Anda di halaman 1dari 7

RPB arya perkasa

General Contractor & Supplier

Jl Panglima Batur Gg Rahmat No. 4 Banjarbaru, Kalimantan Selatan


Email : rpbaryaperkasa@gmail.com

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN


PEMBUATAN PAGAR PENGAMAN KEBUN PRAKTEK (DEPAN) 400 M
SMK-PP Negeri Banjarbaru

Pekerjaan Pembuatan Pagar Pengaman Kebun Praktek (depan) sepanjang


400 M tersebut terdiri dari beberapa tahap antara lain :

I. Pekerjaan Pendahuluan
II. Penentuan Peil
III. Pekerjaan Tanah dan Bongkaran Pagar Lama
IV. Pekerjaan Urugan Pasir
V. Pekerjaan Pondasi
VI. Pekerjaan Beton
VII. Pekerjaan Pasangan
VIII. Pekerjaan Plesteran
IX. Pekerjaan Pasangan Keramik dan Roster
X. Pekerjaan Pasangan Relling Besi Pipa Pagar
XI. Pekerjaan Cat-catan

I
PEKERJAAN PENDAHULUAN

1.1. PEMBERSIHAN LAPANGAN DAN PEMBONGKARAN PAGAR


LAMA.
a. Lahan atau area harus dibersihkan dari segala macam tumbuhan
atau benda-benda yang tidak perlukan yang dapat mengganggu
pelaksanaan kegiatan selanjutnya.

b. Pembersihan dan pembongkaran dilakukan terutama pada pagar


lama di bongkar dan sisa bongkaran tiang pagar ulin di amankan
oleh pihak pelaksana, sehingga kondisi tanah bersih dan siap untuk
dilakukan pengukuran.

1.2. PENGUKURAN/UITZET & BOUWPLANK


a. Bouwplank dibuat minimal 1.5 meter diluar as kolom-kolom
bangunan dengan bahan & konstruksi yang kokoh dan tidak mudah
bergerak. Tiang bouwplank dari kayu balok/papan lanan dengan
tanda-tanda as bangunan dari kayu galam diberi tanda cat merah
yang cukup jelas.

b. Pengukuran harus dilakukan oleh personel yang ahli dibidangnya


dan selalu mengontrol dengan peralatan yang memadai dan
kontinyu/terus-menerus.

1.3. DIREKSI KEET / BANGSAL KERJA


RPB arya perkasa
General Contractor & Supplier

Jl Panglima Batur Gg Rahmat No. 4 Banjarbaru, Kalimantan Selatan


Email : rpbaryaperkasa@gmail.com

a. Direksi keet dibuat dengan luasan 4m x 6 m.

b. Peralatan meubelair direksi keet disiapkan oleh Pelaksana Kerja


sesuai dengan kebutuhan masing-masing ruangan, termasuk meja
besar untuk rapat, white board dan perlengkapan lainnya. Peralatan
ini tetap menjadi milik Pelaksana Kerja sampai dengan selesainya
pekerjaan kontruksi.
1.4. MOBILISASI ALAT & TENAGA
a. Pelaksana Kerja bertanggung jawab terhadap mobilisasi &
demobilisasi alat berat dan tenaga kerja dari awal sampai dengan
selesainya pekerjaan, serta menjamin schedule pengadaannya
sesuai dengan target yang telah disepakati dalam Time Schedule
(Rencana Kerja) Pelaksanaan.

b. Pelaksana Kerja bertanggung jawab terhadap segala macam resiko


yang terjadi akibat mendatangkan alat berat dan tenaga kerja yang
dimobilisasi, dan pemilik kegiatan dibebaskan dari resiko tentang
hal ini. Konsekuensi dari hal ini adalah bahwa pada dasarnya
Pelaksana Kerja harus menjaga ketertiban dan kelancaran pekerjaan
baik mulai mendatangkan peralatan, bahan pekerja-pekerjanya
secara tertib dan aman.

c. Untuk menunjang keperluan pada item tersebut diatas Pelaksana


Kerja harus menyediakan tenaga pengamanan (Penjaga)
secukupnya dilokasi pekerjaan.

