kinerja sales &
marketing staff
Merancang strategi
pemasaran, dari
9 Sales Staff SMS1
advertising, marketing,
dan branding produk
Dengan forecast
Melakukan survey terhadap demand Segala aktivitas Dengan banyaknya
Departemen sales
terhadap kepuasan produk serta yang dilakukan kompetitor maka
and marketing
pelanggan melakukan analisa sales and marketing dibutuhkan sales
merupakan
pasar maka department sangat and marketing
stakeholder internal
perusahaan dapat berpengaruh department yang
Marketing yang dapat membantu
10 SMS2 mengatasi terhadap strategi berperan untuk
Staff dalam menganalisa
kelemahan yang yang digunakan menarik minat
Mencatat perolehan order pasar dan memiliki
dimiliki dan membantu konsumen serta
dan jumlah stok serta peranan penting
perusahaan dan menjalankan melakukan promosi
membuat forecast dalam pemasaran
dapat strategi pemasaran produk agar dapat
produk
memanfaatkan perusahaan bersaing di pasar
peluang yang ada
Mencari tahu berbagai Dengan banyaknya
Dengan adanya
informasi dan tren Sesuai dengan kompetitor dengan
riset dan ide-ide
produk secara intensif Memiliki visi misi strategi pemasaran produk yang sejenis
untuk R&D departement
Mengkoordinir dan untuk selalu perusahaan bahwa maka diperlukan
pengembangan merupakan
memonitor proses melakukan inovasi pada tahun pertama R&D departement
produk yang stakeholder internal
Research & perkembangan produk, sesuai keinginan dibutuhkan R&D untuk melakukan
sesuai dengan yang berperan untuk
11 Development RDM riset dasar, dan riset pasar, harus mampu department untuk benchmarking
keinginan merancang dan
Manager konsumen yang mengetahui membantu dalam terhadap produk
konsumen dapat menciptakan produk
dilakukan oleh unit-unit perkembangan menciptakan kompetitor sebagai
membantu yang sesuai dengan
yang bersangkutan produk serta tren produk yang sesuai acuan untuk
perusahaan dalam permintaan pasar
yang ada dengan permintaan menciptakan
Bertanggung jawab atas memanfaatkan
konsumen produk yang lebih
kinerja research & peluang yang ada
baik
development staff

25
Tabel 4. 5 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Membantu manajer R&D
untuk melakukan riset
Research &
pasar terhadap
12 Development RDS1
pengembangan produk
Staff
baru dan melakukan
pelaksanaan teknisnya
Merencanakan dan
mengkoordinasikan kirim
barang dari pemasok
Menganalisa total
kebutuhan barang dan
mengatur penyediaan, Memiliki visi misi
pengadaan, dan dapat melayani
pengiriman barang konsumen dengan
Menganalisa total baik, harus mampu Membantu Dengan sistem
kebutuhan barang dan melakukan Merupakan
merancang sistem distribusi produk
mengatur penyediaan, distribusi yang baik stakeholder internal
seefisien mungkin yang efisien dimana Dengan sistem
pengadaan, dan untuk konsumen yang berperan
yang berhubungan pengiriman produk distribusi yang baik
Logistic & pengiriman barang dan agar distribusi sebagai pihak yang
dengan rantai tepat waktu dan maka perusahaan
Supply Chain Menerima dan berjalan dengan merancang sistem
13 LSCMM pasok mulai dari memuaskan dapat bersaing
Management memproses permintaan baik rantai pasok rantai pasok mulai
raw material dari konsumen maka dipasar dan tidak
Manager barang dari setiap tempat dari hulu juga harus dari raw material
supplier sampai strategi pemasaran kalah bersaing
Menyusun anggaran bekerja dengan baik sampai ke konsumen
dengan aliran perusahaan akan dengan kompetitor
biaya logistik dan dalam bentuk produk
produk jadi ke berjalan dengan
menjaga agar kegiatan jadi
konsumen baik
operasional dapat
berjalan dengan efisien
dan efektif sesuai
anggaran yang telah
dialokasikan.
Bertanggung jawab atas
kinerja logistic and
supply chain
management staff

26
Tabel 4. 5 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Melakukan pengaturan
dan pengadaan raw
material yang dibutuhkan
dalam proses produksi
Purchase &
serta bertugas untuk
14 Procurement LSCMS1
menerima informasi
Staff
terkait jadwal pemesanan
raw material atau
komponen untuk
pembuatan produk

Mengelola dan Membantu Dengan sistem


Merupakan
mengontrol jumlah merancang sistem distribusi produk
Warehouse stakeholder internal
15 LSCMS2 produk yang keluar seefisien mungkin yang efisien dimana Dengan sistem
Staff yang berperan
maupun masuk ke yang berhubungan pengiriman produk distribusi yang baik
sebagai pihak yang
warehouse dengan rantai tepat waktu dan maka perusahaan
merancang sistem
pasok mulai dari memuaskan dapat bersaing
rantai pasok mulai
raw material dari konsumen maka dipasar dan tidak
dari raw material
Mengatur aliran barang supplier sampai strategi pemasaran kalah bersaing
sampai ke konsumen
mulai dari supplier yang dengan aliran perusahaan akan dengan kompetitor
Distribution dalam bentuk produk
16 LSCMS3 berupa raw material produk jadi ke berjalan dengan
Staff jadi
sampai dengan konsumen konsumen baik
dalam bentuk produk jadi

27
Tabel 4. 5 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Merancang rekrutmen
dan seleksi tenaga kerja
Memberikan kompensasi Human Resource &
Memiliki visi misi
kepada pekerja Development
Human memaksimalkan Membantu dalam Membantu menjaga
Merancang pelatihan Department
Resources & sumber daya Membantu menjaga performansi para
17 HRDM untuk para pekerja merupakan
Development manusia, seorang menjaga performansi pekerja pekerja agar
Memberikan evaluasi stakeholder internal
Manager juga harus mampu performansi para sehingga tetap menghasilkan
terhadap para pekerja yang berurusan
mengelola sumber pekerja agar tetap memproduksi produk sesuai
Bertanggung jawab atas dengan penilaian
daya manusia yang bekerja dengan produk dengan kriteria yang baik
kinerja human resources kinerja, pelatihan dan
ada agar dapat potensi maksimal kualitas yang baik dan dapat bersaing
& development staff rekrutmen seluruh
memaksimalkan bagi konsumen dengan kompetitor
Human pekerja yang ada di
potensinya
Resources & Melakukan rekrutmen perusahaan
18 HRDS1
Development dan seleksi tenaga kerja
Staff
Merencanakan dan
mengatur keuangan
Semakin banyaknya
perusahaan yang
Finance kompetitor
19 FM berhubungan dengan
Manager persaingan harga Finance Department
segala aktivitas produksi Membantu Membantu dalam
akan semakin kuat. merupakan
Bertanggung jawab atas mengelola dan memberikan harga
Departemen ini stakeholder internal
kinerja finance staff menentukan harga jual yang sesuai
membantu dalam yang berurusan
Membantu manajer untuk jual yang dengan kualitas
memberikan harga dengan hal keuangan
melaporkan segala kompetitif produk
jual yang mampu perusahaan
bentuk pemasukan dan
20 Finance Staff FS1 bersaing dengan
pengeluaran dana yang
kompetitor
berkaitan dengan segala
aktivitas produksi

28
Tabel 4. 5 Tabel Jabatan PT Twister Company Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Kesesuaian dengan-
No Nama Jabatan Kode Fungsi dan Tugas
Visi dan Misi Analisa SWOT Strategi Pemasaran Analisa Kompetitor Analisa Stakeholder
Security merupakan
stakeholder eksternal
karena termasuk
Menjaga keamanan pegawai tidak tetap,
Security O1
21 perusahaan bekerja untuk
menjaga keamanan
dan kondisi
perusahaan
Cleaning Service
merupakan
stakeholder eksternal
22
Cleaning Melakukan pembersihan karena termasuk
O2
Services gedung secara berkala. pegawai tidak tetap,
bekerja untuk
menjaga kebersihan
perusahaan

29
Seteleh dijelaskan tentang fungsi dan tugas masing-masing penambahan departemen maupun staff,
berikut ini merupakan alasan penambahan masing-masing departemen maupun staff pada fase 3.
Tabel 4. 6 Tabel Alasan Penambahan Jabatan pada Fase III (2021-2025)
No Nama Jabatan Kode Alasan Penambahan
Human
Semakin banyaknya sumber daya yang dibutuhkan, maka dibutuhkan
Resources &
1 HRDS1 human resource & development staff untuk membantu proses recruitment
Development
karyawan
Staff
Semakin banyaknya jumlah produksi maka dibutuhkan seorang finance
Finance
2 FM manajer untuk mengatur dan mengelola anggaran dana untuk segala
Manager
aktivitas produksi
Untuk membantu manajer dalam mengatur perencanaan keuangan yang
3 Finance Staff FS1
berhubungan dengan aktivitas produksi secara keseluruhan
Purchase & Semakin banyaknya produk yang dibuat dan kebutuhan akan raw
4 Procurement LSCMS1 material atau komponen maka perlu dibentuk purchase and procurement
Staff staff untuk membantu pengadaan dan pembelian raw material.
Semakin banyak produk yang diproduksi maka perlu adanya warehouse
5 Warehouse
LSCMS2 staff untuk mengontrol dan mengatur stok barang sehingga serta untuk
Staff
efisiensi warehouse
Dibutuhkan distribution staff untuk mengatur aliran produk mulai dari
6 Distribution
LSCMS3 raw material sampai dengan produk jadi dan dikirimkan kepada
Staff
konsumen
7 Sales Staff SMS1 Pemecahan sales dan marketing staff bertujuan agar fungsi dan tugas dari
masing-masing bagian dapat terlaksana dengan baik. Dapat terfokus pada
satu pekerjaan sehingga lebih efektif dann efisien. Sales staff bertugas
8 Marketing Staff SMS2 untuk menangani pemasaran produk sedangakn marketing staff bertujuan
untuk survey pasar.
Semakin berkembang perusahaan sehingga banyak mesin dan fasilitas
Maintenance yang digunakan sehingga membutuhkan Maintenance staff untuk
9 PPS3
Staff pemeliharaan dan perbaikan fasilitas sehingga tidak mengganggu
jalannya proses produksi
Sebagai perusahaan manufaktur yang telah berkembang dimana banyak
sumber daya manusia dan terdapat beberapa peralatan atau mesin berat
10 K3 PPS4
maka diperlukan perencanaan dan pengamatan terhadap keselamatan dan
kesehatan kerja
OSemakin berkembangnya perusahaan maka semakin banyak pula
Cleaning investasi atau benda berharga yang ada di perusahaan maka diperlukan
11
Service O1 security untuk menjaga keamanan perusahaan agar segala aktivitas
perusahaan dapat berjalan dengan lancar
O
Dibutuhkan cleaning service untuk membersihkan pabrik dan office
Security
12 O2 sehingga lingkungan kerja menjadi lebih bersih dan nyaman

Maka, keseluruhan jabatan pada smeua fase dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 4. 7 Tabel Jabatan pada PT Twister Company

No Departemen Jabatan No. Departemen Jabatan No. Departemen Jabatan


1 Direksi CEO CEO CEO
1 Direksi
1 Direksi Secretary Secretary
Treasurer
Production Production Production
& Planning & Planning & Planning
2 Manager 2 Manager 2 Manager
Control Control Control
Department Department Department

30
Tabel 4. 7 Tabel Jabatan pada PT Twister Company (lanjutan)

No Departemen Jabatan No. Departemen Jabatan No. Departemen Jabatan


Production Production
Staff Staff
Planning Planning &
& Control Control
Staff Staff
Maintenanc
e Staff
K3
Logistic & Manager Manager
Supply
3 Chain Purchase &
Management Staff Logistic & Procureme
Department Supply nt Staff
3 Chain
Management Warehouse
Department Staff
Distribution
Staff
Sales &
3 Marketing Manager Manager Manager
Department Sales & Sales &
4 Marketing 4 Marketing
Sales Staff
Department Department
Staff Marketing
Staff
Research &
4 Development Manager Research & Manager Research & Manager
Department 5 Development 5 Development
Department Department
Staff Staff
Human
6 Resources Manager Human Manager
Department 6 Resources
Department
Staff
Finance Manager
7
Departement Staff
5 Direct Labor Outsource 7 Direct Labor Outsource 8 Direct Labor Outsource
8 Security Outsource 9 Security Outsource
Cleaning Cleaning
9 Outsource 10 Outsource
Services Services

4.2 Analisa Jabatan


Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai job analysis, perlu diketahui apa itu job.
Job adalah unit organisasi yang terdiri dari sekumpulan tugas atau aktivitas yang telah
ditetapkan untuk dilaksanakan. Sedangkan job analysis adalah proses mengumpulkan,
menganalisis, dan menetapkan informasi mengenai konten pekerjaan dengan tujuan untuk
dijadikan dasar dalam menentukan deskripsi pekerjaan dan data untuk perekrutan, pelatihan,
31
evaluasi, serta manajemen kinerja (Armstrong, 2009). Selain itu, menurut terdapat pengertian
Job analysis yang lain yakni merupakan proses mendapatkan informasi mengenai detail
pekerjaan (Noe,2003). Sedangkan menurut Ivancevich (2005) job analysis memiliki tujuan
tertentu, proses sistematik untuk mengumpulkan informasi mengenai kepentingan hubungan
dari aspek pekerjaan. Data dari job analysis dapat dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan
penyusunan kepegawaian, menyusun posisi dalam organisasi, serta untuk mendesain ulang
pekerjaan untuk mengurangi kesalahan, mengeliminasi yang tidak perlu dan memperbaiki
kinerja karyawan. Maka, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya job analysis didapatkan
informasi mengenai beberapa hal, antara lain sebagai berikut.
Tujuan secara keseluruhan, yaitu alasan adanya pekerjaan tersebut dan seberapa besar
memberikan kontribusi untuk organisasi.
Organisasi, yaitu kepada siapa laporan pekerjaan ditujukan dan siapa yang melaporkan
Isi, yaitu lingkup pekerjaan dari tugas atau aktivitas yang akan dilaksanakan.
Job description menunjukkan apa yang harus dilakukan oleh pekerja dalam tugas
atau aktivitas yang telah diberikan. Job description adalah daftar pekerjaan, kewajiban dan
tanggung jawab yang dibutuhlkan oleh sebuah pekerjaan. Terdapat beberapa hal yang perlu
dicantumkan dalam job description, antara lain identifikaasi jabatan, ikhtisar jabatan yang
berisikan penjelasan mengenai jabatan dan definisi singkat apabila nama jabatan belum cukup
jelas, tugas yang harus dilakukan, pengawasan yang harus dilakukan dan diterima, hubungan
dengan jabatan lain, mesin, peralatan, serta bahan yang digunakan, dan kondisi kerja.
Job competence mengacu pada kinerja kerja, standar, danoutput yang harus dicapai
saat melakukan pekerjaan. Job competence berhubungan dengan keterampilan, bakat, dan
kinerja dari karyawan yang dimiliki oleh karyawan serta hubungannya dengan perkerjaan
tertentu dalam suatu perusahaan. Terdapat beberapa cara untuk mengevaluasi kompetensi
pekerjaan berdasarkan tingkat aktivitas dan tingkat kinerja dalam sebuah organisasi. Dari
evaluasi tersebut dapat dilakukan pemberian posisi kerja yang tepat agar karyawan dapat
bekerja dengan produktivitas tertinggi.
Sedangkan job specification memperhatikan pendidikan, kualifikasi, pelatihan,
pengalaman, kepribadian, dan kompetensi dari pekerja yang dibutuhkan dalam melakukan
pekerjaan. Hal tersebut digunakan dalam perekruitan dan pemilihan pekerja (Armstrong,
2009). Job specification adalah penjelasan tertulis mengenai pengetahuan, keahlian,
kemampuan, ciri dan karakteristik yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan tertentu
secara efektif (Ivancevich, 2005). Hal-hal yang dimasukkan dalam job
specification antara lain persyaratan pendidikan, pelatihan, dan pengalaman; persyaratan
32
pengetahuan dan keterampilan; persyaratan fisik dam mental; serta persyaratan umur dan jenis
kelamin.

Gambar 4. 10 Job Description dan Job Specification


(Sumber : www.google.com)

Tujuan dari adanya job analysis adalah menerapkan metode yang sistematis untuk
mengumpulkan informasi mengenai pekerjaan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
a. Mendapatkan dokumen-dokumen seperti organisasi, prosedur, pelatihan yang
memberikan informasi mengenai pekerjaan tersebut.
b. Mendapatkan informasi mendasar mengenai pekerjaan dari manajer.
c. Mendapatkan informasi yang mirip dengan pekerjaan dari pengempu pekerjaan tersebut.

4.2.1 Langkah-langkah Penyusunan Job Description


Dalam menyusun job analysis, terdapat beberapa metode. Berikut merupakan metode
yang dapat digunakan dalam melakukan job analysis.
1. Observasi, pekerjaan dianalisa dan diasumsikan secara konstan sepanjang waktu. Dari
metode ini dapat dianalisis persyaratan dari pekerjaan bukan penilaian. Analisis yang
dapat dilakukan adalah analisis mengenai pekerjaan fungsional.
2. Wawancara, tahap ini langsung pada berhubungan dengan pemegang pekerjaan atau
atasan. Metode wawancara dapat dibagai dalam 3 jenis, yaitu individu, kelompok
karyawan, dan kelompok supervisor. Validitas metode wawancara tergantung pada
penggunaan metode sistemik dan sampel yang diambil.
3. Kuesioner, kuesioner langsung diberikan diisi oleh karyawan dengan menjelaskan tugas
dan tanggung jawab sesuai jabatan yang dimiliki. Kuesioner terdiri dari tiga, yaitu
kuesioener informasi job analysis, kuesioner lengkap, dan kuesioner analisis posisi.

33
Dengan metode ini informasi didapatkan dengan cepat dan memungkinkan analisis
pekerjaan untuk mengetahui pernyataan standar untuk semua peserta, tetapi terdapat 24
kemungkinan karyawan tidak dapat menyelesaikan pengisian kuesioner karena salah
menafsirkan.
4. Catatan Harian Karyawan, berisi apa saja yang perlu dilakukan karyawan dalam
menjalankan pekerjaannya. Catatan harian ini digunakan sebagai sumber informasi yang
akurat dan ter-update, sehingga tugas-tugas karyawan yang tidak teratur dapat
diidentifikasi. Namun, terdapat kemungkinan karyawan menuliskan alktivitas
keseharian dengan asal-asalan karena kurang disiplinnya karyawan.
Dalam modul ini, pemberian kuesioner sederhana untuk mengidentifikasi spesifikasi,
tanggung jawab, alat yang digunakan, hubungan kerja, dan lingkungan kerja pada suatu
pekerjaan kepada pemimpin perusahaan dipilih sebagai metode job analysis yang digunakan.
Secara singkat, input untuk analisa jabatan adalah struktur organisasi hasil
pengerjaan sub modul 4.1, dan menghasilkan output berupa job description untuk setiap
jabatan. Langkah penyusunan job description ditampilkan dalam flowchart berikut.

Start

Struktur Organisasi

Identifikasi Pekerjaan

Identifikasi Ringkasan Pekerjaan


(Ruang Lingkup)

Identifikasi Tanggung
Jawab dan Kewajiban

Penentuan Spesifikasi Job Description and


Pekerjaan Job Specification

FInish

Gambar 4. 11 Flowchart Penyusunan Job Description


(Sumber: Maria Anityasari, 2011)
Langkah pertama dalam menyusun job description adalah identifikasi jabatan yang
akan dianalisis pekerjaannya berdasarkan struktur organisasi yang telah dibuat sebelumnya.
Jabatan yang dianalisis merupakan analisa jabatan secara umum, tidak secara detail.

34
Selanjutnya, dilakukan deskripsi ringkasan pekerjaan, identifikasi tanggung jawab dan
kewajiban, serta penentuan spesifikasi pekerjaan melalui hasil pengisian kuesioner analisis
awal deskripsi jabatan. Tahap ini akan menghasilkan job description and job specification.

