Anda di halaman 1dari 8

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov.

Jateng SMK Negeri 1 Kalijambe

1. Tekanan bahan bakar di dalam (inner pressure) paompa injeksi type distributor dapat
diatur dengan cara mengatu ....
A. Tegangan pegas governor D. Tegangan pegas regulating valve
B. Posisi spill ring E. Tegangan pegas automatic timer
C. Posisi governor sleeve

2. Mesin bensin 4 tak 4 silinder denga FO (Firing Order) 1-3-4-2 top kompresi silinder
1, katup yang TIDAK bisa distel adalah...
A. Katup hisap silinder 1 D. Katup buang silinder 2
B. Katup buang silinder 1 E. Katup buang silinder 3
C. Katup hisap silinder 2

3. Di bawah ini merupakan pekerjaan servis engine dan komponennya (tune up),
KECUALI :
A. Pengencangan baut kepala silinder sesuai prosedur dan spesifikasi
B. Pemeriksaan tegangan tali kipas
C. Pemeriksaan kebocoran radiator dan tutup radiator
D. Pembongkaran karburator
E. Penyetelan celah katup

4. Mesin bensin konvensional yang menggunakan karburator, ketika berputar


ide1/stasioner, menengah, dan putaran tinggi hidup normal. Namun pada saat digas
mendadak (diakselerasi), putaran mesin tersendat. Berikut ini kemungkinan
penyebabnya, KECUALI ...
A. Pump jet buntu/kotor D. Outlet steel ball tidak ada
B. Inlet steel ball tidak ada E. Main jet sekunder buntu/kotor
C. Saluran bahan bakar yang menuju ke pompa percepatan buntu/kotor

5. Mesin bensin injeksi elektronik ketika dihidupkan pada putaran tinggi, mesin berputar
normal tetapi pada saat pedal gas dilepas, mesin tidak dapat berputar stasioner.
Berikut ini beberapa kemungkinan penyebabnya, KECUALI ....
A. Konektor ISC lepas/kendor
B. Setelan katup gas terlalu kecil
C. Konektor ISC tertukar dengan konektor ATS
D. Saluran udara ke ISC tersumbat
E. ISC macet/tidak bekerja

6. Gambar di bawah menunjukkan model


plunger dari elemen pompa injeksi type
in line. Apabila plunger tersebut diputar
sesuai arah panah, berakibat ..
A. Jumlah bahan bakar bertambah
B. Tekanan bahan bakar bertambah
C. Tekanan bahan bakar berkurang
D. Jumlah bahan bakar berkurang
E. Kecepatan bahan bakar bertambah

Soal Try Out 1 Paket Soal B Tahun Ajaran 2016/2017 Hal. 1/8
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Jateng SMK Negeri 1 Kalijambe

7. Pada saat pedal kopling diinjak terdengar bunyi mendecit dan hilang saat injakan pada
pedal kopling dilepaskan. Tindakan perbaikan yang diperlukan adalah :
A. Mengganti release fork D. Mengganti pilot bearing
B. Mengganti release bearing E. Mengganti kampas kopling
C. Menyetel gerak bebas pedal kopling

8. Waktu mau pindah gigi, gigi sulit masuk, kemungkinan disebabkan oleh, kecuali :
A. Kopling tidak bebas d. Cones synchro-mesh aus
B. Shynchro-mesh splines aus e. Mekanik pemindah aus
C. Locating spring lemah

9. Pada pemeriksaan oli mesin didapati oli dibawah lower level. Saat dihidupkan
terdapat asap putih pada gas buang. Kemudian dilakukan tes kebocoran kompresi
ternyata hasilnya sesuai dengan spesifikasi. Perbaikan yang diperlukan adalah ....
A. Memeriksa dan mengganti piston
B. Memeriksa dan mengganti ring kompresi piston
C. Memeriksa dan mengganti ring oli piston
D. Memeriksa dan menyekur katup
E. Memeriksa dan mengganti seal katup

10. Cara pemeriksaan kopling dan sistem pengoperasiannya sesuai urutan nomor 1-2-3-4-
5-6 berdasarkan gambar di bawah ini adalah :
1 2 3