1.5. LISTRIK KERJA DAN AIR KERJA


a. Pelaksana Kerja berkewajiban untuk menyediakan sarana
penerangan / listrik dan air yang digunakan selama pekerjaan
sesuai dengan kondisi lapangan yang ada.

b. Biaya yang timbul mengenai hal ini sepenuhnya tanggung jawab


Pelaksana Kerja sampai dengan pekerjaan diserah terimakan.

II
PENENTUAN PEIL

2.1 Lingkup Pekerjaan :


1. Menyediakan Ahli, pekerja-pekerja, Bahan, Peralatan dan Kegiatan
yang diperlukan, untuk menyelesaikan semua pekerjaan
pengukuran sesuai dengan uraian pekerjaan dan syarat-syarat serta
gambar.
2. Pekerjaan pengukuran antara lain :
a. Penentuan Lokasi Bangunan Pagar, jalan dan lain-lain.
b. Penentuan duga / Peil.
RPB arya perkasa
General Contractor & Supplier

Jl Panglima Batur Gg Rahmat No. 4 Banjarbaru, Kalimantan Selatan


Email : rpbaryaperkasa@gmail.com

2.2 Syarat - syarat :


1. Pengukuran harus dilakukan oleh tenaga yang betul-betul ahli dan
berpengalaman.
2. Pemeriksaan : hasil pengukuran harus segera dilaporkan kepada
Direksi Pekerjaan dan minta persetujuanya.
3. Dalam hal ini agar menghubungi unsur Instansi teknik / Pengelola
Teknis yang ditunjuk oleh proyek.

2.3 Bahan dan peralatan :


Waterpass serta peralatannya dan patok-patok yang kuat
diperlukan dalam pengukuran, Semua peralatan ini harus dimiliki
oleh pemborong dan harus selalu ada bila sewaktu-waktu
diperlukan untuk tujuan pemeriksaan.

2.4 Satu dan lain hal yang menyimpang dari ketentuan tersebut di
atas akan ditentukan oleh Direksi.

PASAL III
PEKERJAAN TANAH DAN BONGKARAN PAGAR LAMA

3.1 untuk pagar lama kawat duri dan tiang ulin sebelumnya dibongkar
terlebih dahulu. Untuk penempatan jalur pagar baru. Bahan sisa
bongkaran tiang ulin di amankan oleh pihak pelaksana.
3.2 Pada penggalian tanah apabila terdapat sesuatu hal yang tak
terduga suatu misal bertemu septictank atau instalasi air limbah
maka pada penggalian pondasinya akan disesuaikan dengan
keadaan setempat dan dimusyawarahkan bersama Direksi.
3.3 Tanah berasal dari galian setelah dibersihkan satu dan lain hal,
atas pertimbangan Direksi dapat dipergunakan untuk peninggian
lapangan atau mengisi/menutup lobang bekas galian pondasi.
3.4 Pekerjaan penimbunan tanah untuk urugan bekas galian pondasi
harus dikerjakan selapis demi selapis, masing-masing tidak boleh
lebih dari 20 cm untuk kemudian ditumbuk padat dan segala
sesuatunya tidak terlepas dari keadaan setempat dan menurut
petunjuk Direksi.

PASAL IV
URUGAN PASIR

4.1 Urugan pasir dilaksanakan dibawah pondasi batu gunung, dibawah


rabat dan dibawah seluruh lantai kerja dengan tebal 10 cm sesuai
dengan gambar.
RPB arya perkasa
General Contractor & Supplier

Jl Panglima Batur Gg Rahmat No. 4 Banjarbaru, Kalimantan Selatan


Email : rpbaryaperkasa@gmail.com

4.2 Urugan pasir harus padat disiram air dan dipakai pasir urug yang
bergradasi baik butiran yang tidak sama besarnya.

PASAL V
PEKERJAAN PONDASI

5.1 Pekerjaan pondasi pagar menggunakan pondasi batu gunung


saling mengikat antara pondasi batu gunung satu ke pondasi batu
gunung lainnya dengan sloof dilaksanakan sesuai dengan gambar.
5.2 Alas pondasi batu gunung menggunakan Aanstamping.
5.3 Dibawah alas pondasi tersebut diberi lapisan pasir urug tebal 10
cm, selanjutnya perhatikan gambar.

