Anda di halaman 1dari 8

KASUS UJIAN

I. IDENTITAS PASIEN

Nama :

Umur :

Jenis Kelamin :

Tempat/Tanggal Lahir :

Status perkawinan :

Pendidikan terakhir : sementara dibangku SD

Pekerjaan : Siswa / Pelajar

Suku :

Bangsa : Indonesia

Agama :

Alamat sekarang :

Tanggal pemeriksaan :

Tempat pemeriksaan : Sekolah, Rumah Pasien

II. RIWAYAT PSIKIATRI

A. Keluhan Utama

B. Riwayat Gangguan Sekarang

1
C. Riwayat Gangguan Sebelumnya
1. Riwayat gangguan Psikiatri

2. Riwayat gangguan Medis Umum

3. Riwayat penggunaan Zat Psikoaktif


Pasien tidak pernah menggunakan obat-obatan selain yang diberikan oleh dokter.
Pasien tidak pernah mengkonsumsi rokok, alkohol dan zat-zat berbahaya lainnya.

III. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADI


a. Prenatal dan Perinatal

b. Masa Kanak Awal (usia 0-3 tahun)

c. Masa Kanak Pertengahan (usia 4-11 tahun)

2
IV. PERSEPSI PASIEN TENTANG DIRI DAN KEHIDUPANNYA

Riwayat Keluarga

Genogram

Denah rumah

V. PEMERIKSAAN STATUS MENTAL

A. Deskripsi Umum
1. Penampilan:

3
2. Perilaku dan aktivitas psikomotor:

3. Sikap terhadap pemeriksa

B. Mood dan Afek


Mood :
Afek :
Keserasian :

C. Bicara
Kualitas :
Kuantitas :
Hendaya berbahasa :

D. Gangguan Persepsi

E. Pikiran
Bentuk dan arus pikir:
Isi pikir: waham ( )

F. Sensorium dan Kognitif


- Kesiagaan dan tingkat kesadaran : compos mentis
- Orientasi :
a. Orientasi waktu :
b. Orientasi tempat:.
c. Orientasi orang :

- Daya Ingat :
a. Jangka panjang : dalam batas normal. Pasien dapat menceritakan peristiwa
yang penting beberapa tahun lalu dengan baik.
b. Jangka pendek : dalam batas normal. Pasien masih dapat mengingat aktivitas
beberapa hari lalu yang ia lakukan.
c. Segera : dalam batas normal. Pasien mampu mengulang apa yang diucapkan
oleh pemeriksa.
d. Baru : dalam batas normal.
- Konsentrasi dan Perhatian

4
- Kapasitas membaca dan menulis

- Pengendalian impuls

VI. Formulasi Diagnostik

VII. WAWANCARA PSIKIATRI


Wawancara Dengan Pasien
P : halo ade, selamat pagi.
A : pagi
P : berkenalan dang dulu, ini dengan kakak Claudia, ade pe nama sapa?
A : kita pe nama Grogen
P : biasa ja pangge apa dang?
A : Ogen
P : Ogen umur berapa dang sekarang?
A : kita sekarang umur 8 tahun
P : Ogen tinggal dimana?
A : di Jln Garuda
P : menurut Ogen, Ogen termasuk anak yang pang badiam ato aktif?

5
A : kakak lia jo noh sendiri. Hahaha. Mar kita nda nakal, lengkali ja badiam noh.
P : kalau belajar dang bagimana? So tau ba baca? Coba baca dulu ini (kalimat:
sedang mengikuti kegiatan)
A : ....... se da ..... doh yang laeng jo kwa kak, malas kita.
P : karna kiapa malas?
A : talalu panjang
P : kalo ini dang huruf apa? (huruf a, s, b, d, m, n, g, p)
A : yang ini huruf a, s (menunjukkan huruf a dan s)
P : yang lain dang huruf apa?
A : tau dang..
P : coba Ogen ba gambar dulu dang kakak mo lia
A : (pasien mampu menggambar pemandangan dan permainan tapi tidak sinkron
dengan warna)
P : jago ba gambar kote Ogen noh. Ogen pe cita-cita kalo so besar apa dang?
A : kita kwa suka jadi penyanyi rupa kita pe papa.
P : oh Ogen pe papa penyanyi dang?
A : iyo, penyanyi kita pe papa kong terkenal noh.
P : kakak da dengar dari guru, Ogen kata da pigi Bali minggu lalu?
A : iyo
P : dalam rangka apa dang?
A : da iko lomba
P : lomba apa?
A : menari maengket
P : oh mantap. Musti rajin-rajin neh di sekolah, deng di rumah.
(pasien pergi meninggalkan wawancara)

Alloanamnesis dengan Ibu Pasien


P : Selamat sore ibu, perkenalkan saya dengan Dokter Muda Claudia. Dengan ibu siapa?
I : Ibu NL
(berdiskusi tentang identitas pasien, kakak, ibu dan ayah pasien)
P : Jadi disini saya bermaksud untuk menanyakan tentang aktivitas sehari-hari dari adik
GT dan juga tentang pertumbuhan dan perkembangannya.