4 5 6

A. kerataan pelat penekan kedalaman paku keling run out pelat kopling run out
fly wheel kekocakan release bearing kondisi pilot bearing
B. kerataan pelat penekan kedalaman paku keling run out pelat kopling run out
fly wheel kondisi pilot bearing kekocakan release bearing
C. kerataan pelat penekan kedalaman paku keling run out fly wheel run out
pelat kopling kondisi pilot bearing kekocakan release bearing
D. kerataan pelat penekan kedalaman paku keling run out fly wheel run out
pelat kopling kekocakan release bearing kondisi pilot bearing
E. kedalaman paku keling kerataan pelat penekan run out pelat kopling run out
fly wheel kekocakan release bearing kondisi pilot bearing

Soal Try Out 1 Paket Soal B Tahun Ajaran 2016/2017 Hal. 2/8
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Jateng SMK Negeri 1 Kalijambe

11. Berikut ini adalah gambar planetary gear set. Apabila


jumlah gigi ring gear = 60 dan sun gear = 28. Posisi sun
gear mati (fixed) dan planet carrier sebagai input
sedangkan ring gear sebagai output atau drive member
(penggerak), rnaka gear ratio dari planetary gear set :
A. 0,681 ' D. 1,646
B. 0,861 E. 2,142
C. 1,466

12. Pemeriksaan yang perlu dilakukan setelah proses perakitan


komponen final gear adalah pemeriksaan perkaitan antara
perkaitan gigi seperti gambar di bawah ini yang disebut
pemeriksaan ....
A. Endplay side gear
B. Run out dari ring gear
C. Endplay ring gear
D. Run out dari side gear
E. Run out dari companion flange

13. Untuk memeriksa sentuhan gigi bevel/ring gear sebagai berikut, yang kurang tepat
adalah :
Pemberian marking Jenis-jenis sentuhan
compound

Memutar companian
flange
Berikan marking compound pada permukaan gigi bevel
pada (3 gigi s/d 4 gigi).
Masukkan batang kuningan diantara carrier dan case
differential, kemudian putar companion flange dengan
tangan sambil memberikan beban melalui batang
kuningan sekitar 25-30 kg.
Periksa sentuhan antara gigi bevel dan gigi pinion
A. Sentuhan yang terlalu tinggi, tambahkan ketebalan shim untuk merapatkan
posisi pinion ketengah bevel
B. Sentuhan di bagian dalam bevel, setel dengan menambahkan backlash gigi bevel
sesuai dengan spesifikasi
C. Sentuhan yang terlalu turun, kurangi ketebalan shim untuk merapatkan posisi
pinion ketengah bevel
D. Sentuhan di bagian luar bevel, setel dengan mengurangi backlash gigi bevel
sesuai dengan spesifikasi
E. Sentuhan normal lakukan penggantian shim saja tanpa menyetel backlash

Soal Try Out 1 Paket Soal B Tahun Ajaran 2016/2017 Hal. 3/8
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Jateng SMK Negeri 1 Kalijambe

14. Pada gambar di bawah ini ditunjukkan kerusakan


ban yang disebut spot wear. Kerusakan tersebut
dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut ini,
KECUALI ....
A. Keausan ball joint
B. Keausan tie rod end
C. Sudut caster berlebihan
D. Spindle bengkok
E. Keusakan bearing roda

15. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab mobil cenderung belok ke kanan
pada saat dilakukan pengereman, KECUALI ....
A. Wheel cylinder roda kiri macet
B. Selang fleksibel rem roda kiri buntu
C. Jarak sepatu rem dengan tromol roda kanan lebih sempit dibanding roda kiri
D. Wheel cylinder roda kanan macet
E. Tromol rem roda kiri basah karena minyak rem bocor

16. Penyetelan otomatis celah kanvas rem pada jenis rem cakram (disc brake) dapat
diberlangsung dengan baik apabila memenuhi kondisi di bawah ini, KECUALI :
A. Bearing roda kondisi baik
B. Run out disc brake tidak melebihi 0,1 mm
C. Keovalan piringan rem tidak melebihi 0,2 mm
D. Piston dan seal piston pada silinder roda kondisi baik
E. Caliper dapat meluncur dengan baik