PASAL VI
PEKERJAAN BETON

6.1 Pekerjaan beton bertulang campuran 1:2:3 dilaksanakan untuk


pekerjaan sloof, kolom, ring balk beton, ukuran - ukuran beton
bertulang tersebut disesuaikan dengan gambar detail yang ada.
6.2 Pekerjaan beton campuran 1:3:5 untuk rabat.
6.3 Pelaksana tidak boleh mengecor sebelum Bekisting dan pasangan
besi tulangan diperiksa serta disetujui oleh Direksi.
6.4 Semua pekerjaan beton bertulang harus mengikuti Peraturan
Beton Indonesia (PBI 1971) dengan kekuatan beton K. 225 dan
mutu besi beton U-24.
6.5 Untuk mendapatkan beton yang bermutu, pekerjaan pengecoran
harus digetarkan dengan mesin penggetar agar sempurna.
6.6 Untuk pekerjaan beton Kolom, Balok yang berhubungan dengan
dinding pas. bata harus dipasang angker.
6.7 Pekerjaan beton yang akan diplester harus dikasarkan terlebih
dahulu, agar plesteran menempel dengan sempurna.
6.8 Semua pekerjaan harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
gambar detail / konstruksi.
6.9 Pemborong ditekankan untuk mentaati segala ukuran-ukuran
beton.
6.10 Seluruh pekerjaan beton diaduk dalam mixer tidak boleh kurang
dari 75 detik terhitung setelah seluruh komponen adukan masuk
kedalam mixer.

BEKISTING
RPB arya perkasa
General Contractor & Supplier

Jl Panglima Batur Gg Rahmat No. 4 Banjarbaru, Kalimantan Selatan


Email : rpbaryaperkasa@gmail.com

Untuk semua pekerjaan bekisting harus dipergunakan kayu kelas II


yang berkualitas baik tebal 2 cm dan tidak boleh dipergunakan untuk
2 (dua) kali pekerjaan bekisting.
- Untuk menunjang dipergunakan dolken atau kasau.
- Sebelum mulai mengecor, sebelah dalam dari bekisting disiram air /
dibersihkan dari segala kotoran atau potongan-potongan kayu.
- Beskiting bisa dibuka atau dibongkar apabila umur beton telah
mencapai 2 Minggu s/d 4 minggu dengan persetujuan Direksi.

SARANG KERIKIL
Sarang kerikil yang terdapat pada beton harus diperbaiki segera
setelah dibuka, sesuai dengan ketentuan PBI 1971, ialah beton sekitar
sarang kerikil dipahat kasar, disiram air semen/PC, kemudian dicor
dengan campuran yang sama.

PASAL VII
PEKERJAAN PASANGAN

7.1 Pemasangan bataco bahan bataco yang dietak oleh perusahaan


beton pracetak harus baik kuat dengan campuran semen dan pasir
1:4 yang menghasilkan batoco yang kuat, yang tidak mudah
pecah.
7.2 Pasangan batako camp. 1 Pc : 4 Pasir dipasang dengan tebal
bataco dilaksanakan diatas sloof dan saling berhubungan dengan
pondasi satu dengan lainnya dilaksanakan sesuai rencana gambar.
PELAKSANAAN
- Batako yang dipakai harus berkualitas baik (setempat), ukuran tebal,
lebar dan panjang harus sama.
- Pemasangan harus rapi, sehingga terdapat siar-siar (voog) yang
dikeruk sedalam 1 cm untuk kemudian diplester.
- Air yang digunakan untuk mencampur harus bebas dari kandungan
minyak, garam, Asam dan lain-lain yang dapat mengurangi mutu /
kekuatan beton