4.2.2 Deskripsi Pekerjaan


Tahap awal dalam mendeskripsikan setiap pekerjaan di PT Twister Company adalah
membuat kuesioner analisis awal deskripsi jabatan. Berikut merupakan kuesioner analisis
awal deskripsi jabatan yang akan digunakan dalam job analysis perusahaan PT Twister
Company.
Tabel 4. 8 Tabel Kuesioner Analisis Awal Deskripsi Jabatan

KUESIONER ANALISIS AWAL DESKRIPSI JABATAN


1 Apa nama jabatan pekerjaan? ..
2 Deskripsikan pekerjaan tersebut secara singkat! ..
3 Termasuk ke dalam departemen apa pekerjaan tersebut? ..
Jabatan apa yang menjadi atasan (meminta pertanggung
4 ..
jawaban) dari jabatan ini?
Apakah jabatan ini mengawasi karyawan lain? Jika ya,
5 jabatan apa saja yang dibawahinya dan tanggung jawab ..
mereka?
Posisi yang Diawasi Tanggung Jawab
.. ..
.. ..
.. ..
Apakah kewajiban dari jabatan ini? Tentukan
6 ..
prioritasnya!
Kewajiban Persentase
.. ..
.. ..
.. ..
Apakah jabatan ini memerlukan pengerjaan yang
7 dilakukan secara periodik? Jika ya, berapakah ..
frekuensinya?
8 Bagaimana kondisi lingkungan kerja pada jabatan ini? ..
9 Apa saja wewenang dari jabatan tersebut? ..
Apa saja pendidikan, pengalaman, dan keahlian yang
10 ..
dibutuhkan untuk memenuhi kewajiban pekerjaan ini?
(Sumber: Maria Anityasari, 2011)

Kuesioner diisi berdasarkan research baik melalui buku mau pun internet dan focus
group discussion (FGD) antar anggota kelompok. Berikut merupakan kuesioner awal
deskripsi pekerjaan pada masing-masing jabatan yang tersedia di PT Twister Company.

35
Tabel 4. 9 Tabel Kuesioner Analisis Awal Deskripsi Jabatan CEO

KUESIONER ANALISIS AWAL DESKRIPSI JABATAN


1 Apa nama jabatan pekerjaan? CEO
Deskripsikan pekerjaan tersebut secara Memipin perusahaan secara keseluruhan
2
singkat! dan pembuat keputusan tertinggi
Termasuk ke dalam departemen apa
3 Tidak ada (pemimpin tertinggi perusahaan)
pekerjaan tersebut?
Jabatan apa yang menjadi atasan
4 (meminta pertanggung jawaban) dari Pemegang saham
jabatan ini?
Apakah jabatan ini mengawasi
karyawan lain? Jika ya, jabatan apa saja
5 Ya
yang dibawahinya dan tanggung jawab
mereka?
Posisi yang Diawasi Tanggung Jawab
Sebagai pengawas dan pengontrol pada
tiap-tiap departemen, secretary, dan
treasurer
Sebagai pengelola dokumen, surat-surat,
Secretary serta laporan pertanggung jawaban
perusahaan
Sebagai pengawas dan pengontrol
Treasurer
keuangan perusahaan
6 Apakah kewajiban dari jabatan ini? Tentukan prioritasnya!
Kewajiban Persentase
Memimpin dan mengontrol keseluruhan
40%
proses bisnis
Membuat rencana dan kebijakan
35%
strategis perusahaan
Bertanggung jawab terhadap seluruh
25%
stakeholder
Apakah jabatan ini memerlukan
pengerjaan yang dilakukan secara
7 Tidak
periodik? Jika ya, berapakah
frekuensinya?
Bagaimana kondisi lingkungan kerja
8 Kantor, nyaman tidak bising
pada jabatan ini?
Apa saja wewenang dari jabatan Pengambil kebijakan dan keputusan
9
tersebut? strategis
Minimal lulusan S2, memiliki pengalaman
Apa saja pendidikan, pengalaman, dan dalam bidang industri minimal 5 tahun,
10 keahlian yang dibutuhkan untuk memiliki jiwa leadership yang tinggi,
memenuhi kewajiban pekerjaan ini? mampu membangun motivasi dalam tim,
dan memiliki kemampuan manajerial.

36
Tabel 4. 10 Tabel Kuesioner Analisis Awal Deskripsi Jabatan Secretary

KUESIONER ANALISIS AWAL DESKRIPSI JABATAN


1 Apa nama jabatan pekerjaan? Secretary
Sebagai pengelola dokumen, surat-surat,
Deskripsikan pekerjaan tersebut secara
2 serta laporan pertanggung jawaban
singkat!
perusahaan
Termasuk ke dalam departemen apa
3 Tidak ada, tapi termasuk jajaran direksi
pekerjaan tersebut?
Jabatan apa yang menjadi atasan
4 (meminta pertanggung jawaban) dari CEO
jabatan ini?
Apakah jabatan ini mengawasi
karyawan lain? Jika ya, jabatan apa saja
5 Ya
yang dibawahinya dan tanggung jawab
mereka?
Posisi yang Diawasi Tanggung Jawab
Sebagai pengawas dan pengontrol
Manager
departemen
6 Apakah kewajiban dari jabatan ini? Tentukan prioritasnya!
Kewajiban Persentase
Pengelolaan dokumen dan surat -surat 50%
Laporan pertanggung jawaban
50%
perusahaan
Apakah jabatan ini memerlukan
pengerjaan yang dilakukan secara
7 Ya, setiap hari
periodik? Jika ya, berapakah
frekuensinya?
Bagaimana kondisi lingkungan kerja
8 Kantor, nyaman tidak bising
pada jabatan ini?
Apa saja wewenang dari jabatan Keputusan srategis mengenai administrasi
9
tersebut? dan pengarsipan
Minimal lulusan S1 dalam bidang
Apa saja pendidikan, pengalaman, dan kesekretariatan, memiliki pengalaman
10 keahlian yang dibutuhkan untuk dalam sekretaris minimal 2 tahun, mampu
memenuhi kewajiban pekerjaan ini? mengoperasikan IT dasar, dan mampu
bekerja sama dalam tim .

37
Tabel 4. 11 Tabel Kuesioner Analisis Awal Deskripsi Jabatan Treasurer

KUESIONER ANALISIS AWAL DESKRIPSI JABATAN


1 Apa nama jabatan pekerjaan? Treasurer
Deskripsikan pekerjaan tersebut secara Sebagai pengawas dan pengontrol
2
singkat! keuangan perusahaan
Termasuk ke dalam departemen apa
3 Tidak ada, tapi termasuk jajaran direksi
pekerjaan tersebut?
Jabatan apa yang menjadi atasan
4 (meminta pertanggung jawaban) dari CEO
jabatan ini?
Apakah jabatan ini mengawasi
karyawan lain? Jika ya, jabatan apa saja
5 Ya
yang dibawahinya dan tanggung jawab
mereka?
Posisi yang Diawasi Tanggung Jawab
Sebagai pengawas dan pengontrol
Manager
departemen
6 Apakah kewajiban dari jabatan ini? Tentukan prioritasnya!
Kewajiban Persentase
Pengelolaan keuangan perusahaan 75%
Laporan pertanggung jawaban
25%
perusahaan
Apakah jabatan ini memerlukan
pengerjaan yang dilakukan secara
7 Ya, setiap hari
periodik? Jika ya, berapakah
frekuensinya?
Bagaimana kondisi lingkungan kerja
8 Kantor, nyaman tidak bising
pada jabatan ini?

Apa saja wewenang dari jabatan Keputusan srategis mengenai pengelolaan


9
tersebut? keungan

Minimal lulusan S1 Manajemen/akutansi,


Apa saja pendidikan, pengalaman, dan
memiliki pengalaman dalam akuntan
10 keahlian yang dibutuhkan untuk
minimal 2 tahun, mampu bekerja sama
memenuhi kewajiban pekerjaan ini?
dalam tim.

38
Tabel 4. 12 Tabel Kuesioner Analisis Awal Deskripsi Jabatan Manager

KUESIONER ANALISIS AWAL DESKRIPSI JABATAN


1 Apa nama jabatan pekerjaan? Manager
Deskripsikan pekerjaan tersebut secara Sebagai pengawas dan pengontrol
2
singkat! departemen
Production and Planning, Research and
Development, Human Resource
Termasuk ke dalam departemen apa Development, Sales and Marketing,
3
pekerjaan tersebut? Logistic and Supply Chain Management,
Finance, dan Health and Safety
Management
Jabatan apa yang menjadi atasan
4 (meminta pertanggung jawaban) dari CEO, Secretary, dan Treasurer
jabatan ini?
Apakah jabatan ini mengawasi
karyawan lain? Jika ya, jabatan apa saja
5 Ya
yang dibawahinya dan tanggung jawab
mereka?
Posisi yang Diawasi Tanggung Jawab
Sebagai pelaksana kegiatan taktis (semi
Staff
strategis dan teknis)
6 Apakah kewajiban dari jabatan ini? Tentukan prioritasnya!
Kewajiban Persentase
Membuat sistem kerja di departemen 50%
Memberikan arahan kepada staff 50%
Apakah jabatan ini memerlukan
pengerjaan yang dilakukan secara
7 Ya, seminggu sekali
periodik? Jika ya, berapakah
frekuensinya?
Bagaimana kondisi lingkungan kerja
8 Kantor, nyaman tidak bising
pada jabatan ini?

Apa saja wewenang dari jabatan Keputusan dan arahan srategis dalam
9
tersebut? bidang masing-masing

Minimal lulusan S1 (Tergantung bidang


masing-masing), memiliki pengalaman
Apa saja pendidikan, pengalaman, dan
dalam bidang industri minimal 1 tahun,
10 keahlian yang dibutuhkan untuk
memiliki jiwa leadership yang tinggi,
memenuhi kewajiban pekerjaan ini?
mampu bekerja sama dalam tim, dan
memiliki kemampuan manjerial.

39
Tabel 4. 13 Tabel Kuesioner Analisis Awal Deskripsi Jabatan Staff

KUESIONER ANALISIS AWAL DESKRIPSI JABATAN


1 Apa nama jabatan pekerjaan? Staff
Deskripsikan pekerjaan tersebut secara Sebagai pelaksana kegiatan taktis (semi
2
singkat! strategis dan teknis)
Production and Planning, Research and
Development, Human Resource
Termasuk ke dalam departemen apa Development, Sales and Marketing,
3
pekerjaan tersebut? Logistic and Supply Chain Management,
Finance, dan Health and Safety
Management
Jabatan apa yang menjadi atasan
4 (meminta pertanggung jawaban) dari Manager departemen
jabatan ini?
Apakah jabatan ini mengawasi
karyawan lain? Jika ya, jabatan apa saja
5 Tidak ada
yang dibawahinya dan tanggung jawab
mereka?
6 Apakah kewajiban dari jabatan ini? Tentukan prioritasnya!
Kewajiban Persentase
Pelaksana teknis departemen 50%
Mengawasi kinerja operator di plant 50%
Apakah jabatan ini memerlukan
pengerjaan yang dilakukan secara
7 Ya, setiap hari
periodik? Jika ya, berapakah
frekuensinya?
Bagaimana kondisi lingkungan kerja
8 Plant, bising
pada jabatan ini?
Apa saja wewenang dari jabatan Arahan srategis dalam bidang masing-
9
tersebut? masing
Minimal lulusan SMA/D3 (Tergantung
Apa saja pendidikan, pengalaman, dan bidang masing-masing), memiliki jiwa
10 keahlian yang dibutuhkan untuk leadership yang tinggi, mampu bekerja
memenuhi kewajiban pekerjaan ini? sama dalam tim, dan memiliki kemapuan
dalam bidang masing-masing.

40
Setelah kuesioner analisis awal deskripsi pekerjaan dijabarkan, selanjutnya dibuat
deskripsi pekerjaan dari setiap jabatan pada PT Twister Company. Berikut merupakan tabel
kuesoner deskripsi pekerjaan jabatan pada PT Twister Company.
Tabel 4. 14 Tabel Kuesioner Deskripsi Pekerjaan Jabatan di PT Twister Company

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : .. Kode Pekerjaan : ..
Gaji yang di Rekomendasikan : .. Melapor Kepada : ..
Kelompok Pekerjaan : .. Job Analyst : ..
Divisi : .. Diverifikasi oleh : ..
Tanggal Analisis : ..
Departemen : ..
Tanggal Verifikasi : ..
Ringkasan :
(tuliskan penjelasan singkat tentang pekerjaan)
..
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
(pengetahuan dan pengalaman yang sangat penting untuk melakukan pekerjaan)
..
Tanggung Jawab Penting :
(buat daftar sesuai dengan kepentingan dan tuliskan jumlah waktu yang dihabiskan pada
tugas-tugas)
..
Wewenang :
..
Diterima oleh : .. Tanggal : ..
Persetujuan : .. Tanggal : ..
Sumber Daya Manusia : .. Tanggal : ..
Kompensasi Pekerjaan : .. Tanggal : ..

Deskripsi pekerjaan diisi berdasarkan research baik melalui buku mau pun internet
dan focus group discussion (FGD) antar anggota kelompok. Berikut merupakan job
description pada setiap fase di PT Twister Company.
4.2.2.1 Fase I (Pre Construction and Construction)
Pada fase ini, hanya terdapat tiga jabatan yakni CEO, Production Planning Manager,
Sales & Marketing Manager. Dan Research & Development Manager. Berikut merupakan
job analysis dari ketiga jabatan tersebut.

41
Tabel 4. 15 Tabel Job Analysis Fase I Jabatan CEO

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
CEO CEO
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 12.500.000,- s/d Rp 16.500.000,- Pemegang saham
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Direksi Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Memimpin perusahaan secara keseluruhan dan pembuat keputusan tertinggi.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal lulusan S2, memiliki pengalaman dalam bidang industri minimal 5 tahun, memiliki
jiwa leadership yang tinggi, mampu membangun motivasi dalam tim, dan memiliki
kemampuan manajerial.
Tanggung Jawab Penting :
Memimpin perusahaan, mengatur dan mengawasi jalannya kegiatan perusahaan, membuat
keputusan tertinggi perusahaan yang menentukan masa depan perusahaan, serta
memberikan arahan kepada para manajer setiap departemen.
Wewenang :
Sebagai koordinator, komunikator, pemimpin serta pengelola perusahaan, eksekutor, dan
pengambil keputusan.
Bertanggung jawab atas kinerja departemen yang dibawahinya.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

42
Tabel 4. 16 Tabel Job Analysis Fase I Jabatan Production Planning Manager

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Production & Planning Manager PPM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 6.500.000,- s/d Rp 10.500.000,- CEO
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Production & Planning Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Bertanggung jawab terhadap kegiatan-kegiatan departemen perencanaan dan pengendalian
produksi.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan S1 Jurusan Teknik Industri, mempunyai pengalaman kerja yang
berhubungan dengan PPC minimal 1 tahun, berjiwa kepemimpinan, disiplin, jujur, dan
komitmen tinggi.
Tanggung Jawab Penting :
Bertanggung jawab atas kinerja production staff dan planning & control staff.
Wewenang :
Merencanakan, mengendalikan dan mengawasi seluruh kegiatan yang berhubungan dengan
rencana produksi .
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

43
Tabel 4. 17 Tabel Job Analysis Fase I Jabatan Sales & Marketing Manager

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Sales & Marketing Manager SMM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 6.500.000,- s/d Rp 10.500.000,- CEO
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Sales & Marketing Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan pemasaran yang dilakukan perusahaan.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan S1 Jurusan Manajemen Bisnis, mempunyai pengalaman kerja yang
berhubungan dengan salesdan marketing minimal 1 tahun, berjiwa pemimpin, disiplin,
jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Bertanggung jawab atas kinerja sales & marketing staff
Wewenang :
Menentukan harga jual, produk yang akan launching.
Memonitor perolehan order serta merangkum forecast.
Memonitor jumlah stok seluruh departemen Sales & Marketing.
Menganalisa dan mengembangkan strategi marketing.
Melakukan evaluasi kepuasan pelanggan dari hasil survey.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

44
Tabel 4. 18 Tabel Job Analysis Fase I Jabatan Research & Development Manager

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Research & Development Manager RDM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 6.500.000,- s/d Rp 10.500.000,- CEO
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Research & Development Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Melakukan pengembangan produk terkini dan riset untuk pengembangan produk dengan
fitur-fitur atau teknologi baru.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan S1 Jurusan Teknik Mesin/Teknik Elektro/Teknik Industri, mempunyai
pengalaman kerja minimal 1 tahun. Berjiwa kepemimpinan, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan
pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Bertanggung jawab atas kinerja Research & Development Staff serta merancang
pengembangan dan penambahan variasi sesuai dengan instruksi dari ViceCEO.
Wewenang :
Mencari tahu berbagai informasi dan tren produk secara intensif.
Mengkoordinir dan memonitor proses perkembangan produk, riset dasar, dan riset
konsumen yang dilakukan oleh unit-unit yang bersangkutan.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

45
4.2.2.2 Fase II (Operasi)
Pada fase II, PT Twister Company mengalami perubahan struktur organisasi dengan
ditambahkannya beberapa jabatan dengan job analysisi sebagai berikut.
Tabel 4. 19 Tabel Job Analysis Fase II Jabatan Secretary

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Secretary SEC
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 8.500.000,- s/d Rp 11.500.000,- CEO
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Direksi Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Sebagai pengelola dokumen, surat-surat, serta laporan pertanggung jawaban perusahaan.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal lulusan S1 dalam bidang kesekretariatan, memiliki pengalaman dalam sekretaris
minimal 2 tahun, mampu mengoperasikan IT dasar, dan mampu bekerja sama dalam tim.
Tanggung Jawab Penting :
Mengatur dan mengelola segala kegiatan yang berhubungan dengan administrasi serta
bertanggung jawab kepada dan CEO.
Wewenang :
Sebagai sumber informasi bagi pimpinan serta bertanggung jawab untuk mengatur aktivitas
perusahaan mulai dari administrasi hingga human relation.
Sebagai perantara antara pihak-pihak yang ingin berhubungan dengan pimpinan dan
menjadi mediator antara pimpinan dan bawahan.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

46
Tabel 4. 20 Tabel Job Analysis Fase II Jabatan Treasurer

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Treasurer TRE
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 8.500.000,- s/d Rp 11.500.000,- CEO
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Direksi Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Sebagai pengawas dan pengontrol keuangan perusahaan.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal lulusan S1 Manajemen/Akuntansi, memiliki pengalaman dalam akuntan minimal 2
tahun, mampu bekerja sama dalam tim.
Tanggung Jawab Penting :
Mengatur dan mengelola segala kegiatan yang berhubungan dengan finansial perusahaan
serta bertanggung jawab kepada dan CEO.
Wewenang :
Bertanggung jawab untuk menerima seluruh dana dari berbagai sumber dan berkewajiban
untuk menyimpan dana yang diperoleh secara aman.
Bertanggung jawab untuk mengatur dan mengelola dana perusahaan.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

47
Tabel 4. 21 Tabel Job Analysis Fase II Jabatan Logistic& Supply Chain Managemet Manager

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Logistic & Supply Chain Management
LSCMM
Manager
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 6.500.000,- s/d Rp 10.500.000,- dan CEO
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Logistic & Supply Chain Management Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Bertugas merancang sistem supply chain perusahaan dari hulu hingga ke hilir.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan S1 Teknik Industri, mempunyai pengalaman kerja minimal 2 tahun di
bidang supply chain management, berjiwa kepemimpinan, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan
pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Bertanggung jawab atas kinerja logistic and supply chain management staff.
Wewenang :
Merencanakan dan mengkoordinasikan pengiriman barang dari pemasok.
Menganalisa total kebutuhan barang dan mengatur penyediaan, pengadaan, dan pengiriman
barang.
Menganalisa total kebutuhan barang dan mengatur penyediaan, pengadaan, dan pengiriman
barang.
Menerima dan memproses permintaan barang dari setiap tempat.
Menyusun anggaran biaya logistik dan menjaga agar kegiatan operasional dapat berjalan
dengan efisien dan efektif sesuai anggaran yang telah dialokasikan.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

48
Tabel 4. 22 Tabel Job Analysis Fase II Jabatan Human Resources & Development Manager

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Human Resources & Development Manager HRDM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 6.500.000,- s/d Rp 10.500.000,- dan CEO
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Human Resources & Development Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Mengatur, dan mengembangkan sumber daya manusia di perusahaan.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan S1 Jurusan Psikologi/Teknik Industri/Manajemen, mempunyai
pengalaman kerja dibidang HRD minimal 1 tahun, berjiwa kepemimpinan, teliti, cakap,
disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Bertanggung jawab atas kinerja human resources & developmentstaff, serta manajemen dan
pengembangan sumber daya manusia perusahaan.
Wewenang :
Merancang rekrutmen dan seleksi tenaga kerja.
Memberikan kompensasi kepada pekerja.
Merancang pelatihan untuk para pekerja.
Memberikan evaluasi terhadap para pekerja.
Membuat skema penggajian karyawan.
Membuat job analysis karyawan.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

49
Tabel 4. 23 Tabel Job Analysis Fase II Jabatan Production Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Production Staff PPS1
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,- Production & Planning Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Production & Planning Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Bertugas memastikan produksi berjalan dengan baik dari segala sisi (ketepatan waktu
produksi, kualitas, kuantitas, dsb).
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, mempunyai pengalaman studi yang berhubungan dengan
PPC, disiplin, jujur, dan komitmen tinggi.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada production & planning manager.
Wewenang :
Mengatur jalannya produksi agar sesuai dengan penjadwalan yang ditentukan.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