17. Pada saat poros propeller berputar terdengar suara berisik atau getaran. Berikut yang
BUKAN termasuk perbaikan gangguan poros penggerak adalah
A. Ganti Spider bearing jika aus
B. Ganti Sleeve yoke spline jika aus
C. Ganti Center bearing jika aus
D. Betulkan Universal joint jika salah memasang
E. Betulkan Inboard joint jika salah pasang

18. Suatu kendaraan dengan sistem penggerak depan, terdengar suara berdetak dibagian
depan pada saat mobil dibelokkan. Cara memperbaikinya adalah..
A. Ganti Triple Joint D. Ganti spider
B. Lumasi roda depan E. Ganti velocity joint
C. Ganti spline pada CV joint

19. Apabila pada side wall ban tertulis kode ban 195 / 70 R 14 86 angka 14 berarti ban
tersebut mempunyai ukuran ...
A. Aspect ratio (tinggi/lebar ban) 70 persen
B. Rim diameter ban 14 cm
C. Aspect ratio (tinggi/lebar ban) 86 persen
D. Diameter dalam ban 70 cm
E. Diameter luar ban 86 cm

Soal Try Out 1 Paket Soal B Tahun Ajaran 2016/2017 Hal. 4/8
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Jateng SMK Negeri 1 Kalijambe

20. Pemeriksaan shock arbsorber pada sistem suspensi


bagian depan mobil sedan. Saat pada bagian depan
mobil ditekan kemudian lepas, getaran terjadi beberapa
saat sebelum kembali ke posisi sebelumnya, pekerjaan
perbaikan yang diperlukan adalah :
A. Mengganti pegas suspensi
B. Mengganti sock absorber
C. Mengganti stabilizer
D. Mengganti pegas suspensi dan shock absorber
E. Mengganti pegas suspensi dan stabilizer

21. Berikut adalah prosedur pemeriksaan baterai sesuai dengan Standard Operating
Procedure, KECUALI :
A. Memeriksa keretakan dan kebocoran pada bodi (case drain)
B. Memeriksa tegangan baterai dengan voltmeter
C. Memeriksa tahanan baterai dengan ohmmeter
D. Memeriksa dan membersihkan lubang ventilasi pada tutup aki
E. Memeriksa berat jenis air aki dengan hidrometer

22. Gangguan yang paling dirasakan pemilik kendaraan adalah fungsi baterai saat starter,
dimana bila baterai kurang baik maka energi yang disimpan tidak cukup untuk
melakukan starter. Penyebab energi tidak cukup untuk melakukan starter antara lain,
KECUALI :
A. Pengisian lebih kecil dari kebutuhan energi listrik saat kendaraan beroperasi
B. Baterai sudah lemah, sehingga tidak mampu menyimpan energi listrik
C. Terjadi pengosongan sendiri.
D. Berat jenis air aki antara 1,27-1,28 sehingga perlu dicharge dahulu
E. Kontak pada terminal baterai kotor, kendor atau kurang kuat.

23. Pada saat mengemudikan kendaraan, kendaraan cenderung menarik ke arah tertentu,
hal ini disebabkan, KECUALI :
A. Ball joint pada lower arm longgar
B. Tekanan ban depan tidak sama antara kanan dan kiri
C. Penyetelan Chamber yang tidak sesuai
D. Penyetelan Toe yang tidak sesuai
E. Gerak bebas kemudi yang tidak sesuai

24. Pada sebuah kendaraan yang dilengkapi dengan hydraulic power steering, jika
kualitas minyak hidrolis kotor, atau terkontarninasi benda asing akan menyebabkan...
A. Normal D. Belok ke kanan
B. Kemudi terasa berat E. Bunyi
C. Belok ke kiri

