Anda di halaman 1dari 6

ANAMNESIS

1. Identitas pasien
Nama pasien : Ny. W
Umur : 25 tahun
Pendidikan : S1
Status pernikahan : Sudah menikah
Pekerjaan : Swasta
Agama : Islam
Alamat : Semolowaru Utara
No RM : 564291

Nama Suami : Tn. E


Umur : 28 tahun
Pendidikan : D4
Pekerjaan : PNS
Agama : Islam
Tanggal Periksa : 15 September 2015

2. Keluhan Umum : Timbul bintil- bintil di alat kelamin


3. RPS : Timbul bintil- bintil di alat kelamin sejak dua hari yang lalu,

awalnya timbul kemerahan di daerah kelamin kurang lebih 1 minggu yang lalu, lama-

lama timbul bintil putih, beberapa bintil sudah ada yang pecah. Bintil terasa nyeri,

terutama saat buang air kecil. Pasien keputihan sejak 1 minggu yang lalu berwarna

kekuningan, keputihan banyak sehingga pasien menggunakan pembalut, tidak berbau

dan tidak gatal. Sebelumnya pasien tidak mengeluh demam, pusing, dan lemas. Pasien

belum mengkonsumsi obat apapun untuk sakitnya.


4. RPD : Pasien tidak pernah mengeluh sakit seperti ini, dan tidak

pernah keputihan seperti sekarang, DM (-), HT (-), Alergi (-)


5. RPK : Di keluarga tidak ada yang mengalami sakit serupa, DM (-),

HT (-), Alergi (-)


6. Riwayat Kehamilan : Saat ini pasien hamil anak pertama, sebelumnya tidak pernah

keguguran, kehamilan mola dan ektopik, HPHT : 23 Februari 2015, pasien rutin

memeriksakan kehamilannya setiap bulan, sebelumnya tidak pernah mengalami

keluhan apapun saat kehamilan.


7. Riwayat Sosial : Pasien makan 3x sehari, mandi 2x sehari, pasien sehari

hari bekerja, pulang sore hari. Pasien berhubungan seksual kurang lebih seminggu
sekali pada saat hamil sekarang, suami tidak mengalami keluhan apapun. Pasien tidak

pernah berubungan seksual selain dengan suaminya. Berhubungan dengan suami 1

minggu sebelum gejala muncul seperti sekarang.

PEMERIKSAAN FISIK

2.1 Pemeriksaan Fisik

Status Present

KU : Baik

Kesadaran : Compos Mentis

Tekanan darah : 120/80 mmHg

Nadi : 82 kali per menit

Respirasi : 24 kali per menit

Suhu aksila : 36,5o C

BB : 62

TB : 159 cm

Status General

Kepala : Normochepali

Leher : Tidak tampak pembesaran N.Aurikulus magnus D dan S

Mata : Anemia (-/-), Ikterus (-/-)

Thorax : Cor : S1S2 tunggal reguler, murmur (-)

Pulmo : Ves +/+, Rh -/-, Wh -/-


Abdomen : Distensi (-) , Bising usus (+) normal

Ekstremitas : Akral hangat, Oedem (-)

Status Dermatologi

- Regio Genitalia : tampak makula eritematosa batas tidak jelas di atasnya

terdapat pustul di labia mayor dan labia minor

2.2 Pemeriksaan Penunjang

Tzanck Smear, Kultur Virus, serology test

2.3 Resume

Pasien wanita, 25 tahun dan sedang hamil datang ke poli klinik kulit dan kelamin

RSUD Haji Surabaya pada tanggal 15 September 2015.

Timbul bintil- bintil di alat kelamin sejak dua hari yang lalu

Bintil terasa nyeri, terutama saat buang air kecil

Pasien keputihan sejak 1 minggu yang lalu berwarna kekuningan, keputihan

banyak sehingga pasien menggunakan pembalut, tidak berbau dan tidak gatal.

Pasien tidak mengeluh demam, pusing, dan lemas

Pasien tidak pernah mengeluh sakit seperti ini, dan tidak pernah keputihan seperti

sekarang

Saat ini pasien hamil anak pertama, sebelumnya tidak pernah keguguran,

kehamilan mola dan ektopik, HPHT : 23 Februari 2015, pasien rutin

memeriksakan kehamilannya setiap bulan, sebelumnya tidak pernah mengalami

keluhan apapun saat kehamilan.

Pasien berhubungan seksual kurang lebih seminggu sekali pada saat hamil

sekarang.
Berhubungan dengan suami 1 minggu sebelum gejala muncul seperti sekarang.

Pasien tidak pernah berubungan seksual selain dengan suaminya.

Suami tidak mengalami keluhan apapun.

2.4 Diagnosis

GI P0000 A 000 UK: 28-30 minggu dengan Herpes Genitalis lesi primer

2.5 Planning

2.5.1 Diagnosis

Tzanck Smear

Kultur Virus

Serology Test

2.5.2 Terapi

Medikamentosa

Paracetamol 500 mg 3x1 jika nyeri


Acyclovir 200 mg 5x1 selama 7-10 hari
Non Medikamentosa
Diet sehat dan bergizi
2.5.3 Monitoring
Keluhan pasien dan kehamilan saat ini
2.5.4 Edukasi
Menjelaskan kepada pasien tentang penyakit yang dideritanya, bahwa penyakitnya

disebabkan karena virus. Virus dapat bersembunyi di saraf dan dapat kambuh

kembali.
Pengobatannya selama 7-10 hari dan penyakit ini dapat kambuh jika terdapat

trauma fisik (demam, infeksi, kurang tidur, hubungan seksual), trauma psikis

(gangguan emosional, stress), dan dapat pula timbul akibat jenis makanan dan

minuman yang merangsang.


Menjelaskan kepada pasien supaya memeriksakan kehamilannya dengan teratur

sebulan sekali, mencukupi kebutuhan nutrisi, cairan, dan istirahat.


Menjelaskan kepada pasien tentang prognosis penyakitnya. Pengobatan secara dini

dan tepat memberikan prognosis yang lebih baik, yaitu masa sakit lebih singkat dan

rekurensi semakin jarang.

P treatment
1. Problem penderita : Hamil trimester II, Herpes Genitalis lesi primer
2. Tujuan terapi : mempercepat penyembuhan herpes genitalis dan mengurangi resiko

rekurensi, menjaga kehamilan pasien


3. Advice :
4. Terapi non farmakologi :

Nama Efficacy Safety Suitability Cost

Obat

Acyclovi Farmakodinami

r k