50
Tabel 4. 24 Tabel Job Analysis Fase II Jabatan Planning & Control Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Planning & Control Staff PPS2
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,- Production & Planning Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Production & Planning Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Bertugas mengatur penjadwalan terkait raw material dan penjadwalan produksi.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, mempunyai pengalaman studi yang berhubungan dengan
PPC, disiplin, jujur, dan komitmen tinggi.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada production & planning manager.
Wewenang :
Bertanggung jawab untuk merencanakan dan penjadwalan yang berhubungan dengan raw
material serta penjadwalan produksi.
Bertanggung jawab untuk melakukan pengendalian kualitas sesuai dengan prosedur.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

51
Tabel 4. 25 Tabel Job Analysis Fase II Jabatan Sales & Marketing Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Sales & Marketing Staff SMM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,- Sales & Marketing Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Sales & Marketing Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Melakukan pemasaran produk dan merancang beberapa strategi pemasaran.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, mempunyai pengalaman studi yang berhubungan dengan
sales and marketing, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada sales & marketing manager.
Wewenang :
Merancang strategi pemasaran, dari advertising, marketing, dan branding produk.
Melakukan survey terhadap kepuasan pelanggan.
Mencatat perolehan order dan jumlah stok serta membuat forecast.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

52
Tabel 4. 26 Tabel Job Analysis Fase II Jabatan Research & Development Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Research & Development Staff RDM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,- Research & Development Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Research & Development Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Melakukan riset teknologi maupun fitur-fitur baru bagi produk terkini.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada research & development manager.
Wewenang :
Membantu manajer R&D untuk melakukan riset pasar terhadap pengembangan produk baru
dan melakukan pelaksanaan teknisnya.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

53
Tabel 4. 27 Tabel Job Analysis Fase II Jabatan Logistic & Supply Chain Management Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Logistic & Supply Chain Management Staff LSCMM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Logistic & Supply Chain
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,-
Management Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Logistic & Supply Chain Management Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Memastikan kesediaan raw material dan pendistribusian produk.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, mempunyai pengetahuan di bidang supply chain
management,teliti, cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada logistic & supply chain management manager.
Wewenang :
Melakukan pengaturan dan pengadaan raw material yang dibutuhkan dalam proses
produksi serta bertugas untuk menerima informasi terkait jadwal pemesanan raw material
atau komponen untuk pembuatan produk.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

54
4.2.2.3 Fase III (Development)
Pada fase III, terdapat penambahan beberapa departemen dan outsource yakni
security dan cleaning services. Job analysis jabatan pada fase III dapat dilihat pada tabel
berikut.
Tabel 4. 28 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Finance Manager

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Finance Manager FM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 6.500.000,- s/d Rp 10.500.000,- dan CEO
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Finance Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Mengurus segala kepentingan produksi dalam aspek finansial.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan S1 Jurusan Akuntansi/sejenisnya, mempunyai pengalaman kerja
dibidang finansial minimal 1 tahun, berjiwa kepemimpinan, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan
pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Bertanggung jawab atas kinerja finance staff.
Wewenang :
Merencanakan dan mengatur keuangan perusahaan yang berhubungan dengan segala
aktivitas produksi.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

55
Tabel 4. 29 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Human Resources & Development Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Human Resources & Development Staff HRDM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Human Resources Development
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,-
Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Human Resources & Development Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Melakukan serangkaian kegiatan rekrutmen (konsep hingga pelaksanaan).
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, mempunyai pengalaman studi atau pengetahuan dibidang
HRD, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada human resources & development manager.
Wewenang :
Melakukan rekrutmen dan seleksi tenaga kerja.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

56
Tabel 4. 30 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Finance Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Finance Staff FM
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,- Finance Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
Finance Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Melakukan pelaporan aspek finansial dalam aktivitas produksi.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, mempunyai pengalaman studi/minat/pengetahuan
dibidang finansial, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada finance manager.
Wewenang :
Membantu manajer untuk melaporkan segala bentuk pemasukan dan pengeluaran dana yang
berkaitan dengan segala aktivitas produksi.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

57
Tabel 4. 31 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Purchase & Procurement Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Purchase & Procurement Staff LSCMS1
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Logistic & Supply Chain Management
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,-
Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Logistic & Supply Chain Management Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Mengatur pembelian pengadaan raw material untuk bahan baku komponen
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, memiliki pengalaman studi mengenai logistik, teliti,
cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Melakukan pengaturan dan pengadaan raw material yang dibutuhkan dalam proses produksi
serta bertugas untuk menerima informasi terkait jadwal pemesanan raw material atau
komponen untuk pembuatan produk.
Wewenang :
Membuat jadwal pemesanan raw material dari supplier.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

58
Tabel 4. 32 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Warehouse Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Warehouse Staff LSCMS2
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Logistic & Supply Chain Management
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,-
Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Logistic & Supply Chain Management Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Melakukan pengelolaan dan controlling jumlah stok di gudang.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, memiliki pengalaman studi mengenai logistik, teliti,
cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mengelola dan mengontrol jumlah produk yang keluar maupun masuk ke warehouse.
Wewenang :
Memberi laporan ketersediaan produk di warehouse kepada logistic & supply chain
manager.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

59
Tabel 4. 33 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Distribution Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Distribution Staff LSCMS3
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Logistic & Supply Chain
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,-
Management Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Logistic & Supply Chain Management Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Melakukan pengaturan aliran barang dari hulu hingga hilir.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, memiliki pengalaman studi mengenai logistik, teliti,
cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mengatur aliran barang mulai dari supplier yang berupa raw matreial sampai dengan
konsumen dalam bentuk produk jadi.
Wewenang :
Menentukan alur distribusi perusahaan menuju konsumen atau target pasar.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

60
Tabel 4. 34 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Sales Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Sales Staff SMS1
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,- Sales & Marketing Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Sales & Marketing Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Membuat strategi penjualan produk.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, memiliki pengalaman studi mengenai pemasaran teliti,
cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Merancang strategi pemasaran, dari advertising, marketing, dan branding produk
Wewenang :
Megajukan strategi penjualan dan pemasaran kepada sales & marketing manager.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

61
Tabel 4. 35 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Marketing Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Marketing Staff SMS2
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Sales & Marketing
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,-
Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Sales & Marketing Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Membuat survey kepuasan pelanggan serta forecasting
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, memiliki pengalaman studi mengenai pemasaran teliti,
cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Melakukan survey terhadap kepuasan pelanggan, mencatat perolehan order dan jumlah stok
serta membuat forecast.
Wewenang :
Mengajukan hasil survey dan forecasting kepada sales & marketing manager
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

62
Tabel 4. 36 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Maintenance Staff

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Maintenance Staff PPS3
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,- Production & Planning Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Production & Planning Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Memperbaiki dan melakukan inspeksi rutin mengenai kondisi mesin.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan D3/sederajat, memiliki pengalaman studi mengenai K3, teliti, cakap,
disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Bertanggung jawab dan melakukan tindakan perbaikan pada saat peralatan atau fasilitas
perusahaan mengalami kerusakan dan melakukan pemeliharaan terhadap mesin-mesin
produksi
Wewenang :
Menyatakan kondisi mesin secara berkala kepada production & planning manager.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

63
Tabel 4. 37 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan K3

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
K3 PPS4
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 3.500.000,- s/d Rp 5.500.000,- Production & Planning Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Production & Planning Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Menjalankan SOP dan mengatur staff lain untuk turut melaksakan SOP K3.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan SMA/SMK/sederajat, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada health & safety management manager.
Wewenang :
Bertanggung jawab membantu manajer untuk menjalankan dan mengawasi program
keselamatan dan kesehatan kerja.
Meninjau dan mengarahkan karyawan untuk bekerja sesuai dengan sistem operasi
perusahaan atau SOP.
Bertanggung jawab untuk melaporkan segala bentuk aktivitas yang berhubungan dengan
keselamatan dan kesehatan kerja.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

64
Selain semua jabatan di atas, terdapat tiga posisi yang tidak masuk dalam
departemen maupun divisi manapun. Mereka merupakan tenaga kerja langsung atau yang
biasa disebut direct labor, security, dan cleaning service. Jabatan tersebut tidak dimasukkan
kedalam struktur organisasi, namun tetap dibuat job analysis sebagai pedoman dalam
melakukan kerja.
Tabel 4. 38 Tabel Job Analysis Jabatan Direct Labor

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Direct Labor DL
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Rp 2.500.000,- s/d Rp 3.500.000,- Departemen Staff
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : - Tanggal Analisis :
Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Petugas yang turun langsung ke lantai produksi dalam proses produksi produk.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan SMA/SMK/sederajat, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Menjadi operator, mekanik, dan elektrik untuk masing-masing stasiun kerja.
Wewenang :
Mengambil keputusan terkait mesin atau proses dalam produksi.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

65
Tabel 4. 39 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Security

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Security O1
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Health & Safety Management
Rp 2.000.000,- s/d Rp 2.500.000,-
Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
- Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Memastikan kondisi perusahaan dalam keadaan aman.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan SMA/SMK/sederajat, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada health & safety management manager.
Wewenang :
Menjaga keamanan perusahaan.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

66
Tabel 4. 40 Tabel Job Analysis Fase III Jabatan Cleaning Services

DESKRIPSI PEKERJAAN
Jabatan Pekerjaan : Kode Pekerjaan :
Cleaning Services O2
Gaji yang di Rekomendasikan : Melapor Kepada :
Health & Safety Management
Rp 2.000.000,- s/d Rp 2.500.000,-
Manager
Kelompok Pekerjaan : - Job Analyst :
Divisi : - Diverifikasi oleh :
Departemen : Tanggal Analisis :
- Tanggal Verifikasi :
Ringkasan :
Memastikan kondisi perusahaan dalam keadaan bersih.
Pengalaman dan Pengetahuan yang Disyaratkan :
Minimal pendidikan SMA/SMK/sederajat, teliti, cakap, disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Tanggung Jawab Penting :
Mempertanggung jawabkan kinerja kepada health & safety management manager.
Wewenang :
Melakukan pembersihan gedung secara berkala.
Diterima oleh : Tanggal :
Persetujuan : Tanggal :
Sumber Daya Manusia : Tanggal :
Kompensasi Pekerjaan : Tanggal :

4.3 Perencanaan Jumlah Tenaga Kerja


Pada sub bab ini akan dijelaskan mengenai langkah-langkah perencanaan kebutuhan
tenaga kerja pada PT Twister Company.
4.3.1 Langkah-langkah Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kerja
Perencanaan kebutuhan tenaga kerja dilakukan dalam rangka untuk mengetahui
pertumbuhan tenaga kerja setiap tahunnya, sehingga akan memudahkan departemen human
resource dalam melakukan perekrutan tenaga kerja. Tenaga kerja dibagi menjadi dua macam,
yaitu tenaga kerja langsung dan tenaga kerja tidak langsung. Tenaga kerja langsung atau biasa
disebut buruh atau operator adalah tenaga kerja yang secara langsung terlibat dalam proses
produksi. Tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang tidak terlibat secara langsung
dalam proses produksi. Biasanya, tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang berada
pada jajaran strategis perusahaan, seperti direktur, manajer, staf departemen, dan lain
sebagainya.
Dalam merancang kebutuhan tenaga kerja, perlu diketahui beban kerja tenaga kerja.
Tinggi rendahnya beban kerja ditentukan berdasarkan cakupan tanggung jawab, tugas-tugas

67
teknis yang dilaksanakan, serta risiko kesehatan dan keselamatan kerja yang mungkin
dialami. Berikut penjelasan mengenai beban kerja tenaga kerja langsung.
1. Rendah
Suatu beban kerjs dianggap rendah apabila beban kerja tersebut tidak memberikan
dampak apaun terhadap kinerja perusahaan.
2. Sedang
Suatu beban kerja dianggap sedang apabila beban kerja tersebut memberikan dampak
terhadap kinerja perusahaan dan jabatan tersebut saling berhubungan dengan beban kerja
lain atau bersifat dependent.
3. Tinggi
Suatu beban kerja dianggap tinggi apabila job description untuk beban kerja tersebut
berpengaruh terhadap kinerja perusahaan dan job description beban kerja lainnya.
Ketidaktersediaan beban kerja ini berpengaruh pada kinerja perusahaan menjadi kurang
optimal.
4. Sangat Tinggi
Suatu beban kerja dianggap sangat tinggi apabila ketidaktersediaan beban kerja ini akan
berpengaruh besar bagi perusahaan dan kinerja perusahaan tidak akan jalan tanpa adanya
beban kerja ini. Berikut merupakan tabel identifikasi beban kerja di PT Twister Company.
Tabel 4. 41 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase I (2016)
Keterangan ***** **** *** ** *
Sangat
Beban Kerja Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
tinggi
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sangat tinggi,
Sebagai karena
koordinator, posisinya
komunikator, sebagai Rendah,
pemimpin serta pemimpin karena turun
pengelola perusahaan, ke bagian
perusahaan, pengatur dan produksi
eksekutor, dan Sangat pengawas (plant)
1 Direksi CEO pengambil tinggi jalannya kemungkinan
keputusan (*****) kegiatan besar hanya
perusahaan, controlling
pembuat kinerja
Bertanggung keputusan karyawan per
jawab atas tertinggi hari.
kinerja perusahaan
departemen yang
yang menentukan
68
Tabel 4. 41 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase I (2016) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Sangat
Beban Kerja Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
tinggi
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
dibawahinya masa depan
perusahaan,
serta pengarah
manajer setiap
departemen.
Tinggi, karena
merupakan Rendah,
Bertanggung
penanggung karena turun
jawab untuk
jawab, ke bagian
merencanakan,
perencana, produksi
Production mengendalikan,
pengendali, (plant)
& Planning dan mengawasi Tinggi
2 Manager dan pengawas kemungkinan
Control seluruh kegiatan (****)
seluruh besar hanya
Department yang
kegiatan yang controlling
berhubungan
berhubungan kinerja
dengan rencana
dengan karyawan per
produksi
rencana hari.
produksi .
Menentukan
harga jual,
produk yang
akan launching
Memonitor
perolehan order Sangat
serta Tinggi, karena rendah,
merangkum merupakan karena
forecast penanggung sedikit sekali
Memonitor jawab, turun ke
jumlah stok perangkum bagian
Sales &
seluruh Tinggi forecast produksi
3 Marketing Manager
departemen (****) penjualan ke (plant)
Department
Sales & depan, dan bahkan tidak
Marketing melakukan memiliki
Menganalisa dan pengembangan kewajiban
mengembangkan strategi untuk
strategi maketing. melakukan
marketing controlling.
Melakukan
evaluasi
kepuasan
pelanggan dari
hasil survey
Research & Mencari tahu Tinggi, karena Sangat
Tinggi
4 Development Manager berbagai merupakan rendah,
(****)
Department informasi dan penanggung karena
69
Tabel 4. 41 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase I (2016) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Sangat
Beban Kerja Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
tinggi
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
tren produk jawab sedikit sekali
secara intensif terhadap turun ke
Mengkoordinir perkembangan bagian
dan memonitor produk serta produksi
proses melakukan (plant)
perkembangan riset dan bahkan tidak
produk, riset pengelolaan memiliki
dasar, dan riset sumber daya kewajiban
konsumen yang manusia. untuk
dilakukan oleh melakukan
unit-unit yang controlling.
bersangkutan
Mengelola
sumber daya
manusia yang
dibutuhkan
untuk
menjalankan
proses bisnis
Sangat rendah, Sangat
Menjadi karena tinggi,
operator, mengerjakan karena
mekanik, dan Rendah hal-hal teknis berhubungan
5 Direct Labor Outsource
elektrik untuk (**) dan sudah langsung
masing-masing memiliki SOP dengan
stasiun kerja. masing- proses
masing. produksi.

Tabel 4. 42 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase II (2017-2021)


Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sangat tinggi, Rendah,
Sebagai
karena karena turun
koordinator,
posisinya ke bagian
komunikator,
sebagai produksi
pemimpin serta Sangat
pemimpin (plant)
1 Direksi CEO pengelola tinggi
perusahaan, kemungkinan
perusahaan, (*****)
pengatur dan besar hanya
eksekutor, dan
pengawas controlling
pengambil
jalannya kinerja
keputusan
kegiatan karyawan per

70
Tabel 4. 42 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Bertanggung perusahaan, hari.
jawab atas pembuat
kinerja , keputusan
secretary, tertinggi
treasurer, dan perusahaan
departemen yang yang
dibawahinya menentukan
masa depan
perusahaan,
serta pengarah
manajer setiap
departemen.
Sebagai sumber
Sedang,
informasi bagi
karena
pimpinan serta
walaupun
bertanggung
berfungsi
jawab untuk
sebagai
mengatur
mengatur Tinggi,
aktivitas
aktivitas karena
perusahaan
perusahaan mengurus
mulai dari
mulai dari hal-hal
administrasi
administrasi administrasi
hingga human Sedang
Secretary hingga human yang
relation (***)
relation notabene
Sebagai
semua menguras
perantara antara
pekerjaannya banyak
pihak-pihak yang
telah memiliki tenaga dan
ingin
SOP sehingga waktu.
berhubungan
tidak
dengan pimpinan
membutuhkan
dan menjadi
pemikiran
mediator antara
yang
pimpinan dan
mendalam.
bawahan
Bertanggung
jawab untuk
menerima
Tinggi, karena Rendah,
seluruh dana dari
merupakan karena
berbagai sumber
penanggung pengawasan
dan
Tinggi jawab dalam mengenai
Treasurer berkewajiban
(****) mengatur dan dana dapat
untuk
mengelola dilakukan
menyimpan dana
dana dalam area
yang diperoleh
perusahaan. kerja sendiri.
secara aman
Bertanggung
jawab untuk
71
Tabel 4. 42 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
mengatur dan
mengelola dana
perusahaan
Bertanggung
jawab untuk
Tinggi, karena
merencanakan,
merupakan Rendah,
mengendalikan
penanggung karena turun
dan mengawasi
jawab, ke bagian
seluruh kegiatan
perencana, produksi
yang
pengendali, (plant)
berhubungan Tinggi
Manager dan pengawas kemungkinan
dengan rencana (****)
seluruh besar hanya
produksi
kegiatan yang controlling
Bertanggung
berhubungan kinerja
jawab atas
dengan karyawan per
kinerja
rencana hari.
production staff
produksi .
dan planning &
control staff
Rendah,
Sedang,
karena turun
karena
ke bagian
Mengatur merupakan
produksi
Production jalannya pengatur
(plant)
& Planning Producti produksi agar Sedang jalannya
2 kemungkinan
Control on Staff sesuai dengan (***) produksi agar
besar hanya
Department penjadwalan sesuai dengan
controlling
yang ditentukan penjadwalan
kinerja direct
yang
labor per
ditentukan
hari.
Bertanggung
Sedang,
jawab untuk
karena
merencanakan
merupakan Rendah,
dan penjadwalan
perencana karena turun
yang
penjadwalan ke bagian
berhubungan
yang produksi
Planning dengan raw
berhubungan (plant)
& material serta Sedang
dengan raw kemungkinan
Control penjadwalan (***)
material serta besar hanya
Staff produksi
penjadwalan controlling
Bertanggung
produksi serta kinerja direct
jawab untuk
berhubungan labor per
melakukan
dengan hari.
pengendalian
quality
kualitas sesuai
control.
dengan prosedur

72
Tabel 4. 4243 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Logistic & Merencanakan
Supply dan
Chain mengkoordinasik
Managemen an pengiriman
t barang dari
Department pemasok
Menganalisa
total kebutuhan
barang dan
mengatur
penyediaan,
pengadaan,
pembelian dan
pengiriman
barang Tinggi, karena
Rendah,
Menganalisa merupakan
karena turun
total kebutuhan penanggung
ke bagian
barang dan jawab dari
produksi
mengatur proses
(plant)
penyediaan, Tinggi pemesanan
3 Manager kemungkinan
pengadaan, dan (****) dan
besar hanya
pengiriman penerimaan
controlling
barang supplyserta
kinerja
Menerima dan menyusun
karyawan per
memproses anggaran
hari.
permintaan logistik.
barang dari
setiap tempat
Menyusun
anggaran biaya
logistik dan
menjaga agar
kegiatan
operasional
dapat berjalan
dengan efisien
dan efektif
sesuai anggaran
yang telah
dialokasikan

