Anda di halaman 1dari 1

PROGRAM STUDI D.

3 KEPERAWATAN
AKADEMI KEPERAWATAN MURAKATA
BARABAI

KTI, Juli 2016


HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KADAR GULA
DARAH SEWAKTU PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS BARABAI KECAMATAN BARABAI
KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH
TAHUN 2016

Abstrak
Latar belakang : Diabetes mellitus merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia
yang insidennya terus mengalami peningkatan, khususnya di negara maju dan negara
berkembang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan kadar gula
darah penderita diabetes mellitus adalah dengan pencapaian status gizi yang baik
dengan terus memantau Indeks Massa Tubuh (IMT)
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh
(IMT) dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Penderita Diabetes Mellitus di Wilayah
Kerja Puskesmas Barabai Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun
2016.
Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan
populasi adalah seluruh pasien yang menderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja
Puskesmas Barabai yaitu sebanyak 813 orang. Pemilihan sampel secara accidental
sampling adalah suatu pengambilan sampel yang didasarkan pada suatu kebetulan
bertemu. Sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang dikenal
sebelumnya yang terdaftar dipuskesmas barabai sebanyak 89 orang.
Hasil : Hasil penelitian hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah
Penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Barabai Kecamatan Barabai
Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 2016 dengan metode Spearman Rank
diperoleh hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan kadar gula
darah penderita diabetes mellitus dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai p
= 0,010. Dalam artian bahwa besar kecilnya Indeks Massa Tubuh akan berpengaruh
terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus.

Kata Kunci : Indeks Massa Tubuh, Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus

Daftar Rujukan : 53 (2005-2016)