PASAL VIII
PEKERJAAN PLESTERAN
8.1 Pekerjaan plesteran meliputi semua pekerjaan plesteran seperti ;
sloof, kolom, banbanan dan list motif lubang baik luar maupun
dalam pagar.
8.2 Untuk dinding pasangan bata dengan adukan 1 : 4 harus diplester
dengan adukan yang sama yaitu campuran 1 ; 4
8.3 Sebelum pekerjaan plesteran dilakukan semua dinding yang akan
diplester harus di siram air terlebih dahulu.
RPB arya perkasa
General Contractor & Supplier

Jl Panglima Batur Gg Rahmat No. 4 Banjarbaru, Kalimantan Selatan


Email : rpbaryaperkasa@gmail.com

8.4 Dinding setelah diplester diberi air semen (finishing) atau acian
untuk mendapatkan permukaan dinding yang halus.
8.5 Untuk keperluan beton yang tampak harus dikasarkan terlebih
dahulu kemudian diplester/dihaluskan dengan campuran 1:2.
8.6 Plesteran harus dikerjakan oleh tenaga yang ahli sehingga didapat
hasil yang sempurna.

PASAL IX
PEKERJAAN PASANGAN KERAMIK DAN ROSTER

9.1 Pasangan keramik kolom pagar uk. 20x20 dengan motif keramik batu
alam minimalis dipasang dengan campuran 1:3.
9.2 Untuk warna dan jenis keramik disesuaikan, dan minta persetujuan
Direksi.
9.3 Pemasangan keramik sebelum dipasang dibasahi terlebih dahulu agar
mendapatkan daya rekat yang sempurna.
9.4 Pemasangan keramik dengan nat 3 mm lurus rata air, baik dan rapi.
9.10 Untuk dinding dipasang bataco pada bagian tengah dinding bataco
dipasang roaster dengan uk. 20x20.
9.11 Seluruh pekerjaan keramik dan roster tersebut di atas dilaksanakan
sesuai dengan gambar detail.

PASAL X
PEKERJAAN PASANGAN RELLING BESI PIPA PAGAR

10.1 Pasangan pagar menggunakan pipa besi hitam untuk induk


menggunakan pipa hitam uk. 2 t = 2,3mm sedangan untuk isian
dalam pagar menggunakan pipa hitam uk. 1,5 t = 1,8mm dan
asesoriesnya.
10.2 Untuk menyambung pipa besi satu dengan yang lain menggunakan
mesin las listrik Kapasitas 900 watt s/d 1500 watt.
10.3 Seluruh Sambungan Pipa besi harus dihaluskn dengan mesin gurinda
penghalus bekas sisa las-lasan.
PASAL XI
PEKERJAAN CAT-CATAN
11.1 Yang termasuk pekerjaan cat dinding adalah pengecatan seluruh
plesteran /benangan pintu gerbang dan pagar beton atau bagian-
bagian lain yang ditentukan gambar.
11.2 Untuk dinding-dinding luar bangunan digunakan cat khusus luar
exterior , untuk warna ditentukan perencana/direksi.
11.3 Plamur yang digunakan adalah plamur tembok.
11.4 Sebelum dinding plamur, plesteran sudah harus betul-betul kering,
tidak ada retak-retak dan meminta persetujuan kepada Konsultan.
11.5 Khusus untuk Semua pekerjaan besi yang akan dicat minyak, terlebih
dahulu dicat dasar kemudian cat lapis (mengkilap) dikerjakan 2-3 kali
sampai rata dengan memakai cat khusus besi berkualitas baik.
RPB arya perkasa
General Contractor & Supplier

Jl Panglima Batur Gg Rahmat No. 4 Banjarbaru, Kalimantan Selatan


Email : rpbaryaperkasa@gmail.com

11.6 Setelah pekerjaan cat selesai, bidang dinding merupakan yang utuh,
rata, licin, tidak ada bagian yang belang dan bidang dinding dijaga
terhadap pengotoran-pengotoran.