73
Tabel 4. 4244 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sedang,
karena
merupakan
pengatur dan
Melakukan penanggung
pengaturan dan jawab
pengadaan raw pengadaan
Rendah,
material yang raw material
karena turun
dibutuhkan yang
ke bagian
dalam proses dibutuhkan
produksi
produksi serta dalam proses
(plant)
bertugas untuk Sedang produksi serta
Staff kemungkinan
menerima (***) bertugas
besar hanya
informasi terkait untuk
controlling
jadwal menerima
kinerja direct
pemesanan raw informasi
labor per
material atau terkait jadwal
hari.
komponen untuk pemesanan
pembuatan raw material
produk atau
komponen
untuk
pembuatan
produk.
Menentukan
harga jual,
produk yang Sangat
akan launching Tinggi, karena rendah,
Memonitor merupakan karena
perolehan order penanggung sedikit sekali
serta merangkum jawab, turun ke
forecast perangkum bagian
Sales &
Memonitor Tinggi forecast produksi
4 Marketing Manager
jumlah stok (****) penjualan ke (plant)
Department
seluruh depan, dan bahkan tidak
departemen melakukan memiliki
Sales & pengembanga kewajiban
Marketing n strategi untuk
Menganalisa dan maketing. melakukan
mengembangkan controlling.
strategi
marketing

74
Tabel 4. 4245 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Melakukan
evaluasi
kepuasan
pelanggan dari
hasil survey
Bertanggung
jawab atas
kinerja sales &
marketing staff
Merancang Sedang,
strategi karena
pemasaran, dari merupakan
advertising, perancang Sedang,
marketing dan strategi karena turun
branding produk pemasaran, ke bagian
Melakukan dari produksi
survey terhadap advertising, (plant)
kepuasan marketing dan kemungkinan
pelanggan Sedang branding besar hanya
Staff
(***) produk controlling
sekaligus kinerja direct
melakukan labor per
Mencatat
survey hari namun
perolehan order
kepuasan melakukan
dan jumlah stok
pelanggan dan survey
serta membuat
membantu lapangan.
forecast
manager
membuat
forecast.
Mencari tahu
Sangat
berbagai
rendah,
informasi dan
karena
tren produk Tinggi, karena
sedikit sekali
secara intensif merupakan
turun ke
Mengkoordinir penanggung
Research & bagian
dan memonitor Sangat jawab
Developmen produksi
5 Manager proses Tinggi terhadap
t (plant)
perkembangan (****) perkembanga
Department bahkan tidak
produk, riset n produk serta
memiliki
dasar, dan riset melakukan
kewajiban
konsumen yang riset.
untuk
dilakukan oleh
melakukan
unit-unit yang
controlling.
bersangkutan

75
Tabel 4. 42 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Bertanggung
jawab atas
kinerja research
& development
staff
Sedang,
Sedang,
karena
karena turun
merupakan
Membantu ke bagian
pelaku riset
manajer R&D produksi
pasar
untuk melakukan (plant)
mengenai
riset pasar kemungkinan
pengembanga
terhadap Sedang besar hanya
Staff n produk
pengembangan (***) controlling
sehingga
produk baru dan kinerja direct
membutuhkan
melakukan labor per
pemikiran
pelaksanaan hari namun
mengenai
teknisnya melakukan
inovasi-
survey
inovasi
lapangan.
terbarukan.
Merancang
rekrutmen dan
seleksi tenaga
kerja Tinggi, karena
Memberikan memiliki Rendah,
kompensasi tanggung karena turun
kepada pekerja jawab untuk ke bagian
Merancang mengukur produksi
Human pelatihan untuk kinerja dan (plant)
Tinggi
6 Resources Manager para pekerja memberikan kemungkinan
(****)
Department Memberikan evaluasi serta besar hanya
evaluasi terhadap pengembanga controlling
para pekerja n sumber daya kinerja
Bertanggung manusia karyawan per
jawab atas dalam hari.
kinerja human perusahaan.
resources &
development
staff

76
Tabel 4. 42 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase II (2017-2021) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sangat
Sangat
rendah,
Menjadi tinggi,
karena
operator, karena
mengerjakan
Direct mekanik, dan Tinggi berhubungan
7 Outsource hal-hal teknis
Labor elektrik untuk (***) langsung
dan sudah
masing-masing dengan
memiliki SOP
stasiun kerja. proses
masing-
produksi.
masing.
Sedang,
Sangat karena
rendah, berhubungan
karena dengan
Menjaga Sangat mengerjakan kondisi
8 Security Outsource keamanan rendah hal-hal teknis perusahaan
perusahaan (*) yang mungkin namun bukan
tanpa pada bagian
memerlukan plant atau
SOP. proses
produksi.
Sedang,
Sangat karena
rendah, berhubungan
karena dengan
Melakukan
Sangat mengerjakan kondisi
Cleaning pembersihan
9 Outsource rendah hal-hal teknis perusahaan
Services gedung secara
(*) yang mungkin namun bukan
berkala.
tanpa pada bagian
memerlukan plant atau
SOP. proses
produksi.

77
Tabel 4. 46 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sebagai Sangat tinggi,
koordinator, karena
komunikator, posisinya
pemimpin serta sebagai
pengelola pemimpin
perusahaan, perusahaan,
Rendah,
eksekutor, dan pengatur dan
karena turun
pengambil pengawas
ke bagian
keputusan jalannya
produksi
kegiatan
Sangat (plant)
perusahaan,
CEO tinggi kemungkinan
pembuat
(*****) besar hanya
Bertanggung keputusan
controlling
jawab atas tertinggi
kinerja
kinerja , perusahaan
karyawan per
secretary, yang
hari.
treasurer, dan menentukan
departemen yang masa depan
dibawahinya perusahaan,
serta pengarah
manajer setiap
departemen.
1 Direksi
Sebagai sumber
Sedang,
informasi bagi
karena
pimpinan serta
walaupun
bertanggung
berfungsi
jawab untuk
sebagai
mengatur
mengatur Tinggi,
aktivitas
aktivitas karena
perusahaan
perusahaan mengurus
mulai dari
mulai dari hal-hal
administrasi
administrasi administrasi
hingga human Sedang
Secretary hingga human yang
relation (***)
relation notabene
Sebagai
semua menguras
perantara antara
pekerjaannya banyak
pihak-pihak
telah memiliki tenaga dan
yang ingin
SOP sehingga waktu.
berhubungan
tidak
dengan pimpinan
membutuhkan
dan menjadi
pemikiran
mediator antara
yang
pimpinan dan
mendalam.
bawahan

78
Tabel 4. 4347 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Bertanggung
jawab untuk
Tinggi, karena
merencanakan,
merupakan Rendah,
mengendalikan
penanggung karena turun
dan mengawasi
jawab, ke bagian
seluruh kegiatan
perencana, produksi
yang
pengendali, (plant)
berhubungan Tinggi
Manager dan pengawas kemungkinan
dengan rencana (****)
seluruh besar hanya
produksi
kegiatan yang controlling
Bertanggung
berhubungan kinerja
jawab atas
dengan karyawan per
kinerja
rencana hari.
production staff
produksi .
dan planning &
control staff
Rendah,
Sedang,
karena turun
karena
ke bagian
Mengatur merupakan
produksi
Production jalannya pengatur
(plant)
& Planning Productio produksi agar Sedang jalannya
2 kemungkinan
Control n Staff sesuai dengan (***) produksi agar
besar hanya
Department penjadwalan sesuai dengan
controlling
yang ditentukan penjadwalan
kinerja direct
yang
labor per
ditentukan
hari.
Bertanggung
Sedang,
jawab untuk
karena
merencanakan
merupakan Rendah,
dan penjadwalan
perencana karena turun
yang Sedang
penjadwalan ke bagian
berhubungan (***)
yang produksi
Planning dengan raw
berhubungan (plant)
& material serta
dengan raw kemungkinan
Control penjadwalan
material serta besar hanya
Staff produksi
penjadwalan controlling
Bertanggung
produksi serta kinerja direct
jawab untuk
berhubungan labor per
melakukan Sedang
dengan hari.
pengendalian (***)
quality
kualitas sesuai
control.
dengan prosedur

79
Tabel 4. 4348 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sedang,
karena
Bertanggung
merupakan
jawab dan
perencana Rendah,
melakukan
tindakan karena turun
tindakan
perbaikan ke bagian
perbaikan pada
pada saat produksi
saat peralatan
peralatan atau (plant)
Maintena atau fasilitas Sedang
fasilitas kemungkinan
nce Staff perusahaan (***)
perusahaan besar hanya
mengalami
mengalami controlling
kerusakan dan
kerusakan dan kinerja direct
melakukan
melakukan labor per
pemeliharaan
pemeliharaan hari.
terhadap mesin-
terhadap
mesin produksi
mesin-mesin
produksi.
Bertanggung
jawab untuk
melaksanakan,
merencanakan Sedang,
dan karena
mengendalikan merupakan
Sedang,
seluruh kegiatan perencana dan
karena
yang pengendali
sesekali
berhubungan Sedang seluruh
K3 turun ke
dengan human, (***) kegiatan yang
plant untuk
safety dan berhubungan
melakukan
environment dengan
Maintenance
Bertanggung human, safety
jawab atas dan
kinerja health environment
and safety
management
staff
Tinggi, karena Rendah,
merupakan karena turun
Merencanakan penanggung ke bagian
dan jawab dari produksi
Logistic &
proses (plant)
Supply Chain mengkoordinasik Tinggi
3 Manager pemesanan kemungkinan
Management an pengiriman (****) penerimaan besar hanya
Department barang dari supplyserta controlling
pemasok menyusun kinerja
anggaran karyawan per
logistik. hari.

80
Tabel 4. 4349 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Menganalisa
total kebutuhan
barang dan
mengatur
penyediaan,
pengadaan,
pembelian dan
pengiriman
barang
Menganalisa
total kebutuhan
barang dan
mengatur
penyediaan,
pengadaan, dan
pengiriman
barang
Menerima dan
memproses
permintaan
barang dari
setiap tempat
Menyusun
anggaran biaya
logistik dan
menjaga agar
kegiatan
operasional
dapat berjalan
dengan efisien
dan efektif
sesuai anggaran
yang telah
dialokasikan

81
Tabel 4. 4350 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sedang,
karena
melakukan
pengaturan
dan
Melakukan
pengadaan
pengaturan dan
raw material
pengadaan raw
yang Rendah,
material yang
dibutuhkan karena turun
dibutuhkan
dalam proses ke bagian
dalam proses
produksi serta produksi
Purchase produksi serta
bertugas (plant)
& bertugas untuk Sedang
untuk kemungkinan
Procurem menerima (***)
menerima besar hanya
ent Staff informasi terkait
informasi controlling
jadwal
terkait jadwal kinerja direct
pemesanan raw
pemesanan labor per
material atau
raw material hari.
komponen untuk
atau
pembuatan
komponen
produk
untuk
pembuatan
produk namun
dibantu oleh
manager
Sedang,
karena
mengelola
dan
Sedang, mengontrol
Mengelola dan
karena jumlah
mengontrol
pengelolaanny produk yang
Warehou jumlah produk Sedang
a keluar
se Staff yang keluar (***)
membutuhkan maupun
maupun masuk
pikiran dan masuk ke
ke warehouse
waktu warehouse
dilakukan
melalui
pengecekan
langsung

82
Tabel 4. 4351 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sedang, Rendah,
Mengatur aliran karena karena turun
barang mulai mengatur ke bagian
dari supplier aliran abrang produksi
yang berupa raw dapat (plant)
Distributi Sedang
material sampai dilakukan di kemungkinan
on Staff (***)
dengan area kantor besar hanya
konsumen dalam dan controlling
bentuk produk membutuhkan kinerja direct
jadi controlling labor per
dari Manager hari.
Menentukan
harga jual,
produk yang
akan launching
Memonitor
perolehan order
serta merangkum
Sangat
forecast
Tinggi, karena rendah,
Memonitor
merupakan karena
jumlah stok
penanggung sedikit sekali
seluruh
jawab, turun ke
departemen
perangkum bagian
Sales & Sales &
Tinggi forecast produksi
4 Marketing Manager Marketing
(****) penjualan ke (plant)
Department Menganalisa dan
depan, dan bahkan tidak
mengembangkan
melakukan memiliki
strategi
pengembanga kewajiban
marketing
n strategi untuk
Melakukan
maketing. melakukan
evaluasi
controlling.
kepuasan
pelanggan dari
hasil survey
Bertanggung
jawab atas
kinerja sales &
marketing staff

83
Tabel 4. 4352 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sangat
rendah,
karena
sedikit sekali
Merancang Sedang, turun ke
strategi karena bagian
Sales pemasaran, dari Sedang melakukan produksi
Staff advertising, (***) perancangan (plant)
marketing, dan strategi bahkan tidak
branding produk pemasaran memiliki
kewajiban
untuk
melakukan
controlling.
Melakukan
survey terhadap Sedang,
Sedang,
kepuasan karena
karena
pelanggan melakukan
Marketin Sedang melakukan
Mencatat forecasting
g Staff (***) survey
perolehan order yang notabene
langsung ke
dan jumlah stok menggunakan
lapangan
serta membuat pikiran
forecast
Mencari tahu
berbagai
informasi dan
tren produk Sangat
secara intensif rendah,
Mengkoordinir karena
Tinggi, karena
dan memonitor sedikit sekali
merupakan
proses turun ke
penanggung
Research & perkembangan bagian
Sangat jawab
Developmen produk, riset produksi
5 Manager Tinggi terhadap
t dasar, dan riset (plant)
(****) perkembanga
Department konsumen yang bahkan tidak
n produk serta
dilakukan oleh memiliki
melakukan
unit-unit yang kewajiban
riset.
bersangkutan untuk
Bertanggung melakukan
jawab atas controlling.
kinerja research
& development
staff

84
Tabel 4. 4353 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sedang,
Sedang,
karena
karena turun
merupakan
Membantu ke bagian
pelaku riset
manajer R&D produksi
pasar
untuk melakukan (plant)
mengenai
riset pasar kemungkinan
pengembanga
terhadap Sedang besar hanya
Staff n produk
pengembangan (***) controlling
sehingga
produk baru dan kinerja direct
membutuhkan
melakukan labor per
pemikiran
pelaksanaan hari namun
mengenai
teknisnya melakukan
inovasi-
survey
inovasi
lapangan.
terbarukan.
Merancang
rekrutmen dan
seleksi tenaga
kerja
Tinggi, karena
Memberikan
memiliki Rendah,
kompensasi
tanggung karena turun
kepada pekerja
jawab untuk ke bagian
Merancang
mengukur produksi
pelatihan untuk
kinerja dan (plant)
para pekerja Tinggi
Manager memberikan kemungkinan
Memberikan (****)
evaluasi serta besar hanya
evaluasi
pengembanga controlling
terhadap para
n sumber daya kinerja
pekerja
Human manusia karyawan per
Bertanggung dalam hari.
6 Resources
jawab atas perusahaan.
Department
kinerja human
resources &
development
staff
Sedang,
karena proses Sedang,
rekrutmen karena
Melakukan berjalan proses
rekrutmen dan Sedang jangka waktu rekrutmen
Staff
seleksi tenaga (***) yang cukup berjalan
kerja lama sehingga dalam jangka
menyerap waktu yang
banyak cukup lama
pikiran
85
Tabel 4. 4354 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Merencanakan Sangat
dan mengatur rendah,
keuangan karena
Tinggi, karena
perusahaan yang sedikit sekali
melakukan
berhubungan turun ke
perencanaan
dengan segala bagian
keuangan
aktivitas Tinggi produksi
Manager yang
produksi (***) (plant)
berhubungan
bahkan tidak
dengan
Bertanggung memiliki
aktivitas
jawab atas kewajiban
produksi
kinerja finance untuk
staff melakukan
Finance controlling.
7 Departement Sangat
rendah,
Membantu karena
Sedang,
manajer untuk sedikit sekali
karena cukup
melaporkan turun ke
menguras
segala bentuk bagian
pikiran dalam
pemasukan dan Sedang produksi
Staff membuat
pengeluaran (***) (plant)
laporan
dana yang bahkan tidak
keuangan
berkaitan dengan memiliki
aktivitas
segala aktivitas kewajiban
produksi
produksi untuk
melakukan
controlling.
Sangat
Sangat
rendah,
Menjadi tinggi,
karena
operator, karena
mengerjakan
Direct Outsourc mekanik, dan Tinggi berhubungan
8 hal-hal teknis
Labor e elektrik untuk (***) langsung
dan sudah
masing-masing dengan
memiliki SOP
stasiun kerja. proses
masing-
produksi.
masing.

86
Tabel 4. 4355 Tabel Identifikasi Beban Kerja Fase III (2022-2025) (lanjutan)
Keterangan ***** **** *** ** *
Beban Kerja Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
Beban Beban Kerja Beban
No Departemen Jabatan Job Description
Kerja Mental Kerja Fisik
Sedang,
Sangat karena
rendah, berhubungan
karena dengan
Menjaga Sangat mengerjakan kondisi
Outsourc
9 Security keamanan rendah hal-hal teknis perusahaan
e
perusahaan (*) yang mungkin namun bukan
tanpa pada bagian
memerlukan plant atau
SOP. proses
produksi.
Sedang,
Sangat karena
rendah, berhubungan
karena dengan
Melakukan
Sangat mengerjakan kondisi
Cleaning Outsourc pembersihan
10 rendah hal-hal teknis perusahaan
Services e gedung secara
(*) yang mungkin namun bukan
berkala.
tanpa pada bagian
memerlukan plant atau
SOP. proses
produksi.

Berdasarkan tabel di atas, terlihat hasil bahwa semua jabatan memiliki beban kerja
mulai dari yang rendah sampai sangat tinggi. Semakin tinggi jabatan yang diemban maka
semakin tinggi pula beban kerja yang harus ditanggung. Hal tersebut memberikan arti bahwa
jabatan-jabatan diatas diperlukan bagi masing-masing departemen dan terutama untuk
keberlangsungan serta keberhasilan perusahaan.

4.3.2 Kebutuhan Tenaga Kerja


Perhitungan kebutuhan tenaga kerja dibagi menjadi dua yakni kebutuhan tenaga
kerja langsung dan kebutuhan tenaga kerja tidak langsung. Keduanya dapat dilihat pada sub
bab berikut.
4.2.2.1 Tenaga Kerja Langsung
Tenaga kerja langsung pada konteks ini adalah operator yang melakukan pekerjaan
mengoperasikan mesin dan material handling. Selain itu, tenaga kerja langsung juga
mencakup supplier dan operator pengoperasian mesin produksi atau karyawan. Tenaga kerja
langsung memiliki dua macam, tenaga kerja langsung tetap, dan tenaga kerja langsung
87
outsource. Tenaga kerja langsung tetap merupakan tenaga kerja yang digaji oleh perusahaan
secara periodik seperti operator mesin produksi Twister, sedangkan tenaga kerja langsung
outsource merupakan tenaga kerja yang bersifat part time dan diberi upah oleh perusahaan.
Pada modul sebelumnya telah dijelaskan bahwa jumlah karyawan berbeda setiap
tahunnya mengikuti demand produk. Berikut merupakan identifikasi kebutuhan tenaga kerja
langsung pada produk Twister.
Tabel 4. 56 Tabel Kebutuhan Tenaga Kerja Langsung Tahun 2016-2025

Kebutuhan Operator pada Tahun 20xx


No Departemen
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25
1 Cutting 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Turning 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Surface Treatment 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Bending 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Drilling 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
6 Welding 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Extrussion
7 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Molding
8 Rolling 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Inspeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Coating 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Labelling 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Total 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11

4.2.2.2 Tenaga Kerja Tidak Langsung


Tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang tidak langsung terlibat dengan
proses produksi. Perencanaan kebutuhan tenaga kerja tidak langsung didasarkan pada beban
kerja tenaga kerja tidak langsung serta rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang
telah dibuat sebelumnya. Penentuan beban kerja dilakukan untuk setiap fase, mulai fase
preconstruction dan construction sampai fase development. Berikut adalah susunan
perencanaa kebutuhan tenaga kerja tidak langsung pada PT Twister Company.
Tabel 4. 57 Tabel Kebutuhan Tenaga Kerja Tidak Langsung Fase I (2016)

Tenaga Kerja Tidak Langsung


No.
Bagian Jabatan Jumlah Kebutuhan
1 Direksi CEO 1
Production and Planning
2 Manager Departemen PPC 1
Control
3 Sales and Marketing Manager Departemen S&M 1
4 Research and Development Manager Departemen R&D 1
Total 4

88
Tabel 4. 58 Tabel Kebutuhan Tenaga Kerja Tidak Langsung Fase II (2017-2021)

Tenaga Kerja Tidak Langsung


No.
Bagian Jabatan Jumlah Kebutuhan
CEO 1
1 Direksi Secretary 1
Treasurer 1
Manager Departemen PPC 1
Production and Planning
2 Production Staff 2
Control
Planning Staff 2
Logistic & Supply Chain Manager Departemen LSCM 1
3
Management LSCM Staff 3
Manager Departemen S&M 1
4 Sales and Marketing
S&M Staff 2
Manager Departemen R&D 1
5 Research and Development
R&D Staff 3
Human Resources
6 Manager HRD 1
Development
Security 1
7 Outsource
Cleaning Service 1
Total 22

Tabel 4. 59 Tabel Kebutuhan Tenaga Kerja Tidak Langsung Fase III (2022-2025)

Tenaga Kerja Tidak Langsung


No.
Bagian Jabatan Jumlah Kebutuhan
CEO 1
1 Direksi
Secretary 1
Manager Departemen PPC 1

Production Staff 1
Production and Planning
2
Control Planning Staff 1
Maintenance Staff 1
K3 1
Manager Departemen LSCM 1

Logistic & Supply Chain Purchase & Procurement Staff 1


5
Management
Warehouse Staff 1
Distribution Staff 1
Manager Departemen S&M 1
3 Sales and Marketing Sales Staff 1
Marketing Staff 1
Manager Departemen R&D 1
4 Research and Development
R&D Staff 3
89
Tabel 4. 47 Tabel Kebutuhan Tenaga Kerja Tidak Langsung Fase III (2022-2025) (lanjutan)

Tenaga Kerja Tidak Langsung


No.
Bagian Jabatan Jumlah Kebutuhan
Human & Resource Manager Departemen HRD 1
7
Development HRD Staff 1

Manager Departemen Finance 1


6 Finance
Finance Staff 2
Security 3
9 Outsource
Cleaning Service 3
Total 29

Berdasarkan perhitungan tenaga kerja tidak langsung, pada perusahaan Twister


setiap fasenya mengalami penambahan tenaga kerja tidak langsung. Pada fase pertama tenaga
kerja tidak langsung dibutuhkan sebanyak 4 orang, pada fase kedua dibutuhkan sebanyak 19
orang tenaga kerja tidak langsung, dan pada fase ketiga mengalami peningkatan
membutuhkan 33 orang pekerja.

