Anda di halaman 1dari 2

PENGELOLAAN REAGEN

No. Dokumen : VIII


No. Revisi : 00

SOP Tanggal Terbit : 27 Desember 2016

Halaman : 1/2

UPTD
Dian Hamid Madusila,SKM.
PUSKESMAS NIP. 19830723 201001 1 008
MOMUNU

Pengelolaan reagen adalah suatu kegiatan yang menjabarkan tentang


Pengertian
prosedur penerimaan, penyimpanan dan kontrol kadaluarsa reagen.

Untuk mengawasi operasional laboratorium agar mendapatkan hasil yang


Tujuan
optimal dan berkualitas.

Kebijakan

1. Permenkes No. 37 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Laboratorium


Referensi Pusat Kesehatan Masyarakat.
2. Pedoman Nasional Pemeriksaan Laboratorium.

1. Reagensia
Alat dan
Bahan 2. Kartu stok reagensia
3. ATK
Langkah A. Penerimaan Reagensia
langkah 1. Petugas laboratorium memeriksa daftar reagen yang datang.
2. Memeriksa keadaan kemasan reagensia.
3. Kemasan reagen dalam keadaan tersegel, tidak terbuka dan tidak rusak
maupun robek.
4. Reagen yang datang di periksa tanggal kadaluarsa.
B. Penyimpanan Reagensia
1. Reagen yang datang di periksa tanggal kadaluarsa dan disimpan sesuai
dengan prosedur penyimpanan yang tertera di dalam kemasan reagen.
2. Kulkas tempat penyimpanan reagen harus selalu di periksa suhunya
agar sesuai dengan syarat penyimpanan reagen, dengan cara :
a. Letakkan thermometar dalam kulkas.
b. Atur suhu kulkas sesuai dengan syarat suhu dalam penyimpanan
reagen.
c. Usahakan kulkas agar selalu dalam keadaan hidup.
d. Catat suhu setiap hari dalam checklist pemantauan suhu.
e. Bersihkan kulkas setiap 2 bulan sekali.
3. Reagen yang sudah di buka bisa bertahan sampai masa kadaluarsa
habis bila di simpan pada suhu (2-8)0C.
4. Jika suhu penyimpanan di lemari pendingin di luar (2- 8) 0C, maka
reagen yang belum terbuka dapat bertahan 1 minggu, sedangkan

1
reagen yang sudah di buka dapat bertahan 3 hari.
C. Kontrol Kadaluarsa Reagen
1. Reagen yang baru datang di periksa masa kadaluarsanya.
2. Bila mendekati masa kadaluarsanya (tiga bulan) maka segera
dilaporkan ke bagian pengadaan untuk dikembalikan ke supplier.
D. Pemesanan Reagen
1. Petugas laboratorium mengecek persediaan yang akan habis (tinggal 1
box atau 20 test).
2. Reagen yang akan habis di catat dan dilaporkan kepada kepala
puskesmas.
3. Petugas laboratorium memeriksa kembali laporan yang diberikan.
4. Kemudian mengajukan pemesanan reagen ke bagian pembelanjaan
barang.
Bagan Alir

Unit Terkait 1. Laboratorium


Dokumen
Terkait