6
I : Oh iya, anak saya sehari-hari sangat aktif dok, dia tidak bisa diam kayak cacing
kepanasan. Dirumah selalu mondar-mandir sampai kadang-kadang menyenggol
barang-barang dan bahkan sering terjatuh.
P : maaf sebelumnya bu, mau tanya apakah ibu mengonsumsi alkohol?
I : tidak pernah dok
P : Ogen lahir dimana bu? Lahir normal atau?
I : dirumah sakit, ditolong oleh dokter kandungan. Lahir normal.
P : dulu waktu kecil apakah Ogen pernah sakit berat?
I : iya pernah, waktu berusia sekitar 1,5 bulan Ogen pernah dirawat di ICU karena
menurut dokter dia kena virus yang menyerang bagian paru-parunya.
P : berapa lama dia dirawat?
I : dia dirawat selama 3 hari di ICU, kemudian dirawat diruang biasa. Setelah diijinkan
pulang, Ogen dianjurkan untuk kontrol setiap 2 hari sekali ke dokter spesialis anak
selama 2 minggu. Pada waktu itu Ogen diberikan obat-obatan dan vitamin-vitamin.
Dokter bilang mungkin nantinya Ogen tidak akan bertumbuh dan berkembang seperti
anak normal lainnya. Dia mungkin akan sangat aktif dan sulit memusatkan perhatian.
P : waktu kecil apakah Ogen diberikan ASI? Kalau ada sampai usia berapa?
I : sejak lahir Ogen tidak diberikan ASI, hanya diberikan susu formula.
P : pertumbuhan dan perkembangan Ogen sejak kecil bagaimana bu?
I : waktu kecil Ogen tampak seperti anak normal lainnya, tidak ada keterlambatan
bicara dan berjalan.
P : ibu awalnya sadar kalau Ogen sangat aktif kapan?
I : sejak awal, kita keluarga sudah mengantisipasi akan hal ini. Tapi Ogen terlihat
sangat aktif dan sulit berkonsentrasi saat dia masuk taman kanak-kanak.
P : kalau dirumah Ogen sering belajar?
I : Ogen belajar kalau dipaksa, dia tidak akan bilang kalau ada PR. Dia harus diawasi,
jika tidak maka pasti PRnya tidak akan kelar.
P : Ogen biasa dapat bertahan untuk belajar berapa lama?
I : paling lama 15 menit. Dia tidak dapat bertahan lebih lama, pasti akan gelisah dan
langsung pergi.
P : dirumah aktivitas apa yang paling disenangi Ogen?
I : dia paling senang bermain, apalagi bermain gadget. Kalau bermain dia bisa
menghabiskan waktu berjam-jam dan apabila gadget disita dia akan langsung

7
menangis dan bahkan mengamuk. Dia termasuk anak yang manja, kalau keinginannya
tidak dipenuhi dia akan berontak.
P : apakah ibu pernah memeriksakan keadaan Ogen kepada dokter?
I : pernah dok, kepada dokter spesialis anak.
P : pernah tes IQ?
I : belum pernah
P : terus apa tindakan ibu sejauh ini sebagai orang tua?
I : tentunya sebagai orang tua, saya mengaharapkan yang terbaik untuk masa depan
anak saya. Sejauh ini saya selalu mengkonsultasikan masalah anak saya dengan dokter
spesialis anak, dokter menyarankan agar tidak salah dalam mendidik, jangan terlalu
keras dan jangan juga terlalu memanjakan. Saat ini, untuk mengatasi masalah
belajarnya saya memberikan les private kepada anak saya untuk belajar membaca dan
berhitung.
P : baik bu, ibu harus tetap sabar dalam merawat dan mengahadapi tingkah laku Ogen
sehingga perlahan Ogen dapat terkontrol dengan baik dengan asuhan yang baik dari
orang disekitarnya.
I : terimakasih banyak dokter.
P : sama-sama bu. Terimakasih juga sudah meluangkan waktu, saya pamit pulang dulu.
I : iya dokter.