Tabel 4. 60 Tabel Data Rekapitulasi Tenaga Kerja Tidak Langsung Tahun 2016-2025

Jumlah pada Tahun 20xx


No Nama Jabatan
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25
1 CEO 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Secretary 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Treasurer 1 1 1 1 1
Production &
4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Planning Manager
5 Production Staff 2 2 2 2 2 1 1 1 1
Planning & Control
6 2 2 2 2 2 1 1 1 1
Staff
7 Maintenance Staff 1 1 1 1
8 K3 1 1 1 1
Sales & Marketing
9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Manager
10 Sales Staff 2 2 2 2 2 1 1 1 1
11 Marketing Staff 1 1 1 1
Research &
12 Development 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Manager
Research &
13 3 3 3 3 3 3 3 3 3
Development Staff

90
Tabel 4. 48 Tabel Data Rekapitulasi Tenaga Kerja Tidak Langsung Tahun 2016-2025 (lanjutan)

Jumlah pada Tahun 20xx


No Nama Jabatan
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25
Logistic & Supply
14 Chain Management 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Manager
Purchase &
15 3 3 3 3 3 1 1 1 1
Procurement Staff
16 Warehouse Staff 1 1 1 1
17 Distribution Staff 1 1 1 1
Human Resources &
18 Development 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Manager
Human Resources &
19 1 1 1 1
Development Staff
20 Finance Manager 1 1 1 1
21 Finance Staff 2 2 2 2
22 Security 1 1 1 1 1 3 3 3 3
23 Cleaning Services 1 1 1 1 1 3 3 3 3
Total 4 22 22 22 22 22 29 29 29 29

4.4 Perancangan Skema Penggajian dan Kompensasi Tenaga Kerja


Pada sub bab ini akan dijelaskan mengenai perancangan skema pengajian dan
kompensasi tenaga kerja yang terdiri dari langkah-lagkah penentuan gaji karyawan serta
metode evaluasi pekerjaan pada PT Twister Company.
Menurut Sastrohadiwiryo (2003: 181) menjelaskan bahwa kompensasi diartikan
sebagai imbalan jasa/balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada tenaga kerja karena
tenaga kerja tersebut telah memberikan sumbangan tenaga dan pikiran demi kemajuan
perusahaan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Secara umum kompensasi dapat
digolongkan berdasarkan aspek finansial, menurut Hasibuan (2002: 118) kompensasi
digolongkan menjadi:
1. Kompensasi langsung
Kompensasi langsung merupakan kompensasi yang diterima oleh karyawan yang
mempunyai hubungan langsung dengan pekerjaan. Kompensasi ini dapat berupa gaji,
upah, dan upah insentif.
2. Kompensasi tidak langsung
Kompensasi tidak langsung merupakan kompensasi yang diterima oleh karyawan yang
tidak mempunyai hubungan secara langsung dengan pekerjaan. Contoh kompensasi

91
tersebut adalah asuransi kesehatan, bantuan pendidikan, dan pembayaran selama cuti atau
sakit.
Dalam menetapkan suatu kebijakan dalam menentukan besarnya kompensasi yang
diberikan kepada setiap karyawan harus mempertimbangkan berbagai faktor, sehingga
kompensasi yang akan diterima oleh setiap karyawan sesuai dengan beban kerja yang telah
diterima oleh karyawan. Hasibuan (2003: 127-129) menjelaskan bahwa faktor-faktor yang
mempengaruhi besarnya kompensasi adalah sebagai berikut.
1. Penawaran dan permintaan tenaga kerja
2. Kemampuan dan kesediaan perusahaan
3. Serikat buruh/organisasi karyawan
4. Produktivitas kerja karyawan
5. Pemerintah dengan Undang-Undang dan Kepres
6. Biaya hidup
7. Posisi jabatan karyawan
8. Pendidikan dan pengalaman kerja
9. Kondisi perekonomian nasional
10. Jenis dan sifat pekerjaan
Meurut Gomez-Mejia (1995) menjelaskan bahwa dasar perhitungan kompensasi
dapat dibedakan menjadi menjadi dua kategori, yaitu menggunakan pendekatan pekerjaan
atau jabatan (job-based approaches) dan emnggunakan pendekatan keterampilan (skill-based
approaches). Pendekatan pekerjaan atau jabatan mengasumsikan bahwa pekerjaan dapat
dilakukan oleh orang yang dibayar untuk jabatan tertentu, sedangkan pendekatan
keterampilan mengasumsikan bahwa karyawan tidak dibayar karena jabatan yang disandang,
melainkan berdasarkan kemampuan untuk menyelesaikan tugas.
Dalam menentukan besarnya kompensasi yang diberikan kepada karyawan/ tenaga
kerja terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan. Berikut adalah flowchart untuk
menentukan besarnya kompensasi.

92
Mulai

Penentuan taraf Gaji, upah,


untuk pembayaran insentif,
langsung bonus

Penentuan
Tunjangan
pembayaran tidak
karyawan
langsung

Selesai

Gambar 4. 12 Flowchart Penentuan Kompensasi Karyawan

Dari gambar 4.12 di atas dapat diketahui bahwa dalam menentukan besarnya
kompensasi yang diberikan kepada karyawan/tenaga kerja terdapat dua langkah. Pertama
adalah menentukan taraf untuk pembayaran langsung, berupa gaji, upah, insentif, dan bonus.
Kedua adalah menentukan taraf untuk pembayaran tidak langsung, yakni berupa tunjangan
karyawan seperti asuransi kesehatan, bantuan pendidikan, dan tunjangan lainnya.

4.4.1 Langkah-langkah Penentuan Gaji Karyawan


Penentuan besarnya gaji yang harus didapatkan oleh setiap karyawan harus
mempertimbangkan beberapa aspek. Berikut merupakan langkah-langkah yang dapat
digunakan untuk menentukan besarnya gaji setiap karyawan.
1. Lakukan survei gaji untuk menentukan taraf upah yang berlaku, seperti UMR untuk
daerah tempat berdirinya perusahaan, dan kemampuan keuangan perusahaan.
2. Klasifikasikan biaya tenaga kerja yang termasuk dalam pembayaran langsung dan tidak
langsung.
3. Lakukan pengklasifikasian terhadap tenaga kerja tidak langsung dan tenaga kerja
langsung.
4. Lakukan evaluasi pekerjaan untuk menentukan nilai relatif sebuah pekerjaan. Gunakan
tiga faktor utamama yang merupakan parameter penentuan besarnya kompensasi.
Parameter penentuan besarnya kompensasi yang digunakan oleh PT Twister Company
93
adalah pemecahan masalah, kecakapan/kapabilitas, pertanggungjawaban, tanggung
jawab, keterampilan, kondisi kerja, usaha, dan komunikasi.
Parameter-parameter penentuan besarnya kompensasi tersebut kemudian
dibreakdown menjadi sub faktor berdasarkan tingkat kompleksitas dari setiap faktornya, yang
mana sub faktor tersebut ditentukan besarnya bobot berdasarkan proporsi kepentingannya.
Bobot sub faktor tersebut merupakan konstanta yang akan dikalikan dengan rating di setiap
jabatan yang telah ditentukan. Penilaian rating tersebut berdasarkan pada tingkat kepentingan
pekerjaan yang dilakukan setiap jabatannya. Jabatan yang mempunyai kepentingan tinggi
diberi nilai rating terbesar, sedangkan jabatan dengan kepentingan rendah diberi nilai rating
terkecil. Berdasarkan sub bab sebelumnya, jabatan yang telah ditentukan pada PT. Twister
Company adalah CEO, secretary, treasurer, manager, staff, direct labor, dan outsource.
Berikut merupakan evaluasi pekerjaan dengan melakukan pembobotan jabatan berdasarkan
kepentingan di setiap faktor.

94
Tabel 4. 61 Tabel Evaluasi Pekerjaan Tiap Jabatan Berdasarkan Metode Point System

Bobot Bobot Sub Secre- Trea- Mana- Direct Out-


Faktor Sub Faktor CEO Staff
Faktor Faktor tary surer ger Labor source
Kemampuan mengambil keputusan 0,08 10 5 5 7 3 2 1
Pemecahan Ketepatan dan kecepatan memecahkan
0,188 0,065 10 8 8 9 7 3 1
Masalah masalah
Kemampuan berdiskusi 0,043 9 8 8 8 7 4 2
Tanggung jawab terhadap pekerjaan 0,095 10 8 8 9 6 6 5
Tanggung jawab terhadap rahasia
0,08 10 9 8 9 5 2 1
perusahaan
Tanggung Tanggung jawab terhadap
0,256 0,026 2 5 5 4 7 10 6
Jawab peralatan/mesin
Tanggung jawab terhadap kesejahteraan
0,034 10 7 10 7 4 1 1
karyawan
Tanggung jawab terhadap keuangan 0,021 9 5 10 7 3 1 1
Kemampuan merencanakan 0,029 9 8 8 8 5 4 1
Kemampuan teknis 0,021 4 5 4 6 8 9 5
Keterampilan 0,146 Kemampuan mengevaluasi 0,05 9 8 8 7 5 4 2
Penggunaan alat 0,016 3 4 3 5 7 9 6
Bekerja sama 0,03 9 8 8 7 7 5 3
Pengalaman 0,035 10 8 8 9 4 4 4
Kecakapan/
0,13 Manajerial/leadership 0,051 10 8 8 9 5 1 1
Kapabilitas
Pendidikan 0,044 10 8 8 9 5 3 3
Lingkungan kerja 0,066 9 7 7 8 5 4 4
Kondisi Kerja 0,138 Sikap kerja 0,023 8 6 7 7 4 3 3
Risiko kerja 0,049 10 8 9 8 8 6 5
Usaha mental 0,041 9 7 7 6 2 1 1
Usaha 0,072
Usaha fisik 0,031 4 7 7 6 9 10 9

95
Tabel 4. 49 Tabel Evaluasi Pekerjaan Tiap Jabatan Berdasarkan Metode Point System (lanjutan)

Bobot Bobot Sub Secre- Trea- Mana- Direct Out-


Faktor Sub Faktor CEO Staff
Faktor Faktor tary surer ger Labor source
Komunikasi dengan karyawan 0,025 8 8 8 9 7 5 5
Komunikasi 0,07 Komunikasi dengan pihak luar
0,045 10 6 6 7 3 1 1
perusahaan
Total 1 8,992 7,264 7,426 7,774 5,332 3,842 2,808

96
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa bobot paling besar adalah CEO
dengan nilai 8,992, diikuti dengan , manager, secretary, treasurer, staff, direct labor, dan
bobot paling kecil adalah outsource dengan nilai 2,808. Besarnya bobot tersebut digunakan
sebagai pedoman untuk menentukan besarnya gaji yang akan didapatkan di setiap jabatannya.
Lokasi perusahaan PT Twister Company berada di Kota Surabaya, sehingga besarnya
penggajian berdasarkan Upah Minimum Regional (UMR) Kota Surabaya, yakni sebesar Rp
3.045.000,00. Besarnya UMR tersebut digunakan untuk menentukan gaji yang didapatkan
oleh direct labor, sehingga besarnya gaji direct labor sama dengan besarnya UMR Kota
Surabaya.
Besarnya gaji yang diberikan kepada setiap jabatan ditentukan berdasarkan beban
kerja yang ditentukan dari pembobotan dengan menggunakan point system. Nilai pembobotan
yang semakin besar memperlihatkan bahwa beban kerja yang diterima oleh karyawan di
jabatan tersebut semakin besar pula, yang mana semakin besar beban kerja pada sebuah
jabatan maka gaji yang diterima juga semakin besar atau sebaliknya. Pada kasus ini, beban
kerja yang kecil terdapat pada jabatan outsource, sehingga gaji yang didapatkan oleh jabatan
outsource merupakan nilia gaji yang paling kecil. Adapun gaji yang diterima oleh outsource
adalah sebesar 75% dari Upah Minimum Regional (UMR) yang telah ditetapkan, yakni
sebesar Rp 2.436.000,00. Hal ini dikarenakan adanya potongan yang telah ditentukan oleh
pihak penyedia jasa outsource.
Berdasarkan hasil pembobotan dan pengurutan peringkat di setiap jabatan, berikut
adalah hasil rekapitulasi perhitungan gaji pokok setiap jabatan di PT Twister Company.
Tabel 4. 62 Tabel Rekapitulasi Perhitungan Gaji Pokok Setiap Jabatan

No. Jabatan Bobot Peringkat Gaji


1 CEO 8,992 1 Rp18.270.000
2 Manager 7,774 2 Rp13.702.500
3 Treasurer 7,426 3 Rp10.657.500
4 Secretary 7,264 4 Rp7.612.500
5 Staff 5,332 5 Rp6.090.000
6 Direct Labor 3,842 6 Rp3.045.000
7 Outsource 2,808 7 Rp2.436.000

Berdasarkan tabel 4.44 di atas dapat diketahui bahwa gaji paling kecil adalah
outsource sebesar 75% dari UMR yakni sebesar Rp 2.436.000,00, sedangkan nilai UMR
sendiri digunakan untuk menentukan besarnya gaji direct labor. Bobot direct labor dan staff
di atas mempunyai selisih yang cukup besar, sehingga gaji yang diterima oleh staff adalah dua
kali dari UMR yakni sebesar Rp 6.090.000,00. Demikian pula pada secretary, gaji yang
97
diterima secretary adalah tiga kali lipat dari UMR yakni sebesar Rp 7.612.500,00. Pada tabel
4.44 di atas diketahui bahwa bobot secretary, treasurer, dan manager mempunyai bobot yang
hampir sama, maka gaji treasurer adalah 3,5 kali lipat dari UMR yakni sebesar Rp
10.657.500,00 dan gaji manager adalah 4,5 lipat dari UMR yakni sebesar Rp 13.702.500,00.
Gaji CEO adalah adalah enam kali dari UMR yakni sebesar Rp 18.270.000,00.
Selain gaji pokok yang didapatkan oleh setiap karyawan, seorang karyawan juga
mendapatkan tunjangan-tunjangan yang telah ditentukan oleh perusahaan. Tunjangan yang
diberikan terbagi menjadi dua macam, yakni tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap.
Tunjangan tetap adalah tunjangan yang dibayarkan kepada karyawan secara teratur berkaitan
dengan pekerjaan yang diberikan secara tetap (harian, mingguan, atau bulanan). Sedangkan
tunjangan tidak tetap adalah tunjangan yang diberikan kepada karyawan secara tidak tetap,
yang dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan pembayaran gaji pokok.
Besarnya tunjangan yang diberikan kepada karyawan berbeda-beda berdasarkan gaji pokok
yang diberikan di setiap bulannya. Tunjangan-tunjangan yang diberikan oleh perusahaan PT
Twister Company kepada dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 4. 63 Tabel Jenis Tunjangan dan Klasifikasinya pada PT Twister Company
No. Jenis Tunjangan Klasifikasi
1 Tunjangan kesehatan dan keselamatan kerja Tunjangan tetap
2 Tunjangan transportasi Tunjangan tetap
3 Tunjangan umum (jabatan) Tunjangan tetap
4 Tunjangan makan Tunjangan tetap
5 Tunjangan Hari Raya (THR) Tunjangan tidak tetap

Berikut adalah penjelasan tunjangan-tunjangan yang diberikan oleh PT Twister


Company pada karyawan beserta contoh perhitungan besarnya tunjangan pada jabatan CEO
pada PT. Twister Company.
1. Tunjangan kesehatan dan keselamatan kerja
Tunjangan kesehatan merupakan tunjangan yang diberikan oleh PT Twister Company
kepada karyawan untuk meningkatkan kesehatan karyawan. Besarnya tunjangan
kesehatan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan adalah sebesar 6% dari gaji
setiap bulan.
Tunjangan kesehatan CEO = 6% x Rp 18.270.000,00 = Rp 1.096.200,00

98
2. Tunjangan transportasi
Tunjangan transportasi merupakan tunjangan di luar gaji pokok yang diberikan oleh PT
Twister Company kepada karyawan sebagai suplemen terhadap upah untuk mencukupi
biaya transportasi untuk mencapai lokasi perusahaan. Besarnya tunjangan transportasi
yang diberikan adalah 3% dari gaji setiap bulan.
Tunjangan transportasi = 3% x Rp 18.270.000,00 = Rp 548.100,00
3. Tunjangan umum (jabatan)
Tunjangan jabatan adalah tunjanagn di luar gaji pokok yang diberikan oleh PT Twister
Company kepada pegawai yang sesuai dengan jabatan yang dipegangnya. Semakin tinggi
jabatan yang diemban, maka akan semakin tinggi pula besar tunjangan yang diberikan
perusahaan terhadap pegawainya. Besarnya tunjangan umum (jabatan) yang diberikan
adalah 10% dari gaji setiap bulan.
Tunjangan umum (jabatan) CEO = 10% x Rp 18.270.000,00 = Rp 1.827.000,00
4. Tunjangan makan
Tunjangan makan merupakan tunjangan yang diberikan oleh PT Twister Company
kepada karyawan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawannya. Besarnya tunjangan
keluarga yang diberikan adalah 5% dari gaji pokok setiap bulan.
Tunjangan istri CEO = 5% x Rp 18.270.000,00 = Rp 913.500,00
5. Tunjangan Hari Raya
Tunjangan Hari Raya (THR) adalah hak pendapatan pekerja yang wajib dibayarkan oleh
PT Twister Company kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan yang berupa uang
atau bentuk lain. Peraturan ini dimuat pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi No.PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan
Bagi Pekerja di Perusahaan. Hari Raya Keagamaan disini adalah Hari Raya Idul Fitri bagi
pekerja yang beragama Islam, Hari Raya Natal bagi pekerja yang beragama Kristen
Katholik dan Protestan, Hari Raya Nyepi bagi pekerja bergama Hindu dan Hari Raya
Waisak bagi pekerja yang beragama Buddha.
Besarnya THR sebagaimana diatur dalam pasal 3 ayat 1 PER.04/MEN/1994 ditetapkan
sebagai berikut:
a. Pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih
sebesar 1(satu) bulan upah.
b. Pekerja yang mempunyai masa kerja 3 bulan secara terus menerus tetapi kurang dari
12 bulan diberikan secara proporsional dengan masa kerja yakni dengan perhitungan
masa kerja/12 x 1(satu) bulan upah (gaji plus tunjangan tetap).

99
Berikut adalah contoh perhitungan THR pada jabatan CEO dengan asumsi CEO bekerja
selama 12 bulan.

Tunjangan langsung tersebut akan diberikan kepada karyawan setiap bulan,


bersamaan dengan pemabayaran gaji pokok, sedangkan tunjangan tidak langsung diberikan
kepada karyawan berdasarkan satuan waktu yang telah ditetapkan.
Untuk penentuan kompensasi langsung berupa gaji akan mengalami kenaikan di
setiap fasenya berdasarkan inflasi pada tahun pergantian fase tersebut. Besarnya inflasi pada
tahun 2016-2025 dapat dilihat pada tabel hasil forecasting berikut ini.
Tabel 4. 64 Tabel Rekapitulasi Inflasi Tahun 2016-2025

Tahun Inflasi
2016 6,75%
2017 6,87%
2018 6,99%
2019 7,11%
2020 7,24%
2021 7,36%
2022 7,49%
2023 7,62%
2024 7,76%
2025 7,89%

Berikut adalah penentuan gaji karyawan berdasarkan jabatan di setiap fase pada PT
Twister Company.
4.4.1.1. Penentuan Kompensasi Tenaga Kerja Fase 1 (2016)
Berdasarkan struktur organisasi pada sub bab sebelumnya dijelaskan bahwa jabatan
pada fase pertama adalah CEO dan manager. Kedua jabatan tersebut mempunyai gaji yang
berbeda berdasarkan beban kerja yang diembannya. Berikut adalah tabel untuk menentukan
gaji dan tunjangan yang diterima oleh setiap karyawan PT Twister Company (take home pay)
berdasarkan jabatan yang diembannya.

