Anda di halaman 1dari 3

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua. Marilah kita bersama sama panjatkan puja,
puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan
hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam
semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita manusia terbaik sepanjang zaman yakni
besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak
mendapatkan syafaatnya. Aamiin.

Hadirin Rahimakumullah

Rasulullah Saw. Bersabda, Hendaklah kamu selalu jujur. Sesungguhnya kebenaran membawa
kepada kebajikan. Dan kebajikan membawa ke surga. Tidak henti-hentinya seseorang yang jujur
dan selalu memilih kejujuran sehingga dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang yang jujur. Hati-
hati lah terhadap dusta. Sesungguhnya dusat membawa kepada kejahatan. Dan kejahatan
membawa kepada neraka. Tidak henti-hentinya seseorang berdusta sehingga dia tercatat di sisi
Allah sebagai pendusta. (HR. Al-Bukhari)

Barang kali hadits ini berkaitan dengan dua hal yakni kejujuran dan kebohongan. Kejujuran
pada akhirnya akan membawa manusia ke surga sebaliknya kebohongan akan membawa
manusia ke neraka. Kejujuran dapat dikatakan sebagai kebenaran dalam menyampaikan suatu hal
sesuai dengan keadaan sebenarnya. Sedangkan kidzb atau dusta dan sama dengan berkata
bohong merupakan penyampaian sesuatu yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya
sebagaimana diketahui oleh penyampainya.

Dusta merupakan kebalikan dari sikap jujur dan keberadaannya dinilai sebagai ahlak yang
rendah dan buruk. Rasulullah Saw. Bersabda,empat hal yang jika semuanya ada pada seseorang
maka dia adalah munafik semurni-murninya. Jika salah satunya ada pada dirinya maka padanya
terdapat satu sifat kemunafikan hingga dia telah membuangnya. Yaitu jika dia berbicara dia
berdusta, jika dipercaya dia berkhianat, jika berjanji dia menipu, dan jika berbantah dia berlaku
curang. (HR. Al-Bukhari).

Rasulullah Saw. Pernah ditanya, apakah seorang yang beriman bisa jadi pengecut (penakut)?
Beliau menjawab ,Ya. Beliau ditanya lagi,apakah dia bisa menjadi kikir? Beliau menjawab,
Ya. Ketika di tanya apakah dia bisa menjadi pendusta? Beliau menjawab ,Tidak. (HR.
Malik dari Shafwan Ibn Sulaim).

Barang kali ada beberapa orang yang berjiwa lemah dan mereka memiliki sifat pengecut dan
sangat penakut. Ada pula mereka yang begitu kikir hingga sangat pelit. Meskipun buruk, dua
macam sifat tersebut adakalanya berupa watak atau pembawaan tabiat. Berbeda halnya dengan
dusta, ia merupakan sifat yang dibuat. Dikatakan bahwa ada kebohongan yang dikategorikan
sebagai dosa kecil dan ada pula kebohongan yang dikategorikan sebagai dosa besar. Diantara
kebohongan yang termasuk dosa besar adalah memberikan kesaksian palsu dan bersumpah palsu.

Hadirin Rahimakumullah

Bukankah kejujuran adalah nilai mutlak dari keberimanan seorang mukmin? Ketika Rasulullah
ditanya apakah seorang yang beriman bisa menjadi pendusta? Beliau menjawab dengan jelas,
Tidak. Hal ini sedikitnya membuat kita berpikir seberapa jauh keimanan kita saat ini yang
mungkin dalam kesehariannya tidak luput dari perbuatan dusta ?

Lihat lah saat ini, betapa kejujuran adalah suatu hal yang mahal yang tidak mudah kita temukan
di tempat manapun. Bahkan bagi mereka yang berpendidikan tinggi, yang tampaknya sangat
mampu membedakan baik dan buruk benar dan salah, malah sering kali terperangkap dalam
mata rantai dusta yang tidak ada ujungnya. Korupsi, kolusi dan nepotisme yang terjadi di negeri
ini bukankah sebuah simbol betapa kejujuran menjadi barang langka yang tidak mudah untuk
didapatkan?

Hadirin Rahimakumullah

Bukan hal yang mudah untuk menjadi seseorang yang jujur terutamanya di dunia yang
tampaknya begitu abu-abu ini. Segala sesuatu menjadi begitu buram sehingga kebaikan dan
keburukan-kebenaran dan kesalahan bercampur baur. Maka sudah saatnya mendekatkan diri
kepada pemilik kebenaran sejati Yakni Allah Swt. Dengan segala rahmat dan bimbingan-Nya,
Insya Allah kita akan mampu menghalau segala bentuk perilaku yang tidak diridhoi-Nya, salah
satunya adalah dusta.

Barang kali demikianlah yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat. Mohon maaf
jika ada ucapan atau sikap yang kurang berkenan selama penceramahan ini berlangsung.
Billahi Taufik Wal Hidayah Wassalamualaiku Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillah

Assalamua

Tanam pinang rapat-rapat agar puyuh tak dpt terbang

Jwblh slm dg semangat jikalau anda umat muhammad

Asslm

Alhamdulilah, alhamdulillahhirobilalamin wabihinastain, waala umruridunya wadin,


ashadualaila hailawoh, waashaduanamuhmadaadan an abdhu wabdhu warosulu..