25. Pada saat kendaraan berjalan pada kecepatan tinggi, jalannya kendaraan tidak normal/
bergoyang. Hal tersebut dapat disebabkan kerusakan komponen sistem suspensi yaitu:
A. Sock absorber terlalu keras D. Sock absorber terlalu lemah
B. Pegas suspensi terlalu lemah E. Lower arm bengkok
C. Ball joint aus

Soal Try Out 1 Paket Soal B Tahun Ajaran 2016/2017 Hal. 5/8
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Jateng SMK Negeri 1 Kalijambe

26. Pada kendaraan toyota seri K pemeriksaan saat pengapian dengan menggunakan
timing light menunjukkan tanda V pada pulley crankshaft lurus pada angka 0 (nol).
Tindakan yang paling tepat adalah
A. Memutar distributor ke arah kiri
B. Memutar distributor ke arah kanan
C. Memutar Selector Octane Number searah putaran jarum jam
D. Memutar Selector Octane Number berlawanan arah putaran jarum jam
E. Menyetel platina lebih renggang

27. Pemeriksaan komponen sistem pengapian elektronik


sebagaimana ditunjukkan oleh gambar adalah .....
A. Memeriksa tegangan pulser
B. Memeriksa tahanan pulser
C. Memeriksa tegangan capasitor
D. Memeriksa tahanan capasitor
E. Memeriksa tahanan coil

28. Prosedur cara melakukan penyetelan celah platina yang paling tepat untuk
mendapatkan sudut dwell yang sesuai, adalah
A. Di stel menggunakan feeler gauge dengan ukuran celah 0,45 mm pada breaker
point ketika nok poros distributor menekan maksimal
B. Di stel menggunakan feeler gauge dengan ukuran celah 0,45 mm pada rubbung
block ketika bagian datar poros distributor tegak lurus dengan rubbing block
C. Di stel dengan perkiraan ukuran celah tertentu pada breaker point
D. Di stel dengan perkiraan ukuran celah tertentu pada rubbing block
E. Mengatur kebengkokan breaker point untuk mendapatkan celah yang seseuai

29. Lampu tanda belok (turn signal) berkedip lebih cepat dari standar. Kemungkinan
penyebabnya adalah sebagai berikut, KECUALI :
A. watt di bawah standar/ lebih kecil
B. voltase baterai di bawah standar
C. ada salah satu bolam terbakar atau putus.
D. kerusakan pada flasher
E. terdapat sirkuit terbuka pada salah satu lampu

30. Sebuah kendaraan memiliki dua buah lampu kepala masing-masing 12V 42 watt. Saat
dilakukan pemeriksaan keduanya putus sehingga harus diganti. Karena stok bohlam
yang tersedia adalah 12V 60 watt. Setelah diganti kemudian coba dinyalakan dan
ternyata nyalanya lebih terang. Namun setelah menyala beberapa saat tiba-tiba lampu
padam. Setelah lakukan pemeriksaan ternyata fuse atau sekering lampu kepala putus.
Pemilihan ukuran fuse atau sekering yang paling tepat agar tidak putus lagi namun
tetap aman adalah :
A. 7,5 A D. 20 A
B. 10 A E. 30 A
C. 15 A

Soal Try Out 1 Paket Soal B Tahun Ajaran 2016/2017 Hal. 6/8
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Jateng SMK Negeri 1 Kalijambe

31. Pada saat mesin distarter tetapi sistem starter berputar tidak normal / pelan, hal ini
disebabkan oleh....
A. hold in coil rusak D. Tahanan kabe1 penghantar terlalu kecil
B. Kontaktor rusak E. kumparan fiksasi putus
C. tegangan baterai drop

32. Jika dalam sistem pengisian menggunakan regulator mekanik 6 terminal, lampu
indikator menyala ketika mesin sudah hidup, maka kemungkinan penyebabnya adalah
A. Lilitan voltage regulator putus D. Diode negatif hubung singkat
B. Penyetelan tegangan tidak tepat E. Penyetelan arus tidak tepat
C. Kabel dari terminal N regulator lepas