100
Tabel 4. 65 Tabel Penentuan Gaji dan Tunjangan Tetap dengan Metode Peringkat pada Struktur Organisasi Fase I (2016)

Tunjangan Total Total


Kode Definisi Jabatan Departemen Jumlah Gaji Periode
Tetap Gaji/Bulan Gaji/Tahun
CEO CEO CEO Direksi 1 Rp18.270.000 Rp4.384.800 Bulanan Rp22.654.800 Rp271.857.600
Production Planning Production &
PPM Manager 1 Rp13.702.500 Rp3.288.600 Bulanan Rp16.991.100 Rp203.893.200
Manager Planning Control
Sales and Marketing
SMM Manager Sales & Marketing 1 Rp13.702.500 Rp3.288.600 Bulanan Rp16.991.100 Rp203.893.200
Manager
Research & Development Research &
RDM Manager 1 Rp13.702.500 Rp3.288.600 Bulanan Rp16.991.100 Rp203.893.200
Manager Development
Total Kebutuhan Karyawan 4 Total Pengeluaran Rp73.628.100 Rp883.537.200

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk menentukan gaji yang diterima oleh karyawan (take home pay) adalah penjumlahan gaji
pokok dan tungan tetap yang diberikan oleh perusahaan. Tunjangan tetap yang diberikan adalah tunjangan umum (jabatan), tunjangan kesehatan,
dan tunjangan keluarga. Untuk menentukan besarnya total gaji setiap bulan adalah penjumlahan gaji pokok dengan tunjangan tetap yang kemudian
dikalikan jumlah karyawan yang dibutuhkan di setiap jabatannya, sehingga didapakan pengeluaran per bulan untuk menggaji karyawan adalah
sebesar Rp 73.628.100,00. Sedangkan untuk menetukan total gaji setiap tahun adalah total gaji setiap bulan dikalikan dengan 12 bulan, sehingga
didapatkan pengeluaran per tahun untuk menggaji karyawan adalah sebesar Rp 883.537.200,00.
Berikut adalah penentuan gaji dan tunjangan tidak tetap pada PT Twister Company untuk fase pertama.

101
Tabel 4. 66 Tabel Penentuan Gaji dan Tunjangan Tidak Tetap pada Struktur Organisasi Fase I (2016)

Tunjangan Hari
Jumlah Gaji (Take Total
Kode Definisi Jabatan Raya (THR) (sekali Periode
Karyawan Home Pay) Gaji/Tahun
per tahun)
CEO CEO CEO 1 Rp22.654.800 Rp22.654.800 Tahunan Rp294.512.400
PPM Manager Production Planning Manager 1 Rp16.991.100 Rp16.991.100 Tahunan Rp220.884.300
SMM Manager Sales and Marketing Manager 1 Rp16.991.100 Rp16.991.100 Tahunan Rp220.884.300
RDM Manager Research & Development Manager 1 Rp16.991.100 Rp16.991.100 Tahunan Rp220.884.300
Total Pengeluaran Rp957.165.300

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa tunjangan tifak tetap yang diterima karyawan adalah tunjangan keselatan kerja, tunjangan
transportasi, dan tunjangan hari raya. Tunjanga-tunjangan tersebut diberikan kepada karyawan berdasarkan satuan waktu tertentu/kondisi tertentu,
sehingga tidak setiap bulan karyawan menerima tunjangan tersebut. Pada tunjangan keselamatan kerja diasumsikan diberikan tiga kali selama satu
tahun (terjadi 3 kali kecelakaan selama satu tahun), sedangkan tunjangan transportasi diberikan kepada karyawan setiap dua buan sekali (enam kali
dalam satu tahun), sedangkan Tunjangan Hari Raya diberikan satu tahun sekali pada saat karyawan merayakan hari raya keagamaan. Total gaji
setiap tahun pada perhitungan di atas didapatkan dari penjumlahan antara gaji (take home pay) selama satu tahun dengan tunjangan tidak langsung
(tunjangan keselamatan kerja, transportasi, dan hari raya), sehingga pengeluaran yang digunakan untuk menggaji karyawan beserta tunjangan-
tunjangannya adalah sebesar Rp 957.165.300,00.

4.4.1.2. Penentuan Kompensasi Tenaga Kerja Fase 2 (2017 2021)


Berdasarkan struktur organisasi pada sub bab sebelumnya dijelaskan bahwa jabatan pada fase pertama adalah CEO, , secretary, treasurer,
manager, dan direct labor. Keenam jabatan tersebut mempunyai gaji yang berbeda berdasarkan beban kerja yang diembannya. Berikut adalah tabel
untuk menentukan gaji dan tunjangan yang diterima oleh setiap karyawan PT Twister Company (take home pay) berdasarkan jabatan yang
diembannya.

102
Tabel 4. 67 Tabel Penentuan Gaji dan Tunjangan Tetap dengan Metode Peringkat pada Struktur Organisasi Fase II (2017-2021)

Tunjangan Total Total


Kode Definisi Jabatan Departemen Jumlah Gaji Periode
Tetap Gaji/Bulan Gaji/Tahun
CEO CEO CEO Direksi 1 Rp19.525.016 Rp4.384.800 Bulanan Rp23.909.816 Rp286.917.788
SEC Secretary Secretary Direksi 1 Rp8.135.423 Rp1.827.000 Bulanan Rp9.962.423 Rp119.549.078
TRE Treasurer Treasurer Direksi 1 Rp11.389.592 Rp2.557.800 Bulanan Rp13.947.392 Rp167.368.709
Production Planning Production &
PPM Manager 1 Rp14.643.762 Rp3.288.600 Bulanan Rp17.932.362 Rp215.188.341
Manager Planning Control
Production &
PPM1 Staff Production Staff 2 Rp6.508.339 Rp1.461.600 Bulanan Rp15.939.877 Rp191.278.525
Planning Control
Planning & Control Production &
PPM2 Staff 2 Rp6.508.339 Rp1.461.600 Bulanan Rp15.939.877 Rp191.278.525
Staff Planning Control
Sales and Marketing
SMM Manager Sales & Marketing 1 Rp14.643.762 Rp3.288.600 Bulanan Rp17.932.362 Rp215.188.341
Manager
Sales and Marketing
SMS1 Staff Sales & Marketing 2 Rp6.508.339 Rp1.461.600 Bulanan Rp15.939.877 Rp191.278.525
Staff
Research & Research &
RDM Manager 1 Rp14.643.762 Rp3.288.600 Bulanan Rp17.932.362 Rp215.188.341
Development Manager Development
Research & Research &
RDS1 Staff 3 Rp6.508.339 Rp1.461.600 Bulanan Rp23.909.816 Rp286.917.788
Development Staff Development
Logistic & Supply Logistic & Supply
LSCMM Manager 1 Rp14.643.762 Rp3.288.600 Bulanan Rp17.932.362 Rp215.188.341
Chain Manager Chain Management
Logistic & Supply Logistic & Supply
LSCMS1 Staff 3 Rp6.508.339 Rp1.461.600 Bulanan Rp23.909.816 Rp286.917.788
Chain Staff Chain Management
Human & Resources Human & Resources
HRDM Manager 1 Rp14.643.762 Rp3.288.600 Bulanan Rp17.932.362 Rp215.188.341
Development Manager Development
Direct Production &
DL Operator 11 Rp3.254.169 Rp730.800 Bulanan Rp43.834.662 Rp526.015.944
Labor Planning Control
Total Kebutuhan Karyawan 31 Total Pengeluaran Rp276.955.364 Rp3.323.464.372

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk menentukan gaji yang diterima oleh karyawan (take home pay) adalah penjumlahan gaji
pokok dan tungan tetap yang diberikan oleh perusahaan. Tunjangan tetap yang diberikan adalah tunjangan umum (jabatan), tunjangan kesehatan,

103
dan tunjangan keluarga. Untuk menentukan besarnya total gaji setiap bulan adalah penjumlahan gaji pokok dengan tunjangan tetap yang kemudian
dikalikan jumlah karyawan yang dibutuhkan di setiap jabatannya, sehingga didapakan pengeluaran per bulan untuk menggaji karyawan adalah
sebesar Rp 276.955.364,00. Sedangkan untuk menetukan total gaji setiap tahun adalah total gaji setiap bulan dikalikan dengan 12 bulan, sehingga
didapatkan pengeluaran per tahun untuk menggaji karyawan adalah sebesar Rp 3.323.464.372,00.
Berikut adalah penentuan gaji dan tunjangan tidak tetap pada PT Twister Company untuk fase kedua.
Tabel 4. 68 Tabel Penentuan Gaji dan Tunjangan Tidak Tetap pada Struktur Organisasi Fase II (2017-2021)

Tunjangan Hari
Jumlah Gaji (Take Total
Kode Definisi Jabatan Raya (THR) (sekali Periode
Karyawan Home Pay) Gaji/Tahun
per tahun)
CEO CEO CEO 1 Rp23.909.816 Rp24.211.019 Tahunan Rp311.128.807
SEC Secretary Secretary 1 Rp9.962.423 Rp10.087.925 Tahunan Rp129.637.003
TRE Treasurer Treasurer 1 Rp13.947.392 Rp14.123.095 Tahunan Rp181.491.804
PPM Manager Production Planning Manager 1 Rp17.932.362 Rp18.158.265 Tahunan Rp233.346.605
PPM1 Staff Production Staff 2 Rp15.939.877 Rp8.070.340 Tahunan Rp207.419.205
PPM2 Staff Planning & Control Staff 2 Rp15.939.877 Rp8.070.340 Tahunan Rp207.419.205
SMM Manager Sales and Marketing Manager 1 Rp17.932.362 Rp18.158.265 Tahunan Rp233.346.605
SMS1 Staff Sales and Marketing Staff 2 Rp15.939.877 Rp8.070.340 Tahunan Rp207.419.205
RDM Manager Research & Development Manager 1 Rp17.932.362 Rp18.158.265 Tahunan Rp233.346.605
RDS1 Staff Research & Development Staff 3 Rp23.909.816 Rp8.070.340 Tahunan Rp311.128.807
LSCMM Manager Logistic & Supply Chain Manager 1 Rp17.932.362 Rp18.158.265 Tahunan Rp233.346.605
LSCMS1 Staff Logistic & Supply Chain Staff 3 Rp23.909.816 Rp8.070.340 Tahunan Rp311.128.807
HRDM Manager Human & Resources Development Manager 1 Rp17.932.362 Rp18.158.265 Tahunan Rp233.346.605
Direct
DL Operator 11 Rp43.834.662 Rp4.035.170 Tahunan Rp570.402.813
Labor
Total Pengeluaran Rp3.603.908.680

104
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa tunjangan tifak tetap yang diterima karyawan adalah tunjangan keselatan kerja, tunjangan
transportasi, dan tunjangan hari raya. Tunjanga-tunjangan tersebut diberikan kepada karyawan berdasarkan satuan waktu tertentu/kondisi tertentu,
sehingga tidak setiap bulan karyawan menerima tunjangan tersebut. Pada tunjangan keselamatan kerja diasumsikan diberikan tiga kali selama satu
tahun (terjadi 3 kali kecelakaan selama satu tahun), sedangkan tunjangan transportasi diberikan kepada karyawan setiap dua buan sekali (enam kali
dalam satu tahun), sedangkan Tunjangan Hari Raya diberikan satu tahun sekali pada saat karyawan merayakan hari raya keagamaan. Total gaji
setiap tahun pada perhitungan di atas didapatkan dari penjumlahan antara gaji (take home pay) selama satu tahun dengan tunjangan tidak langsung
(tunjangan keselamatan kerja, transportasi, dan hari raya), sehingga pengeluaran yang digunakan untuk menggaji karyawan beserta tunjangan-
tunjangannya adalah sebesar Rp 3.603.908.680,00.

4.4.1.3. Penentuan Kompensasi Tenaga Kerja Fase 3 (2022 2025)


Berdasarkan struktur organisasi pada sub bab sebelumnya dijelaskan bahwa jabatan pada fase pertama adalah CEO, , secretary, treasurer,
manager, direct labor, dan outsource. Ketujuh jabatan tersebut mempunyai gaji yang berbeda berdasarkan beban kerja yang diembannya. Berikut
adalah tabel untuk menentukan gaji dan tunjangan yang diterima oleh setiap karyawan PT Twister Company (take home pay) berdasarkan jabatan
yang diembannya.
Tabel 4. 69 Tabel Penentuan Gaji dan Tunjangan Langsung dengan Metode Peringkat pada Struktur Organisasi Fase III (2022-2025)

Tunjangan Total Total


Kode Definisi Jabatan Departemen Jumlah Gaji Periode
Tetap Gaji/Bulan Gaji/Tahun
CEO CEO CEO Direksi 1 Rp20.987.883 Rp5.037.092 Bulanan Rp26.024.974 Rp312.299.692
SEC Secretary Secretary Direksi 1 Rp8.744.951 Rp2.098.788 Bulanan Rp10.843.739 Rp130.124.872
Production Planning Production &
PPM Manager 1 Rp15.740.912 Rp3.777.819 Bulanan Rp19.518.731 Rp234.224.769
Manager Planning Control
Production &
PPS1 Staff Production Staff 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
Planning Control
Planning & Control Production &
PPS2 Staff 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
Staff Planning Control

105
Tabel 4. 5770 Tabel Penentuan Gaji dan Tunjangan Langsung dengan Metode Peringkat pada Struktur Organisasi Fase III (2022-2025) (lanjutan)

Tunjangan Total Total


Kode Definisi Jabatan Departemen Jumlah Gaji Periode
Tetap Gaji/Bulan Gaji/Tahun
Production &
PPS3 Staff Maintenance Staff 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
Planning Control
Occupational Health Production &
PPS4 Staff 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
and Safety Planning Control
Human &
O1 Outsource Security Resources 3 Rp3.008.047 Rp671.612 Bulanan Rp11.038.977 Rp132.467.727
Development
Human &
O2 Outsource Cleaning Service Resources 3 Rp3.008.047 Rp671.612 Bulanan Rp11.038.977 Rp132.467.727
Development
Sales and Marketing
SMM Manager Sales & Marketing 1 Rp15.740.912 Rp3.777.819 Bulanan Rp19.518.731 Rp234.224.769
Manager
Sales and Marketing
SMS1 Staff Sales & Marketing 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
Staff
SMS2 Staff Marketing Staff Sales & Marketing 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
Research & Research &
RDM Manager 1 Rp15.740.912 Rp3.777.819 Bulanan Rp19.518.731 Rp234.224.769
Development Manager Development
Research & Research &
RDS1 Staff 3 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp26.024.974 Rp312.299.692
Development Staff Development
Logistic & Supply
Logistic & Supply
LSCMM Manager Chain Management 1 Rp15.740.912 Rp3.777.819 Bulanan Rp19.518.731 Rp234.224.769
Chain Management
Manager
Purchase & Logistic & Supply
LSCMS1 Staff 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
Procurement Staff Chain Management
Logistic & Supply
LSCMS2 Staff Warehouse Staff 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
Chain Management
Logistic & Supply
LSCMS3 Staff Distribution Staff 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
Chain Management

106
Tabel 4. 5771 Tabel Penentuan Gaji dan Tunjangan Langsung dengan Metode Peringkat pada Struktur Organisasi Fase III (2022-2025) (lanjutan)

Tunjangan Total Total


Kode Definisi Jabatan Departemen Jumlah Gaji Periode
Tetap Gaji/Bulan Gaji/Tahun
Human &
Human & Resources
HRDM Manager Resources 1 Rp15.740.912 Rp3.777.819 Bulanan Rp19.518.731 Rp234.224.769
Development Manager
Development
Human &
Human & Resources
HRDS1 Staff Resources 1 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp8.674.991 Rp104.099.897
Development Staff
Development
FM Manager Finance Manager Finance 1 Rp15.740.912 Rp3.777.819 Bulanan Rp19.518.731 Rp234.224.769
FS1 Staff Finance Staff Finance 2 Rp6.995.961 Rp1.679.031 Bulanan Rp17.349.983 Rp208.199.795
Direct Production &
DL Operator 11 Rp3.497.980 Rp839.515 Bulanan Rp47.712.453 Rp572.549.435
Labor Planning Control
Total Kebutuhan Karyawan 40 Total Pengeluaran Rp353.896.377 Rp4.246.756.525

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk menentukan gaji yang diterima oleh karyawan (take home pay) adalah penjumlahan gaji
pokok dan tungan tetap yang diberikan oleh perusahaan. Tunjangan tetap yang diberikan adalah tunjangan umum (jabatan), tunjangan kesehatan,
dan tunjangan keluarga. Untuk menentukan besarnya total gaji setiap bulan adalah penjumlahan gaji pokok dengan tunjangan tetap yang kemudian
dikalikan jumlah karyawan yang dibutuhkan di setiap jabatannya, sehingga didapakan pengeluaran per bulan untuk menggaji karyawan adalah
sebesar Rp 353.896.377,00. Sedangkan untuk menetukan total gaji setiap tahun adalah total gaji setiap bulan dikalikan dengan 12 bulan, sehingga
didapatkan pengeluaran per tahun untuk menggaji karyawan adalah sebesar Rp 4.246.756.525,00.
Berikut adalah penentuan gaji dan tunjangan tidak tetap pada PT Twister Company untuk fase ketiga.

107
Tabel 4. 72 Tabel Penentuan Gaji dan Tunjangan Tidak Tetap pada Struktur Organisasi Fase III (2022-2025)

Jumlah Tunjangan Hari


Gaji (Take Total
Kode Definisi Jabatan Karya Raya (THR) (sekali Periode
Home Pay) Gaji/Tahun
wan per tahun)
CEO CEO CEO 1 Rp26.024.974 Rp26.024.974 Tahunan Rp338.324.666
SEC Secretary Secretary 1 Rp10.843.739 Rp10.843.739 Tahunan Rp140.968.611
PPM Manager Production Planning Manager 1 Rp19.518.731 Rp19.518.731 Tahunan Rp253.743.500
PPS1 Staff Production Staff 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
PPS2 Staff Planning & Control Staff 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
PPS3 Staff Maintenance Staff 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
PPS4 Staff Occupational Health and Safety 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
O1 Outsource Security 3 Rp11.038.977 Rp3.469.997 Tahunan Rp142.877.717
O2 Outsource Cleaning Service 3 Rp11.038.977 Rp3.469.997 Tahunan Rp142.877.717
SMM Manager Sales and Marketing Manager 1 Rp19.518.731 Rp19.518.731 Tahunan Rp253.743.500
SMS1 Staff Sales and Marketing Staff 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
SMS2 Staff Marketing Staff 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
RDM Manager Research & Development Manager 1 Rp19.518.731 Rp19.518.731 Tahunan Rp253.743.500
RDS1 Staff Research & Development Staff 3 Rp26.024.974 Rp8.674.991 Tahunan Rp338.324.666
LSCMM Manager Logistic & Supply Chain Management Manager 1 Rp19.518.731 Rp19.518.731 Tahunan Rp253.743.500
LSCMS1 Staff Purchase & Procurement Staff 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
LSCMS2 Staff Warehouse Staff 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
LSCMS3 Staff Distribution Staff 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
HRDM Manager Human & Resources Development Manager 1 Rp19.518.731 Rp19.518.731 Tahunan Rp253.743.500
HRDS1 Staff Human & Resources Development Staff 1 Rp8.674.991 Rp8.674.991 Tahunan Rp112.774.889
FM Manager Finance Manager 1 Rp19.518.731 Rp19.518.731 Tahunan Rp253.743.500
FS1 Staff Finance Staff 2 Rp17.349.983 Rp8.674.991 Tahunan Rp225.549.777
Direct
DL Operator 11 Rp47.712.453 Rp4.337.496 Tahunan Rp620.261.888
Labor
Total Pengeluaran Rp4.599.394.927

108
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa tunjangan tifak tetap yang diterima karyawan adalah tunjangan keselatan kerja, tunjangan
transportasi, dan tunjangan hari raya. Tunjanga-tunjangan tersebut diberikan kepada karyawan berdasarkan satuan waktu tertentu/kondisi tertentu,
sehingga tidak setiap bulan karyawan menerima tunjangan tersebut. Pada tunjangan keselamatan kerja diasumsikan diberikan tiga kali selama satu
tahun (terjadi 3 kali kecelakaan selama satu tahun), sedangkan tunjangan transportasi diberikan kepada karyawan setiap dua buan sekali (enam kali
dalam satu tahun), sedangkan Tunjangan Hari Raya diberikan satu tahun sekali pada saat karyawan merayakan hari raya keagamaan. Total gaji
setiap tahun pada perhitungan di atas didapatkan dari penjumlahan antara gaji (take home pay) selama satu tahun dengan tunjangan tidak langsung
(tunjangan keselamatan kerja, transportasi, dan hari raya), sehingga pengeluaran yang digunakan untuk menggaji karyawan beserta tunjangan-
tunjangannya adalah sebesar Rp 4.599.394.927,00.