33. Persyaratan mengisi zat pendingin melalui tekanan tinggi dapat dilakukan jika
persyaratan pengisian dipenuhi yaitu...
A. Sistem AC harus dihidupkan dan tabung dibalik
B. Sistem AC harus dimatikan dan tubung tegak
C. Sistem AC harus dihidupkan dan tabung tegak
D. Sistem AC harus dimatikan dan tabung dibalik
E. Sistem AC harus hidup, mesin pada putaran tinggi

34. Jika freon tidak terlihat mengalir di kaca pengintip pada system AC yang biasanya
ada di bagian atas botol dryer, kemungkinan penyebabnya adalah ....
A. Condensor rusak
B. Evaporator tidak berfungsi dengan baik
C. Bantalan kompresor aus
D. Katup ekspansi tidak berfungsi
E. Receiver / dryer buntu

35. Di bawah ini adalah alat ukur mikrometer luar yang sering digunakan dalam
pengukuran di bengkel. Hasil pembacaan yang ditunjukkan pada kala pengukuran
mikrometer luar tersebut adalah ....
A. 50,83 mm
B. 53,33 mm
C. 53,83 mm
D. 56,33 mm
E. 56,83 mm

36. Berapakah hasil pengukuran tahanan


pada skala multimeter berikut ini,
jika selector pada posisi X 10 ?
A. 23
B. 32
C. 230
D. 260
E. 320

Soal Try Out 1 Paket Soal B Tahun Ajaran 2016/2017 Hal. 7/8
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Jateng SMK Negeri 1 Kalijambe

37. Setelah dilakukan pembongkaran, pemeriksaan dan pemasangan atau perakitan sistem
pendingin, air radiator di isi penuh, mesin di hidupkan. Setelah beberapa waktu
kemudian mesin sangat panas. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh
A. Air terlalu banyak D. Thermostat membuka terlalu awal
B. Pemasangan thermostat terbalik E. Putaran mesin terlalu tinggi
C. Tutup radiator terlalu rapat
38. Pada motor bensin atau motor diesel yang menggunakan sistem pendingin air
seringkali terjadi kasus overheating yang disebabkan oleh beberapa hal. Untuk
menentukan kemungkinan gangguan yang terjadi maka dapat dilakukan pemeriksaan
komponen sistem pendingin sebagai berikut, KECUALI ....
A. Memeriksa kebocoran sistem pendingin dengan radiator cap tester
B. Memeriksa jumlah air pendingin di dalarn sistem pendingin
C. Memeriksa aliran air pendingin melalui lubang pengisian air pada radiator pada
saat mesin telah mencapai suhu kerja
D. Memeriksa posisi pemasangan kipas pendingin
E. Memeriksa tegangan tali kipas pendingin
39. Jika dalam kendaraan menggunakan pengapian konvensional pada saat diakselerasi
(digas mendadak) ternyata hilang tenaganya, kemungkinan penyebabnya adalah ....
A. Vacum advancer tidak bekerja D. Sistem akselerasi tidak bekerja
B. Platina terlalu renggang E. Condensor rusak
C. Sudut dwell terlalu besar
40. Untuk menentukan kondisi Throttle Position Sensor (TPS), maka perlu dilakukan
pemeriksaan sebagai berikut ....
A. Mengukur tegangan dan tahanan TPS, kemudian membandingkannya dengan
spesifikasi.
B. Mengukur tegangan TPS, kemudian membandingkannya dengan spesifikasi.
C. Mengukur tahanan TPS, kemudian membandingkannya dengan spesifikasi.
D. Mengukur tegangan dan tahanan TPS
E. Mengukur tegangan TPS

Kunci Jawaban :

1. D 11. E 21. C 31. C


2. D 12. B 22. D 32. C
3. D 13. E 23. E 33. C
4. E 14. C 24. B 34. D
5. B 15. D 25. D 35. C
6. A 16. A 26. A 36. D
7. B 17. E 27. B 37. B
8. C 18. A 28. B 38. D
9. E 19. B 29. B 39. A
10. A 20. B 30. C 40. C

Soal Try Out 1 Paket Soal B Tahun Ajaran 2016/2017 Hal. 8/8