109
4.5 Legal Aspect
Pada sub bab ini akan dibahas mengenai penetapan bentuk usaha, apakah PT
ataukah CV. Kemudian dari bentuk usaha tersebut dijelaskan langkah-langkah yang harus
dilakukan untuk mendapatkan pengakuan secara tertulis dari pemerintah. Selain bentuk usaha,
akan dibahas juga mengenai penetapan badan hukum (hak cipta) dan perijinan usaha lainnya.
Setelah itu dijelaskan anggaran untuk semua kebutuhan legal aspect. Berikut merupakan
pembahasan masing-masing penetapan tersebut.

4.5.1 Bentuk Usaha


Menurut Pasal 19 KUHD, Commanditaire Vennootschap (CV) adalah perseroan
yang terbentuk dengan cara meminjamkan uang atau disebut juga perseroan komanditer,
didirikan antara seseorang atau beberapa orang persero yang bertanggung jawab secara
tanggung-renteng unutk keseluuhan, dan satu orang atau lebih pemberi pinjaman uang. Satu
pihak dalam CV megelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya
hanya menyertakan modal usaha tanpa harus menyertakan harta pribadi. Yang aktif mengurus
CV disebut sekutu aktif dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif. Sedangkan
Perseroan Terbatas (PT) menurut UUPT Pasal 1 No. 40/2007 adalah badan hukum yang
merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha
dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, dan memenuhi persyaratan yang
ditetapkan dalam undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya. CV dan PT merupakan
bentuk usaha dengan scope yang berbeda, berikut merupakan perbandingan antara PT dan
CV.
Tabel 4. 73 Tabel Perbandingan antara PT dan CV

Deskripsi
No Parameter
CV PT
Dasar Hukum Belum ada peraturan hukum
UUPT Nomor 40 Tahun 2007
1
Pendirian yang secara khusus mengatur
tentang Perseroan Terbatas
2 Modal minimal Tidak ada modal minimal 50 juta rupiah
Menjadi satu kekyaan pribadi
Terpisah dengan kekayaan
3 Harta kekayaan
dengan keyaan CV pribadi pendiri
Perlu menyebutkan klasifikasi
saham, hak hak yang
4 Saham Tidak perlu menyebutkan
melekat pada saham dan
nominal saham
Baik PT maupun CV, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut
akan dijelaskan masing-masing kelebihan dan kekurangan bentuk usaha (PT dan CV).

110
1) Perseroan Terbatas (PT)
Kelebihan dari bentuk usaha perseroan terbatas (PT) adalah sebagai berikut.
Pemegang saham bertanggungjawab terbatas terhadap hutang-hutang perusahaan
Mudah mendapatkan tambahan dana/modal misalnya dengan mengeluarkan saham
baru
Kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin.
Terdapat efesiensi pengelolaan sumber dana dan efesiensi pimpinan, karena pimpinan
dapat diganti sewaktu-waktu melalui Rapat Umum Pemegang Saham
Kepengurusan perseroan memiliki tanggung jawab yang jelas kepada pemilik atau
pemegang saham.
Diatur dengan jelas oleh undang-undang perseroan terbatas serta peraturan lain yang
mengikat dan melindungi kegiatan perusahaan.
Kelemahan dari bentuk usaha perseroan terbatas (PT) adalah sebagai berikut.
Merupakan subjek pajak tersendiri dan deviden yang diterima pemegang saham akan
dikenakan pajak.
Kurang terjamin rahasia perusahaan, karena semua kegiatan harus dilaporkan kepada
pemegang saham.
Proses pendiriannya membutuhkan waktu lebih lama dan biaya yang lebih besar dari
CV
Proses Pembubaran, Perubahan Anggaran Dasar, Penggabungan dan Pengambilalihan
perseroan membutuhkan waktu dan biaya serta persetujuan dari Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS).

2) Commanditaire Vennootschap (CV)


Kelebihan dari bentuk usaha commanditaire vennootschap (CV) adalah sebagai berikut.
Modal yang dikumpulkan relatif lebih besar karena tanpa adanya investor
Kemampuan manajemen relatif lebih besar.
Prosedur pendiriannya relatif lebih mudah dibandingkan dengan PT.
Kelemahan dari bentuk usaha commanditaire vennootschap (CV) adalah sebagai berikut.
Sebagian anggota dalam CV mempunyai tanggung jawab yang kurang jelas dan
cenderung tidak terbatas.
Kelangsungan umur CV cenderung tidak menentu.
Relatif sulit untuk menarik kembali modal yang telah ditanam.

111
Perusahaan PT Twister Company merupakan perusahaan yang menjual mesin (alat)
pencuci buah yang membutuhkan modal sangat besar, dengan demikian perusahaan ini lebih
cocok untuk menggunkan bentuk usaha Perseroan Terbatas (PT). PT Twister Company Tidak
hanya mempertimbangkan faktor modal, juga mempertimbangkan faktor-faktor yang lain
sesuai karakterisitik Perseroan Terbatas (PT).

4.5.2 Badan Hukum dan Perizinan Usaha


Sub bab ini membahas mengenai hukum-hukum tertulis yang perlu dipatuhi ketika
ingin mendirikan suatu perusahaan. Di Indonesia terdapat undang-undang yang mengatur
prosedur dan syarat yang harus dipatuhi dalam mendirikan suatu usaha yang sah. Hal-hal
yang perlu diperhatikan mendapatkan izin adalah perizinan mendirikan PT, UU Hak Merek
Dagang, karena PT Twister Company merupakan perusahaan baru.
4.5.2.1 Syarat dan Ketentuan Mendirikan PT
Pada sub bab ini akan dijelaskan langkah-langkah mendapatkan perizinan
mendirikan PT sesuai hukum di Indonesia. Berikut merupakan langkah-langkah untuk
mendapatkan perizinan mendirikan PT.
1) Tahap Pengajuan Nama PT
Pengajuan nama perusahaan ini didaftarkan oleh notaris melalui Sistem Administrasi
Badan Hukum (SISMINBAKUM) KEMENKUHAM. Adapun persyaratan yang dibutuhkan
sebagai berikut.
Melampirkan asli formulir dan pendirian surat kuasa.
Melampirkan photocopy Kartu Identitas Penduduk (KTP) para pendirinya dan para
pengurus perusahaan.
Melampirkan photocopy Kartu Keluarga (KK) pimpinan/pendiri PT.
Proses ini bertujuan untuk melakukan pengecekan nama PT apakah nama PT tersebut
sudah digunakan atau belom. Pemakaian nama PT tidak boleh sama atau mirip sekali dengan
nama PT yang sudah ada maka yang perlu disiapkan adalah 2 (dua) atau 3 (tiga) pilihan nama
PT dan usahakan nama PT mencerminkan kegiatan usaha anda. Disamping itu, pendaftaran
nama PT ini bertujuan untuk mendapatkan persetujuan dari instansi terkait
(KEMENKUHAM) sesuai dengan UUPT dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 43 Tahun 2011 Tentang Tata Cara Pengajuan dan Pemakaian Nama Perseroan
Terbatas.
2) Tahap Pembuatan Akta Pendirian PT

112
Pembuatan akta pendirian dilakukan oleh notaris yang berwenang diseluruh wilayah
negara Republik Indonesia untuk selanjutnya mendapatkan pesetujuan dari Menteri
KEMENKUHAM. Terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan akta ini, yakni
sebagai berikut.
Kedudukan PT, yang mana PT harus berada di wilayah Republik Indonesia dengan
menyebutkan nama Kota dimana PT melakukan kegiatan usaha sebagai Kantor Pusat.
Pendiri PT minimal 2 orang atau lebih.
Menetapkan jangka waktu berdirinya PT: selama 10 tahun, 20 tahun atau lebih atau
bahkan tidak perlu ditentukan lamanya artinya berlaku seumur hidup.
Menetapkan Maksud dan Tujuan serta kegiatan usaha PT.
Akta Notaris yang berbahasa Indonesia.
Setiap pendiri harus mengambil bagian atas saham, kecuali dalam rangka peleburan.
Modal dasar minimal Rp.50.000.000,- (lima puluh juta Rupiah) dan modal disetor
minimal 25% (dua puluh lima perseratus) dari modal dasar.
Minimal 1 orang Direktur dan 1 orang Komisaris.
Pemegang saham harus WNI atau Badan Hukum yang didirikan menurut hukum
Indonesia, kecuali PT dengan Modal Asing atau biasa disebut PT PMA.

3) Tahap Pembuatan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP)


Permohonan SKDP diajukan kepada kantor kelurahan setempat sesuai dengan alamat
kantor PT anda berada, yang mana sebagai bukti keterangan/keberadaan alamat perusahaan
(domisili gedung, jika di gedung). Persyaratan lain yang dibutuhkan adalah: photocopy Pajak
Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir, Perjanjian Sewa atau kontrak tempat usaha bagi
yang berdomisili bukan di gedung perkantoran, Kartu Tanda Penduduk (KTP) Direktur, Izin
Mendirikan Bangun (IMB) jika PT tidak berada di gedung perkantoran.

4) Tahap Permohonan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)


NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana yang
merupakan tanda pengenal atau identitas bagi setiap Wajib Pajak dalam melaksanakan hak
dan kewajibannya di bidang perpajakan. Secara umum terdapat empat fungsi dari NPWP:
Menjaga ketertiban dalam pembayaran Pajak dan pengawasan administrasi perpajakan
Sebagai sarana dalam administrasi perpajakan
Sebagai Identitas wajib pajak
Dicantumkan dalam setiap dokumen perpajakan
113
Gambar 4. 13 Contoh Kartu NPWP (www.legal4hukum.com)

Permohonan pendaftaran NPWP diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak


sesuai dengan keberadaan domisili PT. Persyaratan lain yang dibutuhkan, adalah: NPWP
pribadi Direktur PT, fotokopi KTP Direktur (atau fotokopi paspor bagi WNA, khusus PT
PMA), SKDP, dan akta pendirian PT.

5) Tahap Pengesahan Anggaran Dasar Perseroan oleh Menteri Kemenkumham


Permohonan ini diajukan kepada Menteri KEMENKUMHAM untuk mendapatkan
pengesahan Anggaran Dasar Perseroan (akta pendirian) sebagai badan hukum PT sesuai
dengan UUPT. Persyaratan yang dibutuhkan antara lain:
Bukti setor bank senilai modal disetor dalam akta pendirian;
Bukti Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai pembayaran berita acara negara;
Asli akta pendirian.

6) Tahap Pengajuan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)


SIUP ini berguna agar PT dapat menjalankan kegiatan usahanya. Namun perlu untuk
diperhatikan bahwa setiap perusahaan patut membuat SIUP, selama kegiatan usaha yang
dijalankannya termasuk dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLUI)
sebagaimana Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 57 Tahun 2009 Tentang
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
Permohonan pendaftaran SIUP diajukan kepada Kepala Suku Dinas Perindustrian
dan Perdagangan dan/atau Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan kota atau
kabupaten terkait sesuai dengan domisili PT. Adapun klasifikasi dari SIUP berdasarkan
Peraturan Menteri Perdagangan No.39/M-DAG/PER/12/2011 Tentang Perubahan Kedua Atas

114
Peraturan Menteri Perdagangan No.36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin
Usaha Perdagangan adalah sebagai berikut:
SIUP Kecil, wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih
dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp.
500.000.000,- (lima ratus juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha;
SIUP Menengah, wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya
lebih dari Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp.
10.000.000.000,- (sepuluh milyar Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat
usaha;
SIUP Besar, wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih
dari Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan
tempat usaha.

7) Tahap Pengajuan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)


Permohonan pendaftaran diajukan kepada Kepala Suku Dinas Perindustrian dan
Perdagangan dan/atau Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan kota atau
kabupaten terkait sesuai dengan domisili perusahaan. Bagi perusahaan yang telah terdaftar
akan diberikan sertifikat TDP sebagai bukti bahwa perusahaan/badan usaha telah melakukan
wajib daftar perusahaan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia
No.37/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Perusahaan.

8) Tahap Pembuatan Berita Acara Negara Republik Indonesia (BNRI)


Setelah perusahaan melakukan wajib daftar perusahaan telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri KEMENKUMHAM, maka harus di umumkan dalam BNRI dari
perusahaan yang telah diumumkan dalam BNRI, maka PT telah sempurna statusnya sebagai
badan hukum.

115
Gambar 4. 14 Contoh TDP Perseroan Terbatas

116
Gambar 4. 15 Contoh SK Menteri Pengesahan PT

117
4.5.2.2 Undang-Undang Hak Merek Dagang
Di Indonesia, hak merek dilindungi melalui Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001.
Menurut UU Merek No.15 Tahun 2001 pasal 1 ayat 1, merek adalah tanda yang berupa
gambar, nama, kata huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-
unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan
barang atau jasa. Jangka waktu perlindungan untuk merek adalah sepuluh tahun dan berlaku
surut sejak tanggal penerimaan permohonan merek bersangkutan dan dapat diperpanjang,
selama merek tetap digunakan dalam perdagangan. Berikut adalah prosedur permohonan
pendaftaran merek:
1) Permohonan pendaftaran merek diajukan dengan cara mengisi formulir yang telah
disediakan untuk itu dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap 4 (empat).
2) Pemohon wajib melampirkan:
Surat pernyataan di atas kertas bermeterai cukup yang ditandatangani oleh pemohon
(bukan kuasanya), yang menyatakan bahwa merek yang dimohonkan adalah miliknya.
Surat kuasa khusus, apabila permohonan pendaftaran diajukan melalui kuasa.
Salinan resmi akte pendirian badan hukum atau fotokopinya yang dilegalisir oleh notaris,
apabila pemohon badan hokum.
24 lembar etiket merek (4 lembar dilekatkan pada formulir) yang dicetak di atas kertas.
Bukti prioritas asli dan terjemahannya dalam bahasa indonesia, apabila permohonan
diajukan menggunakan hak prioritas.
Fotokopi kartu tanda penduduk pemohon.
Bukti pembayaran biaya permohonan
Dengan mendapatkan hak merek dagang, diharapakan PT Twister Company dapat
dikenal oleh komunal dan dapat bersaing dengan competitor tanpa takut merek dagang di tiru
oleh perusahaan lain.

4.5.2.3 Sertifikasi SNI


Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah satu-satunya standar yang berlaku secara
nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh BSN (Badan
Standarisasi Nasional). SNI dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan utamanya yaitu untuk
melindungi konsumen selaku pemakai produk. Produk yang kualitasnya tidak sesuai standar
SNI, tidak diijinkan beredar di pasar.
Standar SNI dikenakan pada berbagai produk seperti tabung LPG, helm, lampu,
kabel listrik, pupuk, kopi, teh, kakao, minuman, berbagai jenis minyak, gula, tepung, produk
118
besi dan baja, kaca, karet, ban, dan berbagai bahan konstruksi. Bagi produsen, prosedur
mengurus SNI tentu menjadi hal yang penting untuk dipahami.
Tata cara permohonan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) SNI kepada
Lembaga Sertifikasi Produk Pusat Standarisasi (LSPro-Pustan) Departemen Perindustrian
(Deperin) seperti yang dipaparkan dalam dokumen LSPro-Pustan/P.19 adalah sebagai berikut.
1. Mengisi Formulir Permohonan SPPT SNI
Daftar isian permohonan SPPT SNI dilampiri dokumen sebagai berikut.
Fotokopi Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu SNI 19-9001-2001 (ISO 9001:2000)
yang dilegalisir. Sertifikasi tersebut diterbitkan Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu
(LSSM) yang diakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Jika berupa produk impor perlu dilengkapi sertifikat dari LSSM negara asal dan yang
telah melakukan Perjanjian Saling Pengakuan (Mutual Recognition
Arrangement/MRA) dengan KAN.
2. Verifikasi Permohonan
LSPro-Pustan melakukan verifikasi meliputi semua persyaratan untuk SPPT SNI,
jangkauan lokasi audit, kemampuan memahami bahasa setempat (jika ada kesulitan, perlu
penerjemah bahasa setempat untuk audit kesesuaian). Selanjutnya akan terbit biaya
(invoice) yang harus dibayar produsen. Proses verifikasi perlu waktu satu hari.
3. Audit Sistem Manajemen Mutu Produsen
Audit Kecukupan (tinjauan dokumen) adalah pemeriksaan kelengkapan dan
kecukupan dokumen sistem manajemen mutu produsen terhadap persyaratan SPPT
SNI. Bila hasilnya ditemukan ketidaksesuaian kategori mayor maka permohonan
harus melakukan koreksi dalam jangka waktu dua bulan. Jika koreksi produsen tidak
efektif, permohonan SPPT SNI akan ditolak.
Audit Kesesuaian adalah pemeriksaan kesesuaian dan keefektifan penerapan Sistem
Manajemen Mutu di lokasi produsen. Bila hasilnya ditemukan ketidaksesuaian,
pemohon harus melakukan koreksi dalam jangka waktu dua bulan. Jika tindakan
koreksinya tidak efektif, maka LSPro-Pustan Deperin akan melakukan audit ulang.
Bila hasil audit ulang tidak memenuhi persyaratan SNI, pemohonan SPPT SNI
produsen ditolak.
4. Pengujian Sampel Produk
Jika diperlukan pengambilan sampel untuk uji laboratorium, pemohon menjamin akses
Tim Asesor dan Petugas Pengambil Contoh (PPC) untuk memperoleh catatan dan
dokumen yang berkaitan dengan Sistem Manajemen Mutu. Sebaliknya, LSPro-Pustan
119
Deperin menjamin para petugasnya ahli di bidang tersebut. Pengujian dilakukan di
laboratorium penguji atau lembaga inspeksi yang sudah diakreditasi. Jika dilakukan di
laboratorium milik produsen., diperlukan saksi saat pengujian. Sampel produk diberi
Label Contoh Uji (LCU) dan disagel. Proses ini butuh waktu minimal 20 hari kerja.
5. Penilaian Sampel Produk
Laboratorium penguji menerbitkan Sertifikasi Hasil Uji. Bila hasil pengujian tidak
memenuhi persyaratan SNI, pemohon diminta segera melakukan pengujian ulang. Jika
hasil uji ulang tak sesuai persyaratan SNI, permohonan SPPT SNI ditolak.
6. Keputusan Sertifikasi
Seluruh dokumen audit dan hasil uji menjadi bahan rapat panel Tinjauan SPPT SNI
LSPro-Pustan Deperin. Proses penyiapan bahan biasanya perlu waktu 7 hari kerja,
sementara rapat panel sehari.
7. Pemberian SPPT-SNI
LSPro-Pustan melakukan klarifikasi terhadap perusahaan atau produsen yang
bersangkutan. Proses klarifikasi ini perlu waktu 4 hari kerja. Keputusan pemberian
sertifikat oleh Panel Tinjauan SPPT SNI didasarkan pada hasil evaluasi produk yang
memenuhi hal-hal berupa kelengkapan administrasi (aspek legalitas), ketentuan SNI, dan
proses produksi serta sistem manajeman mutu yang diterapkan dapat menjamin
konsistensi mutu produk. Jika semua syarat terpenuhi, esoknya LSPro-Pustan Deperin
menerbitkan SPPT SNI untuk produk pemohon.
8. Biaya Sertifikasi SNI
Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 63 tahun 2007, yang berlaku pada
Kementerian Perindustrian, biaya SNI sebagai berikut.
Tabel 4. 74 Tabel Biaya Sertifikasi SNI

No. Jasa Satuan Tarif


1 Biaya permohonan Per perusahaan Rp 100,000
2 Jasa asesor untuk audit kecukupan Per perusahaan Rp 500,000
Jasa asesor untuk audit kesesuaian dan
Per orang/hari Rp 1,000,000
pengawasan (surveillance) di dalam negeri
Biaya asesor.tenaga ahli/petugas pengambil
Per orang/hari Rp 750,000
contoh
3 Asesor kepala Per orang/hari Rp 500,000
Asesor Per orang/hari Rp 50,000
Tenaga ahli Per orang/hari Rp 150,000
Petugas Pengambil Contoh (PPC)
Biaya per diem
4 Biaya proses sertifikasi Per tahun/SNI Rp 1,500,000
120
No. Jasa Satuan Tarif
Biaya pemeliharaan sertifikasi dalam rangka
5 Per tahun/SNI Rp 1,000,000
pengawasan
6 Biaya sertifikat untuk permohonan baru Per sertifikat Rp 100,000
Jasa asesor untuk audit kesesuaian dan
Per orang/hari Rp 3,000,000
pengawasan (surveillance) di luar negeri
Biaya asesor/tenaga ahli/petugas pengambil
Per orang/hari Rp 2,500,000
contoh
7 Asesor kepala Per orang/hari Rp 2,000,000
Asesor Per orang/hari Rp 2,000,000
Tenaga ahli Per orang/hari Rp 1,000,000
Petugas Pengambil Contoh (PPC)
Pengambil per diem
Total Rp 16,150,000

4.5.2.4 Sertifikasi ISO 9001


ISO adalah singkatan dari International Standardization Organization. Sesuai
dengan namanya, ISO adalah suatu organisasi internasional yang berwewenang untuk
menciptakan ketentuan standar yang berlaku di seluruh dunia. Anggota ISO terdiri dari
berbagai warga negara untuk menjamin isi ketentuannya cukup adil. ISO berhak untuk
membuat ketentuan standar dalam bidang apapun. Pada awalnya, ISO memiliki nama IOS
(International Organization for Standardization) ketika pertama kali diresmikan pada tahun
1947 di Swiss. Namun kemudian namanya dirubah menjadi ISO karena kata iso dalam
bahasa Yunani memiliki arti sama atau setara.
Sejak awal berdiri hingga saat ini, sudah banyak ketentuan standar yang dibuat oleh
ISO. Salah satunya adalah ISO 9001. Pengertian ISO 9001 adalah ketentuan standar yang
diakui secara internasional untuk sertifikasi Sistem Manajemen Mutu (SMM). Sistem
Manajemen Mutu adalah kemampuan suatu perusahaan atau penyedia jasa/produk dalam
menjaga kualitas mutu dari produk maupun jasa yang dijualnya. Jika suatu perusahaan sudah
memiliki sertifikasi ISO 9001, maka dapat dikatakan bahwa produk atau jasa yang ditawarkan
perusahaan tersebut sudah tentu memiliki mutu yang terjamin.
Dengan melakukan sertifikasi ISO 9001 maka akan didapatkan beberapa manfaat
antara lain adalah sebagai berikut.
Menjamin kepuasan pelanggan terhadap produk/jasa yang dijual
Meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan
Menanamkan rasa bangga bagi karyawan sehingga memotivasi mereka untuk bekerja
lebih baik lagi
121
Mempermudah perusahaan untuk memperoleh bisnis dan mitra yang lebih baik dan lebih
banyak
Sebagai materi untuk menganalisa kemampuan suatu perusahaan
Meningkatkan manajemen pengendalian resiko sehingga perusahaan lebih stabil
Sistem perusahaan jadi semakin rapi dan terarah
ISO 9001 ditetapkan pada tahun 2008. Di dalamnya, terdapat beberapa elemen yang
diperhitungkan untuk mengukur manajemen mutu dari suatu perusahaan. Beberapa elemen
tersebut antara lain adalah sebagai berikut.
Sistem Kepemimpinan (Leadership)
Sistem Pengambilan Keputusan
Proses dan prosedur dalam hal penanganan customer
Usaha perusahaan untuk meningkatkan mutu
Strategi penjualan, dan masih banyak lagi.
Proses sertifikasi ISO 9001 terdiri atas beberapa tahap yakni sertifikasi awal,
surveilen, pembekuan sertifikat, pencabutan sertifikat, pengurangan lingkup, perluasan
lingkup, dan sertifikasi ulang.
A. Proses Sertifikasi Awal
a) Konfirmasi
Calon klien mendapatkan informasi tentang sertifikasi ISO 9001 dari lembaga
penyedia sertifikasi ISO 900.
b) Permohonan
Calon klien mengisi dan menyerahkan permohonan sertifikasi ISO 9001, dilampiri:
Dokumen Sistem Manajemen Mutu level 1 & 2 (Panduan & Prosedur)
Struktur organisasi
Diagram alir proses sistem manajemen mutu ( Proses Bisnis )
Diagram alir proses produksi/penyediaan jasa & rekaman audit internal dan
tinjauan manajemen
Rekaman Audit Internal dan Tinjauan Manajemen
c) Kesepakatan biaya
Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 menginformasikan biaya sertifikasi awal
dan surveilen kepada calon klien.
Calon klien menyerahkan persetujuan biaya tersebut kepada lembaga penyedia
sertifikasi ISO 9001.

122
d) Kontrak
Calon klien dan lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 menandatangani surat
perjanjian kerjasama sertifikasi.
Calon klien melunasi biaya sertifikasi awal.
e) Audit tahap 1
Klien menerima jadwal audit dari lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 yang
berisi tim, waktu dan materi audit.
Klien menyatakan kesepakatan jadwal audit. Klien dapat mengajukan keberatan
tentang tim dan waktu audit ke lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 yang akan
disesuaikan seperlunya.
Auditor lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 melaksanakan audit terhadap
dokumentasi sistem manajemen mutu dan mengevaluasi hal-hal berikut.
Lokasi dan kondisi lapangan yang spesifik
Kesiapan audit tahap 2
Status dan pemahaman klien terhadap persyaratan standar
Perencanaan dan pelaksanaan Audit Internal dan Kaji Ulang Manajemen
f) Perbaikan hasil audit tahap 1
Klien memperbaiki sistem manajemen mutu berdasarkan laporan hasil audit tahap
1.
Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 memverifikasi hasil perbaikan klien.
g) Audit tahap 2
Klien menerima jadwal audit dari lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 yang
berisi tim, waktu, dan materi audit.
Klien menyatakan kesepakatan jadwal audit.
Auditor lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 melaksanakan audit yang
mencakup hal-hal sebagai berikut.
Informasi dan bukti tentang kesesuaian untuk seluruh persyaratan ISO
9001
Pemantauan, pengukuran, pelaporan, dan pengkajian kinerja dibandingkan
dengan sasaran dan target kinerja yang utama
Sistem manajemen mutu dan unjuk kerja klien terkait pemenuhan legal -
pengendalian operasional proses-proses klien
Audit internal dan kaji ulang manajemen
Tanggung jawab manajemen untuk kebijakan klien
123
Hubungan antara persyaratan normatif, kebijakan, sasaran dan target
kinerja
h) Perbaikan hasil audit tahap 2
Klien memperbaiki sistem manajemen mutu berdasarkan laporan hasil audit tahap
2.
Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 memverifikasi hasil perbaikan klien.
i) Penerbitan sertifikat
Tim keputusan sertifikasi lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 membahas hasil
audit sertifikasi awal.
Jika perlu penyempurnaan perbaikan, lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001
memberitahukan kepada klien untuk ditindaklanjuti.
Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 menerbitkan sertifikat dengan masa
berlaku tiga tahun kemudian diserahkan kepada klien.

B. Proses Surveilen
a) Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 memberitahukan pelaksanaan pengawasan
berkala kepada klien.
b) Klien melunasi biaya pengawasan berkala.
c) Klien menerima jadwal audit dari lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 yang berisi
tim, waktu dan materi audit.
d) Klien menyatakan kesepakatan jadwal audit. Klien dapat mengajukan keberatan
tentang tim dan waktu audit ke LEMBAGA PENYEDIA SERTIFIKASI ISO 9001,
yang akan disesuaikan seperlunya.
e) Auditor lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 melaksanakan audit yang mencakup:
Audit internal dan kaji ulang manajemen
Tinjauan terhadap ketidaksesuaian yang diidentifikasi selama audit sebelumnya
Penanganan keluhan pelangggan
Efektifitas sistem manajemen mutu untuk pencapaian sasaran
Kemajuan dari aktifitas yang direncanakan untuk peningkatan berkelanjutan
Keberlanjutan pengendalian operasional
Tinjauan setiap perubahan
Penggunaan logo dan/atau referensi sertifikasi lainnya

124
f) Klien menyelesaikan perbaikan berdasarkan laporan hasil audit surveilen,
disampaikan ke lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 sesuai dengan persyaratan
jangka waktu perbaikan hasil surveilen.

C. Pembekuan, Pencabutan, atau Pengurangan Ruang Lingkup Sertifikasi


a) Sertifikat klien akan dibekukan pada kasus, sebagai contoh :
Sistem manajemen mutu klien gagal secara total dan serius untuk memenuhi
persyaratan sertifikasi, termasuk persyaratan efektivitas sistem manajemen mutu
Klien tidak memperbolehkan audit survailen atau sertifikasi ulang dilaksanakan
pada frekuensi yang dipersyaratkan.
Klien tidak dapat melaksanakan perbaikan berdasarkan laporan ketidaksesuaian
hasil surveilen dalam waktu yang ditetapkan oleh lembaga penyedia sertifikasi
ISO 9001
Klien telah meminta pembekuan secara sukarela
b) Dalam kondisi pembekuan, sertifikasi sistem manajemen mutu klien tidak berlaku
sementara.
c) Klien dilarang menggunakan sertifikasinya untuk keperluan promosi lebih lanjut.
d) Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 membuat status pembekuan sertifikasi yang
dapat diakses publik dan melakukan tindakan lain yang sesuai.
e) Jika klien telah dapat memenuhi kembali persyaratan sertifikasi, sertifikat
diberlakukan kembali.
f) Kegagalan untuk menyelesaikan masalah pokok dari pembekuan dalam jangka waktu
yang ditetapkan, lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 mencabut atau mengurangi
ruang lingkup sertifikasi.
g) Apabila terjadi pencabutan sertifikat, lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001
memberitahukan kepada Klien terkait bahwa sertifikat sistem manajemen mutu ISO
9001 klien sudah tidak berlaku dan harus menyerahkan kembali sertifikat sistem
manajemen mutu ISO 9001 asli kepada lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 serta
untuk menghentikan penggunaan seluruh materi periklanannya yang memuat acuan
sertifikasi
h) Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 mengurangi ruang lingkup sertifikasi klien
untuk bagian- bagian yang tidak memenuhi persyaratan, bila klien gagal secara total
memenuhi persyaratan sertifikasi untuk bagian-bagian dari ruang lingkup sertifikasi
tersebut
125
i) Apabila terjadi pengurangan ruang lingkup, lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001
menerbitkan sertifikat sistem manajemen mutu ISO 9001 baru sesuai dengan ruang
lingkup dan mencabut sertifikat sistem manajemen mutu ISO 9001 lama. lembaga
penyedia sertifikasi ISO 9001 memberitahukan kepada Klien terkait bahwa sertifikat
sistem manajemen mutu ISO 9001 yang lama sudah tidak berlaku dan harus
menyerahkan kembali sertifikat sistem manajemen mutu ISO 9001 asli kepada
lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 serta merubah seluruh materi periklanannya
pada saat lingkup sertifikasi dikurangi

D. Perluasan Ruang Lingkup Sertifikasi


a) Klien mengajukan permohonan perluasan lingkup sertifikasi.
b) Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 melakukan kajian terhadap permohonan dan
menentukan kegiatan audit terhadap butir-butir persyaratan ISO 9001 yang relevan
dengan perluasan ruang lingkup.
c) Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 menginformasikan biaya perluasan lingkup
sertifikasi kepada klien.
d) Klien menyerahkan persetujuan biaya tersebut kepada lembaga penyedia sertifikasi
ISO 9001.
e) Klien melunasi biaya perluasan lingkup.
f) Klien menerima jadwal audit dari lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 yang berisi
tim, waktu dan materi audit.
g) Klien menyatakan kesepakatan jadwal audit. Klien dapat mengajukan keberatan
tentang tim dan waktu audit ke lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001, yang akan
disesuaikan seperlunya.
h) Auditor lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 melaksanakan audit terhadap butir-
butir persyaratan ISO 9001 yang relevan dengan perluasan ruang lingkup. 9 Klien
memperbaiki sistem manajemen mutu berdasarkan laporan hasil audit.
i) Tim keputusan sertifikasi lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 membahas hasil
audit perluasan lingkup.
j) Jika perlu penyempurnaan perbaikan, lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001
memberitahukan kepada klien untuk ditindaklanjuti.
k) Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 menerbitkan sertifikat kemudian diserahkan
kepada klien. Kegiatan perluasan ruang lingkup sertifikasi dapat dilakukan bersamaan
dengan audit surveilen.

126
E. Proses Sertifikasi Ulang
a) Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 memberitahukan pelaksanaan dan biaya
sertifikasi ulang kepada klien termasuk biaya surveilen.
b) Klien menyerahkan persetujuan biaya sertifikasi ulang dan surveilen kepada lembaga
penyedia sertifikasi ISO 9001
c) Klien dan LEMBAGA PENYEDIA SERTIFIKASI ISO 9001 menandatangani surat
perjanjian kerjasama sertifikasi ulang.
d) Klien melunasi biaya sertifikasi ulang.
e) Klien menerima jadwal audit dari LEMBAGA PENYEDIA SERTIFIKASI ISO 9001
yang berisi tim, waktu dan materi audit.
f) Klien menyatakan kesepakatan jadwal audit. Klien dapat mengajukan keberatan
tentang tim dan waktu audit ke lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001, yang akan
disesuaikan seperlunya.
g) Auditor lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 melaksanakan audit yang mencakup
hal-hal berikut.
Informasi dan bukti tentang kesesuaian untuk seluruh persyaratan ISO 9001
Pemantauan, pengukuran, pelaporan, dan pengkajian kinerja dibandingkan
dengan sasaran dan target kinerja yang utama
Sistem manajemen mutu dan unjuk kerja klien terkait pemenuhan legal
Pengendalian operasional proses-proses klien
Audit internal dan kaji ulang manajemen
Tanggung jawab manajemen untuk kebijakan klien
Hubungan antara persyaratan normatif, kebijakan, sasaran dan target kinerja
Tinjauan terhadap ketidaksesuaian yang diidentifikasi selama audit
sebelumnya
Penanganan keluhan pelangggan
Efektifitas sistem manajemen mutu untuk pencapaian sasaran
Kemajuan dari aktifitas yang direncanakan untuk peningkatan berkelanjutan
Keberlanjutan pengendalian operasional
Tinjauan setiap perubahan
Penggunaan tanda ISO 9001/atau logo dan/atau referensi sertifikasi lainnya.

127
h) Klien menyelesaikan perbaikan berdasarkan laporan hasil audit sertifikasi ulang,
disampaikan ke lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 sebelum masa berlaku
sertifikat habis.
i) Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 memverifikasi hasil perbaikan klien. 10 Tim
keputusan sertifikasi LEMBAGA PENYEDIA SERTIFIKASI ISO 9001 membahas
hasil audit sertifikasi ulang.
j) Jika perlu penyempurnaan perbaikan, lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001
memberitahukan kepada klien untuk ditindaklanjuti.
k) Lembaga penyedia sertifikasi ISO 9001 menerbitkan sertifikat kemudian
diserahkan kepada klien. Catatan : Bila terdapat perubahan yang signifikan pada
sistem manajemen klien, audit sertifikasi ulang mungkin membutuhkan audit tahap 1
seperti pada proses sertifikasi awal.

F. Biaya Sertifikasi
Tabel 4. 75 Tabel Biaya Sertifikasi ISO 9001

1 Biaya Sertifikasi Awal


a Biaya Permohonan Rp 500,000
b Biaya Jasa Auditor Kecukupan Rp1,000,000
c Biaya Sertifikasi/Evaluasi Rp2,000,000
- Auditor Kepala, per hari Rp1,500,000
- Auditor, per hari Rp1,500,000
- Tenaga Ahli, per hari Rp1,500,000
- Sertifikasi Rp2,000,000
2 Biaya Survailen
a Biaya Sertifikasi/Evaluasi
- Auditor Kepala, per hari Rp2,000,000
- Auditor, per hari Rp1,500,000

4.5.3 Anggaran
Dalam proses pengurusan izin yang disesuaikan dengan hukum yang berlaku,
perusahaan perlu menganggarkan biaya baik dalam pengadaan maupun proses perpanjangan
dari izin dan surat yang berkaitan, anggaran yang dibutuhkan untuk Legal Aspect pada
perusahaan PT Twister Company ditunjukan pada tabel di bawah ini.

128
Tabel 4. 76 Tabel Anggaran Legal Aspect PT Twister Company

Biaya Legal Aspect Tahun 20xx


Perihal
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25
Pendaftaran Nama
Rp
Perseroan
Akta Pendirian Rp
NPWP Perusahaan Rp
Surat Keterangan Domisili - - - - - - - - - -
Surat Izin Tempat Usaha Rp Rp Rp
Surat Izin Usaha
Rp - -
Perdagangan
TDP Tanda Daftar
Rp - -
Perusahaan
Total Biaya Proses Rp Rp
Rp 14,500,000 Rp- Rp- Rp-
Pembuatan PT 710,000 710,000
Sertifikasi SNI Rp 16,150,000
Sertifikasi ISO 9001 Rp 10,000,000 Rp 3,500,000 Rp 3,500,000 Rp 3,500,000
Rp Rp Rp
Total Biaya Sertifikasi Rp 26,150,000 Rp- Rp- Rp-
3,500,000 3,500,000 3,500,000
Rp Rp Rp Rp Rp
Total Biaya Keseluruhan Rp 40,650,000 Rp-
3,500,000 710,000 Rp- 3,500,000 710,000 Rp- 3,500,000

Dalam perancangan anggaran Legal Aspect, hampir keseluruhan biaya awal yang diperlukan untuk mendaftarkan nama perseroan,
pembuatan akta pendirian, hingga pengurusan Tanda Daftar Perusahaan dibebankan pada jasa pengurusan surat-surat terkait. Salah satu perusahaan
yang menawarkan jasa pepembuatan surat-surat terkait dilihat dari pendirianptcv.com yang memberikan penawaran harga untuk pengurusan
perseroan dengan skala besar seharga Rp 14.500.000. Untuk menjalankan tiga fase dari proses produksi, diperlukan perpanjangan-perpanjangan
terhadap beberapa jenis surat sesuai dengan masa berlakunya, pembiayaan terhadap proses-proses perpanjangan tersebut disesuaikan dengan

129
ketentuan dari pemerintah, misalnya untuk proses perpanjangan SIUP dan TDP tidak dibebankan biaya perpanjangan, sedangkan untuk surat izin
tempat usaha sehingga disesuaikan dengan biaya yang dikeluarkan oleh daerah tanggerang yaitu Rp 710.000. Dalam melakukan pendaftaran
sertifikasi SNI dapat diurus sendiri dengan total biaya Rp 16.150.000. Sedangkan untuk biaya sertifikasi ISO 9001 menggunakan jasa lembaga
penyedia jasa sertifikasi yakni LSSM BBTPPI Semarang (BISQA) dimana untuk sertifikasi awal membutuhkan Rp 26.150.000 dan untuk
perpanjangan setiap tiga tahunnya membutuhkan biaya tambahan RP 3.500.000. Dari tabel tersebut diperoleh anggaran yang diperlukan untuk
pengurusan Legal Aspect adalah Rp 52.570.000,-.

130
DAFTAR PUSTAKA

Anonymous 2011, Panduan Mengurus SNI, diakses 26 April 2016,


<http://bisnisukm.com/panduan-mengurus-sni.html>
Anonymous 2012, Informasi Sertifikasi ISO 9001, diakses pada 26 April 2016,
<http://bbtppi.kemenperin.go.id/admincms/uploads/user_upload/files/BISQA_Rev_8_
10_2012(1).pdf>
Armstrong, Michael (2009), Armstrongs Handbook Of Human Resource Management
Practice, ed 11, Kogan Page, London.
Change Dynamics (2016), Strategic HR Framework, diakses pada 20 April 2016,
<http://www.changedynamics.biz/joomla30/index.php/strategic-hr-framework>
David, F. R. (2011). Strategic Management. New York, USA: Prentice Hall. Ivanevich.
(2005). Perilaku dan Manajemen Organisasi. Jakarta: Erlangga.
Komite Akreditasi Nasional 2009, Bagaimana proses sertifikasi SNI kepada suatu produk?,
diakses 24 April 2016,
<http://www.kan.or.id/?page_id=1481>
Mega, Matahari 2012, Syarat - Syarat Pengurusan SNI, diakses 24 April 2016,
<http://www.perizinanindonesia.com/news.php?idn=7>
Noe, R. (2003). Human Resources Management : Gaining A Competitive Advantage. New
York: Mc Graw-Hill.
Priyana, Dadang 2010, ISO 9001 , diakses 26 April 2016,
<http://www.sertifikasiiso9001.co.id/iso-9001/>
Schuler, R. S. (2009). Managing Human Resources, 11th Edition. GSBA Zurich: Rutgers
University.
Schuler, R. S. (1992). Personnel and Human Resource Management. United States: West
Group.
Sunge, Rischa (2016). Pengertian Struktur Organisasi, diakses pada 20 April 2016,
< https://www.academia.edu/8296814/Perilaku_Organisasi?auto=download>

131